Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 Maret 2020

Cegah Wabah Virus Corona, Perkuliahan Di IAIN SNJ Cirebon Dilakukan Secara Daring

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg
CIREBON, FC - Penyebaran virus Corona makin meluas. Pemerintah pun melakukan antisipasi konkret, salahsatunya dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), dengan membuat surat edaran untuk kampus dan sekolah yang berada di bawah naungannya agar mengupayakan langkah-langkah.

Merespons surat edaran bernomor 0428/In.08/R/PP.00.9/03/2020 yang ditandatangani rektor 
 tersebut, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon merumuskan tujuh poin kebijakan.

Salahsatu kebijakan yang ditandatangaani Rektor Dr H Sumanta MAg itu di antaranya adalah meliburkan kuliah di kampus dan menggantinya dengan perkuliahan daring.

Secara detail tujuh poin isi dari surat edaran itu antara lain pertama, untuk kegiatan akademik perkuliahan di lingkungan IAIN Syekg Nurjati Cirebon terhitung sejak 16 hingga 28 Maret 2020 dilakukan secara online (daring), dengan memaksimalkan Smart Campus, atau menggunakan metode perkuliahan lainnya yang tidak menggunakan tatap muka langsung.

Untuk praktik laboratorium, praktik lapangan, KKN, dan sejenisnya dilakukan penjadwalan ulang atau diganti dengan metode lain yang sesuai dengan perkembangan keadaan. Kegiatan ujian seminar dan munaqosah tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan membatasi jumlah peserta dan audiensnya.

Poin kedua, seluruh dosen, tenaga kependidikan, cleaning service dan Satpam tetap beraktivitas sebagaimana mestinya. Apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan flu disarankan tidak masuk kerja dengan menyertakan surat keterangan dokter.

Ketiga, kegiatan akademik atau nonakademik yang melibatkan banyak banyak peserta, baik di dalam maupun di luar kampus, diimbau untuk ditunda pelaksanaannya. Poin yang keempat, perjalanan dinas luar negeri untuk dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Terkait dengan agenda kunjungan yang telah direncanakan dengan pihak-pihak luar agar dikoordinasikan kembali.

Untuk poin kelima, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diimbau tidak melakukan perjalanan dinas dalam negeri yang tidak penting. Keenam, sluruh unit dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus menyediakan handwash serta hand sanitizer pada kamar mandi dan WC di tempat-tempat tertentu.

“Civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon diimbau untuk tetap tenang, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan selalu bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi situasi dan kondisi akhir-akhir ini,”  demikian isi poin ketujug dalam surat edaran tersebut. (din)

Senin, 16 Maret 2020

Presiden Meminta Program Kerja Kementerian Diarahkan Untuk Penanganan Pandemi Global Virus Corona


BOGOR,FC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempercepat agenda kerja kementerian.
Di saat yang bersamaan, Presiden juga meminta agar program kerja kementerian terkait turut diarahkan untuk mengantisipasi sekaligus mengedukasi masyarakat pada hal-hal yang berhubungan dengan penanganan pandemi global virus Corona di Indonesia.
Demikian disampaikan Presiden saat memimpin rapat melalui telekonferensi kepada Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020).
“Saya mengajak kita semuanya untuk yang berkaitan dengan program-program yang ada agar dalam rangka mengedukasi masyarakat semuanya diarahkan agar bisa berkaitan dengan yang ada hubungannya dengan Covid-19,” ujarnya.
Seperti program-program di Kementerian Dalam Negeri misalnya, Kepala Negara meminta agar kementerian tersebut dapat berkoordinasi kepada para kepala daerah untuk menelurkan kebijakan yang tepat sasaran yang pada akhirnya dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat persebaran virus Corona.
“Policy yang bisa tepat sasaran, sehingga bisa mengurangi pergerakan, mengurangi pertemuan-pertemuan, sehingga dengan ini kita akan bisa mengurangi dampak dari Covid-19,” ucapnya.
Demikian halnya dengan sektor pendidikan yang menjadi bidang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar kementerian tersebut melakukan kalkulasi mendetail terkait kebijakan meliburkan (belajar dari rumah), sekolah yang mana kondisi di tiap sarana pendidikan atau wilayahnya berbeda-beda. Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa pihaknya memberikan prioritas bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Tetapi yang paling penting memang kita harus memulai belajar dari rumah kalau memang harus diliburkan,” kata Presiden.
Selain itu, Presiden kembali menyinggung pentingnya pembatasan sosial (social distancing) sebagai upaya mengurangi laju persebaran virus Corona.
Sebagaimana diketahui, terkait hal tersebut, Kepala Negara telah mengimbau agar masyarakat mulai mengurangi aktivitas di keramaian.
“Untuk perusahaan-perusahaan atau pemerintah juga bisa melakukan kerja dari rumah dan juga beribadah di rumah. Ini, sekali lagi, untuk mengurangi pergerakan karena social distancing itu penting sekali,” tuturnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

LPTQ Kabupaten Belitung Selenggarakan Pembinaan Kepada 38 Peserta Terbaik MTQ

LPTQ Kabupaten Belitung selenggarkan kegiatan pembinaan Tilawah, Tahfizh, Khatt, Fahmil dan Syahril selama dua hari di  Green Tropical Village Hotel dan Resot Belitung
BELITUNG, FC - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ)  Kabupaten Belitung, selama dua hari, Minggu-Senin, 15-16 Maret 2020, menyelenggarakan kegiatan pembinaan Tilawah, Tahfizh, Khatt, Fahmil dan Syarhil tingkat kabupaten. 
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung, H.Sahani Saleh, S.Sos dan diikuti peserta sebanyak 38 putra, terdiri dari 18 putra dan 20 putri,  bertempat di Green Tropical Village Hotel dan Resot Belitung.
Ketua LPTQ Kabupaten Belitung, Drs Fari mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk memotivasi peserta dan dapat memperbaharui semangat dalam mempelajari ilmu-ilmu Al Qur'an.
"Kegiatan ini merupakan program Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Belitung dengan tujuan untuk memotivasi peserta sekaligus mencintai budaya dan tradisi membaca serta mencintai al-quran sebagai kitab suci yang berisi petunjuk hidup,"  terangnya.
Drs Fari juga menegaskan, bahwa MTQ bukan hanya sekedar ajang beradu bakat keahlian membaca al-quran dan menghafalkannya, tetapi memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan dan pengembangan ajaran al-quran agar tercipta insan berakhlak mulia.
"Peserta pembinaan tilawah, tahfizh, fahmil, syahril dan khatt tingkat Kabupaten Belitung merupakan peserta terbaik I dan II pada MTQ tingkat Kabupaten Belitung tahun 2020 yang berjumlah 38 peserta yang terdiri dari 18 putra dan 20 putri," terangnya. (din)

Minggu, 15 Maret 2020

Cegah Wabah Corona, Polres Kepulauan Seribu Gelar Kegiatan Bersih-Bersih




JAKARTA, FC- Antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) Polres Kepulauan Seribu adakan kegiatan bersih-bersih, Sabtu (14/3), di Masjid Baitul Jannah Marina Ancol.

Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) ditempat umum dimana masjid Baitul Jannah adalah masjid yang berada dalam wilayah Taman Impian Jaya Ancol dan lokasinya berdekatan dengan Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu

Dibawah pimpinan Kepala Bagian Perencanaan Polres Kepulauan Seribu Kompol Winnama, 20 personil Polres Kepulauan Seribu, DKM Masjid dan Warga sekitar melakukan kegiatan bersih bersih masjid. Pembersihan meliputi lantai, kamar mandi, dinding, pepohonan sekitar masjid dan halaman masjid

"Sejumlah 20 personil Polres Kepulauan Seribu bersama DKM Masjid dan Warga sekitar melakukan kegiatan bersih bersih masjid. Pembersihan meliputi lantai, kamar mandi, dinding, pepohonan sekitar masjid dan halaman masjid," kata Kompol Winnama.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M.Sandy Hermawan, S.H,S.I.Kom membenarkan bahwa kegiatan tersebut adalah perintahnya sebagai upaya membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) ditempat umum, selain Polres kegiatan serupa juga dilakukan ditingkat Polsek bahkan Polsubsektor jajaran

"Kegiatan tersebut adalah sebagai upaya membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), selain Polres kegiatan serupa juga dilakukan di tingkat Polsek bahkan Polsubsektor jajaran, ujar Sandy. (dade)

Ajang Kreatifitas Mahasiswa FUAD Ditutup Dengan Kajian Gus Sabrang "Noe Letto"


PERJUANGAN, FC Ajang Kreatifitas Mahasiswa FUAD (AKAD) resmi ditutup kemarin malam. Jum’at, (13/3/2020).
Event yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung di halaman Fakultas UAD. 

Pada acara penutupan ini, sekaligus malam puncak yang diisi oleh bintang tamu Gus Sabrang (Noe Letto), dengan kajian “Welas Asih Ing Sepepada (Petatah Petitih Sunan Gunung Djati)”.

Ketua Pelaksana, Ahmad Nasai mengatakan, acara penutpan perlombaan antar jurusan se FUAD ini tiak hanya ceremony saja, namun harus ada esensinya.

“Maka dari itu, kami mendatangkan Gus Sabrang yang akan membawakan atau memberikan wajengan terkait tema yang kami usung” kata Nasa’i.


Dr. Anwar Sanusi, M.Ag , selaku Wakil Dekan III berpesan, dengan berakhirnya perlombaan ini jangan justru berhenti berkreasi.
Ajang ini, kata Anwar, merupakan tonggak kreatifitas bagi mahasiswa FUAD, teruslah berkelanjutan, karena ini bukan akhir.

Gus Sabrang, selaku naraumber kajian menyampaikan, Kenapa pada tema ini tidak menggunakan Cinta, tetapi Asih? Karena Asih tingkatannya lebih tinggi dari pada cinta. Namun ia seperti anak dan bapak yang tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya, Cinta itu seperti bunga, ketika ia mekar, maka ia akan harum.


“Cintanya Allah kepada Nur Muhammad, karenanya Allah menciptakan jagat raya. Seorang yang penuh asih ia akan selalu merespon, sebaliknya, jika ia tak mempunyai asih maka ia akan tidak peduli,” ujar mantan vokalis band Letto itu. (din)

Sabtu, 14 Maret 2020

Satu Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, Minggu Walikota Cirebon Rapat Pencegahan


CIREBON, FC - Satu orang pasien dalam pengawasan positif terinfeksi virus corona (Covid-19), dan dalam perawatan di RSD Gunung Jati Kota Cirebon. Saat ini kondisinya stabil.  

Direktur RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin menyatakan, pasien nomor 10 tersebut kondisinya sudah stabil. 

“Pasien sekarang sudah tidak batuk, tidak pilek dan tidak panas,” kata Ismail dalam konferensi pers di Rumah Dinas Walikota, Sabtu petang (14/3/2020). 

Sementara Wali Kota Cirebon, H Narsudin Azis, Minggu, (15/3/2020) segera melakukan rapat dengan Forkompinda guna membahas penangan dan pencegahan wabah corona ini.

Wali Kota juga meminta agar masyarakat tenang dan tidak resah. Percayakan saja kasus wabah corona ini ke pihak Pemerintah daerah Kota Cirebon. "Ya, kami akan segera melakukan rapat dan meminta semua cepat melakukan pengawasan, pencegahan dan penanganan," katanya. (nur)  

Jumat, 13 Maret 2020

BMK 1957 DKI Jakarta Bagikan 2.500 Masker dan Hand Sanitizer Gratis


JAKARTA,FC - Menyikapi langka dan mahalnya masker serta hand sanitizer di pasaran, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 DKI Jakarta membagikan kedua barang tersebut secara gratis.

"Pembagian 2.500 masker dan hand sanitizer ini dilakukan di sekitar Terminal Bus Blok M dan Stasiun KRL Sudirman. selain untuk membantu mengatasi kelangkaan, pembagian masker dan hand sanitizer cuma-cuma ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Ketua DPD BMK 1957 DKI, Mohammad Omar Syarief, Jumat (13/3), di Cafe Little League, Jl. Prof. Joko Sotono, No. 21, Jakarta Selatan.

Kegiatan sosial ini kami lakukan adalah untuk membantu pemerintah khususnya Pemprov DKI dalam tindakan pencegahan penyebaran virus corona sesuai dengan petunjuk protokol dari WHO yakni melalui pembagian masker dan hand sanitizer yang pastinya berguna bagi masyarakat.

BMK 1957 DKI pun mengimbau seluruh pihak seperti spekulan, produsen maupun distributor kedua barang tersebut, tak mengambil keuntungan dari kondisi memprihatinkan seperti sekarang. "Sebab tindakan tersebut teramat merugikan masyarakat yang membutuhkan perlengkapan pencegahan corona melalui masker dan hand sanitizer," ujarnya.

Mari sama-sama kita berdoa dan bekerja sama dalam tindakan pencegahan,

penanganan, maupun penuntasan virus corona. Semoga bangsa kita berhasil melewati ini semua.

Sementara itu, Sekretaris DPD BMK 1957 DKI Gary Haley, mengajak seluruh elemen pemuda Jakarta bisa ikut membantu pemerintah menanggulangi corona. "Kami juga meminta pemerintah untuk membuka informasi sebesar-besarnya terkait pemberitaan kasus tersebut, agar masyarakat tahu apa yang dapat dilakukan sejak dini agar tidak terpapar virus corona," ungkap Gary.

Bendahara DPD BMK DKI Jakarta, Ronny Bara Pratama, mengajak masyarakat melakukan tindakan-tindakan pencegahan seperti menjaga kesehatan dan kebersihan tangan, serta menggunakan masker penutup mulut dan hidung ketika berada di tempat umum.

Ronny pun mengimbau masyarakat tak panik dalam menanggapi wabah corona, namun tetap waspada. "Saya juga ingin menyampaikan keprihatinan saya terhadap munculnya pasien positif corona di Indonesia. Kita semua berharap agar mereka dapat segera sembuh. Pemerintah pun diharapkan lebih serius dalam mengatasi penanganan corona di Tanah Air," ujarnya.

Sehingga, virus yang telah membunuh empat ribu orang itu tak meluas, seperti yang terjadi di negara-negara lain. Kita harapkan juga pemerintah mengambil tindakan tegas seperti yang dilakukan negara-negara lain. Diketahui, pasien positif corona di Indonesia hingga Jumat (13/3) sore mencapai 69 orang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia.

"Mereka tak hanya dirawat dan diisolasi di rumah sakit di Jakarta, tapi juga di Bali, Solo dan lainnya," ungkap Ronny. (dade)