Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 10 Agustus 2022

Pasca Pandemi, Bupati Ingatkan Masyarakat Harus Terus Jaga Kesehatan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan peningkatan di berbagai sektor pasca pandemi Covid-19 yang melanda dalam beberapa tahun terakhir ini. Selain pemulihan ekonomi, Pemkab Cirebon juga terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg mengakui, kesehatan masyarakat menjadi kunci pemulihan ekonomi. Dengan demikian, Pemkab Cirebon terus berupaya untuk mengadakan kegiatan yang tujuannya untuk menjaga kesehatan masyarakat.

"Beberapa hari lalu kita adakan jalan sehat dan sekarang senam massal, serta ada lomba-lomba. Tujuan dari kegiatan ini juga untuk bersama-sama menjaga kesehatan," ujar Imron usai membuka Kegiatan Senam Bersama Rakyat dan Lomba Rakyat Ceria antar 40 PKK Kecamatan dan 34 DWP SKPD, Rabu (10/8/2022) di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber.

Diungkapkan Imron, bukan hanya menjaga kesehatan, kegiatan senam bersama ini juga untuk menjaga kekompakan dimasyarakat. Pasalnya, peserta senam dan lomba ini terdiri dari berbagai unsur.

"Ada Forkopimda, PKK dan juga Organisasi Wanita SKPD. Dengan berolahraga, tubuh menjadi sehat, silaturahmi juga tetap terjaga," tambahnya.

Diakhir, Imron mengajak semua warga untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih, dalam peringatan HUT RI ke-77 ini, diperlukan kekompakan dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya perpecahan.

"Berawal dari kesehatan, kita bisa bekerja bersama demi meneruskan perjuangan para pejuang kemerdekaan," pungkasnya. (Hafiz)

Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara Tiga Pada Cabor Taekwondo

Syahlaa Alya Zain akhirnya sukses merebut juara tiga pada Cabor Taekwondo di Pesona PTKN I tahun 2022, Bandung, Jawa Barat.


FOKUS CIREBON, FC - Syahlaa Alya Zain, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon, semester 3, meraih juara 3 pada Kejuaraan 'Pesona PTKN 1, yang berlangsung 8-13 Agustus 2022 di UIN Bandung, Jawa Barat.

Menurut Syahlaa Alya Zain, dirinya sangat bahagia dengan hasil perjuangan yang dilakukannya hingga meraih medali perunggu ini. Sebab, untuk meraih juara tidaklah semudah apa yang dibayangkan, harus dengan latihan yang sungguh-sungguh, teknik-teknik yang baik dan perjuangan yang tinggi. 

Apalagi para atlit Cabor taekwondo yang datang dari sejumlah kampus menjadi lawan-lawan yang cukup berat. Namun, motivasi dan perjuangan yang gigih serta teknik-teknik yang baik, itulah kunci keberhasilan yang ditanamkan Syahlaa saat bertanding.

"Motivasi saya selama pertandingan adalah selalu ingin menyumbangkan medali untuk kampus," kata Syahlaa bangga setelah dinobatkan juara tiga.

Selain itu, kata Syahlaa, dukungan dari teman-teman juga sangat terasa dalam langkahnya menjadi juara, hal itu dibuktikan dengan ramainya para suporter saat pertandingan berlangsung. 

"Ya, selain teman-teman kampus, keluarga juga tentu sangat mensuport, malah ayah saya datang ke bandung juga, sekaligus sebagai pelatih, demikian juga dukungan dari dosen dan kampus sangat berarti bagi saya," ujarnya.

Syahlaa mengaku, pada laga bergengsi tersebut memang terdapat lawan yang cukup berat, yakni atlit dari Palu, namun demikian Yahla harus membuktikan kemampuannya sehingga meraih point akhir 7.200.


Untuk itu, Syahlaa memberikan saran kepada teman-teman sekampusnya, agar mereka semua bisa menjadi juara saat berlaga, tetapi tentu harus dimulai dengan niat dulu, kemudian kesungguhan dalam berlatih, jangan mudah menyerah dan harus selalu percaya kepada diri sendiri bahwa kita mampu," katanya. 

Syahlaa sendiri, berlatih di Cabor taekwondo sudah dilakukan sejak 
kelas 1 SD dengan pelatih Yudi Himawan, yakni ayahnya sendiri. yakni mulai berlatih poomsae dengan Sabeum Esti. (Nurdin)

KKN TBM Mahasiswa IAIN Cirebon Tanam 500 Pohon

CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berbasis Masjid (TBM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan penanaman 500 pohon.

Aksi penanaman 500 pohon oleh Mahasiswa KKN TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung di Desa Kalipasung Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, tepatnya di Pariwisata Desa Dewi Ikan bersama Anak-anak Madrasah Nurul Huda dengan tema "Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesehatan melalui Ilmu Pengetahuan dan Teknologi". Selasa, (9/8/2022).

Ketua Mahasiswa KKN, Tedi Hernanto mengatakan, aksi penanaman 500 pohon ini bertujuan untuk penghijauan, Ekosistem pesisir Laut dan Mangrove di lingkungan Desa Kalipasung bagian Utara pinggir laut. 

"Karena memang saya kira betapa pentingnya pohon untuk kebaikan yang ada di bumi. Banyak sekali manfaat dari penanaman 500 pohon ini, contohnya menjaga udara agar tetap bersih, menghindar dari bencana alam serta menjaga ekosistem Daerah Pesisir," katanya.

Ia menjelaskan, Kegiatan penanaman 500 pohon ini bersamaan dengan sosialisasi kesehatan dan lingkungan.

"Kegiatan sosialisasi ini untuk mengingatkan masyarakat agar tetap selalu menjaga kesehatan lingkungan sekitar," ujar Tedi.

Koordinator Lapangan, Hisyam menjelaskan, kegiatan penanaman 500 pohon ini merupakan kegiatan yang tercantum pada program mahasiswa KKN-TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Program gerakan penanaman 500 pohon ini merupakan salah satu program wajib bagi mahasiswa KKN-TBM dalam pengabdian masyarakat di Desa Kalipasung". kata Hisyam.

Sementara itu, Ketua Komunitas Konservasi, Marzuki mengaku sangat mendukung dalam pelaksanaan kegiatan penanaman 500 pohon yang dilakukan oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini.

"Harapannya penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dapat menjadi kenangan bagi masyarakat Desa Kalipasung, dan kepedulian mahasiswa KKN terhadap potensi yang ada di Desa Kalipasung" ucapnya.

Acara penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjatu Cirebon itu dihadiri oleh perwakilan aparat pemerintahan Desa dan Komunitas Konservasi secara secara simbolis dan terbatas. 

Adapun pembagian bibit pohon dibagi ke setiap RT untuk dibagikan langsung ke masyarakat. Bibit yang dibagikan ada 4 jenis yaitu Ketapang, sengon, Jambu Merah dan Mahoni.

Selain itu, penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Perhutanan Lingkungan Hidup (DPLH) Majalengka dalam penyediaan bibit.

Monitoring BIAN, Bupati Ingatkan Pentingnya Imunisasi

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi dan Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Dra Hj Nunung Roosmini menghadiri Pencanangan dan Monitoring Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten Cirebon, Selasa (9/8/2022) di Posyandu Pasanggrahan, Kecamatan Plumbon. 

Bukan hanya di Pasanggrahan, monitoring BIAN ini juga dilakukan di tiga tempat lainnya secara virtual yang dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala SSos MSi.

Dalam sambutannya, Imron menyebut di jaman serba modern saat ini, belum ada satu orang pun yang mampu menciptakan suatu produk nutrisi dengan kandungan yang lengkap seperti air susu ibu. Dikatakan Imron, hasil penelitian menyebutkan kandungan ASI memiliki kekayaan nutrisi yang sangat lengkap yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. 

"Selain itu, didalam ASI terdapat kandungan antibodi yang memberikan kekebalan atau daya tahan tubuh anak dari serangan penyakit secara alamiah. Mengapa dianjurkan menyusui sampai 2 tahun, ternyata hasil berbagai penelitian diperoleh bahwa usia 0-2 tahun merupakan periode emas dalam tumbuh kembang seorang anak, dan periode ini sangat menentukan bagaimana kualitas seorang anak dimasa depan," ucap Imron.

Dijelaskan Imron, banyak bukti negatif saat gagal pemenuhan tumbuh kembang anak hingga usia 2 tahun. Dia mengatakan, tumbuh kembang anak menjadi tidak optimal, seperti berat badan dan tinggi badanya tidak sesuai dengan usianya, atau yang dalam dunia kesehatan disebut stunting. 

"Ketika anak sudah jatuh dalam kondisi stunting, maka akan sulit mengembalikanya menjadi kondisi yang normal kembali. Disamping itu, anak dengan stunting memiliki kerentanan terhadap suatu penyakit, karena memiliki daya tahan tubuh yang kurang optimal, sehingga anak-anak dengan stunting kualitas kehidupanya tentunya berkurang," tambahnya.

Atas dasar itu, Imron mengajak orang tua untuk dapat memenuhi hak kehiduapan dasar anak dengan penuh asah, asih, dan asuh terutama pada periode masa kandungan hingga balita untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia yang maju dan unggul. Bukan hanya nutrisi dan pendidikan, kata dia, anak harus diberikan perlindungan terhadap suatu penyakit.

"Asi, nutrisi, vitamin, dan menjaga kebersihan ternyata tidak cukup memberikan perlindungan bagi anak-anak kita dari suatu penyakit, karena tidak membuat antibodi spesifik terhadap serangan bakteri ataupun virus tertentu. Kemampuan tubuh anak menangkal dan melawan suatu penyakit tertentu, salah satunya dapat diperoleh dengan cara memberikan produk biologi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang dihasilkannya telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan akan menimbulkan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu. Proses ini yang kita kenal dengan istilah imunisasi," ungkapnya.(Nisa)

Minggu, 07 Agustus 2022

Lingkungan Sekolah Yang Nyaman dan Disiplin Tinggi, MAN 2 Kota Cirebon Kampus Berprestasi

FOKUS CIREBON, FC - Sejak Pukul 06.00 WIB pagi, gerbang sekolah sudah terbuka lebar. Satu persatu para guru dan staf setempat mulai berdatangan dengan pakaian yang rapih dan menyenangkan.  

Ketika memasuki bagian dalam, tampak sejumlah pohon menghias hijau dan tumbuh segar, sesegar udara pagi yang masuk ke ruang-ruang kelas siswa. 

Nyaman, mungkin itu ucapan yang pantas diberikan bagi sekolah MAN 2 Kota Cirebon. Dengan keasrian dan keindahan infrastruktur bangunannya, membuat yang melihat bisa terkagum dan betah berlama-lama. 

Apalagi, keindahan itu dibalut dengan sebuah masjid atau mushola yang gagah di tengah gedung-gedung bertingkat dan ber sebelah tak jauh dari ruang guru. Kian menambah kampus MAN 2 Kota Cirebon nyaman bagi siswa untuk belajar. 

Itulah konsep Kepala Sekolah H Muhaemin, S.Ag, M.PD.I yang cenderung ingin mengimplementasikan belajar merdeka dengan tujuan siswa bisa belajar dengan suasana yang nyaman.

Tak hanya itu, lapangan tengah pun kini  disulap lebih elok sehingga siswa bisa lebih leluasa dan berekspresi di lapangan dengan kemampuan dan potensinya masing-masing.  

Maka tak heran, jika sejumlah siswa MAN 2 Kota Cirebon setiap tahun dan setiap angkatan selalu ada yang berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.

Secara akademik, H Muhaemin, Kepala Sekolah selalu mengedepankan kedisiplinan siswa, bahkan juga bagi para guru dan staffnya. Selain itu, kerapihan pakaian, kebersihan lingkungan dan ruangan juga menjadi sorotan Kepala Sekolah setiap harinya. Karena konsep belajar nyaman itu harus ditandai dengan kedisiplinan dan kebersihan.


Itulah profil MAN 2 Kota Cirebon yang pada tahun ini sambut siswa baru yang diterima dari proses PPDB 2022 dengan konsep kampus bersih dan nyaman.

Demikian juga dalam pengembangan bakat dan minat siswa, sekolah mengajak mereka untuk aktif di sejumlah kegiatan, baik ekstrakulikuler maupun kegiatan yang reguler. 

Intinya, sekolah bukan saja untuk kepentingan sekolah tetapi lebih jauh dari itu untuk kepentingan siswa. Baik dari sisi akademik, sisi prestasi, sisi bakat dan minat serta sisi lulusannya. 

Semua diprogres dan diproyeksi oleh sekolah agar tercapai tujuan pendidikan sebagaimana misi yang dibangun oleh Kementerian Agama RI maupun tujuan pendidikan menurut Kementerian Pendidikan RI. 


Demikian juga, pada setiap tahunnya, siswa pendaftar PPDB di MAN 2 Kota Cirebon selalu berebut untuk bisa sekolah di kampus ini. Dan MAN 2 Kota Cirebon selalu terbuka, baik melalui jaringan lulusan, jaringan sekolah dan jaringan lainnya untuk menerima siswa yang ingin menimba ilmu di MAN 2. (din)


 

Sabtu, 06 Agustus 2022

Hari Jadi Kota Cirebon Dimeriahkan Dengan Olah Raga Panahan Khas Kerajaan Mataram

CIREBON, FC -  Wakil Walikota Cirebon, H Eti Herawati menjelaskan seputar Jemparingan yang berasal dari kata jemparing yang artinya  anak panah. Olahraga panahan ini khas Kerajaan Mataram, yang dilakukan dengan duduk bersila.

Asal usulnya dapat ditelusuri sejak awal keberadaan Kesultanan Yogyakarta, tepatnya saat masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792). Saat itu, Sri Sultan mendorong segenap pengikut dan rakyatnya untuk belajar memanah sebagai sarana membentuk watak kesatria.

Watak kesatria sendiri terdiri dari sawiji yang bermakna konsentrasi, greget yang bermakna semangat, sengguh yang bermakna rasa percaya, dan ora mingkuh yang bermakna bertanggungjawab.

"Alhamdulillah, saat Hari Jadi ke-653 Cirebon, Gladhen Jemparingan sukses digelar dengan peserta dari berbagai daerah. Semoga dengan pelaksanaan kegiatan ini,  selain olahraga juga menjadi olahrasa yang tentunya mengandung nilai filosofi mendalam dan patut kita lestarikan," ungkap Wakil Walikota Cirebon. (Nisa)

Lokakarya Mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan Wujudkan Slogan 'Back to Mosque'

Mahasiswa KKN GM IAIN Cirebon Gelar kegiatan Lokakarya guna mengoptimalkan peran masyarakat dan fungsi masjid.


CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gerakan Masyarakat (GEMAR) Kelompok 5 IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Lokakarya yang mengusung tema "Peran Masyarakat dalam Mengoptimalkan Fungsi Mesjid" di Aula Kantor Kelurahan Larangan, Harjamukti Kota Cirebon pada Hari Jumat, 5 Agustus 2022 pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut mengundang seluruh ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) yang berada di Kelurahan Larangan dan Ketua RW di lokasi mahasiswa KKN tempati dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten di bidangnya yaitu Ustadz Nasuka Faqih, S.Ag., M.E. Sy. Beliau merupakan salah satu anggota Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan penyuluh agama di Kota Cirebon.

Abdul Hamid selaku ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa lokakarya ini dapat meningkatkan pemahaman seputar peran masyarakat dalam mengoptimalkan fungsi mesjid jika dilakukan secara bersama-sama.

"Sejak 2 tahun lebih ke belakang, anak-anak terbatas melakukan kegiatan karena dampak Covid-19. Ditambah kecanduan gawai membuat mereka jauh dari mesjid. Maka dari itu, diharapkan kegiatan ini dapat mengembalikan anak-anak untuk kembali ke mesjid yang dibantu oleh para stakeholder untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat (GEMAR) Mengaji," ucap Hamid.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Drs. H. Mahfud, M.Ag dalam sambutannya, menegaskan bahwa akan pentingnya pelaksanaan Lokakarya yang dilakukan oleh para mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan.

"Mahasiswa dalam pelaksanaan KKN-GM tidak hanya berfokus ke mesjid, akan tetapi sosial-ekonomi masyarakat pun diteliti. Kegiatan lokakarya ini diharapkan bisa memberikan solusi atas problematika di masyarakat yang telah berlangsung 18 hari oleh mahasiswa KKN," ucap Mahfud. 

Sebelum acara dibuka, Lurah Larangan yang dalam hal ini berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Sekretaris Lurah yaitu Lukman Hakim, S.E, menyampaikan bahwa kegiatan Lokakarya memberikan ruang untuk mahasiswa menyampaikan sebuah permasalahan yang ada di masyarakat dan harus dibantu dalam melaksanakan program kerjanya.

"Mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan wajib kita bantu agar program kerja yang sudah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan meninggalkan kesan baik pada masyarakat serta kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN-GM diharapkan bisa dilanjutkan oleh masyarakat yang memberikan nilai positif di dalamnya," pungkas Lukman. (Red/mid)