Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 Maret 2024

Rayakan HUT Ke 7, SMSI Kabupaten Cirebon Gelar Baksos di SLBN Sindang Laut dan Anak Yatim

 

KAB.CIREBON, FC - Di ulang tahunnya yang  ke-7, Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Cirebon (SMSI) menggelar bakti sosial ke SLBN Sindang Laut, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jum'at (08/3/2024).

Kegiatan Baksos tersebut, merupakan agenda rutin SMSI setiap tahunnya  sebagai bentuk kepedulian sosial dari organisasi SMSI kepada masyarakat.

Kegiatan ini disambut sambut gembira oleh kepala sekolah Euis Marhamah bersama humas, siswa, guru, staf serta ratusan siswa di halaman sekolah SLBN  setempat. 

Untuk diketahui, SMSI berdiri pada 7 Maret 2017 dan saat ini tepatnya pada Kamis 7 Maret 2024, berusia 7 tahun. SMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang menjadi konstituen Dewan Pers.

Tak hanya itu, SMSI saat ini memiliki lebih dari 2300 media online yang bergabung. SMSI juga dinobatkan sebagai organisasi perusahaan pers terbesar di dunia, yang ditandai dengan pemberian Rekor MURI. 

Ketua SMSI Kabupaten Cirebon Toto M Said mengatakan, dalam memperingati HUT SMSI ke-7, dirinya melaksanakan bakti sosial dengan memberikan sembako ke SLBN dan santunan anak yatim.

“ Alhamdulillah kami melaksanakan pesan Sunan Gunung Jati Ingsun Titip Tajug dan Fakir Miskin dan baksos ini berjalan sukses dengan support dari instansi pemerintah dan swasta mitra SMSI, semoga sembako ini bermanfaat,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan kepala sekolah SLBN Kabupaten Cirebon Euis di dampingi humas, dirinya mengucapkan terimakasih kepada jurnalis yang tergabung di SMSI organisasi yang peduli terhadap siswa yang sekolah di SLBN.

" Saya sangat mengapresiasi kegiatan baksos yang dilakukan SMSI Kabupaten Cirebon, setiap tahun berkunjung dan silaturahmi ke SLBN Kabupaten Cirebon," ungkapnya. (din).

Rabu, 06 Maret 2024

Bupati Cirebon Tinjau Lokasi Bencana Banjir

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meninjau langsung lokasi bencana banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon di Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Rabu (6/3/2024).

Imron menyebut, ada 36 desa dari sembilan kecamatan yang terdampak oleh banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon, akibat luapan sungai Cisanggarung dan Ciberes.

“Sungai Cisanggarung merupakan sungai besar yang menghubungkan dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang kini senderannya sangat rendah. Sehingga, ketika mendapat kiriman air dari Kuningan, mengalami luapan dan mengakibatkan banjir,” jelas Imron.

Imron mengungkapkan, bencana banjir yang melanda tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam. “Ada 20 ribu rumah warga terendam dan 83 ribu warga terdampak akibat banjir ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata Imron, ada dua langkah yang pemerintah lakukan untuk penanganan banjir di wilayah timur tersebut. Mulai dari memberikan bantuan dan melakukan koordinasi dengan BBWS.

“Untuk jangka pendek, kita membuka dapur umum untuk warga terdampak, dan menyiapkan segala macam bantuan. Sedangkan untuk jangka panjangnya, kita lakukan koordinasi dengan BBWS, karena sungai Cisanggarung merupakan kewenangan pusat,” ujarnya.

Disinggung soal ada korban meninggal, Imron mengatakan, ada dua korban meninggal dunia saat banjir melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon.

“Satu korban warga Desa Ciuyah akibat terpleset saat membantu keluarganya, dan satu orang meninggal lainnya merupakan warga Desa Gunungsari akibat kesetrum,” ungkapnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan pengumpulan data dari wilayah terdampak banjir.

Ia menjelaskan, data sementara, ada sembilan kecamatan yang terendam banjir. Hal tersebut sesuai laporan dari tim di lapangan.

“Sembilan kecamatan yang terdampak banjir, yakni Waled, Karangwareng, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, Pangenan, Babakan, Gebang dan Losari,” ujar Deni.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon tersebut, disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kuningan, yang menyebabkan sungai Cisanggarung dan Ciberes meluap.

“Biasanya, hanya di Kecamatan Waled saja yang banjir ketika dapat kiriman air dari Kuningan, tetapi sekarang merembet ke sembilan kecamatan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Deni, ketinggian air yang menerjang wilayah timur Kabupaten Cirebon, mencapai dua meter kurang. Namun kini, sebagian wilayah yang terdampak banjir sudah mulai surut.

“Yang masih tinggi di Desa Cilengkrang, Cibogo dan Ciuyah. Kalau Desa Ciuyah mencapai 2,5 meter saat malam hari, namun hanya beberapa rumah saja, karena lokasinya dekat dengan sungai,” imbuhnya. (Rafani)

Senin, 04 Maret 2024

Menteri PAN-RB Hadiri Wisuda Sarajana, Magister dan Doktor Ke XXVIII IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas saat berorasi dihadapan ratusan wisudawan Ke XXVIII IAIN Syekh Nurjati Cirebon.



CIREBON, FC – Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas menghadiri acara Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXVIII IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin, 4 Maret 2024, di Ballroom Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon.

Selain Menteri PAN-RB, juga hadir Pj Walikota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi, para guru besar dan undangan lainnya.  Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ini mengambil tema “Transformasi Digital Layanan Akademik dan Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kompetensi dan Keberkerjaan Mahasiswa dan Alumni di Dunia Industri/Kerja".

Dalam orasinya, Menteri PAN-RB menegaskan tentang penjelasan  Bergerak untuk reformasi birokrasi berdampak, 'transformatif kelembagaan dan tata kelola digital IAIN Syekh Nurjati Cirebon'.

Menteri PAN-RB juga memberikan selamat kepada para wisudawan dan menitipkan harapan bahwa ke depan tantangan akan semakin besar, bukan saja menggantikan manusia dengan robot/mesin, bahkan bisa jadi ke depan kegiatan-kegiatan manusia akan digantikan dengan mesin, termasuk kegiatan kegiatan non teknis. Maka dari  sekarang skillnya harus dimiliki anak muda, khususnya digitalisasi.

Menurut Manteri PAN-RB, pemerintah juga saat ini tengah mempersiapkan pelayanan digitalisasi. Kata Menteri PAN-RB pemerintah di era digital membutuhkan Infrastruktur kehidupan digital. "Dengan ini ke depan layanan-layanan kita akan semakin cepat dan mudah," terangnya.

Mengenai ini, kata Menteri PAN-RB merupakan arahan Presiden Joko Widodo tentang reformasi birokrasi, yakni birokrasi harus berdampak, reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas dan birokrasi lincah dan cepat. Dan ini juga harus terjadi di lingkungan kampus.

"Perubahan kelembagaan itu, bukan hanya berubah status untuk meningkatkan gengsi, tetapi untuk meningkatkan layanan-layanan kampus itu sendiri. Maka birokasi harus profesional, karena saat ini menjadi permintaan dan kebutuhan banyak orang, dan ini berkaitan dengan service publik, karena sebelumnya ribet dan rumit," ujarnya.

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon 

Sedang menurut Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag dalam orasinya mengatakan, dalam era global ini, transformasi digital bukanlah sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam menjawab tuntutan zaman. Perguruan tinggi keagamaan Islam negeri harus bersiap menghadapi perubahan ini secara proaktif. Transformasi digital tidak hanya sebatas penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi juga melibatkan perubahan dalam kurikulum, pola pikir, dan budaya akademis, dan membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.

"Perguruan tinggi harus mampu menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi terkini. Pengintegrasian kecerdasan buatan (Al), Internet of Things (loT), dan teknologi lainnya harus menjadi bagian integral dari program-program akademik. Ini akan memastikan bahwa lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tidak hanya memiliki pemahaman tentang ajaran agama, tetapi juga mampu bersaing dalam dunia kerja yang semakin digital," tuturnya.

Dengan demikian, Kata Rektor Aan, bajwa penggunaan platform pembelajaran online, e-learning, dan sumber daya digital lainnya dapat memperluas aksesibilitas pendidikan, tidak hanya bagi mereka yang berada di kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ini adalah langkah signifikan dalam meningkatkan inklusivitas dan mendukung misi perguruan tinggi untuk menjadi pusat pembelajaran yang merangkul semua lapisan masyarakat.

Selain itu, transformasi digital mencakup pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Perguruan tinggi harus mampu mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kinerja mahasiswa, efektivitas kurikulum, dan kebutuhan industri. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat merespon lebih cepat terhadap perkembangan dan perubahan kebutuhan pasar kerja.

Namun, kita tidak boleh melupakan nilai-nilai keagamaan dan etika dalam setiap transformasi ini. Perguruan tinggi keagamaan Islam negeri harus tetap l menjaga nilai-nilai moral dan spiritual dalam setiap aspek kehidupan kampus. Transformasi digital bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai tujuan utama, yaitu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.

Melalui transformasi digital, perguruan  tinggi keagamaan Islam negeri dapat menjadi agen perubahan positif dalam membentuk masyarakat yang lebih baik. Mari kita bersama-sama menjalani perjalanan ini dengan semangat keagamaan, kecerdasan teknologi, dan komitmen untuk keberlanjutan. 

Terakhir, mari kita ingat bahwa transformasi ini bukanlah beban yang harus diemban, melainkan sebuah kesempatan besar. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dapat menjadi pionir dalam menciptakan model pendidikan yang holistik, mengintegrasikan kecerdasan akademis dengan kebijaksanaan spiritual, dan merangkul keberlanjutan sebagai landasan dasar pembangunan ilmu pengetahuan.

"Sebagai lulusan, kalian memiliki tanggung jawab besar untuk menjunjung tinggi nilai-nilai ini. Jadilah pemimpin yang berkomitmen pada transformasi positif, baik dalam kehidupan pribadi

maupun dalam masyarakat. Mari bersama-sama berusaha untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik, lebih berdaya saing, dan lebih berkelanjutan," pungkasnya.


Sementara itu, Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXVIII IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada hari pertama mewisuda sebanyak 309 wisudawan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yang terdiri dari, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) 36 Orang, Prodi Tadris Bahasa Arab (TBA)  41 Orang, Prodi Tadris Matematika 29 Orang, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 18 Orang dan Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI)  sebanyak 44 orang, Tadris Bahasa Indonesia 14 Orang, Tadris Pendidikan Guru Madrasayah Ibtidaiyah 19 orang, Tadris Manajemen Pendidikan Islam 16 orang, Tadris Biologi 49 orang, Tadris Ilmi Pengetahuan Sosial 43 orang.

Rektor Aan mengapresiasi kesuksesan para  wisudawan dalam mencapai gelar akademiknya dan merasa bangga serta memberikan penghargaan atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan para mahasiswa.

"Sebagai lulusan, kalian memiliki tanggung jawab besar untuk menjunjung tinggi nilai-nilai ini. Jadilah pemimpin yang berkomitmen pada transformasi positif, baik dalam kehidupan pribadi mau pun dalam masyarakat. Mari bersama-sama berusaha untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik, lebih berdaya saing, dan lebih berkelanjutan," pungkasnya. (Nurudin)

Minggu, 03 Maret 2024

STAI Kuningan Gelar Webinar Nasional: Kenali Gejala Stres pada Gen Z di Era Society 5.0

KUNINGAN, FC – Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan (STAIKU) sukses menginisiasi dan menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Kenali Gejala Stres pada Gen Z di Era Society 5.0”. 

Acara yang digelar pada Minggu, 3 Maret 2024, ini dilaksanakan secara daring dan dipandu oleh Reynaldi Muhammad Yusuf, seorang Content Creator dari Beritrust. 

Hidayatul Faridah, M.A., Ketua Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) STAI Kuningan sekaligus Konselor Remaja, diundang sebagai narasumber utama.

Webinar ini berhasil menarik minat banyak peserta, terutama dari kalangan remaja, pendidik, dan praktisi kesehatan mental. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi terkini, di mana generasi Z kerap menghadapi tantangan yang unik di era Society 5.0, termasuk tekanan dari teknologi dan ekspektasi sosial yang tinggi, yang berpotensi memicu stres.

Ketua STAIKU, Dedy Setiawan, M.E., dalam sambutannya menekankan urgensi dari tema webinar ini. Menurutnya, Era Society 5.0 membawa integrasi antara manusia dan teknologi yang semakin erat, namun juga menimbulkan tekanan-tekanan baru bagi generasi Z. 

Mereka sering kali menghadapi kecemasan berlebih, kelelahan digital, dan gangguan tidur akibat ekspektasi yang tidak realistis.

"Melalui webinar ini, kami berharap dapat memberikan wawasan kepada para peserta untuk mengenali dan mengatasi gejala stres tersebut, sehingga mereka dapat menjaga kesehatan mental dan lebih siap menghadapi dunia yang semakin terhubung secara digital," ujar Dedy.

Hidayatul Faridah, M.A., dalam paparannya menegaskan pentingnya pemahaman tentang gejala stres pada Gen Z. Tekanan dari media sosial, tuntutan untuk selalu produktif, dan ketergantungan pada teknologi adalah beberapa tantangan yang dihadapi oleh Gen Z di era Society 5.0. 

Stres yang tidak terdeteksi dengan baik dapat berdampak serius, mulai dari penurunan prestasi akademik hingga masalah kesehatan mental yang lebih kompleks. 

Oleh karena itu, webinar ini penting untuk membantu kita semua, terutama para pendidik dan orang tua, dalam mengenali gejala-gejala awal stres pada Gen Z. 

Dengan pemahaman ini, kita bisa memberikan dukungan yang tepat dan membangun lingkungan yang lebih sehat," jelas Hidayatul.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai gejala-gejala stres, tetapi juga menawarkan berbagai strategi praktis untuk mengatasinya, seperti pengelolaan waktu, pembatasan penggunaan media sosial, dan penguatan hubungan sosial yang positif. 

Peserta juga diajak untuk lebih memahami konsep diri dan bagaimana menghadapi tekanan di era digital ini.

Dengan kesuksesan penyelenggaraan webinar ini, Program Studi BKPI STAIKU menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kesehatan mental generasi muda. 

Webinar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam membangun generasi Z yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Jumat, 01 Maret 2024

Sukseskan Transformasi Digital, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Rakerpim 2024

Pembukaan secara simbolis 'Hand Scanner' oleh Rektor IAIN Cirebon, Warek dan Kepala Biro AUAK IAIN Cirebon.


CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) 2024 di salah satu ruang auditorium hotel di Kota Cirebon, Jum'at, (1/3/2024).

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Cirebon menyebut bahwa tema pokok Raker transformasi digital Menuju Satu Data untuk Keunggulan Mutu dan Layanan Akademik ini menjadi tema penting.

Menurutnya, tema transformasi digital ini sudah diajukan atau ada di rencana jangka panjang pemerintah dari mulai tahun 2025 hingga 2045 untuk menjadi indonesia emas.

Lalu kenapa transformasi digital ini sangat penting, karena memang trends dan isu utama kampus nasional semuanya sudah merujuk ke transformasi digital.

Rektor Aan juga menegaskan bahwa kita ini tengah mengemban amanat penting dengan PMA 860 tahun 2022, yakni tentang transformasi kelembagaan dari IAIN menuju UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

"Jadi kita harus perlu syukuri karena kita akan membangun Universitas Siber secara bersama-sama. Lalu juga Kita sudah dibangunkan gedung Siber, di mana masing-masing 8 lantai dan itu juga dua gedung, di Indonesia rata-rata 5 lantai. Betul kita rasakan IAIN Cirebon ini yang tidak ada di Indonesia karena labelnya Siber university," tuturnya.

Untuk itu, kata Rektor Aan, untuk menuju transformasi digital ini kita harus menguatkan sumberdaya pendidikan secara terbuka. Maka semua konten-konten publik harus diakses. 

"Kalau kampus kita harus dibuka dan terbuka untuk masyarakat global, maka pertanyaan siap yang mengisi, maka di tahun yang kedua ini peran kitalah yang menguatkannya," pintanya.

Selain itu, katanya, kita harus menjadi inovator, harus melakukan inovasi dan produksi ilmu pengetahuan dan harus dijadikan dan dibuat dalam bentuk multi media digital, dan itu tidak terkecuali harus bisa ke dosen-dosen, ke mahasiswa dan lainnya. 

"Maka satu komisi kita selipkan untuk membranding, untuk memenangkan media sosial, untuk memasarkan kampus. Maka kemampuan membranding itulah yang kita anggap penting," jelasnya.

Rektor Aan juga bertanya, jika pertanyaannya kalau IAIN Cirebon menjadi university Siber, maka yang dikenal apanya, apakah sibernya, atau layanannya yang bersifat terbuka untuk umum atau apanya. "Jadi lagi-lagi kita harus punya branding," terangnya. 

Rektor Aan juga kembali menegaskan, bahwa branding Siber itulah yang harus kita sosialisasikan dan me-literasi layanan-layanan digital. "Kalau ingin memenangkan pertandingan maka layanan digital itu yang paling utama," tegasnya.

Rektor Aan juga mengingatkan, bahwa ada 20 indikator kinerja utama dan 8 program strategis. Dan salah satu penunjangnya adalah memasukan perjanjian kinerja kita ke dalam e-kinerja dan semua harus diturunkan sampai ke staff. Karena e-kinerja ini menuntut kinerja perorangan. 

"Untuk itu, kami berharap, kegiatan ini betul-betul menghasilkan sesuai dengan indikator kinerja kita dan perjanjian perjanjian kerja," tandas Prof Aan. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakerpim, Drs H Khaerudin,M.Pd saat menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi satu hal yang sangat penting untuk kita laksanakan untuk di semua lembaga.di lingkungan kampus IAIN Cirebon. 

Mengingat dari rapat kerja ini, kita ingin menyampaikan evaluasi dan rencana-rencana kerja di tahun-tahun yang akan datang.

Tema ini juga diambil dan diharapkan agar kita semakin siap dan mendekati lembaga kita menuju UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Disampaikan juga bahwa pada rapat kerja ini dilaksanakan dari 1- 3 Maret 2024, dan dihadiri 135 peserta, dimulai dari Rektor hingga ke Kabag dan Kasubag.


Dalam rapat kerja ini, juga dihadirkan beberapa narasumber, pertama Dirjen Pendidikan Islam, Direktur Pendidikan Tinggi, juga narasumber dari Staf ahli dari bidang IT.

"Kegiatan ini bertujuan mereview program 2024, termasuk program prioritas dan isu-isu yang berkembang. Kemudia juga pada rapat ini akan ada 7 komisi, termasuk ada rekomendasi, yakni penyampaian pemikiran," paparnya.

Komisi-komisi tersebut di antaranya  internalisasi kampus, pengembangan kampus, pengembangan karir dan alumni, pengembangan kerjasama kemitraan kampus dengan dunia industri, pengembangan kurikulum pembelajaran digital, dan lain-lainnya. 

"Jadi yang harus kita bangun terutama dari Siber ini, ya harus dimulai dari kultur kerja kita, kemudian juga daya kerja dan hal-hal yang mendukung hingga tercapainya Siber University. Maka diharapkan sidang komisi ini berjalan dengan baik," tutupnya.

Hadir pada kegiatan ini, dimulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Dekan dan Wakil Dekan, hingga ke bagian Kabag dan Kasubag di lingkungan Civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, serta mitra IAIN Cirebon dari BNI dan BTN Syariah serta undangan lainnya. (Nurudin)


Kunjungi Cirebon, KPK - IAIN Cirebon Bangun Kerjasama Cegah Korupsi

 

KPK memberikan sertifikat dari kegiatan sosialisasi anti korupsi ini dan diterima langsung oleh Wakil Rektor, Prof Dr Hajam, M.Ag.


CIREBON, FC  -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dalam pertemuan tersebut KPK melakukan sosialisasi mengenai pencegahan tindak pidana korupsi. Ratusan mahasiswa pun sangat antusias dengan kegiatan KPK di kampus Siber ternama di Jawa Barat ini, Jum'at, (01/03/2024).

Kegiatan yang dikemas melalui kegiatan  ANTICORRUPTIONFILMFESTIVAL (ACFFEST), 'Satu Dekade Berkarya, Lawan Korupsi Lewat Seni' kemasan dari Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, mendapat sambutan antusias dari seluruh akademisi IAIN Cirebon.

Prof Dr Hajam, M.Ag, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Lembaga mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi anti korupsi yang dilakukan KPK di kampusnya. 

Menurut Hajam, soal korupsi sudah menjadi trend yang tak akan pernah habis dan selesai ketika pemahaman kita terhadap bahaya korupsi masih lemah.

"IAIN akan terus merajut kerjasama hingga MoU  antara kami dengan pihak KPK, ada pun waktunya akan disesuaikan dengan agenda atau kegiatan Ketua KPK," ujarnya pada kegiatan KPK di gedung Pascasarjana IAIN Cirebon lantai 3.

Prof Hajam juga berharap, ke depan ada kegiatan intensif sosialisasi yang dilakukan atas kerjasama kedua lembaga baik kepada mahasiswa, dosen maupun seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Ini belum ada mata kuliah anti korupsi, dan mudah-mudahan kerjasama MoU pemberantasan korupsi bisa dilakukan di seluruh perguruan tinggi di wilayah III Cirebon dan IAIN Cirebon siap untuk mempelopori kegiatan seperti ini.

Selain itu, bentuk kerjasama lainnya ke depan untuk dimasukannya kegiatan mengenai anti korupsi ini ke dalam mata kuliah. Sehingga UU anti korupsi bisa terserap secara penuh di dalam mata kuliah dan ini bisa mencegah mengenai bahaya korupsi untuk generasi ke depan. 


"Mengenai korupsi ini akan kita upayakan untuk menjadi mata kuliah di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, namun tahap awal kita akan terus lakukan sosialiasikan hingga terwujudnya MoU antara IAIN Cirebon dengan lembaga KPK RI," tandasnya. 

Prof Hajam berharap, dengan sosialisasi ini bisa memberikan pengetahuan, wawasan dan pemahaman tentang bahaya laten korupsi dana ke depan bisa mencegah kebangkrutan ekonomi di Indonesia dan kita menuju Indonesia emas. (Nurudin)

Kamis, 29 Februari 2024

Kominfo Jalin Kerjasama Peningkatan Literasi Digital dengan PCNU Kabupaten Cirebon

 

Caption : 

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi, saat melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kominfo RI.


CIREBIN - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon dan 8 perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

Penandatanganan kerjasama tersebut, terkait dengan peningkatan gerakan literasi digital, di peruguruan tinggi NU, yang berada dalam naungan Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) PCNU Kabupaten Cirebon.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo, Slamet Santoso mengatakan, penandatangan kerja sama dengan PCNU Kabupaten Cirebon merupakan hal yang penting. Pasalnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari PBNU.

"Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Pak Menteri dengan Ketua Umum PBNU," kata Slamet, Kamis 29 Februari 2024.

Slamet menuturkan, bahwa dukungan dari kalangan NU memang sangat penting, terutama untuk kalangan pesantren dan lainnya. Karena menurut Slamet, untuk meliterasi digital masyarakat di Indonesia, tidak bisa dilakukan oleh Kominfo sendirian.

" Karena memang begitu banyak yang perlu kita lakukan, terkait meningkatkan kapasitas literasi digital seluruh masyarakat Indonesia," ujar Slamet, Kamis 29 Februari 2024.

Lebih lanjut, Slamet menyampaikan bahwa penandatanganan dengan PCNU menjadi sebuah momentum penting. Sebab dengan terjalinnya kolaborasi tersebut, pihaknya berharap akan ada santri dan mahasiswa yang menjadi penggerak digital.

"Sehingga kader digital nantinya bersama dengan Kominfo bisa memberikan edukasi digital kepada masyarakat, yakni terkait 4 pilar literasi digital, di antaranya Kecakapan Digital (Digital Skill), Etika Digital (Digital Ethics), Keamanan Digital (Digital Safety), dan Budaya Digital (Digital Culture)," jelas Slamet.

Harapannya, kata Slamet, masyarakat di Cirebon, terutama santri atau mahasiswanya bisa menjadi fasilitator untuk meneruskan materi 4 pilar literasi digital tersebut.

"Sehingga nantinya ruang digital itu kita penuhi dengan konten yang positif. Dan komitmen ini bisa terus digerakkan sampai tahun-tahun berikutnya," kata dia.

Komitmen terkait literasi digital harus terus digaungkan. Pasalnya, Indonesia menjadi negara paling tidak sopan di ruang digital.

"Masyarakat Indonesia masih banyak yang mengakses pornografi, judi online, dan lain sebagainya," ujar Slamet.

Slamet berharap, ke depannya ada banyak mahasiswa dari PTNU yang menjadi perwakilan duta digital yang bisa menyampaikan bagaimana menggunakan ruang digital menjadi lebih baik.

"Oleh karena itu, Kominfo mengapresiasi PCNU Kabupaten Cirebon yang dinahkodai KH Aziz Hakim Syaerozie. Mudah-mudahan apa yang kita dilakukan dapat dihitung sebagai ibadah kita semua dan menjadi ladang pahala, dan tentunya bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Cirebon," tandasnya

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie menyampaikan terima kasih atas komitmen Kominfo yang bersedia melakukan kerja sama dengan PCNU.

Menurut Aziz, pihaknya menyambut baik kerjasama yang dijalin saat ini, karena program literasi digital, juga merupakan program yang nasional yang perlu didukung oleh NU.

" Tentu kami menyambut dengan baik, sebab memang literasi digital ini menjadi problem tersendiri khususnya di warga NU," ujar Kiai Aziz.

Menurutnya, di level menengah saja, literasi digital di kalangan NU masih kurang. Meskipun belakangan ini di kalangan NU sudah berikhtiar agar aspek digital bisa menjadi kebutuhan di warga Nahdliyin.

Sehingga menurut Aziz, dengan adanya gerakan literasi digital Kominfo yang diselenggarakan disejumlah perguruan tinggi NU tersebut, bisa menjadi jawaban atas permasalahan tersebut.

"Saya kira ini merupakan kesempatan NU untuk menjawab tantangan literasi digital, ," ujar Aziz.

Aziz juga berharap kepada Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), yang sudah melakukan kerjasama saat ini, bisa memaksimalkan program tersebut dengan maksimal.

Sehingga nantinya diharapkan, mahasiswa maupun civitas akademika di PTNU mampu memahami literasi digital di masa datang.

"Diharapkan nanti LPTNU bisa mendistribusikan kader digital. Bahkan syukur-syukur misi literasi digital ini massif di PTNU," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua LPTNU Kabupaten Cirebon, Ahmad Sururi menambahkan, bahwa kerjasama yang dijalin oleh PCNU Kabupaten Cirebon dan 8 Perguruan Tinggi NU, merupakan momentum yang sangat baik, untuk pencapaian perguruan tinggi dalam cakap berdigital..

Sehingga menurut Sururi, pihaknya akan terus berkomitmen, untuk meningkatkan kapastian perguruan tinggi NU di Kabupaten Cirebon, dalam hal literasi digital.

" Semoga dengan perjanjian kerjasama ini, mendorong perguruan tinggi NU di Kabupaten Cirebon makin cakap digital," ujar Sururi.