This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 01 Desember 2021
Kunjungan IAIN Metro Lampung ke IAIN Cirebon untuk Benchmarking dan Capacity Building
Mahasiswa Bangga, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mendapat Sumbangan Bus dari BRI Regional Cirebon
FOKUS CIREBON - Hampir ditunggu lama, akhirnya pengajuan bantuan yang diajukan pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mendapat kabar gembira. Mahasiswa pun bangga setelah mendengar IAIN Cirebon mendapatkan sumbangan Bus mahasiswa dari BRI Regional Cirebon.
Muhammad Hafidzudin Yarfa, salah satu mahasiswa menyatakan, sumbangan Bus mahasiswa ini sebagai bukti betapa pedulinya kampus IAIN Cirebon terhadap eksistensi mahasiswa. Artinya, dorongan kampus terhadap aktifitas mahasiswa sangat besar.
"Ini menjadi bukti, jika kampus IAIN Cirebon sangat mendukung berbagai aktifitas mahasiswa, terutama dalam menyangkut keilmuan, dan pengabdian masyarakat. Tentu kami sebagai mahasiswa menyambut positif, dan semoga bantuan lainnya untuk kepentingan mahasiswa juga diikuti pihak mitra IAIN lainnya," ucap Hafidz.
Pembukaan COMIC Ke 3, FUAD IAIN Cirebon Meriah dengan Tetap Menjalankan Prokes
FOKUS CIREBON - Wakil Dekan III, Dr Anwar Sanusi, M.Ag, membuka secara resmi acara Communication Interest Contest (COMIC) ke 3, bertempat di Auditorium FUAD, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Berebut Hadiah, Antusiasme Peserta Comic 3.0 Sangat Meriah
Satu Hari Anggota HTQ Tiga Hari Bisa Khatam 30 Juz
FOKUS CIREBON - IAIN Cirebon terus berkarya, membangun kemandirian dan kemajuan di masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa. Kali ini kegiatan tengah dilakukan oleh UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) yang berupaya penuh untuk menjaga kualitas hafalan.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Al-Jami’ah. Tujuannya adalah menumbuhkan minat menghafal dan menjaga hafalan terhadap ayat suci Al-Qur’an pada mahasiswa, hal itu digagas sebagai grand design atau identitas dari UKM HTQ itu sendiri.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan diikuti oleh 47 anggota HTQ, dalam artian di satu hari itu anggota HTQ bisa menargetkan 10 juz. Jadi selama tiga hari berlagsung bisa menghatamkan Al-Qur’an (30 Juz).
Ketua Pelaksana Sema’an Al-Qur’an, Abdul Hamid menuturkan dengan mengikuti kegiatan sema’an, seseorang dapat memperbaiki dan meningkatkan bacaan Al-Qur’an mereka, terlebih dalam menghafal Al-Qur’an. Anggota HTQ khususnya, jika ingin dikatakan mempunyai kualitas hafalan yang baik tentunya dalam melafalkan bacaan Al-Qur’an sudah bisa memasuki kategori tartil yang optimal.
“Di tengah kesibukan utama anggota HTQ yaitu kuliah di kelas, kiranya bisa terus ditanamkan pada mereka kecintaan terhadap ayat suci Al-Qur’an,” ujar Hamid.
Menurutnya jika kegiatan ini terus dirutinkan di sekitaran lingkungan kampus, bisa menimbulkan efek positif bagi kepribadian khususnya anggota HTQ dan umumnya Mahasiswa IAIN lain.
Menurut salah satu peserta sema’an, Ummu Aiman. Sema’an Al-Qur’an kiranya bisa terus diistiqomahkan karena bisa jadi bahan pengingat mahasiswa untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.
Sekso Acara, Lutfi menambahkan, setelah berlangsungnya kegiatan sema’an anggota HTQ ini akan kembali kepada jurusannya masing-masing dan sudah siap jika memang nanti dibutuhkan dalam beberapa event ke depan.
“Tujuan akhirnya adalah jika berprestasi bisa membawa nama baik dirinya dan kampus. Tidak lupa UKM HTQ yang telah bersedia memberi wadah anggotanya untuk terus membumikan ayat suci Al-Qur’an,” pungkas Lutfi. (din)
Selasa, 30 November 2021
Calon Anggota Komisi Informasi Daerah Kab. Cirebon Memasuki Tahap Tes Wawancara
KABUPATEN CIREBON, FC - Sebanyak 31 peserta Calon Anggota Komisi Informasi Daerah (KID) Kab. Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021 -2025 mengikuti tes wawancara, Selasa (30/11/2021) di Hotel Apita Kecamatan Kedawung. Sehari sebelumnya (29/11/2021) para peserta mengikuti Psikotes dan Dinamika Kelompok.
Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan lima orang Tim Seleksi yang berasal dari : satu unsur pemerintah, satu dari Komisi Informasi Provinsi Jabar, dua unsur akademis dan satu unsur masyarakat, untuk melakukan test wawancara terhadap para peserta seleksi KID.
Dari hasil seleksi psikotes, dinamika kelompok dan wawancara tersebut, agenda selanjutnya para peserta yang lolos akan mengikuti seleksi uji kelayakan dan kepatutan oleh anggota DPRD Kabupaten Cirebon.
Ketua Tim Seleksi Komisi Informasi Daerah Kabupaten Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021-2025, Drs.H. Asdullah Anwar, MM mengatakan, pada tahap awal hingga akhir seleksi KID berjalan dengan lancar.
"Insyaallah hasil seleksi KID ini benar-benar berkualitas. Karena semua tim sudah disumpah, seleksi dari awal sampai akhir menghasilkan orang-orang yang berkualitas yang berkomitmen dalam membantu membangun Komisi Informasi Daerah yang lebih baik lagi di Kabupaten Cirebon, " katanya.
Asdullah menjelaskan, dengan adanya KID ini bisa memberikan informasi program-program pemerintah kepada masyarakat.
"KID ini sesuai dengan tugasnya, semua yang dilakukan baik kebijakan maupun program segalanya itu masyarakat harus mengetahui. Karena dengan diketahui oleh masyarakat nanti muncul kejujuran. Akan tetapi ada informasi tertentu yang sifatnya tidak boleh terbuka untuk umum, salah satunya rahasia negara dan sebagainya," ujarnya.
Selain itu, kata Asdullah, dengan keterbukaan informasi publik ini diharapkan tidak ada lagi kecurigaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Jadi, dengan adanya KID diharapkan bisa dilaksanakan jalannya pemerintahan yang transparan, akuntabel dan dapat dipercaya.
"Dengan visi-misi Bupati Cirebon 'Bersama, Berbudaya, Sejahtera, Agamis, Aman'. Aman sendiri karena kondisi dan keterbukaan informasi dari pemerintah daerah dengan program-programnya sehingga tidak ada muncul prasangka yang kurang baik di masyarakat," kata Asdullah. (Bam)
Bupati Imron Berharap Muscab Gapensi Hasilkan Gagasan Terbaik
KABUPATEN CIREBON.- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pelaksana Kontruksi (Gapensi) Kabupaten Cirebon di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/11/2021).
Imron mengatakan, hasil dari musyawarah yang dilaksanakan anggota Gapensi diharapkan menghasilkan gagasan baik. Evaluasi pun harus dilakukan pada pelaksanaan kali ini.
"Mudah-mudahan dari musyawarah ini menghasilkan yang terbaik. Yang baik, harus bisa dilanjutkan kembali. Tetapi yang kurang baik, harus diperbaiki," kata Imron.
Imron menambahkan, Gapensi harus memiliki peran dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. Puncak keberhasilan pembangunan ini adalah kesejahteraan bagi masyarakat.
Ditambahkan Imron, peran pengusaha dalam roda pemerintahan itu sangat vital. Beberapa pekerjaan kontruksi yang dilakukan di Kabupaten Cirebon, sebagiannya dilakukan Gapensi.
"Gapensi ke depan, harus bertukar pikiran dengan pemerintah. Berharap gapensi, mampu menggali potensi dan nanti disinkronkan," kata Imron.
Ketua BPC Gapensi Kabupaten Cirebon Dadang Juanda mengungkapkan, muscab ini sebagai wadah silaturahmi anggota dengan pemerintah. Keterbatasan waktu, membuat anggota organisasi ini sulit bertemu dengan Bupati Cirebon.
"Ini membuktikan kalau Gapensi Kabupaten Cirebon tetap bertahan di masa pandemi Covid-19," katanya.
Sementara, Ketua BPD Gapensi Jabar TB Nasrul Ibnu mengatakan, pelaksanaan muscab Gapensi di Kabupaten Cirebon dilakukan secara tepat waktu sesuai jadwal.
Landainya kasus Covid-19, lanjut Nasrul, harus dimanfaatkan pengusaha konstruksi untuk membantu pemerintah dalam pembangunan daerah.
"Pekerjaan kami sangat tergantung dengan ketersedian anggaran dari pemerintah. Itu artinya, kerjasama masyarakat dan pemerintah dapat melaksanakan pembangunan secara bertahap," katanya. (din)










