Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 Oktober 2021

Workshop Penyusunan RKPD, Langkah Awal Rencanakan Pembangunan Lebih Komprehensif


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bapelitbangda mengadakan Workshop Penyusunan RKPD tahun 2023 di Hotel Sutan Raja Kecamatan Kedawung, Senin (11/10/2021). 

Acara tersebut dihadiri sejumlah narasumber dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Tenaga Kerja RI. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si mengatakan, Workshop Penyusunan RKPD tahun 2023 ini merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk merencanakan pembangunan yang lebih komprehensif, utamanya dalam capaian dan implementasian janji-janji politik dalam dokumen-dokumen perencanaan daerah. 

"Kegiatan ini merupakan tahapan awal perencanaan pembagunan dalam rangka amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Rencana Pembangunan Daerah," katanya 

Ia mengungkapkan, Workshop Penyusunan RKPD ini merupakan momentum yang sangat strategis dalam upaya inventarisasi permaslahan dan isu-isu strategis pembangunan yang belum dapat diartikulasikan secara sempurna oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Workshop ini diharapkan dapat menggali kelemahan dan informasi yang bersifat strategis untuk penyempurnaan penyusunan dan perumusan RKPD tahun 2023," kata Rahmat. 

Rahmat menjelaskan, Tahun 2023 merupakan tahun ke-4 pelaksanaan RPKMD di Kabupaten Cirebon. Bahkan, penyusunan RKPD ini diharapkan mampu menyajikan keberhasilan pembangunan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir di Kabupaten Cirebon. 

"Permasalahan-permasalahan pokok yang masih dalam isu pembangunan seperti sampah, bencana banjir, kemiskinan dan pengangguran masih merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dan dicari solusinya," kata Rahmat.

Ia berharap, kepada seluruh perangkat daerah agar mampu merumuskan rencana kerja yang komprehensif untuk menyelesaikan masalah secara terukur dan dalam batas terukur juga. 

Menurutnya, perencanaan pembangunan tahun 2023 dilakukan secara nasional, provinsi dan kabupaten, akan tetapi perencanaan ini diwarnai dengan prioritas pemulihan ekonomi kesehatan dan sosial dari dampak pandemi Covid-19. 

"Kami berpesan kepada para peserta agar dapat menggali ilmu sebanyak mungkin dari para narasumber dalam rangka memperkaya khasanah perencanaan pembangunan khususnya dokumen RKPD. Karena ada pekerjaan rumah yang terbesar di Kabupaten Cirebon," kata Rahmat. 

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono, S.Sos mengatakan, kegiatan workshop penyusunan RKPD tahun 2023 untuk mempersiapkan dokumen perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, terukur, komprehensif dapat dicapai dan dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman  dan pengetahuan bagaimana menyusun rencana kerja pemerintah daerah yang baik. Membedah dan mempertegas prioritas pembangunan daerah tahun 2023 untuk dapat dicapai. Mengurai hasil evaluasi capaian pembangunan dalam 2 tahun terkahir," katanya. 

Selain itu, kata Suhartono, output yang dihasilkan dalam workshop ini untuk peningkatan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam penyusunan dokumen perencanaan untuk diperolehnya kisi-kisi pembanginan yang akan dimuat dalam dokumen RKPD tahun 2023. 

"Kegiatan ini diikuti 160 peserta yang terdiri para perangkat daerah, camat se-Kabupaten Cirebon. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dari tanggal 11 sampai 12 Oktober 2021," katanya. (Indah)

IAIN Cirebon Bangun Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi dan Peningkatan Sumber Daya dengan UINSA Surabaya

Warek III IAIN Cirebon bersama Rektor UINSA Surabaya pada kegiatan kerjasama perguruan tinggi, Senin (11/10/2021). 


FOKUS CIREBON - Sebagai satu-satunya kampus Siber di Indonesia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon kini banyak digandeng kerjasama berbagai pihak, termasuk studi banding dan kerjasama dari IAIN Cirebon dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. 

Seperti studi banding yang dilakukan IAIN SNJ Cirebon ke Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Pada kegiatan tersebut, melahirkan Memorandum of Agreement atau MoU pada kedua kampus ini.

Kunjungan kerja Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag pada kegiatan tersebut disambut baik oleh Warek III dan Rektor UINSA Surabaya, di ruang kerjanya.

Pada pertemuan tersebut, Kedua kampus ini setuju untuk saling mengisi dan bekerjasama di sejumlah bidang, terutama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag mengatakan, secara umum terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengajaran,  Penelitian dan Pengabdian. Sementara secara khusus akan disesuaikan dengan kepentingan lembaga-lembaga, pusat-pusat, dan fakultas-fakultas di lingkungan kedua belah pihak UINSA dan IAIN Sejati Cirebon.

"Alhamdulillah, Rektor UINSA dan Warek III menyambut baik MOU ini, secara kelembagaan MOU menjadi kebutuhan untuk pengembangan lembaga, secara pribadi Rektor UINSA adalah teman baik Prof. Dr. H. Jamali, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, dan Warek III IAIN Cirebon," katanya, Senin (11/10/2021).

Ilman juga menjelaskan, ruang lingkup kesepahaman atau MoU ini meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta penyelenggaraan kolaborasi riset dan  pengembangan sumber daya. 

Selain itu, adalah penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar dan lokakarya, peningkatan dan pengembangan komptensi sumber daya manusia.

Tujuan kerjasama ini, lanjut Ilman, untuk menciptakan sinergitas guna memperoleh hasil yang maksimal dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya para pihak dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan dan saling menguntungkan. (din)

Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa Terbakar, Petugas Damkar Dibantu Warga Padamkan Api

Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa yang terbakar pada sore hari

FOKUS CIREBON – Menjelang Maghrib, sekita pukul 17.30 WIB, SDN 1 dan 2 Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021).

Kebakaran tersebut diduga berasal dari WiFi yang meledak dan percikan apinya menyambar kabel aliran listrik sehingga  membakar bangunan SDN 1 dan SDN 2 Waled Desa. 

Dari peristiwa ini, lima bangunan ruang kelas SDN 1 dan dua ruang kepala SDN 2 dilaporkan hangus terbakar.  Tentu saja, warga setempat kaget dan berhamburan untuk melakukan pemadaman seadanya.

Kepala Desa Waled, Halwani di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa terbakarnya gedung sekolah dasar ini mengundang perhatian para warga. Mengingat api begitu cepat dan membesar lantaran terdorong angin kencang.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB, diduga akibat WiFi yang meledak dan saat itu warga langsung melakukan pemadaman bersama Damkar. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 19.30 WIB setelah 8 unit mobil Damkar terus menjinakan apa yang membesar," terangnya.

Menurut Kuwu Waled Desa, pihaknya sangat prihatin dengan terbakarnya gedung sekolah yang berada di wilayah kerjanya ini. 

"Ya, sangat prihatin, karena PTM baru saja berjalan setelah lama ditutup dan anak anak belajarnya online di masa Pandemi Covid-19," katanya.

Sementara itu, Dinas Damkar Kabupaten Cirebon menerjunkan empat armada pemadam kebakaran dari Pos Losari untuk memadamkan api. “Untuk rumah warga aman. Api padam sekitar jam 19.00 malam,” kata petugas Damkar di lokasi kejadian. (Heri)

Menjawab Tantangan Zaman, HMJ KPI IAIN Cirebon Cetak Mahasiswa Multi Talenta

Aktivis HMJ KPI melakukan foto bersama usia kegiatan Webinar Kewirausahaan "Start Your Business, Be a Great Milenial Enterpreneur".


FOKUS CIREBON - Kebanyakan mahasiswa hanya dicetak dan dilahirkan berdasarkan jurusan dan disiplin ilmunya saja. Tetapi berbeda jika anda kuliah di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), anda akan diajak berkreasi untuk menjadi mahasiswa inovatif, cerdas, kreatif, berilmu dan berakhlak.

Seperti apa yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Yakni membangun skill mahasiswa melalui penggalian potensi di berbagai bidang kehidupan, sehingga tidak heran jika lulusan KPI IAIN Cirebon terbilang banyak yang sukses. 

Bahkan saat ini, HMJ KPI merupakan salah satu jurusan favorit yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Di dalamnya memiliki banyak mahasiswa berprestasi dan kreatif. 

Masih gak percaya ?, lihat saja apa yang dilakukan para mahasiswa KPI IAIN Cirebon ini, dengan kreatifitasnya HMJ KPI menyelenggarakan Webinar Kewirausahaan dengan tema "Start Your Business, Be a Great Milenial Enterpreneur", yang dibuka langsung kegiatannya oleh Ketua Jurusan KPI, Dr Aan Mohamad Burhanudin, Senin (11/10/2021).

Kegiatan bersifat umum ini, digelar via Zoom Meeting dan bertujuan untuk memberikan edukasi serta pelatihan kewirausahaan kepada mahasiswa. 


Dalam kegiatan ini, HMJ KPI mengundang pembicara, Eka Rianto,  ahli di bidang kewirausahaan, sosok muda ini sukses memiliki bisnis di bidang buku dan percetakan. 

Kemudian  pemateri kedua oleh Dicky Hikmawan, S. Sos, pembisnis muda yang juga sukses di bidang pertanian dan peternakan. 

"Kami semua tentu termotivasi dengan tips-tips yang diberikan para pemateri muda yang sukses ini. Karena kami ingin para mahasiswa KPI bukan mampu di jurusannya saja, tetapi berkembang dan memiliki kemampuan di bidang lainnya," ujar Hanif Ketua Umum HMJ KPI didamlingi Azka, Panitia Kegiatan Webinar kepada Fokus Cirebon. (Nurudin)

Minggu, 10 Oktober 2021

Bupati Cirebon Hadiri Musda DPD LDII Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag menghadiri Musda DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cirebon di Aula Masjid Baaburrohmah Walmagfiroh, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (10/10/2021).

Kepada peserta musda, Imron menyebutkan, lembaga ini harus membuat atau melanjutkan program lima tahun ke depan. 

Imron juga berharap, program-program hasil dari musyawarah ini bisa disinergikan dengan program Pemerintah Kabupaten Cirebon. Nantinya, bakal difasilitasi dinas terkait.

"Misal, nanti LDII akan membuat semacam koperasi atau apa, bisa koordinasi dengan dinas terkait," katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Cirebon Tris Julfadilah mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh anggota mulai dari tingkat terbawah LDII Kabupaten Cirebon harus bersinergi dengan pemerintah setempat. 

Kehadiran LDII di tengah masyarakat, diharapkan membantu pembangunan yang saat ini dilakukan oleh pemerintah. Meskipun tidak besar, kontribusi yang dilakukan dalam secara nyata.

Dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, kata Tris, 80 persen anggota di LDII di Kabupaten Cirebon sudah mendapatkan vaksin Covid-19, minimal dosis pertama.

"Kami juga akan membantu bupati membina masyarakat, terutama di tingkat LDII. Kami harapkan, kehadiran kami semakin diperlukan masyarakat dan juga terus menjadi agen pembaharuan," katanya. (din)

Dihadiri Menteri dan Bupati, Projo Kabupaten Cirebon Gelar Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19


FOKUS CIREBON - Projo Kabupaten Cirebon menggelar Kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Multiguna Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik,  Minggu (10/10/2021). 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Budie Arie Setiadi, Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag, Anggota DPR RI, Ono Surono, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, Camat Gegesik, Indra Fitriani dan pihak terkait.

Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada Projo Kabupaten Cirebon yang sudah membantu pemerintah daerah untuk percepatan vaksinasi Covid-19. 

Menurutnya, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih 22 persen lebih. 

"Vaksinasi massal ini sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Selama ini Kabupaten Cirebon dalam hal vaksinasi banyak dibantu sejumlah pihak, baik TNI, Polri, BUMN dan sejumlah Ormas," kata Imron. 

Imron mengungkapkan, dalam vaksinasi massal yang diadakan Projo Kabupaten Cirebon ini antusiasme warga Gegesik cukup tinggi. Bahkan, Imron mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.  "Jangan lupa prokes tetap diterapkan," katanya. 

Ia berharap, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu dalam bidang lainnya selain vaksinasi Covid-19. 

"Selain vaksinasi, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarkat, " kata Imron. 

Ketua Projo Kabupaten Cirebon,  Hj. Kunni mengatakan, kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 dilakukan serentak. Bahkan, Projo sendiri bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam kegiatan vaksinasi massal. 

"Projo bekerja sama dengan TNI, Polri dan Kementerian Kesehatan. Kebetulan Projo Kabupaten Cirebon mendapatkan jatah dari Polri itu 1.200 vaksin, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mencapai herd immunity," katanya. 

Kunni menjelaskan, kegiatan ini merupakan vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat Kecamatan Gegesik. 

"Ini dosis pertama, nanti untuk dosis kedua kegiatan serupa dilakukan di sini sekitar sebulan ke depan," katanya. 

Camat Gegesik Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik dipilih Projo Kabupaten Cirebon menjadi tempat vaksinasi massal. Bahkan kegiatan ini dilakukan secara nasional oleh Projo. 

"Hari ini lebih dari 1.000 dosis vaksin yang disuntikkan untuk masyarakat Kecamatan Gegesik, kemungkinan juga lebih karena antusisme warga cukup tinggi. Seminggu yang lalu pendaftaran sudah lebih dari 700 orang lebih," katanya. 

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI, Ono Surono mengatakan, dengan adanya vaksinasi massal ini diharapkan herd immunity di Kabupaten Cirebon tercapai. 

"Terimakasih kepada Ketua Projo Hj. Kunni yang sudah mengadakan vaksinasi massal ini. Semoga masyarakat bisa sehat dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon kembali normal," katanya. (din)

Sabtu, 09 Oktober 2021

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Persemayaman Bendera Pusaka di Astana Gunung Jati


FOKUS CIREBON- Kirab merah putih digelar dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati. Bendera pusaka merah putih disemayamkan di Astana Gunung Jati.

Kirab merah putih berupa iring-iringan kendaraan roda empat dimulai oleh kendaraan yang membawa personil Paskibraka Kota Cirebon. Dilanjutkan dengan kendaraan yang membawa Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., serta KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj, pimpinan pesantren KHAS Kempek dan disusul oleh kendaraan peserta kirab lainnya. 

Kirab dimulai dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati, Sabtu (9/10/2021).

Setiba di Astana Gunung Jati, seorang anggota Paskibraka menyerahkan kotak kayu berisi bendera merah putih yang diterima langsung oleh Patih Kesultanan Kanoman, Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Selanjutnya bendera merah putih akan disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dibarengi dengan khataman Al Quran. Esok, Minggu (10/10/2021) akan dibawa kembali ke Balaikota Cirebon.

Sedangkan rombongan kirab yang dipimpin oleh KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj dan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., melanjutkan dengan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati, Syekh Syarif Hidayatullah. 

Ziarah dan doa dibimbing oleh Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Usai berziarah, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk mengkirabkan bendera pusaka, merah putih. “Bendera ini menunjukkan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Azis.

Kegiatan ini, lanjut Azis digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 TNI dan merupakan ide dari Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Hasyim bin Yahya atau lebih dikenal dengan nama Habib Luthfi. 

Selain digelar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kirab ini juga dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. “Tadi terasa sangat khidmat. Apalagi dilakukan di makam leluhur dan orang  yang pertama memimpim pemerintahan di Cirebon,” tutur Azis.

Esok, Minggu (10/10/2021), bendera merah putih yang sudah disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dan dikhatamkan Al Quran dibawa kembali ke Balai Kota Cirebon.  

Selanjutnya di malam hari digelar tausiah kebangsaan yang menghadirkan langsung Habib Luthfi. 

Tausiah kebangsaan digelar terbatas mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Namun masyarakat tetap bisa menyaksikan tausiah secara langsung melalui jaringan televisi lokal dan live streaming melalui kanal Youtube Pemda Kota Cirebon. (din)