Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 April 2020

Putus Penyebaran Covid 19, Kuwu Sampiran dan Muspika Terus Galakan Penyemprotan dan Pembagian Masker Kepada Warga

Kuwu Maman dan Unsur Muspika Talun, gelar kegiatan pembagian masker dan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh lingkungan dan permukiman warga. (Foto/Bambang)

SAMPIRAN, FC - Kuwu Sampiran, Maman dan aparatur Muspika Talun, Kabupaten Cirebon, terus melakukan pencegahan  penyebaran virus covid 19 melalui penyemprotan cairan disinfektan dan pembagian masker kepada warga.

Kuwu Maman dan aparatur desa, serta unsur Muspika bersatu melawan covid 19 agar wabah mematikan tersebut terputus penyebarannya di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

"Kami melakukan ini sebagai bentuk perlawanan terhadap virus Covid19 dan upaya pemutusan penyebaran virus tersebut sebagai bentuk antisipasi agar warga terbebas dari virus pendemi ini," kata Kuwu Sampiran, Maman kepada Fokus Cirebon, Sabtu (18/4/2020).


Dari kegiatan ini TNI/Polri, yang diwakilkan unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta aparatur Desa Sampiran, bergotong royong, saling membahu, saling menguatkan satu sama lain bersatu melawan dan memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Desa Sampiran.

Tampak dalam kegiatan tersebut, para petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke ruas jalan kampung, masjid dan rumah-rumah warga. 

Selain itu, para petugas juga membagikan masker ke para warga, baik di perkampungan Desa Sampiran maupun ke para pedagang Pasar Sampiran.

Tampak semua warga senang dan gembir menyambut kegiatan yang digelar Kuwu Maman dan aparatur desa serta unsur Muspika ini. 

Mereka para warga berharap, virus Covid 19 yang menakutkan semua orang di dunia ini, hilang sebelum bulan suci ramadhan. 


"Kami yakin Allah SWT akan menjaga kesucian bulan ramadhan yang penuh maghfiroh, aamiin," kata salah seorang warga Sampiran, yang berharap segera semua terbebas dari pendemi virus Covid 19. (Bambang)


Bangun Kerjasama, BAZNAS dan Lazismu Dorong Masyarakat Berdonasi Bantu Pemenuhan APD Para Medis


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengadakan kerjasama dengan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) untuk bersama-sama mengajak masyarakat berdonasi membantu pemenuhan Alat Perlindungan Diri (APD) dan bantuan kesehatan lainnya.

Bantuan ini akan disalurkan bagi tenaga medis melalui jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyah di seluruh Indonesia. 

Anggota BAZNAS, Drs.Irsyadul Halim menyampaikan apresiasinya dapat bekerjasama dengan Lazismu yang merupakan lembaga zakat yang dibentuk oleh salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah. 

BAZNAS berkomitmen berjuang bersama sama dengan Lazismu, untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, khususnya tenaga medis, melalui jaringan Rumah Sakit Muhammafiyah Aisyah yang berada di berbagai wilayah di Indonesia.

“BAZNAS saat ini aktif mengkampanyekan pemberian bantuan untuk pejuang di garda terdepan pencegahan Covid-19, yaitu dokter dan tenaga medis. Sebuah langkah yang tepat untuk bersama-sama Lazismu mendistribusikan Alat Perlindungan Diri dan kebutuhan medis untuk RS Muhammadiyah dalam rangka mencegah wabah Covid-19 ini agar tidak semakin meluas,” kata Irsyadul, Jumat (17/4).

Sementara itu anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Drh. Emmy Hamidiyah, M.Si yang membawahi bidang pengumpulan menjelaskan untuk memaksimalkan kerjasama ini, BAZNAS mengajak Lazismu secara aktif mengkampanyekan hidup sehat untuk mencegah Covid-19 lewat berbagai media online yakni media sosial dan website maupun media offline melalui poster atau spanduk.

"Dengan kerjasama BAZNAS bersama Lazismu ini diharapkan dapat membantu melindungi tim medis yang tak kenal lelah terus memberikan kotribusinya dalam menangani para pasien Covid-19. Selain itu juga dapat menginisiasi gerakan zakat lainnya untuk saling bersinergi dalam hal melayani umat,” ujar Emmy.

Terkait kerjasama ini, BAZNAS telah menyiapkan satu rekening khusus sebagai penampungan donasi yang terkumpul, untuk nantinya disalurkan dalam bentuk bantuan Alat Pelindung Diri bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., PH.D, menambahkan Lazismu menyambut baik kerjasama yang terjalin dengan BAZNAS demi menguatkan langkah seluruh pihak dalam penanganan Covid-19.

“Sebagai lembaga amil zakat nasional dibawah naungan muhammadiyah, sejak awal mengintrusikan semua lazismu di daerah untuk ikut andil melakukan kegiatan fundraising dan realokasi pentasyarufan dana infak sedekah untuk menanggulangi Covid-19 dengan dua program utama bantuan alat medis dan cadangan pangan  dhuafa. Sedangkan untuk strategi fundraising lazismu melakukan penguatan di digital dan menggandeng beberapa mitra salah satunya BAZNAS,” ungkap Hilman.  K

Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah, Drs. H. Muhammad Agus Samsudin, MM mengatakan dalam upaya penanganan Covid-19, semua pembiayaan masih dilakukan secara swadaya, termasuk Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyah (RSMA) yang ditunjuk melayani pasien Covid-19.

"Sejak awal, Muhammadiyah sudah menanggulangi Covid-19, dengan dana swadaya internal dan donatur publik lewat Lazismu. Sudah 64 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Asyiyah bergerak. Semoga sinergi BAZNAS dan Lazismu mampu meningkatkan jumlah Rumah Sakit Muhammadiyah di berbagai daerah yang mengambil perannya untuk penanganan Covid-19,” katanya. (dade)

Calon Mahasiswa IAIN Cirebon Yang Dinyatakan Lulus Jalur SPAN-PTKIN Diminta Segera Daftar Ulang

CIREBON, SC- Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2020 telah diumumkan. Untuk itu, bagi calon mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon yang telah dinyatakan lulus melalui jalur tersebut diminta untuk segera melakukan daftar ulang.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, bagi calon mahasiswa yang ingin melakukan daftar ulang tersebut bisa melalui online di http://sc.syekhnurjati.ac.id/spmb/index.php
“Yang pasti, setelah mereka dinyatakan lulus harus segera melakukan daftar ulang online di web IAIN Cirebon. Karena jika mereka tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” jelasnya, Kamis (19/4/2020).
Untuk jadwalnya, lanjut Kamal, yaitu pengisian biodata online mulai tanggal 15 sampai 21 April 2020, verifikasi biodata 23 sampai 29 April 2020, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Mei 2020, dan pembayaran UKT tanggal 6 sampai 15 Mei 2020.
Dia mengakui, dalam proses daftar ulang calon mahasiswa tahun 2020 ini memang ada perubahan. Jika di tahun sebelumnya dilakukan dengan cara datang langsung ke kampus, sedangkan untuk tahun ini dilakukan melalui online. Hal itu dikarena adanya pandemi Covid-19 yang tengah mewabah. Untuk persyaratan lengkapnya bisa dilihat di http://info.syekhnurjati.ac.id/pengumuman-daftar-ulang-span-ptkin-tahun-2020/2021.
“Memang tahun ini persyaratan untuk daftar ulang ini lebih banyak, seperti mengirimkan surat pernyataan kebenaran data, penghasilan orang tua, dan ketiga tentang bersedia mengikuti aturan. Hal itu dilakukan untuk memastikan data yang dikirim. Bahkan, hal itu juga salahsatunya akan berpengaruh pada besaran UKT untuk mahasiswa yang bersangkutan,” tandasnya. (din)

PMB IAIN Cirebon Tahun Akademik 2020/2021, 654 Mahasiswa Dinyatakan Lulus Seleksi SPAN-PTKIN

CIREBON, FC- Sebanyak 3.095 dari kuota penerimaan mahasiswa baru di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon pada tahun akademik 2020/2021 ini, 654 mahasiswa telah dinyatakan lulus melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan telah diumumkan pada 10 April 2020 lalu.
Rincian calon mahasiswa yang lulus melalui jalur tersebut yaitu, untuk jurusan Tadris Matematika sebanyak 21 orang, Tadris Biologi 21, Sejarah Peradaban Islam 40, Komunikasi dan Penyiaran Islam 40, Hukum Keluarga Islam 32, Bahasa dan Sastra Arab 16, Pendidikan Agama Islam 28, Pendidikan Bahasa Arab 35, Tadris Bahasa Inggris 21, Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial 14, Aqidah dan Filsafat Islam 28, Ilmu Alquran dan Tafsir 24.
Kemudian, Perbankan Syariah 80, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 21, Hukum Ekonomi Syariah 24, Pengembangan Masyarakat Islam 21, Bimbingan Konseling Islam 40, Pendidikan Islam Anak Usia Dini 21, Tadris Bahasa Indonesia 21, Ilmu Hadis 12, Ekonomi Syariah 40, Akuntansi Syariah 24, dan Hukum Tata Negara 16.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak meminta bagi calon mahasiswa yang telah lulus melalui SPAN-PTKIN ini untuk segera melalukan daftar ulang melalui online di syekhnurjati.ac.id/spmb.
Untuk jadwalnya, lanjut Kamal, yaitu pengisian biodata online mulai tanggal 15 sampai 21 April 2020, verifikasi biodata 23 sampai 29 April 2020, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Mei 2020, dan pembayaran UKT tanggal 6 sampai 15 Mei 2020.
“Yang pasti, setelah mereka dinyatakan lulus harus segera melakukan daftar ulang online di web IAIN Cirebon yang waktunya tanggal 15 sampai 21 April 2020. Karena jika mereka tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” jelasnya, Kamis (18/4/2020). (din)

Jumat, 17 April 2020

BAZNAS Salurkan Bantuan 1200 Paket Logistik Keluarga, Bagi Pengemudi Online Gojek


JAKARTA - Salah satu platform layanan ojek online Gojek bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan 1200 Paket Logistik Keluarga untuk para pengemudi online Gojek yang saat ini terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19. Bantuan Paket Logistik Keluarga ini merupakan sumbangan dari pelanggan Gojek pada platform kerjasama penggalangan dana Gojek dan BAZNAS.

Penyaluran dilaksanakan di salah satu kantor Gojek, di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Selain di Jakarta, pendistribusian juga dilakukan di lima titik kantor Gojek lainnya yang tersebar di wilayah Jabodetabek. "BAZNAS memiliki program bantuan sembako lewat Paket Logistik Keluarga untuk meminimalisir terjadinya kekurangan logistik terutama bahan pangan pada keluarga miskin dan para pekerja informal maupun kelompok rentan. Pengemudi Gojek merupakan salah satu profesi rentan yang terpaksa menurun drastis pendapatan hariannya akibat krisis Covid-19,” kata Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS, Ahmad Fikri, Kamis (16/4).

Lebih lanjut, kata Fikri mengungkapkan hampir sebagian besar para pengemudi gojek kesulitan untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah pembatasan aktivitas masyarakat untuk pencegahan Covid-19. Mereka terkena imbas akibat wabah Covid-19 yang kasusnya terus meningkat. Di saat mayoritas masyarakat khususnya pekerja harus Work From Home dan menerapkan physical distancing, menyebabkan penghasilan mereka ikut berkurang karena kelompok pekerja menjadi sumber terbesar penghasilan mereka.

"Paket Logistik Keluarga ini disalurkan kepada pengemudi Gojek yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), M Arifin Purwakananta mengapresiasi langkah Gojek yang turut serta bersinergi dengan BAZNAS membantu meringankan masyakarat yang terdampak Covid-19 khususnya untuk mereka yang berprofesi rentan, seperti pengemudi ojek online.

“Terima kasih kepada Gojek atas kerjasama yang terjalin dengan BAZNAS untuk berjuang bersama membantu para masyarakat terdampak Covid-19. Semoga bantuan ini menjadi tahap awal pendistribusian bantuan-bantuan lainnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dalam kondisi yang sulit ini,” ungkap Arifin.

Dalam membantu masyarakat terdampak secara ekonomi, BAZNAS telah menjalankan program bantuan diantaranya cash for work, yang juga ditujukan untuk para pekerja rentan, program Paket Logistik Keluarga untuk fakir miskin, Pendirian Gerai Mikro untuk UKM, dan kedepannya akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai untuk masyarakat yang membutuhkan. (dade)

Kamis, 16 April 2020

Ringankan Beban Warga, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Nasi Bungkus

Kapolsek dan anggotanya tengah membagikan bantuan nasi bungkus kepada masyarakat, (foto dade)
JAKARTA - Dalam langkah Polri untuk menangani dampak Virus Covid-19, warga sulit mencari nafkah dan bahkan untuk makan seharian sudah susah, Kamis (16/4). Polsek Kawasan Sunda Kelapa memberikan bantuan nasi bungkus kepada buruh, penarik becak, ojol dan penggoes ojek sepeda ontel.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH, MH didampingi dengan anggotanya untuk berikan nasi bungkus di Kawasan Kampung Nelayan Muara Angke, Pluit Penjaringan Jakarta Utara.

"Polri selalu peduli untuk masyarakat disaat kondisi yang sedang dalam himpitan ujian di sebabkan wabah Virus Covid-19. Kegiatan ini perintah pimpinan Kapolri untuk selalu mengayomi, melindungi dan peduli saat ini," kata Armayni.

Lebih lanjut, kata Armayni mengungkapkan pemberian nasi bungkus juga sekaligus berikan imbauhan pada masyarakat untuk selalu kenakan masker dan tetap jaga jarak, dirumah saja jika tidak penting.

Pemberian ini, kita lakukan dengan langsung sambangi masyarakat, agar tidak ada kerumunan atau antrian yang bisa menyebabkan penularan virus Covid-19.

"Kami himbau pada warga ikuti peraturan PSBB yang sudah jadi ketentuan dari pemerintah," ujarnya. (dade)

Cara Ini Bisa Mencegah Penyebaran Covid 19, Ini Kata Aktivis IMNU

Kegiatan Silaturrahmi Nasional Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) Sebelum Mewabah Covid 19 di Indonesia. (Foto/ist)
CIREBON, FC - Merebaknya wabah corona covid19 di tanah air, yang datang dari luar, membuat pemerintah bekerja keras untuk menangani dan melakukan pencegahan penyebarannya.

Terkait ini, Sigit Septiana, aktivis Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) Kabupaten Cirebon menyerukan tentang langkah fatsoen masyarakat yang harus patuh terhadap aturan dan ajuran pemerintah terkait Covid 19. 

Sigit berharap, masyarakat diminta  bersama-sama melawan virus corona covid 19 ini dengan melakukan stay at home, psycal distancing, hand sanitizer, sosial distancing dan menggunakan masker. 

Sementara untuk kalangan PNS/ASN juga diharapkan tetap work form home (WFH) sebagaimana anjuran pemerintah.

"Ini adalah bentuk perlawanan yang harus dilakukan secara bersama-sama, agar bisa memutus penyebaran virus covid 19. Selain itu, lingkungan juga harus tetap bersih dan sehat, masyarakat juga diminta selalu mencuci tangan dengan air dan sabun, Insya Allah jika ini dilakukan dapat memutus rantai covid 19," kata Sigit Septiana yang juga sebagai Owner Kampung Online,  Kamis, (16/4/2020). 

Menurutnya, untuk melawan dan memutus wabah virus ini tidak cukup hanya dengan penyemprotan cairan disinfektan saja, tetapi juga bagaimana masyarakat mulai menggalakan pola hidup bersih dan memakan makanan sehat. 

"Gerakan masyarakat bersih (Germas), dimulai harus dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan lingkungan. Bersih juga harus dibarengi dengan perilaku dan gaya hidup," katanya.

Namun yang terpenting dari semua ini, kata Sigit, pemerintah segara melakukan pemetaan wilayah, untuk memperjelas mana wilayah zona merah dan mana wilayah aman. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran corona covid 19. 

"Harus libatkan RT/RW sebagai garda terdepan di masing-masing lingkungan. Karena mereka yang langsung mengetahui kondisi riil masyarakatnya. Jika sistem struktur pemerintahanan ini difungsikan, daerah-daerah zona merah dan aman tidak akan tercampur karena sudah dilakukan secara parsial," terangnya.

Demikian juga, soal bantuan yang rencana dialokasikan untuk disalurkan bagi warga yang terdampak covid 19, diharapkan merata dan tepat sasaran dengan melibatkan langsung pihak RT/RW sebagai aparatur terbawah yang tahu persis kondisi masyarakatnya.


Kendati demikian, Sigit juga berharap, warga yang mampu di masing-masing wilayah dan daerah, termasuk di setiap RW/RT untuk membuka diri dalam aksi sosial, aksi solidaritas dan aksi kemanusiaan, terutama bagi para warga yang terdampak covid19. Agar gerakan sosial dan  kemanusiaan ini dapat meringankan beban hidup bagi mereka yang terdampak ekonominya. (din)