Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 11 Mei 2022

Bersaing Ketat Di Lomba Ajang Nasional, Hemas Safitri, Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara 1

SANG JUARA : Salah satu mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, Kaffah Hemas Safitri, akhirnya dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang nasional kategori Game Pembelajaran yang diadakan di Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. 


CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon patut diacungi jempol karena kembali mendulang prestasi diajang nasional. Kali ini diraih oleh Kaffah Hemas Safitri, 21 tahun mahasiswa semester 6, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia pada lomba media pembelajaran kategori game pembelajaran yang diadakan Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.

Ahmad Mubarok, Ketua Tim menyatakan, jenis lomba yang diikuti adalah lomba pembelajaran tingkat nasional yang diikuti secara online dan digelar selama 37 hari.

Pada kegiatan ini, persiapan dilakukan secara berkala dan maksimal, terutama dengan menggunakan laptop dan gawai. 

"Bekal utama didapat saat mata kuliah digitalisasi pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran. Pengkodingan dalam game menggunakan referensi dari youtube. Gimsipen juga dapat diakses tanpa mendownload aplikasi, yakni menggunakan link," terangnya, Rabu (11/5/2022).

Ahmad Mubarok juga menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut tidak semulus dari apa yang dibayangkan. Ada kendala utama yang harus disiasati, terutama  pada segi waktu.

"Kendala waktu ini, karena persiapan dilakukan ketika jadwal kuliah sedang padat, bahkan ujian tengah semester dan beberapa kegiatan organisasi lain memiliki waktu yang bersamaan. Sehingga harus bisa memenej waktu dengan baik serta mencoba melakukan perbaikan setiap harinya dari game pembelajaran yang sedang dibuat," katanya.

Sementara itu, Kaffah Hemas Safitri, sang juara yang dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang nasional di kategori game pembelajaran, kepada fokus cirebon menegaskan, bahwa untuk menjadi juara harus memiliki motivasi yang kuat.

Kuatnya motivasi ini, kata Safitri, karena adanya dinamika peran media pembelajaran pada masa transisi ini yangg dirasa perlu strategi. Salah satunya melalui game edukasi. 

"Gimsipen yang kami buat ini menawarkan peluang generasi digital untuk mempraktikkan penalaran induktif, keterampilan visual, dan kapasitas peserta didik dalam mengintegrasikan berbagai pembelajaran. Gimsipen memungkinkan pemain menyelesaikan konflik kognitif melalui siklus dan mekanisme yang mengarah pada pembelajaran," jelasnya.

Karakteristik permainan ini, lanjut Safitri, tentu memotivasi dan mendukung pembelajaran serta mampu merespon gaya kognitif peserta didik di era digital. Di antaranya meliputi: praktik, segmentasi konten pembelajaran, umpan balik, kompetisi dan tantangan, partisipasi aktif siswa, serta interaksi. 

Dengan demikian, Gimsipen (Gim Edukasi Cerpen) ini memiliki urgensi yang signifikan terhadap perkembangan aspek belajar peserta didik. 

"Walaupun lomba ini merupakan hal yang baru bagi kami, dukungan serta semangat motivasi yang didapatkan membuat kami lebih bersemangat.
Tantangan cukup signifikan pada penyempurnaan game pembelajaran, karena masih sulit mengatur reward dan hal lain yang memerlukan setting game dengan bekal pemahaman yang lebih dalam," ucapnya.

Safitri juga menjelaskan, jika pihaknya mendapat dukungan yang sangat baik dari dosen (bukan hanya dosen jurusan, melainkan lintas fakultas).

"Terutama bapak Rianto, M.Pd. Selain itu teman-teman mahasiswa, keluarga, dan lembaga IAIN juga mendukung kami ketika mengikuti lomba. Salah satunya dengan menonton video cara memainkan game pembelajaran yang kami unggah, mencoba memainkan Gimsipen tersebut, dan dukungan yang diberikan dalam bentuk like serta komentar positif pada postingan perlombaan yang kami unggah di YouTube," tuturnya.

Oleh sebab itu, Safitri berpesan, kepada teman-teman harus semangat, berani berkompetisi, belajar hal baru itu menyenangkan. Kesempatan tidak datang dua kali, selagi ada manfaatkan sebaik mungkin. (Udin)

Kamis, 05 Mei 2022

Bangun Mutu Pendidikan dan Kualitas Pengajaran, Rektor IAIN Cirebon : Karena Masyarakat Saat Ini Sangat Butuh Pendidikan,

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus melakukan berbagai terobosan dan perubahan- perubahan yang signifikan. Semua ini dilakukan untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dan pengajaran. Inilah konsep Dr H Sumanta, M.Ag,  Rektor IAIN Cirebon yang selalu berkarya untuk kemajuan pendidikan di Kampus yang dipimpinnya. 

Salah satunya adalah, Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon bakal ditambah. Selain Prodi PAI, PJJ juga dibuka untuk Prodi lain yang sudah akreditasi A.

Salah satu gedung megah milik IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg menjelaskan, Prodi PJJ diminati banyak orang. Mulai dari guru dalam jabatan, ustad di pondok pesantren hingga tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Hal itu menjadi indikasi kesadaran masyarakat menempuh pendidikan tinggi mulai tumbuh. Pengembangan Prodi PJJ pun terus dilakukan dengan dibukanya 7 Prodi PJJ baru.

“Perlu kerja keras bersama. Banyak sekali masyarakat yang ingin masuk tapi kita masih membatasi program prioritas guru dalam jabatan,” kata Sumanta.

Pada tahun ajaran baru Prodi PJJ di IAIN Cirebon bakal menerima 2000 mahasiswa baru. Jumlah ini terbagi untuk seluruh Prodi PJJ yang sudah diresmikan.

Dirjen Pendis Kemenag, Prof Dr M  Ali Ramdhani  STP MT mengatakan, guna mengakomodir kebutuhan masyarakat terhadap PJJ, maka perlu ada perubahan juknis juklak. Pihaknya mengaku bakal melakukan evaluasi terkait hal itu.

Ali mengatakan, secara umum pelaksanaan PJJ di IAIN Cirebon sudah berjalan baik. Maka tak muluk-muluk jika ada pengembangan Prodi PJJ. Bahkan hingga jenjang S2.

Ali mengatakan, Kemenag masih punya anggaran cukup besar yang dapat digunakan untuk pelaksanaan Prodi PJJ sampai jenjang S2. “Angkanya relatif cukup untuk jumlah yang besar,” kata dia. (din)

Minggu, 01 Mei 2022

Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Fitri, DKM Masjid Al Muhajirin Bagikan Zakat Fitrah

PEMBAGIAN ZAKAT FITRAH : Nampak dalam foto, Ketua DKM Al Muhajirin bersama pengurus Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Yeyen, Yohan dan sejumlah remaja masjid tengah mempersiapkan pembagian zakat fitrah. 

CIREBON, FC - DKM MAsjid Al Muhajirin, perumahan Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menyalurkan zakat fitrah kepada warga sekitar, baik yang di dalam komplek maupun warga luar yang membutuhkan, Minggu (1/5/2022).

Ketua DKM Al Muhajirin, Samsul Ma'arif didampingi Oman Faturrohman, Sekretaris DKM Masjid Al Muhajirin mengatakan, penerimaan zakat fitrah yang dimulai sejak Sabtu sore, tanggal 30 April 2022 hingga Minggu (1/5/2022) pukul 20.00 WIB malam takbiran Idul Fitri 1443 H, terkumpul uang sebanyak Rp 6.180.000 rupiah. 

Sedangkan beras terkumpul sebanyak 5.475 kg atau setara sebanyak 215 bungkus dan uang sodakoh sebesar Rp 796.000 rupiah.

"Total beras keseluruhan sebanyak 5.475 kg dan seluruhnya sudah kami bagikan kepada warga sekitar lingkungan Sumber Asri dan warga di luar perumahan Sumber Ari," terang Samsul Ma'arif.

Ditambahkan Samsul Ma'arif, bahwa dalam teknis pembagian, beras dan uang dilakukan melalui kepanitiaan yang sudah dibentuk pihak masjid.

"Alhamdulillah, melalui kebersamaan warga dan remaja di Sumber Asri RW 05 yang bersatu, bergotong royong menyebarkan pembagian zakat fitrah tersebut kepada warga yang berhak," ujarnya.

Ditempat yang sama, Oman Faturrohman, pencatat zakat fitrah, didampingi ustadz Gaos menyatakan, kegiatan zakat fitrah  tersebut menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun. 

"Kegiatan tahunan pembagian zakat fitrah sudah menjadi program rutin yang dilakukan oleh Masjid Al Muhajirin, karena kami sadar bahwa hidup itu harus mempunyai kepekaan sosial, sehingga dapat meringankan beban warga yang membutuhkan," ungkap Oman.


Sementara itu, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriyadi menyatakan, bahwa pembagian zakat fitrah yang dilakukan kepanitiaan Masjid Al Muhajirin Sumber Asri yang merupakan kegiatan tahunan ini, diharapkan mendapat balasan setimpal dari Allah SWT. 

Menurut Didi, Ini merupakan kegiatan kemanusiaan, terlebih di hari raya Idul Fitri setelah sebulan kita melaksanakan ibadah shaum di bulan suci ramadhan, sehingga di hari kemenangan ini, semua warga diharapkan ikut merasakan senang dan bergembira. (din)

Mahasiswa Tadris Biologi IAIN Cirebon Gelar Sejumlah Kegiatan Pengabdian Masyarakat di pesisir Pantai Kesenden

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan mahasiswa Tadarus Biologi IAIN Cirebon di Pantai Pesisir, Kesenden, Kita Cirebon.

CIREBON, FC - Peduli Permasalahan Pencemaran Lingkungan, Mahasiswa Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelarkan Pengabdian Masyarakat di Wilayah Pesisir Pantai Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. 

Sejumlah tersebut di antaranya, kegiatan aksi bersih pantai, santunan anak-anak, dan sosialisasi bahaya pencemaran lingkungan di Wilayah Pesisir Pantai Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Minggu (01/05/2022).

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Mahasiswa Kelompok 7 Kelas E pada mata kuliah Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut dari Jurusan Tadris Biologi ini, di antaranya ada Aulia Shofia Rahma, Fina Nurul Arifah, M. Rizki Samsil Ardi, dan Salsabillah Nur Adzkiyah.

Kegiatan dengan tema  “Pengimplementasian Program Pengabdian Kebersihan Lingkungan sebagai Penanggulangan Pencemaran Wilayah Pesisir di Pantai Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon” bermaksud agar Mahasiswa Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharaokan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi pengembangan dan pelestarian lingkungan, khususnya dalam mengatasi permasalahan pencemaran lingkungan terkait penanganan sampah di sekitar di Wilayah Pesisir Pantai Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, ketua pelaksana kegiatan, Fina Nurul Arifah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk menangani pencemaran lingkungan di wilayah pesisir yang dilakukan dengan cara sosialisasi bahaya pencemaran lingkungan dan aksi bersih pantai yang dilakukan bersama dengan anak-anak dan masyarakat sekitar RW 01 Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yaitu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, baik yang sudah dewasa maupun yang masih berusia dini agar dapat menyadari akan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan khususnya di daerah pesisir laut,” ujar Fina.

Sedangkan menurut Pengurus RW 01 Kelurahan Kesenden, Ratim, bahwa sampah plastik yang memenuhi area pesisir pantai di Kelurahan Kesenden ini diakibatkan oleh sampah plastik yang mengalir dari Kabupaten Cirebon ke ujung Kota Cirebon melalui aliran sungai, sehingga menumpuk dari hulu sungai sampai ke pesisir laut. 

"Atas kondisi ini, saya beserta Pengurus Kelurahan Kesenden lainnya mengajukan kepada Dinas Lingkungan Kota Cirebon untuk merealisasikan adanya pintu air di batas pantai guna meminimalisir adanya sampah plastik dari Kabupaten Cirebon yang mengalir ke Pantai Kesenden ini, namun hal tersebut belum direalisasikan oleh Dinas Lingkungan setempat," ucap Ratim.

Ratim juga berharap, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan para mahasiswa IAIN ini diharapkan memberikan manfaat untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang ada, khususnya dalam hal sosialisasi terkait bahaya pencemaran lingkungan dan aksi bersih pantai dari sampah plastik pada anak-anak usia dini, karena Kebersihan itu sebagian dari Iman, agar anak-anak tersebut dapat mengerti dan menyadari bahwa tidak boleh membuang sampah sembarangan apalagi di wilayah pantai.

Selain itu, wilayah Pesisir Pantai Kesenden ini juga direncanakan oleh Dinas Lingkungan Kota Cirebon akan dilakukan relokasi wilayah dengan dijadikannya ekowisata pada wilayah ini sepanjang 7 KM sampai Kelurahan Kebon Baru. Sayangnya, kegiatan relokasi wilayah ini sempat terhenti akibat adanya Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. 

Adapun langkah awal yang dilakukan dalam program relokasi wilayah ini yaitu dengan cara penanaman pohon mangrove yang dilakukan oleh Masyarakat Kelurahan Kesenden bersama dengan para mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Cirebon maupun dengan lembaga lain yang berfokus pada pelestarian lingkungan.


"Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Mahasiswa Kelompok 7 kelas E pada mata kuliah Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut dari Jurusan Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini sangat membangun semangat masyarakat guna mengurangi adanya abrasi air laut dan mencegah adanya pengikisan pantai secara terus menerus dan meningkatkan kebersihan lingkungan yang jauh dari sampah plastik," ujar tokoh masyarakat setempat, Ratim, yang juga pengurus RW 01 Kelurahan Kesenden, Kota Cirebon. (Udin)

Merajut Kebersamaan, Warga Sumber Asri Gelar Takbir Keliling Di Malam Idul Fitri 1443 H

 

TAKBIR KELILING : Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi umat Islam bisa menyambut Idul Fitri. Salah satunya mengisi malam Idul Fitri dengan takbir keliling. Takbir di malam Idul Fitri merupakan perwujudan rasa syukur setiap Muslim. Mereka mengagungkan nama Tuhannya usai melaksanakan ibadah Ramadan yang penuh hikmat.

CIREBON, FC -  Remaja masjid dan anak - anak serta orang tua di komplek Perumahan Sumber Asri, RW 05 Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon merayakan malam idul Fitri 1443 H dengan takbir berkeliling komplek, Minggu (1/5/2022).

Takbir keliling besutan Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriyadi dan Agung Wakil Ketua RW setempat mendapat respon positif dari para warga dan Ketua DKM Masjid Al Muhajirin Sumber Asri. 

"Ini merupakan kali pertama warga sumber asri melakukan takbir keliling dan ini sangat menggembirakan warga. Karena anak anak dan remaja bersatu berjalan bersama keliling komplek sambil membawa lampu lampion sehingga sangat meriah dan menyenangkan," kata Lala, anak berusia 7 tahun yang ikut larut takbir keliling di komplek Sumber Asri.

Sementara itu, Ketua DKM Al Muhajirin, Samsul Ma'arif didampingi Wakil Ketua DKM Ustadz Gaos, kegiatan takbir keliling ini sebagai bentuk merajut ukuwah meraih berkah. 

"Takbir keliling ini untuk membangun kebersamaan warga, bersama-sama merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh melaksanakan ibadah shaum di bulan ramadhan, dan mudah-mudahan kita semua mendapatkan kemenangan dan kebahagiaan tersebut," terang Samsul Ma'arif dan Ustadz Gaos.

Sementara Ketua RW 05, Didi Supriyadi, bahwa Tarling keliling ini menggunakan fasilitas lampu lampion, sehingga nampak bagus saat dibawa anak-anak pada malam takbiran. 

"Hampir seminggu kami bersama warga sumber asri, baik pak Tatang, pak agung, pak Edi dan para bapak lainnya serta pemuda bersama-sama membuat lampu lampion ini, dan ini akan digunakan untuk rahun-tahun berikutnya," katanya. (din)

Raih Keberkahan, IRMASHUDA Ciheurang Adakan Santunan Kepada Yatim serta Dhuafa

CIREBON, FC - Ikatan Remaja Masjid Miftahul Huda Ciheurang, Desa Munjul mengadakan kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak yatim serta dhuafa yang bertempat di halaman masjid Miftahul Huda guna meraih keberkahan di bulan Ramadhan, Kamis, 28 April 2022. 

Dalam kegiatan tersebut, Ikatan Remaja Masjid Miftahul Huda memberikan santunan kepada 110 anak yatim serta dhuafa. Dan dihadiri oleh DKM Masjid Mifatahul Huda, Bhabinkamtibmas Munjul, dan Kepala Desa Munjul.

Perwakilan panitia acara, Mohamad Alimudin berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan tiap tahunnya dan dapat menjadi ladang kebaikan untuk para pemuda agar bisa berbagi sebagian rezekinya kepada yatim dhuafa.

"Santunan ini dilakukan setiap tahun sekali, dan kegiatan ini sebagai wadah bagi orang-orang yang ingin menyumbangkan rezekinya," ucap Alim.

Selanjutnya, Bhabinkamtibmas Desa Munjul Aiptu Ade Dermawan memberikan harapan besar kepada IRMASHUDA agar istiqomah dalam melaksanakan kegiatan tersebut dan bisa memberikan motivasi bagi anak-anak.

"Acara ini harus tetap dilestarikan tiap tahunnya, dan jangan lupa tetap laksanakan sholat lima waktu," ujarnya.

Selain kegiatan santunan, dalam acara tersebut ada beberapa agenda kegiatan, yaitu dimulai dari salat Ashar berjamaah, tahlil akbar, ceramah, santunan, dan kultum.

Dalam ceramah yang disampaikan Kyai Muchyidi, beliau menyampaikan tentang tiga do'a yang diijabah, yaitu do'a musafir, do'a orang yang berpuasa, dan do'a orang yang teraniaya. (Red/Muddin)

Rabu, 27 April 2022

Penyelenggaraan Dalam Pemerintahan Desa Harus Digitalisasi

CIREBON, FC - Perkembangan teknologi saat ini sudah memasuki era industri 4.0. Artinya, kegiatan produksi sebagian besar sudah menggunakan teknologi yang semakin pintar dan smart. Begitupun yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah desa. Mau tidak mau, seiring perkembangan zaman, pengelolaannya harus digitalisasi.

Demikian dikatakan Kadis Kominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan. Hal tersebut dipaparkan Kadis Kominfo dalam acara Peresmian Digitalisasi Layanan Publik. Tempatnya sendiri di aula Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Rabu (27/4/2022).

Nanan menjelaskan, menghadapi situasi seperti ini, pemerintahan tidak boleh kalah cepat. Harus secepatnya menerapkan konsep teknologi. Hal itu diperkuat dengan terbitnya Perpres Nomor 95 Tahun 2018. Isinya tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, sehingga Pemkab sudah harus menggunakan teknologi dalam melayani kebutuhan masyarakat.

"Ini sudah diatur oleh Perpres. Jadi kalau sistem pemerintahannya sudah berbasis elektronik, berarti semua pemerintah termasuk desa, ya sudah harus berbasis elektronik," jelas Nanan.

Nanan juga menilai, relevansi itu selaras dengan Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. Secara umum disebutkan, bahwa desa didorong untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di wilayahnya. Ini mendorong supaya setiap desa mampu mensejahterakan masyarakatnya.

"Tentu sesuai dengan inovasi  masing-masing desa. Jadi kalau ingin maju di era industri 4.0 yang berbasis teknologi ini, maka perlu dilakukan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kuwu Desa Kalikoa, Misbakh Fauzi. Menurutnya, proses digitalisasi mau tidak mau akan menjadi  keharusan, termasuk  penyelenggaraan dalam pemerintahan desa.

Justru dengan adanya digitalisasi, pekerjaan akan tertata dengan rapi. Disamping itu, potensi desa akan terangkat dengan cepat.

"Saya meminta Diskominfo Kabupaten Cirebon bisa menjadi mentor kami dalam pola digitalisasi di desa kami," tukasnya. (Indah)