Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 06 Oktober 2022

Terkait Layanan, Kepala AUAK IAIN Cirebon Minta Optimalkan Smart Campus

 

FOKUS CIREBON, FC - Upaya  mengoptimalkan layanan kampus, Rektorat IAIN Cirebon menggelar kegiatan Bimtek Pengelolaan Smart Campus (SC) di lingkungan IAIN Syekh Nurjati, Kamis (6/10/2022), bertempat di Gedung PJJ, Lantai 2, kampus setempat.

Kepala AUAK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Sunarini M.Kom menyatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka mengoptimalkan fungsi Smart Campus (SC), untuk pelayanan dan peningkatan kompetensi para pegawai.

"Ya, kegiatan ini sesungguhnya banyak memiliki manfaat dan tujuan. Salah satunya untuk mengoptimalkan sistem layanan dalam hal ini SC agar civitas akademika dan mahasiswa semakin maksimal terlayani," jelasnya.

Dijelaskan Sunarini, bahwa manfaat dan tujuan di maksud adalah, pertama untuk meningkatkan kompetensi pegawai, kedua meningkatkan pelayanan terhadap civitas akademika, ketiga mengoptimalkan sistem layanan yang kita miliki, dalam hal ini yakni Smart Campus (SC).

"Sistem layanan kita yakni SC belum dimaksimalkan. Oleh karena itu menjadi salah satu upaya kita agar SC bisa optimal pemanfaatannya, sehingga semua layanan bisa kita permudah dan dipercepat, sehingga civitas akademika dan mahasiswa bisa terlayani dengan baik," paparnya. 

Sementara itu, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan Smart Campus, melibatkan sejumlah narasumber ya g berasal dari PTIPD, dengan peserta para pegawai di semua jurusan. (din)

LP2M IAIN Cirebon Kerjasama Laziswa At Taqwa Gelar Khitanan Massa Gratisl

 

FOKUS CIREBON, FC - LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon berkolaborasi dengan LAZISWA AT-TAQWA, JABAR BERGERAK, dan JAGOAN KHITAN Cirebon menggelar aksi kemanusiaan berupa khitanan massal gratis. 

Menurut Dr H Ahmad Yani, M.Ag, Kepala LP2M, kegiatan tersebut dalam rangka Road to ICON UCE ke 4 tahun 2022 di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yakni pada Selasa, 25 Oktober 2022, bertempat di Ma'had Al Jami'ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Peserta khitan terdiri dari adik-adik yatim, dhuafa, hafidz qur'an dan mualaf dengan kuota terbatas hanya 50 peserta," jelasnya. 

Yani juga menegaskan, bahwa peserta khitan juga akan mendapatkan parcel cerdas, obat pasca khitan, celana khitan dan sertifikat khitan.

"Untuk itu, silahkan masyarakat warga Cirebon dapat menghubungi kami melalui Informasi pendaftaran di
085763649382 (Laziswa At-Taqwa)," terangnya. (din)

Rabu, 05 Oktober 2022

Pemkot Cirebon dan TNI Kuatkan Sinergi, Wawali : Ucapkan Selamat HUT TNI Ke 77

CIREBON, FC – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus menjadi momentum memperkuat sinergi. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berterima kasih kepada TNI yang telah mendukung pelbagai program pemerintah. 

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai coffee morning bersama Forkopimda, di Pendopo 76 Makodim 0614 Kota Cirebon, Rabu (5/10/2022). 

“TNI telah banyak membantu Pemda Kota Cirebon. Kami ucapan terima kasih dan selamat ulang tahun ke-77 TNI,” kata Eti.

Eti mencontohkan, bukti konkret sinergi Pemda Kota Cirebon TNI dan Polri terlihat di banyak kegiatan. Salah satunya saat penanganan Covid-19. Sinergi yang terbangun berhasil menekan kasus Covid-19.

“Saat pandemi, kami bekerja keras sekuat tenaga melakukan pencegahan. Tanpa terbangun sinergi yang kuat, tidak mungkin kami berhasil melakukan pencegahan Covid-19,” katanya.

Eti berharap, TNI terus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Cirebon. Sejauh ini, TNI senantiasa mengayomi dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. 

“Berikan perlindungan dan beri rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Cirebon,” katanya.

Di tempat yang sama, Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol Inf Robil Syaifullah menuturkan, di HUT ke-77 TNI, pihaknya akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Polri dan Pemda Kota Cirebon.  “Hal itu untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan Kota Cirebon,” katanya. (Maulana)

Selasa, 04 Oktober 2022

228 Sekolah di Kabupaten Cirebon Bakal Dimerger

 

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 228 sekolah satu hamparan di 108 titik di Kabupaten Cirebon, akan dilakukan penggabungan (merger). 

Launching merger Sekolah Dasar (SD) satu hamparan ini, dilaksanakan di SDN 3 Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Selasa (4/10/2022). 

Dalam launching ini, ada sebanyak 10 SD yang dilakukan merger, yaitu SDN 3 dan SDN 4 Cipejeuh Wetan, SDN 1 dan SDN 2 Ambulu, SDN 1 dan SDN 2 Pabedilan Wetan, SDN 1 dan SDN 2 Ciawi Asih, serta SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada beberapa alasan mengapa sekolah satu hamparan tersebut digabungkan. Salah satunya ujar Imron, ada persaingan yang kurang sehat, terjadi di sekolah satu hamparan. "Sehingga kami memilih untuk melakukan merger," kata Imron. 

Imron juga mengungkapkan, beberapa alasan lainnya dilakukannya merger sekolah satu hamparan ini, dikarenakan adanya kekurangan tenaga guru-guru negeri. 

Selain itu, tidak jarang juga sekolah satu hamparan, jumlah siswanya terpaut jauh dengan sekolah yang satu hamparan lainnya. "Kalau dimerger, gurunya mencukupi, siswanya juga mencukupi," ujar Imron. 

Walaupun dilakukan merger, Imron memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Karena menurutnya, sekolah satu hamparan yang dilakukan merger, salah satu kepala sekolahnya masuk masa pensiun. "Sehingga kepala sekolah maupun guru, tidak ada yang dirugikan," ujarnya. 

Imron juga berharap, adanya merger ini bukannya malah menurunkan mutu pendidikan dan pembelajaran di sekolah tersebut. 

Karena menurutnya, banyak hal positif dari diberlakukannya merger ini, salah satunya anggaran yang akan didapat oleh sekolah, bisa lebih maksimal. "Adanya kebijakan merger ini, harus tetap menjaga mutu pembelajarannya," kata Imron. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto menuturkan, bahwa merger sekolah satu hamparan, sudah dilaksanakan sejak tahun 2019. Ia juga menyebutkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, akan melakukan langkah serupa pada Januari 2023 nanti. 

Pihaknya menargetkan, ada sebanyak 67 sekolah yang akan dilakukan merger pada bulan Januari nanti. "Bulan Januari nanti, ada 67 sekolah yang akan dimerger," kata Ronianto. 

Ia juga menambahkan apa yang disampaikan oleh Bupati, bahwa alasan merger ini juga, salah satunya untuk mengurangi jenjang antar sekolah yang satu hamparan. 

Tidak jarang juga dijumpai, sekolah satu hamparan ada yang terkesan lebih elit dibandingkan dengan sekolah lainnya. "Sehingga ada kesan, yang satu sekolah orang kaya dan satunya sekolah orang biasa," kata Roni. 

Hal inilah ujar Roni, yang diupayakan untuk dihilangkan dengan cara dilakukannya merger. 

Ia juga membenarkan apa yang disampaikan oleh bupati, terkait persaingan yang kerap terjadi di sekolah yang berada satu hamparan. Pihaknya menyayangkan persaingan yang terjadi lebih kepada persaingan yang tidak sehat. 

Hal itulah ujar Roni, yang membuat Pemkab Cirebon memilih untuk melakukan merger sekolah yang berada satu hamparan. 

Untuk merger selanjutnya, pihaknya akan melihat terlebih dahulu, jumlah formasi kepala sekolah yang mengalami kekosongan. "Merger bulan Januari nanti, akan melihat formasi kepala sekolah yang kosongnya terlebih dahulu," katanya. (Hafid)

Senin, 03 Oktober 2022

60 Pelaku UMKM Binaan DKUKMPP Kota Cirebon Ikuti Festival UMKM 2022

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP., M.Si


CIREBON, FC – Festival UMKM merupakan upaya nyata Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk pemberdayaan UMKM.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat membuka kegiatan Festival UMKM di Grage City Mall (GCM), Minggu (2/10/2022).

“Festival UMKM yang dirangkai dengan sepak bola berjalan kaki ini merupakan upaya nyata dari Pemda Kota Cirebon memberdayakan UMKM,” tutur Agus.

Pemberdayaan UMKM juga diamanatkan pasal 60 ayat (1) Peraturan Pemerintah No 7 tahun 2021 tentang kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah.

Sebanyak 60 pelaku UMKM yang merupakan binaan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon turut serta pada kegiatan ini yang telah dimulai sejak 30 September dan berakhir 16 Oktober 2022.

Pada kesempatan itu Agus mengimbau kepada seluruh masyarakat termasuk perangkat daerah untuk datang dan meramaikan festival UMKM ini. Sehingga perekonomian bisa kembali pulih. “Kegiatan ini menunjang pemulihan ekonomi,” tutur Agus. 

Terlebih Festival UMKM juga dirangkaikan dengan kegiatan yang menarik yaitu main bola berjalan kaki di dalam mall. “Festival UMKM ini juga memperkenalkan sepakbola berjalan kaki kepada masyarakat sebagai cabang olahraga rekreasi masyarakat,” tutur Agus.

Pada kesempatan itu Agus juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja sama, sehingga terobosan kreatif dari DKUKMPP ini bisa terlaksana dengan baik.

Sementara itu Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP., M.Si., menjelaskan kegiatan ini untuk meningkatkan kunjungan ke UMKM sekaligus menggiatkan olahraga di masyarakat. 

“Sehingga sehat, bugar dan bahagia,” tutur Iing. Melalui kegiatan ini diharapkan UMKM bisa kembali bangkit dan tidak boleh sakit.

Ada pun sepakbola berjalan kaki di mall diikuti oleh 32 tim putra dan 10 tim putri dan digelar mulai pukul 16.30 WIB. “Semoga dengan kegiatan berolahraga dapat memotivasi untuk bahagia,” tutur Iing. (Anisa)

Gandeng IAIN Cirebon, Balitbang Agama Jakarta Gelar Kegiatan Seminar dan Ekspos Produk Akademik

Penyerahan buku dari Kepala Balitbang Agama Jakarta kepada Rektor IAIN Cirebon pada moment Seminar dan Ekspos Produk Akademik, di kampus Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.



FOKUS CIREBON, FC - Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta menggandeng kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan Seminar dan Ekspos Produk Akademik yang digelar selama dua hari, Senin-Selasa (3-4/10/20022) di Auditorium Lantai 3, Pascasarjana, kampus setempat.

Menurut Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta, Dr H Samidi, M.Si, bahwa ini merupakan salah satu program Balitbang di wilayah kerjanya. Wilayah kerja tersebut meliputi  Banten, DKI, Jawa Barat dan seluruh kepulauan Sumatra. 

Samidi menjelaskan, moderasi beragama merupakan bagian dan prioritas di Kementerian Agama, sehingga moderasi beragama menjadi  program yang spesial dan perlu didukung oleh semua elemen. 

Sehingga, katanya, moderasi beragama ini perlu kita tekankan antara lembaga pendidikan yang memiliki tugas dan fungsi (tusi) untuk menyelenggarakan pendidikan kepada mahasiswa terutama di perguruan tinggi dan masyarakat-masyarakat penyelenggara pendidikan agar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya sikap beragama.

"Yakni bagaimana cara beragama yang baik dan tidak terlalu ke kanan-kananan juga tidak terlalu ke kiri-kirian. Balitbang Agama Jakarta berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat melalui dunia pendidikan, salah satunya adalah dengan ekspos dan seminar-seminar kegiatan, termasuk ekspos produk akademik," terangnya.

Samidi mengabarkan bahwa pihaknya memiliki jurnal bernama Penamas yang sudah akreditasi Sinta dua, dan di antara jurnal Penamas itu memiliki tema tentang moderasi beragama. 

"Moderasi beragama inilah yang kita seminarkan dan kita publikasikan. Ini merupakan hasil penelitian rekan-rekan di perguruan tinggi maupun dari para peneliti lainnya, sehingga hasil temuan-temuan itu kita sosialisasikan ke perguruan tinggi di wilayah kerja Balitbang Agama Jakarta.

Samidi juga menegaskan, bahwa kegiatan seminar dan ekspose produk akademik ini sudah dilakukan di sejumlah perguruan tinggi di indonesia, di antaranya Banten, Bandung maupun di IAIN Cirebon, seperti kegiatan sekarang ini.

Menurut Samidi, target dari kegiatan ini adalah mempublikasikan hasil penelitian dan riset dari rekan-rekan Balitbang Agama Jakarta agar dikenal oleh dunia perguruan tinggi. Baik itu hasil-hasil penelitian maupun pengembangan, dan buku-buku yang ada di kita bisa disitasi dan rujukan untuk penulisan skripsi, tesis maupun disertasi dan penelitian-penelitian lainnya. "Itu target dari kita," ucapnya. 

Untuk itu harap Samidi, pihaknya bisa bersinergi dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di wilayah kerjanya dengan mempublikasi moderasi beragama ke seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag  menyatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita. Maka atas nama civitas akademika IAIN Cirebon mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya dan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Kepala Balitbang dan Kapus yang telah menggandeng kampus IAIN Cirebon pada kegiatan seminar dan ekspos produk akademik ini.

Sumanta pun berharap, IAIN Cirebon bisa terus digandeng dan didampingi oleh Balitbang untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Dijelaskan Sumanta, bahwa kerjasama dengan Balitbang sudah dilakukan pada kegiatan-kegiatan sebelumnya. Salah satu karya monumentalnya adalah penerjemahan qur'an ke bahasa Cirebon.

"Hasil penerjemahan bahasa ini sangat  bermanfaat dan akan disebar ke pusat pusat publik, seperti masjid dan lainnya," terang Sumanta.

Selain itu, kata Sumanta, seminar dan ekspos produk akademik ini, menutut kesadaran kita terhadap ilmu pengetahuan dan agama, maka tentu saja ini harus terimplementasi dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam konsep moderasi beragama.

Kemudian kerjasama lainnya adalah Dialog Kebudayaan, di mana kita bisa berdialog dengan sejumlah pakar budaya dan pakar lainnya untuk bagaimana Cirebon menjadi destinasi karena kita memilki warisan budaya yang melimpah dari para leluhur kita.

Di kehangatan sambutannya, Sumanta juga menyinggung soal Tridharma Perguruan tinggi. Di mana kata Sumanta, kita tidak hanya berpangku pada satu Tridharma tetapi juga harus ada pengembangan berupa penelitian dan implementasi berupa pengabdian. 

"Tridharma ini merupakan suatu keniscayaan yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi dan ini sudah di backup oleh Balitbang," tandasnya.


Sementara itu, kegiatan Seminar dan Ekspos Produk Akademik dengan tema "Sinergitas Masyarakat dan Dunia Pendidikan Dalam Moderasi Beragama" ini dihadiri ratusan mahasiswa, dosen dan sejumlah pimpinan di lingkungan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)  


Sabtu, 01 Oktober 2022

Cetak Mahasiswa Ahli Tafsir Hadis, Lab Tafsir Hadis Gelar Pelatihan Digitalisasi Qur'an Hadis

CIREBON, FC - Laboratorium Tafsir Hadis (Lab. TH) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Pelatihan Digitalisasi Qur'an Hadis dengan narasumber Muhammad Alif, M.Si (Ketua Jurusan ILHA UIN Banten).

Acara tersebut resmi dibuka oleh Wakil Dekan (Wadek) Fakultas Ushuluddin dan Adab (UA), Dr. H. A. Syatori, M.Si., dengan mengangkat tema "Menyongsong Kampus Digital Meningkatkan Daya Saing Tinggi Mahasiswa di Tingkat Global".

Dalam sambutannya, Ketua Laboratorium Tafsir Hadis (Lab. TH), Dr. Hartati, M.A., menyampaikan bahwa pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan keahlian mahasiswa Tafsir Hadis, yakni jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) dan Ilmu Hadis (ILHA) dalam dunia digitalisasi qur'an hadis.

"Alhamdulillah di tanggal 29 September 2022 kami dapat melaksanakan acara pelatihan qur'an dan hadis ini. Bisa dilihat di masa kini, mulai dari pendidikan sampai dunia bisnis semuanya itu bisa didigitalkan. Maka akan banyak omset dan investor yg masuk ke Indonesia, ucap Hartati.

Menurutnya, acara ini dikhususkan untuk mahasiswa jurusan IAT dan ILHA saja. Alhamdulillah dengan izin Allah kita bisa offline dengan belajar langsung dengan ahlinya dengan tujuan agar kita bisa mendigiltakan qur'an dan hadis.

Di lain kesempatan, Wakil Dekan (Wadek) Fakultas Ushuluddin dan Adab (UA), Dr. H. A. Syatori, M.Si., menegaskan bahwa digitalisasi sudah seharusnya diterapkan di era sekarang, ditambah qur'an hadis ini perlu didigitalkan agar eksistensinya semakin menduduki zaman. Di dalam jurusan ini, berbagai pembelajaran dan studi yang cukup penting terhadap pencerahan masa depan.

"Dekan kita, yakni pak Ilman Nafi'a, ingin menjadikan kelas internasional jurusan IAT dan ILHA, jurusan ini punya kesempatan besar karena memiliki keilmuan yang universal. SDM, sarana prasarana, infrastruktur juga dapat mensupport, dan kesempatan mahasiswa nya juga di-planning minimal hafal 10 juz. Ini harus didukung dan di-support dari IAT dan ILHA sendiri, dari dosen-dosen dan mahasiswanya," terang Syatori.

Maka dengan diberikannya fasilitas pelatihan seperti ini, sangat rugi jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Terapkan caranya dengan betul dan sesuai dengan menyimak pembahasan materi yang luar biasa ini.

Sementara itu, pelatihan Digitalisasi Qur'an Hadis yang berlangsung dengan lancar selama kurang lebih tiga jam ini memanfaatkan alat-alat digital berupa website yakni maktabah syamilah online, hadis digital online, dan lainnya. 

"Kiranya acara ini dapat menjadi arahan yang baik dan kontributif terhadap dunia digital qur'an hadis," tandas Syatori (Red/Dila)