Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 06 April 2022

Demi Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan, UKM HTQ IAIN Cirebon Gelar Karantina Tahfidzh

CIREBON, FC - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hay'atu Tahfidzil Quran(HTQ) mengadakan Karantina Tahfidz dengan tema "Menghidupkan ramadhan dengan menghafal Al-Qur'an demi meraih keberkahan". Kegiatan ini dilaksanakan di Mesjid Al Mushlih Cempaka, Kabupaten Cirebon, Rabu (6/4/2022).

Indri Sari Rahayu selaku ketua umum UKM Hay'atut Tahfidzil Qur'an (HTQ) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutinan tiap tahun yang harus dibudayakan, guna mencetak anak-anak yang bertekad kuat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan.

"Semangat anak-anak dalam belajar Al-Qur'an membuat kami bertekad kuat untuk meneruskan kegiatan yang mulia ini dalam menggapai keberkahan di bulan Ramadhan," ujarnya.

Selain itu, ketua pelaksana kegiatan karantina mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melaksanakan proker divisi alquran dan tasmi.

"Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," ucap ketuplak.

Fatihul Fauzi selaku ketua umum Dewan Mahasiswa (DEMA) Institut juga menuturkan, semoga dengan kegiatan ini bisa mendapatkan berlipat-lipat ganda pahala pada bulan puasa dan hafidz quran.

"Semoga dengan adanya kegiatan inu, semakin banyak menambah hafidz-hafidz quran," ujarnya.

Ketua DKM Masjid Mushlih cempaka juga mengatakan banyak-banyak berterimakasih kepada panitia dan jajarannya atas diselenggarakan acaranya.

"Semoga kegiatan dari tanggal 5 april sampai 22 april berjalan sesuai rencana, tetap patuhi protokol kesehatan dan semoga tahun depan bisa disini lagi," ucapnya.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 5 sampai 22 april 2022 yang bertujuan untuk mencetak tahfidz-tahfidz usia dini, dan melaksanakan program kerja divisi alquran dan tasmi UKM Hay'atu Tahfidzil Quran IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (Red/Agung)

Terkait Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Komisi III DPRD Lakukan Rapat Bersama Seluruh Kepala UPT Puskesmas

CIREBON, FC – Komisi III DPRD Kota Cirebon melakukan rapat kerja bersama seluruh kepala UPT Puskesmas se-Kota Cirebon, Rabu (6/4/2022), di ruang utama Griya Sawala gedung DPRD.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, dr Tresnawaty SpB mengatakan, rapat kerja ini untuk membahas beberapa hal terkait pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas. Khususnya mengenai proses pendaftaran keanggotaan BPJS Kesehatan.

Menurut Tresna, proses pendaftaran BPJS Kesehatan di Kota Cirebon harus mencapai target Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.

“Rapat kali ini ingin melakukan sinkronisasi tentang proses pendaftaran BPJS Kesehatan. Karena target UHC di Kota Cirebon harus tercapai,” ujar Tresna usai rapat kerja Komisi III.

Tresna menambahkan, dalam pertemuan itu dibahas beberapa kendala yang menghambat proses pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Cirebon. Maka dari itu, pihaknya ingin menyamakan persepsi dengan Puskesmas di Kota Cirebon.

Usai rapat kerja, sambung Tresna, pihaknya akan kembali mengadakan pertemuan dan mengundang instansi terkait untuk membahas kendala-kendala tersebut. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendaftar kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kendala di lapangan belum sinkron antara regulasi yang kami dorong ke Puskesmas. Skema sudah ada, tinggal menyamakan persepsi dan frekuensinya. Agar tidak ada miskomunikasi. Peserta BPJS Kesehatan yang dicover melalui APBD sekitar 35 ribu jiwa. Sedangkan melalui APBN sebanyak 146 ribu jiwa,” tutur Tresna.

Selama rapat kerja berlangsung, sejumlah kepala UPT Puskesmas di Kota Cirebon menyampaikan beberapa kendala di lapangan, yang menyangkut tentang keanggotaan BPJS Kesehatan.

Diantaranya, terjadinya migrasi peserta BPJS Kesehatan, khususnya pada program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) ke BPJS Kesehatan perusahaan.

Berangkat dari kendala-kendala tersebut, Komisi III akan mengadakan pertemuan lanjutan dengan Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan Cirebon dan instasi terkait lainnya. (din)

Selasa, 05 April 2022

Pemda Kota Cirebon Yakin IKM dan UMKM Bakal Kembali Menggeliat

 

CIREBON, FC – Pandemi Covid-19 berdampak terhadap perekonomian, termasuk bagi para pelaku Industri Kecil Menegah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP,. M.Si., mengakui, sejak pandemi terjadi di Kota Cirebon, pelaku usaha turut merasakan dampak yang sangat signifikan.

“Kami bersyukur saat ini kondisinya mulai mereda. Saya yakin saat ini pelaku usaha seperti IKM dan UMKM terus menggeliat,” ungkap Iing, Selasa (5/4/2022).

“Meskipun saya belum menghitung secara statistik, namun diyakini saat ini dalam kondisi yang baik,” tambahnya.

Guna mendukung kebangkitan IMK maupun UMKM, Iing mengaku, pihaknya memberikan program khusus, yakni pelatihan wirausaha go digital bagi pelaku UMKM.

Pelatihan itu sudah berjalan melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon. Diharapkan dapat semakin meningkatkan geliat IKM maupun UMKM.

“Untuk UMKM, kami sedang memberikan pelatihan wirausaha go digital. Beberapa UMKM sudah ikut latihan kewirausahaan. Pelatihan ini juga berkelanjutan,” tuturnya.

Sedangkan untuk IKM, Iing menyebutkan, pihaknya sudah menyusun konsep program dan masih dalam tahap komunikasi dan pemantapan dengan pihak lain. Namun intinya, pihaknya ingin memaksimalkan potensi produk IKM yang sudah ada di Galery IKM.

“Banyak yang perlu dimaksimalkan. Misalnya katalog produk, baik secara fisik maupun online. Selain itu juga masih banyak. Tapi ujungnya kita ingin branding seperti mal,” jelasnya.

Masih dikatakan Iing, upaya memaksimalkan potensi UMKM dan IKM ini memang cukup panjang, namun pihaknya akan terus berupaya agar semua rencana program bisa berjalan dengan baik.

“Kita juga tidak bisa sendirian dalam menggali potensi UMKM dan IKM, perlu ada komunikasi dengan jejaring atau pelaku usaha lain. Hal itu sangat membantu program kita,” Tutur Iing.

Perlu diketahui, saat ini jumlah UMKM yang tercatat sebanyak 2.083. Sedangkan IKM mencapai 1.028 industri. Jenis produk yang diproduksi adalah olahan makanan dan minuman, kerajinan yang meliputi aksesoris, lukis, topeng, batik. Kemudian ada fashion yang meliputi batik dan kaos. (Heri)

Senin, 04 April 2022

Pengurus Cabang Korps PMII Putri Cirebon Adakan Audensi dengan Komisi IV DPRD Kab Cirebon

CIREBON, FC - Pengurus Cabang Korps PMII Putri (KOPRI) Cirebon mengadakan audiensi terkait Perda Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon dan DP3AKB Kab.Cirebon, Senin (4/4/2022).

Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Banggar DPRD Kab.Cirebon Pukul 10.00-11.30 WIB.

Ketua KOPRI PC.PMII Cirebon, Kamaliyah Qurroul Fuadah mengatakan, audiensi ini dilandasi atas dasar banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak serta kurangnya ruang aman sebagai perlindungan terhadap korban kekerasan di Kab.Cirebon.

"Karena saat ini kasus tersebut setiap hari jumlahnya kian banyak dan korban pun seakan enggan melapor terhadap dinas terkait. Kasusnya pun bermacam-macam, di antaranya kasus kekerasan seksual, KDRT, juman traficking, dan perkawinan anak," katanya.

Kamaliyah menjelaskan, jika dilihat dari usia, korban kekerasan didominasi  anak-anak mulai dari 6 hingga 13 tahun. Terdapat pula balita dengan rentang usia 0-5 tahun, remaja di usia 13 sampai 24 tahun dan dewasa di usia 24 hingga 40 tahun ke atas.

"Menurut data dari Kabid PPA DP3AKB Kab.Cirebon Ibu Hj. Ida Laila Rupaida, korban dan pelaku kebanyakan memiliki hubungan yang dekat, seperti keluarga dan teman maupun tetanga. Sementara akses layanan dari mulai kesehatan, hukum dan psikologis. Di Wilayah Kabupaten Cirebon, layanan tersebut masih terbatas," ucapnya.

Ia menjelaskan, dari PPA DP3AKB Kab. Cirebon sendiri telah Mendorong Kemen PPA agar di berikan rumah aman yang layak bagi korban kekerasan perempuan dan anak.

"Khusus untuk korban kekerasan seksual, dibutuhkan pemulihan psikologis yang tidak berbatas waktu karena lukanya seumur hidup. Trauma pun bisa muncul tiba-tiba sepanjang hidup korban, dab juga masih minimnya Psikolog Klinis Yang ada Di Kab. Cirebon," kata Kamaliyah.

Lebih lanjut, Kamaliyah mengatakan bahwa korban kekerasan seksual usia dewasa saat ini masih sulit untuk mengakses layanan hukum. Hal itu menunjukan bahwa program perlindungan terhadap perempuan belum sepenuhnya dirasakan korban.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kab. Cirebon, Siska Karina menyampaikan, audiensi ini sebagai Pansus dalam mendorong regulasi terkait perubahan mendengar tanggapan yang disampaikan Kopri PC PMII Cirebon dalam penanganan kasus tersebut.

Selain itu, auidensi ini menurutnya sebagai upaya mendorong Komisi IV DPRD agar segera mengsahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus. 

"Kami juga meminta agar DPRD Kab. Cirebon memainkan perannya untuk monitoring implementasi Perda No 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Legislatif pun diharap mendukung dan mendorong lahirnya kebijakan penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak hingga ke tingkat desa," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ismiyah Yusuf, Selaku Anggota Komisi IV mengatakan, pihaknya juga mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual. 

"Tentunya ini sangat miris, di wilayah Kabupaten Cirebon kasus kekerasan dan pelecehan seksual kebanyakan dilakukan oleh orang-orang terdekat, bahkan tokoh masyarakat dan tokoh agama," katanya.

Dalam audiensi ini, pihak KOPRI Cirebon juga meminta dalam pembaruan Perda No 1 Tahun 2018 Komisi IV Agar memasukkan Permendikbud No 30 Tahun 2021 Tentang Satgas Kekerasan Seksual di kampus.

Hal itu mengingat banyaknya kampus yang ada di Kabupaten Cirebon dan juga bisa bersinergi antara DP3AKB Kab. Cirebon dan Kota Cirebon.

Fokus utama dari audiensi ini agar bisa memberikan perlindungan secara psikologis dan payung hukum bagi korban guna meminimalisir angka kekerasan terhadap perempuan dan Aaak baik di kalangan masyarakat umum, pelajar dan juga mahasiswa. (FC/Fas)

Minggu, 03 April 2022

Al-Hikmah Education Luncurkan Aplikasi Belajar, FSLDK Cirebon Raya Siap Dukung Siswa Masuk Kampus

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Cirebon Raya siap dukung Al-Hikmah Education dalam peluncuran aplikasi belajar siswa untuk masuk perguruan tinggi. Minggu (3/04/2022). 

CIREBIN, FC - Bimbingan belajar tes untuk masuk perguruan tinggi amatlah begitu dicari oleh siswa dalam melakukan persiapan menghadapi UTBK SBMPTN beserta Ujian Mandiri masuk kampus. 

Tapi menurut FSLDK Cirebon Raya bahwa persiapan belajar siswa bukan hanya satu-satunya hal yang perlu dipersiapkan untuk mereka masuk kepada perguruaan tinggi tapi begitu banyak karena butuh pengalaman yang harus dibagi. 

"Pengalaman saya dan anggota FSLDK cirebon raya harus dibagikan kepada calon mahasiswa baru. Saya sangat senang bekerja sama dengan Al-Hikmah Education semoga semakin terus berkelanjutan kerjasama ini." Ucap Suhanton Sebagai Ketua FSLDK Cirebon Raya dalam wawancaranya melalui via Whatsapp 

Bimbingan belajar Al-Hikmah Education ini juga bukan hanya terfokus kepada belajar saja tapi membagi pengalaman cara masuk kepada perguruan tinggi yang diinginkan serta yang paling utama adanya pengingat fitur doa dan nilai keislaman untuk melancarkan aktifitas belajar mengahadapi ujian UTBK. 

"Aplikasi ini bukan terfokus kepada belajarnya siswa dalam menempuh pemahaman soal saja. Karena itu sudah menjadi kewajiban mereka untuk menempuh jalan kelulusan. Fitur pembagian pengalaman dan adanya nilai keislaman juga diterapkan dalam aplikasi ini. Semoga ini menjadi kebermanfaatan dakwah kami." Kata Fakih Fadilah selaku Head Of Marketing & Public Relation Al-Hikmah Education. 

Bimbingan belajar ini menjadikan suasana belajar yang berbeda karena ada nilai yang dibagi secara mendalam dan sesuai dengan karakter mayoritas masyarakat. 

"Prospek Al-Hikmah Education dalam peluncuran aplikasi belajar ini sangat jelas dapat membantu adik adik yang mau melanjutkan kepada perguruan tinggi. Nilai keislaman akan menampilkan suasana dakwah secara nyata. Semoga ini memberikan kebermanfaatn yang besar bagi daerah kami." Tutup Suhaton dalam wawancaranya. (FC/rls)

Sabtu, 02 April 2022

Di Hari Jadi Kabupaten Cirebon, Bupati Sentil Moral dan Etika Pejabat

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, meminta kekompakan antara eksekutif dan legislatif. Hal itu harus dilakukan bersama-sama dalam membangun Kabupaten Cirebon. Bagaimanapun, dengan kekompakan antara eksekutif dan legislatif, maka pembangunan Kabupaten Cirebon akan bisa terlaksana dengan baik. Demikian dikatakan Bupati Imron, saat rapat paripurna Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540 di Gedung DPRD setempat, Jumat kemarin (1/4/2022).

Imron menjelaskan, Pemkab Cirebon bertekad dalam menjalankan visi misi daerah dan tema nasional hari jadi, yaitu Cirebon Maju Bersama Menuju Indonesia Berakhlak. Untuk itu, nilai-nilai ASN yang berorientasi pelayanan akuntabel, kompeten, harmonis, loyal dan kolaboratif harus benar-benar dijaga dan dijalankan.

"Ini pesan Presiden yang meminta ASN memegang teguh nilai-nilai dasar, serta mempunyai semboyan yang sama dalam menjalankan tugasnya. ASN harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," ungkap Imron.

Momentum hari jadi tersebut, lanjut Imron, juga mengambil tema kearifan lokal, yang artinya cirebon menebar kasih sayang kepada sesama makhluk. Inilah cita-cita mewujudkan kabupaten yang lebih baik, karena ucapan dan tingkah laku pejabat harus selaras. Jangan sampai omongan hanya basa basi, sementara tindakannya juga berbeda.

"Kita harusnya malu, Kabupaten Cirebon berada pada level bawah dalam segala hal. Untuk itu, perbaiki akhlak kalian sebagai ASN. ASN tidak boleh terkotak-kotak," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar yang diwakili oleh Dicky Sahromi, meminta Pemkab Cirebon untuk mempersiapkan SDM yang mumpuni untuk menghadapi persaingan pada era globalisasi seperti sekarang ini. Diusianya yang sudah 540 tahun, harusnya Kabupaten Cirebon perkembangannya sudah jauh diatas kabupaten lainnya yang ada di Jawa Barat.

"Memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh Pemkab Cirebon. SDM harus berkualitas, karena harus bisa bersaing pada era globalisasi seperti sekarang ini," kata Dicky.

Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi menilai, momentun Hari Jadi Kabupaten Cirebon bisa dijadikan pembelajaran semua pihak. Saat ini, Kabupaten Cirebon memang IPM-nya masih dibawah beberapa wilayah lainnya yang ada di Jawa Barat. Namun dirinya yakin, Kabupaten Cirebon bisa bangkit, dan bisa mengejar ketertinggalan.

"Geliat pertumbuhan ekonomi mulai membaik. Wilayah kita mulai dilirik oleh investor, dan ini menandakan potensinya sangat luar biasa," kata Luthfi usai acara.

Luthfi menambahkan, sinergitas antara eksekutif dan legislatif memang sangat diperlukan. Ini supaya pembangunan di Kabupaten Cirebon bisa kondusif, sehingga visi dan misi Bupati Cirebon bisa tercapai. 

"Kabupaten Cirebon itu usianya sudah 540 tahun. Sebuah usia yang cukup matang untuk bisa berkembang, melebihi daerah lainnya. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon ke arah yang lebih baik lagi," tukasnya. (Bam)

Semaan Al Qur'an dan Istighosah, Akhir Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540

CIREBON, FC - Di penghujung rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Pemkab Cirebon mengadakan acara Semaan Al Qur'an, atau istilah lainnya menyimak Tahfiz Qur'an serta Istighosah, bertempat di ruang Paseban, Sabtu (2/4/2022). Namun karena situasi yang masih pandemi, pelaksanaannya dilakukan secara sederhana.

Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Imron, dihadapan undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, Kapolres, Dandim, Kepala dan sekretaris seluruh SKPD yang ada di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, agenda Semaan Al Qur'an dan Istighosah juga bertepatan menyambut bulan suci Ramadhan.

"Bagaimanapun, Cirebon didirikan oleh para wali yang paham dengan agama Islam. Saya meminta semua pihak, terlebih kepada ASN, yang ada di Kabupaten Cirebon untuk bisa meneladani nilai-nilai islam yang sudah ditanamkan para wali dalam membangun Kabupaten Cirebon," ungkap Imron.

Imron meminta semua pihak untuk tetap waspada, karena agama islam sering dimanfaatkan oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggungjawab untuk merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, perlu pemahanan mendalam tentang islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Cirebon dan berdirinya Kabupaten Cirebon, dibangun oleh prinsip-prinsip agama islam yang luar biasa. Namun seiring berjalannya waktu, kita menghadapi era globalisasi. Disinilah, kita perlu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk bisa memelihara kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Khusus untuk ASN, sudah ada koridor dan aturan dalam menyikapi persoalan yang ada saat ini. 

Sementara ketua Panitia, Ronianto, mengaku rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon berjalan dengan lancar. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, namun tidak menghilangkan kekhidmatan dalam setiap rangkaian acara yang sudah dijalankan.

Dirinya berharap, dengan momentum hari jadi, menjadi bahan evaluasi semua pihak untuk bisa lebih memajukan Kabupaten Cirebon lebih baik lagi. Bagaimanapun, potensi Kabupaten Cirebon sangat luar biasa dan bisa bersaing dengan Kabupaten lain, khususnya di Jawa Barat.

"Seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan sukses. Mudah-mudahan Kabupaten Cirebon akan lebih baik lagi dan bisa bersaing dengan kabupaten lainnya," tukas Ronianto. (din)