Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 07 April 2020

Bangun Kepedulian Sosial, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Nasi Bungkus Dan Sembako


JAKARTA, FC- Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH MH didampingi Kanit Itelkan Iptu Yuyun Suryana SH bersama personil, membagikan nasi bungkus dan sembako buruh pelabuhan, kebersihan, pelabuhan, Selasa (7/4)

Untuk Membantu bebas mereka, karena wabah corona membawa dampak ekonomi warga kurang mampu. "Khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan keluarga," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH MH.

Dampak penyebaran virus corona di berbagai tempat ini, sangat dirasakan masyarakat utamanya yang berpenghasilan rendah. Bagi-bagi nasi bungkus  tersebut dilakukan bersama jajarannya keliling  kekade barat timur  pelabuhan sunda kelapa  sambil membawa sembako dan nasi bungkus.

"Mereka yang mendapat sembako mengaku senang dengan bingkisan sembako tersebut. "Alhamdulillah sangat senang sekali dapat sembako sejak adanya corona penghasilan kami menurun," ujar salah seorang pemulung Tukimin, terkejut dan seketika langsung memanjatkan doa tak henti-hentinya menyampaikan terimakasih.

Alhamdulillah ya Allah, terima kasih Ibu  kapolsek kami sangat senang semoga semuanya diberikan keselamatan amin dengan berlinang air mata. Pemberian  paket sembako dan nasi bungkus  tersebut sengaja dilakukan sambil patroli  bersama anggotanya, agar warga yang diberi sembako tidak berkumpul.

"Sehingga tetap bisa sama-sama menjaga jarak atau physical distancing untuk menghindari penyebaran covid-19 sebagaimana imbauan pemerintah," ungkap Armayni. ( dade)

Bagi Mahasiswa Yang Sudah Selesai Masa Kuliah dan Memenuhi Persyaratan, Bisa Mendaftar Wisuda Kapanpun


CIREBON, FC- Pola pendaftaran wisuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon mulai  9 April 2020 sedikit mengalami perubahan. Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni kampus setempat, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, perubahan tersebut yaitu terkait waktu pendaftaran yang kini tidak dibatasi.
“Jadi kalau sebelumnya kan ada batas waktu untuk pendaftarannya, nah kalau sekarang tidak dibatasi. Tetapi kami mengubahnya menjadi sistem kuota,” kata Kamal ketika ditemui di ruangannya, Selasa (7/4/2020).
Jadi, kata dia, sepanjang tahun pendaftaran wisuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan terus dibuka. Sehingga, bagi mahasiswa yang sudah selesai masa kuliah dan telah memenuhi persyaratan, maka dia bisa mendaftar wisuda kapanpun.
“Untuk pelaksanaan wisudanya kami nanti tentukan tanggal berapa dan bulan apa. Dalam satu hari pelaksaan wisuda, kami membuka kuota untuk 600 mahasiswa. Jadi misalnya, jika yang mendaftar itu ada 1200, maka pelaksanaannya 2 hari, jika lebih dari itu, maka 3 hari,” paparnya.
Kamal mengungkapan, melalui sistem seperti ini, pihaknya ingin membantu mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar segera lulus. Pasalnya, ,menurut dia, sistem tersebut dapat mempermudah mereka terkait waktu pendaftaran yang lebih fleksibel.
Untuk mendaftar wisuda ini harus ada persyaratan yang sudah ditentukan dan harus dipenuhi oleh mahasiswa. Persyaratannya gak ada perubahan, sama seperti yang dulu,” paparnya. (din)

Bedasarkan Surat Keputusan, Calon Wisuda Yang Sudah Mendaftar UKT Nol


CIREBON, FC- Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak mengungkapkan, berbagai persiapan untuk melangsungkan wisuda XXI tahun 2020 kampus setempat sedang diproses.
“Sudah persiapan mas, sudah mulai proses permintaan ke ULP untuk pengadaan toga, bahkan mekanisme ijazah sudah dikoordinasikan,” kata Kamal, Selasa (7/4/2020).
Bahkan, lanjut dia, seperti diketahui, pelaksanaan wisuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada 22 dan 23 April 2020 mengalami penundaan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu dikarenakan adanya imbauan yang melarangan pelaksanaan kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Untuk itu, Kamal mengungkapkan, bagi mahasiswa yang sudah terdaftar sebagai calon wisudawan atau wisudawati dan telah memenuhi syarat, pihaknya akan memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) nol untuk mereka.
“Termasuk sudah yang daftar wisuda kita bikinkan UKT nol. Itu SK-nya sudah turun mas. Untuk UKT nol ini tergantung pengajuan dari fakultas. Hal ini dilakukan agar jangan sampai mereka membayar UKT lagi karena ada pengunduran ini, kan kasian mahasiswanya mas,” ujarnya.
Untuk diketahui, dalam wisuda XXI tahun 2020, IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka kuota 1200. Namun, per 2 April 2020 kemarin baru 456 yang sudah difalidasi dan memenuhi syarat. Jumlah tersebut berasal dari mahasiswa S1. 
Sedangkan dari Pascasarjana, ada sebanyak 59 mahasiswa yang sudah yudisium, namun baru sekitar 50% yang sudah mendaftar. (din)

Pelaksanaan Wisuda XXI IAIN Cirebon Tahun 2020 Ditunda


CIREBON, FC- Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak mengungkapkan, pelaksanaan wisuda XXI tahun 2020 kampus setempat ditunda. Hal itu dilakukan terkait imbauan larangan pelaksanaan kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Sebelumnya direncanakan pelaksanaan wisuda ini selama 2 hari, yaitu pada 22 dan 23 April 2020. Tapi, karena tidak boleh berkerumun karena Corona, maka kami tidak boleh melaksanakan wisada,” ungkap Kamal ketika ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (7/4/2020).
Dia menjelaskan, penundaan wisuda tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, pihaknya pun tidak mengetahui sampai kapan pandemi Covid-19 ini berakhir.
Kendati demikian, lanjut dia, pendaftaran wisuda secara online melalui http://sc.syekhnurjati.ac.id/smartcampus/ masih tetap berjalan tanpa ada penutupan. Bahkan, persyaratan untuk wisuda ini pun tidak ada perubahan.
Memang setiap pendaftaran pun kami selalu online, tapi untuk sekarang tidak dibatasi waktunya. Namun dokumen fisik persyaratan juga harus tetap dikirim, tetapi melalui pos atau paket. Jadi mahasiswa jangan datang langsung ke kampus,” paparnya. (din)

DPW APHI JABAR Ucapkan Selamat Dan Meminta MA RI Baru Tegakkan Hukum Berkeadilan

Ketua Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat, Dr H Sugianto SH MH
CIREBON, FC - Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat,  mengucapkan selamat atas terpilihnya Dr H Mochamad Syarifudin SH MH sebagi Ketua Mahkamah Agung RI - Periode 2020-2025 menggantikan Prof Dr H Hata Ali SH MH yang memasuki pensiun.

Ketua DPW APHI Jabar, Dr H Sugianto SH MH berharap, Ketua Mahkamah Agung RI yang baru dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mengutamakan pada penegakkan hukum bermartabat dengan mengedepankan keadilan.

Menurutnya, kedudukan Mahkamah Agung RI sebagai lembaga tinggi negara di bidang Yudikatip tentunya selain penegakan hukum dan keadilan juga pentingnya penguatan pengawasan. 

"DPW APHI Jabar menekankan pentingnya penegakan hukum bermartabat dan mengedepankan keadilan, dan berharap Ketua MA RI yang terpilih harus bisa melakukan upaya sinergitas dg Komisi Yudisial RI sebagai lembaga pengawasan etik hakim," pinta Sugianto.

Dijelaskan, bahwa Mahkamah Agung telah mengeluarkan Maklumat MA No 1 Tahun 2017 tentang pengawasan dan Pembinaan Hakim, aparatur MA dan peradilan dibawahnya.

Namun disayangkan, Maklumat MA yang sudah berjalan 3 tahun ini, perjalannya masih lemah dan belum tersosialisasi dengan baik dikalangan internal Mahkamah Agung  dan peradilan dibawahnya.

Terbukti kata Sugianto, publik banyak menyoroti oknum peradilan yang bermain 'kotor' akibat  lemahnya pengawasan di internal MA dan Peradilan dibawahnya, sehingga banyak oknum hakim dan aparaturnya yang tersangkut proses hukum dan tersangkut OTT KPK/Kejaksaan dan Kepolisian.

Untuk itu, DPW APHI Jabar meminta kepeda Ketua MA RI yg baru Dr H Mochamad Syarifudin SH MH agar ke depan dapat memperbaiki citra penegakan hukum di Indonesia.

"DPD APHI Jabar berharap dapat menekankan Bawas (Badan Pengawas) Mahkamah Agung untuk dapat memperkuat pondasi  lembaga MA RI dan peradilan dibawahnya agar lebih bermartabat," ujarnya.

Demikian juga diharapkan, Maklumat No 1 Tahun 2017 dapat diimplementasikan dengan serius oleh Ketua Mahkamah Agung yang baru. Setidaknya bersinergi dengan  Komisi Yudisial RI, sehingga bila pengawasan diperketat tentunya tidak akan ada lagi oknum-oknum hakim dan aparatur dibawahnya yang bermain mata dalam mainan perkara/putusan majelis hukum.

"Saya berharap hukum harus ditegakkan dengan baik dengan mengedepankan keadilan bermartabat," tandas Dr H Sugianto SH MH yang juga Ketua Prodi HKI - MH " Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

IAIN Cirebon Berikan Diskon UKT Pada Semester Ganjil Mendatang

CIREBON, FC- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon akan memberikan pengurangan atau diskon Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semester ganjil yang akan datang. Pengurangan tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang salah satunya berdampak pada perekonomian mahasiswa/wali yang mengalami penurunan.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jendral Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B-752/DJ.I/HM.00/04/2020 tentang Pengurangan UKT/SPP PTKIN Akibat Pandemi Covid-19.
Seperti dikutip dari SE tersebut, Direktur Jendral Pendidikan Islam memerintahkan kepada rektor/ketua PTKIN untuk mengambil langkah-langkah strategis berkenaan penurunan ekonomi mahasiswa/wali mahasiswa akibat pandemi Covid-19.
“Ya nanti akan ada pengurangan UKT. Bukan di semester genap ini, tapi pengurangannya untuk semester ganjil yang akan datang. Itu sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Pendis yang meminta semua perguruan tinggi agama agar mengurangi UKT untuk semester ganjil yang akan datang,” kata Kamal di ruangannya, Selasa (7/4/2020).
Dia mengungkapkan, berdasarkan surat tersebut, pengurangan/diskon ini untuk mahasiswa Diploma, S1, S2, dan S3 pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021, yaitu sebesar minimal 10% dari UKT/SPP. Namun, jika ada kampus yang ingin melakukan pengurangan lebih dari 10% maka harus mempertimbangkan terkait rencana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran 2021.
“Kalau di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sendiri, pengurangan yang 10% itu sudah pasti. Tapi ada penambahan atau tidaknya jumlah potongan tersebut, kami juga harus membahasnya terlebih dahulu dengan pimpinan dan bagian keuangan,” paparnya.
Pasalnya, lanjut Kamal, pengurangan UKT/SPP tersebut akan berdampak pada PNBP yang kemudian berimbas juga pada nilai uang yang dikembalikan dari negara ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Karena PNBP itu akan berimbas pada nilai uang yang akan dikembalikan ke kita,” ucapnya.
Dari pengurangan UKT ini, kata dia, mungkin akan berdampak pada pengurangan sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Seperti, salah satu contohnya kegiatan yang memang mendatangkan kerumunan massa atau mahasiswa yang tidak berjalan selama pandemi Covid-19.
“Ya nanti terkait pengurangan itu ada perhitungan khusus yang akan kami bahas. Tetapi mekanisme pengurangan/diskon UKT/SPP tersebut, kami tetap mengacu pada ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya. (din)

Senin, 06 April 2020

Bocah 7 Tahun, Tewas Tenggelam Di Kubangan Tower SUTT


CIREBON, FC - Siapa sangka, di tengah masyarakat diberlakukan social distanching dan stay at home akibat wabah covid 19, malah dikejutkan dengan tewasnya seorang anak berusia 7 tahun yang tenggelam di kubangan milik Tower SUTT di Blok Sumur Siat, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (06/04/2020).
Berdasarkan cerita warga, saat itu korban bernama Dafran Azar, warga Perumahan Bukopin 1 desa setempat tengah bermain dengan teman-temannya disekitaran kubangan bangunan SUTT yang berada di area sawah.
Korban pun diduga terpeleset dan terjatuh ke kubangan yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 4 meteran. 
Melihat temannya terjatuh, lalu dua teman lainnya, Hafidz dan Rizky lantas berlari untuk meminta bantuan. Namun sayang, jarak lokasi dengan permukiman warga lumayan jauh.
Warga yang mendengar teriakan meminta pertolongan lantas mencari korban dengan cara menyelam. Selang 20 menit, korban pun berhasil di temukan. 
Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi M Syaduddi melalui Kapolsek Talun, AKP Sudarman mengatakan, usai korban ditemukan, pihaknya langsung membawa korban ke RS Ciremai Cirebon.
Hasil pemeriksaan dokter, di ketahui korban telah meninggal dunia. Selanjutnya Polsek Talun masih mengumpulkan keterangan dari para saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut. (bam)