Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 Januari 2020

Ma’ruf Nuryasa AP : DKIS Kota Cirebon Tahun 2020 Luncurkan Strategi Bangun Smart City Lebih Baik


FOKUS CIREBON - Dinas Komunikasi Informasi Statistik (DKIS) Kota Cirebon, tengah menyiapkan beberapa strategi yang akan dilakukan di Tahun 2020, sehingga Smart City Kota Cirebon bisa semakin baik.
Hal itu dinyatakan langsung oleh Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa AP di ruang kerjanya, Rabu (29/1), terkait eksistensi Smart City di tahun 2020.
“Tahun 2020 Smart City memiliki strategi berbeda dengan 3 tahun lalu dari Tahun 2017 sampai 2019 kita fokus ke pembangunan program-program,” kata Ma’ruf.
Ma’ruf mengungkapkan, saat ini diibaratkan orang membangun rumah dimana struktur Smart City sudah cukup di bangun selama 3 tahun, dan sekarang masuk ketahap penyempurnaan dan evaluasi.
“Tidak lagi membangun struktur Smart City, tapi kita evaluasi dan menyempurkan program Smart City nya,” ungkapnya.
Ma’ruf menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi fokus Smart City tahun 2020, yakni regulasi, layanan dan sosialisasi untuk menyempurnakan semua aspeknya.
“Alhamdulillah, regulasi telah dibantu DPRD dimana Perda Smart City diselesaikan Tahun 2020. Pada 2019 naskah akademik sudah selesai dan bisa disahkan menjadi Perda tahun ini,” jelasnya.
Dalam evaluasi layanan, lanjut Ma’ruf, tahun ini menggandeng BPSDMP Kominfo jadi lokus pelaksanaan evaluasi Smart City di Jawa Barat.
“Evaluasi internalnya kurang sosialisasi. Kedepan akan memperbanyak dengan bukan kita mengundang orang, tapi kita mendatangi orang. Seperti kampus, termasuk ruang lingkup masyarakat di RW, Bentuknya kuis dan nyiapkan hadiah,” paparnya.
Masih kata Ma’ruf, syaratnya ada pertemuan dihadiri minimal 30 orang mau di RW, kelurahan, komunitas dan dimanapun bisa langsung mengundang Tim DKIS.
“Sudah disiapkan dengan tim sendiri polanya dengan kuis biar gak jenuh. Dan, sudah mulai Januari ini. Sudah ada 4 tempat sekolah komunitas warga dan profesi,” tandasnya. (Muiz)

Hingga 6 Hari, Banjir Masih Merendam 6 Kecamatan Di Bandung


BANDUNG BARAT – Hingga hari ini banjir masih merendam enam kecamatan di Bandung Barat, sejak Kamis (23/1) Selasa (28/1). Enam kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Ciparay.
Data hingga Selasa (28/1) pukul 05.00 WIB, sebanyak 18.046 KK/59.917 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian muka air rata-rata 10-200 sentimeter dan memaksa 1.454 KK/3.882 jiwa mengungsi.
Adapun sejumlah titik pengungsian meliputi Aula Desa Dayeuhkolot, Masjid Ashofia, Masjid Baitu Haq, Masjid Al-Musofa, Masjid Argadinata, Masjid Al-Barokah, Shelter Parunghalang, Gedung INKANAS Baleendah dan sejumlah pengungsian lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan.
Kerugian materil yang ditimbulkan akibat banjir yang terjadi karena intensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung tersebut meliputi 13.881 rumah, 23 Sekolah, 79 Tempat Ibadah, 18 Fasilitas Umum dan 278 hektar sawah. Selain itu akses Jalan Andir menuju Ketapang masih terendam dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung dan tim gabungan serta dari unsur TNI/Polri terus memantau ketinggian muka air dan melakukan assesment ke lokasi kejadian. Selain itu, bantuan logistik seperti sembako dan sejumlah barang penunjang kebutuhan lainnya terus dikirimkan kepada para pengungsi. 

Sumber: Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Alhamdulillah.. !! Berita Jalan Berlobang Di Majasem, Akhirnya Diperbaiki Oleh PUPR


FOKUSCIREBON - Jalan Perjuangan - Majasem Kota Cirebon yang sebelumnya dipasang 'Plang' pertanda jalan ini rusak dan berlobang, akhirnya diperbaiki oleh petugas teknis PUPR Kota Cirebon, Selasa (28/01/2020).

Warga Majasem pun mengucapkan terimkasih kepada media online fokuscirebon.com yang sudah memberitakan jalan tersebut karena sudah memakan korban dan berbahaya bagi pengguna kendaraan motor lainnya.

"Terimaksih mas, sudah membantu kami melalui pemberitaan, sehingga bisa mencegah bahaya kecelakaan bagi pengendara sepeda motor," kata warga kepada fokuscirebon.com


Hal senada juga diungkapkan Yono, yang juga berterimkasih kepada pihak PUPR yang cepat tanggap atas kondisi jalan yang berbahaya tersebut. 

"Yang dikhawatirkan itu kalau hujan turun, lobang jalan tersebut jadi tidak terlihat akibat tertutup air, ini bisa berbahaya bagi keselamatan orang lain," ujarnya.

Sementara itu, saat fokuscirebon.com mengecek ke lokasi, tampak sejumlah petugas PUPR tengah melakukan penambalan jalan. 

                            Kondisi jalan sebelum diperbaiki

Kini dengan perbaikan tersebut, warga dan pengguna jalan, khususnya sepeda motor tidak lagi harus khawatir dengan kondisi jalan di wilayah Perjuangan - Majasem Kota Cirebon. (nur)




Senin, 27 Januari 2020

Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Perjuangan - Majasem Dipasang "Patok"


FOKUS CIREBON - Warga Perjuangan - Majasem Kota Cirebon rupanya sudah tak sabar menunggu pihak PUPR untuk memperbaiki jalan yang rusak. Alih-alih warga malah memasang tanda agar pengguna jalan berhati-hati, Senin (27/01/2020).

Kertas putih bertuliskan awas ada lubang, tegak berdiri di atas jalan rusak tersebut dan membuat lalu lintas kendaraan dari arah selatan (Majasem-Perjuangan) sedikit agak terganggu. 

Kendati begitu, cara ini oleh warga dianggap sebagai pilihan terbaik, sebab tak sedikit dari kendaraan yang melintas, tergelicir akibat kaget hingga lepas stang.

"Ya, apalagi jika musim hujan, jalan berlobang tidak terlihat, membuat pengendara sepeda motor banyak yang jatuh akibat kaget dan tangannya lepas dari stang motornya. Ini oleh warga sengaja diipasang diatas lobang tersebut," ujar Satori, warga Majasem.

Ungkapan serupa disampaikan Andriani, bahwa plang yang dipasang ini merupakan yang kesekian setelah sebelumnya batang pohon pisang.


"Bahaya pak, lobangnya cukup besar, terutama bagi pengendara sepeda motor. Namun yang bikin kesal belum juga ada yang datang dari pihak PUPR untuk memperbaiki jalan rusak ini," kesalnya. (nur)

Di Pendopo, Bupati Kuningan Menerima Kunjungan 'GAMAKU' Universitas Padjajaran Bandung


FOKUS KUNINGAN - Bertempat di Pendopo Kab.Kuningan, Bupati H.Acep Purnama, SH,MH menerima kunjungan  Keluarga Mahasiswa Kuningan (GAMAKU) Universitas Padjajaran Bandung saat melakukan silaturahim ke Pemerintah Kab.Kuningan. Kunjungan mahasiswa ini terkait dengan penyelenggaraan UTBK kegiatan GAMAKU Goes To School 2020, Senin (27/01/2020). 
Dalam pertemuan tersebut Bupati mengatakan agar pelaksanaan try out kedepan nanti tidak hanya difokuskan di Pusat Kota saja tetapi juga diharapkan untuk di fokuskan di Daerah Kec. pinggiran seperti Dubang, Selajambe, Cilebak, Pasawahan, Pancalang, Cigandamekar, Japara, Jalaksana, Cibeureum, Cibingbin, Lebakwangi, Maleber.

Agar semua masyarakat yang ingin mengikuti pelaksanaan try out dapat terakomodir di semua wilayah yang ada di Kab. Kuningan. Sementara itu GAMAKU mengatakan untuk pelaksanaan try out akan dilaksanakan di Gor Ewangga Kab. Kuningan pada tanggal 9 Februari 2020 mendatang 
Sumber berita : (Bid IKP/ DISKOMINFO)

Minggu, 26 Januari 2020

Kasubag Humas Dan Publikasi IAIN SNJ Cirebon Ikuti Kegiatan FGD Kehumasan SPAN-UM PTKIN 2020


FOKUS JAKARTA - Kasubag Humas dan Publikasi IAIN SNJ Cirebon menghadiri kegiatan Focused Group Discussion (FGD) Kehumasan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (SPAN-UM PTKIN) 2020.
Kegiatan yang melibatkan 42 Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini berlangsung di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta Pusat, dari tanggal 25-26 Januari 2020.
FGD Kehumasan SPAN-UM PTKIN menghadirkan narasumber; Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Dr. H. Babun Suharto SE, MM, (Rektor IAIN Jember), Ketua Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si (Rektor UIN SGD Bandung), Sekretaris Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd (Rektor IAIN Samarinda).
Selain itu, narasumber lainnya adalah Koordinator Pokja Kesekretariatan SPAN-UM PTKIN, Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag (Wakil Rektor I UIN SGD Bandung), Dr. Moh. Erihadiana (Kepala Sekretariat SPAN-UM PTKIN), Koordinator Pokja SSE, Undang Syaripudin, M. Kom (Ketua PTIPD UIN SGD Bandung), Pokja TIK dan Pendaftaran Arif Rahman.
Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Babun, menjelaskan keberadaan Forum Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (FH PTKIN) harus menjadi garda terdepan dalam peningkatan kualitas SPAN-UM PTKIN. 
“Untuk tahun sekarang kita mendapatkan saudara baru dari Universitas Singaperbangsa Karawang, dengan bergabungnya Fakultas Agama Islam (FAI) Unsika diharapkan dapat menjadi garda terdepan keberadaan SPAN-UM PTKIN, karena Humas merupakan ujung tombak informasi yang berusaha meningkatkan kualitas dan mutu perguruan tinggi Islam,” tegasnya.
Ketua Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Prof. Mahmud, menegaskan keikut sertaan perguruan tinggi negeri (PTN) dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke PTKIN di lingkungan Kementerian Agama dalam melakukan penerimaan mahasiswa baru (PMB) menjadi bukti atas kesetaraan perguruan tinggi dalam mencetak generasi bangsa yang beradab. 
“Ketika SK Prodi yang dikeluarkan Kemendikbud, maka PT itu bisa mengikuti SBMPTN dan SMPTN. Begitu sebaliknya, jika SK Prodi dikeluarkan Kemenag, maka kampus itu hanya bisa mengikuti SPAN-UM PTKIN. Dalam hal ini, karena Unsika diajukan oleh Kopertais pada saat berubah status menjadi PT negeri, untuk PMBnya diperbolehkan dan bisa mengikuti SPAN-UM PTKIN,” tandasnya, Minggu (26/01/2020)
Menurutnya, kehadiran Humas di lingkungan PTKIN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas input calon mahasiswa baru. 
“Meskipun berkurang anggarannya.Saya berharap sosialisasi, publikasi SPAN-UM PTKIN harus gencar dilakukan oleh setiap humas perguruan tinggi dengan berbagai cara, kretivitas, inovasi karena humas merupakan ujung tombak dari barisan informasi yang berusaha memberikan peningkatan marwah kampus PTKIN dalam menyelenggarakan SPAN-UM PTKIN,” jelasnya.
Bagi Sekretaris Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN, Dr. Ilyasin, Humas SPAN-UM PTKIN harus bertanggung jawab memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, membangkitkan ketertarikan masyarakat terhadap SPAN-UM PTKIN serta membuat masyarakat mengerti dan memahami apa dan bagaimana SPAN-UM PTKIN. Agar dapat memberikan informasi secara lengkap tentang SPAN-UM PTKIN, maka Humas harus memahmi betul kebijakan di internal PTKIN masing-masing. Sering kali Humas tidak menjawab pertanyaan masyarakat karena tidak memahami kebijakan di internal PTKIN.
”Jadilah barisan informasi yang selalu memberikan kabar tentang SPAN-UM PTKIN karena Humas merupakan corong informasi yang diharapkan dapat meraih simpati yang berusah untuk membangkitkan ketertarikan masyarakat terhadap SPAN-UM PTKIN,” paparnya.
Untuk pelaksanaan tes SPAN-UM PTKIN yang menggunakan sisitem seleksi elektronik (SSE), Humas, meskipun tidak mesti mampu secara teknis dalam pelaksanaan SPAN-UM PTKIN, yang menggunakan SSE, namun harus tetap memahami secara global pelaksanaan SPAN-UM PTKIN melalui SSE.
“Kelemahan selama ini kalau ada pertanyaan teknis, Humas tidak mampu menjawab, sehingga menunggu atau bergantung jawab dari TIK,” pungkasnya. (nur)

Waduh.. !! Lendir Limbah Sampah Tumpah Ke Jalan Permukiman


FOKUS CIREBON - Warga Grenjeng, Kota Cirebon mengeluhkan soal tumpahnya lendir sampah ke jalan permukiman. Selain warnanya hitam, jalan pun menjadi licin dan berbau menyengat.

Yono, warga Kecamatan Harjamukti mengeluh dengan kondisi ini. Dirinya merasa terganggu dengan aroma busuk dan lendir hitam yang bikin jalan menjadi licin.

"Jarak ke pemukiman tidak begitu jauh, yang dekat itu dengan pondok yatim piatu, tetapi warga dari manapun melewati jalan ini, sehingga mereka harus berhati-hati karena jalan licin oleh lendir sampah," terang Yono yang mengaku setiap hari kerap melintasi jalan ini, Minggu (26/1/2020).

Hal senada juga diungkapan Wawan, yang meminta pemerintah kota diminta segera bertindak cepat, mengingat cuaca masih rentan dengan turun hujan.


"Coba saja di cek, lendir hitam itu licin dan sangat bau, kami yang melintas harus ekstra hati-hati, kalau tidak bisa tergelincir dan ini juga tidak baik untuk kesehatan lingkungan," tandasnya. (nur)