Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 27 April 2022

Penyelenggaraan Dalam Pemerintahan Desa Harus Digitalisasi

CIREBON, FC - Perkembangan teknologi saat ini sudah memasuki era industri 4.0. Artinya, kegiatan produksi sebagian besar sudah menggunakan teknologi yang semakin pintar dan smart. Begitupun yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah desa. Mau tidak mau, seiring perkembangan zaman, pengelolaannya harus digitalisasi.

Demikian dikatakan Kadis Kominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan. Hal tersebut dipaparkan Kadis Kominfo dalam acara Peresmian Digitalisasi Layanan Publik. Tempatnya sendiri di aula Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Rabu (27/4/2022).

Nanan menjelaskan, menghadapi situasi seperti ini, pemerintahan tidak boleh kalah cepat. Harus secepatnya menerapkan konsep teknologi. Hal itu diperkuat dengan terbitnya Perpres Nomor 95 Tahun 2018. Isinya tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, sehingga Pemkab sudah harus menggunakan teknologi dalam melayani kebutuhan masyarakat.

"Ini sudah diatur oleh Perpres. Jadi kalau sistem pemerintahannya sudah berbasis elektronik, berarti semua pemerintah termasuk desa, ya sudah harus berbasis elektronik," jelas Nanan.

Nanan juga menilai, relevansi itu selaras dengan Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. Secara umum disebutkan, bahwa desa didorong untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di wilayahnya. Ini mendorong supaya setiap desa mampu mensejahterakan masyarakatnya.

"Tentu sesuai dengan inovasi  masing-masing desa. Jadi kalau ingin maju di era industri 4.0 yang berbasis teknologi ini, maka perlu dilakukan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kuwu Desa Kalikoa, Misbakh Fauzi. Menurutnya, proses digitalisasi mau tidak mau akan menjadi  keharusan, termasuk  penyelenggaraan dalam pemerintahan desa.

Justru dengan adanya digitalisasi, pekerjaan akan tertata dengan rapi. Disamping itu, potensi desa akan terangkat dengan cepat.

"Saya meminta Diskominfo Kabupaten Cirebon bisa menjadi mentor kami dalam pola digitalisasi di desa kami," tukasnya. (Indah)

Share:

Persiapan Menyambut Pembelajaran Tatap Muka, Bagian Umum dan Humas IAIN Cirebon Gelar FGD

 

CIREBON, FC - Bagian Umum dan Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon  bersiap menyambut pembelajaran tatap muka. Dalam rangka ini, Bagum Humas IAIN Cirebon pun mengadakan kegiatan Fcos Group Discussion (FGD) terkait pembinaan masyarakat di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Intan, Kota Cirebon, diikuti oleh perwakilan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari pimpinan , perwakilan dosen, pegawai struktural dan fungsional, Pegawai PNS dan non PNS baik tenaga administrasi, Satpam maupun Cleaning Service.

Dalam kegiatan FGD tersebut, sejumlah narasumber dihadirkan, seperti AKP Acep Anda (Kasat Binmas), IPDA Dedi Sutikno (KBO Binmas) dengan Moderator 1 Kasubag Humas, H.Mphammad Arifin, A.Ag, M.Pd dan Moderator 2 Aipda Basuki (Kanit Binpolmas).

Kasubag Humas, H.M.Arifin, A.Ag, M.Pd menjelaskan, kegiatan dengan Grand tema : Pembinaan masyarakat, khususnya terhadap civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini memiliki maksud dan tujuan yang jelas 

Salah satunya kata Arifin, meminta agar seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon bijak dalam berselancar di dunia Maya melalui medsos.  

"Diharapkan juga dapat berlaku sopan mengikuti norma agama dan regulasi yang ada dalam mendukung proses pembelajaran tatap muka dan pelayanan lainnya terhadap mahasiswa dan masyarakat pada umumnya," ungkapnya, Rabu, (27/4/2022).

Demikian juga kata Arifin,  semua tetap menjalankan prokes karena kondisi kita belum sepenuhnya bebas dari Corona Covid 19, tandasnya. (din)

Share:

Senin, 25 April 2022

Dirjen Otda Minta Sinergitas Pusat dan Daerah Terbangun

FOKUS CIREBON - Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda), Akmal Malik, meminta supaya sinergitas pusat dan daerah semakin terbangun. Tujuannya agar program Indonesia Emas tahun 2045, bisa terbangun. 

Demikian disampaikan Akmal saat memberikan sambutan secara virtual dalam rangka   Peringatan ke-XXVI Hari Otda Tahun 2022. Acara peringatan tersebut, di Kabupaten Cirebon bertempat di Ruang Rapat Paseban, Senin (25/4/2022).

Dalam pesannya yang disaksikan langsung oleh Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno dan Forkopimda setempat, Dirjen Otda mengatakan, kegiatan ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 tentang Hari Otonomi Daerah. Setiap Pemerintah Daerah, akan  memperingati Hari Otonomi Daerah setiap tanggal 25 April.

"Sejak dibentuk sampai sekarang, otonomi daerah sudah berusia 26 tahun. Sebuah usia yang cukup matang dalam sebuah otonomi daerah," ungkapnya.

Menurut Dirjen, maksud dari kegiatan tersebut adalah sebagai wadah pertemuan bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tujuannya, untuk melakukan refleksi pencapaian terhadap pelaksanaan kebijakan otonomi daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Selain itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kembali atas komitmen mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, transparan dan akuntabel dalam memberi pelayanan kepada masyarakat," jelasnya. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro mengatakan, secara filosofis tujuan diadakannya otonomi daerah dengan mendelegasikan sebagian kewenangan dan juga sebagian urusan pemerintahan.

Harusnya, hal itu bisa  menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Disamping itu, dapat memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada daerah-daerah otonomi baru. Kemendagri menilai, daerah tersebut telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya. Dia berharap, peningkatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat.  

"Nantinya dapat meningkatkan angka indeks pembangunan manusia dan menurunkan angka kemiskinan. Disamping itu, dapat meningkatkan konektivitas, serta akses infrastruktur yang baik. Ini harus dipertahankan dan terus dikelola secara profesional," tukasnya. (din)

Share:

Sabtu, 23 April 2022

Hadiri BUBOS Jabar di Kuningan, Bupati Imron Minta Persaudaraan Dipererat

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, menghadiri acara Bulan Suci Berbagi On The Street (BUBOS6), yang diselenggarakan Pemprov Jabar di Kabupaten Kuningan, Sabtu (23/4/2022). Imron mengaku sangat terkesan dengan acara tersebut. Alasannya, bisa menghadirkan nuansa kekeluargaan antar warga yang ada di Jawa Barat dan kepala daerah se-wilayah III Cirebon. Imron meminta, persaudaraan sesama warga Jabar, semakin dipererat lagi.

"Saya sangat terkesan dengan acara ini. Agenda Pemprov Jabar sangat luar biasa, karena bisa mendorong seluruh Pemkab dan Kota yang ada di Jawa Barat untuk bisa berbagi dengan sesama di bulan suci Ramadhan ini," kata Imron usai kegiatan berlangsung.

Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan dan rasa kepedulian terhadap sesama memang harus ditanamkan. Untuk itu, dirinya sebagai bupati, meminta seluruh ASN yang ada di Kabupaten Cirebon, untuk terus menanamkan sikap seperti itu. Prinsipnya, harta tidak akan berkurang meskipun beramal setiap waktu.

"BUBOS6 ini memang sangat relevan diterapkan, bukan saja saat bulan suci Ramadhan. Kalau saja semua ASN dan warga Kabupaten Cirebon mempunyai kepedulian tinggi terhadap sesama, maka persatuan dan kesatuan akan terbentuk dengan kuat," jelasnya.

Imron juga menyebutkan, program BUBOS6 di Kabupaten Cirebon, berlangsung sukses. Tercatat, selama bulan suci Ramadhan, program BUBOS6 atau distribusi Rantang Cinta, sudah menyalurkan sebanyak  22.876 paket nasi bungkus yang dibagikan untuk semua kalangan yang kurang mampu.

Imron melihat, sasaran BUBOS6 sedikitnya sudah meringankan beberapa sasaran. Diantaranya,  para lansia, jompo, disabilitas mental, korban tindak kekerasan orang/traficking, serta korban penyalahgunaan NAPZA pada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). 

"Setidaknya Pemkab dan masyarakat Kabupaten Cirebon, sudah peduli dengan warga yang semestinya memang harus dibantu. Mungkin kami belum bisa memenuhi rasa keadilan, namun kedepan, kita akan terus memperbaikinya," papar Imron.

Sedangkan puncak BUBOS6 tersebut digelar di Alun-alun Kabupaten Kuningan. Acaranya sendiri dikemas seperti pelaksanaan tahun sebelumnya, yaitu secara hybrid dengan melibatkan warga Jabar yang ada di luar provinsi, bahkan hingga mereka yang ada di luar negeri.

"Saya sangat mengapresiasi BUBOS6 yang diselenggarakan di Kabupaten Kuningan ini. Saya berharap, tingkat kepedulian terhadap sesama bisa lebih ditingkatkan lagi. Dan mudah-mudahan, warga Jabar yang akan mudik, bisa melakukan perjalanan dengan nyaman dan kembali nanti ke perantauan dengan selamat," tukas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai acara. (din)

Share:

Mahasiswa STKIP NU Indramayu Adakan kegiatan Sahur 'On The Road'

FOKUS INDRAMAYU - Saling berbagi dan rasa peduli yang tinggi, Mahasiswa STKIP NU Indramayu mengadakan agenda Sahur _On The Road_ jilid 4, Kamis (21 April 2022). 

Pukul 01 dini hari para Mahasiswa melangsungkan kegiatannya, 90 _box_ nasi dibagikan ke dua titik, yaitu di sekitar Kecamatan Karangampel dan Kecamatan Kedokan Bunder.

Arip, sebagai ketua pelaksana kegiatan Sahur _On The Road_ ini mengharapkan agar nantinya akan ada yang tergerak juga untuk mengadakan kegiatan yang sama guna melangsungkan kegiatan saling berbagi dan mendapatkan berkah Ramadhan.

"Harapan saya semoga agenda ini terus berlangsung dan akan ada jilid berikutnya, semoga bukan hanya kami dari mahasiswa yang mengadakan hal ini, baik dari lapisan masyarakat atau yang lain, karena saling berbagi itu indah," ungkap Arip selaku penggagas kegiatan.

Dalam hal ini, Arip juga mengucapakan rasa terima kasih kepada para dermawan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sudah menyisihkan rejekinya untuk berbagi.

Dengan dibantu rekan-rekan mahasiswanya, serta Dosen, Arip dan kawan-kawan tampak lebih semangat lagi untuk saling berbagi.

"Selagi niat kita dengan tujuan kebaikan pasti akan ada jalan, Tuhan akan  mempermudahkannya terus berbagi dan bermanfaat untuk orang lain."  Khoirul Fajri selaku Dosen. (Medi)

Share:

Imron Minta Saat Mudik Perhatikan Protokol Kesehatan

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon, Imron, meminta supaya masyarakat tidak lalai saat melakukan mudik lebaran. Dirinya berharap, warga Kabupaten Cirebon maupun pendatang yang melakukan mudik lebaran, supaya tetap  melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Demikian dikatakan Bupati, usai mengikuti gelar pasukan Operasi Ketupat tahun 2022 di halaman Mapolresta Cirebon, Jumat (22/4/2022).

"Kita harus tetap mewaspadai bahaya Covid-19. Untuk itu, bagi pemudik jangan lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. Kesehatan dan keselamatan lebih utama dibanding dengan yang lainnya," kata Imron.

Imron juga menjelaskan, Pemkab Cirebon sudah menjalin kerjasama dengan Forkopimda dalam rangka pengamanan saat mudik lebaran. Kerjasama tersebut sudah terjalin, dan tinggal melaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

"Dalam rangka pengamanan mudik lebaran, kami sudah menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Forkopimda. Kami ingin mudik lebaran kali ini sukses seperti tahun-tahun lalu," jelas Bupati.

Sementara itu Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menjelaskan, Pemkab dan Forkopimda sudah siap dalam mengantisipasi arus mudik lebaran. Untuk itu, pihaknya mengerahkan sekitar 1.290 anggota Polri. Kalau ditotal jumlah keseluruhan pengamanan dari bantuan TNI dan pihak lainnya berjumlah 2.600 personil. 

"Untuk posko kita dirikan sebanyak 17 posko. Tiga posko di exit tol dan sisanya di ruas jalan alteri. Dinkes juga siapkan tujuh titik vaksinasi yang terpusat di Weru, Losari dan Dukupuntang," ungkap Arif.

Sedangkan Kapolri dalam amanatnya secara serentak, dalam apel gelar pasukan se-Indonesia menyebutkan, hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, mudik kali ini diprediksi berjumlah 85,5 juta jiwa. Pergerakan masyarakat ini, terutama terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Bali. 

Sedangkan moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi 47 persen,  kendaraan umum 31 persen,  jalur udara 10 persen, kereta api 10 persen, jalur laut 2 persen dan lainnya 0,11 persen.

Operasi Ketupat 2022nya sendiri dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan tanggal 9 Mei 2022. Sedangkan fokus pengamanan adalah 101.700

obyek di seluruh Indonesia, baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara. 

Sementara dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan. Terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel 

TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait. Antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. 

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu. (din)

Share:

Jumat, 22 April 2022

Ibu-Ibu Majis Ta'lim Subulussalaam Berbagi

 

HARJAMUKTI, FC - Dalam  rangka ikut  serta  menyemarakan  bulan Suci  Ramadhan  1443 H terlebih  10 hari  terakhir,  Ibu Ibu  yang tergabung  dalam wadah Majelis Ta'lim (MT) Subulussalaam berbagi kebahagiaan dengan anak  anak yatim  piatu, janda, jompo dan lainnya terutama yang berada di sekitar Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon  (22/4).

Menurut Ketua MT Subulussalaam, Yuyun  Yuningsih didampingi Sekretaris Titin Suhartini, menjelaskan bahwa kegiatan ini  sudah untuk yang  5 kalinya dilakukan dalam rangka berbagi kebahagiaan dengan  masyarakat sekitar  Masjid Subulussalaam,  yang  memang berhak menerima nya. Selain itu juga kegiatan tersebut dalam upaya  meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rejeki yang didapat, tandas Yuyun Yuningsih. 

Sementara itu Nunung Nurhayati dan Neneng Suganda  selaku Koordinator kegiatan dan  Bendahara,  menjelaskan  bahwa dana yang didapat adalah dari  sumbangan para  donatur, dan paket yang  dibagikan sebanyak 50 paket, semoga apa  yang kami berikan dapat bermanfaat  untuk  yang menerima nya, tandas Nunung dan  Neneng Suganda .

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman didampingi Wakil Ketua Didi Sunardi, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tinggi nya kepada Ibu Ibu yang tergabung dalam wadah Majelis Ta'lim yang begitu semangat dalam upaya meringankan beban  para Jamaah yang sangat membutuhkan nya, semoga  semua amal  ibadah dan  lainnya  selama Bulan Suci  Ramadhan 1443 H ini  diterima  Allah SWT, dan  berharap  kita  semua  bertemu kembali  dengan  Bulan Suci Ramadhan yang akan datang. (Didi)

Share:

Sidang Perubahan Tata Kelola Keuangan IAIN Cirebon Akan Diuji Oleh Kementerian Keuangan RI, Warek 1 : Mohon Doa Restunya Semoga di Nilai Layak dan Ditetapkan Menjadi BLU

CIREBON, FC Perubahan keuangan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) ditentukan hari ini, Jumat (22/4/2022).

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg menjelaskan, sidang perubahan tata kelola keuangan tersebut bertempat di gedung M kampus setempat.

“Sidang BLU-nya akan dilakukan besok (hari ini, Jumat 22 April 2022) dengan Kementerian Keuangan untuk diuji. Jadi mohon doa restunya agar IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa mendapatkan penilaian dan layak untuk ditetapkan menjadi BLU,” kata Saefudin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/4/2022).

Menurut dia, transformasi tata keuangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa dengan mencari sumber-sumber pendanaan dari non mahasiswa.

“Maka optimalisasi yang akan kita siapkan adalah bagaimana rencana bisnisnya ke depan dengan tidak menekankan kepada mahasiswa, seperti usaha apa, strategi apa, dan lainnya,” katanya.

Dari sisi pendapatan, Saefudin mengungkapkan, Satker PNBP IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mencapai Rp70 miliyar. Bahkan, di level IAIN, angka tersebut dinilai sudah sangat besar.

“Jadi PNPB kita di level IAIN sudah sangat besar padahal dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang rendah,” terangnya.

Sehingga, lanjut Saefudin, Kementerian Agama mendorong tata kelola keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk segera bertransformasi dari Satker PNBP menjadi BLU.

“Kalau dari sisi pendapatan, kita sudah melampaui. Karena ada IAIN lain yang berubah tata kelola keuangannya dari Satker PNBP menjadi BLU itu PNBP-nya di angka Rp30 miliyar, itu sudah menjadi BLU. Sedangkan kita saat ini sudah mencapai Rp70 miliyar,” ujarnya.

Untuk diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak sendiri, di hari yang sama IAIN Salatiga juga akan menjalani sidang perubahan tata kelola keuangan dari Satker PNBP ke BLU. (din)

Share:

Resmi Miliki 5 Fakultas, Transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Kampus Berbasis Siber Segera Terwujud

CIREBON, FC - Bagi lulusan SLTA, SMK dan Madrasah Aliyah yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah dan mencari jurusan yang diminati, kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi pilihannya. Kenapa, karena Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah III Cirebon ini, kini sudah memiliki 5 fakultas dengan banyak jurusan. 

IAIN Syekh Nurjati Cirebon semakin memenuhi kebutuhan para mahasiswa dengan menghadirkan banyak jurusan dari sejumlah fakultas yang ada.  

Sehingga untuk memenuhi persyaratan transformasi sebagaimana Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2020 kini sudah terpenuhi.

Dengan demikian, transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus berbasis siber bernama Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) akan segera terwujud. 

Sebagaimana diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebelumnya baru memiliki 3 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). 

Untuk melengkapi 5 fakultas tersebut, FUAD dan FSEI masing-masing dipecah menjadi 2. FUAD dipecah menjadi Fakultas Ushuludin dan Adab serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Sedangkan FSEI menjadi Fakultas Syariah serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Untuk Fakultas Ushuludin dan Adab akan diisi 6 program studi (prodi), yaitu Sejarah Kebudayaan Islam, Filsafat Agama, Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Ilmu Hadist, Bahasa dan Sastra Arab, serta Tasawuf dan Psikoterapi.

Sedangkan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam akan diisi 4 prodi, yaitu Sosiologi Agama, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam, serta Pengembangan Masyarakat Islam.

Untuk Fakultas Syariah akan diisi 4 prodi, yaitu, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tatanegara, dan Ilmu Falak. Sedangkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam juga akan diisi 4 prodi, yaitu Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, dan Pariwisata Syariah.

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag mengungkapkan, fakultas yang dipecah tersebut sudah disahkan melalui PMA Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Organisasi dan Tata Kelola Kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan akan mulai beroperasi di tahun akademik 2022/2023 ini. “Fakultas yang dikembangkan itu sudah mulai berjalan tahun ini (2022), karena itu sebenarnya prodi-prodi yang ada di fakultas baru itu sudah berjalan, hanya dimasukan saja ke rumahnya (fakultas baru)”. Rabu (20/4/2022).

Untuk diketahui, berdasarkan PMA Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas PMA Nomor 11 Tahun 2013 Tentang Organisasi dan Tata Kelola Kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pembentukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebagai pemecahan dari FSEI dan Fakultas Komunikasi dan Dakwah Islam sebagai pemecahan dari FUAD telah mendapat persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sesuai dengan surat Nomor B/84/M.KT.01/2022 mengenai usulan pembentukan fakultas baru pada IAIN Cirebon.

Pada pasal 10 PMA tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah sah memiliki 5 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab, serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. (din)

Share:

Dr Kartimi M.Pd : Pendidikan Wanita Harus Maju, Ini Kunci Kesuksesan

Dr Kartimi, M.Pd, Wakil Rektor II, IAIN Syekh Nurjati Cirebon


CIREBON, FC - Dr Kartimi M.Pd memang layak dipandang sebagai salah satu tokoh wanita yang sukses dalam bidang pendidikan. Selain kiprahnya untuk mencerdaskan anak bangsa, Dr Kartimi, M.Pd juga satu-satunya yang mencatat sejarah di civitas akademika IAIN Cirebon sebagai Wakil Rektor, karena sebelumnya belum pernah ada perwakilan dari kalangan wanita.

Maka sangat tepat, di hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April ini bisa menjadi hari bersejarah bagi wanita di Indonesia. Karena, tanggal tersebut merupakan momentum untuk mengingat perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

Semangat Kartini dalam memperjuangkan hak wanita itu masih tertanam dan diterapkan dalam kehidupan Wakil Rektor II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd.

Wanita yang telah mencatatkan sejarah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan menjadi wakil rektor perempuan pertama di kampus setempat itu terus melanjutkan perjuangan Kartini di bidang pendidikan.

“Wanita itu penting untuk memiliki pendidikan yang tinggi, karena mereka akan menjadi ibu yang kelak akan mendidik anak-anaknya,” kata Kartimi, Jumat (22/4/2022).

Dengan memiliki pendidikan yang tinggi, lanjut Kartimi, maka hal itu dapat menjadi motivasi kepada anak-anaknya untuk mengejar pendidikannya.

“Pendidikan itu dimulai dari tingkat terbawah, yaitu di lingkungan keluarga. Karena biasanya anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama ibunya, sehingga ibu sangat besar peranannya dalam memberikan pendidikan di rumah yang dapat menjadi pondasi anak-anaknya dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Kartimi menegaskan, hal terpentinga dalam mendidik anak adalah mengajarkan pendidikan agama. Karena, dengan menanamkam budi pekerti dan nilai-nilai luhur dapat membentengi anak dari pengaruh negatif lingkungan.

“Pendidikan agama perlu ditanamkan sejak kecil karena ini akan melindungi anak dari pengaruh buruk lingkungan. Dengan begitu, diharapkan dapat tercipta generasi yang hebat, unggul, dan berakhlakul karimah,” katanya.

Karena, Kartimi menerangkan, pendidikan untuk anak tidak hanya melulu soal ilmu pengetahuan. Tetapi sangat penting ditanamkan pendidikan akhlak sedini mungkin.

“Akhlak lebih tinggi di atas ilmu. Setan itu berilmu, tapi tidak berakhlak, makanya terhina. Untuk itu ilmu dan akhlak harus berjalan beriringan, sehingga anak-anak kita sebagai generasi penerus menjadi manusia yang hebat dan beradab,” terangnya.

Kendati demikian, kata Kartimi, seorang perempuan tidak bisa memberikan pendidikan kepada anak di rumah sendiri. Melainkan harus berbagi peran dengan suami.

“Emansispasi wanita ini menurut saya bukan berarti wanita dan pria sama, tetapi mereka memiliki proporsi dan tugasnya masing-masing yang perlu dikerjasamakan dengan baik agar tujuan di kehidupan mereka dapat tercapai,” katanya.

Terlebih, terang Kartimi, jika suami dan istri sama-sama memiliki pekerjaan. Sehingga mereka harus membagi tugas antara pekerjaan di kantor dan urusan rumah.

“Karena tanpa kerja sama yang baik, itu tidak bisa berjalan. Semoga wanita Indonesia bisa menjadi wanita yang hebat dan harus menjadi wanita yang beradab,” tandasnya. (din)

Share:

Kamis, 21 April 2022

Dharma Wanita Persatuan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bagikan Paket Sembako Sebanyak 310 Pada Kegiatan Ramadhan Tahun 2022

CIREBON, FC - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agam Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar berbagai kegiatan Ramadhan 1443 H pada tahun 2022. Gebyar kegiatan tersebut sangat terasa baik di masyarakat maupun di lingkungan civitas akademika kampus.  

Ada sejumlah kegiatan yang digulirkan di antaranya, kegiatan tadarus, tausiyah yang dilaksanakan sebanyak 3 kali, juga pemberian paket sembako kepada 310 penerima. 

Isi paket sembako tersebut terdiri dari beras, gula, sirup, mie instan, teh, dan biskuit.  kegiatan pembagian paket sembako ini menjadi puncak kegiatan Ramadhan 1443 H yang digelar Kamis, (21/4/2022) di kampus setempat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hj Tri Saefudin Zuhri menjelaskan, sebanyak 310 penerima paket sembako merupakan karyawan kampus yang meliputi satpam, cleaning service, dosen luar biasa, anak yatim, hingga takmir masjid.

Bahkan, kata dia, jumlah penerima paket sembako tahun 2022 ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 210 orang.

Tri Saefudin Zuhri juga menyatakan, pembagian sembako tersebut mendapat dukungan dari Unit Pengelola Zakat (UPZ) IAIN Cirebon dan Bank Mandiri Cirebon.

“Dana yang terkumpul DWP IAIN Cirebon dari donatur di lingkungan kampus mencapai Rp26,1. Sedangkan dana amal dari UPZ mencapai Rp45 juta,” jelasnya.

Dana yang terkumpul tersebut, lanjut dia, dikonversi menjadi paket sembako. Sedangkan Bank Mandiri Cirebon menyumbangkan 300 biskuit kaleng.

“Kami sampaikan terima kasih dari sekian banyak donatur sehingga bisa terlaksananya acara hari ini,” kata dia.

Tri berharap, ke depan semakin banyak donatur yang tergerak berdonasi, sehingga dapat lebih banyak orang yang dapat paket sembako tersebut.

“Harapannya ke depan para penerima bisa mendapatkan semua. Tidak bergantian ya. Kalau sekarang kan masih bergantian,” katanya.

Sementara itu, Ketua DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Hj Fatimah Sumanta Hasyim menjelaskan, pembagian paket sembako merupakan acara puncak kegiatan Ramadan 1443 H ini.

"Ya, pembagian paket sembako ini merupakan acara puncak kegiatan Ramadhan 1443 H. Sebelumnya kami juga menggelar kegiatan keagamaan, seperti tadarus dan tausiyah juga pembagian SKU Koperasi Pegawai Harapan Sejahtera," terangnya. (din)

Share:

Hari Kartini, Wabup Minta Perempuan Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, meminta kepada para perempuan, untuk bisa menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Cirebon. 

Ayu menilai, angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Sehingga menurutnya, perlu andil para perempuan untuk bisa menurunkan atau menghilangkan angka tersebut. 

"Perlu menjadi perhatian kita semua,terutama para perempuan, bahwa angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon masih tinggi," kata Ayu. 

Menurut Ayu, perlu sejumlah langkah yang harus dilakukan , untuk bisa menekan angka kekerasan tersebut. Salah satunya ujar Ayu, yaitu dengan memberikan edukasi kepada para perempuan. 

"Sehingga nanti, bisa ikut andil dalam menekan angka kekerasan di Kabupaten Cirebon," kata Ayu. 

Ayu juga mendorong perempuan-perempuan di Kabupaten Cirebon, untuk terlibat dalam sejumlah forum. Karena Ayu menilai, keterlibatan perempuan dalam beberapa forum, masih belum maksimal. 

Karena menurut Ayu, dengan terlibatnya perempuan dalam sejumlah forum, maka perempuan akan bisa mendapatkan banyak akses untuk bisa menyuarakan aspirasinya. 

"Perempuan memiliki semangat besar untuk perubahan," kata Ayu. 

Ayu juga yakin, dengan semangat dan kemampuan yang dimiliki oleh perempuan di Kabupaten Cirebon, para perempuan juga bisa ikut andil dalam menciptakan Kabupaten Cirebon yang maju dan sejahtera. (Indah)

Share:

Rabu, 20 April 2022

HMJ IQTAF Gelar Nuzulul Qur'an di Masjid Baitul Amin Gebang Mekar

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar acara Nuzulul Qur'an yang bekerja sama dengan IRMAS Masjid Baitul Amin serta IPNU-IPPNU Gebang Mekar, bertempat di Masjid Baitul Amin, Gebang Mekar, pada Selasa Sore, 19 April 2022.

Dengan mengangkat tema 'Meniti Ilmu dan Menata Hati Melalui Nuzulul Qur'an', Fadhilah Abu Fatah Kurniawan, selaku Ketua Pelaksana menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan diisi dengan buka bersama, shalat tarawih, dan tadarus bersama dengan pembagian satu orang per-juz-nya.

"Di kegiatan ini malamnya akan dilaksanakan berbuka bersama, tarawih bersama, kultum, dan tadarus bersama, satu orang satu juz. Harapannya, mudah-mudahan acara ini setiap tahunnya lebih baik dan selalu meningkat serta berkualitas," ujar Fadhilah.

Ketua Umum HMJ IQTAF, Alfath Pangestu Danar, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama menyukseskan acara tersebut. Tak lupa juga, ia menyampaikan pentingnya mengambil keberkahan dari peristiwa Nuzulul Qur'an.

"Terima kasih kepada panitia dan IRMAS Baitul Amin serta IPNU Gebang Mekar untuk menyukseskan acara kita bersama yaitu Nuzulul Qur'an. Walaupun acara Nuzulul Qur'an ini telat, ya tidak apa-apa, yang penting kita tetap mengambil berkahnya," ujar Alfath.

Munif Ramadhani, selaku Ketua IRMAS Masjid Baitul Amin menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada penyelenggara acara, terkait pihak IRMAS yang belum bisa hadir secara full-team.

"Terima kasih kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah menggelar acara ini, karena telah memercayai masjid ini untuk mengadakan acara bersama. Mohon maaf, karena banyak dari kami yang belum bisa hadir, baik itu dari DKM maupun dari IRMAS, karena kondisi cuaca yang menghalangi." Ujar Munif.

"Selanjutnya, mohon maaf apabila ada kekurangan, baik dari segi tempat ataupun nanti dari segi makanan yang telah kami siapkan," Tambahnya.

Abdul Aziz Shutadi, selaku Wakorwil FKMTHI Wilayah Jawa Barat menyampaikan sedikit tentang selayang pandang jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, hal ini kiranya bertujuan untuk mengenalkan jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir agar lebih tersampaikan lagi.

"Dalam jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ini bukan hanya belajar tentang ilmu-ilmu Al-Qur'an, tetapi belajar juga tentang digitalisasi, dan juga ilmu-ilmu yang lain. Di IAIN masih dibuka jalur UMPTKIN dan SPMB. Dalam jurusan Tafsir Hadits juga banyak organisasi yang menghimpun di ranah jurusan," ujar Aziz.

Lebih dalam lagi dijelaskan oleh Demisioner Ketua Umum HMJ IQTAF Periode 2020-2021, Fasfah Sofhal Jamil, S.Ag. Ia menjelaskan awal mula jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu berasal dari satu nama prodi.

"Sebenarnya dulu itu masih jurusan Tafsir Hadits, dan pada tahun 2016-2017 prodi Tafsir Hadits dibagi menjadi dua, Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dan Ilmu Hadits," ujar Fasfah.

Fasfah menyampaikan bahwa salah satu hal yang paling mencirikan dari jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir yakni dilihat dari pengajaran moderasi Islam atau wasathiyah-nya. Di samping itu, secara tersirat, visi misi jurusan disampaikan pula olehnya.

"Salah satu hal yang paling mencolok dari jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ini adalah moderasi Islam atau nilai wasathiyah. Kalau orang-orang yang ilmunya dalam, tetapi tidak mengenal moderasi Islam, maka penafsiran-penafsiran yang dikeluarkan akan cenderung kaku," tutur Fasfah.

"Visi misi jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir singkatnya itu merelasikan antara pengetahuan-pengetahuan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dengan pengetahuan digitalisasi yang konon katanya pada 2025 orang-orang akan lebih bersahabat dengan digitalisasi," tandasnya. (Red/Dila)

Share:

Melalui Penandatanganan MoU, BK DPR RI Bangun Kemitraan Dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC- Badan Keahlian (BK) DPR RI aktif membangun kemitraan dengan perguruan tinggi. Setelah ke UGM Yogyakarta, BK DPR RI berkunjung ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (20/4/2022).

Kunjungan tersebut dalam rangka perpanjangan nota kesepahaman keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra curah pendapat. Pasalnya, dalam proses penyusunan naskah akademik suatu rancangan undang-undang (RUU) harus melibatkan partisipasi publik.

Kepala BK DPR RI, Dr Inosentius Samsul SH MHum mengatakan, perpanjangan nota kesepahaman antara BK DPR RI dan IAIN Cirebon sebagai bentuk perwujudan meaningful participation yakni asas keterbukaan harus menyertakan partisipasi masyarakat yang maksimal dan bermakna.

“Tujuan awal dari MoU ini adalah bagian dari membangun mitra strategis khususnya dari kalangan perguruan tinggi. Saat ini ada dinamika baru yang saya pikir kerja sama ini makin penting,” ujar Inosentius.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan ketetapan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan kepada pembentuk undang-undang (DPR dan pemerintah) untuk membentuk landasan hukum terkait metode Omnibus law.

Inosentius menegaskan, untuk mencapai meaningful participation pembentuk undang-undang dituntut untuk memenuhi tiga hak asasi manusia sekaligus dalam satu tarikan nafas.

Ketiga hak tersebut, imbuh dia, yakni right to information (hak atas informasi), right to be involved (hak untuk dilibatkan oleh individu atau kelompok yang terdampak kebijakan), dan right to claim (hak untuk meminta pertanggungjawaban dan mempertanyakan atas kewajiban pembentuk undang-undang).

“Dan forum Badan Keahlian dengan Perguruan Tinggi ini salah satu bentuk dari itu. Apa yang kita lakukan adalah bagian dari proses legislasi yang menenuhi tuntutan meaningful particiipation,” katanya.

Di pihak lain, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menilai, menjalin nota kesepahaman dengan BK DPR RI jadi bagian untuk implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Dimana mahasiswa bisa melakukan PPL di BK DPR RI.

Bisa pula bentuk kerja sama yang lain yakni BK DPR RI melibatkan akademisi IAIN Cirebon dalam menentukan arah pembuatan suatu RUU.

“Kami akan lakukan elaborasi lebih rinci. Sehingga apa yang kita lakukan itu lebih mendetil ke hal-hal teknis,” terang Sumanta. (din)

Share:

Hasil Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur SPAN 2022, IAIN Cirebon Terbanyak Pendaftar Ke 2 IAIN Se Indonesia

CIREBON, FC – Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2022, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus pendaftar terbanyak kedua dari klaster IAIN se Indonesia.

Menurut Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag, calon mahasiswa dengan tujuan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon ini, mencapai sekitar 9 ribu pendaftar. Dari jumlah tersebut, calon mahasiswa yang berhasil lulus berjumlah 1741.

Berdasarkan jumlah tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menempati urutan ke 2 kampus yang paling diminati tingkat IAIN. “Alhamdulillah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menempati peringkat ke 2 pendaftar terbanyak klaster IAIN,” ungkapnya.

Menurut Saefudin, ada sejumlah program studi (Prodi) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang paling diminati calon mahasiswa pada jalur SPAN PTKIN 2022 ini. 

Jurusan tersebut, lanjut dia, tersebar di 3 fakultas yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). 

“Yang paling diminati untuk di FITK itu prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), di FUAD itu prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), sedangkan di FSEI prodi Perbankan Syariah,” katanya, Rabu (20/4/2022).

Saefudin juga menjelaskan, bahwa kuota 1741 calon mahasiswa hanya memenuhi 30 persen saja dari target penerimaan mahasiswa baru. 

Saefudin menyebut, 50 persen calon mahasiswa bakal diterima melalui jalur Ujian Masuk (UM) PTKIN dan kuota 20 persen lainnya dipenuhi dari Ujian Mandiri.

"Bagai calon mahasiswa yang gagal masuk IAIN Cirebon melalui jalur SPAN diimbau tak putus asa. Harapan masih ada yakni melalui UM-PTIKIN maupun Ujian Mandiri," katanya. (din)

Share:

DPRD Kota Cirebon Menyampaikan Rekomendasi Atas LKPj Walikota Cirebon

Penyampaian rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon Tahun anggaran 2021.


CIREBON – DPRD Kota Cirebon menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon tahun anggaran 2021, Rabu (20/4/2022), dalam rapat paripurna DPRD, di Griya Sawala gedung DPRD.

Penyampaian rekomendasi beserta catatan atas LKPj Walikota 2021 dilakukan sebulan setelah Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan LKPj 2021 pada 21 Maret 2022 lalu dalam rapat paripurna DPRD.

Catatan dan rekomendasi DPRD tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos. Ada 71 rekomendasi yang terbagi untuk 23 perangkat daerah di lingkungan Pemkot Cirebon.

Namun di dalam penyampaiannya, catatan dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota 2021 terbagi berdasarkan urusan pemerintahan. Seperti, kesehatan, pendidikan, perhubungan, pekerjaan umum dan tata ruang, dan sebagainya.

Catatan dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota 2021 tersebut merupakan hasil kajian dari Panitia Khusus (Pansus) LKPj Walikota. Kemudian disepakati dalam rapat paripurna internal DPRD untuk menjadi sikap kelembagaan DPRD.

Setelah itu barulah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD secara terbuka, termasuk dihadiri oleh walikota Cirebon, wakil walikota Cirebon, beserta jajarannya.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati yang memimpin jalannya rapat paripurna menuturkan, berdasarkan Permendagri Nomor 18/2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13/2019 terkait Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, DPRD Kota Cirebon memiliki waktu untuk membahas LKPj paling lambat 30 hari setelah LKPj diterima.

“Adapun salah satu tugas Pansus pembahas LKPj Walikota Cirebon tahun anggaran 2021, yaitu melaporkan hasil kerja Pansus dalam rapat paripurna,” kata Fitria.

Menanggapi rekomendasi DPRD, Walikota Cirebon Nashrudin Azis menilai, DPRD Kota Cirebon punya kualitas untuk mengawasi jalannya roda Pemerintah Kota Cirebon.

Karena itu, menurut Azis, harus ada komitmen bersama dari unsur pimpinan DPRD untuk menyelaraskan rekomendasi prioritas yang akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Cirebon.

“Kami juga mengusulkan, jika secara aturan dibolehkan, adanya unsur eksekutif dan legislatif dalam tim tindak lanjut rekomendasi ini,” kata Azis. (din)

Share:

Selasa, 19 April 2022

Keluhan Bupati Cirebon Direspon Kementerian PUPR

CIREBON - Kementerian PUPR merespon dengan cepat keluhan Bupati Cirebon, Imron. Hal tersebut disampaikan Imron, usai bertemu dengan Wamen PUPR di kantor Kementerian PUPR Jakarta, didampingi oleh Kadis PUTR dan Bappelitbangda Kabupaten Cirebon. Menurutnya, semua persoalan yang berhubungan dengan PUTR Kabupaten Cirebon, direspon dengan sangat baik.

"Kami diterima Wamen PUPR, John Wempi Wetipo, dengan sangat baik. Beliau sangat respon dengan berbagai persoalan yang sering Pemkab Cirebon hadapi," ungkap Bupati, Selasa (19/4/2022).

Bupati menjelaskan, Kementerian PUPR sudah membuka ruang komunikasi untuk Pemkab Cirebon. Hal itu berkaitan dengan desain program yang ada di Kabupaten Cirebon. Malahan, Wamen meminta secepatnya kepada SKPD terkait untuk mempersiapkan dokumen dan kelengkapan data yang akurat.

"Malahan kami ditantang untuk secepatnya mempersiapkan data yang akurat. Sebelum lebaran kita agendakan lagi untuk pertemuan," ungkap Imron.

Imron menyebutkan, persoalan banjir, jalan kabupaten, TPAS, SPAM, SPAL dan Rutilahu merupakan program yang menjadi prioritas. Pihaknya meminta agar Kementerian PUPR memberikan prioritas anggaran untuk membantu persoalan tersebut.

"Kalau untuk TPAS Kubang Deleg, asal pengadaan tanahnya sudah aman, kementerian sangat antusias sekali. Wamen juga meminta supaya semua titik urgensi yang ada di PUTR Kabupaten Cirebon segera dilengkapi," jelasnya.

Imron menambahkan, Kabupaten Cirebon tidak mungkin menyelesaikan semua persoalan banjir, persoalan jalan rusak dan sektor PUTR dengan menggunakan dana APBD Kabupaten. Untuk itu, dirinya datang langsung ke Kementerian PUPR untuk berkoordinasi meminta supaya ada kenaikan anggaran dari Kementerian PUPR.

"Ini untuk anggaran tahun depan ya. Tapi syukur-syukur tahun sekarang ada juga yang dialokasikan untuk Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Bambang)

Share:

Senin, 18 April 2022

Rektor IAIN Cirebon Bertekad Memerangi Pelanggaran Kode Etik Dosen dan Mahasiswa

CIREBON, FC - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg akhirnya mencopot jabatan dosen yang tersandung kode etik di kampus setempat.

Sanksi pencopotan jabatan tersebut terkait perbuatan tidak menyenangkan terhadap mahasiswi di kampus setempat.

“IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertekad memerangi segala bentuk pelanggaran kode etik dosen dan mahasiswa, baik berupa tindakan asusila maupun kekerasan seksual di kampus,” kata rektor dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).

Bahkan, Dewan Etik Pelanggaran Disiplin Dosen dan Mahasiswa di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun telah menyidang kasus kasus tersebut yang telah dilaporkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak kampus setempat.

“Sidang ini dilaksanakan selama empat kali, yaitu pada tanggal 4, 6, 11, dan 14 April 2022 telah menghasilkan keputusan yang direkomendasikan kepada Rektor untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun memutuskan untuk memberi sanksi kepada dosen dengan mencopot jabatannya, karena telah melanggar kode etik ASN berupa perbuatan tidak menyenangkan terhadap mahasiswi.

Untuk diketahui, dalam kasus lain, Dewan Etik IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun sedang melakukan pendalaman dugaan kasus kekerasan seksual antarmahasiswa. Dalam waktu dekat pemeriksaan ini memutuskan hasilnya sebagai rekomendasi kepada rektor untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, kasus kekerasan seksual di IAIN Syekh Nurjati Cirebon viral usai disebarkan salah satu akun di media sosial. Bahkan, mahasiswa pun beberapa kali melakukan aksi untuk mengawal kasus tersebut. (din)

Share:

Dalam Dua Tahun, Ditargetkan 1 Juta Pohon Mangga Gincu Ditanam di Cirebon

CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., beserta Kepala Dinas Pertanian dan Go Green Indonesia, melaksanakaan penanaman mangga gedong gincu di Desa Panongan Lor Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon, Senin (18/04/2022). 

Penanaman ini, merupakan launching gerakan penanaman satu juta pohon mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon, yang didukung oleh Go Green Indonesia. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi, Kabupaten Cirebon dilibatkan dalam program penanaman satu juta pohon ini. 

Imron menyebutkan, Kabupaten Cirebon yang berada di wilayah pesisir dan dikenal dengan cuaca yang panas, memang membutuhkan pohon yang banyak. 

"Sehingga gerakan ini sejalan, agar Cirebon menjadi sejuk," ujar Imron. 

Imron juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk menyambut baik dan mendukung program ini. 

Ketua Go Green Indonesia, Jatmiko menuturkan, gerakan 1 juta pohon di Kabupaten Cirebon ini, akan melibatkan seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Ia menargetkan, dari jumlah 412 desa dan 12 kelurahan, masing-masing bisa menanam minimal 1.000 pohon dalam satu tahun. 

"Sehingga sekitar 2 tahun, jumlah 1 juta pohon bisa tercapai," ujar Jatmiko. 

Jatmiko menuturkan, pemilihan mangga gedong gincu sebagai pohon yang ditanam dalam program ini, karena gedong gincu menjadi ikon Kabupaten Cirebon. 

Ia juga berharap, nantinya desa-desa yang akan menanam mangga gedong gincu ini, tidak membeli bibit dari luar, melainkan bisa membelinya dari Desa Panongan Lor. 

"Saya harap, Desa Panongan Lor bisa jadi sentra bibit. Sehingga nanti bisa meningkatkan PAD juga," kata Jatmiko. (Indah)

Share:

Menag Yaqut : Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Sukseskan SPAN-UM PTKIN

JAKARTA, FC- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk (SPAN-UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022.

Menag mengingatkan, PTKIN tidak semata fokus pada perluasan akses, tetapi juga harus berorientasi pada peningkatan mutu.

Menurutnya, ikhtiar Kementerian Agama dalam perluasan akses masyarakat untuk kuliah di PTKIN semakin berhasil. Pasalnya, setiap tahun ratusan ribu pendaftar ikut terlibat dalam proses SPAN-UM PTKIN.

Tahun 2021 misalnya, Menag mengungkapkan, tidak kurang 280 ribu calon mahasiswa yang mendaftar, terdiri atas 182.890 pendaftar dari 11.920 sekolah melalui jalur SPAN PTKIN dan 100.038 pendaftar melalui jalur UM PTKIN.

“Jumlah pendaftar SPAN-UM PTKIN tiap tahun terus meningkat. Ini setidaknya menjadi penanda bahwa upaya perluasan akses yang dilakukan Kementerian Agama berhasil,” terang Menag di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

“SPAN-UM PTKIN sangat strategis, sebagai tahap awal mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik. Karenanya, seleksi mahasiswa ini menjadi sarana peningkatan mutu PTKIN,” sambungnya.

Kualitas PTKIN, kata Menag, bisa dilihat dari output atau lulusan yang dihasilkan. Publik akan menilai seberapa besar PTKIN memiliki dampak bagi kehidupan, tidak hanya bagi negara bangsa, tapi juga peradaban dunia. Dalam konteks ini, SPAN UM PTKIN merupakan langkah awal peningkatan kualitas PTKIN.

“Untuk memiliki output yang baik, tidak hanya dibutuhkan proses saja. Input yang baik tentunya diharapkan akan berdampak kepada kualitas yang akan dihasilkan,” tuturnya.

Ketua Panitia SPAN UM PTKIN yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN atau PTN dengan Program Studi Keagamaan di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain. 

Pola seleksi secara nasional pada perguruan tinggi disebut SPAN-PTKIN dan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan secara bersama oleh perguruan tinggi disebut UM-PTKIN. Kedua pola seleksi tersebut diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.

“SPAN UM PTKIN akan dilaksanakan oleh 58 PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 Fakultas Agama PTN yaitu Universitas Singaperbangsa Karawang. Proses pendaftaran jalur SPAN-PTKIN akan dilaksanakan mulai bulan Februari hingga April 2022 . Daftar program studi dan daya tampung SPAN – PTKIN dapat dilihat pada laman : http://www.span-ptkin.ac.id,” terang Imam Taufiq.

“Sementara, proses pembukaan pendaftaran jalur UM-PTKIN, diserahkan ke masing-masing PTKIN, dan akan berakhir pada Juni 2022. Daftar program studi dan daya tampung UM – PTKIN dapat dilihat pada laman: http://www.um-ptkin.ac.id,” tandasnya. (Ril)

Share:

Jumat, 15 April 2022

Sahur Bareng Warga, Bupati Cirebon Bagikan Bantuan

CIREBON - Sahur On The Road dan Ngobrog Sahur yang dilakukan Bupati Cirebon, Imron, Jumat dini hari (15/4/2022), mendapat apresiasi masyarakat sekitar.  Beberapa masyarakat yang sempat mendapatkan bingkisan di bunderan Kedawung, mengaku kaget. Pasalnya, dia tidak menyangka kalau yang membagi-bagikan bingkisan itu adalah Bupati Imron dan istrinya.

"Awalnya saya kaget karena pas lagi ngumpul-ngumpul, tiba-tiba ada beberapa mobil berhenti. Eh, ternyata yang turun Pak bupati sama ibu. Kita diberi bingkisan nih, dalamnya minyak goreng, beras dan mie instan," aku warga di sekitar bunderan Kedawung bernama Wanto.

Tim Bupati terus bergerak, dan kembali membagikan bingkisan di bunderan Plered dan bunderan Pasar Minggu. Lokasi-lokasi tersebut memang sering dijadikan kongkow warga sekitar. Begitupun dengan bantuan yang diberikan di seputar Pasar Palimanan. Mereka mengaku senang, karena bantuan yang diberikan bisa meringankan beban seperti kondisi saat ini.

"Cukup membantu ditengah situasi yang  serba sulit seperti sekarang ini," kata warga lainnya.

Usai membagikan bingkisan, Imron kembali bergerak menuju ke Desa Jatianom Kecamatan Susukan. Di Mesjid Nurul Mubin, Imron bersama pengurus Masjid mengadakan sahur bersama. Namun sebelum sahur, bupati memberikan bantuan stimulan sembako kepada pengurus DKM.

"Acara ini kami selenggarakan untuk membantu masyarakat sekitar. Tidak itu saja, ini supaya saya sebagai bupati juga lebih sering berinteraksi dengan masyarakat. Mohon maaf kalau saya belum bisa menjangkau semuanya," kata Imron.

Usai melaksanakan shalat subuh berjamaah, rombongan kembali bergeser. Masih di desa yang sama, Imron kembali memberikan bantuan stimulan sembako di Masjid Al Muttaqien. Tidak itu saja, bupati juga memberikan bantuan Rutilahu untuk 3 rumah yang dianggap sudah tidak layak.

"Semoga semua bantuan yang kami berikan, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Saya juga mengajak kepada semua masyarakat yang mempunyai harta berlebih, untuk bisa membantu sesama," jelasnya.

Sementara itu Camat Susukan, Carsono, mengaku bangga karena wilayahnya merupakan kecamatan pertama yang dikunjungi dalam program tersebut. Carsono juga mengaku, akan terus mendukung program kerja Bupati Cirebon, baik saat ini maupun program yang akan datang.

"Ini adalah penghormatan yang luar biasa dari bupati untuk masyarakat Kecamatan Susukan. Kami selalu siap mendukung program kerja bapak, baik saat ini maupun kedepannya," tukas Carsono (Indah)

Share:

Kamis, 14 April 2022

Kepala ESDM Jabar Bahas Rasio Elektrifikasi dengan Bupati

CIREBON - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (E-SDM) Provinsi Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih, mengadakan pertemuan dengan Bupati Cirebon Imron. Bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, membahas terkait persoalan Rasio Elektrifikasi, Kamis (14/4/2022).

Ai mengatakan, Rasio Elektrifikasi adalah perbandingan jumlah pelanggan rumahtangga yang memiliki sumber penerangan, baik dari listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) maupun listrik non-PLN.

"Ini adalah salah satu program Jabar Caang, yang merupakan bagian dari upaya mencari energi baru dan terbarukan. Kami juga sudah siapkan FS dan DED untuk sekolah dan pesantren," ungkap Ai.

Menurutnya, program tersebut akan dilakukan secara bertahap. Anggarannya sendiri bisa dari APBD maupun non APBD. Saat ini, pihaknya terus menggali potensi penyusunan DED (Detail Engineering Design) pada gedung-gedung pemerintahan. 

"Dalam waktu dekat, kami akan siapkan infrastruktur untuk gedung-gedung pemerintah. Nantinya akan dipasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)," ungkap Ai.

Sementara itu, Kabupaten Cirebon sendiri siap dengan adanya program PLTS pada beberapa gedung milik Pemkab Cirebon. Ada 4 titik sekolah yang dalam waktu dekat akan dipasang PLTS. Yaitu SMAN 1 Plumbon, SMKN 1 Jamblang, SMKN 1 Kedawung, dan SMKN 1 Mundu. Namun, diperlukan anggaran baik dari APBD maupun non-APBD.

"Kami menyambut program ini dengan cukup antusias. Ini kan bagian dari mencari energi terbarukan, jadi ini adalah program yang bagus," jelas Imron.

Hal itu karena, Kementerian ESDM pernah berkomentar, mereka optimis dapat menuntaskan target rasio elektrifikasi 100 persen pada tahun mendatang. Dengan begitu, seluruh wilayah Indonesia akan teraliri listrik pada tahun 2022.

"Memang perlu anggaran yang besar. Tapi saya percaya, pemerintah pusat akan benar-benar mendukung program ini. Jadi di Kabupaten Cirebon sendiri, saya yakin bisa berjalan sesuai harapan," tukasnya. (Heri)

Share:

Ratusan Pegawai Dilantik, Bupati Ingatkan Tugas dan Tanggungjawab

CIREBON - Bupati Cirebon Imron, melakukan pelantikan pejabat serta pengambilan sumpah jabatan untuk ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bertempat di Aula Disdik Kabupaten Cirebon. Imron berpesan, agar mereka yang dilantik, bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Disamping itu, mereka diminta untuk bertanggungjawab terhadap apa yang dikerjakannya.

"Jangan main-main dengan jabatan, karena pertanggungjawabannya di dunia dan akherat. Saya minta kalian bisa bekerja dengan baik, dan mempertanggungjawabkan semua konsekuensi yang kalian ambil," ungkap Imron, Kamis (14/4/2022).

Imron menjelaskan, ada 211 Kepala Sekolah yang dilantik saat itu. Sementara itu, ada satu orang Pejabat Pengawas, serta 21 Pejabat Fungsional yang juga dilantik. Sedangkan untuk Penyuluh Pertanian, ada 11 Pegawai Paramedik Veteriner, satu orang Perencana, empat orang Kepala Puskesmas dan delapan orang Guru SD.

"Kalau untuk PPPK, jumlahnya 1715. Dengan jumlah sebesar itu, anggaran untuk gaji mereka memang dari APBD Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Pengangkatan Kepala Sekolah juga, lanjutnya, didasarkan kepada Peraturan Mendikbud Ripset dan Teknologi Nomor 40 Tahun 2021. Isinya, tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Bupati berharap, jabatan yang diberikan dapat dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja. 

"Dinamika dalam penataan sistem pemerintahan daerah, adalah untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Nantinya, akan tercapai kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon," papar Bupati.

Bupati mengingatkan, setelah pelantikan, dirinya meminta pegawai langsung bertugas dan melakukan adaptasi. Mereka diminta untuk mempelajari dan memahami tugas pokok dan fungsi jabatan. Mereka juga harus membangun koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang efektif. (Bambang)

Share:

Rabu, 13 April 2022

Presiden RI, Ir Jokowi Widodo Bakal Kabulkan Keinginan Nelayan di Cirebon

CIREBON, FC - Keinginan sejumlah nelayan di Desa Bandengan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, bakal direalisasikan oleh Presiden Joko Widodo. 

Saat melakukan kunjungan ke Desa Bandengan, Jokowi yang didampingi oleh Gubernur Jabar, Bupati Cirebon dan sejumlah menteri, menerima langsung keluhan dari para nelayan. 

Dua keluhan yang disampaikan oleh para nelayan di Desa Bandengan, yaitu terkait pendangkalan sungai dan kesulitan mendapatkan solar. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Presiden akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut. 

Terkait pendangkalan sungai, Presiden sudah menginstruksikan langsung kepada Menteri PUPR, yang juga ikut dalam kunjungan tersebut. Presiden meminta untuk langsung dilakukan pengerukan. 

"Terkait pendangkalan, presiden sudah meminta kepada PUPR untuk melakukan pendalaman (pengerukan) dan pembersihan sungai," kata Emil, Rabu 13 April 2022. 

Selain masalah pendangkalan sungai, nelayan juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM jenis solar. 

Untuk masalah tersebut, presiden juga sudah meminta kepada menteri BUMN, untuk bisa membangun SPBN untuk nelayan. 

"Sehingga nanti tidak antre dengan yang ada di darat," ujar Emil. 

Bupati Cirebon, Imron,  mengucapkan terimakasih atas beberapa solusi yang akan diberikan oleh Jokowi, terhadap masalah yang dihadapi oleh para nelayan. 

Imron mengatakan, Presiden sudah berjanji akan menindaklanjuti dua masalah yang disampaikan oleh para nelayan, yaitu terkait pengadaan solar dan pendangkalan. 

"Pak Presiden sudah berjanji akan menindaklanjuti, keluhan yang disampaikan oleh para nelayan," katanya. (din)

Share:

PT Gamatara Trans Ocean Shipyard Menyerahkan Uang Denda Sebesar Rp 2 M Kepada Kejaksaan Negeri Cirebon

 

Penyerahan uang denda sebesar Rp 2 Milyar dari PT Gamatara Ocean Trans Hipyard kepada Kejaksaan Negeri Cirebon.


CIREBON, FC – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cirebon menerima uang denda Rp 2 miliar dari PT Gamatara Trans Ocean Shipyard (GTOS,) terpidana tindak pidana lingkungan hidup.

Kepala Kejaksaan Negeri Cirebon, Umaryadi membenarkan pihaknya menerima uang denda dari PT GTOS pada Rabu (13/4/2022) kemarin.

"Iya benar, ini dari pada pelaksanaan putusan kasasi MA terhadap upaya peninjauan kembali (PK) yang dilakukan terpidana (PT GTOS), ” kata Kepala Kejaksaan Negeri Cirebon, Umaryadi melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/4/2022).

Umaryadi menyebut dalam amar putusan kasasi itu menyatakan PT GTOS menetapkan tetap bersalah karena melakukan kegiatan usaha tanpa ada izin lingkungan hidup. Atas pelanggaran itu dijatuhi denda Rp 2 miliar.

"Pada putusan pengadilan negeri dinyatakan bersalah, kemudian pengadilan tinggi sama dinyatakan bersalah. Terpidana lanjut upaya kasasi dan pengadilan MA juga menyatakan tetap bersalah, ” tandasnya.

Sementara itu, kronologis Perkara Tindak Pidana Lingkungan Hidup atas nama terdakwa PT GAMATARA TRANS OCEAN SHIPYARD yang dalam hal ini diwakili oleh HANAFI SANTOSO selaku Direktur Keuangan dan Marketing pada PT GAMATARA TRANS OCEAN SHIPYARD berasal dari Penyidik PPNS dari Kementrian Lingkungan Hidup.

Bahwa terdakwa  PT GAMATARA TRANS OCEAN SHIPYARD  yang dalam hal ini diwakili oleh HANAFI SANTOSO selaku Direktur Keuangan dan Marketing pada PT GAMATARA TRANS OCEAN SHIPYARD, yang berhak dan berwenang bertindak mewakili Perseroan didalam dan diluar pengadilan, Pada tanggal yang tidak dapat ditentukan dengan pasti pada bulan Oktober tahun 2015 sampai dengan bulan Desember tahun 2015 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu yang termasuk dalam kurun waktu di dalam tahun 2015, bertempat di area pelabuhan Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat pada koordinat S 060 42 22,88” dan E 1080 34 7,18” sampai dengan koordinat S 060 18 62” dan E 1080 34 11,77”, melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal  109 Jo Pasal 116 ayat (1) huruf a Jo Pasal 118 Jo Pasal 119 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan cara sebagai berikut, bahwa terdakwa PT. Gamatara Trans Ocean Shipyard adalah badan usaha yang bergerak dalam bidang usaha jasa perbaikan pembuatan dan perbaikan kapal dan berdiri sejak tahun 2009 yang terletak di Jalan Tanjung Tengah No.1 Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon Provinsi Jawa-Barat. 

Sejak tanggal 22 Juni 2016 Hanafi Santoso menjabat sebagai Direktur berdasarkan Akta Notaris Suhartono Hakim Djajadiputra Jasin, SH No. 94 tentang Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT Gamatara Trans Ocean Shipyard dan telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Dirjen AHU Nomor : AHU-AH.01.03-0059672 tanggal 22 Juni 2016 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT Gamatara Trans Ocean Shipyard.

Bahwa terdakwa PT. Gamatara Trans Ocean Shipyard memiliki kegiatan pembangunan Dok kapal tahap I pada tahun 2009 dan pembangunan Dok kapal tahap II pada tahun 2015 yang berlokasi di wilayah DLKp/DLKr Pelabuhan Cirebon, Provinsi Jawa-Barat.

Bahwa berdasarkan dokumen UKL-UPL 2014 milik PT. Gamatara Trans Ocean Shipyard, rencana kegiatan reklamasi dalam rangka pembangunan dok kapal PT Gamatara Trans Ocean Shipyard meliputi sebagai berikut : Lokasi diwilayah perairan pantai pelabuhan Cirebon adalah seluas + 40.000 m2 dengan batas-batas Sebelah Utara : Laut jawa, Sebelah Selatan : Dok Kapal PT. Gamatara Trans Ocean Shipyard (Eksisting), Sebelah Timur : Laut Jawa dan Sebelah Barat : Sungai Sukalila dan Laut jawa serta titik koordinat 060 - 42 - 24” LS / 108 — 34 — 25” BT, 060 — 42 -17” LS / 108 — 34 - 17” BT, 060 — 42 —16” LS / 108 — 34 — 22” BT  dan 060 — 42 — 24” LS / 108 — 34 — 25” BT .

Bahwa pada hari dan tanggal yang sudah tidak diingat lagi dengan pasti pada bulan Oktober tahun 2015 sampai dengan bulan Desember tahun 2015, PT Gamatara Trans Ocean Shipyard telah melakukan reklamasi/penimbunan laut di wilayah Dlkp/Dlkr Pelabuhan Cirebon diluar lingkup yang terdapat di dalam dokumen UKL-UPL PT Gamatara Trans Ocean Shipyard tahun 2014 dan Izin Lingkungan yaitu di jalan Madura menuju tempat perbaikan kapal (galangan kapal) milik PT Gamatara Trans Ocean Shipyard yang akan digunakan untuk akses jalan tanpa melakukan perubahan dokumen UKL-UPL PT Gamatara Trans Ocean Shipyard tahun 2014 dan izin lingkungan. 

Bahwa perbuatan PT Gamatara Trans Ocean Shipyard yang telah melakukan reklamasi/penimbunan laut di wilayah Dlkp/Dlkr Pelabuhan Cirebon diluar lingkup yang terdapat di dalam dokumen UKL-UPL PT Gamatara Trans Ocean Shipyard tahun 2014 dan Izin Lingkungan tanpa melakukan perubahan dokumen UKL-UPL PT Gamatara Trans Ocean Shipyard tahun 2014 dan izin lingkungan tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 50 ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah No.27 tahun 2012 tentang Izin lingkungan yang menyebutkan, “Penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan wajib mengajukan permohonan perubahan izin lingkungan, apabila usaha dan/atau kegiatan yang telah memperoleh izin lingkungan direncanakan untuk dilakukan perubahan”. 

Perkara Tindak Pidana Lingkungan Hidup tersebut telah diputus oleh Pengadilan Negeri Cirebon Nomor : 157/ Pid.Sus/ 2016/ PN.Cbn tanggal 11 Januari 2017 dengan amar Putusan sebagai berikut, menyatakan bahwa terdakwa PT. GAMATARA TRANS OCEAN SHIPYARD yang diwakili oleh Sdr. HANAFI SANTOSO tersebut diatas, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Melakukan Kegiatan Tanpa Memiliki Izin Lingkungan”.

Kemudian menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana denda sejumlah Rp. 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah), dengan ketentuan apabila dalam waktu 1 (satu) bulan Terdkwa tidak dapat membayar denda diganti dengan perampasan harta kekayaan/asset mlik Terdakwa untuk dijual/dilelang melalui Kantor Lelang Negara sesuai ketentuan perundang- undangan.

Bahwa atas Putusan Pengadilan Negeri tersebut pihak Terdakwa PT GAMATARA TRANS OCEAN SHIPYARD yang dalam hal ini diwakili oleh HANAFI SANTOSO selaku Direktur Keuangan dan Marketing  dan Penuntut Umum mengajukan Banding dan Perkara Tindak Pidana Lingkungan Hidup telah diputus oleh Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jawa Barat Nomor : 116/Pid.B/2019/ PT.Bdg  tanggal 22 Mei 2019 dengan amar putusan sebagai berikut : Menerima permintaan banding dari Terdakwa dan Penuntut Umum ;

Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Cirebon tanggal 4 April 2019 Nomor : 197/Pid.B/2018/PN.Cbn yang dimintakan banding tersebut, Membebankan Terdakwa biaya kepada Terdakwa dalam kedua tingkat Peradilan yang dalam tingkat banding sebesar Rp. 2.500. (din)



Share:

Selasa, 12 April 2022

Finalisasi Hasil SPAN PTKIN 2022 Diumumkan Besok Jumat

JAKARTA, FC- Hasil dari proses Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022 memasuki tahap finalisasi dan hasilnya akan diumumkan besok, Jumat (15/4/2022) jam 2 siang.

Untuk mengecek kelulusan, peserta harus menyiapkan nomor pendaftaran. Pengumuman SPAN PTKIN 2022 dapat dilihat melalui https://pengumuman.span-ptkin.ac.id/. Kemudian masukkan nomor pendaftaran dan laman akan menampilkan hasil kelulusan SPAN PTKIN 2022.

Peserta yang dinyatakan lolos dapat melakukan pendaftaran ulang di PTKIN tujuan masing-masing dan jadwalnya dapat dilihat di masing-masing kampus.

Kepala Sekretariat SPAN PTKIN 2022, Mukhsin Jamil mengatakan, ada sebanyak 172.971 calon mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur tersebut.

“Setelah dilakukan proses vinalisasi, total ada 172.971 pendaftar yang mengikuti proses seleksi SPAN PTKIN 2022,” terang Mukhsin di Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Dia mengatakan, proses pendaftaran SPAN PTKIN 2022 pun sudah selesai. Panitia telah melakukan proses verifikasi dan hasilnya segera dibahas pada sidang yudisium atau rapat penentuan kelulusan.

“Mereka (172.971 pendaftar_red) bersaing untuk mendapatkan 58.140 kuota mahasiswa baru lewat jalur SPAN PTKIN 2022,” sambungnya.

Mukhsin menjelaskan, SPAN PTKIN diikuti siswa dari 10.927 lembaga, tardiri dari 76.874 SMA, 82.342 MA (Madrasah Aliyah), 13.207 (SMK), 511 (pesantren), dan 37 lembaga lainnya (paket C).

Dia memaparkan, proses SPAN PTKIN 2022 ini berbasis sistem. Sehingga, secara otomatis akan menyeleksi keseluruhan siswa berdasarkan raport dan prestasi, lalu dirangking sesuai kebutuhan kuota.

Diungkapkan, Program Studi Ekonomi Syariah, Manajemen Keuangan Syari’ah, dan Perbankan Syariah menjadi favorit pilihan pendaftar. Prodi favorit lainnya adalah Pendidikan Agama Islam serta Bimbingan dan Konseling Islam.

“Saat ini proses SPAN-PTKIN telah memasuki tahap finalisasi. Para Rektor PTKIN di seluruh Indonesia sekarang berkumpul di Jakarta untuk melakukan sidang yudisium atau rapat penentuan kelulusan. Hasilnya akan diumumkan pada Jumat, 15 April 2022 pukul 14.00 WIB,” ungkapnya.

Ketua Panitia SPAN UMPTKIN yang juga Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq mengatakan, proses seleksi melalui jalur SPAN PTKIN telah berjalan dengan baik dan sesuai kaidah penjaminan mutu penerimaan mahasiswa baru. Inovasi integrasi Dapodik Kemendikbud Ristek dengan EMIS Kementerian Agama juga berjalan aman tanpa kendala.

“Skoring dengan sistem online menjadi model baru penskoran kelulusan calon mahasiswa pada SPAN PTKIN 2022,” jelasnya.

Seperti diketahui, seleksi masuk PTKIN dibagi dalam tiga jalur. Untuk jalur prestasi akademik atau SPAN PTKIN, kuotanya minimal 20%, kemudian jalur mandiri atau Ujian Masuk (UM) PTKIN dengan kuota minimal 40%, dan jalur lainnya adalah penerimaan mahasiswa baru di dan oleh masing-masing perguruan tinggi dengan kuota maksimal 30%. (din)

Share:

Delegasi Kedutaan AS Datangi Bupati Cirebon, Bahas Poin Penting

CIREBON, FC - Delegasi Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, mendatangi Bupati Cirebon, Imron, Senin (11/4/2022). Bertempat di Pendopo Rumdin Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Imron juga dampingi beberapa kepala SKPD. Mereka adalah Kepala Bappelitbangda, Kesbangpol, Kadisdik, Kadis LH, Kadis Budpar, Kadis Kominfo, Kabag Pemerintahan dan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama.

Dihadapan delegasi Kedubes AS, Imron mengatakan program pemeliharaan penguatan budaya lokal sangat penting, karena sesuai dengan identitas bangsa. Sedangkan budaya Cirebon telah dikenal sebagai barometer toleransi.

Menurutnya, perhatian Pemerintah Amerika Serikat, dalam hal ini Kedubes AS di Jakarta, menunjukkan dalam situasi dunia saat ini apa yang terjadi di daerah, dapat menjadi perhatian Internasional.

"Untuk itu Pemkab Cirebon dituntut untuk memiliki pemahaman tentang Collaborative Governance. Pemerintah dapat bekerjasama dengan institusi atau lembaga pemerintah, swasta, bahkan organisasi internasional," ucapnya.

Sementara lanjut Imron, dalam bidang pendidikan Pemkab Cirebon terus mengembangkan SDM. Pengembangan ini dalam bentuk manajemen sekolah. Lalu kapasitas pengajar pendidik dan beasiswa bagi siswa atau mahasiwa potensial.

"Kami sangat memperhatikan sekali masalah pendidikan. Harapan kami pemerintah AS dapat memberi dukungan." ungkapnya.

Hal lainnya, Imron melihat bahwa Kabupaten Cirebon adalah daerah yang terus berkembang. Nantinya akan menjadi masyarakat yang lebih industrial. Meski demikian, perubahan ini menyisakan berbagai macam masalah.

"Kabupaten Cirebon itu daerah berkembang, tapi banyak masalah diataranya masalah waste management, access to clean water, river pollution, pilot project water dan sanitation technology Tepat Guna Pengelolaan Sampah. Pelan-pelan sedang kita perbaiki," terangnya. 

Sementara delegasi Kedutaan Besar Amerika Serikat, David Baker, pada intinya mengapresiasi program-program yang sudah dan sedang dijalankan Pemkab Cirebon. Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, mendukung penuh program tersebut. (din)

Share:

Senin, 11 April 2022

8.000 Liter Migor Dijual dalam OPM di Pasar Jamblang Cirebon

CIREBON, FC - Sebanyak 8.000 liter minyak curah, dijual dalam kegiatan Operasi Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Pemkab Cirebon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, bekerjasama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). 

Kegiatan yang diselenggarakan di Pasar Jamblang Kabupaten Cirebon tersebut, menjual minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000/liter atau Rp 15.500/kg. 

"Yang ikut dalam kegiatan ini, yaitu para pedagang," ujar Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag, Senin (11/04/2022). 

Imron menjelaskan, kegiatan OPM ini dilaksanakan, dikarenakan banyak keluhan dari masyarakat, tentang kelangkaan minyak goreng. 

Selain itu, harga minyak goreng yang melambung tinggi, juga menjadi salah satu hal yang dikeluhkan oleh masyarakat di Kabupaten Cirebon. 

"Oleh karena itu, saya imbau juga kepada para pedagang, jangan menjualnya dengan harga yang terlalu mahal," kata Imron. 

Pada kegiatan OPM kali ini, pembelian untuk setiap pedagang dibatasi sebanyak 50 kg. Imron juga meminta kepada masyarakat untuk tidak panik terhadap situasi yang terjadi saat ini. 

Masyarakat diminta membeli minyak goreng sesuai dengan kebutuhan dan tidak membeli secara berlebihan. Apalagi, jika sampai dilakukan penimbunan. 

"Karena pemerintah akan menyediakan minyak goreng," ujar Imron. 

OPM minyak goreng di Kabupaten Cirebon, sudah dilaksanakan kali kedua. Imron juga memastikan, pihaknya akan menyelenggarakan OPM ditempat lainnya. (din)

Share:

Minggu, 10 April 2022

Bupati Cirebon Hadiri Pembukaan OPM PCNU Kabupaten Cirebon

KAB.CIREBON, FC - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, menghadiri pembukaan Operasi Pasar Murah (OPM) yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Cirebon di GOR Desa Kaliwulu Kecamatan Plered, Sabtu (9/4/2022). 

Dalam kegiatan tersebut, PCNU Kabupaten Cirebon menjual paket sembako dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran. 

"Dijual per paketnya sebesar Rp 81.500. Kalau beli di pasaran lebih dari itu," ujar Imron. 

Masyarakat bisa mendapatkan harga paket sembako lebih murah dibandingkan dengan pasaran, dikarenakan adanya subsidi yang diberikan oleh PCNU Kabupaten Cirebon dalam setiap paketnya. 

Imron sendiri mengucapkan terima kasih atas kepedulian PCNU Kabupaten Cirebon, terhadap masyarakat. Menurut Imron, ini merupakan salah satu bentuk nyata peran NU ditengah masyarakat. 

"Ini merupakan bentuk kepedulian PCNU Kabupaten Cirebon terhadap masyarakat," kata Imron. 

Kedepannya, Imron berharap PCNU bisa bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Cirebon dalam penyelenggaraan OPM ramadan seperti ini. 

Pihaknya mengaku siap untuk memberikan sembako dengan harga yang murah, untuk bisa digunakan dalam kegiatan OPM. 

"Kalau sekarang, PCNU membeli barangnya dari sejumlah distributor, nanti kami juga bisa bantu berikan sembako dengan harga yang murah," kata Imron. 

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten, KH. Aziz Hakim Syaerozi menuturkan, bahwa OPM yang diselenggarakan di Kecamatan Plered ini, merupakan kegiatan perdana. 

Pada tahun ini, PCNU Kabupaten Cirebon akan menyelenggarakan kegiatan OPM di 25 titik kecamatan, selama bulan ramadan. 

"Kegiatan tersebut nantinya, diselenggarakan oleh masing-masing Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di tingkat kecamatan," kata Aziz. (din)

Share:

Sabtu, 09 April 2022

Safari Ramadan, Pemkab Cirebon Gelar Vaksinasi Gratis Minyak Goreng

WALED, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, menggelar safari ramadan perdana di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa kegiatan safari ramadan ini, bertujuan untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat secara langsung. 

Selain bersilaturahmi, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyaluran sejumlah bantuan, baik itu untuk lembaga pendidikan, lembaga keagamaan dan bantuan untuk masyarakat lainnya. 

"Kami juga memberikan informasi terkait progam Pemda Kabupaten Cirebon," ujar Imron. 

Untuk mendorong capaian vaksinasi, safari ramadan kali ini, digelar pula kegiatan vaksinasi dosis 3 (Boooster), untuk masyarakat di Kecamatan Waled. 

Bagi warga yang melakukan vaksinasi, penyelenggara akan memberikan minyak goreng secara gratis. Cara ini, ternyata mampu mengundang banyak masyarakat untuk berpartisipasi. 

"Kalau yang vaksin, dapat minyak goreng," kata Imron. 

Dalam kesempatan tersebut, Imron juga berpesan kepada masyarakat dan pemerintahan di Kecamatan Waled, untuk bisa bersama menjaga infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pemda Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan ini, dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, serta Sekretaris Daerah, Forkopimda dan sejumlah kepala dinas. 

Sementara itu, Kuwu Desa Cikulak, Yusnaedi menuturkan, bahwa safari ramadan di Desa Cikulak, disambut antusias oleh warga. 

Terbukti, kegiatan vaksinasi dosis ketiga yang diselenggarakan dalam kegiatan ini, banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat. 

"Terbukti, ada sekitar 120 warga yang mengikuti vaksinasi," kata Yusnaedi. 

Yusnaedi mengatakan, bahwa program vaksinasi dosis ketiga ini, perlu terus didorong. Karena menurutnya, banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi, hanya sampai dosis yang kedua saja. 

"Padahal masih ada program vaksin booster," kata Yusnaedi. (Indah)

Share:

Rabu, 06 April 2022

BAZ Kabupaten Cirebon Salurkan Bantuan Senilai Rp107 juta

CIREBON, FC - Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Cirebon, kembali menyalurkan bantuan dengan nilai sekitar Rp107 juta. Nilai sebesar itu diperuntukkan untuk berbagai macam bantuan, seperti pembelian kursi roda bagi penyandang disabilitas. Juga untuk bantuan pesantren, rutilahu dan beasiswa anak tidak mampu.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja BAZ Kabupaten Cirebon yang terus mendistribusikan bantuan BAZ, untuk kegiatan sosial. Setidaknya, anggaran yang disalurkan sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar," ujar Bupati Cirebon, Imron, usai menghadiri kegiatan tersebut, Rabu (6/4/2022).

Menurutnya, selama BAZ Kabupaten Cirebon berdiri, banyak sekali bantuan yang sudah disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Ini merupakan bentuk manajemen yang baik dalam pengelolaan dan penyaluran BAZ di Kabupaten Cirebon.

"Manajemen BAZ Kabupaten Cirebon memang sangat baik, sehingga penyalurannya juga tepat sasaran. Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh ASN di Kabupaten Cirebon untuk tetap menyalurkan zakatnya lewat BAZ ini," ungkap Bupati.

Bupati menyebutkan, memang masih banyak warga Kabupaten Cirebon yang perlu dibantu lewat dana BAZ. Namun tetap, harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi anggaran hasil zakat yang sudah terkumpul. Untuk itu, dirinya meminta kepada pengurus BAZ Kabupaten Cirebon, supaya bisa mengelola BAZ dengan baik dan mendistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan.

"BAZ juga maunya bantuan yang disalurkan bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Cirebon yang kurang mampu. Tapi kembali lagi ke pihak BAZ, karena saya yakin mereka lebih tahu buat siapa dan buat apa saja anggaran BAZ ini akan disalurkan," jelas Imron.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZ Kabupaten Cirebon, M. Sirojuddin mengatakan, bantuan tersebut merupakan pendistribusian tahap pertama. Namun kedepan akan melakukan pendistribusian secara periodik. Dia juga tidak menampik, pemasukan terbesar BAZ dari zakat ASN yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Kedepan kami akan melakukan pendistribusian secara periodik. Tapi harus kami akui, pemasukan BAZ terbesar BAZ Kabupaten Cirebon ya dari zakat ASN. Pastinya anggaran ini kami kelola secara transparan dan akuntabel," tukasnya. (Indah)

Share:

Definition List

Unordered List

Support