Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 29 Desember 2019

Hati-Hati... !! Pakai Rok Panjang Bersayap, Sumiyem Tewas Terjungkal Dari Sepeda Motornya


FOKUS KULON PROGO - Perhatian bagi pengguna kendaraan roda dua, berhati-hqtilah saat mengendarai dengan menggunakan rok  panjang hingga bersayap. 

Terutama bagi kendaraan roda dua yang menggunakan gir rante. Termasuk berbahaya  bagi kendaraan yang pengaman gir rantenya tidak terpasang.  

Hal itu terjadi pada korban Sumiyem (55), warga Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Kulon Progo, yang tewas terjatuh setelah rok panjangnya tersangkut gir sepeda motornya.

Kecelakaan itu terjadi di dekat simpang empat Jalan Tentara Pelajar, Dusun Tambak, Triharjo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Minggu (29/12/2019).

Peristiwa naas ini terjadi bermula ketika Sumiyem hendak pulang setelah menghadiri acara hajatan.

Saat itu korban membonceng anaknya dengan cara duduk menyamping, dan mengenakan kebaya modern dengan rok yang memiliki sayap.

Meski sempat diingatkan anaknya agar duduk dengan cara mengangkang, tapi imbauan itu tidak diindahkan oleh korban.

"Anaknya sudah mengingatkan agar ibunya tidak duduk nyamping tapi melangkah. Tidak berapa lama kecelakaan terjadi," kata Kepala Dukuh Klewonan Iin Widiarti. (man)

Sabtu, 28 Desember 2019

Kepala SKK Migas Memastikan Lifting Minyak Dan Gas Dilakukan Secara Optimal Menjelang Akhir Tahun 2019


FOKUS RIAU - Manajemen SKK Migas, dalam hal ini Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman dan Kepala SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lifting migas ke PT Chevron Pacific Indonesia di Dumai, Provinsi Riau.
Hal itu untuk memastikan lifting minyak dan gas (Migas) dilakukan secara optimal menjelang akhir tahun 2019.
Kedatangan Manajemen SKK Migas di Dumai disambut Manajemen Chevron Indonesia, yang terdiri atas VP Operation, Nurhasan dan General Manager Sumatera Maintenance, Bramantyo Prakoso.
Sebelumnya, di hari yang sama manajemen SKK Migas juga melakukan pertemuan dengan dengan Direktur Eksekutif Chevron Pacific Indonesia, Donald R Stelling, di Rumbai, Pekanbaru, Riau.
Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman menyampaikan kunjungan akhir tahun 2019, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pimpinan SKK Migas turun langsung dalam rangka memberikan motivasi kepada jajaran SKK Migas dan KKKS yang berada di garis depan untuk memastikan lifting dapat berlangsung secara optimal sesuai target yang telah ditetapkan.
Sekaligus meninjau kesiapan fasilitas yang dimiliki KKKS serta memberikan arahan dalam mendukung pelaksanaan lifting agar mencapai target yang telah ditetapkan.
“Saya bangga pencapaian lifting tahun ini lebih bagus dan tahun depan diharapkan pencapaian lebih bagus lagi, dan target APBN dapat terpenuhi bahkan bisa terlampaui,” katanya.
Saat ini, menurut Fatar, Chevron Pasific Indonesia mengelola lapangan yang cukup besar dan menjadikan blok rokan sebagai selebritis blok migas, dengan rata-rata produksi 12 miliar barel per tahun.
CPI adalah KKKS terbesar nomor 2 untuk minyak dan diyakini masih memiliki potensi cekungan migas yang signifikan dan menjadi penopang produksi migas nasional dalam waktu yang panjang.
“Untuk itu SKK Migas memberikan perhatian khusus agar operasional CPI termasuk pelaksanaan Lifting berjalan dengan baik,“ ujar Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman yang didampingi Kepala SKK Migas, Sumbagut Avicenia Darwis, Manajer Senior Operasi Pengangkutan dan Penyimpanan SKK Migas Bambang Prayoga dan Kepala Humas SKK Migas Sumbagut, Evy Yanti Mustaf.
Sampai 20 Desember 2019, Terminal Dumai telah melakukan frekuensi Lifting 203 kali pengapalan, untuk domestik 181 pengapalan dan ekspor 22 pengapalan. Adapun Lifting menggunakan pipa sebanyak 571 kali. Pada sisa bulan Desember 2019, lifting akan dilaksanakan tanggal 26 – 31 Desember 2019 dengan menggunakan 5 kapal dengan total kapasitas mencapai 1.128 MB dan melalui pipa mencapai 634 MB.
Berdasarkan estimasi SKK Migas, total Lifting yang dapat dilakukan oleh CPI ditahun 2019 akan mencapai sekitar 190 ribu BOPD atau sekitar 99.9% dari produksi yg mencapai 190.1 ribu BOPD. Adapun sepanjang tahun 2019, sampai 30 Nov 2019, CPI telah melaksanakan manajemen tanki dalam rangka reduksi deadstock dengan baik yang ditandai dengan penurunan deadstock di tahun 2019 sebesar 57.9 MB atau turun dari tahun 2018 sebesar 790,6 MB menjadi 777.3 MB yang tentunya dapat menambah volume lifting di tahun 2019.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher menambahkan, keberhasilan pengurangan deadstock memberikan manfaat penambahan volume lifting yang dapat meningkatkan pencapaian target lifting minyak mentah dan kondensat
Tahun 2020 diyakini pelaksanaan lifting di Terminal Dumai akan semakin baik dengan terintegrasinya proses operasi integrated operation center (IOC) yang dikembangkan SKK Migas yang saat ini sudah mencakup 4 module yaitu : production/lifting, PIMS, Vessel Tracking System, Realtime Drilling & Maintenance.
Sementara itu, VP Operation PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI), Nurhasan mengatakan CPI mendukung penuh pencapaian lifting nasional 2019 secara aman, selamat dan andal. CPI menurut Nurhasan terus melanjukan upaya maksimal demi peningkatakn produksi dan lifting di tahun 2020, antara lain dengan program comprehensive pipeline maintenance (CPM) dengan tujuan memitigasi resiko kebocoran pipa air dan menghindari potensi penghentian produksi, serta mengurangi potensi kehilangan produksi disebabkan peristiwa abnormal seperti congeal, asap dan banjir di sejumlah lokasi di wilayah operasi dengan monitoring dan pencegahan.
“Selain itu, PT CPI bekerja sama dengan aparat keamanan RI dengan giat menjalankan program bersama demi mengurangi potensi kehilangan produksi karena pencurian minyak mentah (illegal tapping) serta kerja sama terkait fasilitas lainnya,” lanjut Nurhasan.
Pada kesempatan ini, manajemen SKK Migas mengecek langsung fasilitas Pelabuhan Minyak Dumai, Tank Farm, Central Pump Station dan Dumai Oil Terminal Control System (DOTCS). Fasilitas-fasilitas ini menggunakan sistem otomatisasi komputer yang mengontrol aliran minyak mentah ke dalam tangki penyimpan dan memompa minyak ke kilang Pertamina atau tanker di dermaga melalui sistem meteran tercatat. Tangki penyimpan yang dikelola PT CPI berjumlah 16 unit dan memiliki kapasitas total 5,1 juta barel. Selain minyak PT CPI, tangki ini juga menyimpan minyak dari KKKS Riau lainnya yaitu BOB PT BSP-Pertamina Hulu, SPR Langgak & Pertamina Hulu Energi Siak. (KS/IWO)
Sumber: Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas

Bupati Cirebon Melantik 176 Kuwu Terpilih


FOKUS CIREBON - Waktu yang ditunggu akhirnya tiba, Bupati Cirebon, Drs H Imron Rosyadi MAg secara resmi melantik 176 kuwu terpilih dari 39 kecamatan, se Kabupaten Cirebon. Prosesi pelantikan sendiri berlangsung khidmat dan sukses, pada Sabtu (28/12), di The Radiant Hotel Beber, Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon meminta para kuwu yang baru dilantik itu bekerja maksimal dalam memimpin desanya masing-masing. bupati juga menegaskan jika para kuwu merupakan kepanjangan tangan Bupati Cirebon di tingkat desa.

Karenanya, kuwu harus berpartisipasi dalam menyukseskan program pembangunan yang dicanangkan Pemkab Cirebon di desanya masing-masing.


Selain itu, para kuwu juga harus bisa berinovasi dalam mendorong kemajuan desa yang dipimpinnya. "Jangan hanya terpatok pada program Pemkab Cirebon, harus bisa menyesuaikannya dengan kondisi masing-masing desa," ujar Imron Rosyadi.

Sementara itu, tampak sejumlah personil TNI/Polri, Dishub dan Pol PP ikut mengamankan kegiatan tersebut. Mereka juga tersebar di sejumlah titik, termasuk dalam melancarkan arus lalu lintas kendaraan, baik yang datang dari Kabupaten Kuningan maupun yang datang dari arah Cirebon, termasuk kendaraan paru tamu undangan serta keluarga para kuwu terlantik. (Pai)

Badai Petir Sambar Kabel SUTM, Sejumlah Kawasan Di Kota Cirebon Padam Lampu


FOKUS CIREBON - Hujan deras disertai angin dan petir bikin sejumlah warga enggan keluar rumah. Selain banjir di sejumlah tempat, banyak pula kendaraan yang terjebak macet.

Namun kondisi hujan berlangsung deras,  demikian juga badai petir yang terus menyambar-nyambar juga menyebabkan Kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di Jl Brigjen Dharsono (By Pass) putus tersambar petir, akibatnya lampu di sejumlah wilayah Cirebon padam.

Tampak kawasan yang padam lampu seperti Kawasan Stadion Bima, Jl Pemuda, Jl Perjuangan dan sebagian Kelurahan Sunyaragi mengalami mati lampu.

Pantauan wartawan di lapangan, perbaikan masih dilakukan petugas PLN, dengan melakukan penyambungan kabel SUTM yang putus. (Wan)

Jumat, 27 Desember 2019

Menjadi Daerah Yang Bersih Dari Sampah, Pemkot Siap Wujudkan Kota Cirebon Bersih Tahun 2020


FOKUS CIREBON - Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan menjadi fasilitator dan motivator dalam mewujudkan Kota Cirebon Bersih Tahun 2020. 

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH saat mengikuti Gerakan Jumat Bersih (Jumsih) yang diikuti masyarakat sepanjang jalan dari Balaikota Cirebon hingga BAT, Jumat (27/12).

Azis mengatakan Pemkot Cirebon berupaya agar Kota Cirebon menjadi wilayah yang bersih dari sampah.

“Berbagai gerakan kebersihan harus dilakukan secara masif dan berkesinambungan. Terima kasih kepada Forum Peduli Lingkungan dan Budaya Kota Cirebon yang juga peduli dengan menggelar gerakan kebersihan ini,” ungkap Azis.


Azis menambahkan Forum ini telah menjadi sumbu untuk memberikan semangat kepada seluruh masyarakat. Hal ini untuk mendukung Gerakan Kota Cirebon Bersih Tahun 2020. Gerakan ini untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan.

“Ini sebuah langkah maju untuk mengkoordinasikan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan. Wilayah yang bersih diharapkan akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon,” kata Azis.

Peserta gerakan kebersihan antara lain Forum Koordinasj Pimpinan Daerah (Forkopimda), RW se Kota Cirebon, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), BUMN,BUMD, wartawan, komunitas, pelajar, mahasiswa dan lainnya. Mereka bahu membahu membersihkan sepanjang jalan dari Balaikota di Jalan Siliwangi hingga kawasan BAT di jalan Kantor Kota Cirebon.

Hal senada diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati yang juga hadir dalam kegiatan tersebut. Eti mengatakan apresiasi terhadap gerakan kebersihan yang terus dilakukan oleh berbagai lapisan.

“Ini sebuah refleksi akhir tahun dengan mengadakan gerakan kebersihan mendukung program Kota Cirebon Bersih 2020. Kita harus mengadakan gerakan perubahan dengan mendukung kebersihan lingkungan sekitar,” kata Eti.

Gerakan ini, lanjut Eti akan memberikan edukasi bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Masyarakat juga harus peduli dengan kebersihan sehingga menjadi sehat lingkungan sekitarnya. (Wan)

Ini Yang Bikin Selly Andriany Gantina, Anggota DPR RI Komisi VIII Bersemangat Dorong IAIN Cirebon Ke UIN


FOKUS CIREBON - Pertemuan antara IAIN Sykeh Nurjati Cirebon dengan Anggota DPR RI, Selly Andriany Gantina, Jum'at (27/12/2019), di Lantqi II, Ruang Senat, Rektorat IAIN SNJ Cirebon, membuat daya tarik tersendiri bagi mantan Wakil Bupati Cirebon ini.

Selly tertarik saat Tim Renstra, Toheri, membedah secara singkat soal rencana-rncana strategis IAIN SNJ  Cirebon dalam membangun kemajuan di segala aspek dan persiapan menuju UIN.

Selly juga tertarik dengan soal Milestone 25 tahun. Menurut Selly pada Milestone IAIN Cirebon ini banyak kajian yang sesuai dengan kajian yang tengah dilakukannya, seperti soal kemiskinan dan beasiswa bagi pendidikan.

Secara singkat Toheri, Tim Renstra pengembangan IAIN SNJ Cirebon menjelaskan seputar IAIN Menuju Teaching And Research University yakni melalui 7 agenda pembangunan 2020-2024.

7 agenda tersebut, kata Toheri yakni pertama memperkuat ketahanan Ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas, kemudian kedua mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, ketiga meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing, ke empat membangun kebudayaan dan karakter bangsa, kelima memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar, ke enam membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan peubahan iklim dan ke tujuh memperkuat stabilitas Polhulhankam dan transformasi playanan publik.


Sementara yang menyangkut bidang dan isu strategis RPJMN bidang pendidikan 2020-2024 adalah transformasi kelembagaan PT : Teaching University, Research University dan Entrepeneurial University. Kemudian pemerataan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, kemitraan pemerintah-swasta-daerah (pemda), Perguruan Tinggi, pengembangan wilayah, dan pembangunan ekonomu regional serta Manajemen PT (otonomi PTN-BH, BLU, Satler).

Dari penjelasan tersebut, Selly langsung merespon positif dan serta mengajak pada lulusan IAIN kedepan untuk bisa mengakses industri-industri dan teknologi dengan baik. Dirinya siap membawa keinginan IAIN Cirebon berubah menjadi UIN ke DPR RI agar tidak ada persoalan dan kendala, serta juga ke Kemendikti Jakarta. (din)

Anggota DPR RI Komisi VIII, Tertarik Dengan Renstra Pengembangan IAIN Cirebon 2020-2024


FOKUS CIREBON - Selly Andriany Gantina, Anggota DPR RI  Komisi VIII tertarik dengan penjelasan Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag dan Toheri, Tim Renstra, saat menjelaskan seputar Renstra IAIN SNJ Cirebon 2020-2024, di Ruang Senat, Lantai II Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Jum'at (27/12/2019).

Soal renstra 2020-2024 ini, kata Sumanta, merupakan upayanya dalam membangun kemajuan kampus di segala aspek. Dan ini dalam rangka menuju IAIN ke Universitas Islam Negeri (UIN).

Dijelaskan Sumanta, mengapa IAIN Cirebon bersikeras untuk merubah ke UIN, pertama, karena terinpirasi oleh historis, dan di Cirebon ada sejarah Waliyullah yakni Syekh Nurjati yang akan melahirkan sosok murid-murid yang mencerdaskan dan menyebarkan Islam di tanah jawa, Indonesia hingga Asia. 

"Yang pertama ini menjadi aspirasi kita, dimana Cirebon adalah kota pusat peradaban islam. Sehingga ini diperlukan kesadaran sejarah," katanya.

Yang kedua, lanjut Sumanta, adalah memperluas akses pendidikan yang harus dinikmati oleh masyarakat. Lembaga pendidikan negeri adalah pendidikan yang bisa menyahuti kelompok menengah ke bawah. 

"Nah untuk IAIN Cirebon, beasiswa kita itu 7,2 miliar. Itu ada dari Indocement, Pemprov DKI, Pemprov Jabar, Baznas, BI dan lain lain," kata Sumanta lagi.

Sedangkan alasan ketiga, mengapa harus menjadi UIN, adalah karena semangat yang sama yakni semangat yang besar. Dan dalam perjalanannya semua dilakukan secara kompak untuk menuju ke universitas yang dicita-citakan.


Terkait UIN ini, Rektor IAIN Cirebon juga menyentil soal keseriusan Anggota DPR RI Komisi VIII tersebut. Rektor meminta Ibu Selly bukan lagi memperjuangkan tanah yang 10 hektar, tetapi karena sudah di DPR RI bisa 50 hektar dengan melobi kepala-kepala daerah di wilayah III Cirebon.

"IAIN dengan Bu Selly itu sudah sehati, dan ingin terus memajukan pendidikan Islam di Cirebon. Dua keinginan tersebut ingin terus mendorong Pendidikan agama islam harus maju di cirebon dan menjadi destinasi bukan saja di lokal tapi juga nasional bahkan internasional," jelasnya.

Sementara itu, secara singkat Toheri, TIM Renstra Pengembangan IAIN SNJ Cirebon menjelaskan seputar IAIN Menuju Teaching And Research University yakni melalui 7 agenda pembangunan 2020-2024. 

Dalam penjelasan tersebut, Ibu Selly rupanya tertarik dengan Renstra IAIN Cirebon. Sehingga dirinya berjanji akan segera membawa informasi dan masukan tersebut ke DPR RI dan Kemendikti, di Jakarta. (din)