Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 11 Mei 2023

Akhir Mei, 31 Paket Pekerjaan Jalan di Kabupaten Cirebon Dimulai

KABUPATEN CIREBON -- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon telah mengajukan 31 paket pekerjaan jalan di Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) Kabupaten Cirebon. 

Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Ir. Iwan Rizki menyampaikan, saat ini ke-31 paket pekerjaan peningkatan jalan per hari Selasa 9 Mei 2023 di UKPBJ tengah masa sanggah, artinya sudah mendapatkan nama pemenang lelang, kemudian bisa segera dilaksanakan pekerjaannya.

"Sesuai jadwal UKPBJ, mudah-mudahan bisa berkontrak di tanggal 12-15 Mei 2023. Setelah itu, baru kita bisa melakukan pelaksanaan pematokan sesuai dengan perencanaan yang ada,” ujar Iwan Rizki, Rabu (10/5/2023).

Dari ke-31 paket yang ada, tiga ruas diantaranya merupakan ruas jalan strategis, yaitu pekerjaan di ruas jalan Tegalsari-Lemahtamba atau Kigede Cangkring. Di ruas jalan Tegalsari-Lemahtamba ada dua pekerjaan ruas jalan, dari mulai Ponpes Abu Mansur hingga rel kereta api, kemudian titik selanjutnya di akhir kegiatan menuju ke jembatan menuju pagar toya. 

“Ruas jalan berikutnya adalah ruas jalan Pabuaran-Jatiseeng, dengan alokasi anggaran Rp5,3 miliar. Insyaa Allah tahun 2023, ruas jalan tersebut selesai. Pekerjaannya ada rigit pavement dan hotmix. Ketiga ruas jalan Sindanglaut-Pabuaran, disana ada dua titik, yaitu di Desa Cikulak dan Cisaat. Mudah-mudahan dengan alokasi anggaran tersebut bisa mengurangi tingkat kerusakan yang ada di Kabupaten Cirebon,” jelas Iwan.

Menurutnya, alokasi anggaran pada tahun 2023 ada penurunan, pasalnya Pemkab Cirebon, khususnya DPUTR tidak tersupport oleh anggaran Provinsi maupun APBN. “Jadi, kalau total anggaran tahun 2023 ini kita hanya bisa merekonstruksi jalan sepanjang 48 kilometer. Kita bisa melakukan pemeliharaan berkala sepanjang 25 kilometer dan pemeliharaan rutin sepanjang 122 kilometer,” lanjutnya.

Berikut pekerjaan yang akan dilakukan oleh Dinas PUTR pada tahun anggaran 2023 :

1. Pemeliharaan periodik jalan Ciperna-Warungasem.

2. Peningkatan Jembatan pada ruas jalan Watubelah-Kaliwadas.

3. Peningkatan Jembatan pada ruas jalan Cangkuang-Jemaras.

4. Rehabilitasi Jembatan pada ruas jalan Sidawangi-Matangaji

5. Rehabilitasi Jembatan pada ruas jalan Tegalsari Lemahtambah.

6. Peningkatan jalan Tegalsari-Lemahtambah.

7. Peningkatan jalan Halimpu-Wangkelang.

8. Peningkatan jalan Karangwareng-Sumurkondang.

9. Peningkatan jalan Weru-Sarabau.

10. Peningkatan jalan menuju wisata Batik Trusmi.

11. Peningkatan jalan Windujaya.

12. Peningkatan jalan Sindanglaut-Pabuaran.

13. Peningkatan jalan Jatiseeng-Pabuaran.

14. Peningkatan jalan Arjawinangun-Suranenggala.

15. Peningkatan jalan Tegalsari-Lemahtamba

16. Peningkatan jalan Ciwaringin-Gintung Ranjeng.

17. Peningkatan jalan Cibogo-Babakan.

18. Peningkatan jalan Jenun-Ciwaringin.

19. Peningkatan jalan Putat-Panambahan.

20. Peningkatan jalan Megu-Lurah.

21. Peningkatan jalan Lurah-Waruroyom.

22. Peningkatan jalan Kebonjoar-Cupang.

23. Peningkatan jalan Jamblang-Bakung.

24. Peningkatan jalan Winong-Jemaras Kidul.

25. Peningkatan jalan Dawuan-Wanakaya.

26. Peningkatan jalan Kedawung-Warungasem.

27. Peningkatan jalan Bakung-Bangodua.

28. Peningkatan jalan Pekantingan-Jemaras Kidul.

29. Peningkatan jalan Gempol-Pegagan (Desa Kedungbunder).

30. Peningkatan jalan Celancang-Pangkalan.

31. Peningkatan jalan Sarajaya-Panda.

32. Peningkatan jalan Kramat-Cisaat.

33. Peningkatan jalan Kemlaka-Pilang Sari. (Anisa)

Irjen Faisal: Sebagai Mitra Strategis, Kita Harus Bersinergi dengan Media

JAKARTA – Sebagai mitra strategis Pemerintah dalam hal pengawasan, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag RI) menggelar kegiatan diskusi bersama rekan media dalam kegiatan coffee morning di Senopati Jakarta Selatan pada Kamis (11/5/2023). 

Kegiatan coffee morning yang diselenggarakan Itjen Kemenag sendiri merupakan tindak lanjut dari kebijakan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk membuka ruang dialog dengan rekan media.

Selaku pimpinan Itjen Kemenag, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Faisal mengatakan, kebijakan ini menjadikan sebagai media mitra dalam mengkomunikasikan kebijakan dan layanan Kemenag.

Menurut Irjen Faisal, dari sisi Itjen Kemenag, peran media dapat memberikan kontribusi dalam hal perbaikan, pengawasan dan pembangunan di lingkungan Kemenag.

“Media adalah sahabat dalam memperjuangkan kebaikan untuk meningkatkan layanan di Kemenag, maka kita akan terus bersinergi unuk mencapai tujuan organisasi,” kata Faisal.

Faisal menjelaskan tujuan adanya pengawasan internal adalah memberikan jaminan pencapaian tujuan organisasi yang efektif dan efisien, memberikan early warning kepada stakeholder, dan memastikan kebermanfaatan kepada organisasi.

“Kemenag memiliki program-program prioritas, maka kami berharap media menjadi mitra sharing informasi layanan dan capaian kinerja kita,” jelasnya.

Faisal mengharapkan ikhtiar yang sudah dikerjakan ini terinformasi kepada masyarakat sehingga persepsi publik membaik dan kinerja Kemenag semakin lebih baik lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas Data dan Informasi (Karo HDI) Kemenag Ahmad Fauzin mengungkapkan kebijakan Menag yaitu membuka ruang dialog dengan media.

"Gus Men membuka ruang dialog dengan media. Kebijakan ini mengharuskan kita untuk membangun jejaring dengan media sebagai mitra dalam mengkomunikasikan kebijakan dan layanan Kemenag,” terang Fauzin dalam Coffee Morning bersama Irjen Faisal. 

Diakhir, Irjen Faisal menegaskan peran Itjen Kemenag saat ini sudah lebih baik dan menjadi bagian dari pemberi informasi atau masukan/rekomendasi kepada Menag. 

“Kalau Pak Menteri itu selalu punya tiga sumber informasi, informasi dari unit teknis, informasi dari staff khusus dan tenaga ahli, dan terakhir dari itjen. Beliau punya tiga sumber dan sumber itjen harus berbeda dari kedua sumber lainnya dengan tujuan Pak Menteri punya informasi yang banyak ketika memutuskan. Alhamdulillah masukan itjen ini menjadi bagian pertimbangan penting pada saat memutuskan,” tegasnya. 

“Saya kepingin kita sering ketemu tanpa ada sesuatu jadi kita semakin akrab. Dengan semakin akrab kita saling bisa memahami, teman-teman media memahami apa tujuan saya sebagai inspektur jenderal disisi lain juga ada hal yang teman-teman media bisa bantu saya untuk mengkampanyekan sesuatu yang patut diketahui oleh masyarakat,” tandas Irjen Kemenag Faisal. (din)

Wouw Keren ! Media Gathring UM-PTKIN 2023 Digelar di Jogyakarta

Humas PTKIN, IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat mengikuti kegiatan Media Gathering di Jogyakarta.


FOKUS CIREBON, FC - Sejak 7 Mei 2023 hingga 15 Mei 2023 Humas PTKIN Cirebon dalam hal ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengikuti kegiatan Media Gathering Humas PTKIN di Jogyakarta.

Pada kegiatan tersebut, tepatnya 7 Mei 2023, Pukul 17.30 WIB, update pendaftaran UMPTKIN, yakni pendaftar yang sudah membayar sebanyak 40006 (nasional), peserta final (bayar dan valid) sebanyak 34373. Selain itu, berdasarkan progres pendaftar UMPTKIN, juga  digambarkan dan dapat terlihat melalui grafik pendaftar setiap harinya.

Kemudian klasemen pendaftaran UMPTKIN 20 terbawah, juga dibahas pada kegiatan media gathering ini. Termasuk progres pendaftaran UMPTKIN H 8, yakni pada tahun 2022 sebanyak 55.498 dan pada tahun 2023 sebanyak 34.373. 

Pada kegiatan media gathering juga dibahas mengenai fungsi sosialisasi dan promosi UM-PTKIN, dimulai dari penyebaran informasi, persuatif dan reminding. 

Mengenai fungsi sosialisasi dan promosi UM-PTKIN ini, menurut Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, HM Arifin M.PdI, tertuang penjelasan yang terperinci. Seperti penyebaran informasi, pada aspek ini bagaimana kita menyebarluaskan  informasi tentang UM-PTKIN melalui Pers Conference, Pers Realese, Bilboard, Minitron, Spanduk, Posting Media Sosial, dan QnA Instagram.

Sedangkan aspek Persuatif yakni membujuk dan mengajak calon peserta untuk mendaftar dan aspek Reminding yakni mengingatkan jadwal peserta, agenda dan ketentuan UM-PTKIN melalui media sosial, WA  blast. Dalam hal ini, juga diberikan contoh dan promosi UM-PTKIN.

Mengenai sosialisasi dan promosi UM-PTKIN oleh Humas PTKIN, kata Arifin, itu terdapat tiga startegi, yakni strategi optimalisasi media sosial, melakukan pendekatan kepada end user, dan monitoring engagement.

Arifin menjelaskan, startegi optimalisasi media sosial tersebut, dilakukan melalui kegiatan berupa pendataan media sosial PTKIN : FB, IG, Twitter, Tiktok, Posting konten seragam, dan posting konten keunggulan PTKIN.

Sedangkan strategi melakukan pendekatan kepada end user, kegiatannya berupa Pekan Sosialisasi pada Zoom, sosialisasi untuk orang tua dan live IG. Dan strategi monitoring engagement dilakukan melalui kegiatan memantau respon hasil posting, kemudian promosi/publikasi sesuai prodi dan respon pangsa pasar. (din)

Irjen Faisal: Posisi Media Mitra Itu Strategis dan Berkonstribusi Bagi Kemenag

 

FOKUS CIREBON, FC - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) menggelar coffee morning dengan media massa pada Kamis (11/5/2023) yang merupakan tindak lanjut kebijakan Menteri Agama untuk membuka ruang dialog dengan media.


Kebijakan ini menjadikan media mitra dalam mengomunikasikan kebijakan dan layanan Kemenag.

Inspektur Jenderal (Irjen) Faisal menyampaikan media dapat berkontribusi dalam perbaikan dan pembangunan khususnya di Kemenag.

"Media adalah sahabat dalam memperjuangkan kebaikan untuk meningkatkan layanan di Kementerian Agama, maka kita akan terus bersinergi unuk mencapai tujuan organisasi," tutur Faisal.

Menurut Faisal, tujuan adanya pengawasan internal adalah memberikan jaminan pencapaian tujuan organisasi telah efektif dan efisien, memberikan early warning kepada stakeholder, dan memastikan kebermanfaatan kepada organisasi.

"Kementerian Agama memiliki program-program prioritas, maka kami berharap media menjadi mitra sharing informasi layanan dan capaian kinerja kita," tambahnya.

Faisal mengharapkan ikhtiar yang sudah dikerjakan ini terinformasi kepada masyarakat sehingga persepsi publik membaik dan kinerja Kemenag semakin lebih baik lagi.

"Gus Men membuka ruang dialog dengan media. Kebijakan ini mengharuskan kita untuk membangun jejaring dengan media sebagai mitra dalam mengomunikasikan kebijakan dan layanan Kemenag," terangnya. (din)

Sukses Berjuang Saat Bertanding, Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara 2 Pada Lomba STQH Tingkat Provinsi Jabar

FOKUS CIREBON, FC - Perjuangan untuk meraih prestasi bukanlah perkara yang mudah, selain harus kerja keras saat bertanding, juga harus dilakukan saat berlatih. Itulah yaang dilakukan oleh Khoirul Anam, mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon sehingga berhasil merebut  raih juara 2 kategori putra dalam ajang perlombaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke XIVII Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023, Kamis, (11/05/2023).

Pembukaan pada hari minggu, 07 mei 2023 STQH di Plaza Pusdai Kota Bandung Jawa Barat.

Khourl Anam Merupakan Mahasiswa Jurusan Ilmu hadist Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang berhasil meraih juara 2 cabang karya tulis ilmiah hadis kategori putra.

Ia mewakili Kota Cirebon menjadi salah satu peserta terbaik dari 27 kota dan kabupaten se Jawa Barat.

Dari 2 tema makalah yang ditentukan oleh panitia yaitu Moderasi Beragama dan Jabar Juara, berkat bimbingan dan support dari semua pihan terutama pembimbing saya Dr. Fuad Nawawi, akhirnya makalah tersebut terselesaikan dengan baik dan sesuai harapan.

“Dari awal lomba, saya sendiri Tidak pernah terfikirkan untuk sampai ke babak final, menyelesaikan makalah dengan lancar saja sudah cukup, namun alhamdulillah saya melaju ke babak final, bahkan dengan nilai makalah paling tinggi," tandas Anam. (din)

Rabu, 10 Mei 2023

Kabupaten Cirebon Raih Predikat WTP ke-8 Kalinya

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) delapan kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Raihan tersebut diterima langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (9/5/2023).

Bupati Cirebon menyebutkan, raihan WTP ini merupakan penilaian BPK Perwakilan Jabar terhadap Laporan Hasil Keuangan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2022.

Menurutnya, BPK Jabar telah melakukan audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2022 melalui pemeriksaan interim. Dalam laporan tersebut tidak ada catatan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon atas kinerja yang baik. Atas konsistensi tersebut, laporan keuangan objektif, wajar dan akuntabel,” ujar Imron saat ditemui di Desa Jatirenggang, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/5/2023).

Imron berharap, raihan tersebut diharapkan terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah agar lebih akuntabel dan bermanfaat bagi masyarakat. 

“Kami harus bisa mengikuti perubahan yang terjadi, berarti dibutuhkan integritas dan komitmen untuk terus berlaku bersih dan jujur dalam pengelolaan keuangan daerah," lanjut Imron. (din)

DPRD dan Pemda Kota Cirebon Terus Bersinergi Menyamakan Ide dan Gagasan

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana


CIREBON, FC – Mendekati penghujung masa jabatan eksekutif dan legislatif, DPRD dan Pemda Kota Cirebon terus bersinergi menyamakan ide dan gagasan.

Hal tersebut disampaikan melalui forum One Day With Citizen (ODWC) yang diselenggarakan di Griya Sawala Gedung DPRD, Rabu (10/5/2023).

Beberapa catatan penting pun dibahas sebagai bahan evaluasi agenda penyelanggaraan pembangunan Kota Cirebon. Di antaranya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, serta perencanaan anggaran belanja daerah.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah sebagai mitra kerja DPRD terus diperkuat. Karena itu, hal-hal penting perlu dibahas disampaikan melalui forum tersebut.

“Apa yang menjadi isu di tengah masyarakat disampaikan anggota DPRD kemudian direspons oleh eksekutif melalui perangkat daerah. Sinergitas perlu dilakukan agar terus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ruri.

Menjelang tahun politik ini, menurutnya, kinerja pemerintah daerah menjadi perhatian masyarakat. Untuk itu, legislatif dan eksekutif terus bersinergi untuk mewujudkan visi Kota Cirebon ‘SEHATI’.

Ruri mengatakan, agenda prioritas yang perlu dioptimalkan pada tahun ini masih seputar program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Seperti, optimalisasi layanan air bersih, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), transportasi umum, pembangunan infrastruktur dan agenda prioritas lainnya.

Kendati demikian, DPRD pun memberikan catatan evaluasi perencanaan dan kinerja pemerintah daerah Kota Cirebon tahun 2022. Ruri menginginkan, perhitungan belanja APBD Kota Cirebon tahun ini direncanakan lebih baik, dengan mempertimbangkan alokasi dana transfer baik dari pemerintah provinsi maupun pusat.

“Kami tidak ingin terulang lagi seperti tahun 2022 kemarin. Hasil dari laporan BPK ada catatan berkaitan dengan pembelanjaan. Untuk itu, kami ingin ada perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati menyampaikan, forum ini sangat baik untuk menyerap catatan dari DPRD untuk ditindaklanjuti pemerintah daerah, khususnya perangkat daerah. Catatan dan evaluasi yang disampaikan DPRD merupakan hal mendesak untuk kepentingan masyarakat Kota Cirebon.

Eti menjelaskan, dengan keterbatasan anggaran saat ini harus betul-betul sesuai kebutuhan yang dirasakan mendesak oleh masyarakat. Menentukan anggaran di masing-masing perangkat daerah harus ditentukan dengan skala perioritas, agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani.

“Karena yang urgent ini harus jalan dan dipikirkan. Ini menjadi catatan penting. Saya bersama Pak Wali di akhir masa jabatan tinggal enam bulan lagi ini, perlu kolaborasi dengan perangkat daerah harus maksimal, target harus tercapai,” katanya. (Anisa)