Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 20 Mei 2021

Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Hukum

Peluncuran aplikasi SIPAKUM


FOKUS CIREBON, FC - Permudah pendampingan hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon segera luncurkan aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Hukum (Sipakum). 

Dalam kegiatan Expose aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Hukum (Sipakum) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Kota Cirebon yang diselenggarakan di  aula Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Cirebon, Rabu, 19 Mei 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan kegiatan hari  ini merupakan tindak lanjut ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) beberapa waktu lalu. 

“Yaitu dalam rangka  pendampingan hukum perdata dan tata usaha negara antara Pemda dengan Kejari Kota Cirebon,” ucapnya Agus.

Hanya saja, bentuk pendampingan tersebut saat ini dipermudah. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menginginkan pendampingan tidak perlu datang ke kantor Kejari Kota Cirebon. 

Namun cukup mendaftar melalui aplikasi Sipakum yang dilengkapi dengan persyaratan yang dibutuhkan. "Kita terus berupaya melakukan proses digitalisasi,” paparnya. 

Dengan digitalisasi, sejumlah pengeluaran bisa ditekan, termasuk dalam penggunaan kertas. 

Expose yang digelar hari ini, lanjut Agus, untuk mendapatkan masukan dari perangkat daerah serta dari Kejaksaan. “Tadi ada sejumlah masukan untuk melakukan perbaikan,” ungkap Agus. 

Selanjutnya setiap OPD bisa memanfaatkan aplikasi ini saat mendaftarkan permohonan pendampingan hukum dari Kejari saat menggelar sejumlah kegiatan. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Ewang Jasa Rahadian, S.H, M.H, menjelaskan OPD sebagai pemohon pendampingan hukum dari jaksa pengacara negara kini tidak perlu lagi datang ke kantor. “Tidak perlu ke kantor. Bisa melalui aplikasi ini,” jelas Ewang. 

Permohonan pendampingan tentu dengan melampirkan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan. “Nanti akan kita telaah dan kita jawab setelah memenuhi persyaratan,” tuturnya. 

Ditargetkan dalam dua pekan kedepan, aplikasi ini sudah bisa digunakan untuk pendampingan hukum terhadap OPD di Kota Cirebon. “Dengan digitalisasi, tidak terbatas ruang dan waktu. Semakin mempermudah kita,” tandas Ewang. (Heri)

Restoran Himas Sebarkan Spirit Sociopreneur

Restoran Himas menyajikan menu dengan artistik sehingga membangkitkan selera. 


FOKUS CIREBON, FC - Himas Coffee and Eatery, Jum'at, (7/5/2021) mengadakan makan bersama anak yatim. Bahkan sejak tahun lalu, restoran di Kota Cirebon ini memang rutin menyelenggarakan acara "Jum'at Berbagi", yakni makan bersama saat Jum'at pekan kedua dan keempat setiap bulan. Himas mengundang warga yang memiliki penghasilan terbatas. 

"Kami berharap, program tersebut dapat terus terlaksana. Bukan semasa pandemi saja, namun juga harus selamanya," ujar owner Himas, Teddy Dharmadi Chandra kepada media fokuscirebon.com, Kamis, (20/5/2021). 

Teddy berupaya total mengajak atau melibatkan para karyawannya untuk mengikuti atau mendukung agenda itu. Himas mempunyai banyak karyawan. 

"Karyawan setia melayani warga dalam acara Jum'at Berbagi. Tapi yang penting, dari sini karyawan belajar menanamkan jiwa social entrepreneurship (sociopreneur) dalam dirinya. Yakni, karyawan atau pebisnis wajib peduli membantu dan aktif mengikuti kegiatan sosial," ungkap Teddy. (din)

IAIN Cirebon Siap Menerima Mahasiswa Baru dengan Fasiltas Belajar dan Dosen Profesional

Salah satu brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Prodi Pasca Sarjana IAIN SNJ Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mulai dibuka bagi lulusan SMA dan Aliyah di wilayah 3 Cirebon dan sekitarnya.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan, brosur PMB ini sebagai bahan informasi bagi pendaftar untuk lebih mengetahui informasi seputar kampus IAIN Cirebon.

"Ini sebagai media informasi agar Prodi-Prodi yang diminati (Program Studi) dapat diakses langsung oleh para pendaftar melalui informasi yang sudah kami siapkan dan kami sediakan," ucap Arifin.

Brosur yang dikeluarkan, kata Arifin, bukan saja terbatas pada Prodi- Prodi S1, tetapi juga Prodi S2 dan S3 (Pasca Sarjana). 

"Bahkan brosur yang kami siapkan, juga menyangkut fasilitas belajar, termasuk para dosen profesional, sehingga para pendaftar bisa langsung memilih atau menentukan prodi yang diminatinya," terangnya. (din)


Rabu, 19 Mei 2021

Walikota Cirebon Berupaya Keras Menjadikan Kota Cirebon Sebagai Kota Ramah Investasi

Sekda Kota Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - Pemerintah Daerah (Pemda) berupaya keras menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang ramah investasi. Kemudahan berinvestasi dibutuhkan dengan tidak mengesampingkan pengawasan maksimal. 

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., pada kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha bagi Pelaku Usaha di Kota Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021. “Saat ini kita tengah menghadapi melambatnya pertumbuhan ekonomi,” ungkap Azis. 

Melambatnya pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya terjadi secara global, namun juga nasional hingga akhirnya juga berdampak di Kota Cirebon. 

Untuk itu, lanjut Azis, dibutuhkan terobosan dan inovasi untuk bisa menggairahkan kembali pertumbuhan ekonomi. “Salah satunya berupa kemudahan untuk berinvestasi,” ungkap Azis. 

Pemda Kota Cirebon terus berupaya untuk mempermudah perizinan serta menyelaraskan aturan investasi dengan pemerintah pusat. MelaluiOnline Single Submission-Risk Based Approach(OSS-RBA), maka perizinan dilakukan terpadu dan disederhanakan di seluruh Indonesia. 

“Kita juga terus berupaya menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang ramah investasi,” ungkap Azis. 

Pada kesempatan itu, atas nama Pemda Kota Cirebon, Azis juga menghaturkan penghargaan yang tinggi kepada sejumlah narasumber yang hadir dan memberikan bimbingannya pada kegiatan yang digelar hari ini. 

"Semoga sosialisasi yang digelar hari ini dapat memacu dan memotivasi pelaku usaha dan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Cirebon,”  ungkap Azis. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan bimbingan teknis yang diselenggarakan hari ini merupakan upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM), sehingga bisa memperikan pelayanan terbaik di sektor perizinan. 

“Sehingga pelayanan perizinan memang semakin dipermudah,” ungkap Agus. karena semua perizinan saat ini bisa diajukan secara online

Hanya saja, bimbingan teknis tetap diperlukan karena Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kota Cirebon belum terintegrasi dalam perizinan tersebut, sehingga masih harus menggunakan mekanisme rekomendasi Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) khususnya untuk zona yang belum jelas peruntukannya. 

“Mudah-mudahan RDTR pada semester pertama ini sudah bisa selesai,” ungkap Agus.  

Jika RDTR Kota Cirebon telah selesai semester pertama, maka akan langsung terintegrasi dengan perizinan terpadu atau OSS berbasis pendekatan risiko (OSS-RBA). 

“Ini akan semakin mempermudah pelaku usaha memperoleh perizinan di Kota Cirebon,” ungkap Agus. 

Nantinya setiap calon investor bisa melihat langsung secara online zonasi yang diperbolehkan untuk berinvestasi hingga jenis investasi yang diizinkan di zonasi itu di bidang apa. 

“Jadi sudah jelas peruntukannya sehingga mereka tidak perlu datang secara langsung,” ungkap Agus. (din)

Jelang UM-PTKIN, PTIPD IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Uji Coba Sistem Seleksi Elektronik

 

Panitia lokal UM-PTKIN IAIN Syekh Nurjati Cirebon tengah melakukan uji coba SSE demi kelancaran pelaksanakan UM-PTKIN pada minggu depan.


FOKUS CIREBON, FC - Menjelang Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), IAIN Syekh Nurjati Cirebon minggu ini langsung melakukan uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Demikian disampaikan langsung oleh Kepala PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Darwan, M.Kom kepada media online fokuscirebon.com via telpon selulernya, Rabu, (19/5/2021).

Darwan menjelaskan, untuk persiapannya, Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk UM-PTKIN IAIN Cirebon secara keseluruhan dinyatakan lancar.

"Uji coba SSE ini kita lakukan pada minggu ini, dan berdasarkan pantauan yang kita lakukan dari semua PTKIN, alhamdulillah semuanya lancar, sehingga dipastikan pelaksanaan UM-PTKIN pada 24 Mei 2021 bisa terlaksana dengan baik," ujarnya.

Selain itu, kegiatan UM-PTKIN ini, kata Darwan, pihaknya sudah menyiapkan panitia pengawas lokal dan nanti dalam satu ruangan pengawas memantau sesuai sessi.

Dijelaskan, satu ruangan itu terdapat 20 orang peserta, dan terdapat 13 ruang, sehingga berjumlah 260 peserta dikali 9 sessi. 

Sessi pertama peserta sudah harus standby pada pukul 07.00 WIB pagi, dan SSE baru diaktifkan pada pukul 07.20 WIB, dan pada satu hari itu terdapat tiga sesi. Sedang pengawas untuk satu ruang terdapat 13 orang.

"Pada UM-PTKIN 2021 ini diselenggarakan secara online dan peserta sudah harus mempersiapkan perangkatnya baik laptop maupun handpone selulernya, dengan catatan berkamera dengan baik. 

Namun Darwan tidak dapat memastikan apakah perangkat di pihak peserta bisa berjalan baik atau tidak. Pasalnya, kekurangan sistem online ini terletak pada koneksitas, baik sinyal maupun perangkat pesertanya sendiri.

Sedang kelebihannya dapat mempermudah peserta dan tidak harus datang, dengan SSE ini peserta cukup dari rumah.

Sementara itu, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan, persiapan SSE yang diuji cobakan pada minggu ini, untuk memastikan kelancaran SSE UM-PTKIN IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada minggu depan.

"Alhamdulillah, berdasarkan pantauan kami di lapangan, uji coba ini berjalan sukses dan lancar. Semoga pada pelaksanaannya nanti juga berjalan sukses dan lancar," tandas Arifin. (din)

Senin, 17 Mei 2021

Tetap Jalankan Prokes, 800 Pegawai dan Dosen, Ikuti Kegiatan Ramah Tamah di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon

Tetap jalankan Prokes, ramah tamah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon berjalan sukses dan lancar, Senin, (17/5/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Untuk menghindari kerumunan, pihak panitia kegiatan ramah tamah yang digelar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan pemetaan dan penyetingan tempat agar proses ramah tamah tetap menjalankan protokol kesehatan, Senin (17/5/2021).

Salah satu pemetaan yang dilakukan, kata H Mahmud, dengan dipecah per Fakuktas. Selain itu, absensi juga dilakukan melalui dua jalur, yakni absensi elektronik dan absensi manual.

"Kita petakan per fakultas, hal ini agar tidak tejadi penumpukan dan semua harus menjalakan protokol kesehatan (prokes). Absensi pun dilakukan di masing-masing fakultas," terang Analis Kepegawaian Madya/Koordinator Bidang Kepegawaian, H Mahmud kepada media online fokuscirebon.com.

Mahmud menjelaskan, pada kegiatan ramah tamah ini sedikitnya melibatkan 800 orang yang terbagi kedalam masing-masing Satker, mulai dari dosen hingga karyawan. Tempat dalam kegiatan ramah tamah ini, kita setting di luar gedung, yakni di halaman depan Rektorat.

"Ya, ada 800 pegawai, dosen dan karyawan pada kegiatan ramah tamah ini, semua wajib mengenakan masker, cuci tangan dan berjarak tidak bersalaman, hingga absen pun dilakukan di masing-masing fakultas," ujar Mahmud.

Ditanya terkait yang tidak hadir, Mahmud menjelaskan, mereka yang absen harus ada surat keterangan dari dokter. Sebab, biasanya pasca lebaran ini ada tim pemeriksa dari Itjen terkait kehadiran.

"Usai ramah tamah, mereka masing masing langsung kembali ke tempat kerja. Karena tgl 17 Mei 2021, hari ini seluruh pegawai wajib hadir dan bekerja," jelasnya.

Mahmud juga menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ramah tamah tersebut. Menurut Mahmud kegiatan ini untuk meningkatkan rasa persaudaraan agar lebih erat di semua satker.

"Dengan konsep ramah tamah ini, diharapkan semakin menjalin persatuan, rasa gotong royong dan terbangun persaudaraan dan kebersamaan," pinta Mahmud yang juga berharap covid 19 segera hilang dari bumi indonesia. (din)








Minggu, 16 Mei 2021

Besok, Ramah Tamah di Lingkungan IAIN Cirebon Berjalan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Inilah tempat yang dipersiapkan untuk kegiatan ramah tamah, besok Senin,(17/5/2021) dengan setting ruangan yang mengedepankan penerapan protokol kesehatan (Prokes)


FOKUS CIREBON, FC - Hari Raya Idul Fitri 1442 H, selalu menjadi momentum untuk bersilaturrahmi dan saling maaf memaafkan. Hal ini juga dilakukan di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang berencana akan menggelar kegiatan ramah tamah dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes), dan kegiatan dipastikan berjalan ketat.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyampaikan, bahwa kegiatan ramah tamah tersebut akan dilaksanakan pada Senin, (17/5/2021).

Adapun susunan dan tata cara ramah tamah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kata Arifin, kegiatan tersebut akan dimulai pada pukul 08.30 WIB pagi, dengan susunan dan tata cara Rektor, Wakil Rektor, Dekan-Dekan, Direktur Pascasarjana dan kepala Biro AUAK berdiri di depan  pintu masuk Rektorat.

Kemudian, kegiatan ini menggunakan konsep Drive thru yakni dosen dan karyawan berjalan di depan Rektor dan unsur pimpinan.       

Pada kegiatan ini, tegas Arifin, tidak diperkenankan untuk bersalaman, dan kegiatan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Setelah itu dosen dan karyawan langsung kembali ke unit masing-masing untuk mengisi absen manual.

"Itulah susunan dan tata cara  kegiatan ramah tamah yang rencana akan digelar besok. Semoga kegiatan ini berjalan baik dan sukses," terang Arifin. (din)