Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 27 Januari 2021

Tangani Covid 19, Pemda Kota Cirebon Terapkan PSBB Secara Proporsional


FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19).

Strategi baru ditetapkan Pemda Kota Cirebon untuk mencegah penyebaran covid-19.

Penerapan tersebut tercantum pada surat edaran yang ditandatangani oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH. Nomor 443/SE.04/PEM tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Cirebon.

Dasar dikeluarkannya surat edaran Wali Kota Cirebon mengacu pada keputusan Gubernur Jawa Barat No 443/Kep.33-Hukham/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar secara Proporsional di Jabar dan Surat Edaran Gubernur Jabar No 15/KS.01/HukHam tanggal 25 Januari 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Provinsi Jabar.

PSBB secara proporsional di Kota Cirebon berlaku mulai 27 Januari hingga 8 Februari 2021. “Tapi kami tetap memperhatikan faktor ekonomi,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai melakukan rapat pembahasan pemberlakuan PSBB secara proporsional di Ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Rabu, 27 Januari 2021.

Dengan penerapan PSBB secara proporsional kegiatan perekonomian masyarakat tetap diperbolehkan namun ada pembatasan.

Pada pelaksanaan PSBB secara proporsional ini Pemda Kota Cirebon memiliki strategi untuk mengurangi pergerakan masyarakat di perkampungan. Diantaranya dengan memperkuat edukasi dan sosialisasi pencegahan covid-19 di tingkat kecamatan.

“Warga yang terpapar covid-19 juga akan ditangani di tingkat kecamatan,” ungkap Azis. Mereka akan diisolasi di satu tempat yang sudah disiapkan oleh kecamatan dan kelurahan.

Untuk itu, setiap camat dan jajarannya sudah diinstruksikan untuk mencari ruangan atau gedung di wilayah mereka dan akan dijadikan tempat isolasi.

Disiapkannya tempat isolasi ini dengan alasan isolasi mandiri yang dilakukan di rumah tidak efektif untuk mencegah penyebaran covid-19. “Mereka masih bisa jalan kemana-mana,” ungkap Azis.

Juga dikarenakan dua tempat isolasi terpusat yang disiapkan saat ini sudah tidak memadai serta klaster keluarga yang mendominasi penyebaran covid-19 di Kota Cirebon.

“Klaster keluarga penyebarannya mencapai 78 persen,” ungkap Azis.

Untuk itu, tingkat kecamatan dan kelurahan akan diperkuat melalui dana dari APBD Kota Cirebon.

Refocusing akan dilakukan kembali,” ungkap Azis. Refocusing ini juga telah sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat.

Total dana yang akan direfocusing yaitu sebesar Rp 109 miliar yang diperuntukkan untuk penanganan covid-19, seperti  program vaksinasinasi, hingga akhir tahun serta menutup defisit. (din)

Selasa, 26 Januari 2021

Ketum HMJ IQTAF Ajak Mahasiswa Giat Berorganisasi Menyongsong Perubahan


FOKUS CIREBON, (FC) - Perubahan hanya bisa dilakukan oleh dirinya sendiri melalui niat dan giat berorganisasi. Hal itu disampaikan Ketua Umum HMJ IQTAF saat Mubes IQTAF.

Pada kegiatan ini, Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT/IQTAF) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IAT/IQTAF) mengadakan musyawarah besar (Mubes) di Auditorium lantai 4 FUAD, Senin-Selasa (25-26/1/2021). 

Ketua Umum HMJ IQTAF Periode 2020, Fasfah Sofhal Jamil mengatakan, kegiatan tersebut bertemakan, "Menyongsong Masa Depan HMJ IQTAF Penuh Perubahan." Menurut Fasfah, diadakannya Mubes tersebut, sebagai ajang pembelajaran bagi mahasiswa IAT, untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman dalam berorganisasi, khususnya mahasiswa baru jika nanti menjadi pengurus.

"Harapannya, tentu dengan digelarnya Mubes ini, dapat menciptakan pemimpin-pemimpin yang baru, dan juga dapat mempertahankan prestasi yang telah diukir oleh pengurus periode sebelumnya," paparnya, Selasa (26/1/2021).

Fasfah berharap, pengabdian yang telah dirinya lakukan selama satu periode itu dapat memberikan efek positif, terutama untuk mahasiswa baru, agar semakin bersemangat belajarnya di jurusan IAT. Jika bisa, lanjutnya, pengurus selanjutnya dapat meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia di HMJ IQTAF untuk kembali merebut prestasi di masa depan.

"Alhamdulillah selama satu periode kepengurusan, kami sudah mendapatkan beberapa prestasi yang telah dicapai, pertama kita menjadi juara umum di ajang kreativitas mahasiswa FUAD IAIN tahun kemarin, dan juga beberapa acara yang telah diselenggarakan meskipun bersifat virtual," ujarnya. 

Sementara itu, Wadek III FUAD, Anwar Sanusi MAg mengatakan, dirinya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus HMJ IQTAF yang telah berhasil menjaga amanah dan bertanggung jawab selama satu tahun periode.

"Mahasiswa IAT telah berani menyongsong roda kepengurusan di masa depan, dengan menyiapkan perubahan-perubaha. Saya ingin saudara bisa menterjemahkan kitab-kitab Al-Quran dan hadis dengan bahasa Inggris," ujarnya.

Anwar menambahkan, FUAD IAIN Cirebon masih membutuhkan tangan-tangan dari mahasiswa IAT, dirinya menginginkan agar alumni IAT bisa kembali mengabdi untuk IAIN Cirebon.

"Maka harapan terbesar saya, untuk mahasiswa IAT ketika sudah melanjutkan S2 dan S3, maka tolong untuk kembali ke kampus kita IAIN, mari kita sama-sama membesarkan kampus IAIN khususnya jurusan IAT," pungkasnya. (Maulana)

Vaksin Covid 19 Akan Tiba di Kota Cirebon, Sekda : Tempat Sudah Disiapkan


FOKUS CIREBON, (FC) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan bahwa besok vaksin covid-19 untuk Kota Cirebon akan datang. 

“Kami sudah siapkan tempatnya,” ungkap Agus, Selasa, 26 Januari 2021 di Balaikota Cirebon.

Untuk yang pertama divaksin, selain tenaga kesehatan juga akan dipilih dari Forkopimda, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat yang ditentukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon. “Nanti yang menentukan Dinkes,” ungkap Agus.

Kepala Dinkes Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes., menyampaikan bahwa vaksin covid-19 yang akan dikirim besok sebanyak 4.600 untuk 2.300 orang dengan prioritas tenaga kesehatan (nakes) karena mereka adalah garda terdepan penanganan pandemi covid-19.

“Vaksin itu harapan kita,” ungkap Edy. Namun sebelum pelaksanaan vaksinasi covid-19 Edy tetap meminta kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin.

Menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker dan menghindari kerumunan merupakan hal yang wajib dilakukan masyarakat selama pandemi covid-19 ini.

Mengenai kapan proses vaksinasi covid-19 dilakukan, Edy mengungkapkan, hal tersebut sedang dikoordinasikan, dan jika sudah ditetapkan kapan vaksinasi covid-19 dilakukan, maka pada H-1 atau sehari sebelum pelaksanaan, vaksin-vaksin tersebut akan dikirimkan ke tempat pelaksanaan vaksinasi covid-19 dilakukan.

Sedangkan Kepala UPT Farmasi, Eva Susanti, S.ST. M.Kes., menjelaskan pihaknya telah siap untuk menerima vaksin. “Di gudang logistik vaksin sudah disiapkan 5 freezer atau cold chain, satu cold chain bisa memuat hingga 10 ribu vaksin. “Namun karena dikemas box, jadi bisa muat 7 ribu vaksin,” ungkap Eva.


Cold chain tetap dijaga sesuai ketentuan, sehingga vaksin akan terjaga pada suhu dingin yang ditetapkan. Suhu udara 2 hingga 8 derajat celcius. (Indah)

Dekopinda Kota Cirebon Puji Ketertiban Administrasi Koperasi IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cirebon memuji Ketertiban dan keteraturan administrasi Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon. Hal itu disampaikan pada saat pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Harapan Sejahtera di ruang Auditorium FITK IAIN SNJ Cirebon, lantai lima, Rabu (26/1/2021).


Dr Hj Maemunah dari Dekopinda Kota Cirebon mengatakan, dari 300 lebih Koperasi di Kota Cirebon, IAIN SNJ Cirebon merupakan yang ke 29 telah melaksanakan RAT tahun buku 2020.

"Dari sebanyak 300 lebih koperasi di Kota Cirebon, IAIN Cirebon merupakan urutan yang ke 29 yang sudah melaksanakan RAT. Bahkan menurut laporan pembukuan, Koperasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon tahun 2020 ini laporan keuangnnya surplus. Ini menandakan ketertiban administrasi yang baik," ujarnya.

Perkembangan koperasi IAIN Cirebon yang cukup baik di tahun 2020 ini, mengingat sebelumnya koperasi IAIN Cirebon pada tahun 2019 perkembangan sempat stagnan.

Untuk itu, Dr Maemunah juga menawarkan kepada Koperasi Harapan Sejahtera bahw untuk selain simpan pinjam dan minimarket, juga bisa membuka pengembangan obat-obatan, sehingga nantinya kedepan sudah memiliki apotik sendiri dan dokter praktik yang dibutuhkan. 

Hal senada disampaikan Edy Chandra, Ketua Koperasi Harapan Sekahtera IAIN SNJ Cirebon, bahwa di masa Covid 19 ini, koperasi terus bertahan dengan berbagai tekanan yang ada, namun koperasi mampu mengembangkan melalui layanan digital yang bisa diakses semua angggota, jadi lebih mudah dan efektif serta mampu mencegah penyebaran covid 19.

"Alhamdulillah, sepanjang tahun 2020 KPRI Harapan Sejahtera di tengah tekanan covid 19 begitu luar biasa, namun berhasil mencatatkan kenaikan laba sebesar 34 persen dibanding tahun sebelumnya. Kami memiliki anggota sebanyak 349 dan mampu melaksanakan RAT tepat waktu di bulan Januari dan merupakan koperasi ke 29 yang sudah RAT," tandasnya.

Sementara Dr Kartimi MPd, Warek 2, mewakili Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg mengatakan, bahwa keberadaan Koprasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon merupakan sektor ekonomi yang dikembangkan lembaga bagi kesejahteraan para anggotanya. Karena sifat koperasi berasal dari kita, oleh kita dan untuk kita juga.

"Jadi manfaatnya sangat besar bagi kesejahteraan anggota dan dosen-dosen serta anggota lainnya. Mereka pun dapat melakukan simpan pinjam jika memang dibutuhkan pada sektor keuangan. Jadi bisa pinjam sesuai kebutuhan," terangnya.

Dirinya berharap, Koperasi Harapan Sejahtera mampu mengembangkan dirinya lebih baik lagi, dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ini dalam rangka menuju kesejahteraan anggota.  

"Sebagai pimpinan tentu kami sangat mendukung dan mensuport setiap langkah yang diambil pihak koperasi," ujar Kartimi sesaat sebelum membuka kegiatan RAT Koperasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon Tahun Buku 2020 dengan tema 'Tetap Maju dalam Keberkahan Meraih Sejahtera bersama Koperasi di Masa Covid 19'. terangnya. (Nurdin)

Bupati Cirebon, Pastikan Kesiapan Kedatangan Vaksin Covid 19 di Kabupaten Cirebon

FOKUS CIREBON,  (FC) -  Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag, memastikan kesiapan kedatangan vaksin covid 19 di Kabupaten Cirebon, yang rencananya akan tiba pada Rabu 27 Januari 2021 besok.

Imron bersama jajaran Forkopimda lainnya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penerimaan, Penyimpanan, dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Ruang Tunggal Panaluan Mapolresta Cirebon.

Imron mengatakan, vaksin covid 19 untuk Kabupaten Cirebon, akan dijemput dari Indramayu, dengan pengawalan yang dilakukan oleh pihak TNI dan Polri. Dalam rakor tersebut juga, dibahas mengenai skema penjemputan, pembawaan, penyimpanan serta pendistribusian vaksin.

“Tadi Pak Kapolres sudah menjelaskan semua mengenai skema yang akan dilakukan. Initinya sudah siap semua,” kata Imron.

Sementara itu Kapolresta Cirebon Kombes Pol. M. Syahduddi mengatakan, pihaknya akan menerjunkan ratusan petugas dalam pelaksanan vaksinasi yang akan dilakukan di Kabupaten Cirebon ini. 

atusan petugas tersebut nantinya akan ditugaskan untuk melakukan pengawalan pengiriman vaksin covid 19 disejumlah tempat dan pengamanan pelaksanaan vaksinasi.

“Anggota dari Polresta Cirebon dan sejumlah polsek, akan dikerahkan,” ujar Syahduddi. 

Syahduddi menyebutkan, ada sekitar 300 petugas yang akan dilibatkan untuk mengamankan distribusi vaksin dan proses vaksinasi ini. Bahkan dirinya mengatakan, bahwa anggotanya akan melakukan pengamanan selama 24 jam, di gudang penyimpanan vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di puskesmas, rumah sakit, dan poliklinik yang telah ditentukan, juga akan mendapat pengawalan ketat dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan lainnya.

"Dalam pengamanan vaksinasi ini kami juga dibantu Kodim 0620/Kabupaten Cirebon dan Pemda Kabupaten Cirebon," ujar Syahduddi.

Pihaknya akan melakukan pengamanan, selama proses vaksinasi dilaksanakan. Ada dua tahap yang akan dilaksanakan dalam vaksinasi ini. Yaitu vaksinasi tahap pertama dan vaksinasi tahap kedua, yang akan dilakukan 14 hari setelah pelaksanaan vaksinasi yang pertama.

Selain itu, Syahduddi juga menuturkan, pihaknya juga sudah memastikan mengenai pasokan energi listrik yang akan digunakan pada gudang penyimpanan vaksin. Hal tersebut untuk memastikan kualitas vaksin, yang pada tahap pertama ini, akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan TNI serta Polri.

Syahduddi memastikan kesiapan seluruh instansi dalam pelaksanaan vaksinasi yang rencananya dimulai bulan depan. Iaberharap, vaksinasi di Kabupaten Cirebon berjalan lancar tanpa menemui kendala berarti.

Senin, 25 Januari 2021

Gerbang Utama Masuk Kampus Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Songsong UIN, Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon Pacu Percepatan Perkualihan S2 dan S3

FOKUS CIREBON, FC -Inilah bentuk komitmen Direktur Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Prof Dr Dedi Djubaedi MAg, pihaknya berpacu dengan aktivitas akademik untuk menyongsong universitas islam negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon.

“Salah satunya yaitu dengan membangun semangat percepatan (masa kuliah-red) kepada para mahasiswa S2 dan S3,” katanya, Senin (25/1/2021).

Jika mahasiswa S2, ungkap Prof Dedi, sudah banyak yang melakukan percepatan dan telah menyelesaikannya. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya pun melakukan percepatan masa kuliah terhadap mahasiswa S3 di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami telah melakukan sidang perdana tertutup perdana dan peserta sidang ini merupakan penyandang disabilitas dan peserta ini melakukan percepatan. Jadi hanya dalam waktu 5 semester yang bersangkutan berhasil menyelesaikannya,” ungkap Prof Dedi.

Dia menuturkan, pihaknya memang membuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin menempuh pendidikan di Pascasarjana IAIN Sykeh Nurjati Cirebon. Baik itu bagi penyandang disabilitas maupun yang tidak. (din)

Carlan, Mahasiswa Penyandang Tunanetra Berhasil Meraih Kesuksesan Dikarir dan Pendidikan


FOKUS CIREBON, (FC) - Rasa bangga sangat terlihat di raut wajah Carlan, salah seorang  mahasiswa Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang berhasil menyelesaikan disertasi pada semester V, dan tinggal selangkah lagi meraih gelar Doktornya.

Carlan, lelaki kelahiran Kabupaten Kuningan, pada tahun 1972 silam, terus berkarya sekalipun memiliki kekurangan pada fisiknya, Carlan tidak pernah lelah dan mengeluhnya. Bahkan kekurangan itu dianggapnya sebagai anugrah dan motivasi bagi setiap aktivitasnya.

Carlan penyandang tunanetra ini, membuktikan dirinya mampu seperti kebanyakan pria lainnya yang berfisik normal, dan hasilnya memang sangat membanggakan. Terbukti, baru semester V,  dirinya sudah mampu menyelesaikan disertasinya dan mengikuti Ujian Sidang Tertutup dan penguji sejumlah Profesor baik dari dalam IAIN SNJ Cirebon maupun dari luar.

Disertasi yang diajukan Carlan soal hidup keberagaman di Cigugur,  Kabupaten Kuningan dan mendapat    pujian banyak pihak.

Carlan mengaku, ia dan istrinya sama-sama penyandang tunanetra,  dan keduanya mendapat anugrah dari hasil kerja kerasnya menjadi Aparatur Sipil Negeri (ASN) di Pemkab Kuningan. Istrinya sebagai pendidik di SLB Kuningan.

Kini Carlan, tinggal selangkah lagi,  gelar doktor pun akan disandangnya. Civitas Akademika IAIN SNJ Cirebon pun bangga dengan kemampuan dan keberhasilan mahasiswa pascasarjana S3 ini yang lebih cepat ketimbang mahasiswa pascasarjana lainnya.

"Selamat, semoga ini bisa menjadi motivasi bagi yang lain," terang Muhamad Arifin M.Pd.i,  Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon kepada sejumlah media.  (din)