Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 10 Juni 2024

Lewat Familiarization trip, Kenalkan Wisata Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON, FC - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat memperkenalkan destinasi unggulan Kabupaten Cirebon kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia.

Pengenalan destinasi unggulan melalui Familiarization Trip ke kawasan Cirebon Raya (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka) dan Kota Bandung selama 4 (empat) hari, dari tanggal 7-10 Juni 2024.

Fungsional Adytama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparbud Jabar, Sastie Yustia mengatakan, pihaknya ingin mempromosikan potensi wisata yang ada di Cirebon Raya.

Salah satu alasannya adalah, Cirebon Raya menjadi alternatif tujuan wisata di Jawa Barat selain Pangandaran, Bandung Raya dan Bogor Raya.

“Di Cirebon Raya ini selain memiliki keindahan alam, kawasan ini juga memiliki beragam keunikan seni, budaya dan sejarah,” kata Sastie, Minggu (9/6/2024).

Ia mengungkapkan, tujuan familiarization trip ini adalah untuk mempromosikan dan juga mengenalkan destinasi wisata, karena famtrip ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan destinasi unggulan wisata di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Cirebon.

“Familiarization trip ini mengajak para peserta dari Malaysia, yang terdiri dari jurnalis, influencer, travel agent, maskapai penerbangan dan KJRI Penang,” ungkapnya.

Di Kabupaten Cirebon ini, lanjut Sastie, pihaknya sudah memperkenalkan destinasi unggulan Kabupaten Cirebon, diantaranya adalah mengunjungi wisata kuliner (empal gentong) dan kerajinan batik.

“Malaysia ini merupakan target pasar utama wisatawan untuk ke Kabupaten Cirebon. Apalagi, beroperasinya Bandara Kertajati yang melayani rute Kuala Lumpur Malaysia, saya yakin Kabupaten Cirebon akan jadi tujuan wisata Malaysia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisatan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Achmad Bayu Suradilaga, S.Par mengatakan, familiarization trip dengan Malaysia ini sudah kali ketiganya hadir di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, saat ini yang masih menjadi keunggulan Kabupaten Cirebon adalah wisata batik dan kuliner.

“Semoga kedepannya dengan peningkatan variasi dan kualitas daya tarik wisata, beserta kualitas pelayanan kepada wisatawan yang ada saat ini, objek wisata di Kabupaten Cirebon akan menjadi target kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Bayu. (din)

Universitas Indonesia Kunjungi Kampus UIN Siber Cirebon

CIREBON, FC - Fakultas Ushuluddin Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan akademik dari Universitas Indonesia (UI) Depok  , sebanyak 71 mahasiswa beserta 2 dosen pendamping dari Program Studi Arab, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. 

Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan diskusi ilmiah bertajuk “Studi Islam: Tarekat Syattariyyah di Kota Cirebon”. Acara yang berlangsung pada Senin, 10 Juni 2024, pukul 13.00 – 16.00 WIB ini, bertempat di Auditorium lantai 5 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Arab, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, sebagai bagian dari penuntas Ujian Akhir Semester (UAS) berkolaborasi dengan Fakultas Ushuluddin Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Ilman Nafia, selaku Wakil Rektor II UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pelaksana Harian (Plh) Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab yang sedang cuti menunaikan ibadah haji. Dalam sambutannya, Prof. Ilman menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerjasama antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Universitas Indonesia, khususnya dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan Islam.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kerjasama yang sudah terbangun antara Universitas Indonesia dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon (sebelum bertransformasi menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon) pada tahun 2019. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian di kedua universitas, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan Islam,” ujar Prof. Ilman Nafia.

Sementara itu, Letmiros, S.S., M.Hum., M.A., selaku perwakilan rombongan dari Universitas Indonesia, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ia berharap agar kerjasama antara kedua universitas dapat terus terjalin dan berkembang di masa depan.

Hal serupa disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Siti Rohmah Soekarba, M.Hum. “Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa kami, serta dapat memotivasi mereka untuk terus menggali khazanah keislaman di Cirebon khususnya dan Indonesia umumnya,” ujar Siti Rohmah Soekarba.

Diskusi ilmiah dipandu oleh Dr. Leny Sri Wahyuni, M.Pd., dengan narasumber Dr. Tendi, M.Hum. Dr. Tendi memaparkan materi tentang sejarah, ajaran, dan perkembangan Tarekat Syattariyyah di Kota Cirebon. Diskusi berlangsung menarik dan interaktif, dengan banyak pertanyaan diajukan oleh para mahasiswa dari kedua universitas.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi akademis, tetapi juga kesempatan bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan metode penelitian yang relevan dengan studi Islam kontemporer. Melalui penelitian lapangan ini, mahasiswa dapat menerapkan teori-teori yang telah dipelajari selama perkuliahan dalam konteks penelitian yang nyata dan relevan.

Penelitian Lapangan Ilmiah Islamologi diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam kajian keislaman serta memperkuat jaringan akademik antara Universitas Indonesia dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kerjasama antara Universitas Indonesia dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat terus berkembang dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambah Prof. Ilman.

Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal dari banyak inisiatif bersama di masa depan, memperkuat ikatan akademis antara Universitas Indonesia dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdampak positif bagi studi Islam di Indonesia. (din)

Sabtu, 08 Juni 2024

Plh Rektor dan Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Launching TK dan SD Siber Nurjati Labschool


CIREBON, FC – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon secara resmi meluncurkan TK dan SD Siber Nurjati Labschool. Acara Soft Opening & Launching yang berlangsung di Yogya Grand Cirebon ini diresmikan langsung oleh PLH Rektor, Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag., dan Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag.Sabtu, (08/06/2024).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag. menyatakan kebanggaannya atas peluncuran sekolah ini dan berharap sekolah tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar. 

"Kami berharap sekolah ini dapat menjadi wadah pendidikan yang unggul, berakhlak mulia, dan terampil digital," ujar PLH Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M. Ag., dalam sambutannya juga menyampaikan harapannya bahwa sekolah ini akan menjadi pilihan utama bagi orang tua yang menginginkan pendidikan berkualitas untuk anak-anak mereka. 

"Kami mengundang masyarakat yang berminat untuk datang langsung ke lokasi sekolah yang beralamat di Jl Saladara Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon," kata Dr. Saifuddin.

Acara launching ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk lomba mewarnai untuk anak-anak usia 5-6 tahun dari seluruh kota dan kabupaten Cirebon. Kegiatan ini juga dihibur oleh dongeng dari Kak Idan, seorang alumni Prodi PIAUD.

Selain itu, hadir pula beberapa pejabat dan dosen FITK, seperti Wadek I FITK Dr. Atika Syamsi, M.Pd.I.; Wadek II Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd.; Wadek III Dr. Asep Mulyana, M.Si.; dan Kabag TU FITK Dr. H. Rosidi Rido, MA.M.Pd., serta dosen dari berbagai program studi dan perwakilan organisasi mitra Himpaudi dan IGTK.

Visi dan Program Unggulan Sekolah

Wadek I, Dr. Atika Syamsi, M.Pd.I., menjelaskan bahwa TK Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki visi untuk menjadi penyelenggara pendidikan anak usia dini yang unggul, berakhlak mulia, dan terampil digital. Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain parenting class, outing class, digital innovation, budaya lokal, kelas inspirasi, market day, tahfiz dan qiroa'ati, serta pembelajaran bahasa daerah, Inggris, dan Arab. 

Sekolah ini juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti ruang kelas ber-AC, tempat bermain indoor dan outdoor, perpustakaan digital, dan guru serta staf yang profesional.

Sementara itu, SD Siber Syekh Nurjati Cirebon juga memiliki visi serupa, dengan program unggulan seperti Qira'ati dan Tahfidz, digital innovation, parenting class, budaya lokal, outing class, market day, koding kids, robotic, dan pembelajaran bahasa daerah, Inggris, dan Arab. Dr. Atika menambahkan bahwa fasilitas SD termasuk ruang kelas ber-AC, pembelajaran di dalam dan luar kelas, kurikulum merdeka dan Islamic, Positive, digipreneur, perpustakaan digital, makan siang, serta guru dan staf yang profesional.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi admin TK dan SD Siber Syekh Nurjati Cirebon di nomor 0896-1280-6454.

Pj Bupati Cirebon Sambut Baik Bantuan Aspirasi dari Anggota Komisi IX DPR RI

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si menyambut baik bantuan aspirasi dari Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, S.S., M.Si untuk para petani di Kabupaten Cirebon.

Menurut Wahyu, bantuan tersebut dalam bentuk jalan usaha tani (JUT) untuk 21 kelompok tani yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Ini bantuan dari pusat melalui aspirasi dari Anggota DPR RI Komisi IX, Bu Netty. Nantinya, jalan usaha tani tersebut dikelola oleh kelompok tani untuk memudahkan ke lokasi pertanian,” katanya usai menghadiri rapat koordinasi dengan kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jumat (7/6/2024).

Ia mengatakan, pembangunan di Kabupaten Cirebon tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga dibutuhkan kontribusi berbagai pihak.

“Salah satunya anggaran pusat yang disalurkan melalui anggota DPR RI, yang memang di dapil Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

“Saya akan mengoptimalkan bantuan-bantuan tersebut, sehingga Anggota DPR RI daerah pemilihannya di Kabupaten Cirebon bisa menyerap aspirasi masyarakat dan diterima, serta bisa diimplemantasikan,” lanjutnya.

Ia berharap kedepan, Pemkab Cirebon bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak, sehingga semua permasalahan di Kabupaten Cirebon dapat segera diselesaikan.

“Kedepan, jika kita bisa komunikasi dengan berbagai pihak, maka berbagai kendala di Kabupaten Cirebon satu persatu bisa diselesaikan. Ketika ini diselesaikan, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar bagi masyarakat Cirebon,” ujarnya.

Pemkab Cirebon akan mengoptimalkan lahan pertanian yang ada di wilayahnya. Menurut Wahyu, ada 42 ribu hektare lahan pertanian yang memang harus dimaksimalkan dalam pengelolaannya.

“Lahan pertanian, di RT/RW menetapkan 42 ribu hektare untuk lahan pertanian, sehingga lahan ini betul-betul harus bisa dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Cirebon,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Wahyu, ketika melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Pertanian, Menteri Pertanian meminta daerah untuk mengoptimalkan lahan pertanian untuk masa tanam yang lebih banyak.

“Untuk tahap pertama, kita siapkan 770 hektare dan untuk mengoptimalkan yang dulunya satu kali tanam, kini menjadi dua kali. Dan yang dulunya dua kali tanam, kita upayakan menjadi tiga kali tanam. Jadi dari 770 hektare itu, nanti kita coba naikan menjadi 1600 hektare, itu pola pentahapan,” jelasnya.

“Mudah-mudahan dengan kita mengoptimalkan pola tanam itu tadi, ketersediaan beras dan lainnya bisa tercukupi, dan kondisi pangan di Kabupaten Cirebon dalam keadaan aman,” imbuhnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, S.S., M.Si mengatakan, meskipun pertanian bukan merupakan bidangnya, tetapi dirinya tetap memperjuangkan aspirasi dari masyarakat Kabupaten Cirebon. (din)

Pj Bupati Cirebon Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak 2024

KABUPATEN CIREBON — Penjabat Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si mengajak seluruh elemen di Kabupaten Cirebon menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 27 November 2024 yang akan datang.

Pada November nanti, masyarakat Kabupaten Cirebon yang sudah memiliki hak untuk mencoblos, diminta agar bisa memilih pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon sesuai hati nurani.

Menurut Wahyu, siapapun yang terpilih dan dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Cirebon, itu adalah yang terbaik.

“Itu yang akan membawa amanah kebaikan untuk kita semua, itu juga yang akan membawa kemajuan,” ujar Wahyu saat menghadiri Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon di Lapangan Ranggajati Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu malam (5/6/2024).

Ia menyebutkan, bahwa saat ini seluruh masyarakat harus bersama-sama menjaga kondusifitas di Kabupaten Cirebon. Upaya itu harus dilakukan untuk memastikan kontinuitas pembangunan daerah tetap berjalan.

“Pada waktunya, kalau kita semua bersatu padu, Kabupaten Cirebon akan selalu terjaga,” singkatnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati mengatakan, salah satu tugas yang dilakukan oleh pihaknya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan.

“Jangankan yang jauh, yang dekat saja kadang sulit. Kami mengajak kepada masyarakat, khususnya Kabupaten Cirebon agar bersama-sama berkontribusi pada tanggal 27 November nanti,” kata Esya. (din)

Jumat, 07 Juni 2024

Puas Dengan Pelayanan, RS Gunung Jati Bisa Menjadi Contoh Rumah Sakit Lain

Firda Asih dan Putranya, merasa puas dengan pelayanan saat putranya dirawat di RS Gunung Jati Cirebon


CIREBON, FC - Pasien rawat inap di RS Gunung Jati kian menikmati pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Selain bertindak gerak cepat, juga selalu diawali dengan senyum, sapa dan salam. 

Seperti disampaikan keluarga pasien, Asih Mintarsih alias Firda Asih, yang juga sebagai Pimpinan Perusahaan Media Online & Cetak Koran Cirebon, menyatakan, bahwa sebagai orang tua pasien sangat bangga atas pelayanan yang diberikan  pihak rumah sakit. 

Menurutnya, RS Gunung Jati saat ini lebih mengedepankan pelayanan dan  kenyamanan pasien, sehingga pasien merasa puas dengan apa yang diberikan pihak rumah sakit kepada pasien. 

"Saya salut dengan Kinerja dan pelayanan RS Gn Jati Cirebon saat menangani pasien dengan gerakan cepat dan senyum, sapa, salam, dan sebagai orang tua pasien, saya juga merasa sangat nyaman dan tenang setelah mendapatkan pelayanan tersebut," tuturnya kepada fokuscirebon.com.

Firda Asih juga menyebut, bahwa bukit pelayanan cepat itu dapat dilihat dari rensponshif Dirut RS Gunung Jati, dr Katibi dan Dwi yang cepat merespon memberikan pelayanan yang sangat baik.

"Saya ucapkan terimakasih atas respon cepat dan arahan serta pelayanan Gercepnya," kata Firda.

Kendati demikian, Firda berharap agar pelayanan dan kinerja Gercep serta senyum, sapa dan salam ini tetap dipertahankan.

Sebab kata Firda, keluarga pasien dan pasien tidak bangga dengan gedung mewah, tetapi lebih bangga dengan mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan baik, serta senyum manis 0ara dokter beserta para perawatnya.

Renaldo Ernowo warga Majasem Kota Cirebon, salah satu pasien di ruang Pakungwati, kamar No 6 didampingi istrinya Risqin Chaerunisa (salah satu guru di SDN Krandon Kabupaten Cirebon) juga menyatakan hal yang sama, sebagai pasien pasca operasi dirinya merasa bangga dengan pelayanan yang cepat dan baik. 

"Sejak masuk sampai sekarang kami  mendapatkan pelayanan prima dari para perawat  khususnya dr. Ibrahin (dr. Bedah) beserta Crewnya, trimksh pak dokter," ucap Renaldo.

Sementara itu, Hadi Jarot Ketua Forum Wartawan Cirebon (FWC) bersama  Toto, Ketua SMSI Cirebon menyatakan, pelayanan rumah sakit yang sudah baik ini harus dipertahankan dan bisa diikuti oleh rumah sakit lainnya, khususnya rumah sakit yang ada di Kota Cirebon dan sekitarnya di jawa barat, serta di luar pulau jawa. (din)

Kamis, 06 Juni 2024

Masalah Sampah di Desa Pengarengan, Pj Bupati Cirebon Terjunkan Alat Berat dan Truk Sampah

KABUPATEN CIREBON - Sejumlah permasalahan sampah yang terjadi beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon, langsung direspon serius oleh Pj Bupati Cirebon, Drs. Wahyu Mijaya, SH., M.Si. 

Hal tersebut juga terlihat dalam penanganan sampah, yang terjadi di sungai Desa Pengarengan Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Rabu (5/6/2024).

Pemerintah Kabupaten Cirebon menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung bersama masyarakat dalam menyelesaikan masalah sampah.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa sepanjang 43 meter aliran sungai dipenuhi tumpukan sampah.

Upaya pembersihan dilakukan dengan menurunkan sejumlah alat berat dari BBWS untuk mengeruk sampah, serta truk pengangkut dari DLH.

“Kami berkomitmen menyelesaikan penarikan sampah yang menumpuk di aliran sungai hari ini. Diskusi juga sudah dilakukan untuk membahas akses pengangkutan sampah, agar proses pembersihan lebih efisien,” ujar Wahyu.

Tidak hanya itu, lanjut Wahyu, BBWS berencana memasang alat penangkap sampah (sendtrack) di beberapa titik strategis.

“Alat ini diharapkan dapat mencegah sampah masuk ke aliran sungai, sehingga memudahkan proses pembersihan,” katanya.

Wahyu juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat, untuk mengatasi masalah sampah.

Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan perangkat desa, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi jumlah sampah rumah tangga.

“Jika masyarakat masih membuang sampah ke sungai, kondisi seperti ini akan terus berlanjut,” tukasnya.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan masalah sampah di aliran sungai Desa Pengarengan dapat segera teratasi.

“Langkah-langkah konkret akan mulai dijalankan, dengan target penyelesaian secepat mungkin,” tutupnya. (din)