Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 Mei 2020

PSBB Di Kota Cirebon Akan Diperketat Di Tingkat RT/RW

Foto : ilustrasi

CIREBON— Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon pada Ahad 17 Mei 2020 memutuskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diperpanjang dengan penguatan pengendalian di tingkat RT/RW lebih diperketat.

Selain itu Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon akan terus melakukan sosialisasi tentang pola hidup sehat mulai dari physical distancing, jaga jarak dan rajin mencuci tangan untuk pencegahan penularan Covid 19 hingga vaksin virus tersebut ditemukan.

“Selain itu pengetatan pengawasan akan dilakukan di perbatasan Kota Cirebon untuk mencegah migrasi orang,” kata Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis SH usai memimpin rapat Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon yang membahas kelanjutan pelaksanaan PSBB.

Azis mengungkapkan meski diperpanjang pelaksanaan PSBB di Kota Cirebon memberlakukan kearifan lokal (PSBB parsial di tingkat RT/RW) atau rileksasi di tempat-tempat perbelanjaan dengan mengizinkan mereka buka tapi dengan mengendalikan pengunjungnya.

“Pelaku usaha khususnya pusat perbelanjaan akan kami undang untuk membicarakan jalan tengah,” tuturnya.

Ketika ditanya dasar memperpanjang PSBB, Azis mengungkapkan hal itu berdasarkan pantauan di lapangan selama pelaksanaan PSBB yang masih banyak ketidakdisiplinan masyarakat.

“Ada PSBB saja masyarakat masih banyak berkerumun, apalagi jika PSBB tidak diperpanjang,” ujarnya.

Soal pengawasan pelaksanaan PSBB tahap II, Azis menambahkan akan bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk patroli bersama gugus tugas bagian penindakan yaitu Satpol PP.

“Jika pelaku usaha melanggar aturan PSBB yang telah dilonggarkan maka akan ditindak langsung,” tambahnya.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Edy Sugiarto memaparkan untuk trend kasus Covid 19 di Kota Cirebon mengalami penurunan selama PSBB akan tetapi pihaknya tetap akan melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab di tiap kecamatan dengan jumlah 300 orang per kecamatan.

“Karantina parsial di tingkat RW kami rasa akan lebih efektif untuk mencegah penyebaran Covid 19,” paparnya.

Edy mengatakan meskipun Kota Cirebon berstatus zona kuning akan tetapi dikelilingi oleh daerah yang masuk kategori zona merah hasil pemaparan Gubernur Jawa Barat, sehingga hal itu perlu diantisipasi.

“Jangan sampai ada gelombang kedua kasus Covid 19 setelah PSBB berakhir sebab interaksi masyarakat dipastikan meningkat”, pungkasnya.

Sumber : DKIS Kota Cirebon

Sabtu, 16 Mei 2020

Bantu Warga Terdampak, Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Cirebon Bagikan 500 Paket Sembako

CIREBON, FC - Masyarakat terdampak akibat keadaan Covid 19 yang masih berlangsung hingga dilakukannya PSBB, membuat Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berkarya melalui sejumlah program, baik pencegahan maupun program bantuan bagi terdampak Covid 19.
Terkait ini, Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon  meluncurkan bantuan dengan membagikan 500 paket sembako. Sementara packing atau persiapan pembagian paket sembako sudah dilakukan sejak Jumat kemarin. 
Kemudian pada Sabtu (16/5/2020),  direncanakan untuk pembagian kupon bagi penerima paket sembako. Isi paket sembako ini antara lain beras, minyak goreng, mie instan serta gula pasir.
“Ada lima kelompok yang akan kami bagikan paket sembako ini, yaitu Mustahiq di sekitar kampus, kita mulai dari yang terdekat dahulu, jangan sampai IAIN tidak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Ahmad Yani.
Kemudian, kelompok lainnya yang akan mendapatkan paket sembako ini adalah para marbot dan guru ngaji. Menurut Ahmad Yani, pendapatan para marbot dan guru ngaji tidak seberapa, ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 membuat pendapatan mereka kian tidak menentu.
“Kita juga akan memberikan paket sembako kepada warga miskin baru di sekitar Kelurahan Karyamulya dan Sunyaragi. Kemudian kepada anak-anak jalanan yang berada di bawah naungan yayasan yang dikelola oleh IAIN akan tirii kita bagikan paket ini,” ujarnya.
Menurutnya, teknis pembagian paket sembako ini telah diatur. Setelah pembagian kupon, pada Minggu besok rencananya pembagian akan diberikan kepada Mustahiq di sekitar lingkungan kampus. 
“Senin rencananya akan dibagikan kepada marbot dan guru ngaji, kemudian Selasa akan dibagikan kepada anak-anak jalanan di bawah yayasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” tuturnya.
Ahmad Yani menambahkan, aksi sosial ini dilakukan setelah Satgas Tanggap Darurat Covid-19 telah melakukan serangkaian aktivitas pencegahan virus tersebut di lingkungan kampus.
“Ada Standar Operasional Prosedur atau SOP bagi siapapun yang akan masuk lingkungan kampus, kemudian ada cek suhu tubuh, dan lain-lain,” ujarnya. (din)

ORMAWA FUAD IAIN Cirebon Gelar Baksos di Sejumlah Titik Kota


CIREBON, FC - Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar bakti sosial serentak.

Kegiatan yang berlangsung di Lampu Merah Pemuda, Pasar Kalitanjung, Jl. Evakuasi, Jl. Majasem, dan Sunyaragi itu merupakan aksi bagi-bagi makanan bagi yang membutuhkan, Sabtu, (16/5/2020).

Deden Jalaluddin Sayuti, Selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUAD mengatakan, narasi yang tepat untuk situasi seperti sekarang ini adalah kebersamanaan dan kebermanfaatan. 

“Tentu dengan rangkuman kegiatan yang sederhana ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.


Ia mengaku, berterima kasih banyak kepada pihak yang telah mendunkung jalannya kegiatan baksos. 

“Mudah-mudahan segala kebaikan dibalas oleh Allah SWT, dan mudah-mudahan kita semua diberikan kesehetan dan selalu ada dalam hidayah, inayah serta maghfirahNya,” ujarnya.

Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FUAD, Arif Rahman Hakim menyampaikan, kegiatan baksos ini merupakan sebuah langkah dari mahasiswa FUAD guna menanggapi adanya virus covid 19 di Indonesia, khususnya di Cirebon sendiri yang banyak merugikan bebrapa aspek salah satunya adalah ekonomi.

“Kami ORMAWA FUAD bekerja baik dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) DEMA atau pun SEMA untuk mengadakan bakti sosial, dengan membagikan sedikit makan kepada para tukang ojek, tukang becak yang mereka sangat merasakan dari dampak covid 19 ini,” kata Arif.

Bahkan ia berharap, bahwa setiap individu mahasiswa dapat terbuka untuk masyrakat disekitarnya sehingga peran mahasiswa bukan hanya penyetabil negara tetapi juga membantu msyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Ninik Sugiyarti, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (HIMBASA) mengungkapkan, acara baksos ini sangat menarik dan bermanfaat, karena merupakan kerjasama yang dilakukan oleh semua anggota ORMAWA FUAD.

“Pandemi yang sedang mewabah tidak menghalangi kita untuk memberi dan berbagi kebahagiaan kepada untuk orang-orang sekitar. Tentu saja kita berbagi dengan melaksanakan protokol dari pemerintah,” ujarnya.

Ketua HMJ Lainnya, Deni Auliya Fathul Munir, selaku ketua HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengatakan, dengan sekitar 15 orang dari ORMAWA FUAD, ikut serta dalam pembagian makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. 


“Tercatat ada 4 tiitk yg kami sambangi di Pemuda, Majasem, Sunyaragi dan Kalitanjung. Kurang lebih 40 nasi bungkus dan beberapa takjil dibagikan,” kata Deni. (din)

Di Bekasi, Menteri Sosial Tinjau Langsung Bantuan Presiden RI


BEKASI,- Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batu Bara meninjau langsung para penerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang sedang berjalan di distribusikan ke warga di seluruh Indonesia. 
Mendampingi Menteri, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede dalam meninjau warga yang akan di berikan sembako sesuai data.
Kota Bekasi mendapatkan sekitar 197.460 KK bantuan dari Presiden RI yang di koordinasikan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah ter upgrade di Kota Bekasi karena Wali Kota Bekasi menginstruksikan kepada petugas Program Keluarga Harapan (PKH), Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kemasyarakatan Sosial Kecamatan (TKSK) yang mendata para penerima bantuan yang masih ada namanya di data padahal ia sudah meninggal ataupun telah memiliki ekonomi yang meningkat.
“Diakhir bulan April dan awal Mei Pemerintah Kota Bekasi mengirimkan data awal sekitar 157.000 KK, ditambah sekita 47.000 KK tambahan, dan data itu lah yang dikirim ke Kemensos RI dan jika di gabungkan hampir 190.000 KK,” jelas Rahmat Effendi.
Sebelum datangnya bantuan dari Presiden RI, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang tidak terdata di DTKS melalui pengumpulan data dari RT RW dan di sinkronkan oleh pihak Kelurahan setempat untuk memverifikasi sesuai DTKS sehingga tidak terjadinya double sembako.
“Sampaikan salam saya pak Menteri kepada Presiden RI, bahwa kepedulian kepada rakyatnya kini sedang dalam proses di distribusikan, dipastikan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan data penerima bantuan sosial terdampak Covid 19” Kata Rahmat Effendi.
Tinjauan ke beberapa warga di Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede, Menteri Sosial RI memberikan langsung bantuan dari Presiden RI, sekaligus menanyakan kabar dan mensosialisasikan mengenai keprotokolan kesehatan dalam mencegah Covid 19 ini, seperti menjaga jarak sekaligus membagikan masker yang belum memakainya. 
Tidak hanya itu, Mensos sempat melihat lihat sekitaran warung milik warga dan membeli makanan yang akan di bagikan oleh warga sekitar.
Menteri Sosial juga menyampaikan kepada warga agar berdoa bersama di seluruh warga Indonesia agar hilangnya wabah yang ada pada negeri tercinta ini, dan kembali berjalan secara normal bisa beraktivitas sehari hari, yang bekerja, yang sekolah, yang usaha bisa normal kembali atas hilangnya pandemi ini. (*)

Jumat, 15 Mei 2020

Bantu Penanganan Covid 19, Ajinomoto Indonesia Group Gandeng BAZNAS Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar


JAKARTA - Perusahaan yang bergerak di bidang bumbu penyedap masakan, PT Ajinomoto Indonesia Group menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu kegiatan program Pemerintah RI dalam penanganan Covid-19.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk donasi natura Produk Ajinomoto sebesar Rp1 Milyar untuk Tenaga Medis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit dan sejumlah Rumah Sakit yang menjadi rujukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Pendistribusian bantuan ini dilakukan dengan upacara simbolis penyerahan oleh Presiden Direktur PT Ajinomoto Indonesia Mr. Ichiro Sakakura kepada pimpinan BAZNAS yang diwakili Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri didampingi Kepala Program Rumah Sehat BAZNAS, dr Reza Ramdhoni, Jumat (15/5), di Kantor Pusat PT Ajinomoto Indonesia, di Kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Donasi natura dari Ajinomoto Indonesia ini berupa bumbu masak untuk kebutuhan dapur Rumah Sakit dalam menyajikan kebutuhan makanan bagi tenaga medis yang sedang bertugas di Rumah Sakit rujukan Covid-19.

Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri mengapresiasi langkah Ajinomoto Indonesia Group yang turut serta bergabung dengan BAZNAS untuk memberikan dukungan bagi para tenaga medis yang hingga saat ini masih terus berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Terima kasih Ajinomoto Indonesia Group untuk kepercayaannya kepada BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini. Langkah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melancarkan penanganan Covid-19 khususnya tim medis. Dengan bantuan logistik ini diharapkan dapat mendukung tugas para tim medis utamanya dalam pemenuhan bahan pangan dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi krisis Covid-19,” kata Dian.

Dian, mengungkapkan sinergi bantuan ini bisa menjadi awal untuk memberikan bantuan lainnya baik untuk melindungi tenaga medis dalam menjalankan tugasnya, maupun membantu masyarakat miskin yang juga sangat terdampak degan krisis Covid-19 ini.

“Semoga dukungan Ajinomoto Indonesia Group ini menjadi penggerak korporasi lainnya untuk turut mendukung penanganan Covid-19 agar kondisi dapat dapat kembali normal. BAZNAS berkomitmen terus berjuang memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program bantuan kesehatan, sosial maupun ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur- PT Ajinomoto Indonesia, Ichiro Sakakura mengatakan sebagai perusahaan yang memahami arti kesehatan melalui asupan makanan yang enak dan bergizi, kami yakin apa yang kami berikan ini dapat mendukung berbagai pihak yang terlibat langsung dalam penanganan Pandemi Covid-19, agar mereka tetap sehat dan tercukupi asupan nutrisinya.

“Banyak berbagai pihak juga memberikan bantuan baik berupa materi, tenaga, waktu, dan pikiran, untuk menolong yang terdampak, dan yang sedang berjuang merawat yang sakit. Keadaan sekarang ini membuat kita jadi lebih bisa menghargai kebersamaan bersama keluarga, dan lebih bisa menahan diri untuk tetap #DirumahAja,” ungkapnya.

#Tentang BAZNAS#

BAZNAS adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Kepres) No 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan Zakat Infak dan Sedekah pada tingkat nasional. Lahirnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 548 daerah (tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota).

#Tentang PT Ajinomoto Indonesia#

PT. Ajinomoto Indonesia merupakan produsen bumbu penyedap makanan terkemuka yang telah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dengan produk-produk berkualitas tinggi dan mehadirkan kelezatan di setiap masakan konsumennya. Dengan slogan globalnya ‘Eat Well, Live Well’, di usia 50 tahun, PT Ajinomoto Indonesia telah mencetak pencapaian luar biasa yang menandakan kekuatan dan ketangguhan sebuah perusahaan yang dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Indonesia. (dade)

BAZNAS, Indorunners dan Cause Adakan Program Amal Bertajuk #PendidikanRun


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Indorunners dan Cause mengadakan program amal bertajuk #PendidikanRun. Dalam program amal ini, masyarakat diajak berdonasi dengan cara yang unik, yakni berdonasi sembari berolahraga lari secara virtual.

Program ini dikhususkan untuk membantu 280 siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS yang berasal dari seluruh Indonesia, yang saat ini mengalami kendala dalam kegiatan belajar karena dampak Covid-19. Seperti diketahui Pemerintah telah meliburkan seluruh aktivitas sekolah dan menggantinya dengan kegiatan belajar mengajar secara online.

Setelah terkumpul, nantinya donasi akan disalurkan ke siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS dalam bentuk fasilitas teknologi seperti akses internet, peralatan penunjang, bantuan biaya operasional, serta kebutuhan gizi.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta mengatakan dalam penerapan sistem kegiatan belajar mengajar secara online, siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS mengalami kendala karena para siswa saat ini tinggal bersama dalam satu asrama. Kurangnya sarana prasarana pendukung asrama untuk melaksanakan aktivitas belajar mengajar dengan sistem online membuat mereka kesulitan untuk belajar seperti biasanya.

“Para siswa yang menuntut ilmu di Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan anak-anak kurang mampu berprestasi yang minim fasilitas penunjang untuk sistem pembelajaran online. Mereka tidak memiliki perangkat yang memadai karena mereka memang hanya bisa menjalani belajar dengan sistem tatap muka langsung. Oleh karena itu dalam kondisi krisis saat ini, mereka sangat membutuhkan dukungan agar tetap dapat maksimal menuntut ilmu di tengah keterbatasan kondisi yang ada,” kata Arifin, Kamis (14/5).

Untuk itu, lanjut Arifin, BAZNAS menyambut positif atas kerja sama yang terjalin dengan Indorunners dan platform virtual run asli Indonesia yang bernama Cause. Menurutnya, kerja sama program #PendidikanRun ini bisa menjadi harapan baru para siswa-siswi Cendekia BAZNAS untuk dapat memaksimalkan sistem belajar mengajar mereka di tengah pandemi ini.

“Sebuah kolaborasi yang baik antara BAZNAS serta Indorunners dan Cause dalam upaya membantu adik-adik kita mendapatkan ilmu di tengah keterbatasan karena pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Semoga kerja sama ini bisa menginisiasi gerakan zakat lainnya, untuk membantu lebih banyak lagi siswa kurang mampu yang ikut terdampak pendidikannya karena Covid-19,“ ujarnya.

Sementara itu, Co-founder dan CEO dari Cause Virtual Run, Enrico Hugo mengatakan, dengan adanya gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berdonasi, meski keterbatasan tempat di tengah pandemi. Ia pun mengajak masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong agar bersama-sama bisa keluar dari krisis Covid-19.

“Untuk melewati pandemi ini, sudah seharusnya kita semua saling membantu dengan berkolaborasi. Melalui gerakan #PendidikanRun ini, kami ingin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi dalam menyelamatkan pendidikan di Indonesia dengan berolahraga sambil berdonasi.” kata Enrico.

Dalam kesempatan terpisah, Pogram Director Indorunners LUAS (Lari Untuk Amal Sosial), Holip Soekawan menuturkan, gerakan ini ditujukan untuk mengikuti imbauan agar tetap di rumah saat pandemi, namun masih bisa berolahraga. Karena yang terpenting, menurut Holip, saat adanya pandemi seperti ini adalah memutus rantai penyebaran penyakit dan menjaga tubuh agar tetap fit.

"Dengan adanya imbauan #dirumahaja dari Pemerintah, kami mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga, walaupun di rumah sendiri. Jika lari tidak memungkinkan, yang penting fisik tetap aktif untuk membantu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, sembari donasi untuk #PendidikanRun" ujar Holip.

Program amal #PendidikanRun akan berlangsung selama pada 01 Mei hingga 31 Mei 2020. Cara berdonasi pun sangat mudah, cukup mendaftar di tautan cause.id, lalu pilih acara #PendidikanRun pada menu Race dan kemudian klik Register Now.

Selain itu, bagi yang ingin berdonasi juga bisa langsung menambahkan donasinya saat mendaftar ataupun melalui rekening BAZNAS dengan nomor rekening 89130190 0302 0008 (BNI Syariah). Tidak hanya donasi berupa materi, bantuan untuk para siswa-siswi ini bisa berupa barang dan dapat dikirimkan langsung ke Kantor BAZNAS atau diwakilkan terlebih dahulu. (dade)

Rabu, 13 Mei 2020

IPC Logistics Bersama Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Laksanakan Skrining Deteksi Antibody


JAKARTA - Sebagai upaya untuk mengetahui tingkat kesehatan pekerja, IPC Logistics bekerjasama dengan PT Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta melaksanakan skrining deteksi antibody (rapid test) yang diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Semarang, Palembang, Jambi, dan Pontianak, diikuti oleh jajaran Direksi dan seluruh pekerja.

“Dimulai hari ini dan akan dilanjutkan besok, kami melaksanakan rapid test serentak kepada seluruh pekerja baik yang bertugas di operasional maupun di penunjang. Hal ini, kami lakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 khususnya dilingkungan IPC Logistics. Selain rapid test ini kami juga tetap konsern menerapkan social distancing, pengaturan WFH bagi pekerja, dan sebagai tambahan asupan juga kami berikan vitamin dan susu secara rutin untuk dikonsumsi guna mempertahankan kondisi fisik pekerja. Kita semua berharap dan mendoakan semoga COVID-19 cepat segera berlalu dari Indonesia dari muka bumi,” kata Direkrur Utama IPC Logistics, Mulyadi, Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5), saat setelah mengikuti rapid test di Gedung 3.

Skrining yang direncanakan selama dua hari sejak Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5),  diikuti oleh sebanyak 802 pekerja dan 4 orang Direksi yang pelaksanannya diatur bergiliran agar tidak mengganggu jam pelayanan operasional. Dari sebanyak 802 pekerja tersebut, sebanyak 625 orang bertugas di Jakarta sedangkan sisanya bertugas di kota lain.

“Skrining lanjutan tahap kedua akan dilaksanakan kembali setelah diperoleh hasil dari pelaksanaan rapid test hari ini, dan terkait dengan pelayanan kepada pengguna jasa selama ramadhan hingga lewat idul fitri 1441H nanti kami tetap memberikan pelayanan disemua fasilitas dan menjamin tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya. (dade)