Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 13 April 2020

Terkait Mewabahnya Covid 19, KKN Mahasiswa IAIN Cirebon Dilaksanakan Di Rumah Dan Lingkungannya Masing-Masing

Foto bersama keluarga besar LP2M IAIN SNJ Cirebon, siap sukseskan KKN tahun 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. (foto/ist)
CIREBON, FC- Terkait pendemi corona, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg mengungkapkan, pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) di kampus setempat tetap berjalan sesuai jadwal, hanya metodenya saja yang mengalami perubahan.
Perubahan tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang tengah mewabah di berbagai wilayah, termasuk di Cirebon. Untuk itu, pelaksanaan KKN yang sebelumnya diagendakan di Kabupaten Cirebon dan Brebes, diubah menjadi KKN di rumah.
“Jika jadwal tidak terpengaruh, biasanya di bulan Juli-Agustus, tetapi metodenya saja yang berubah. Menurut rencana KKN tahun ini akan dilaksanakan di dua kabupaten, yaitu Cirebon dan Brebes yang diikuti sebanyak 2.007 mahasiswa. Tetapi dengan adanya pandemi ini KKN diubah menjadi di rumah dan lingkungan mahasiswa masing-masing,” jelas Kang Yani kepada ketika ditemui di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (13/4/2020).
Perubahan KKN tersebut, lanjut dia, memang ada petunjuk teknis tersendiri dalam pelaksanaannya. Salahsatunya mahasiswa dapat berperan aktif di setiap komunitas dalam pencegahan Covid-19. Hal itu, sudah diarus utamakan. Bahkan, KKN di rumah ini juga sudah disepakati seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negri (PTKIN) yang ada di Indonesia.
“Jadi nanti KKN-nya dari rumah dan wilayah masing-masing sebagai upaya pencegahan Covid-19. Itu sudah disepakati KKN-nya seperti itu,” ujarnya.
Kang Yani menjelaskan, nanti para mahasiswa bisa melakukan berbagai upaya pencegahan, treatment, langkah-langkah kegiatan hingga aksinya. Hal itu minimal untuk diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Kemudian, mereka akan diminta membuat dokumentasi sebagai bahan laporan ke kampus. Seperti foto dan video pendek yang akan menjadi bukti bahwa mereka telah melakukan KKN selama 40 hari.
“Untuk mahasiswa yang tinggal di zona merah, bukan berarti tidak bisa melakukan aksi. Kalau di zona hijau mungkin bisa melakukan tindakan preventif yang terkait Covid-19. Sedangkan di zona merah bisa terkait pencegahan dan penanggulangan. Tetapi mereka juga tetap harus memperhatikan kemanan dan menaati prosedur yang berlaku,” papar Kang Yani. 
Bahkan, kata dia, selama pelaksanaan KKN tersebut, mahasiswa tidak harus selalu turun ke lapangan. Mereka bisa melakukan kegiatan yang bersifat edukasi dan konseling melalai online. Sehingga, diharapkan akan muncul ide-ide kreatif dari mereka, baik terkait pencegahan, penanggulangan, maupun memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.
“Justru nanti ada ide-ide kreatif dari mahasiswa yang menjadi sebuah hal menarik dari mereka. Mungkin nanti ada komikus dari mahasiswa kami yang dapat membuat karikatur terkait pencegahan Covid-19. Seperti, cara mencuci tangan yang benar, memakai masker, dan lain sebagainya yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (din)

Minggu, 12 April 2020

Diduga Tertular Di Jakarta, Pasien Positif Covid-19 Asal Kota Cirebon Meninggal Dunia


CIREBON, FC – Pasien positif Covid-19 asal Kota Cirebon yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon Kabupaten Cirebon, lalu kemudian dirujuk ke RSHS Bandung, dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Kabar tersebut disampaikan kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto, Sabtu (11/4/2020) sore. Edy mengatakan, pasien berusia 72 tahun tersebut kemungkinan tertular Covid-19 di Jakarta.

Pasien yang meninggal, selama ini tinggal di Jakarta di kawasan Pantai Indah Kapuk. Akan tetapi, berdasarkan keterangan surat kependudukan yang dimiliki pasein masih berstatus sebagai warga Kota Cirebon.

“Kemungkinan tertularnya di Jakarta, terus sakit dibawa ke Cirebon terus dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon terus dibawa ke RS Hasan Sadikin dua hari dirawat disana terus meninggal,” katanya.

Atas kondisi ini, secara gerak cepat, Dinkes Kota Cirebon langsung melakukan tracking kepada keluarga korban, yang pernah kontak langsung dengan korban.

“Sudah di tracking oleh petugas kami yang di Puskesmas terdekat, sebanyak 39 orang yang kontak erat dengan dia (korban),” katanya.

Masih dikatakan Edy, data tersebut kemungkinan bisa saja bertambah, sebab masih ada orang yang belum mengaku tidak pernah ada kontak dengan korban.

“Banyak yang tidak jujur mas, ditanya pernah kontak enggak dengan pasien, jawabnya enggak pernah, ya mungkin kontak, jadi yang baru terdata 39 mas, dan itu Orang Dalam Pengawasan (ODP),” paparnya. 

Sementara itu, fata pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kota Cirebon, dari sebanyak 289 ODP (Orang Dalam Pengawasan), 226 dinyatakan selesai dalam pemantauan, dan masih dalam pemantauan sebanyak 63 orang.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 5 orang dan 2 di antaranya masih dirawat sedangkan 3 lainnya dinyatakan sembuh. Positif 1 orang meninggal. (Muis)


Sabtu, 11 April 2020

Glenn Fredly Sosok Musisi Yang Mendedikasikan Dirinya Kepada Dunia Musik


JAKARTA, FC- Berpulangnya musisi tanah air Glenn Fredly pada Rabu (8/4) malam, akibat sakit yang diderita membuat semua kalangan ditanah air merasa kehilangan. Salah satunya musisi 70'an, Tono Supartono yang saat ini tengah menekuni dunia bisnis.

Menurut basist group band De’Zonk ini, dunia musik Indonesia merasa kehilangan atas perginya legenda musik tanah air yang karya-karyanya banyak dicintai masyarakat.

"Glenn adalah sosok musisi yang mendedikasikan dirinya kepada dunia musik. Karya-karyanya banyak disukai semua orang, termasuk saya sendiri," kataTono Supartono yang juga salah satu Share Holder Magenta Orchestra, Jumat (10/4), di kawasan Selatan Jakarta.

Tono juga menceritakan, kalau Glenn pernah diajaknya bekerjasama dengan Magenta Orchesta bareng Conductor kenamaan yakni, Andi Rianto. Almarhum Glenn Fredly menjadi artis pendukung dalam acara Launching Magenta Orchestra pada Maret tahun 2004 silam. Pada waktu itu dia menyanyikan lagu 'Sekali Ini Saja'.

Meski dirinya tidak terlalu akrab dengan Glenn, Tono mengaku, sosok Glenn Fredly merupakan sosok yang banyak dicintai banyak orang. Dan tidak hanya dikenal pada dunia musik saja, tetapi dikalangan politisi dan kalangan pengusaha.

Penyanyi berdarah Ambon itu merupakan sosok yang mudah bergaul dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. "Bahkan Glenn Fredly banyak menghasilkan karya yang luar biasa," ujarnya.

Tono berharap, semoga ada yang  bisa melanjutkan apa yang menjadi misi-misinya almarhum, bisa terwujud. (dade)

Jumat, 10 April 2020

PT IPC Dan Petro Kimia Gresik Bantu 80 Ribu APD Coverall Protective Gown


JAKARTA, FC - Di tengah keterbatasan dan tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) /IPC bersinergi dengan PT Petro Kimia Gresik dan PT Pelindo III (Persero) mengadakan 80 ribu unit pakaian APD Coverall Protective Gown. Puluhan ribu APD standar medis itu nantinya didistribusikan ke Rumah Sakit rujukan, melalui Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri.

"Kebutuhan alat pelindung diri saat ini sangat tinggi, sementara persediaannya terbatas. Padahal APD merupakan salah satu ‘senjata’ yang sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang terjangkit virus Corona (Covid-19), yang jumlahnya masih meningkat," kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Kamis (9/4), di Jakarta.

Melihat kondisi ini, lanjut Arif, IPC bersama Petro Kimia Gresik dan Pelindo III membantu pemerintah memenuhi kebutuhan APD, terutama untuk tenaga kesehatan di rumah sakit. Dengan tambahan 80 ribu unit APD ini, diharapkan penangan pandemi Covid-19 bisa dilakukan dengan maksimal.

Selain itu, IPC juga telah menyerahkan bantuan berupa pembelian alat test Covid-19 untuk 10 rumah sakit di 10 provinsi, pembagian masker di lingkungan pelabuhan, hand santizer, alat semprot serta cairan disinfektan, dan multivitamin dengan bekerjasama dengan lembaga pemerintahan dan Palang Merah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan semaksimal mungkin mendukung kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Bentuk dukungan tersebut antara lain dengan mengadakan perlengkapan, peralatan serta fasilitas lain yang dibutuhkan tim penanganan Covid-19.

“Kami menyadari bahwa memerangi pandemi ini tidak bisa jika dilakukan sendiri, dibutuhkan banyak tangan untuk bergotong royong melakukannya. Selain memprioritaskan kelancaran pelayanan arus logistik di Indonesia, membantu Pemerintah dalam melewati masa sulit ini adalah komitmen utama kami," ujarnya. (dade)

Kuwu Maman Suparman Dan BPD Gelar Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Desa Sampiran

Kuwu Desa Sampiran dan aparat desa serta BPD setempat tengah mempersiapkan cairan disinfektan untuk penyemprotan di seluruh lingkungan dan permukiman warga
CIREBON, FC -  Upaya pencegahan wabah covid 19, semakin ketat dilakukan, selain untuk memproteksi daerah dan masyarakatnya, juga diharapkan mempercepat selesainya wabah virus corona yang menakutkan bagi seluruh manusia.

Kebangkitan masyarakat pun mulai tergerak, masyarakat dan pemerintah bersatu melawan corona. Penanganan dan pencegahan pun dilakukan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer serta penyemprotan lingkungan dengan cairan disinfektan. Upaya-upaya tersebut  semata untuk menyelamatkan dari ganasnya wabah corona.

Seperti juga yang dilakukan oleh Kuwu Sampiran, Maman Suparman. pencegahan untuk memutus penyebaran wabah corona ini dilakukan dengan penyemprotan cairan disinfektan di jalan-jalan perkampungan dan permukiman warga Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan penyemprotan yang diprakarsai Kuwu Maman, beserta perangkat desa dan Ketua BPD Sampiran, Bambang Prihatin,  merupakan langkah antisipasi agar lingkungan tetap bersih dan warga terhindar dari wabah virus corona.

Kuwu Desa Sampiran, Maman Suparman menjelaskan, selain penyemprotan disinfektan, aparatur pemerintah desa juga melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk anjuran memakai masker dan mencuci tangan (hand sanitizer).

"Mari kita jalankan himbauan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait diterapkannya sosial distancing dan stay at home ini melalui kebersihan diri dan lingkungan," kata Maman Suparman, Jum'at (10/4/2020).

Dalam kegiatan penyemprotan ini, kata Maman, dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, baik di tempat sarana ibadah, permukiman maupun di lingkungan warga.
 "Semoga upaya ini dapat menghindarkan dan menyelamatkan kita semua dari wabah corona Covid 19," doa Maman Suparman, Kuwu Sampiran. (Bambang)






Kamis, 09 April 2020

Pesan Presiden Jokowi, Aparatur Sipil Negara, TNI-Polri dan BUMN Dilarang Mudik Lebaran

Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo
JAKARTA – Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada aparatur sipil negara, personel TNI, Polri serta pegawai BUMN untuk tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.
Larangan mudik tersebut untuk meminimalisasi pergerakan orang dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Jabodetabek yang menjadi episentrum Covid-19 di Indonesia ke daerah.
Mengingat mudik menjadi medium penularan Covid-19 ke para masyarakat di desa.
Meski didesak kebutuhan ekonomi, Jokowi menyatakan pemerintah telah menyiapkan bantuan sosial di Jabodetabek bagi masyarakat yang terdampak penyebaran virus corona.
Imbauan untuk tidak mudik juga dilatar belakang banyaknya para perantau dari Jabodetabek yang menjadi episentrum Covid-19.
“Pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik. Dan tadi sudah saya sampaikan penyaluran bantuan sosial di Jabodetabek untuk warga agar warga mengurungkan niat untuk mudik,” ujar Jokowi. (*)

Arus Peti Kemas Di Pelabuhan Tanjung Priok Turun Sebesar 4,2 Persen


JAKARTA-- Arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok mengalami penurunan sebesar 4,2 persen pada kuartal pertama tahun ini. Selama Januari – Maret 2020, jumlah peti kemas yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 1,569 ribu TEUs.

Jumlah ini menunjukkan adanya penurunan 69 ribu TEUs dari 1,638 TEUs dibandingkan periode yang sama tahun kemarin, namun dibandingkan bulan sebelumnya tren arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok membaik.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, Arif Suhartono mengatakan dibandingkan tahun lalu, untuk bulan Februari penurunan arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 5,13 persen sedangkan di bulan Maret penurunannya 4,2 persen. "Memang masih menunjukkan ada penurunan tetapi persentasenya semakin mengecil,” kata Arif Suhartono, Rabu (8/4), di Jakarta.

Tren ini sejalan dengan informasi bahwa industri di China mulai pulih dan berproduksi lagi.

"Selama wabah COVID- 19, pengiriman barang ekspor dan impor ke China mengalami gangguan dan China merupakan kontributor utama arus peti kemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok. Sekarang, aktivitas ekonomi di sana mulai berangsur pulih. Saya harapkan kuartal ke depan trennya semakin membaik," ujarnya. (dade)