Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 21 Oktober 2022

Jabar Juara Umum TTGN XXIII, Lampung Didaulat Tuan Rumah 2023 Mendatang

CIREBON  – Tuntas sudah perhelatan Gelar TTG Nusantara ke-XXIII Tahun 2022. Penampilan seni tari Closing Ceremony menandakan gelaran ini ditutup secara resmi pada Jumat (21/10/2022) di Ballroom Aston Cirebon Hotel.

Sebelum acara penutupan, Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Helmiati M,.Si memimpin rapat koordinasi teknis dimana salah satu hasilnya adalah menetapkan tuan rumah penyelenggara Gelar TTG tahun berikutnya.

Alhasil berdasarkan kesepakatan rakornis, Gelar TTG Nusantara ke-XXIV dan XXV secara berurutan akan diselenggarakan di Provinsi Lampung pada Juni 2023 mendatang, dan tahun 2024 di Provinsi Jatim.

"Syukur Alhamdulilah Lampung mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Gelar TTG Nusantara ke-XXIV," ujar Kepala Dinas PMDT Prov. Lampung, Dr. Zaidirina MSi. Menurutnya, Gubernur Lampung sangat peduli terhadap alat teknologi tepat guna, khususnya yang berkaitan dengan bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

Usai Lampung ditetapkan sebagai tuan rumah Gelar TTG Nusantara ke-XXIV, diadakan prosesi penyerahan bendera pataka Gelar TTG kepada Lampung yang diterima Dr. Zaidirina MSi.

Sementara itu Kepala DPMD Jabar, Dicky Saromi menjelaskan pemilihan Cirebon sebagai lokasi Gelar TTG Nusantara ke-XXIII. "Selain Cirebon sebagai tanah para wali, juga sebagai miniatur Indonesia karena berbagai suku ada disini," tuturnya.

Dan melengkapi suksesnya penyelenggaraan Gelar TTG Nusantara ke-XXIII, Jabar kembali meraih Juara I untuk kategori Stand Terbaik. Kemudian disusul Lampung di peringkat kedua dan Bali berada diurutan ketiga. Tidak hanya itu, Jabar pun menjadi Juara Umum Gelar TTG Nusantara ke-XXIII.

Di penghujung acara, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Dr. Ivanovich Agusta, SP., M.Si mengatakan bahwa seluruh alat TTG yang dipamerkan pada Gelar TTG akan didata dan didaftarkan untuk mendapat hak paten.

Acara penutupan Gelar TTG Nusantara ke-XXIII juga dihadiri Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., MSi, Sekretaris Badan Pengembangan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ir. Razali, Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc, Kepala DPMD Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana M.Si dan sejumlah pejabat lainnya. (Nisa)

Kamis, 20 Oktober 2022

Jadi Penghulu Nikah Massal, Bupati Cirebon Buka Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022

KABUPATEN CIREBON - Sejumlah pasangan pengantin mengikuti nikah massal, yang menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Cirebon. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag yang didampingi Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE M.Si didaulat menjadi penghulu untuk menikahkan salah satu pasangan pengantin. 

Hadir pula unsur Forkopimda, seperti Kapolresta, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan, Kepala Kemenag yang turut serta menjadi saksi pada kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Sumber, Kamis (20/10/2022).

Dalam sambutannya, Imron berpesan bagi semua pasangan pengantin yang sudah resmi menikah agar tetap menjaga keharmonisan rumah tangga setelahnya.

"Semoga para pasangan pengantin selalu bahagia hingga akhir hayat. Di momentum Hari Santri Nasional ini, kita semua menjadi penerus para pejuang terdahulu dalam mengisi kemerdekaan. Perjuangan kita saat ini, yakni melawan kebodohan dan kemiskinan," ungkapnya.

Imron juga berpesan kepada masyarakat, khususnya para santri dalam momentum HSN ini agar selalu menjaga dan menanamkan akhlak mulia di kehidupan sehari-hari seperti yang dicontohkan Baginda Rasulullah SAW sebagai suri tauladan yang memiliki akhlakul karimah.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan HSN 2022 yang juga sebagai Asisten Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkab Cirebon, Syafrudin menambahkan bahwa nikah massal ini diikuti pasangan pengantin dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Cirebon. 

"Untuk pernikahan massal kali ini, diikuti 6 pasangan pengantin dari berbagai wilayah kecamatan. Seperti dari Kecamatan Sumber 3 pasangan, dari Kecamatan Weru 2 pasangan dan Kecamatan Talun 1 pasang. Sedangkan untuk khitanan massal, diikuti oleh 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon,” jelas Syafrudin.

Selain mengadakan nikah massal dan sunatan massal di kantor Bupati, peringatan HSN Tahun 2022 ini juga akan menggelar Musabaqah Hifdzil/Hafalan Qur’an (MHQ), Musabaqah Kaligrafi Qur’an (MKQ) yang bertempat di kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, bazzar di halaman Masjid Agung Sumber, serta ziarah ke makam sesepuh tokoh Cirebon Makbaroh Buntet Pesantren Astanajapura. (Anisa)

Rabu, 19 Oktober 2022

Milad PGMI Ke 13, Kajur Harapkan Dukungan Fakultas dan Rektorat

Hari Jadi PGMI Ke 13, Tampilkan berbagai lomba dan kreasi peserta tingkat wilayah III Cirebon dan nasional.


FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Pendidikan Guru Madrasayah Ibtidaiyah (PGMI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar berbagai kegiatan festival dan Hybrid Nasional. Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari lahir PGMI Ke 13. 

Nazma Amelia, Mahasiswa semester 5 Jurusan PGMI menyatakan, Festival PGMI ini merupakan kegiatan tahunan pasca pandemi covid 19. 

"Alhamdulillah, tahun ini kami bisa melaksanakan lagi festival PGMI secara offline untuk kategori Ciayumajakuning dan juga hybrid nasional," ujar Nazma, Ketua Penyelenggara Kegiatan, Rabu, (19/10/2022).

Menurutnya, dengan tema "Ekspresikan Seni, Lestarikan Tradisi dan Torehkan Prestasi", pihaknya berhasil menghadirkan 250 peserta dari wilayah Ciayumajakuning. 

Jumlah peserta ini datang dari 36 sekolah di antaranya MI, SD dan SDIT dan peserta dari Tanggerang dan lainnya.

Masih kata Nazma, festival dan lomba-lomba yang digelar, di antaranya lomba seni, lomba vokal, menyanyi lagu daerah, lomba puisi dan lomba menggambar serta mewarnai dan juga lomba tari kreasi.

Sedangkan lomba islaminya, lanjut Nazma, seperti lomba Pildacil, lomba Tahfid juga lomba Murrotal dan kemudian lomba cerita rakyat.

Hal senada disampaikan Syibli Maufur, M.Pd, Kajur PGMI, bahwa kegiatan tersebut dalam rangka milad PGMI yang ke 13. "Ini sangat menggembirakan, karena kita sudah 2 tahun fakum, dan terakhir kegiatan offline festival PGMI ini dilaksanakan pada tahun 2019.

"Alhamdulillah, peserta pada tahun ini cukup baik dan meningkat, diikuti oleh 36 MI, SD dan SDIT SE wilayah III Cirebon. Semoga ini menjadi gairah dan semangat anak-anak kita yang sudah dua tahun terpendam," katanya.

Maka dengan kegiatan ini, kita tingkatkan dan mengeksplorasi semua bakat anak anak kita yang selama ini tidak bisa tercurahkan dengan baik.

Kendati demikian, Syibli Maufur berharap, ke depan kegiatan PGMI yang secara rutin setiap tahun bisa terus dilaksanakan. 

"Semoga di tahun yang akan datang  pesertanya lebih banyak lagi dan untuk kampus diharapakan pada kegiatan ini memberikan dukungan penuh, bukan hanya di jurusan, tapi juga di fakultas dan rektorat," tandasnya. (din)

Selasa, 18 Oktober 2022

Desa di Jabar Berkembang dan Maju, Pemprov Diganjar Penghargaan Dari Kemendes PDTT

CIREBON - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menerima penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 

Uu menerima penghargaan mewakili Gubernur Jawa Barat yang berhalangan hadir saat penyerahan penghargaan oleh Gus Menteri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (18/10).

Penghargaan tersebut diberikan  atas komitmen dan kerja kerasnya dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa di Jawa Barat mencapai status berkembang, mandiri dan maju.

"Selamat untuk Jawa Barat yang saat ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal,"ujar Menteri PDTT, Abdul Halim Iskandar.

Ditambahkan Gus Menteri, program yang digagas pada prinsipnya mengusung pembanguan di level desa agar menjadi desa mandiri. Menurutnya, meskipun sasaran dari capaian Desa Mandiri yang  menjadi garapan bukan pada barang konkrit namun lebih ke peningkatan ekosistem terkecil yakni keluarga. 

"Karena upaya mengoptimalisasi desa mandiri dimulai dari amannya ekonomi keluarga, kesejahteraan. Oleh karenanya, Desa Mandiri pendulumnya ada pada pemberdayaan kepada masyarakat," katanya. 

Pihaknya pun mengungkapkan terima kasih kepada  kepada warga Jawa Barat, dan pimpinan dari mulai kepala desa, Bupati hingga gubernur yang terus bisa membawa masyarakatnya bisa mandiri. 

"Kemendes memberikan apresiasi status bakti desa utama yang pertama yang masuk kategori desa mandiri dan ada di Jawa Barat. Sebagai  apresiasi dan penghargaan, kami berikan juga lencana kepada kepala desa  sebagai bukti kepada masyarakat. Lencana desa mandiri bisa dilihat langsung oleh masyarakat sebagai bukti nyata membawa desanya menjadi mandiri," ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengaku bangga atas dihelatnya kegiatan Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) ke XXIII yang berlangsung di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Cirebon. Menurut dia, Program dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi tersebut sejalan dengan apa yang menjadi rintisan pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya terus membangun desa. Hal itu menjadi momentum untuk bisa lebih mengenalkan wilayah Jawa Barat di kancah nasional dari sisi pembangunan berbasis desa yang mengakselerasikan kemajuan teknologi.  

"Kami atas nama pemerintah Provinsi Jawa Barat menghaturkan banyak terima kasih kepada pak Menteri yang mempercayai Jabar menjadi tuan rumah kegiatan TTGN tahun 2022 ini. Ini menjadi momentum Jawa Barat untuk bisa lebih mengenalkan potensi desa yang sudah menyelaraskan pembangunan berbasis teknologi di kancah nasional," beber Wagub Uu, dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Jabar Ridwan Kamil. 

Wagub Uu menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar tengah fokus dalam melaksanakan pembangunan yang dimulai dari desa. Salah satunya rintisan satu desa satu produk menjadi andalan dalam program membangun desa. 

Dijelaskannya, pembangunan di tingkat desa menjadi kunci utama dalam meningkatkan masyarakat. Sehingga jika desa maju maka otomatis kabupaten bisa maju dan tentunya provinsi pun menjadi maju. 

"Ini inovasi pak Gubernur yang berupaya membangun dari  mulai level desa. Dengan cara ini, tujuan utama dalam  mewujudkan Jabar Juara yang akan mudah dicapai. Meskipun kendala saat Pandemi Covid-19 Jabar juga sama dengan daerah lain, namun secara perlahan pembangunan mulai bisa kembali bangkit," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wagub pun  tidak lupa mengapresiasi kepada seluruh Bupati/Walikota di Jawa Barat yang bisa mengawal program provinsi. 

Sehingga apapun hambatan pembangunan di tingkat desa bisa dituntaskan secara perlahan. Hal itu terbukti, di Jawa Barat sendiri sudah tidak ada lagi desa tertinggal bahkan sangat minim dan ada daerah yang menjadi desa mandiri pertama di Indonesia. 

"Ini berkat dukungan para Bupati yang hebat yang terus mengawal program provinsi menjadi Jabar Juara. Termasuk kepada seluruh kepala desa yang bisa membina warganya untuk bisa lebih maju menuju desa mandiri," ungkapnya. 

Diketahui, TTGN XXIII Tahun 2022 akan berlangsung selama empat hari sejak 18 hingga 21 Oktober di hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Kegiatan akan diisi pameran teknologi terbarukan dari tiap daerah dan  hiburan lainnya. (Nisa)

Senin, 17 Oktober 2022

Wakil Gubernur Jabar Buka Kegiatan 'Gebyar Bahasa Arab 2022' di Kampus IAIN Cirebon

Wakil Gubernur Jabar, H Uu Ruzhanul Ulum saat membuka kegiatan Gebyar Bahasa Arab 2022 di Gedung ICC kampus IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Ittihadu Atthulab Li Qismi Atta'lim Al-lughoh Al-'arabiyyah (ITLA') IAIN Syekh Nurjati Cirebon mempersembahkan event Bahasa Arab tingkat nasional dengan seminar melalui 'Gebyar Bahasa Arab 2022', Senin, (17/10/2022), di Gedung ICC kampus setempat.

Kegiatan dengan tema "Teknologi Pembelajaran dan Manfaatnya Terhadap Pembelajaran Bahasa Arab" ini, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat dan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Dr.Moh. Ahsanuddin, M.Pd. Ka.Prodi S2 PBA Universitas Negeri Malang dengan dimoderatori oleh Hasan Saefuloh, M, Ag, dosen PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Abdulloh Syafi'i dalam laporannya menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang baru kembali dilaksanakan oleh HMJ PBA pasca Pandemi Covid 19.

"Ada sejumlah pada kegiatan Gebyar Bahasa Arab 1021, di antaranya seminar nasional dan lomba tingkat nasional dan kita juga menghadirkan pemateri yang nanti akan membedah soal peranan bahasa Arab dalam pendidikan dan seni budaya di era society 5.0," paparnya.

Sementara itu, Dekan FITK, Dr H Farihin, M.Pd dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan salam hangat kepada Wagub Jabar dan Walikota Cirebon yang hadir pada kegiatan ini. 

"Terimakasih juga saya sampaikan kepada bapak rektor dan jajarannya yang selalu supot terhadap berbagai kegiatan, juga kepada HMJ PBA yang sudah menggagas kegiatan ini semarak tingkat nasional," paparnya. 

Demikian juga dinyatakan Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bahwa  dari kegiatan ini terdapat kebahagiaan tersendiri bagi kita, karena yang menjadi icon Jurusan PBA dihadiri langsung oleh Wagub Jabar.

Sumanta juga mengucapkan selamat kepada Tadris Bahasa Arab yang sudah mampu menampilkan diri di tingkat regional dan nasional. 

"Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkesinambungan, juga dipertahankan bahkan ditingkatkan keberadaannya, karena berimplikasi terhadap eksistensi jurusan bahasa Arab yang berakreditasi A, atau unggul," katanya.

Demikian juga kepada mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Bahasa Arab, Sumanta berpesan, agar terus melakukan upaya-upaya inovasi terkait dengan pengembangan kita di wilayah kajian.

Menurutnya kita bukan hanya melakukan pembelajaran yang bersifat reguler saja, tetapi juga bersifat Siber, yang sekarang ini sedang diajukan sebagai kelas Siber pendidikan jarak jauh bahasa Arab. 

"Mudah-mudahan kita mendapatkan ijin Ban-PT dan kita akan terus melakukan upaya pembelajaran, yang tentu saja bukan hanya bersifat reguler (offline) tapi juga darring atau Siber, karena pendidikan bahasa Arab telah menunjukkan eksistensinya dan telah mendapatkan akreditasi A," tandasnya.

Sementara itu, Wagub Jabar, H UU Ruzhanul Ulum SE dalam sambutannya menyatakan bahwa kita saat ini berada di era 4.0 alternatif 5.0. Era ini sangat menuntut kita untuk pandai berkomunikasi. 

"Kita jangan hanya menjadi operator tapi juga harus mampu menjadi motivator, karena ini tuntutan perubahan zaman, bahkan di negara lain, sudah menggunakan kecanggihan mesin dan robot, jika kita mempersiapkan  diri, maka kita akan tersingkirkan oleh kecanggihan zaman ini," jelasnya.

Maka saya titipkan kepada mahasiswa IAIN Cirebon, khususnya para mahasiswa PBA bahwa kita harus pandai berkomunikasi dan dari itu kita akan mampu membuat jaringan, banyak teman dan lain-lain," katanya lagi.

UU mencontohkan, bahwa kenapa para sarjana masih banyak yang menganggur, hal itu kata Uu karena ketika masih mahasiswa mungkin saja kurangnya kemampuan dalam komunikasi. Maka kembangkanlah kemampuan komunikasi ini agar tak tertinggal oleh perubahan zaman,"  paparnya. 

Uu juga mengingatkan bahwa minat masyarakat ke Bahasa Arab masih rendah, maka untuk memperkenalkan lebih kuat, Bahasa Arab harus menjadi bahasa sehari-hari. 

UU juga meminta kepada mahasiswa agar menguasai 3 bahasa dengan baik, yakni Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga harus bisa membaca kitab kuning, "Mahasiswa IAIN harus kuasai bahasa Arab dan kuasai kemampuannya di kitab kuning," tandasnya.  (din)

 

Majukan Cyber Islamic University, Kemenag RI Jalin Kerjasama Dengan Korea Selatan

JAKARTA - Guna memajukan Cyber Islamic University, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu President Cyber Hankuk of Foreign Studies Jang Jiho di Seoul, Korea Selatan pada Senin, 17 Oktober 2022. 

Pertemuan tersebut untuk menjalin kerjasama antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Cyber Hankuk of Foreign Studies, Korea Selatan.

Tujuannya untuk memajukan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam penguatan program Cyber Islamic University.

Pertemuan ini dihadiri Direktur Cyber ​​Hankuk of Foreign Studies untuk Kerja Sama Internasional Profesor Jin Jeongran, dan Dekan Departemen Studi Indonesia Dr. Im Youngho. 

Bahkan Wakil Duta Besar Republik Indonesia, Zelda Wulan Kartika dan Atase Kebudayaan dan Pendidikan Gogot turut dalam pertemuan tersebut.

Ikut mendampingi Menag, Staf Khusus Wibowo Prasetyo dan Abdul Rochman, Dirjen Pendis Ali Ramdhani, Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kartimi, Tenaga Ahli Menag Anna Hasbie, dan Kasubbag TU Ditjen Pendis Aziz Hakim.

"Ketika Presiden Indonesia Joko Widodo mengangkat saya sebagai Menteri Agama pada Desember 2020, saya meluncurkan program prioritas Cyber ​​Islamic University. Universitas ini menjadi jembatan untuk mengamankan prinsip pendidikan untuk semua, khususnya aksesibilitas bagi seluruh rakyat Indonesia dalam mengakses pendidikan tinggi," terang Menag.

Bahkan Menag sangat percaya bahwa pertemuan ini akan membawa hasil demi membangun jembatan memajukan Cyber Islamic University. 

Dijelaskan, bahwa tugas Kementerian Agama (Kemenag), kata Menag, mencakup dua hal besar. Pertama, urusan yang berkaitan dengan kehidupan dan kerukunan umat beragama. Kemenag harus memastikan kerukunan umat beragama di Indonesia yang majemuk. 

Kedua terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Dalam bidang pendidikan agama dan keagamaan, Kementerian Agama membina 38 ribu lebih pondok pesantren, 83.500 madrasah, serta ratusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, baik dalam bentuk sekolah tinggi, institut, maupun universitas. 

Kemenag juga membina perguruan tinggi keagamaan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Lembaga pendidikan ini berada hampir di seluruh kota dan pulau di Indonesia dengan berbagai tantangan geografis, dari pusat kota hingga pulau-pulau terpencil.  

Dengan tantangan-tantangan ini, kata Yaqut, pihaknya percaya bahwa yang dibutuhkan Indonesia adalah “jembatan”. Indonesia membutuhkan “jembatan” untuk menjaga keragaman. Indonesia membutuhkan “jembatan” untuk menjamin aksesibilitas dan kesetaraan dalam pendidikan. 

"Saya sangat percaya bahwa pertemuan ini akan membawa hasil demi membangun jembatan memajukan Cyber Islamic University," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulisnya. 

Yaqut berharap kerja sama yang dibangun bersama dengan Cyber Hankuk University, bisa mengamankan kemanusiaan dan menguntungkan dua negara. 

"Saya berharap kerja sama yang erat antara Kementerian Agama dan Cyber Hankuk University segera terealisasi," kata dia. (Rls/din)

Aplikasi Sirudal Permudah Pelayanan RSUD Arjawinangun

KAB. CIREBON Bagi warga Kabupaten Cirebon yang hendak mendapatkan pelayanan di RSUD Arjawinangun, kini bisa mendapatkannya dengan mudah. 

Jika biasanya harus terlebih dahulu datang ke Rumah Sakit untuk melakukan pendaftaran dan lainnya, kini bisa dilakukan dengan cukup dari rumah saja. 

Kemudahan pelayanan tersebut, merupakan salah satu fungsi dari diluncurkannya Aplikasi Sistem Rujukan dan Pendaftaran Rawat Jalan (Sirudal). 

Dengan cukup mengakses aplikasi ini, warga bisa melakukan pendaftaran, untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan rawat jalan dan lainnya. 

"Sekarang, masyarakat tidak perlu datang ke Rumah Sakit untuk berobat, bisa dilakukan dari rumah," ujar Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, saat melaunching aplikasi tersebut, Senin (17/10/2022). 

Imron mengaku mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh RSUD Arjawinangun ini. Karena menurutnya, saat ini perlu adanya pelayanan yang cepat dan praktis. 

Ia juga berharap, dengan adanya aplikasi ini, pelayanan RSUD Arjawinangun kepada masyarakat, bisa lebih maksimal dan menjadi lebih baik lagi. 

"Kami mengapresiasi inovasi ini, karena masyarakat butuh pelayanan yang cepat," kata Imron. 

Direktur RSUD Arjawinangun dr. H. Bambang Sumardi MM. MARS mengatakan, aplikasi ini merupakan salah satu solusi dari beberapa problem dalam pelayanan di RSUD Arjawinangun. 

Sebelum adanya aplikasi ini, masyarakat harus datang terlebih dahulu untuk melakukan pendaftaran. Hal tersebut juga membuat antrean yang cukup panjang. 

Dengan menggunakan aplikasi ini, masyarakat cukup mendaftar dari rumah dan tinggal membawa pasien ke Rumah Sakit.

"Sehingga aplikasi ini, memberikan kemudahan kepada masyarakat," ujar Bambang. 

Kedepannya, pihaknya juga akan mencoba terus melakukan inovasi, untuk bisa memberikan kemudahan lainnya kepada masyarakat, yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan dari RSUD Arjawinangun. 

Salah satu rencana yang akan dicoba untuk segera direalisasikan, yaitu pelayanan kesehatan dan konsultasi dokter secara online. 

"Kalau sekarang baru pelayanan untuk pendaftaran dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit saja. Kedepan, kami akan mencoba membuat pelayanan konsultasi secara online," ujar Bambang. (yarfa)