Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 03 Mei 2020

Lakalantas, Truk Vs Mobil Tanki, 1 Orang Kritis, 2 Lainnya Luka-Luka


CIREBON, FC - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di jalur Gegesik Jayapura, Kabupaten Cirebon, antara truk bermuatan dedek dengan kendaraan tanki, Minggu, (3/5/2020) sekitar pukul 20.10 WIB. 

Dilaporkan dakam kecelakaan tersebut 1 orang kritis dan 2 orang lainnya luka-luka, seluruh korban langsung dilarikan ke RS Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, kecelakaan yang melibatkan kedua kendaraan roda empat ini sempat memacetkan laju lalu lintas di jalur TKP. 

Bahkan warga yang mendengar suara keras benturan kendaraan tersebut langsung berhamburan ke luar rumah, dan banyak warga yang hilir mudik di jaur tersebut berhenti untuk melihat dari dekat peristiwa lakalantas tersebut.

Belum diperoleh keterangan pasti dari erkait penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. (bambang)

PT Pelabuhan Indonesia II Siapkan 30.000 Lebih Paket Sembako Dalam Bentuk E-Voucher


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menyiapkan 30.000 lebih paket sembako dalam bentuk e-voucher bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan masyarakat di sekitar pelabuhan. Sembako pertama kali dibagikan kepada 1.073 penerima berupa e-voucher.    

"Selanjutnya sepanjang Mei 2020 ini, perusahaan akan membagikan voucher elektronik itu untuk TKBM dalam wilayah kerja IPC maupun masyarakat sekitar pelabuhan. Pembagian paket sembako yang dilakukan secara bertahap ini, disebutkan sebagai bentuk tanda cinta IPC kepada TKBM di cabang-cabang area kerja perusahaan," kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Sabtu (2/5), di Jakarta. 

Niat kami adalah untuk memberikan bantuan untuk para TKBM, yang terus berperan penting dalam menjaga kelancaran pelayanan arus logistik di Pelabuhan terutama pada masa pandemi ini. 

Menghindari kerumunan atau pengumpulan massa, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid–19, maka pembagian paket dalam bentuk e-voucher menjadi pilihan perusahaan.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan E-voucher ini dapat ditukarkan sembako ke mini market terdekat. Sementara untuk menentukan TKBM penerima, maka perusahaan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke telepon genggam masing-masing penerima atau keluarga," ujarnya.

Data telepon genggam diperoleh setelah sebelumnya IPC melakukan pendataan TKBM dari masing-masing cabang pelabuhan. Pembagian paket tahap I ini dilakukan di 5 (lima) cabang pelabuhan wilayah kerja IPC yaitu Panjang, Palembang, Bengkulu, Jambi dan Pangkalbalam. 

"Kegiatan ini IPC lakukan juga sebagai bentuk apresiasi IPC serta wujud nyata kepedulian kepada TKBM di hari buruh ini,” ungkap Arif. 
                                                     Sebelumnya, IPC juga membagikan lebih dari 40.000 masker kain kepada masyarakat termasuk TKBM yang beraktivitas di wilayah kerja Pelabuhan IPC dan Anak Perusahaannya. (dade)

Sabtu, 02 Mei 2020

Kemenkes Setujui PSBB Untuk Wilayah Jawa Barat, Gubernur Jabar : 6 Mei 2020 Sudah Dimulai

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

CIREBON, FC
 - Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil menggelar konferensi pers pada Sabtu, (2/5/2020). Dalam siaranya itu, Kemenkes sudah menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil menyebut pemberlakuan PSBB di Provinsi Jabar akan dimulai pekan depan, yakni pada 6-19 Mei 2020.

Dengan adanya keputusan tersebut, maka akan ada penambahan 17 kabupaten/kota di Jabar yang akan menerapkan PSBB. 

"17 kota/kabupaten di Jabar akan melaksanakan PSBB yang disetujui oleh Menteri Kesehatan dan akan dimulai pada Rabu, 6 Mei 2020," ujarnya.

Dalam penerapannya, kata Gubernur akan ada pembatasan dalam pergerakan masyarakat serta pintu-pintu di 27 daerah tersebut.

Ridwan Kamil menyebut penerapan PSBB ini dapat dibilang efektif dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

"Kami mendapati kajian sebelum dan setelah PSBB itu perbedaannya luar biasa. Pergerakan masyarakat selama PSBB masih 50 persen walaupun idealnya menurut teori kita sedang menuju 30 persen," ujarnya.

"Jadi kalau PSBB di Jawa Barat ini bisa menjaga pergerakan hanya sampai 30 persen maka itu lebih efektif, dan beberapa wilayah yang menerapkan PSBB penyebaran virusnya cenderung menurun," kata Ridwan Kamil. (*)

Jumat, 01 Mei 2020

Polsek Kawasan Muara Baru Bersama Serikat Buruh Gelar Bakti Sosial, Peringati Hari Buruh Sedunia


JAKARTA - Kegiatan Bakti Sosial yang di laksanakan, Jum'at (1/5) hasil kerjasama Polsek Kawasan Muara Baru dengan serikat buruh/pekerja dari PT. Frist Marine Sefood dan PT. Indomaguro tunas unggul Muara Baru yang tergabung dalam FSB Kamiparho DKI Jakarta.

Kegiatan ini dalam rangka Empathy Building and Social Bonding serta memperingati May Day atau Hari Buruh Sedunia Tahun 2020 dengan Motto Indahnya Berbagi di Bulan Yang Suci yang dilaksanakan di Jln. Hiu Raya Depan Polsek Kawasan Muara Baru.

Pembagian 150 Masker, 150 Handsanitezer dan 150 Nasi bungkus serta Aqua dikemas di dalam tas dan dibagikan kepada buruh perikanan, pengendara sepeda motor, bajaj dan angkutan ikan yg melintas di Jalan Hiu Raya Pelabuhan Muara Baru.

Dalam pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto SH., SIK., MSI., didampingi Kanit Intelkam Ipda Aji Mulyanto SH. dan Ketua Serikat Buruh PT. First Marine Seafood Ibu Suparti, Ketua Serikat Pekerja PT. Indomaguro Tunas Unggul Rismanto serta Ketua DPC FSB DKI Jakarta Alson Naibaho sera 10 orang Pengurus FSB Kamiparho DKI Jakarta.

Serikat buruh/pekerja mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek atas kerjasamanya memberikan bantuan berupa nasi bungkus sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Selain itu Kapolsek berpesan agar mari sama-sama tetap menjaga keamanan dan ketertiban khususnya di Wilayah Pelabuhan Muara Baru.

Selama kegiatan bakti sosial berlangsung hingga selesai mendapat pengamanan dari Personil Polsek Kawasan Muara Baru dan dapat berjalan aman dan kondusif. (dade)

Kamis, 30 April 2020

Peran Polri Kawal PSBB dan Cegah Mudik Upaya Memutus Penyebaran Covid 19 di Masyarakat


JAKARTA - Selain menjaga keamanan, peran komunikasi Polri juga diperlukan dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan wabah virus corona pemerintah kepada masyarakat. Seperti kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelarangan mudik.

Sebab, Kepolisian bersentuhan langsung dengan masyarakat dan masyarakat cenderung lebih patuh terhadap sebuah aturan atau kebijakan apabila aparat keamanan atau penegak hukum yang menyampaikan.

"PSBB tidak efektif ketika Polri tidak melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu sekali strategi komunikasi yang profesional yang efektif yang dapat diterima masyarakat," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Kamis (30/4), dalam webinar atau seminar virtual bertajuk 'Peran Komunikasi Massa dalam Pengendalian Gelombang Mudik sebagai upaya Mencegah Persebaran Covid-19' yang digelar Divisi Humas Polri, Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

Menurut Iqbal, aparat kepolisian di segala tingkatan termasuk di Divisi Humas, telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Upaya ini dilakukan baik secara langsung ke masyarakat, maupun melalui berbagai medium lainnya seperti media sosial.

Polri juga mengajak para tokoh masyarakat atau orang-orang yang memiliki pengaruh, bersama-sama menjalankan peran tersebut. Seluruh langkah ini, menurutnya merupakan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Bapak Kapolri meminta agar Polri menggandeng seluruh masyarakat agar tugas Polri lebih optimal dan efisien," ujar Iqbal.

Iqbal menilai, komunikasi intensif dan peran penindakan Polri di tengah masa pandemi covid-19 seperti saat ini harus dijalankan. Mengingat, selain dampak kesehatan, wabah corona juga membawa risiko keamanan.

"Pandemi ini membawa domino effect yang berimbas kepada kondisi ekonomi. Oleh karena itu Polri ditugaskan menjaga agar masyarakat tidak panik agar situasi tetap kondusif," ungkap Iqbal.

Sementara, dosen sekaligus sosiolog Universitas Nasional, Erna Ermawati Chotim, menyebut peran seluruh stakeholder termasuk Polri, penting dalam menyukseskan kebijakan penanganan corona pemerintah.

"Negara tidak mungkin melakukan ini sendiri, sehingga kemudian di sinilah peran para stakeholder membuat kebijakan yang sudah diambil pemerintah menjadi efektif," katanya.

Ia menyarankan agar para komunikator pemerintah ini, selain menyampaikan fakta, juga data-data terkait mengapa kebijakan tertentu diambil pemerintah.

"Sehingga tercipta kesepakatan secara rasional," ucap Erna.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Arif Budimanta, memandang mengkomunikasikan kebijakan penanggulangan covid-19 pemerintah dengan baik ke masyarakat, sangat relevan dengan kebutuhan kondisi saat ini. Mengingat, kini penyebaran corona di seluruh dunia, bukan hanya Indonesia, semakin meluas dan masif.

"Ini merupakan tema yang penting dan relevan untuk dibahas terkait dengan komunikasi, mudik, covid-19, dan pengendalian transportasi. Covid-19 ini dilihat dari data terakhir yang positif di seluruh dunia sudah lebih dari 3 juta, negara yang terpapar sudah lebih dari 200 negara," jelasnya.

"WHO menyatakan suasana ini sudah menjadi suatu pandemi, artinya suatu kasus terhadap wabah yang telah mengakibatkan implikasi/dampak yang sangat luas dan lama bersifat antar negara, karena ini memiliki implikasi terhadap kesehatan," imbuhnya.

Sedangkan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin, mengatakan, di samping melakukan penjagaan dan penindakan, edukasi kepada masyarakat senantiasa pihaknya lakukan agar kebijakan pemerintah seperti larangan mudik dan PSBB bisa berjalan efektif.

"Kemudian kontrolnya untuk Lalu Lintas (Korps Lalu Lintas Polri) berada di jalanan, melakukan pengecekan satu persatu, menyampaikan untuk tidak berangkat mudik. Serta tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat," paparnya.

"Dan untuk yang tidak mengerti (tidak patuh) dilakukan penyekatan (dihadang)," sambung Benyamin. (Bambang)

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Mencatat Kenaikan Laba Bersih Perseroan Tahun 2019 Sebesar Rp.2,503 Triliun


JAKARTA FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC mencatat kenaikan laba bersih perseroan tahun 2019 sebesar Rp.2,503 triliun. 

Angka ini naik Rp. 73,1 miliar atau 3 persen dibandingkan perolehan tahun 2018, yang mencapai Rp. 2,43 triliun rupiah. Pendapatan usaha mencapai Rp.11,14 Triliun, atau turun 2,5 persen dibandingkan pendapatan usaha 2018 sebesar Rp.11,43 triliun.                          

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan terhadap kewajiban penyetoran pajak kepada negara, IPC mencatatkan nilai sebesar Rp1,172 triliun atau naik Rp8 miliar dari tahun sebelumnya.

"Sedangkan deviden yang disetorkan ke negara mencapai Rp832,7 miliar atau naik sebesar Rp178,8 miliar dibandingkan tahun 2018," kata Arif, Kamis (30/4), di Jakarta.

Di tengah melambatnya arus ekspor/impor di tahun 2019, IPC berhasil melampaui perolehan laba bersih tahun 2018. "Ke depan, kami akan terus melakukan inovasi untuk menjaga tren positif perolehan laba bersih perseroan. Sepanjang tahun 2019, IPC juga berhasil membukukan peningkatan nilai aset korporasi sebesar Rp.608 miliar, dari Rp.51,4 triliun menjadi Rp52,04 triliun," terangnya.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan perolehan pendapatan perusahaan memang sangat berkaitan dengan trafik keluar masuk (throughput) peti kemas. Tahun 2019, trafik arus peti kemas berhasil dipertahankan di angka 7,6 juta TEUs. 

“Figur ini cukup positif dengan adanya tantangan perlambatan perekonomian dunia,” ujarnya.

Sepanjang 2019, kata Arif terus menambah kedatangan kapal-kapal besar. Saat ini, dalam sebulan minimal terdapat 8 kapal raksasa (mother vessel) berkapasitas di atas 10 ribu TEUs yang berlabuh di Tanjung Priok. 

Untuk menjaga trafik peti kemas, IPC juga terus memperbanyak rute-rute pelayaran langsung (direct call) ke berbagai benua. 

“Saat ini Tanjung Priok sudah melayani direct call dengan rute ke Amerika, Eropa, Australia dan China," ungkap Arif.

Meskipun tren kenaikan laba bersih korporasi berhasil dipertahankan, Arif mengakui ada beberapa catatan untuk perbaikan kinerja perusahaan ke depan. 

Apalagi tahun ini IPC dihadapkan pada situasi yang penuh tantangan, di mana pandemic Corona (Covid-19) sangat berpengaruh pada trafik peti kemas. Kondisi ini terjadi di hampir semua pelabuhan dunia. Namun kami akan tetap berupaya agar kinerja perusahaan terjaga.

"Pada periode Januari-Februari 2020, terjadi penurunan throughput peti kemas sebesar 5,13 persen. Penurunan itu merupakan dampak langsung dari pandemic Covid-19, yang penyebarannya dimulai di Wuhan, China, sejak Desember 2019. Namun penurunan arus peti kemas di dua bulan pertama 2020 bisa sedikit tertahan pada periode Maret. Kita berharap pandemic global Covid-19 segera berlalu, dan aktivitas produksi, ekspor maupun impor bisa bergerak naik,” katanya.

IPC sendiri sejak kuartal pertama 2020 sudah merespons pelambatan ekonomi global dengan melakukan pengaturan pelayanan yang efektif, dengan tetap mengutamakan kualitas pelayanan dan operasional. Arif mencontohkan operasional pelayanan kepelabuhanan di Terminal terus berjalan dengan pengaturan deployment yang diperhitungkan sesuai dengan jadwal kedatangan kapal sehingga dapat tetap terlayani dengan baik di tengah pembatasan aktivitas masyarakat secara umum, katanya lagi. (dade)

Rabu, 29 April 2020

Puluhan Wartawan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Rapid Test Di Covid Center


CIREBON, FC- Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus covid 19, juga dilakukan di komunitas kuli tinta. Terkait ini puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak, online maupun elektronik, menjalani pemeriksaan kesehatan rapid test di Covid Center Watubelah, Sumber, Rabu (29/4/2020). 
Rapid test dilakukan mengingat profesi wartawan dinilai sangat rentan terpapar Covid-19.
Kabag Humas Setda Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Pemkab Cirebon. 
Hal itu, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Cirebon kepada para Jurnalis agar bisa menjalankan tugasnya dengan tenang, aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19.
“Karena kami melihat awak media ini profesi yang rentan dan berpotensi besar (terpapar) covid-19,” ujar Nanan, Rabu (29/4/2020).
Menurut Nanan, kegiatan tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Nanan menjelaskan, profesi Jurnalis itu sebenarnya adalah Orang Dalam Risiko (ODR) yang sangat tinggi karena setiap hari selalu berhubungan dengan banyak narasumber.
“Tujuan utama pemeriksaan untuk kalangan jurnalis ini sebagai salah satu upaya awal untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pekerja media. Kami berharap, dengan adanya rapid test ini para jurnalis bisa bekerja dengan tenang dan tetap bisa menyampaikan informasi yang benar ke publik,” kata Nanan. (bam)