Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 26 Mei 2021

Devi Apriliyah Mahasiswi IAIN Cirebon Meraih Juara 1 Lomba Video Mahasiswa Kreatif Tingkat Nasional

 

Devi Apriliyah, Juara 1 pada lomba video mahasiswa kreatif tingkat nasional.


FOKUSCIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Devi Apriliyah, gadis kelahiran Kabupaten Majalengka, berhasil meraih juara 1 pada Lomba Video Kreatif tingkat nasional.

Tentu ini menjadi prestasi tersendiri yang sangat membanggakan bagi keluarga serta kampusnya di mana Devi menimba pendidikan.

Saat dihubungi fokuscirebon.com, mahasiswi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUDI) IAIN SNJ Cirebon, semeter 4/B ini, mengaku mengikuti ajang lomba video kreatif mahasiswa tingkat nasional tersebut, motivasi terbesarnya datang dari orang tua yang selalu men-support dan mendo'akan setiap langkah terbaik yang diambil oleh anaknya. 

"Saya juga ingin memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mengikuti event-event lomba dan termasuk lomba video pembelajaran kreatif mahasiswa, meskipun sempat merasa pesimis karena tingkat nasional. Tetapi alhamdulillah dengan keyakinan yang kuat saya berusaha dan berjuang dengan semangat yang menggebu dan berhasil sebagai juara," katanya, Rabu, (26/5/2021). 

Bagi Devi, juara bukanlah hal utama. Semua kata Devi, harus dilakukan dengan iringan do'a dan usaha yang tepat, maka usaha tersebut tidak akan menghianati hasil.

"Ini persiapan menuju lomba yang saya lakukan, yakni meminta doa dari orang tua juga orang-orang terdekat dan doa ini yang mengantarkan saya keperlombaan" terangnya.

Devi juga mengaku, dirinya  memberanikan diri mencoba sesuatu hal yang belum pernah sebelumnya dia lakukan, yaitu lomba video kreativitas pembelajaran jarak jauh.

"Ya tentu saja, saya selaku pelajar yang menghadapi pembelajaran daring, sangat ingin bisa melakukan terobosan baru sehingga pembelajaran bisa lebih optimal. 

Artinya, kata Devi, dalam konteks ini pembelajaran daring anak usia dini perlu sesuatu hal yang menarik, hal yang mampu menggugah minat anak. 

Selain itu, Devi mencoba mengulik beberapa aplikasi pendukung dalam proses pembuatan video dengan melihat video-video tutorial youtube, dan juga webinar/kajian yang berkaitan dengan pembelajaran anak usia dini selama pandemi ini.

"Alhamdulillah, prosesnya tidak ada kendala yang berarti, hanya saja waktu saya membuat video waktu itu sedang bulan suci ramadhan, tetapi saya lakukan dengan sangat antusias meski posisi sedang berpuasa. Alhamdulillah hasilnya berkah," terangnya.

Dijelaskan, saat mengikuti lomba tersebut, Devi harus bersaing dengan 21 peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, termasuk peserta dari tuan rumahnya, UNUGIRI Bojonegoro.

Sedangkan lomba digelar secara online, dan softfile video nya dikirim via email, Instagram dan google formulir.

"Lomba video pembelajaran  kreatif mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PIAUD UNUGIRI BOJONEGORO 2021 ini, saya ikuti dengan persaingan yang sangat ketat, tapi alhamdulillah berkat dukungan keluarga dan semua pihak, saya keluar sebagai juara," tuturnya.

Dalam lomba ini, dukungan, motivasi, inspirasi dan do'a terus berdatangan dari para dosen PIAUD IAIN Cirebon yang hebat dan berkualitas.

"Bagi saya, dukungan ini adalah salah satu yang terpenting, karena itu menambah power dan semangat dalam diri untuk terus bisa memberikan yang terbaik," katanya.

Devi juga mengaku jika lomba ini adalah lomba pertama baginya. Karena sebelumnya lomba yang diikuti adalah lomba puisi, ajang duta, cipta puisi dan lain-lain.

Untuk itu, Devi memberikan saran, bahwa selama pandemi banyak sekali waktu yang kita miliki selama menjadi mahasiswa yang pembelajarannya daring. 

"Mari kita manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin dengan berprestasi dan terus meningkatkan kualitas diri. Mencoba itu adalah hal terbaik dibanding penyesalan. Jadi, tidak ada alasan untuk diam diri, ambil langkah pasti dan jangan mudah berbangga diri," katanya.

Sementara harapannya adalah semoga dengan prestasi yang telah diraih, bisa menjadi motivasi dan inspirasi untuk selalu berkarya, berinovasi, kreatif dan responsif terhadap kemajuan jaman, dan tentu bisa mengahrumkan nama baik keluarga, jurusan, dan kampus tercinta. Terutama bagi diri sendiri dan teman-teman jurusan PIAUD IAIN Cirebon," ucapnya. 

Sementara itu, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin, M.Pd.I menyatakan rasa bangga atas perjuangan dan prestasi yang diraih Devi. 

"Kami sangat bangga dan selamat buat Devi, semoga pada ajang lomba lainnya selalu sukses. Demikian juga bagi mahasiswa IAIN Cirebon pada umumnya, juga semoga bisa ikut memberikan nama baik bagi kampusnya dengan motivasi sebagai juara pada level dan tingkat apapun," tandasnya. (din)

Pemkot Cirebon Tingkatkan Tracing dan Testing Pasca Libur Lebaran 2021


FOKUS CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon intensifkan tracing dan testing di tingkat mikro pasca libur lebaran 2021. Tes rapid antigen kini juga bisa dilakukan di semua puskesmas di Kota Cirebon. 


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan sejak berakhirnya libur Idulfitri 2021, pemerintah pusat sudah mengingatkan ke setiap pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan di tingkat mikro. “Itu juga kami lakukan saat ini,” ungkap Agus, Selasa, 25 Mei 2021. 

Setiap camat, lurah hingga RW dan RT diminta untuk melakukan pengawasan terhadap orang yang baru bepergian dari luar kota.

Mereka yang baru bepergian dari luar kota juga diminta terlebih dahulu untuk melakukan isolasi mandiri sebelum membaur dengan masyarakat.

Masuknya Kota Cirebon ke zona merah, lanjut Agus, sebagai dampak meningkatnya tracing dan testing yang telah dilakukan pasca libur Idulfitri 2021. “Sebelumnya, sejumlah langkah antisipasi juga telah kami lakukan,” ungkap Agus. 

Langkah antisipasi tersebut di antaranya meningkatkan kapasitas ruang isolasi sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Cirebon. Seperti RSD Gunung Jati dan RS Ciremai yang semula memiliki kapasitas 100 tempat tidur ditingkatkan menjadi 140 tempat tidur. Bahkan jika terjadi outbreak, mereka juga akan mendirikan tenda di hotel Ono’s, tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disewa oleh Pemda Kota Cirebon. 

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Bastijan, S.K.M., menjelaskan atas perintah Satgas Penanganan Covid-19, mereka telah melakukan tes rapid antigen di sejumlah tempat keramaian. “Kita telah mulai sejak Jumat, 21 Mei, lalu,” ungkap Bastijan. 

Dimulai dari dua pusat perbelanjaan yaitu Pusat Grosir Cirebon (PGC) dan Cirebon Super Blok (CSB). Keesokannya dilanjutkan di Toserba Asia dan Surya. 

Sedangkan pada Minggu, 23 Mei 2021, rapid antigen dilakukan di alun-alun Kejaksan. “Sejumlah pengunjung yang tidak menggunakan masker langsung kami tes rapid dan hasilnya negatif,” ungkap Bastijan. 

Selanjutnya pengunjung tersebut segera diberikan  masker dan diingatkan untuk selalu menggunakan masker saat bepergian. 

Hari berikutnya, tes rapid antigen dilakukan di Yogya Junction dan Yogya Grand Center. Dari hasil tes di tempat keramaian, tidak ditemukan adanya pengunjung yang positif. “Semua negatif,” ungkap Bastijan.

Selanjutnya, untuk mempermudah dan memperluas layanan, sejak 18 Mei 2021 tes rapid antigen telah tersedia di semua puskesmas di Kota Cirebon. “Diberikan secara gratis untuk masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Bastijan. 

Untuk itu, masyarakat yang membutuhkan layanan tes rapid antigen diimbau untuk mendatangi puskesmas terdekat sebelum bepergian. (Heri)

Horee.. !! Sekolah di Kota Cirebon, Pembelajaran Tatap Muka Siap Dibuka

Kadisdik Kota Cirebon, Dr. H Irawan Wahyono, M.Pd.
  

FOKUS CIREBON, FC – Kabar gembira datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, di mana belajar tatap muka akan segera dibuka. Hal itu disampaikan Kadisdik terkait sekolah-sekolah di Kota Cirebon dari sisi infrastruktur sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Dr. H Irawan Wahyono, M.Pd kepada media.

Dikatakannya, yang dimaksud infrastrukturnya sudah siap  antara lain sudah adanya wastafel portable yang terpasang di beberapa titik di sekolah. 

“Kami juga tetap mengikuti jika ada rekomendasi dari Satgas Covid-19, maupun Dinkes,” katanya.

Irawan mengatakan, pembelajaran tatap muka ini stakeholdernya bukan hanya dari Disdik saja, melainkan ada ikut serta dinas terkait dan bahkan yang utamanya adalah Dinkes. 

“Kalau dinas terkait tidak merekomendasikan sekolah tatap muka,  nanti dikoreksi oleh orang tua murid juga, jadi intinya kami melaksanakan sesuai dengan apa yang direkomendasikan” ucapnya.

Menurut Irawan, pihaknya sejauh ini baru menjalani komunikasi bersama Satgas Covid-19 Kota Cirebon, itu pun secara lisan, belum tertulis resmi. 

“Dari Satgas merekomendasikan nanti simulasinya hanya guru, jangan bersama murid terlebih dahulu,” ucapnya.

Senada, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah X Jawa Barat, Dra. Hj. Ester Miori Dewayani M.M.Pd, mengatakan, sekolah tatap muka direncanakan akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru, Bulan Juli. 

“Nanti Adaptasi kebiasaan baru, prokes yang begitu ketat, dengan segala aturan dan ketentuan-ketentuan yang ada,” kata Ester.

Terkait simulasi, lanjut Ester, akan digelar simulasi guna memberikan pemahaman kepada para guru atau warga sekolah dalam menghadapi sekolah tatap muka nanti. 

“Sekolah sudah dilakukan beberapa cek, ada juga evaluasi mulai dari sarana prasarana yang disiapkan, termasuk dengan vaksinasi, warga sekolah divaksin dua kali,” ungkapnya. (Nur)

Kota Cirebon Satu Satunya Zona Merah di Jabar, Walikota Minta Prokes Ditingkatkan

 


FOKUSCIREBON,FC – Masuk satu-satunya zona merah di Provinsi Jawa Barat (Jabar), Wali Kota Cirebon minta masyarakat perketat protokol kesehatan (prokes). Masyarakat juga diminta jadi garda terdepan penerapan prokes. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat memberikan keterangan di hadapan wartawan, Senin, 24 Mei 2021.  “Kota Cirebon masuk zona berbahaya penyebaran Covid-19,” ungkap Azis. 

Untuk itu Azis meminta kepada masyarakat yang berada di sekitar Kota Cirebon untuk berhati-hati saat datang ke Kota Cirebon. “Lakukan pengetatan,” tegas Azis. 

Pengetatan yang dilakukan berupa penerapan prokes dengan baik saat berada di Kota Cirebon. “Setiap orang wajib memproteksi diri agar tidak tertular dan tidak menularkan kepada orang lain,” tegas Azis. 

Dijelaskan Azis, status zona merah merupakan risiko yang harus dihadapi saat kesadaran masyarakat untuk menjalankan prokes mulai menurun. “Saya tidak malu, tapi saya juga tidak bangga,” tegas Azis. 

Justru dengan kejadian ini masyarakat bisa selalu diingatkan kalau bahaya penyebaran Covid-19 selalu mengintai. Sehingga mereka tidak akan abai dan terus meningkatkan pelaksanaan prokes. 

Sebagai langkah menurunkan penyebaran angka penyebaran Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon telah menyusun sejumlah langkah. “Kami minta semua mematuhinya,” ungkap Azis. 

Sedangkan untuk tempat keramaian, seperti mall dan pusat perbelanjaan juga diminta menjaga pengunjungnya sesuai aturan,  yaitu 50 persen dari kapasitas dan menerapkan prokes dengan ketat. 

“Kita tidak bisa melarang aktivitas ekonomi, tapi kita minta masyarakat jadi garda terdepan dalam penerapan prokes,” tegas Azis. 

Adapun faktor yang menyebabkan Kota Cirebon masuk sebagai satu-satunya zona merah di Jabar dikarenakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon rajin melakukan tracing dan testing hingga tingkat RT dan RW. 

Selain itu juga dikarenakan adanya sistem pelaporan yang bersifat akumulasi. Yaitu ada kejadian minggu lalu yang masuk minggu ini, sehingga terjadi peningkatan yang cukup tinggi. 

“Tapi tidak apa-apa. Kita sampaikan ini ke masyarakat. Sehingga mereka tidak abai menerapkan prokes dengan ketat,” tegas Azis. 

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Pemda Kota Cirebon sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor:443/SE.43-PEM tentang Perpanjangan ke Delapan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Cirebon. 

“Yang kami lakukan diantaranya dengan menerapkan pembatasan aktivitas tempat usaha dan perkantoran,” ungkap Agus. 

Diantaranya pasar rakyat yang berupa pasar induk jam operasionalnya dimulai dari pukul 02.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan pasar rakyat non induk dengan jam operasional mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. 

Aktivitas di pusat perbelanjaan juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB dengan jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari daya tampung ruangan. “Kegiatan belajar mengajar juga dilakukan daring/online,” tegas Agus. 

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes., menjelaskan saat ini mereka telah melakukan tes rapid sebanyak 9.566 dengan reaktif sebanyak 117. 

Sedangkan untuk tes swab sudah dilakukan terhadap 32.889 orang dengan jumlah positif sebanyak 5.524 orang. “Kasus penularan tertinggi ada di klaster rumah tangga,” ungkap Edy.

Masuknya Kota Cirebon ke zona merah penyebaran Covid-19 menurut Edy merupakan early warning system atau peringatan dini agar masyarakatnya kembali meningkatkan pelaksanaan prokes di lingkungan masing-masing. 

Edy juga yakin dalam dua pekan kedepan, Kota Cirebon bisa keluar dari zona merah, bahkan bisa pula masuk zona  hijau. (Nur)

Selasa, 25 Mei 2021

Inilah Roundown Acara Kunjungan Ketua Dewan Masjid Palestina di Kota Cirebon

Imam Masjid Gaza Palestina, Syekh Ma'mun Abu Samra


FOKUS CIREBON, FC - Roundown acara (sementara) kunjungan Ketua Dewan Masjid Palestina (Gaza) pada hari Rabu tanggal 26 Mei 2021 ke Kota Cirebon, yaitu :

Pukul 04.00 WIB tiba di Cirebon untuk melakukan sholat subuh berjamaah di MASJID SUBULUSSALAAM Permata  Harjamukti, Kelurahan Kalijaga.

Pada pukul 10.00 WIB, melakukan kunjungan Kemabes Laskar Macan Ali, dan dilanjutkan kunjungan ke dalam Keraton Kasepuhan bertemu dengan Pangeran Raja Lukman, Sultan Kasepuhan XV.

Pada pukul 12.00 WIB, melakukan sholat Dzuhur berjamaah di MASJID NURROHMAN Jalan Merpati  X Perumnas, Kelurahan Larangan.

Pukul 15.00 WIB menuju ke mesjid At Taqwa untuk melakukan tausiyah dan sholat Ashar berjamaah.

Kemudian pukul 17.00 WIB, melanjutkan perjalanan ke Prapatan Kadipaten, diteruskan menuju ke Kota Bandung. (Sunardi)

Imam Masjid Gaza Palestina Kunjungi Masjid Subulussalaam Harjamukti Kota Cirebon

Imam Masjid Gaza Palestina  Syeikh Ma'mun Abu Samra


FOKUS CIREBON, FC - 
Masjid Subulussalaam yang terletak di komplek Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon bakal kedatangan Imam Masjid Gaza Palestina  Syeikh Ma'mun Abu Samra, Rabu (26/5), sekaligus Melaksanakan Sholat Subuh 9dan menyampaikan Kuliah Subuh.

Menurut Ketua DKM Subulussalaam, Naim Abdurachman didampingi Sekretaris Solikhin, menjelaskan bahwa pihaknya mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, karena Masjid Subulussalaam mendapat kehormatan yang sangat luar biasa dengan kedatangan Imam Masjid Gaza Palestina Syeik Ma'mun Abu Samra.

"Ini adalah keberkahan tersendiri bagi kami sebagai pengurus DKM Subulussalaam dan jamaah, dan kesempatan yang langka ini akan kami manfaatkan dengan sebaik baiknya dengan menghadirkan jamaah yang sebanyak banyaknya, walaupun kehadiran Syeikh Ma'mun Abu Samra akan datang pada saat Sholat Subuh. Insya Allah jamaah kami setiap Sholat Subuh selalu banyak, terlebih akan kedatangan tamu istimewa tersebut," ucapnya.

Pihaknya juga sangat berterima kepada Ustadz Didi Sunardi, SE selaku Sekretaris PD DMI Kota Cirebon yang juga Wasekjen PW DMI Jabar,  beserta Mega Afdal Fathir selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cirebon, yang telah memfasilitasi dan mengkoordinir kedatangan Syeikh Ma'mun Abu Samra di Cirebon.

"Mudah-mudahan pada saatnya semuanya sehat wal'afiat, dan Insya Allah Jamaah Masjid Subulussalaam pada kesempatan tersebut  juga akan ikut serta menyumbangkan donasinya untuk meringankan kaum muslim di Palestina dan menyerahkanya kepada Kacab ACT Cirebon," katanya, Selasa, (25/5/2021).

Menurut Naim, pada kegiatan ini dijadwalkan pula jika Kapolres Ciko, Dandim 0614, Kapolsek Seltim, Danramil Selatan1402, serta Camat Harjamukti dan Lurah Kalijaga juga Ketua RW 14 PHU, DKM se Kota Cirebon dan jamaah lainnya akan datang.

"Masjid Subulussalaam pada hari yang sama, Rabu 26 Mei 2021, oada pukul 18.00 WIB juga akan melaksanakan sholat gerhana bulan dengan Imam Sholat Alfakir Husni Mubarok, SH.I dan Khotib Ustadz Didi Sunardi, SE," terangnya.

Sementara itu, Kacab ACT Cirebon, Mega Afdal Fathir, membenarkan kegiatan tersebut, bahwa Syeikh Ma'mun Abu Samra akan datang ke Cirebon pada hari Rabu (26/5), setelah satu hari sebelumnya mengisi acara yang sama di wilayah Kabupaten Kuningan.

Selama berada di wilayah Kota Cirebon, kata Mega, Imam Masjid Gaza Palestina ini akan melakukan serangkaian kegiatan yang dimulai dengan mengisi acara sholat dan Kuliah Subuh di Masjid Subulussalaam. 

Kemudian pada pukul 11.45 WIB dilanjutkan dengan sholat dzuhur berjamaah dan ceramah di Masjid Nurrohman Jalan Merpati X Perumnas Kelurahan Larangan. "Pada pukul 15.30 WIB melaksanakan Sholat Ashar dan tabligh akbar di Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon," jelasnya.

Mega berharap, kegiatan bersama  Syeikh Ma'mun Abu Samra ini dapat berjalan aman, nyaman,  lancar. "Semoga acaranya sukses dan berharap pada jamaah dapat  mempersiapkan infaq dan shodaqohnya yang terbaik dalam rangka penggalangan dana untuk membantu kaum muslim di Palestina yang saat ini tengah memerlukan bantuan dari kita," paparnya. (Didi)

Minggu, 23 Mei 2021

Anggota Program Satu Desa Satu Hafizh Se-Kabupaten Cirebon, "Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh”

Acara Ijazah Tahfizh, dalam rangka “Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh” di gedung PCNU Kab.Cirebon, Selasa, (22/5/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Cirebon menggelar acara Ijazah Tahfizh, Sabtu, (22/5/2021).

Acara yang berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Cirebon itu bertajuk “Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh” dan dihadiri oleh anggota program Satu Desa Satu Hafizh (SADESHA) se-Kabupaten Cirebon. 

Penanggungjawab acara, Kiai Muhammad Mahdi Mujtahid mengatakan, Selain pemberian Ijazah Tahfizh, acara ini sekaligus halal bihalal anggota JQHNU Kabupaten Cirebon dan peserta Sadesha.

“Ini memang inisiatif dari pengurus JQHNU sendiri, harapannya dengan Ijazah ini para peserta semakin mencintai Al-Qur’an yang ada di dadanya,” kata Mahdi.

Lebih lanjut, Ijazah Tahfizh ini diberikan dari KH. Ahsin Sakho Muhammad, KH. Anwar Maksum, KH. Nurhadi Thoyyib, Ny. Hj. Afwah Mumtazah, KH. Abdul Basith Baedhowi, KH. Ibadullah Zaruqi, Ny. Hj. Nihayatul Muhtaj, KH. Lukman Hakim, KH. Muhaddits Rifai, dan Ny. Hj. Iis Aisyah.

Sementara itu, Ketua PC JQHNU Kab.Cirebon KH Ahmad Kholiq menyampaikan, Iajzah Tahfizh ini mungkin hal biasa bagi orang-orang penghafal Al-Qur’an, namun Insya Allah manfaatnya sangat luar biasa.

“Ijazah adalah mata rantai keilmuan atas disiplin ilmu tertentu, maupun amalan secara spesifik. Ia seperti pemberian ijin dari sang empunya kepada pemilik setelahnya,” ujarnya.

Ia mengaku, pencapian selama ini pengurus JQHNU Kab.Cirebon mampu mengkoordinir peserta Sadesha terbanyak se-Jawa Barat.

“Selain itu, JQHNU Kab.Cirebon juga telah menyelenggarakan kegiatan Sema’an Al-Qur’an rutin pada tiap hari Minggu. Dengan harapan, di Kabupaten Cirebon ruh Al-Qur’an semakin terasa, menjamur, serta familiar di masyarakat," tandasnya. (Jam)