Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 09 Desember 2023

Dede Al Mustaqim, Mahasiswa Syariah IAIN Cirebon Juara 1 dalam Lomba Artikel Nasional Gallusia Writing Competition

CIREBON, FC  Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 5 Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara 1 dalam Lomba Artikel Nasional Gallusia Writing Competition. 

Lomba yang diselenggarakan oleh Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada ini bertemakan "Optimalisasi Peran Peternakan dalam Ketahanan Pangan Nasional".

Ajang perlombaan berlangsung mulai tanggal 17 November hingga 8 Desember 2023, melibatkan 59 mahasiswa dari 36 universitas ternama di Indonesia. 

Dede Al Mustaqim berhasil memenangkan perlombaan dengan judul karya yang menginspirasi, berjudul "Strategi Peningkatan Produktivitas Peternakan dan Peran Kampung Sapatu Baru Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional".

Sebelum mengikuti perlombaan ini, Dede Al Mustaqim menjalani proses persiapan yang matang, menggali berbagai sumber pengetahuan, dan berdiskusi intensif dengan dosen pembimbing serta teman-teman sejawat.

Dalam ungkapannya, Dede Al Mustaqim menyampaikan rasa syukurnya, "Alhamdulillah saya mendapatkan juara 1 dalam Lomba Artikel Nasional ini. Judul karya saya mencoba membahas strategi peningkatan produktivitas peternakan dan peran Kampung Sapatu Baru dalam mendukung ketahanan pangan nasional".

Selain Dede, Juara 2 diraih oleh Sisila Indri. S dari Universitas Gadjah Mada, dan Juara 3 diraih oleh Khusnul Latifah dari Universitas Jember, memberikan bukti bahwa kompetisi ini memunculkan karya-karya berkualitas dari seluruh penjuru tanah air.

Dengan prestasi ini, Dede Al Mustaqim memberikan pesan kepada teman-teman mahasiswa, "Jangan pernah ragu untuk berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi nasional. 

Persiapkan diri sebaik mungkin, gali potensi diri, dan percayalah bahwa setiap usaha pasti akan membuahkan hasil. Prestasi ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik kampus dan rekan-rekan sejawat. Mari bersama-sama terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara."

Prestasi Dede Al Mustaqim dalam Lomba Artikel Nasional Gallusia Writing Competition menjadi momentum penting bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk terus mendorong mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Ara)

Jumat, 08 Desember 2023

Bupati Cirebon Imbau Kepada Seluruh Pelaksana Pembanguna Harus Berakhir Sebelum Akhir 2023

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan safari pembangunan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon. Sejumlah proyek fisik didatangi, mulai dari sarana peribadatan, infrastruktur jalan, fasilitas umum hingga sarana pendidikan untuk dilakukan peninjauan sejauh mana progres pengerjaan yang dilakukan, Rabu (6/12/2023).

Dalam safari pembangunan tersebut, Bupati Cirebon didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. Hafidz Iswahyudi, M.Si.

Kemudian, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi, S.Si, M.Sc, MT, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, S.H, M.H, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Ir. Iwan Rizki, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam safari tersebut, bupati bersama rombongan melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi, diantaranya pembangunan menara Masjid Agung Sumber, gedung KPU Kabupaten Cirebon, tempat pembuangan sampah reuse, reduce, recycle (TPS3R) Tukmudal, kolam Pemijahan Cikalahang, revitalisasi Pasar Jamblang, revitalisasi ruang kelas di SMPN 1 Klangenan, revitalisasi SDN 2 Sitiwinangun, peningkatan jalan Weru-Sarabau, pemasangan PJU di kawasan Batik Trusmi dan Tuparev, dan terakhir Stadion Watubelah Sumber.

Imron menyebutkan, dari tinjauan sejumlah proyek fisik, hampir sepenuhnya rampung diselesaikan. Meskipun masih ada pengerjaan, namun hanya satu lokasi, yakni di menara masjid Sumber yang tinggal pengerjaan akhir.

Pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh pelaksana, untuk mempercepat pembangunan sebelum akhir tahun 2023, karena beberapa proyek terpantau masih dalam proses pengerjaan.

“Alhamdulilah, semuanya hamper 95 persen proyek fisik rampung dikerjakan. Sisanya, target sebelum akhir tahun 2023 ini bisa selesai,” ungkap Imron.

Menurutnya, seluruh pembangunan yang dilakukan tahun ini, sebagian besar untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Cirebon dan meminta kepada pihak-pihak teknis terkait untuk bisa terus merawat dan mengawal pembangunan ini.

“Contoh, tahun ini ada pembangunan TPS3R untuk menangani permasalahan sampah dan pusat benih ikan untuk menjamin ketahanan pangan daerah,” kata Imron.

“Kalau revitalisasi ruang kelas di SMPN 1 Klangenan ada 14 ruangan dan semuanya sudah selesai, sehingga siswa kita sudah bisa belajar dengan nyaman,” jelasnya. (Anin)

Pemerintab Kabupaten Cirebon Imbau Pengembang Perumahan Segera Menyerahkan PSU

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon mengimbau kepada pengembang perumahan yang menelantarkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) perumahan agar segera menyerahkan ke Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut berdasarkan Pasal 49 ayat (9) dan Pasal 52 ayat (1) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 189 Tahun 2022 tentang Prosedur Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dari pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan data yang dimiliki DPKPP Kabupaten Cirebon, ada beberapa pengembang yang menelantarkan PSU, yaitu PT. Pendawindo Permai selaku Pengembang Perumahan Villa Intan 1, PT. Rifarco Adhitama selaku Pengembang Perumahan Telaga Sakinah dan PT. Putra Kedawung Agung selaku Pengembang Perumahan Telaga Sakinah II agar segera menyerahkan aset PSU ke Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Perlu diketahui, PSU perumahan merupakan kelengkapan fisik untuk mendukung terwujudnya perumahan yang sehat aman dan terjangkau. 

Dengan demikian, ketersediaan PSU merupakan kelengkapan dan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pengembangan perumahan dan kawasan permukiman.

Oleh karena itu, dukungan PSU yang memadai, diharapkan dapat menciptakan dan meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman.

Tujuan dari serah terima aset PSU perumahan oleh Pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon adalah untuk menjamin keberlanjutan pemeliharaan dan pengelolaan PSU perumahan tersebut.

Selain itu juga, penyerahan PSU Perumahan memiliki beberapa manfaat, yaitu menjamin ketersediaan PSU Perumahan, keberlanjutan pengelolaan PSU Perumahan dan dapat mewujudkan hunian yang tertata dan sehat. (Hafidz)

Kamis, 07 Desember 2023

IAIN Cirebon Umumkan Rencana Bedah Menyeluruh Terhadap DIPA Anggaran 2024



CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengumumkan rencana bedah menyeluruh terhadap Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2024 dalam acara yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut di Santika Premiere Hotel, Kabupaten Kuningan, pada tanggal 04 hingga 06 Desember 2023.

Kegiatan ini diperuntukkan bagi sekitar 60 peserta yang terdiri dari berbagai unsur pimpinan, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Pusat, SPI, hingga Kepala Bagian dan Kasubag. Tujuan utama dari bedah DIPA ini adalah untuk mengkaji secara mendalam beberapa poin krusial yang terkait dengan rencana penggunaan anggaran pada tahun mendatang.

Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir. Hj. Sunarini, M.Kom, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini akan membahas enam hal penting, antara lain: evaluasi pelaksanaan anggaran DIPA 2023, pembagian DIPA 2024, pembagian tanggungjawab, penyusunan performance indikator rektor yang akan ditandatangani oleh Dirjen dan Direktur, sosialisasi fungsi SPI, dan kesepakatan bersama pelaksana anggaran tahun 2024.

Acara yang didanai dari kantong usaha sendiri, BLU, diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih dalam terkait perencanaan anggaran dan implementasinya di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Para peserta diharapkan dapat mengambil manfaat maksimal dari kegiatan bedah DIPA ini guna memastikan penggunaan anggaran yang efisien dan efektif untuk tahun mendatang. ungkap Sunarini.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani,M.Ag, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan bedah DIPA 2024 secara resmi, Beliau menyoroti pentingnya pemahaman mendalam tentang dua profil utama, yakni CIU (Cyber Islamic University) dan BLU (Badan Layanan Umum). Dalam konteks ini, perlu memahami secara mendetail mekanisme pelaksanaan program dan fungsi, khususnya dalam aspek pendidikan jarak jauh. 

Kegiatan ini juga menitikberatkan pada konsep Laporan Evaluasi Diri (LED) dan alat ukur yang menjadi fokus penting dalam menilai capaian dan efektivitas dari program-program yang direncanakan. tegas Prof Aan.

Kegiatan ini diharapkan akan memberikan landasan yang kokoh bagi perencanaan dan implementasi program-program yang berkualitas di IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada Tahun Anggaran 2024. (din)

Rektor IAIN Cirebon Siap Dorong Pengembangan )endidikan Tinggi Keagamaan

CIREBON, FC - Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Pendidikan Tinggi Keagamaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI di Jakarta. Acara yang dibuka oleh Gus Menteri KH Yaqut Cholil Qoumas ini menjadi platform penting untuk berbagai pesan dan arahan terkait pengembangan Pendidikan Tinggi Keagamaan. Kamis, (07/12/2023).

Dalam kesempatan ini, Gus Menteri KH Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan pesan penting bahwa Pendidikan Tinggi Keagamaan (PTK) harus memiliki branding yang kuat, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, meraih akreditasi yang unggul, dan juga memiliki distingsi atau perbedaan yang jelas dengan institusi lain.

“Keunggulan ini membutuhkan peran aktif dari seorang Chief of Marketing yang kreatif dan inovatif untuk memasarkan keunggulan kampus ke publik,” ujar Yaqut Cholil Qoumas.

Menurut Yaqut Cholil Qoumas, membangun citra dan identitas yang kuat untuk Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), sangat penting di era digital saat ini. Ketangguhan dalam mengadaptasi teknologi informasi menjadi kunci, sementara meraih akreditasi yang unggul akan memperkuat reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan.

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, juga menegaskan bahwa perbedaan yang jelas antara institusi pendidikan adalah hal yang harus diperjuangkan. “Dengan memiliki keunggulan yang spesifik dan berbeda dari yang lain, kita bisa lebih dikenal dan diakui oleh masyarakat,” ungkap Aan.

Rapat Koordinasi ini menjadi momen penting bagi Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, selaku Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk merespons arahan dan membawa konsep-konsep baru dalam meningkatkan citra dan daya saing institusi ke depannya. Peningkatan branding dan kreativitas pemasaran diharapkan menjadi langkah strategis dalam menempatkan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan yang memimpin di bidangnya. (din)

PSGA IAIN Cirebon Bersama Jaringan Cirebon Untuk Kemanusiaan Gelar Seminar Online, Kampanye 16 HAKTP



FOKUS CIREBON, FC - PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar sebuah seminar online yang bertujuan sebagai bagian dari kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP). Acara ini, dengan tema "10 Hari Kenali dan Kawal UU TPKS," menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman dalam berbagai bidang yang terkait.

Narasumber yang hadir diantaranya Alifatul Arifiati (Fahmina Institute), Alfina (KOPRI PC.PMII Cirebon), Seha Nur Fani (KOPRI Cirebon), Sa’adah (WWC Mawar Balqis), Asih Widyowati (Umah Ramah), Nurleli (Fatayat), Roikhatun Abhariyah (KPI Kab.Cirebon), Komala Dewi (RUPA), Siti Rabbi’ah Al Fatimah (Fatayat), Yumma Shafa Azzahra (Women March Cirebon), Ayu Anggaritno Proboningdyah,AMD.Keb, Hj.Saniri,S.Si.Apt.,M.H (DPPKBP3A Kabupaten Cirebon), Mahmudah (RUPA), Fadhilah Munawwaroh (Fatayat), Irhamna (WWc Mawar Balqis), Roudhatul Jannah (WWC Mawar Balqis), Puja Monica Rahayu (GERAK PUAN), Supraptiningsih (LBH Fahmina), Nurlaeli (PC.Fatayat Kab.Cirebon), Fitri Nurajizah (Mubadalah), Ida Ad’hiah (Fahmina Institute), Veno (WWC Mawar Balqis), dan Lutfiyah Handayani ( KID Kota Cirebon), hingga berbagai narasumber lainnya yang memiliki keahlian dalam isu-isu kekerasan terhadap perempuan. Acara ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati cirebon, warek III IAIN syekh Nurjati Cirebon dan jajarannya.

Dr. Masriah.M.Ag, selaku Kepala PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, membuka acara tersebut dengan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan harapannya terhadap seminar ini, menyatakan, 

"Semoga seminar ini menjadi langkah awal untuk mendorong perubahan positif dalam mengatasi kekerasan seksual dan meningkatkan kesadaran akan hak-hak perempuan," pungkasnya.

Saudara Khoerul Anwar, selaku Ketua Pelaksana, menekankan pentingnya kegiatan 16 HAKTP sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan kampus dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas dari tindak kekerasan seksual. Dalam sambutannya, Anwar menyatakan, "Selama ini PSGA telah mengadakan diskusi online mulai dari tanggal 27 November hingga 6 Desember 2023."

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa, melainkan juga peserta dari berbagai latar belakang, termasuk aktivis hak perempuan, akademisi, praktisi hukum, pekerja sosial, dan masyarakat umum yang peduli terhadap isu kekerasan terhadap perempuan. 

Seminar ini diselenggarakan secara daring melalui platform virtual untuk memberikan wawasan tentang isu-isu yang berkaitan dengan pelecehan seksual, kekerasan berbasis elektronik, sejarah gerakan perempuan Indonesia, pemaksaan sterilisasi, eksploitasi seksual, dan banyak lagi.

Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesuksesan seminar online ini. Triadhari menyatakan, "Seminar ini menjadi momentum berharga untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait UU TPKS dalam rangka acara 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.

Dalam sepuluh hari penuh, peserta seminar memiliki kesempatan untuk menggali informasi, berpartisipasi dalam diskusi, dan memahami peran aktif dalam menjaga kesejahteraan dan keamanan perempuan. 

Ketua Pelaksana Anwar menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas partisipasi luar biasa dari para narasumber, peserta, dan dukungan dari Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan. Kolaborasi ini memberikan kontribusi besar dalam menyuarakan pentingnya mengenali dan mengawal implementasi UU TPKS.

Anwar juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berperan serta dalam keberhasilan acara ini. Ia berharap bahwa diskusi ini dapat meningkatkan kesadaran dan memobilisasi tindakan kolektif dalam melawan kekerasan terhadap perempuan.

Seminar ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat dan kemaslahatan bersama, khususnya perempuan. 

Apresiasi disampaikan kepada para narasumber yang telah berbagi ilmu dan dedikasi, serta kepada para audiens yang antusias memberikan kontribusi sebagai bentuk dukungan dalam menciptakan perubahan yang positif.

Di selenggarakannya seminar ini adalah salah satu bentuk bagian dari kampanye global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendukung upaya pencegahan berbagai bentuk  kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia. Acara ini dibuka langsung oleh Dr.Masriah.M.Ag selaku kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sekaligus menyampaikan sambutan pembukaan serta mengungkapkan harapannya terhadap seminar yang di selenggarakan tersebut.

 “Semoga seminar ini menjadi langkah awal untuk mendorong perubahan positif dalam mengatasi kekerasan seksual dan meningkatkan kesadaran akan hak-hak perempuan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di berbagai lapisan masyarakat," jelasnya dengan penuh antusias. 

Khoerul Anwar, ketua pelaksana dalam kegiatan ini menuturkan, kegiatan 16 HAKTP yang diselenggarakan oleh PSGA ini banyak sekali berbagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan kampus dalam mewujudkan universitas yang nyaman dari tindak kekerasan seksual, sehingga pihaknya sangat perlu adanya diskusi-diskusi tentang kekerasan seksual itu sendiri.

"Ini adalah bentuk dukungan kami, terhadap PSGA yang sudah mengadakan diskusi online mulai dari tanggal 27 November- 6 Desember 2023,” ucapnya.

Seminar ini dihadiri oleh audiens yang berjumlah kurang lebih 50 peserta bukan hanya dari kalangan mahasiswa, namun juga dari berbagai latar belakang, termasuk aktivis hak perempuan, akademisi, praktisi hukum, pekerja sosial maupun masyarakat umum yang peduli terhadap isu kekerasan terhadap perempuan. Seminar ini diselenggarakan secara daring melalui platfrom virtual. 

Dalam rangkaian acara ini para peserta diberikan wawasan tentang berbagai isu yang berkaitan dengan pelecehan seksual, kekerasan berbasis elektronik, sejarah gerakan perempuan indonesia, pemaksaan sterilisasi, eksploitasi seksual dan lainnya.

“Saya sebagai ketua relawan Pusat Studi Gender dn Anak (PSGA), merasa sangat bersyukur dan bangga atas kesuksesan seminar online yang diadakan oleh Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Syekh Nurjati Cirebon serta didukung oleh Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan," ucapnya. 

Seminar ini menjadi momentum berharga untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait UU TPKS dalam rangka acara 16 Hari Anti kekerasan terhadap perempuan. 

"Selama sepuluh hari penuh, peseta dapat menggali informasi, berpartisipasi dalam diskusi dan meahami peran aktif dalam menjaga kesejahteraan dan keamanan perempuan,” papar Imelda Triadhari.

Lanjut ketua pelaksana kegiatan ini mengungkapkan “Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi yang luar biasa dari para narasumber, peserta dan dukungan dari Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan. Kolaborasi ini memberikan konstribusi besar dalam menyuarakan pentingnya mengenali dan mengawal implementasi UU TPKS.  

"Kami ucapkan terima kasih pula kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam keberhasilan acara ini, dan saya berharap dengan adanya diskusi ini dapat ,eningkatkan kesadaran dan memobilisasi tindalan kolektif dalam melawan kekerasan terhadap perempuan," pungkas Anwar.

Maka dari itu, di adakannya seminar ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan yang mesti kami dan kita semua laksanakan guna memberikan manfaat bagi kesehatan bermasyarakat dan juga kemaslahatan bersama terutama perempuan.

"Pastinya penuh apresiasi yang di haturkan bagi narasumber yang telah memberikan penuh ilmu dan dedikasi bagi semua kalangan dan tidak lupa para audiens yang telah antusias memberikan kontribusi sebagai bentuk dukungan dalam hal kebaikan," tandasnya. (Nisa)

Senin, 04 Desember 2023

IAIN Cirebon Susun RAB Pengelolaan BLU Yang Cermat, Tepat, Terperinci Berbasis Biaya Bukan Belanja

CIREBON, FC – Penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) dalam Pengelolaan Keuangan BLU harus cermat, tepat, rinci yang berbasis pada biaya, bukan belanja. Dokumen perencanaan bisnis dan penganggaran tahunan berisi program, kegiatan, target kinerja, dan anggaran BLU, kegiatan dilaksanakan di Grage Hotel. Rabu, (29/11/2023).

Kegiatan Penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) dalam Pengelolaan Keuangan BLU, dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan didampingi Warek II Prof. Dr. H Ilman Nafi’a, M.Ag dan Kepala Biro AUAK Ir. Hj. Sunarini, M.Kom.

Prof. Aan menjelaskan bahwa penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) dalam Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) adalah landasan krusial bagi institusi. Ini tidak hanya sekadar rangkaian angka dan proyeksi, melainkan fondasi yang mengarahkan setiap langkah keuangan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Ia menekankan bahwa fokus pada aspek biaya bukanlah semata-mata tentang penghematan, tetapi lebih kepada pengalokasian yang tepat dan bijaksana dari sumber daya keuangan. RBA menjadi instrumen untuk memetakan setiap pengeluaran dengan jelas, memastikan bahwa setiap investasi memiliki dampak yang diharapkan terhadap kemajuan institusi.

Prof. Aan juga menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak terkait dalam proses penyusunan RBA. Kolaborasi antara pimpinan, staf, dan unit terkait di institusi menjadi kunci untuk memastikan bahwa rencana yang disusun benar-benar mencerminkan visi bersama serta memperhitungkan semua kebutuhan dan aspirasi dari berbagai bidang.

Ia menegaskan bahwa RBA bukan hanya sebagai dokumen perencanaan, tetapi juga sebagai alat evaluasi yang membantu dalam memantau kinerja keuangan dan kesesuaian dengan tujuan strategis institusi. Dengan demikian, RBA tidak hanya menjadi sekadar rencana statis, melainkan dokumen hidup yang terus diperbaharui sesuai dengan dinamika dan kebutuhan institusi.

“Kami fokus pada strategi yang berbasis biaya agar setiap langkah yang diambil memiliki nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan institusi,” ungkap Prof Aan.

Sementara itu, Prof Ilman menjelaskan bahwa dalam dokumen perencanaan bisnis dan anggaran tahunan yang diperbaharui, terdapat penjabaran program dan kegiatan yang mendukung visi dan misi IAIN Cirebon. Tidak hanya itu, dokumen ini juga mencantumkan target kinerja yang terukur serta alokasi anggaran yang sangat terperinci.

Perhatian utama terfokus pada aspek biaya yang mencakup perencanaan yang lebih akurat terhadap pengeluaran. “Kami berupaya memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki tujuan yang jelas dan memberikan dampak optimal bagi pengembangan lembaga,” tambah Warek II Prof. Dr. H Ilman Nafi’a, M.Ag.

Rapat tersebut bukan hanya sekadar pengumpulan data dan angka, tetapi juga merupakan wujud dari upaya konkret untuk menjadikan setiap langkah IAIN Cirebon lebih terukur, responsif, dan adaptif terhadap perubahan dinamika keuangan.

Keberhasilan rapat ini menandai komitmen kuat IAIN Cirebon dalam menjalankan tata kelola keuangan yang transparan dan efektif, yang tentunya akan memberikan landasan kokoh bagi pencapaian visi besar lembaga ini. (din)