Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 03 Agustus 2023

PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Kegiatan Visiting Lecturer

CIREBON, FC - PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon gelar kegiatan Visiting Lecturer. Kegiatan Visiting Lecturer ini merupakan bagian dari kegiatan Musyawarah Kerja Nasional PD PGMI dan Konferensi Internasional.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Aula FITK secara luring dan daring dimulai pukul 09.30 sampai pukul 15.00 wib, dihadiri oleh Wadek II FITK Ibu Ria Gloria, M. Pd dan dosen dosen PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan Visiting Lecturer ini menjadi kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Ketua jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Bapak Ahmad Ariffudin, M.Pd membuka acara dengan menyampaikan harapan ke depan agar kegiatan serupa dapat diagendakan rutin sehingga mahasiswa dapat menyerap ilmu dari dosen luar kampus PGMI. 

Kegiatan ini dimoderatori oleh Ibu Nur atikoh, M. Pd, sala satu dosen PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan dihadiri oleh 8 dosen tamu sebagai narasumber. 

Dosen tamu tersebut berasal dari kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, IAI Sahid Bogor, IAI Qamarul Huda Bagu NTB, IAIN Bone, IAIN Gorontalo, dan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. 

Sejumlah  88 mahasiswa PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon hadir menyimak dengan antusias materi tentang isu terkini seputar pendidikan dan tantangannya di masa yang akan datang.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan sharing pengetahuan serta mempererat hubungan kerjasama antar Perguruan Tinggi Islam di seluruh Indonesia. 

Kegiatan ini juga dapat memberikan mahasiswa kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru dari sudut pandang yang berbeda sehingga dapat memperkaya pemahaman mahasiswa dan menumbuhkan konsep baru yang akan mereka terapkan kelak ketika menjadi guru pungkas ketua jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

IAIN Cirebon Adakan Kerjasama Dengan Muamalat Institut Jakarta

JAKARTA, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kerjasama/MoU dengan Muamalat Institut Jakarta, Kamis, (03/08/2023). 

Kegiatan ini dalam rangka peningkatan Tridharma Perguruan Tinggi dan mengoptimalkan prinsip kemitraan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Muamalat Institut Jakarta Jl. Tj. Duren Raya No. 07 ABC Rt/Rw: 01/06 Duren Utara Kec. Grogol Petamburan Provinsi Jakarta Utara. 

Rombongan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang hadir adalah Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag (Rektor) didampingi Prof. Dr. Hajam, M. Ag (Warek II IAIN), Dr. H. Didi Sukardi, M. Ag ( Dekan FEBI IAIN Cirebon), staf dan pejabat IAIN Cirebon. Rombongan IAIN Syekh Nurjati Cirebon disambut langsung oleh Anton Hendriyanto ( Executive Directure Muamalat Institut Jakarta) beserta stafnya di ruang kerjanya. (din)

Selasa, 01 Agustus 2023

Pemkot Cirebon dan KACES Kolaborasi Sosialisasikan Seni dan Budaya di Sekolah

CIREBON – Kemitraan strategis antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon dengan Korea Arts and Culture Education Service (KACES) terjalin sejak lama. Tahun ini, kedua belah pihak menjalin kemitraan terkait seni dan budaya. 

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menyambut kehadiran KACES di aula Kantor Dinas Pendidikan, Selasa (1/8/2023).

“Tahun lalu mengenai batik, tahun ini tentang seni dan budaya. Keduanya memperkenalkan kesenian dan budaya masing-masing ke sekolah,” kata Eti. 

Eti menambahkan, pendidikan seni di sekolah merupakan media pengembangan kreativitas dan bakat seni bagi peserta didik. Pendidikan seni berperan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak. 

“Peserta didik akan lebih menghargai dan menghormati seni dan budaya masing-masing negara,” ujarnya.

Pihaknya yakin bahwa seni dan budaya memungkinkan siapapun dapat memiliki pengalaman berkarya, pengalaman menciptakan konsep karya, pengalaman berestetika, dan pengalaman untuk merasakan fungsi pendidikan seni bagi kehidupan. 

“Pendidikan seni dan budaya bisa menjadi metode yang efektif untuk menumbuhkan kreativitas dan imajinasi, kemampuan yang sangat penting dan bisa mengubah kehidupan seseorang,” tuturnya. 

Pendidikan seni dan budaya juga memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural. Sifat-sifat inilah yang membuat Indonesia dan Korea dapat bertemu dan bertukar informasi mengenai kekayaan budaya masing-masing.

“Seni mampu mengembangkan potensi manusia untuk berkomunikasi, baik melalui unsur rupa, gerak, maupun suara,” katanya.

Pemda Kota Cirebon akan selalu berkomitmen untuk terus mendukung program pendidikan seni dan budaya antara Korea-Indonesia. Terlebih hal ini menjadi proyek bantuan pengembangan resmi yang diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.

“Kami berterima kasih kepada KACES karena telah membantu kami dalam upaya menanamkan sekaligus memperdalam minat pelajar dalam hal pendidikan seni dan budaya,” kata Eti. (Nisa)

Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Buka Kerjasama Dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Di Bidang Hukum

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Umaryadi SH MH bersama Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag tengah bersama menandatangi nota kerjasama (MoU).

FOKUS CIREBON,FC - Kejaksaan Negeri Kota Cirebon menjalin kerjasama hukum perdata dan tata usaha negara dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Selasa, (1/8/2023) di Lantai 3, Ruang Rektorat, kampus setempat.

Kegiatan selain diikuti oleh para pejabat di Kejaksaan Negeri Kota Cirebon juga di para pimpinan di lingkungan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Selain itu, kerjasama tersebut dilakukan untuk memperkuat bantuan hukum perdata dan tata usaha negara kepada IAIN Syekh Nurjati, yang menjadi lembaga kampus Negeri Islam terbesar di wilayah III Cirebon. 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan rasa terimakasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon beserta jajarannya dalam rangka penandatangan kerjasama (MoU), antara Kejari Kota Cirebon dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag menjelaskan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon sedang melakukan transformasi kelembagaan dari institut menuju universitas Islam  negeri. Hal ini sesuai dengan pilot projeck Kementerian Agama, yakni adanya Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon dan salah satunya dengan adanya program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). 

Mengenai PJJ, kata Prof Aan, tahun ini sudah memasuki tahun ketiga PJJ, dan PJJ ini memberikan akses yang terbuka dan cepat dan bisa diikuti oleh seluruh lapisan warga masyarakat Indonesia.

"Hal ini tentunya menjadi bagian dari tugas kami untuk berikhtiar menjadi bagian penting dari Kementerian Agama khususnya program pemerintah untuk pelaksanaan pendidikan," terangnya.

Selain itu, kata Prof Aan, pada transformasi kelembagaan tersebut, seluruh penyelenggaran pendidikan akan dikelola, termasuk IAIN akan meningkatkan mutu akademik, akreditasi dan pengembangan kerjasama dengan banyak lembaga atau institusi luar.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Cirebon, Umaryadi, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan rasa penghargaan dan terimakasihnya atas kegiatan ini sehingga bisa saling  silaturrahmi, dan selanjutnya bersama- sama akan melakukan penandatanganan kerjasama kedua institusi.

Menurut Kajari Kota Cirebon, kerjasama ini sebagai bentuk kepentingan bersama, untuk bersinergi, saling mendukung, saling menjaga dan saling mengganti di tengah pelaksanaan tugas di institusinya masing-masing.

"Saya menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih atas perlunya kita menjalin kerjasama yang lebih," ucapnya. 

Kata Kajari, pada intinya kerjasama ini sebagai upaya kita untuk membangun sinergi di bidang masalah hukum. Kejaksaan tentunya sebagai institusi hukum berkewajiban untuk memberikan kontribusi positif dalam rangka memastikan dan mewujudkan berhasil pelaksanaan tugas dan fungsi kita dari institusi masing-masing dalam kehidupan ini.

Dengan kerjasama pada masalah hukum tersebut, pihaknya siap membantu dan mendampingi jika IAIN memiliki permasalahan hukum, baik persoalan perdata, maupun tata usaha negara. (din)

Prodi PGMI IAIN Cirebon Raih 5 Penghargaan dari PD-PGMI Indonesia Award 2023

FOKUS CIREBON, FC - Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon meraih 5 penghargaan sekaligus dari PD-PGMI Indonesia Award 2023.

Penghargaan ini diberikan, pada salah satu rangkaian Musyawarah Kerja Nasional ke-9 dan Konferensi Internasional Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia, yakni pemberian penghargaan kepada Prodi Teladan, Dosen Terproduktif, dan Jurnal Terbaik di Lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

Kajur PGMI, sekaligus Ketua Pelaksana, Ahmad Arifuddin, M.Pd menjelaskan dalam PD-PGMI Indonesia Award tersebut, Prodi PGMI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon meraih 5 Penghargaan sekaligus. 

Pertama adalah meraih Prodi Teladan Publikasi Ilmiah Harapan 4 PTKIN se Indonesia. Penilaiannya berdasarkan Skor SINTA yang dipublikasikan oleh Kemdikbud Dikti melalui laman sinta.kemdikbud.go.id.

Kedua adalah Jurnal Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI yang dikelola oleh Prodi PGMI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon meraih sebagai Jurnal SINTA 2 Terbaik 1 PTKIN se Indonesia. 

"Raihan tersebut karena Jurnal Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI telah Terakreditasi SINTA 2 dan meraih Impact Factor (IF) SINTA tertinggi dibandingkan dengan jurnal-jurnal lainnya," terangnya.

Ketiga salah satu dosen PGMI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Atikah Syamsi, M.Pd.I meraih 3 penghargaan sekaligus, yakni sebagai Dosen Terproduktif Hibah Penelitian Peringkat 2 PTKIN se Indonesia, sebagai dosen Terproduktif dalam menghasilkan Buku Ajar Peringkat Harapan 1 PTKIN se Indonesia, dan sebagai Dosen Teladan Publikasi Ilmiah peringkat Harapan 2 PTKIN se Indonesia. 

"Penghargaan-penghargaan tersebut tentu tidak muncul secara tiba-tiba, namun hasil kerja keras seluruh civitas akademika    Prodi PGMI dan support penuh dari Pimpinan Fakultas FITK, maupun Pimpinan Rektorat dalam meningkatkan kualitas dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Bidang Penelitian, dan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat," jelasnya.

Sementara dalam bidang pendidikan dan pengajaran, pihaknya mendorong semua dosen di lingkungan Prodi PGMI untuk terus produktif dalam menghasilkan karya ilmiahnya, baik dalam menghasilkan buku ajar, artikel jurnal yang diterbitkan pada jurnal nasional maupun jurnal internasional terindeks Scopus, maupun karya Ilmiah lainnya.

Demikian juga dalam bidang Penelitian, Prodi PGMI terus mendorong semua dosen PGMI untuk saling berkolaborasi dalam melakukan penelitian, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Sedangkan dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Prodi PGMI juga terus mendorong dosen PGMI untuk melakukan pengabdian kepada masyarat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Menurut Ahmad Arifuddin, M.Pd salah satu dosen PGMI yang paling produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiahnya maupun melakukan penelitian adalah Dr. Atikah Syamsi, M.Pd. 

"Selain sebagai Wakil Dekan I dan Sekretaris Umum Adpensi, Dr. Atikah Syamsi, M.P juga adalah sosok dosen yang ulet, gigih, dan pekerja keras. Berkat keuletan, kegigihan, dan kerja kerasnya, beliau layak mendapatkan penghargaan-penghargaan tersebut. Semoga dapat menginspirasi dosen-dosen PGMI lainnya untuk dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Kendati demikian, sebagai Ketua Prodi PGMI, Ahmad Arifuddin, M.Pd berharap semoga ke depan Prodi PGMI semakin maju dan unggul dengan berbagai prestasi yang diraihnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Nurdin)

Senin, 31 Juli 2023

Dede Al Mustaqim, Mahasiswa Semester 5 IAIN Cirebon Berhasil Tembus Publikasi Jurnal Internasional

Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 5, IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang berhasil tembus publikasi jurnal internasional. 


FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dede Al Mustaqim dari Fakultas Syari'ah, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, semester 5, berhasil tembus publikasi jurnal internasional. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Dede Al Mustaqim kepada fokuscirebon.com, Selasa, (1/8/2023).

Menurut Dede Al Mustaqim judul yang ditulis di jurnal internasional, yaitu "Implementation of DSN-MUI Fatwa No. 108/DSN-MUI|X| 2016 in The Development of Halal Tourist Destination in The City of Cirebon: The Perspective of Maqashid Syariah dan telah terbit pada bulan Juni kemarin terbitan Vol. 04, No. 03 tahun 2023,  yang diterbitkan oleh International Journal of Social and Management Studies (Ijosmas), Jurnal tersebut di bawah naungan Aguspati Research Instituta.

"Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada dosen Pengampu Mata Kuliah Industri Halal yaitu Bapak Muhammad Mujahidin, SEI, ME yang telah memberikan pembelajaran yang mudah dicerna dan dipahami dan juga telah memberikan tugas penelitian ini kepada para mahasiswanya dan apabila jurnal ini tembus maka mendapatkan nilai tambahan. Itulah awal motivasi dari penulisan ini," kata Dede kepada fokuscirebon.com.

Selain ucapan terimakasih kepada dosen pengampu mata kuliah Industri Halal, ucapan terimakasih juga disampaikan kepala dosen pengampu fatwa DSN-MUI yaitu kiyai faqih yang sangat luar biasa dalam memberikan sebuah pemahaman.

"Penelitian ini saya gabungkan dari mata kuliah industri halal dan juga mata kuliah fatwa DSN-MUI," ujarnya.

Kemudian ucapan terimakasih juga kembali disampaikan Dede Al Mustaqim kepada  Ahmad Alamudin Yasin MH yang turut serta membimbing dan mengarahkan saya dalam kepenulisan jurnal ilmiah yang mampu menghantarkan saya bisa membuat karya ini.

Dijelaskan, sebagai penulis dirinya termotivasi bahwa dalam menyusun karya ini adalah untuk memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan destinasi wisata halal yang berlandaskan pada nilai-nilai maqasid Syariah. 

"Dengan semangat dan dedikasi, saya berharap bahwa karya ini dapat memberikan wawasan baru bagi industri pariwisata, pemerintah dan masyarakat untuk lebih menghargai dan mendukung pengembangan wisata halal," tuturnya.

Terkait kesuksesannya itu, kata Dede Al Mustaqim, pihak kampus juga mengapresiasi dan terus memberikan dukungan dan support kepada saya untuk terus berkreasi.

Namun demikian, dalam menuju kesuksesan tersebut ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh Dede Al Mustaqim, salah satunya adalah ketersediaan data dan informasi yang relevan. 

Karena menurut Dede Al Mustaqim, penelitian ini memerlukan data yang akurat dan juga terbaru. Oleh karena ini saya melakukan persiapan seperti melakukan survei, wawancara dan juga mengumpulkan data sekunder dari berbagai jurnal ilmiah. 

Untuk itu, pihaknya berharap, penelitian ini dapat menjadi inspirasi bagi para teman-teman mahasiswa yang akan menyusun tugas akhir dan juga para peneliti lainnya untuk terus mengeksplorasi dan menggali lebih dalam tentang topik yang relevan dalam pengembangan destinasi wisata halal. 

Maka dengan semakin banyaknya penelitian yang dilakukan dalam bidang ini, akan  semakin baik juga pemahaman kita tentang cara mengoptimalkan potensi pariwisata halal dan meningkatkan kualitas bagi wisatawan Muslim. (Nurdin)

Minggu, 30 Juli 2023

Bupati Imron beserta Jajaran Gelar “Mubeng”, Tinjau Kondisi Masyarakat Kabupaten Cirebon

 

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag bersama Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, jajaran Forkopimda dan para kepala perangkat daerah Kabupaten Cirebon gelar “Mubeng” (Mudun Bareng) dengan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kecamatan Gunungjati, Plered, Panguragan, dan Kaliwedi, Minggu (30/7/2023).

Para rombongan memulai perjalanan dari Pendopo Bupati Cirebon pada pukul 07.00 WIB menuju Pasar Condong, Kecamatan Gunungjati untuk membagikan 100 nasi barokah kepada para pengunjung pasar sekaligus meninjau harga kebutuhan pokok di pasar tersebut.

Selanjutnya, rombongan menuju Pasar Pangkalan Plered dan Pasar Desa Panguragan untuk membagikan 100 nasi barokah berikutnya dan juga meninjau harga kebutuhan pokok.

Terakhir, rombongan singgah di Desa Kalideres, Kecamatan Kaliwedi untuk berdialog dengan masyarakat serta memberikan bantuan secara simbolis.

Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan beberapa pihak terkait, seperti Baznas, Bulog, Disperdagin, Disdukcapil, Dinkes, DPPKBP3A dan perangkat daerah lainnya.

Bupati Imron mengungkapkan, program Mubeng ini merupakan cara pemerintah daerah untuk turun langsung ke masyarakat.

Menurutnya, dengan Mubeng ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon selain melakukan silaturahmi, pihaknya juga ingin melihat langsung kondisi di wilayahnya.

"Pada kegiatan Mubeng kali ini, kita libatkan semua kepala perangkat daerah supaya mereka tahu program pemerintah apa saja yang sudah maupun yang belum tercapai. Jangan hanya mendapatkan laporan dari bawahannya saja, tetapi langsung terjun ke lapangan," ujar Imron.

Ia juga mengungkapkan, pada Mubeng kali ini, Pemkab Cirebon juga memberikan beberapa bantuan kepada masyarakat, diantaranya yaitu bantuan Rutilahu dari Baznas, paket sembako, pasar murah dan bantuan lainnya untuk masyarakat.

Selain itu, lanjut Imron, pihaknya bersama rombongan menyempatkan untuk melihat dan melakukan pelepasan benih ikan di Embung Desa Kalideres.

"Embung ini kalau bisa dikelola dengan baik akan bisa menjadi destinasi wisata, dan nantinya perekonomian masyarakat sekitar Embung akan tumbuh dengan baik," harap Imron.

Di tempat yang sama, Camat Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Hardomo mengatakan pihaknya menyambut baik dengan adanya program Mubeng ini. Menurutnya, dengan adanya program ini, wilayah Kecamatan Kaliwedi mendapat beberapa bantuan untuk masyarakat.

"Ada bantuan Rutilahu, sembako gratis, pengobatan gratis, bazar pasar murah dan bantuan lainnya untuk masyarakat yang kurang mampu," ujar Hardomo. 

Ia menjelaskan, di Desa Kalideres ada Embung atau waduk buatan yang kini dijadikan destinasi wisata. Namun, Embung tersebut kini kurang terurus, karena terkendala dengan biaya.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati beserta jajaran bisa memberikan kontribusi untuk pengembangan destinasi wisata, agar ekonomi masyarakat bisa terbantu," harapnya. (din)