Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 01 Desember 2021

Kunjungan IAIN Metro Lampung ke IAIN Cirebon untuk Benchmarking dan Capacity Building

Rektor IAIN Metro Lampung, Dr Hj Siti Nurjanah M.Ag, PIA (sebelah kiri) melakukan tanda tangan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag (sebelah kanan), di Ruang Senat, Lantai II, Gedung Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat kunjungan dari IAIN Matro Lampung. Kunjungan tersebut dalam rangka Brencmarking dan Capacity Building, Perencanaan dan Keuangan IAIN Metro Lampung, Senin (29/11/2021).

Kunjungan ini, juga sebagai bentuk studi banding IAIN Metro Lampung karena melihat IAIN Cirebon akan menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

Rombongan IAIN Metro Lampung ini, langsung di pimpin Rektor IAIN Metro Lampung, Dr Hj Siti Nurjanah, M.Ag, PIA dan diterima Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag bersama sejumlah unsur pimpinan kampus.

Di ruang pertemuan, kedua Rektor saling memperkenalkan diri dan berdialog seputar visi, misi dan kemajuan masing-masing kampusnya, setelah itu dilanjut dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dan penyerahan Cindramata.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di kampus IAIN dan mudah-mudahan bisa merasakan kenyamanan. Demikian juga ucapan terimkasih atas kunjungan studi banding ini.

Sumanta menjelaskan, bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon sedang melakukan dua upaya besar yakni, pertama transformasi kelembagaan dari Institut ke Universitas dan kedua transformasi keuangan dari Satker PNBP ke BLU.

"Tentu saja kedua hal ini bisa dilakukan brainstorming, karena kedua kampus ini sama sama di bawah naungan Kementrian Agama, RI" ujar Rektor IAIN Cirebon.

Selain itu, dalam diskusi ini bisa juga dikembangkan moderasi beragama, keilmuan dan ketiga yang spesifik dari mandat Kementerian Agama yakni UISSI, karena ini menjadi skala prioritas program di IAIN Cirebon .

"Tentu kita bersama mencari masukan- masukan yang tentu saja yang tidak terdapat di IAIN Cirebon maupun yang tidak terdapat di IAIN Metro Lampung, sehingga bisa saling melengkapi dan semua ini dalam rangka menuju kesempurnaan bagi kedua kampus," jelasnya.

Sementara itu, sambutan yang disampaikan Rektor Metro Lampung, Dr Hj Siti Nurjanah M.Ag, PIA langsung menyebut Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon dan spontan langsung diamini oleh seluruh yang hadir.

Siti Nurjanah juga memperkenalkan rombongan yang dibawanya dari Metro Lampung, di antaranya Wakil Rektor 2, Kabiro AUAK, Korbag Umum, Korbag Perencanaan dan Keuangan, Sub Koordinator Keuangan, Subkor Perencanaan, Kepala MPI, Pranata Keuangan, Pranata Komputer dan perangkat keuangan.


Rektor Metro Lampung juga mengucapkan rasa terimakasih atas penerimaan kampus IAIN Cirebon yang sudah menyambut rombongan dari IAIN Metro Lampung.

Menurut Siti Nurjanah, rombongan ini sengaja dibawa agar dapat melihat secara langsung UISSI Cirebon dan ingin belajar prosesnya untuk menjadi bahan yang dapat dibawa ke kampus Metro Lampung.

"Karena di Metro Lampung, kampus kami juga ingin bertransformasi ke BLU, dan kami ingin belajar prosesnya ke IAIN Cirebon, karena di Metro Lampung baru niat," katanya.

Selain itu, kata Siti Nurjanah, UISSI ini akan membawa semangat pihaknya di Lampung, sehingga dapat mempercepat atau mendorong segera BLU. 

"Konsen di bidang Siber ini sudah sangat luar biasa di lingkungan PTKIN, maka kami akan belajar dari proses-prosesnya  yang sudah dilakukan pihak kampus IAIN Cirebon. Bahkan kami cukup bangga dengan kampus IAIN Cirebon yang mampu menerima mahasiswa hingga 3000 lebih," ujar Rektor Metro Lampung.

Siti Nurjanah juga sedikit bercerita bahwa Metro Lampung itu kecil, luasnya hanya 7 ribu hektar saja, dengan 5 kecamatan dan 22 kelurahan. Namun Metro menjadi kota pendidikan karena sudah memiliki 17 perguruan tinggi dan negeri itu hanya IAIN Metro Lampung dan Kebidanan.

Selain itu, kata Siti Nurjanah, untuk IAIN Matro Lampung, sudah melakukan mengembangkan prodi-prodi dan distingsi-distingsi yang ada di Metro.

"Tentu semua ini, kami ingin mengembangkan visi di Metro yang menjadi cita-cita kami, yakni untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul," katanya.

Terkait dengan moderasi beragama, kata Siti Nurjanah, pihaknya sedang membangun monumen moderasi beragama dan ini sedang dilaksanakan dan dalam waktu dekat akan diresmikan. 

"Kami berencana dalam peresmian nanti inginnya dihadiri oleh seluruh Rektor PTKIN, karena kebetulan kita sudah punya forumnya dan pada pertemuan nanti kita bisa saling sharring untuk konsep memajukan PTKIN," kata Rektor Metro Lampung, Siti Nurjanah, yang mendapat penghargaan Wanita Penggerak Nasional dari Kementerian RI. (din)





Mahasiswa Bangga, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mendapat Sumbangan Bus dari BRI Regional Cirebon


FOKUS CIREBON - Hampir ditunggu lama, akhirnya pengajuan bantuan yang diajukan pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  mendapat kabar gembira. Mahasiswa pun bangga setelah mendengar IAIN Cirebon mendapatkan sumbangan Bus mahasiswa dari BRI Regional Cirebon.

Muhammad Hafidzudin Yarfa, salah satu mahasiswa menyatakan, sumbangan Bus mahasiswa ini sebagai bukti betapa pedulinya kampus IAIN Cirebon terhadap eksistensi mahasiswa. Artinya, dorongan kampus terhadap aktifitas mahasiswa sangat besar.

"Ini menjadi bukti, jika kampus IAIN Cirebon sangat mendukung berbagai aktifitas mahasiswa, terutama dalam menyangkut keilmuan, dan pengabdian masyarakat. Tentu kami sebagai mahasiswa menyambut positif, dan semoga bantuan lainnya untuk kepentingan mahasiswa juga diikuti pihak mitra IAIN lainnya," ucap Hafidz.

Sementara itu, Bus seharga Rp 782.000.000 akan diserahkan langsung oleh Rudi Trilaksono, selaku Regional Consumer Banking Head (Wakil Pemimpin Kanwil BRI Bandung), Bidang Consumer, kepada Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag.

Kabag Umum dan HUMAS IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Imron Rosadi kepada Fokus Cirebon menyatakan, bahwa bantua CSR satu unit Bus Mahasiswa ini merupakan realisasi dari pengajuan atau permohonan pengadaan bus dari pihak IAIN Cirebon untuk operasional mahasiswa.

"Alhamdululillah, tahun 2021 ini pengajuan kita direalisasikan BRI yang sudah bekerjasama dengan IAIN Cirebon, sehingga tahun ini kita bisa menikmati CSR dari BRI," tuturnya.

Imron berharap, ke depan BRI bisa lebih peduli lagi kepada IAIN Cirebon terutama terhadap mahasiswa, karena mahasiswa ini adalah penerus bangsa. "Penyerahan bus hari ini langsung dari pihak BRI dan yang menerima adalah Rektor IAIN SNJ Cirebon," kata Imron.

Hadir dalam penyerahan CSR satu Unit Bus mahasiswa yakni pihak Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan dari pihak BRI, di antaranya Rudi Trilaksono, Regional Consumer Banking Head (Wakil Pemimpin Kanwil BRI Bandung), Bidang Consumer, Yerri Chandra, Pemimpin Cabang BRI Cirebon Kartini, Syarif Hidayat, Asisten Manajer Pemasaran Dana (AMPD), Hari Kartiko, Relationship Manager Dana Saonah, dan Supervisor Penunjang Operasional. 

"Terimakasih kami sampaikan kepada pihak BRI atas bantuan CSR satu unit bus mahasiswa dan semoga ke depan IAIN mendapat bantuan kembali dan BRI lebih perhatian lagi," tandas Imron. (din)

Pembukaan COMIC Ke 3, FUAD IAIN Cirebon Meriah dengan Tetap Menjalankan Prokes


FOKUS CIREBON - Wakil Dekan III, Dr  Anwar Sanusi, M.Ag, membuka secara resmi acara Communication Interest Contest (COMIC) ke 3, bertempat di Auditorium FUAD, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Turut mengundang kegiatan ini, Wadek III, Wadek I, Ketua jurusan KPI, Sekretaris Jurusan KPI, serta segenap Dosen KPI.
 
Panitia kegiatan, Eva kepada Fokus Cirebon menjelaskan, bahwa kegiatan  dimulai pukul 13.00 WIB, yakni di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia raya, menyanyikan mars KPI, dan dilanjutkan dengan sambutan sambutan.
 
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan, kegiatan Comic ini selain untuk merayakan hari jadi Jurusan KPI, Comic juga menjadi ajang untuk mengembangkan bakat dan minat para mahasiswa KPI, karena acara ini mengadakan lomba lomba dari 5 Divisi di KPI.
 
"Acara dibuka dengan pemotongan tumpeng dan pemukulan gong oleh  Wadek III FUAD, Dr. Anwar Sanusi. M.Ag," terangnya.


Ketua Pelaksana menjelaskan, bahwa  inti dari pembukaan acara Comic 3.0 yaitu Webinar Nasional, yang mengangkat tema Teknik Dasar Penyiaran yang dibawakan langsung oleh Khaerudin Imawan. S.Sos., M.I.Kom., yang diikuti oleh 300 peserta.
 
Usai dibuka dan dilanjutan dengan sambutan-sambutan, kemudian acara ditutup oleh panitia dengan nyanyi bersama. (red/ev)

Berebut Hadiah, Antusiasme Peserta Comic 3.0 Sangat Meriah

Mahasiswa KPI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kompak dalam pertandingan untuk berebut juara.


FOKUS CIREBON - Para peserta yang mengikuti acara Comic 3.0 di hari kedua  sangat antusias dan meriah. Secara individu maupun kelompok, satu sama lain saling menunjukkan kemampuan, dan tetap menjaga kekompakan dalam tim.
 
Eva, salah satu panitia pada acara ini menjelaskan, bahwa pada acara kedua dari Comic 3.0 ini, yaitu perlombaan khusus KPI, perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas antar sesama mahasiswa KPI.
 
"Berbagai perlombaan dilaksanakan dengan penuh antusias, karena perlombaan ini hampir mirip dengan lomba yang ada di 17 Agustus. Di antaranya yaitu, lomba bakiak, estafet sarung, dan tebak gaya," ujarnya kepada Fokus Cirebon.
 
Sementara untuk tempatnya, jelas Eva, perlombaan dilakukan di lapangan Ma’had Al-Jamiah. "Bukan hanya mahasiswa KPI saja, mahasiswa dari jurusan lain pun turut menyaksikan acara ini," katanya lagi.
 
Kendati demikian, Eva menegaskan, sekalipun sempat ada kendala dari lomba bakiak, tetapi itu tidak menurunkan semangat para peserta dan panitia dalam memeriahkan acara ini.
 
"Acara berakahir dengan pembagian hadiah kepada kelas yang menang, lalu diakhiri dengan sesi foto bersama," katanya. (red/ev)

Satu Hari Anggota HTQ Tiga Hari Bisa Khatam 30 Juz

FOKUS CIREBON - IAIN Cirebon terus berkarya, membangun kemandirian dan kemajuan di masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa. Kali ini kegiatan tengah dilakukan oleh UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) yang berupaya penuh untuk menjaga kualitas hafalan. 

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Al-Jami’ah. Tujuannya adalah menumbuhkan minat menghafal dan menjaga hafalan terhadap ayat suci Al-Qur’an pada mahasiswa, hal itu digagas sebagai grand design atau identitas dari UKM HTQ itu sendiri.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan diikuti oleh 47 anggota HTQ, dalam artian di satu hari itu anggota HTQ bisa menargetkan 10 juz. Jadi selama tiga hari berlagsung bisa menghatamkan Al-Qur’an (30 Juz).

Ketua Pelaksana Sema’an Al-Qur’an, Abdul Hamid menuturkan dengan mengikuti kegiatan sema’an, seseorang dapat memperbaiki dan meningkatkan bacaan Al-Qur’an mereka, terlebih dalam menghafal Al-Qur’an. Anggota HTQ khususnya, jika ingin dikatakan mempunyai kualitas hafalan yang baik tentunya dalam melafalkan bacaan Al-Qur’an sudah bisa memasuki kategori tartil yang optimal.

“Di tengah kesibukan utama anggota HTQ yaitu kuliah di kelas, kiranya bisa terus ditanamkan pada mereka kecintaan terhadap ayat suci Al-Qur’an,” ujar Hamid.

Menurutnya jika kegiatan ini terus dirutinkan di sekitaran lingkungan kampus, bisa menimbulkan efek positif bagi kepribadian khususnya anggota HTQ dan umumnya Mahasiswa IAIN lain.

Menurut salah satu peserta sema’an, Ummu Aiman. Sema’an Al-Qur’an kiranya bisa terus diistiqomahkan karena bisa jadi bahan pengingat mahasiswa untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.

Sekso Acara, Lutfi menambahkan, setelah berlangsungnya kegiatan sema’an anggota HTQ ini akan kembali kepada jurusannya masing-masing dan sudah siap jika memang nanti dibutuhkan dalam beberapa event ke depan.

“Tujuan akhirnya adalah jika berprestasi bisa membawa nama baik dirinya dan kampus. Tidak lupa UKM HTQ yang telah bersedia memberi wadah anggotanya untuk terus membumikan ayat suci Al-Qur’an,” pungkas Lutfi. (din)

Selasa, 30 November 2021

Calon Anggota Komisi Informasi Daerah Kab. Cirebon Memasuki Tahap Tes Wawancara


KABUPATEN CIREBON, FC - Sebanyak 31 peserta Calon Anggota Komisi Informasi Daerah (KID) Kab. Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021 -2025 mengikuti tes wawancara, Selasa (30/11/2021) di Hotel Apita Kecamatan Kedawung. Sehari sebelumnya (29/11/2021) para peserta mengikuti Psikotes dan Dinamika Kelompok. 

Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan lima orang Tim Seleksi yang berasal dari : satu unsur pemerintah, satu dari Komisi Informasi Provinsi Jabar, dua unsur akademis dan satu unsur  masyarakat, untuk melakukan test wawancara terhadap para peserta seleksi KID. 

Dari hasil seleksi psikotes, dinamika kelompok dan wawancara tersebut, agenda selanjutnya para peserta yang lolos akan mengikuti seleksi uji kelayakan dan kepatutan oleh anggota DPRD Kabupaten Cirebon. 

Ketua Tim Seleksi Komisi Informasi Daerah Kabupaten Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021-2025, Drs.H. Asdullah Anwar, MM mengatakan, pada tahap awal hingga akhir seleksi KID berjalan dengan lancar. 

"Insyaallah hasil seleksi KID ini benar-benar berkualitas. Karena semua tim sudah disumpah, seleksi dari awal sampai akhir menghasilkan orang-orang yang berkualitas yang berkomitmen dalam membantu membangun Komisi Informasi Daerah yang lebih baik lagi di Kabupaten Cirebon, " katanya.

Asdullah menjelaskan, dengan adanya KID ini bisa memberikan informasi program-program pemerintah kepada masyarakat. 

"KID ini sesuai dengan tugasnya, semua yang dilakukan baik kebijakan maupun program segalanya itu masyarakat harus mengetahui. Karena dengan diketahui oleh masyarakat nanti muncul kejujuran. Akan tetapi ada informasi tertentu yang sifatnya tidak boleh terbuka untuk umum, salah satunya rahasia negara dan sebagainya," ujarnya. 

Selain itu, kata Asdullah, dengan keterbukaan informasi publik ini diharapkan tidak ada lagi kecurigaan  masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

Jadi, dengan adanya KID diharapkan bisa dilaksanakan jalannya pemerintahan yang transparan, akuntabel dan dapat dipercaya. 

"Dengan visi-misi Bupati Cirebon 'Bersama, Berbudaya, Sejahtera, Agamis, Aman'. Aman sendiri karena kondisi dan keterbukaan informasi dari pemerintah daerah dengan program-programnya sehingga tidak ada muncul prasangka yang kurang baik di masyarakat," kata Asdullah. (Bam)

Bupati Imron Berharap Muscab Gapensi Hasilkan Gagasan Terbaik

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag saat membuka acara Muscab VIII Gapensi Kab Cirebon.

KABUPATEN CIREBON.- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pelaksana Kontruksi (Gapensi) Kabupaten Cirebon di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/11/2021).

Imron mengatakan, hasil dari musyawarah yang dilaksanakan anggota Gapensi diharapkan menghasilkan gagasan baik. Evaluasi pun harus dilakukan pada pelaksanaan kali ini.

"Mudah-mudahan dari musyawarah ini menghasilkan yang terbaik. Yang baik, harus bisa dilanjutkan kembali. Tetapi yang kurang baik, harus diperbaiki," kata Imron.

Imron menambahkan, Gapensi harus memiliki peran dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. Puncak keberhasilan pembangunan ini adalah kesejahteraan bagi masyarakat.

Ditambahkan Imron, peran pengusaha dalam roda pemerintahan itu sangat vital. Beberapa pekerjaan kontruksi yang dilakukan di Kabupaten Cirebon, sebagiannya dilakukan Gapensi.

"Gapensi ke depan, harus bertukar pikiran dengan pemerintah. Berharap gapensi, mampu menggali potensi dan nanti disinkronkan," kata Imron.

Ketua BPC Gapensi Kabupaten Cirebon Dadang Juanda mengungkapkan, muscab ini sebagai wadah silaturahmi anggota dengan pemerintah. Keterbatasan waktu, membuat anggota organisasi ini sulit bertemu dengan Bupati Cirebon.

"Ini membuktikan kalau Gapensi Kabupaten Cirebon tetap bertahan di masa pandemi Covid-19," katanya.

Sementara, Ketua BPD Gapensi Jabar TB Nasrul Ibnu mengatakan, pelaksanaan muscab Gapensi di Kabupaten Cirebon dilakukan secara tepat waktu sesuai jadwal.

Landainya kasus Covid-19, lanjut Nasrul, harus dimanfaatkan pengusaha konstruksi untuk membantu pemerintah dalam pembangunan daerah.

"Pekerjaan kami sangat tergantung dengan ketersedian anggaran dari pemerintah. Itu artinya, kerjasama masyarakat dan pemerintah dapat melaksanakan pembangunan secara bertahap," katanya. (din)