FOKUS CIREBON, FC - Kota Cirebon tertinggi ketiga dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat. Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) juga terus ditingkatkan.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 04 Juni 2021
Kota Cirebon Tertinggi Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan, berdasarkan progres cakupan vaksinasi Covid-19 di kabupaten dan kota di Jawa Barat, ada tiga kabupaten dan kota yang memiliki cakupan vaksinasi tertinggi.
“Yang pertama Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kota Cirebon,” ungkap Agus, Jumat, 4 Juni 2021.
Untuk cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Cirebon sebanyak 66,99 persen dan dosis kedua sebanyak 52,87 persen.
Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia), Kota Cirebon masuk urutan keempat setelah Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Bandung. Untuk vaksin dosis pertama sebanyak 24,61 persen dan dosis kedua sebanyak 17,67 persen.
Tingginya cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon karena sejumlah langkah strategis yang dilakukan. Mulai dari meningkatkan rata-rata harian orang yang divaksin setiap hari.
Di awal vaksinasi Covid-19, jumlah warga yang divaksin mencapai 600 an orang setiap hari. Angka ini dianggap belum cukup tinggi karena hanya mengandalkan jaringan puskesmas di Kota Cirebon.
Selanjutnya, cakupan vaksinasi harian ditingkatkan antara 1.500 hingga 3 ribu orang per hari. Caranya yaitu menjalin kerjasama dengan rumah sakit pemerintah, swasta, politeknik, fakultas kedokteran, dan layanan kesehatan lainnya.
“Sehingga bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon,” ungkap Agus.
Hingga akhirnya Kota Cirebon bisa masuk tiga besar untuk cakupan vaksinasi Covid-19 di Jabar.
Khusus vaksinasi Covid-19 untuk lansia diakui Agus tidak secepat sebelumnya. “Karena memang tergantung ketersediaan vaksin yang datang,” ungkap Agus.
Namun kemarin sudah datang lagi vaksin sebanyak 450 multidos dan diharapkan bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi, menjelaskan hingga 1 Juni 2021, pihaknya sudah melakukan rapid test antigen sebanyak 9.566 dengan hasil reaktif sebanyak 117 orang.
“Sedangkan untuk swab test PCR telah dilakukan sebanyak 33.414 dengan hasil positif sebanyak 5.646,” ungkap Katibi.
Sedangkan jumlah yang meninggal dunia hingga 1 Juni 2021 sebanyak 213 orang.
Ditambahkan Katibi, pasca libur Idulfitri 2021 lalu, pihaknya juga tracing dan testing.
“Sebelumnya tes PCR kami lakukan hanya 150 per hari menjadi lebih dari 200 tes PCR perhari,” ungkap Katibi.
Terbanyak pada 24 Mei 2021 sebanyak 279 dan 25 Mei 2021 sebanyak 265 tes PCR.
“Testing kami lakukan pada kelompok yang berisiko tinggi dan tempat-tempat keramaian,” ungkap Katibi. (Bambang)
Pemberangkatan Haji Batal Lagi Tahun 2021, KH. Sa'id Al Khudri : Calon Jamaah Haji Dirugikan
KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon.
KESAMBI, FC - Keputusan Pemerintah memastikan tidak akan memberangkatkan calon jamaah haji tahun 1442 H/2021 M, mendapat tanggapan dari Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Jum'at, (4/6/2021).
Menurut KH M.Said Khudri, demi keselamatan bersama calon jamaah haji, terkait faktor kesehatan, keputusan tersebut ada hal positifnya karena masih pada keadaan Covid 19.
Namun jika diberangkatkan tidak full hanya sekitar 30% dari quota yang ada, berarti ini jelas akan banyak jamaah yang merasa dirugikan, apalagi dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang dijinkan menjadi calon jamaah haji dari usia 18 sampai dengan 60 tahun.
Sementara mayoritas jamaah haji Indonesia di atas usia 60 tahun, sehingga ketika calon jamaah haji tidak masuk, jelas mereka akan merasa tersakiti apapun alasannya.
Oleh karena itu, lanjut KH. Sa'id kalau sekiranya memang diberikan quota hanya 30% amannya itu memang tidak diberangkatkan, plus alasan kesehatan jadi adil.
"Kalau dipaksakan pasti akan terjadi masalah lagi dan Menteri Agama akan disudutkan kembali," ujar KH. Moh. Sa'id Al Khudri kepada fokuscirebon.com melalui sambungan telepon.
Lebih lanjut KH. Moh. Sa'id Al Khudri, menjelaskan bahwa pihaknya mencatat calon jamaah haji dari KBIH Badrul Munir tahun 2020, sudah ada 6 orang yang meninggal dunia yang seharusnya berangkat tahun 2020.
"Ya, harus bagaimana lagi, niat mereka sudah Allah catat walaupun secara realita lahiriyah tidak berangkat," katanya.
Disinggung soal gagalnya pemberangkatan calon jamaah haji ini, KH Sa'id memberikan pemahaman, bahwa ini bukan hanya KBIH Badrul Munir saja, akan tetapi ini se Indonesia, baik calon jamaah haji yang reguler maupun yang plus.
"Jadi sama, mungkin Allah sudah berkehendak seperti ini dan merupakan ujian dari nawaitu kita, tidak harus dibuktikan dengan sebuah realita, ketika ada hal yang berkaitan atau yang menjadi penyebab tidak baiknya, Allah akan tetap melihat niat baik kita, walaupun pada pelaksanaanya belum dilakukan, karena ini semua sudah qodarullah kehendak Allah," terang KH. Moh. Sa'id Al Khudri.
Dijelaskan KH Sa'id, bahwa calon jamaah haji yang tercatat mengikuti bimbingan di KBIH nya, tahun 2020 sebanyak 135 orang, dan untuk tahun 2021 sebanyak 120 orang. (Didi)
Pemda Kota Cirebon Membuka Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2021
FOKUS CIREBON, FC – Penerimaan calon ASN tertuang dalam Pengumuman Wali Kota Cirebon Nomor 871/01-BKPPD/2021 tentang Informasi Penerimaan Calon ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021. “Penerimaan calon ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon didasari pada pijakan hukum yang jelas,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, Rabu, 2 Juni 2021.
Yaitu lanjutnya, SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 561 tahun 2021 tengan Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021.
“Untuk itu, Pemda Kota Cirebon membuka penerimaan calon ASN tahun ini,” ungkap Azis.
Adapun kebutuhan ASN pada Pemda Kota Cirebon sejumlah 242. Dengan rincian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru sebanyak 138 orang serta calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 104 orang, terdiri dari 69 formasi tenaga kesehatan dan 35 orang formasi tenaga teknis.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, H. Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., menjelaskan ketentuan seleksi CPNS akan diinformasikan sebelum pendaftaran dimulai. “Yaitu melalui media cetak,” ungkap Anwar. Serta melalui sejumlah kanal yaituhttps://sscasn.bkn.go.id danhttps://bkdiklat.cirebonkota.go.id.
Adapun beberapa informasi umum mengenai PPPK yaitu WNI dengan batas usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang aja M dilamar, pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
Sedangkan persyaratan khusus PPPK tenaga honorer di antaranya honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN, guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juga lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan profesi guru Kemendikbud.
Informasi Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon tahun anggaran 2021 dapat diunduh di link berikut:
UNDUH Berkas PDF. (din)
Warga Lansia RW 14 Permata Harjamukti Utara Mulai Divaksin Covid 19
H. Anang Juli Suryanto Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.
HARJAMUKTI, FC - Salah satu faktor yang mempercepat penularan Virus Covid 19 adalah lemahnya imunitas atau daya tahan seseorang terhadap serangan bakteri dan penyakit.
Hal tersebut dikemukakan oleh H. Anang Juli Suryanto, Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara (PHU), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon kepada fokoscirebon.com.
Berkenaan dengan itu di momen Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2021, pihaknya akan memberikan Vaksinasi Covid 19 kepada para lansia yang berada di wilayahnya, Sabtu, (5/6/2021) bertempat di Bapermas setempat.
"Insya Allah kami targetkan sebanyak 50 orang lansia yang akan ikut serta vaksinasi di wilayahnya, serta sekaligus ini sebagai wujud bakti dan penghargaan bagi lansia untuk selalu menjaga dan merawatnya," ungkap H. Anang Juli Suryanto.
Anang pun berharap kepada lansia untuk tidak takut divaksin, karena vaksin ini telah teruji dan aman serta berlabel halal BPOM MUI.
"Semoga para lanjut usia yang disuntik vaksinasi, dapat mencegah terpaparnya virus corona dan sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah RW 14 PHU," terangnya. (Didi)
Kamis, 03 Juni 2021
Melalui Workshop, LP2M Siapkan Metologi Riset Bagi Peneliti Muda Dosen IAIN Cirebon
Workshop peningkatan kapasitas peneliti pemula bagi dosen IAIN SNJ Cirebon, Kamis, (3/6/2021).
FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar workhsop peningkatan kapasitas peneliti pemula bagi dosen IAIN SNJ Cirebon, Kamis, (3/6/2021), di Ruang Auditorium Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Lantai 3.
Ketua LP2M IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani, M.Ag kepada fokuscirebon.com menjelaskan, kegiatan workahop ini merupakan turunan dari kegiatan yang pertama yakni penandatangan kesepahaman kerjasama (MoU), antara IAIN SNJ Cirebon dengan Balitbang Diklat Kemenag RI.
Workshop sendiri digelar sebagai bentuk dukungan sekaligus dorongan LP2M IAIN SNJ Cirebon bagi para dosen muda dalam memulai melakukan penelitian.
"Ya, pesertanya para dosen muda dengan jabatan Asisten Ahli. LP2M menargetkan untuk mereka mempunyai tools, alat metologi riset yang baik, sehingga pada gilirannya mereka ada kesempatan meneliti secara formal, karena saat ini mereka belum bisa meniliti. Inilah yang dipersiapkan oleh kita, mereka punya alat yaitu metodologi riset yang baik," kata Ketua LP2M, Ahmad Yani.
Dijelaskan, yang dimaksud memiliki alat metodologi, kata Yani, adalah alat yang mempermudah pekerjaan pada penelitian, yakni metodologi riset yang baik. Sementara riset sendiri terdapat dua pengertian yakni riset mandiri dan riset afirmasi yakni dengan pemerintah daerah.
"Sebenarnya bagi seorang peneliti, apa yang dia dengar dan apa yang dia lihat bisa menjadi penelitian, tinggal memiliki alatnya, yakni meteodologi," katanya.
Sementara itu, terkait MoU yang dilakukan IAIN Cirebon dengan Balitbang Diklat Kemenag RI, Yani menegaskan, bahwa pasca itu, kegiatan dilanjutkan ke dalam tiga kegiatan. Salahsatunya adalah workshop peneliti pemula.
"Kegiatan ini adalah turunan setelah terjalin MoU antara Balitbang Diklat Kemenag RI dengan IAIN SNJ Cirebon. Jadi kehadiran Balitbang Diklat Kemenag RI bersama Kapuslitbang Lektur Khasanah Keagamaan dalam rangka menjalin kerjasama antara IAIN dan Balitbang," terangnya.
Dijelaskan, ada tiga agenda pasca MoU tersebut, pertama Penerjemahan Al Quran ke bahasa Cirebon yang yang dikerjasamakan Puslitbang Lektur Keagamaan ke LP2M, kedua Workshop peneliti pemula, sehingga para dosen memiliki kemampuan melakukan penelitian dan mengembangkan penelitian di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan ketiga, dialog budaya keagamaan nusantara yang dikerjasamakan nanti PKS nya dengan Pascasrjana," jelas Ahmad Yani.
Dirinya juga berharap, nota kesepahaman ini bisa berjalan baik, termasuk dialog budaya agama nusantara yang akan digelar pada akhir Juni 2021.
"Dialog budaya agama nusantara ini, menurut rencana akan dihadiri oleh pak menteri dan tokoh lintas budaya serta tokoh lintas agama se Indonesia," katanya. (din)
Rabu, 02 Juni 2021
Moh.Masduki Menangi Pilwu Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Indramayu
Moh.Masduki, terpilih sebagai Kuwu Desa Kedungwungu pada Pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Indramayu, Rabu, (2/6/2021).
KRANGKENG, FC - Perhelatan pemilihan kuwu (Pilwu) serentak di 171 Desa se Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, berjalan lancar dan sukses, Rabu, (2/6/2021).
Satu di antara 171 desa di Kabupaten Indramayu yang mengikuti proses pemilihan kuwu adalah Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng.
Dalam proses Pilwu di Desa Kedungwungu dimenangkan oleh calon nomor urut 1 Moh. Masduki dengan meraih 1601 suara, mengungguli 2 orang calon lainnnya masing-masing Fuad 1531 dan Romlah 100 suara.
Saat ditemui di rumahnya, kuwu terpilih Moh. Masduki kepada fokuscirebon.com menyampaikan kegembiraannya dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada timses, relawan dan seluruh pendukung atas kemenangannya yang telah diraihnya.
Moh. Masduki juga berjanji akan mewujudkan cita cita para petani Desa Kedungwungu untuk dapat panen setahun 2 kali dan akan memperbaiki serta menormalisasi irigasi atau saluran air yang kini ada kendala dan tidak merata dalam suplai airnya, sehingga ke depannya kesejahteraan para petani, pemuda dan masyarakat akan meningkat dan sejahtera sesuai dengan mottonya "BERSAHAJA" (Bersih, Amanah dan Sejahtera).
Hal yang sama dinyatakan Moh. Mustofa kakak kandung kuwu terpilih, sekaligus perwakilan keluarga, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada relawan, simpatisan dan para pendukung kuwu terpilih yang telah bekerja keras hampir tiga bulan lamanya untuk memenangkan proses pilwu ini.
"Sesuai harapan yang diinginkan semua pihak, perubahan menyeluruh tentu harus dilakukan, baik dari aspek pemerintahan, kemasyarakatan dan aspek koordinasi, komunikasi dengan elemen pemuda, tokoh masyarakat, kyai, ustadz, PKK dan lainnya. Hal ini dalam rangka mewujudkan Desa Kedungwungu Bersahaja," katanya.
Sementara Idris Affandi selaku Ketua Timses Kuwu Terpilih berharap agar Kuwu Moh. Masduki benar-benar dapat melaksanakan program kerja dan janji janjinya saat kampanye serta dapat berpihak kepada kepentingan masyarakat dalam membangun Desa Kedungwungu 6 tahun mendatang. (Didi)
Selasa, 01 Juni 2021
Walikota Cirebon Tekankan Pentingnya Memahami Pancasila dan Mengamalkannya
Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H.
FOKUS CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon menekankan pentingnya memahami Pancasila serta mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila merupakan pegangan kita dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila secara virtual di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, Selasa 1 Juni 2021.
Pancasila, lanjut Azis, mengandung nilai-nilai kebhinnekaan yang paling pas untuk Bangsa Indonesia.
Nilai-nilai kebhinnekaan itu, lanjut Azis, yang diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Termasuk generasi muda kita,” ungkap Azis.
Melalui Pendidikan Pancasila diharapkan mampu menghadirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas namun juga berkarakter.
"Generasi muda yang tidak hanya cerdas, namun juga memiliki kepedulian terhadap kemajuan Indonesia,” tegas Azis.
Melalui pendidikan Pancasila pula akan melahirkan generasi muda yang berkarakter unggul dan berakhlak mulia. Sehingga mampu untuk bersaing namun dengan memiliki moral dan sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Untuk tingkat Kota Cirebon, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj. Affiati, S.Pd., serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).
Sekalipun diselenggarakan secara virtual, jalannya upacara tetap berjalan khidmat dan khusyuk.
Sementara itu, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dipusatkan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
Rangkaian upacara dimulai pukul 07.45 WIB dan tepat pukul 08.00 WIB Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang bertindak sebagai inspektur upacara memasuki tempat upacara. Kepala negara juga memimpin prosesi mengheningkan cipta.
Pada kesempatan itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjelaskan Pancasila memang telah menyatu bahkan sejak republik ini berdiri. “Namun kedepannya, tantangan justru tidak ringan,” tegas Jokowi.
Ini dikarenakan, tantangan globalisasi justru tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan, namun bisa meningkatkan rivalitas dan kompetensi. “Termasuk rivalitas antar pandangan, nilai dan ideologi,” ungkap Jokowi.
Menghadapi semua itu, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa. “Diperlukan cara baru yang luar biasa,” ungkap Jokowi. Yaitu dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industri 4.0.
"Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeIndonesiaan,” ungkap Jokowi.
Untuk itu, Jokowi mengajak kepada aparat pemerintahan, tokoh agama, kaum pendidik dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif, memperkokoh nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan. Serta membumikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Maulana)


















