Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 03 Februari 2021

Puslitbang Kemenag RI Ajak Kerjasama IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON,  (FC) - Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag bersama 7 orang tim lainnya mengunjungi kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring terkait kerjasama yakni pengerjaan mushap Al Quran dengan penerjemahan Bahasa Cirebon serta dialog kebudayaan, Rabu (3/2/2021).

Rombongan Prof. Dr. M. Arskal Salim GP ini diterima langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon bersama unsur pimpinan lainnya, seperti Direktur Pascasarjana, Prof Dr H Dedy Djubaedi MA, Warek II Dr Hj Kartimi M.Pd, Warek III Dr H Ilman Nafia M.Ag, Dekan Fakultas FUAD,  Dr H aja M.Ag dan Ketua LPM IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani M.Ag.

Dr H Ahmad Yani M.Ag mengatakan,  inti dari kedatangan Prof. Dr. M. Arskal Salim GP beserta tim ke kampus IAIN Cirebon adalah untuk mengajak kerjasama, yakni dua kegiatan di tahun 2021.

Dua kegiatan tersebut pertama penerjemahan Al Quran dengan Bahasa Cirebon dan kegiatan yang kedua adalah dialog kebudayaan.

"Penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon ini sebenarnya merupakan inisiatif pihak kampus dan Rektor IAIN SNJ Cirebon dan hasilnya ingin dipersembahkan kepada pemerintah dan masyarakat. Disamping juga sebagai momentum di masa akhir jabatan pak Rektor," terang Ahmad Yani.

Dia juga menjelaskan bahwa penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon sebenarnya saat ini progresnya sudah sampai di 10 juz, dan ini akan terus berpotensi sampai ke penyelarasan hingga pengeditan untuk standardisasi penerjamahan alquran dengan bahasa jawa.

"Prof Dr M.Arskal Salim GP, M.Ag yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Litbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama mengajak kerjasama IAIN SNJ Cirebon," jelas Yani. 

Bahkan besok, Kamis (4/2/2021), akan mengkaji/membahas soal iluminasi (hiasan) bertempat di Keraton kecirebonan, yang langsung di ketuai oleh Dr H Ahmad Yani M.Ag dan Puslitbang sebagai tim monitoring.

Dialog kebudayaan ini, kata Yani, merupakan gagasan Puslitbang untuk menggali budaya Cirebon, khususnya konsultan Cirebon yang targetnya adalah membuat direktori tentang Kesultanan Keraton Keraton di Cirebon. Kegiatan tersebut direncanakan dua tahun anggaran. 

Yani juga menjelaskan, tim ahli pada  penerjemahan Al Quran ke dalam Bahasa Cirebon, di antaranya Prof Dr H Akshin S.Muhamad MA, drh H Bambang Irianto BA, Dr Hj Eva Nurarofah M. Hum, Dr H Opan Safari Hasim M.Hum (Filolog dan budayawan), H Rizal Mahdi MA, Muhamad Muchtar Zaidin, Dr H Sumanta M.Ag dan Dr Ahmad Yani M.Ag 

"Nama-nama tersebut di atas sebagai tim ahli, sedangkan mushaf terjemah al quran ini tujuannya untuk dakwah yang digali sesuai kearifan lokal dan juga untuk mengembangkan serta melestarikan bahasa daerah," papar Ketua LPM IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani M.Ag menutup perbincangan dengan awak media.

Sementara H Muhamad Arifin M.Pd.I, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon menyatakan, dengan progress 10 juz dengan terjemahan Bahasa Cirebon, tentu ini patut diapresiasi, mengingat penerjemahan Al Quran dengan Bahasa Cirebon akan memberikan nilai positif bagi IAIN Cirebon juga bisa menjadi monumental," tandasnya.  (din)

Selasa, 02 Februari 2021

Wali Kota dan Forkopimda Sambut Kedatangan Vaksin Sinovac di Kota Cirebon


FOKUS CIREBON,  (FC) -Kedatangan vaksin sinovac disambut antusias Wali Kota Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Namun warga diminta untuk tetap tidak menurunkan kewaspadaan.

Sekitar pukul 13.00 WIB mobil pembawa vaksin covid-19 tiba di halaman UPT Farmasi Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Rabu, 27 Januari 2021.

Vaksin tersebut langsung dibawa menuju gudang vaksin yang ada di UPT Farmasi bersama dengan vaksin lainnya.

Proses distribusi vaksin yang dibawa dari Bandung dilakukan dengan pengawalan ketat jajaran kepolisian.

Bahkan saat 4.600 vaksin tersebut sudah masuk ke cold room dengan suhu 2-8 derajat celcius, penjagaan ketat juga dilakukan oleh jajaran kepolisian dan TNI. Tidak semua orang diperbolehkan untuk masuk.

Selanjutnya proses penyuntikan disiapkan dan rencananya penyuntikan vaksin covid-19 akan dilakukan mulai Jumat, 29 Januari 2021.

Dengan adanya vaksin ini Azis yakin akan menambah imun dan rasa percaya diri warga Kota Cirebon. Terutama rasa percaya diri dalam menghadapi pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.

“Tapi kewaspadaan tidak boleh dikendorkan,” tegas Azis. Ini dikarenakan belum semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin karena jumlahnya yang terbatas.

Untuk itu Azis tetap meminta protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumuman tetap dijalankan.

Sementara itu Kepala Dinkes Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto,M.Kes., menjelaskan ada 4.600 vaksin yang hari ini datang di Kota Cirebon.

“Targetnya sih dua hari selesai,” ungkap Edy. Proses vaksinasi nantinya dilakukan di 22 puskesmas dan rumah sakit yang ditunjuk di Kota Cirebon. (Maulana)

Senin, 01 Februari 2021

Kapolresta Cirebon Pimpin Langsung Apel PTDH di Lapangan Mapolresta Cirebon


FOKUS CIREBON - Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi, SIK. MSi pimpin langsung Upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH), di lapangan Mapolresta Cirebon, Senin (1/2/21) pagi.

Upacara PDTH ini terkait dua Bintara Anggota Polresta Cirebon berinisial DR dan DS yang diberhentikan dengan tidak hormat dari kedinasan Polri dikarenakan melanggar kode etik profesi sebagai anggota Polri. 

Sementara pada Upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) ini Inabsensia atau tidak dihadiri keduanya dan langsung dipimpin Kapolresta Cirebon. 

Prosesi upacara dilaksanakan melalui perwakilan mengusung foto keduanya, tidak dilakukan pemasangan baju batik namun dilakukan pencoretan foto kedua Brihadir yang memakai pakaian Polri tersebut.

"Perlu diketahui bersama bahwa upacara PTDH ini merupakan salah satu wujud dan realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik kepolisian," kata Syahduddi dalam amanat upacara tersebut.

Syahduddi mengungkapkan rasa berat dan sedih untuk melakukan upacara itu, karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan saja, tetapi juga kepada keluarga besarnya. Namun untuk diketahui bahwa hal itu telah dilaksanakan melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan senantiasi berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku.

"Prosesnya mulai dari pemanggilan dengan maksud yang bersangkutan bisa berubah lebih baik lagi dan disiplin dalam berdinas. Kemudian pemerijsaan ole Siepropam, sidak kode etik Polri sampai akhirnya yang bersangkutan dipandang tidak layak untuk dipertahankan sebagai anggota Polri," ungkapnya.

Kepada kedua orang tersebut dimanapun berada, Kapolres berpesan semoga dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada. Dan walaupun sudah tidak menjadi anggota Polri diharapkan tetap menjadi Mitra Polri dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat.

"Semoga kedepannya dapat menjalani hubungan yang lebih baik sehingga menjadi orang yang lebih sukses dalam keluarga maupun di tengah masyarakat," pesannya.

Terhadap seluruh personel Polres Tanggamus dan Polsek Jajaran sebagai pribadi-pribadi maupun pimpinan pastinya berharap tidak lagi ada upacara seperti itu dilain waktu (PTDH).

"Untuk itu diharapkan personel Polres Cirebon dapat mengambil hikmah serta pelajaran dari PTDH ini, maka jadikan ini interopeksi diri dan cerminan agar menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan melaksanakan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku," pungkasnya. (Heri) 

Minggu, 31 Januari 2021

Antisipasi Bau Sampah dan Banjir Sumbatan, Warga Sumber Asri Bersih-Bersih Lingkungan


FOKUS CIREBON, (FC) - Pagi sekitar pukul 08.00 WIB pagi,  warga Sumber Asri, Desa Kecomberan,  Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon turun ke jalan.  Mereka satu sama lain saling membahu  membersihkan sampah dan saluran air, Minggu (31/1/2021).

Warga dengan peralatan cangkul, golok, arit dan perlengkapan lainnya langsung membabat rumput dan menaikan sampah dari saluran pembuangan.

Kerjabakti ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir sumbatan sampah dan rumput ilalang yang semakin tumbuh liar.

"Melalui kesadaran bersama warga bergotong royong membersihkan saluran pembuangan disepanjang jalan utama Sumber Asri yang mengalir ke sungai depan. Alhamdulillah semua bekerjasama dan ini sebagai antisipasi banjir sumbatan serta lalat atau ulat dari sampah yang basah," ujar Ketua RW 05 Sumber Asri kepada media.

Hal senada juga disampaikan Didi,  bahwa sampah yang menggunung di bak sampah depan bisa menimbulkan berbagai masalah Jika tidak cepat ditangani. Sehingga berinisiatif membersihkan sampah dan saluran agar di musim hujan ini semua saluran air lancar dan bersih.


"Ya, inisiatif warga dan ketua RW untuk bersih-bersih. Selain karena tanggungjawab bersama, ini juga merupakan kesadaran warga terhadap kebersihan kampungnya sendiri. Apalagi saat ini masih musim hujan," terang sosok pria yang akrab disapa didi gondrong.  (din). 


Kamis, 28 Januari 2021

IAIN Sambut Baik Kerjasama KADIN Kota Cirebon

KERJASAMA : IAIN Cirebon bersama  Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Cirebon tengah membahas kerjasama di Kantor Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Kamis (28/1/2021).


FOKUS CIREBON, (FC) - Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Cirebon mendatangi kampus IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon. Para pelaku usaha dari KADIN ini bertujuan ingin membuka kerjasama di bidang Kewirausahaan, peningkatan skill dan keterampilan dengan mengadakan training, workshop, atau pun dengan menghidupkan koperasi mahasiswa, Kamis  (28/01/2021).

Ketua Harian KADIN Kota Cirebon, Ismayasari dalam pertemuan tersebut menjelaskan, bahwa KADIN menjadi wadah komunikasi bagi para pelaku usaha di Indonesia. Hal tersebut dilakukan oleh KADIN melalui upaya mensinergiskan tiga kekuatan penggerak ekonomi, yakni akademisi, praktisi dan pemerintah.

"Ketiga kekuatan penggerak ekonomi tersebut harus dapat berjalan beriringan," terangnya dihadapan Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg.

Menurut Ismayanti, KADIN berharap dapat melakukan kerjasama yang lebih intens dengan IAIN Cirebon

dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari masing-masing pihak, yaitu pelaku usaha dan mahasiswa sebagai calon pelaku usaha.

Dimana hal tersebut dapat menjadi program pengabdian masyarakat bagi perguruan tinggi. "Ya, tentu saja ini merupakan program yang berkaitan dengan tridharma perguruan tinggi," paparnya lagi. 

Sementara menurut pelaku usaha lainnya yang juga merupakan rombongan dari KADIN Kota Cirebon, H Sujud mengatakan, bahwa saat ini, KADIN berfokus pada UMKM dengan Program 'KADIN Grow Up UMKM' dan 'KADIN Home Business'. 

"Diharapkan KADIN dapat bersinergi dengan IAIN Cirebon melalui keberlanjutan program kerjasama dengan HIPMI PT," katanya. 

Sedangkan menurut Ketua HIPMI Cirebon, Ara, bahwa dari tahun 2014 sudah banyak kegiatan HIPMI di tingkat mahasiswa IAIN Cirebon. 

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyambut baik kerjasama ini. Dirinya menjelaskan bahwa transformasi IAIN ke UIN diikuti dengan transformasi keuangan KNBP ke BLU. Dan salah satu pertimbangan bagi kesuksesan perguruan tinggi yang sukses adalah perguruan tinggi yang dapat memotivasi mahasiswa untuk melakukan pengembangan diri, salah satunya menjadi enterpreuner. 

Mahasiswa yang memiliki jiwa enterpreuner lah, kata Sumanta,  yang dapat eksis dan menghadapi tantangan sekaligus memberikan respon yang positif di era 4.0. 

"Kurikulum kampus merdeka membuka kesempatan bagi lembaga untuk melakukan berbagai kerjasama yang dapat mengembangkan minat enterpreuner yang pada akhirnya menguntungkan bagi Mahasiswa," ujarnya. 

Sedangkan menurut Dekan FSEI IAIN SNJ Cirebon, Perguruan Tinggi memang harus selalu melakukan kolaborasi, salah satunya dengan jaringan pengusaha/pelaku bisnis.

"Jumlah mahasiswa yang banyak menjadi keuntungan tersendiri ketika berbicara mengenai pengembangan kelembagaan. Memberikan peluang sebesar-besarnya melalui program riil bagi mahasiswa salah satunya melalui industri halal," katanya.

Maka dengan kerjasama ini, lanjutnya, mahasiswa akan dibekali pengganti mata kuliah di FSEI dan dapat menjadi sumber daya awal yang dapat dimaksimalkan dalam program magang dan lain sebagainya, dalam rangka pengenalan kewirausahaan.

"Kekurangan yang harus terus diperbaiki adalah aplikasi kurikulum merdeka masih belum maksimal," terangnya. 

Kendati begitu, mahasiswa dengan basis prodi ekonomi Islam dapat melakukan KKM degan menindaklanjuti kerjasama di wilayah wisata halal.

"Ya, intinya kerjasama dengan KADIN dan fakultas ini akan segera ditindaklanjuti," tandasnya. 

Hal senada disampaikan dosen FSEI, Ayus dan Nining, bahwa saat ini yang terpenting adalah bagaimana merubah mindset mahasiswa untuk menjadi wirausaha. 

Kemudian memetakan potensi desa yang ada di Cirebon, disamping memerlukan pembinaan dan pendampingan kepada mahasiswa calon wirausaha. Karena mahasiswa IAIN Cirebon sendiri sudah memiliki 40 outlet bisnis.

"Fakultas syariah menginginkan ada inkubator bisnis untuk menampung keinginan berwirausaha bagi para mahasiswa. Kemudian kerjasama diharapkan dapat memfasilitasi PPL bagi mahasiswa Akuntansi,  Perbankan/Ekonomi Syariah," terangnya.  

Sementara menurut Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin MPd, kerjasama ini dapat menjadi daya dukung bagi pengembangan  Perguruan Tinggi, terutama bagi pengembangan mahasiswa di bidang ekonomi dan skill.  "Ya, tentunya sangat mendukung," kata Arifin. (din) 

Promosi Doktor Yuyun Maryuningsih Disambut Ucapan Selamat dan Sukses dari Seluruh Civitas Akademika IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Civitas Akademika IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr Yuyun Maryuningsih M.Pd atas promosi Doktor Pendidikan IPA dari UPI Bandung, Kamis (28/1/2021).

Ucapan selamat dan sukses tersebut terbentang melalui karangan bunga yang ditempatkan disisi kanan dan kiri pintu masuk Ruang Rektorat IAIN SNJ Cirebon. 

Sementara dilantai tiga Auditorium Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Dr Yuyun Maryuningsih MPd tengah mempresentasikan disertasinya pada Sidang Ujian Terbuka yang dilakukan secara online dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Tampak pada Ujian Promosi Doktor,  Yuyun Maryuni dihadapan para penguji yang dilakukan secara online, mampu mempresentasikan disertasinya yang berjudul 'Pengembangan Mobile Learning Gen 21 cs Pada Perkuliahan Genetika Untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Calon Guru Biologi' dengan baik.

Tampak pula pada Ujian Promosi Doktor Yuyun Maryuningsih dihadiri para pimpinan dan dosen kampus setempat. Dalam presentasi disertasinya itu, Yuyun Maryuningsih dengan lugas dan tegas mampu menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan para penguji. 

Yuyun Maryuningsih mengatakan,  bahwa partisipasi mahasiswa yang rendah karena keterbatasan waktu dalam kegiatan diskusi pembelajaran disiasati dengan diskusi online. 

Pengembangan mobile learning yang diberi nama Gen 12cs pada perkuliahan genetika merupakan solusi terbaik dalam menjawab permasalahan tersebut. 

"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program mobile learning Gen 21cs pada perkuliahan genetika untuk meningkatkan kemampuan 4C," paparnya yanv menegaskan tentang kata kuncinya,  yakni,  pembelajaran online,  diskusi online, pendekatan pemecahan masalah,  kemampuan 4C, genetika dan penguasaan konsep. 

Sementara itu, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon H Arifin MAg kepada media menyatakan bahwa keberhasilan Yuyun Maryuningsih dalam meraih promosi Doktor, menjadi kekuatan baru bagi kemajuan IAIN Cirebon. 


"Kami semua tentu sangat bangga, mengingat jumlah Doktor di IAIN SNJ Cirebon terus bertambah, dan ini adalah nilai tambah, karena bisa menjadi kekuatan baru bagi IAIN SNJ Cirebon. Untuk itu kami ucapkan selamat dan sukses buat Dr Yuyun Maryuningsih MPd," terang Arifin. (din)

Rabu, 27 Januari 2021

13.400 Vaksin Tiba di Kabupaten Cirebon

FOKUS CIREBON,  (FC)  -  Sebanyak 13.400 vaksin tiba di Kabupaten Cirebon. Kedatangan vaksin tersebut, langsung disambut oleh Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag bersama Forkopimda.

Imron mengatakan, untuk vaksin tahap pertama ini, akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang ada di Kabupaten Cirebon. Rencananya, vaksin akan mulai diberikan pada 1 Februari nanti.

"Ada dua kali pelaksanaan, vaksin yang pertama sekitar tanggal 1 Februari. Untuk tahap keduanya, 14 hari selanjutnya," ujar Imron, Rabu 27 Januari 2021.

Besok, pihaknya akan mulai melakukan distribusi vaksin ini, kesejumlah fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk. Ada sebanyak 75 fasilitas kesehatan yang akan dijadikan tempat vaksinasi.

Selain itu, untuk menjaga keamanan vaksin yang disimpan, petugas keamanam dari TNI dan Polri, akan melakukan pengamanan selama 24 jam.

"Polisi dan TNI akan menjaga vaksin ini selama 24 jam," kata Imron.

Imron berharap, pelaksanaan vaksinasi nanti bisa berjalan lancar dan pandemi covid 19 ini, bisa segera selesai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, ada sebanyak 7.203 tenaga kesehatan yang akan menjadi prioritas mendapatkan vaksin ini.

Namun kepastian jumlah nakes ini, akan diketahui pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama nanti. Karena dihawatirkan, ada nakes yang tidak bisa mendapatkan vaksin, karena tidak sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. 

"Jumlah pastinya, kita lahit nanti, karena ada beberapa nakes yang pernah terkonfirmasi atau memiliki penyakit bawaan," ujar Eni.

Untuk teknis distribusi sendiri, pihaknya sudah menyiapkan empat kendaraan, yang nantinya digunakan untuk pendistribusian disejumlah wilayah. Pihaknya menargetkan, pada bulan Februari ini, pelaksanaan vaksin baik tahap pertama dan tahap kedua, bisa diselesaikan.

"Pokoknya, bulan februari ini harus selesai semua. Vaksin tahap pertama ataupun yang kedua," kata Eni. (nur)