Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 31 Juli 2020

Polresta Cirebon Siapkan 10 Sapi dan 40 Kambing Hewan Qurban



FOKUS CIREBON - Kepolisian Resort Kota Cirebon, Jawa Barat, menyiapkan sebanyak 10 ekor Sapi dan 40 Kambing hewan Qurban untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020.

Kapolresta Cirebon  KOMBES Pol M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., Melalui Kasubag Humas Polresta Cirebon Iptu M. Soleh, SH, mengatakan bahwa ada 10 sapi dan 40 Kambing Hewan Qurban Tahun ini yang disiapkan oleh Polresta Cirebon.

“Setelah disembelih dagingnya langsung dibagikan kepada Anggota Polresta Cirebon, Polsek jajaran, masyarakat kurang mampu, dan masyarakat luas,” katanya.

Iptu M. Soleh, SH mengatakan, Hari Raya Idul Adha adalah hari istimewa untuk berbagai kepada sesama, karena hari itu adalah satu dari perintah agama yang harus dilakukan dengan ketulusan.

“Qurban ini mengajak untuk berbagi kepada yang membutuhkan, ditambah Hari Raya Idul Adha kali ini berbeda dari biasanya yang mana kita mengalami masa pandemi wabah virus Corona,” ujar Kasubag Humas Iptu M.Soleh,SH

Sehingga kata dia, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, harus mengutamakan protocol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti menjaga jarak dan tetap menggunakan masker.

Selain itu, pembagian daging hewan Qurban diatur sebaik mungkin dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Tujuannya supaya tidak timbul klaster baru. Kami juga berharap melalui pembagian daging hewan kurban yang akan dilakukan Polresta Cirebon, nantinya dapat berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha ini,” pungkas Kasubag Humas. (Bambang)

Kamis, 30 Juli 2020

Sambut Idul Adha, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Potong 18 Ekor Kambing dan 1 Ekor Sapi


FOKUS CIREBON - Sambut Idul Adha, warga Perumahan Sumber Asri sumbang 18 ekor kambing dan 1 ekor sapi.  Sejumlah hewan qurban ini satu persatu oleh warga diserahkan kepada panitia Idul Adha di Masjid Al Muhajirin.

Panitia hewan qurban, Oman Rohmana,MPd menyebutkan hewan qurban yang diterima panitia hingga pukul 20.00 WIB, Kamis (30/7/2020), sebanyak 18 ekor kambing dan 1 ekor sapi.

Jumlah ini, kata Oman, meningkat dari jumlah hewan qurban yang diterima panitia pada tahun sebelumnya. 

"Alhamdulillah, Idul Adha pada tahun 2020 ini ada peningkatan jumlah. Panitia qurban Masjid Al Muhajirin menerima sebanyak 18 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Ini memang di luar dugaan karena masih dalam suasana covid 19," kata Oman.

Oman juga menjelaskan, dalam kepanitiaan ini, seluruh rangkaian kegiatan dikosentrasikan pada protokol kesehatan. Mulai dari hewan qurban hingga warga luar perumahan penerima daging qurban. 

Selain itu, seluruh panitia pun diwajibkan menggunakan masker dan selalu mencuci tangan. Demikian juga dengan warga luar penerima daging qurban yang datang ke Masjid Al Muhajirin di Perumahan Sumber Asri, harus mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan oleh panitia.

Mulai dari pengecekan suhu badan, cuci tangan baik menggunakan air dan sabun maupun dengan hand sanitaizer. Warga perumahan dan warga luar pun disarankan menggunakan masker, hal ini untuk menjaga dan mencegah mengingat masih dalam masa pandemi covid 19.


"Ya, inilah protokol kesehatan yang kami terapkan, mudah-mudahan semua bisa berjalan denga baik, dan mari kita rayakan Idul Adha ini dengan kegembiraan, di mana kita bisa saling berbagi. Kami panitia juga mengucapkan terimakasih kepada para warga Sumber Asri dan warga lainnya yang sudah mempercayakan kepada Panitia pemotongan hewan qurban di Masjid Al Muhajirin," jelasnya. 

Hal senada disampaikan Ketua DKM Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Samsul Ma'arif SPd, pihaknya juga turut berterimaksih atas kepercayaan masyarakat kepada panitia penotongan hewan qurban Al Muhajirin. 

"Setiap tahunnya, warga mempercayakan hewan qurbannya  kepada panitia Idul Adha Masjid Al Muhajirin, semoga pelaksanaan pemotongan, penetelan dan pembagian daging qurban berjalan baik, dan tentu saja semua dijalankan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Samsul. (din) 

IAIN Cirebon Menerima Bantuan Hewan Qurban 1 Ekor Sapi Dari Bank Syariah Mandiri


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu mediator mustahik yang menjadi mitra Mandiri Syariah. PT Bank Syariah Mandiri pun menyakurkan 1 ekor sapi untuk kurban ke kampus ini, Kamis (30/7/2020).

Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh RCEO Mandiri Syariah Region IV Bandung, Mahendra Nusanto di kampus setempat. 

Mahendra Nusanto selaku Region CEO Wilayah IV menyampaikan, bantuan hewan potong qurban termasuk bagian kepedulian Mandiri Syariah terhadap pihak yang terdampak Covid-19.

“Kami bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak ” kata Mahendra Nusanto.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kantor wilayah di Indonesia dan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya pada saat merayakan hari raya Idul Adha.

“Penyaluran melalui IAIN Syekh Nurjati merupakan tahun kedua. Secara nasional, Mandiri Syariah bersama nasabah menyalurkan lebih dari 2.000 hewan kurban kepada yang berhak menerima di seluruh pelosok negeri,” tuturnya.

Region IV menyalurkan 20 Sapi dan 14 kambing di antaranya di area Cirebon. Kegiatan melibatkan pegawai dan nasabah dalam menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli hewan kurban dan menyalurkannya kepada masyarakat.

“Kegiatan menjelang Idul Adha ini rutin biasa kita lakukan bersama temen-temen. Ini melibatkan pegawai, nasabah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan nasabah.

“Kepercayaan ini adalah amanah yang akan terus kami jaga. Berbekal amanah inilah, ke depan Mandiri Syariah akan senantiasa mendorong inovasi dan improvement layanan digital agar kami dapat memberikan solusi atas kebutuhan nasabah," paparnya. 

Sedangkan di hari raya Idul Adha ini, pihaknya memaknai sebagai momen untuk berbagi dan peduli kepada sesama. 

Ia berharap, ke depannya kegiatan ini terus dapat dilaksanakan secara rutin, dan kerjasama dengan mitra dalam hal ini IAIN Syekh Nurjati dapat semakin erat dan lebih baik lagi, sehingga dapat terus memberikan kemaslahatan bagi umat.

Sementara itu, di tempat yang sama, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Sumanta Hasyim mengungkapkan, pemberian hewan kurban tersebut merupakan hasil kerjasama kampus yang dipimpinnya ini dengan BSM.

“Ini adalah bentuk kerjasama kami dengan BSM yang Insya Allah kami tasyarufkan di lingkungan IAIN (Syekh Nurjati Cirebon) dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain itu, kata Sumanta, kerjasama ini juga merupakan tanggung jawab sosial bersama terhadap lingkungan dan masyarakat. Bahkan, hal ini juga merupakan refleksi dari ajaran agama untuk berkurban. Sehingga, semuanya dapat saling bersinergi dan saling membantu antar sesama.

“Bantuan yang disalurkan BSM ini sudah berjalan 2 tahun sekarang. Tahun kemarin 1 sapi, dan sekarang 1 sapi. Setelah dipotong nanti dagingnya akan disalurkan ke mustahiq dan masyarakat di sekitar kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (Agus)

Rapat Panitia Hewan Qurban Di Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Tekankan Protokol Kesehatan


FOKUS CIREBON - Panitia Idul Adha Masjid Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon menggelar rapat persiapan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha, Kamis (30/7/2020).

Rapat yang digelar usai shalat Isya itu, selain warga dan perangkat Rukun Tetanga (RT), juga melibatkan Karang Taruna Sumber Asri.

Dalam rapat tersebut, Ketua Panitia Hewan Qurban, Ustad Gaos SAg mengungkapkan bahwa pada tahun ini ada peningkatan jumlah hewan qurban dan ini di luar dugaan mengingat masih dalam situasi covid 19.

"Alhamdulillah, pada tahun ini jumlah hewan qurban meningkat, kami bersyukur dan ini di luar dugaan mengingat masih dalam masa covid 19," ujarnya.

Gaos juga meminta kerjasamanya dari semua panitia, terutama dalam hal teknis pada saat penyembelihan, pemotongan, hingga penetelan dan pembagian daging hewan qurban. 

Sementara itu, Oman Rohmana MPd, pelaksana teknis mengatur seluruh kepanitiaan mulai dari persiapan shalat Id hingga pembagian daging kepada warga luar yang membutuhkan.

Oman juga menekankan agar pada pelaksanaan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

"Seluruh panitia wajib menggunakan masker. Begitu juga dengan pelaksanaan shalat Id dan shalat jumat, protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat, mulai dari penyiapan alat pengecek suhu badan hingga hand sanitaizer," jelasnya.

Oman juga menjelaskan, untuk pembagian daging qurban terbagi kedalam dua bagian, yakni untuk warga luar yang berjumlahkan 200 warga serta warga di Sumber Asri sendiri. 


"Seluruh daging hewan qurban akan diserahkan dan dibagikan seluruhnya kepada warga yang berhak, dan panitia sudah mempersiapkan semuanya," ujar Oman yang berharap seluruh rangkaian kegiatan sudah dipersiapkan dan diharapkan berjalan lancar.  (din)

Jawa Barat Menjadi Provinsi Pertama Di Indonesia Yang Menerbitkan SK



FOKUS CIREBON - Keterharuan perwakilan para guru honorer Jawa Barat  yang mendapatkan surat keputusan dari gubernur setelah lolos seleksi ketat untuk sertifikasi tunjangan guru non-PNS. 

Jawa Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerbitkan SK ini.

Sehingga para guru honorer terseleksi ini berhak mendapatkan tunjangan rutin bulanan sebesar 1,5 juta rupiah dari APBN, melengkapi tunjangan guru honorer yang sudah diberikan melalui APBD Provinsi.


"Semoga guru-guru honorer di Jawa Barat semakin sejahtera dan semakin baik dalam mendidik, membimbing dan mengawasi kemajuan siswa-siswa di Jawa Barat," ujar Gubernur Jabar. (din)

Rabu, 29 Juli 2020

PT Pelindo IV (Persero) Datangkan Dua Unit Alat CC Ke Pelabuhan Sorong


MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mendatangkan dua unit alat CC (Container Crane) di Pelabuhan Sorong. 

Direktur Teknik PT Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto, mengatakan alat yang tiba di dermaga Pelabuhan Sorong pada Selasa (28/7) kemarin, menggunakan kapal MV Pacific Brave ini, untuk memacu produktivitas bongkar muat di pelabuhan yang terletak di Papua Barat itu.

“Meskipun tahun ini badai pandemi Covid-19 tengah melanda dunia termasuk Indonesia, tapi kami tetap berkomitmen dan melakukan pembangunan infrastruktur maupun penambahan peralatan di sejumlah pelabuhan sesuai target investasi yang ditetapkan,” kata Prakosa, Rabu (29/7).

Lebih lanjut, kata Prakosa, sejumlah proyek pengembangan tetap berjalan. 

"Tentunya kami dari manajemen juga tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19, terutama bagi karyawan atau siapapun yang bertugas di lapangan,” ujarnya.

Sebagai kelanjutan dari pengembangan yang dilakukan manajemen Perseroan, pihaknya pada hari Selasa sudah mendatangkan alat untuk ditempatkan di Pelabuhan Sorong. 

"Sebenarnya untuk Pelabuhan Sorong total ada empat unit alat yang kami datangkan, yakni dua unit RTG dan dua unit CC. Tapi 2ldua unit CC tiba lebih awal. Menyusul dua unit RTG rencananya tiba pada Agustus nanti," ungkap Prakosa. 

Sementara itu, Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah mengatakan kedatangan empat unit alat yang akan semakin meningkatkan produktivitas di Pelabuhan Sorong ini adalah juga bagian dari rencana investasi di 2020. 

“Walaupun saat ini masih berlangsung wabah Virus Corona, tetapi Pelindo IV berusaha untuk tetap survive demi memacu pertumbuhan Indonesia Timur," kata Muhajir. (dade)

DPRD Kota Cirebon Kuatkan Program Pembangunan Di Daerah

FOKUS CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon menyoroti program dan capaian kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) tahun 2020.

Pada rapat kerja yang digelar di ruang rapat serbaguna gedung DPRD, Rabu (29/7), beberapa poin yang ditekankan dalam rapat diantaranya, identifikasi prasarana dan sarana umum perumahan (PSU), pendataan perumahan, serta pencegahan dan peningkatan kawasan pemukiman.

Kepada anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Plt Kepala DPRKP, Drs Sumanto mengatakan, beberapa program kerja di tahun ini terkendala pengerjaan karena pengalihan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Di masa adaptasi kebiasaan baru ini program kerja kembali dilaksanakan. Seperti, identifikasi perumahan dan penanganan kawasan kumuh.

“Karena anggaran kami terkena refocusing dan ada pemberlakuan PSBB, beberapa pekerjaan tidak bisa diselesaikan tahun ini,” ujar Sumanto saat rapat.

Pelaksanaan program kembali dikerjakan pada akhir Juli. Beberapa diantaranya adalah melakukan identifikasi PSU dan pendataan perumahan di lima kecamatan. Identifikasi tersebut melibatkan konsultan selama dua bulan dari waktu proyek dimulai.

“Identifikasi tersebut akan dilaksanakan selama 2 bulan. Sekarang sudah AKB, jadi pengerjaan bisa dilaksanakan prosesnya sedikit demi sedikit. Jujur saja, DPRKP berdiri baru 2017 lalu. Karena itu kami belum punya data pemukiman warga di perumahan,” ujarnya.

Selain itu, pascapandemi Covid-19 ini, beberapa program yang sedang berjalan yaitu perbaikan sarana prasarana pemakaman di Kedungmenjangan, Kelurahan Argasunya.

Program kerja lain yang belum bisa diselesaikan tahun ini adalah revitalisasi sejumlah taman. Kendati demikian, DPRKP baru memulai membuat Detail Engineering Design (DED) dengan melibatkan konsultan.

“Tiga kegiatan untuk revitalisasi taman rencananya dilaksanakan pada 2020 ini, akan tetapi karena anggaran kena refocusing, jadi baru DED saja,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II, H Hendi Nurhudaya SE mengatakan, DPRKP mengalami pengalihan anggaran dari Rp13 miliar menjadi Rp6,5 miliar. Akibatnya, beberapa program kerja yang seharusnya dikerjakan 2020, terpaksa tidak bisa dilakukan.

Pada kesempatan rapat kerja, Komisi II menegaskan untuk menggunakan anggaran yang sudah ada untuk mengerjakan program kerja 2020.

Selanjutnya, bila tidak bisa diselesaikan di tahun ini, maka bisa dikerjakan di tahun anggaran 2021. Komisi II juga minta agar program pro masyarakat seperti rutilahu dan penataan kawasan kumuh diprioritaskan.

Hendi juga mengatakan, yang harus difokuskan bagi DPRKP adalah tentang program Kotaku (penataan kawasan kumuh). Mengingat, adanya aturan baru mengenai peraturan menteri PUPR, maka sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak-pihak terkait.

“Selanjutnya soal program rutilahu, kami meminta data penerima tahun 2020. Kami ingin warga yang rumah tidak layak huni bisa diselesaikan. Ada alokasi 300 rumah dari pusat, dan 100 rumah dari pemprov. Bantuan dari Pemkot Cirebon belum ada karena Perwali belum dibuat. Kami minta segera dibuat,” kata Hendi. (Yono)