This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 31 Juli 2020
Polresta Cirebon Siapkan 10 Sapi dan 40 Kambing Hewan Qurban
Kamis, 30 Juli 2020
Sambut Idul Adha, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Potong 18 Ekor Kambing dan 1 Ekor Sapi
IAIN Cirebon Menerima Bantuan Hewan Qurban 1 Ekor Sapi Dari Bank Syariah Mandiri
FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu mediator mustahik yang menjadi mitra Mandiri Syariah. PT Bank Syariah Mandiri pun menyakurkan 1 ekor sapi untuk kurban ke kampus ini, Kamis (30/7/2020).
Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh RCEO Mandiri Syariah Region IV Bandung, Mahendra Nusanto di kampus setempat.
Mahendra Nusanto selaku Region CEO Wilayah IV menyampaikan, bantuan hewan potong qurban termasuk bagian kepedulian Mandiri Syariah terhadap pihak yang terdampak Covid-19.
“Kami bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak ” kata Mahendra Nusanto.
Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kantor wilayah di Indonesia dan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya pada saat merayakan hari raya Idul Adha.
“Penyaluran melalui IAIN Syekh Nurjati merupakan tahun kedua. Secara nasional, Mandiri Syariah bersama nasabah menyalurkan lebih dari 2.000 hewan kurban kepada yang berhak menerima di seluruh pelosok negeri,” tuturnya.
Region IV menyalurkan 20 Sapi dan 14 kambing di antaranya di area Cirebon. Kegiatan melibatkan pegawai dan nasabah dalam menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli hewan kurban dan menyalurkannya kepada masyarakat.
“Kegiatan menjelang Idul Adha ini rutin biasa kita lakukan bersama temen-temen. Ini melibatkan pegawai, nasabah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan nasabah.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang akan terus kami jaga. Berbekal amanah inilah, ke depan Mandiri Syariah akan senantiasa mendorong inovasi dan improvement layanan digital agar kami dapat memberikan solusi atas kebutuhan nasabah," paparnya.
Sedangkan di hari raya Idul Adha ini, pihaknya memaknai sebagai momen untuk berbagi dan peduli kepada sesama.
Ia berharap, ke depannya kegiatan ini terus dapat dilaksanakan secara rutin, dan kerjasama dengan mitra dalam hal ini IAIN Syekh Nurjati dapat semakin erat dan lebih baik lagi, sehingga dapat terus memberikan kemaslahatan bagi umat.
Sementara itu, di tempat yang sama, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Sumanta Hasyim mengungkapkan, pemberian hewan kurban tersebut merupakan hasil kerjasama kampus yang dipimpinnya ini dengan BSM.
“Ini adalah bentuk kerjasama kami dengan BSM yang Insya Allah kami tasyarufkan di lingkungan IAIN (Syekh Nurjati Cirebon) dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain itu, kata Sumanta, kerjasama ini juga merupakan tanggung jawab sosial bersama terhadap lingkungan dan masyarakat. Bahkan, hal ini juga merupakan refleksi dari ajaran agama untuk berkurban. Sehingga, semuanya dapat saling bersinergi dan saling membantu antar sesama.
“Bantuan yang disalurkan BSM ini sudah berjalan 2 tahun sekarang. Tahun kemarin 1 sapi, dan sekarang 1 sapi. Setelah dipotong nanti dagingnya akan disalurkan ke mustahiq dan masyarakat di sekitar kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (Agus)
Rapat Panitia Hewan Qurban Di Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Tekankan Protokol Kesehatan
Jawa Barat Menjadi Provinsi Pertama Di Indonesia Yang Menerbitkan SK
Rabu, 29 Juli 2020
PT Pelindo IV (Persero) Datangkan Dua Unit Alat CC Ke Pelabuhan Sorong
DPRD Kota Cirebon Kuatkan Program Pembangunan Di Daerah
FOKUS CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon menyoroti program dan capaian kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) tahun 2020.
Pada rapat kerja yang digelar di ruang rapat serbaguna gedung DPRD, Rabu (29/7), beberapa poin yang ditekankan dalam rapat diantaranya, identifikasi prasarana dan sarana umum perumahan (PSU), pendataan perumahan, serta pencegahan dan peningkatan kawasan pemukiman.
Kepada anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Plt Kepala DPRKP, Drs Sumanto mengatakan, beberapa program kerja di tahun ini terkendala pengerjaan karena pengalihan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.
Di masa adaptasi kebiasaan baru ini program kerja kembali dilaksanakan. Seperti, identifikasi perumahan dan penanganan kawasan kumuh.
“Karena anggaran kami terkena refocusing dan ada pemberlakuan PSBB, beberapa pekerjaan tidak bisa diselesaikan tahun ini,” ujar Sumanto saat rapat.
Pelaksanaan program kembali dikerjakan pada akhir Juli. Beberapa diantaranya adalah melakukan identifikasi PSU dan pendataan perumahan di lima kecamatan. Identifikasi tersebut melibatkan konsultan selama dua bulan dari waktu proyek dimulai.
“Identifikasi tersebut akan dilaksanakan selama 2 bulan. Sekarang sudah AKB, jadi pengerjaan bisa dilaksanakan prosesnya sedikit demi sedikit. Jujur saja, DPRKP berdiri baru 2017 lalu. Karena itu kami belum punya data pemukiman warga di perumahan,” ujarnya.
Selain itu, pascapandemi Covid-19 ini, beberapa program yang sedang berjalan yaitu perbaikan sarana prasarana pemakaman di Kedungmenjangan, Kelurahan Argasunya.
Program kerja lain yang belum bisa diselesaikan tahun ini adalah revitalisasi sejumlah taman. Kendati demikian, DPRKP baru memulai membuat Detail Engineering Design (DED) dengan melibatkan konsultan.
“Tiga kegiatan untuk revitalisasi taman rencananya dilaksanakan pada 2020 ini, akan tetapi karena anggaran kena refocusing, jadi baru DED saja,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II, H Hendi Nurhudaya SE mengatakan, DPRKP mengalami pengalihan anggaran dari Rp13 miliar menjadi Rp6,5 miliar. Akibatnya, beberapa program kerja yang seharusnya dikerjakan 2020, terpaksa tidak bisa dilakukan.
Pada kesempatan rapat kerja, Komisi II menegaskan untuk menggunakan anggaran yang sudah ada untuk mengerjakan program kerja 2020.
Selanjutnya, bila tidak bisa diselesaikan di tahun ini, maka bisa dikerjakan di tahun anggaran 2021. Komisi II juga minta agar program pro masyarakat seperti rutilahu dan penataan kawasan kumuh diprioritaskan.
Hendi juga mengatakan, yang harus difokuskan bagi DPRKP adalah tentang program Kotaku (penataan kawasan kumuh). Mengingat, adanya aturan baru mengenai peraturan menteri PUPR, maka sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak-pihak terkait.
“Selanjutnya soal program rutilahu, kami meminta data penerima tahun 2020. Kami ingin warga yang rumah tidak layak huni bisa diselesaikan. Ada alokasi 300 rumah dari pusat, dan 100 rumah dari pemprov. Bantuan dari Pemkot Cirebon belum ada karena Perwali belum dibuat. Kami minta segera dibuat,” kata Hendi. (Yono)





















