Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 21 Maret 2020

Polsek Kawasan Muara Baru dan Sat Kamla TNI AL Bersih-Bersih Lingkungan


JAKARTA, FC- Ditengah merebaknya wabah virus corona (Covid-19), membuat kita harus betul-betul menjaga kebersihan lingkungan kerja dan kebersihan diri kita dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun maupun antiseptic untuk mencegah wabah virus corona.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjangkit wabah virus corona, Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto dan anggotanya bersama Sat Kamla TNI AL Muara Baru serta UPT PPSNZJ gotong royong membersihkan ruangan dan halaman serta Mushola Polsek Kawasan Muara Baru, Sabtu (21/30).

Untuk lebih aman dari wabah virus corona, seluruh ruangan Polsek dilakukan penyemprotan Disinfectant dari UPT PPSNZJ yaitu Bapak Supri selaku Kepala Bagian Umum UPT PPSNZJ, Inggit Setiawan selaku petugas penyemprotan, Rommy. AS selaku Asisten penyemprotan dan Eko. B Security UPT.

Dalam kegiatan tersebut Polri bersama TNI di bantu petugas penyemprotan dari UPT PPSNZ secara bersama - Sama melakukan penyemprotan di Mako Polsek Kawasan Muara Baru, Kemudian penyemprotan cairan Disinfectant di lakukan di masing-masing ruangan, Kamar mandi dan Mushola Polsek Kawasan Muara Baru.

Gejala Covid-19 mirip seperti gejala flu ataupun pilek. Pada mulanya, penderita merasa seperti demam dan kemudian diikuti dengan batuk kering. Setelah satu minggu akan mengalami tersengal-sengal.

Masa inkubasi-antara penularan dan menunjukkan gejala-adalah sekitar 14 hari, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun sejumlah peneliti mengatakan periode ini dapat memakan waktu 24 hari.

Virus ini berbahaya jika telah masuk dan merusak fungsi paru-paru, atau dikenal dengan sebutan pneumonia, yaitu infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh virus dan berbagai mikroorganisme lain, seperti bakteri, parasit, jamur, dan lainnya.

Gejala terjangkit virus corona yaitu Batuk, flu, demam hingga sesak nafas, virus corona 2019-nCoV memiliki gejala yang sama dengan infeksi virus pernafasan lainnya. Gejala ringan yaitu flu disertai batuk. Kemudian, jika memberat, akan menyebabkan demam dan infeksi radang tenggorokan. Kemudian jika masuk ke saluran nafas, kata Diah akan menyebabkan bronkitis.

Untuk mencegah dan mengurangi resiko terpapar virus corona adalah dengan menjalani pola hidup yang sehat dengan cara memberikan asupan makan yang sehat dan sempurna, istirahat cukup dan selalu cuci tangan usai ke tempat umum atau menyentuh alat-alat publik karena berpotensi mengandung virus yang disentuh oleh pengidap virus corona serta menggunakan masker saat di ruang publik.

“Semoga dengan kerja bakti membersihkan ruangan kerja dan halaman Polsek serta usaha yang kita lakukan dapat mencegah dan mengurangi resiko terpapar virus corona dengan tidak lupa kita selalu berdoa semoga dijauhkan dari segala penyakit," kata Riyanto. (dade)

Cegah Wabah Corona, Warga Tegal Gubug Sholawat Thoun Keliling Kampung


TEGAL GUBUG, FC - Berbagai macam cara masyarakat Indonesia menghadapi dan menangani mewabahnya virus Corona Covid 19. Salah satunya warga Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, melalui sholawat thoun keliling kampung (baritan), warga berharap kegiatan ini bisa menjadi tolak bala. 

Sholawat Thoun keliling kampung dimaksudkan untuk mendoakan bangsa dan rakyat Indonesia, khususnya daerah cirebon agar terhindar dari ganasnya virus Corona yang mewabah cepat di tanah air.

Warga setempat menilai bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk  tolak bala, maka sholawat thoun ini sangat baik dibaca dan diamalkan disaat situasi genting seperti ini.

Sementara kegiatan yang melibatkan ratusan bahkan ribuan warga ini, diikuti oleh seluruh warga, baik laki-laki, wanita maupun anak-anak. 

Mereka berharap dengan pembacaan sholawat Thoun secara berjamaah ini bisa menjadi doa  agar Allah SWT melindungi mereka dan masyarakat Indonesia. (nur)

Gubernur Tetapkan 8 Wilayah Di Jawa Barat Sebagai Zona Terpapar Virus Corona

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
JABAR, FC - Berdasarkan banyaknya sebaran data pasien positif corona di wilayah Jawa Barat, Pemprov Jabar menetapkan delapan wilayah di Jawa Barat sebagai zona merah virus corona baru (covid-19). 

Delapan wilayah berzona merah tersebut, masing-masing adalah Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

“Zona merah ini adalah wilayah-wilayah yang sudah ada warganya secara medis dinyatakan positif,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (21/3).

Kendati demikian, Emil mengatakan, dirinya tidak mau menggunakan istilah zona merah. Sebab menurutnya, hal tersebut akan membuat kepanikan untuk masyarakatnya.

Definisi ini masih akan kita terjemahkan mungkin istilahnya bukan zona merah tapi zona yang terpapar secara positif karena wilayahnya sangat luas, sehingga tidak memperpanik keluarga juga. 

"Jadi zona yang wilayahnya terpapar warganya secara domisili positif corona,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Ridqan Kamil mengaku akan lebih memperhatikan wilayah-wilayah yang warganya lebih banyak terjangkit positif corona.

“Sehingga bantuan logistik, kewaspadaan, komunikasi, pengetesan proaktif akan banyak dilakukan di zona-zona yang terpapar positifnya banyak,” tandasnya. (nur)

Calon Mahasiswa Baru Bisa Daftar Jalur SPAN Atau Ujian Mandiri (UM) PTKIN

CIREBON, FC- Dilaksanakannya sosialisasi Penerimaan Mahasiswa baru (PMB) S1 yang digelar di Auditorium Pascasarjana pada Sabtu (15/2) lalu, karena PMB di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah dibuka.
Karena itu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan sosialisasi  dan diikuti oleh ratusan guru bimbingan dan konseling (BK) tingkat SLTA se-Ciayumajakuning.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, calon mahasiswa baru bisa segera daftar langsung melalui berbagai jalur. Seperti Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) atau Ujian Mandiri (UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 
Dijelaskan, SPAN merupakan jalur masuk calon mahasiswa baru berdasarkan prestasi akademik yang pernah dicapai selama di jenjang SLTA.
Dalam SPAN, lanjut Kamal, calon mahasiswa berprestasi akan diprioritaskan masuk tanpa tes. Sedangkan UM ujian mandiri yang digelar pihak kampus penyelenggara. Di IAIN Cirebon, UM bakal digelar setelah tahapan SPAN selesai.
“Jadwalnya sudah dilaunching di  brosur, kemudian dari dua jalur yang menggunakan tes itu untuk tahun ini ujian masuk UM-PTN maupun ujian mandiri sudah menggunakan sistem CBT atau computer based test,” jelasnya.
Menurutnya, peran guru BK dalam membantu calon mahasiswa baru dalam mendaftarkan siswanya ke IAIN Cirebon sengat vital. Pasalnya, melalui guru BK lah, calon mahasiswa bakal mendapat banyak informasi mengenai perguruan tinggi untuk melanjutkan kuliah. (din)

Jumat, 20 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, BAZNAS Kota Cirebon Bagikan 200 Sajadah Di Masjid Raya At Taqwa

CIREBON, FC – Sekalipun penyebaran virus Corona mengganas di sejumlah negara, termasuk Indonesia, namun untuk daerah Kota dan Kabupaten Cirebon belum dianggap darurat Corona Covid 19. Masyarakat Kota Cirebon tetap melaksanakan salat Jumat di sejumlah masjid.l, termasuk di Masjid Raya At Taqwa.  
Disaksikan Ketua Baznas M Taufik dan Ketua Umum At Taqwa Center DR H Ahmad Yani MAg, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membagikan sebanyak 200 sajadah gratis kepada jamaah shalat Jum'at yang mulai hadir pukul 11.00 WIB.
Kendati begitu, protokol pencegahan pun tetap dilakukan untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus corona. Dimana sebelum jamaah salat Jumat menerima sajadah, terlebih dahulu menggunakan hand sanitizer yang disediakan petugas DKM  At Taqwa.
Ketua Baznas Kota Cirebon, M Taufik menjelaskan, pembagian sajadah untuk mendukung program DKM At Taqwa yang mengadakan salat Jumat. 
“Minimal mengantisipasi virus corona dengan memberikan sajadah dan sebagai antisipasi berikutnya,” kata Taufik, Jumat (20/3/2020).
Ketua Umum At Taqwa Center DR H Ahmad Yani MAg menyatakan, pertimbangan melaksanakan salat Jumat karena sudah koordinasi dengan pemkot dan beberapa pihak termasuk dengan MUI. 
Kendati begitu, pengurus DKM tetap memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. (nur)

Kamis, 19 Maret 2020

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Bentuk Tim Tanggap Corona Covid-19


JAKARTA, FC - Polsek Kawasan Sunda Kelapa dan Stackholder kamis siang, (19/3/2020) menggelar rapat pencegahan Virus Corona covid-19. rapat kordinasi yang di gelar di aula UPPP pelabuhan Muara Angke dipimpin Kapolsek Kompol Armayni didampingi Maad kepala UPPP Muara Angke.

Rapat yang di bicarakan membentuk TIM Tanggap Corona Covid-19 dalam pencegahan dan penangannya  pada masyarakat dan internal keluarga atau instansi.

Cornovirus merupakan RNA virus, bersirkulasi di hewan seperti, Kucing, luwak dan kelelawar.

Hewan dengan cornovirus dapat menginfeksi manusia seperti kasus Mers-CoV dan SARS serta kasus yang outbreak saat ini," kata dokter Evy Rotua dari KKP dinas kesehatan pelabuhan.

Evy menambahkan, virus ini bisa di cegah dengan melakukan kebersihan dan pola hidup sehat, cuci tangan dengan hand sanitazer  dilakukan air mengalir, sabun yang mengandung alkohol, masker yang bersih, lakukan periksa dengan termalguns, secepat mungkin jika ada gejala, batuk pilek, demam dan segera ke pemeriksaan dokter, jika memang dia kontak pada orang yang terjangkit dari luar negeri (baru berkunjung ke negara yang terjangkit virus corona).

Armayni menjelaskan dalam rapatnya, Tim tanggap cegah Virus Corona, karena wilayah ini banyak aktifitas warga dan pekerja, untuk menghimbau mengajak pencegahan virus Corona, minimal masing masing perusahan sediakan hand sanitazer dan termalguns, Kamis (19/3).

Kemudian disiapkan hand sanitizer atau sabun anti septik, dengan air yang mengalir, jaga kesehatan, kebersihan, secara internal di keluarga dan masyarakat lakukan penyemprotan diinsfektan." kata Armayni.

Masih di jelaskan, hal ini sudah mengurangi cegah virus Corona Covid-19, lakukan makan yang bergizi dengan masak sendiri atau rumahan, hal ini harus tetap dijaga  dengan higienis.

Tim tanggap Corona ini untuk memberikan himbauan  pada warga dan juga internal perusahan masing-masing, tujuan apabila ada karyawan yang demam dan batuk, lebih baik di liburkan atau lebih baik mengobati dari pada merawat, artinya apabila ada yang batuk punya pilek belum tentu itu terkena, namun kita cegah lebih baik. harapan kerja sama dan memberikan menghimbau pada masyarakat," ungkap Armayni. ( dade)

Cegah Penyebaran virus Covid 19, Satgas TMMD Ke 107 Kodim 0608/Cianjur Lakukan Penyemprotan Disinfektan


CIANJUR, FC - Ratuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 Kodim 0608/Cianjur melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah rumah yang ditempati warga dan Anggota TNI di Kampung Cijati, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kamis (19/3).

Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19. Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani turun langsung ke lokasi memimpin penyemprotan disinfektan.

"Satgas TMMD Kodim 0608/Cianjur, hari ini melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga yang ditempati TNI dan warga sekitar. Ini untuk mengantisipasi virus Covid-19 dan masyarakat sangat mendukung," kata Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Menurutnya, virus Covid-19 sangat cepat penyebarannya sehingga perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi ditengah tetap berjalannya kegiatan TMMD ke 107 di Desa Mekarmulya. "Seluruh rumah disemprot dengan disinfektan,sehingga bisa dicegah. Kurang lebih ada sekitar 53 unit rumah warga," ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 03 Kampung Cijati Desa Mekarmulya, Agus Gunawan (38) sangat mengapresiasi penyemprotan cairan disinfektan kepada rumah warga oleh Satgas TMMD 107 Kodim 0608/Cianjur.

"Bagus kalau ada penyemprotan seperti ini untuk mencegah penyebaran virus Korona," ujar Agus.

Tidak hanya itu, Agus mengaku sangat berterimakasih dan mendukung kegiatan TMMD ke 107 di Desa Mekarmulya. Karena banyak fasilitas yang dibangun seperti jalan beton, lalu renovasi rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), Masjid serta MCK. (dade)