Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 22 Juni 2021

Perhelatan IPPBMM VIII Yogyakarta, Kontingen IAIN Cirebon Targetkan Pulang Bawa Medali

Jadwal Pertandingan, Kontigen IAIN SNJ Cirebon siap berlaga di IPPBMM VIIIYogyakarta, Selasa, (22/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Kontingen IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon akan terus berjuang untuk bisa masuk dalam 5 besar. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'a, bahwa tergetnya adalah pulang membawa medali.

Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Dodi Dahwana Putra, S.E.I, M.A.B kepada fokuscirebon.com mengatakan, bahwa dirinya bersama tim official lainnya sudah sejak awal mengawal para kontingen IAIN Cirebon di ajang bergengsi IPPBMM VIII, Jogyakarta.

"Ya, kontingen kami dalam rangka mengikuti kegiatan invitasi pekan pengembangan bakat dan minat (IPPBMM) VIII tahun 2021 di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta," kata Dodi Dahwana, Selasa, (22/6/2021).

Dodi juga menjelaskan, bahwa kontingen IAIN Cirebon berpartisipasi dalam 29 cabang dan telah mengikuti 20 cabang online dan kini tinggal memasuki babak final pada 21-25 Juni 2021.

"Tinggal menyisakan 9 cabang lomba lagi. Sembilan cabang tersebut adalah cabang Luring dan Daring Zoom," kata Dodi.

Sementara hari ini yang akan berlomba dari babak penyisihan yaitu Tenis Meja, Musabaqoh Fahmil Qur'an (MFQ) dan Catur (Luring).

Sedangkan untuk daring, hari ini pada sesi I adalah cabang Debat Bahasa Arab (Dodi Robansyah & Reyhan Royan, keduanya PBA FITK), Debat Bahasa Inggris (Dhea dan Iffa Fathima, keduanya TBI FIKT) dan MQK putra putri (ZIKRI ALFI (HKI) dan Firda Aulia (KPI).

Sementara untuk Luring Cabor Catur kelas Kilat  yaitu Widdy Yos Firmasyah- dari MPI FITK  dan Klasik Putri adalah Ani Wahyuni dari TBI FITK. Sedangkan Klasik Putra (Thoha Akshin dari TBI FITK. 

Demikian juga untuk Tenis Meja tunggal putra adalah Hisyam Muzaki dari SPI FUAD. Tunggal Putri nya yaitu Intan Nuraini Tadris dari IPS FITK.

Untuk Ganda Putra kata Dodi, adalah Fikri Miftah Nugraha dari PGMI FITK dan Hisyam Muzaki dari SPI FUAD.

"Kami atas nama kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon mohon doa dan dukungannya dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar kami berhasil memberikan medali dan berkontribusi terhadap pengembangan lembaga melalui peningkatan dan penguatan prestasi mahasiswa," ujar Dodi. (din)



Warek III, Warek II dan Kabiro AUAK IAIN Cirebon Hadiri Pembukaan dan Perhelatan IPPBMM VIII di Jogyakarta

Dr H Ilman Nafi'a M.Ag bersama para Warek III PTKIN lain tengah mengikuti prosesi pembukaan IPPBMM VIII di Yogyakarta dengan pakaian adat jawa.


YOGYAKARTA, FC - Dengan mengenakan kostum khas Yogyakarta, yakni kain Lurik dan Blankon, Dr H Ilman Nafi'a, M.Ag, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon menghadiri pembukaan sekaligus perhelataan IPPBMM VIII di Jogyakarta.

Kegiatan yang belangsung dari tanggal 21-25 Juni 2021 ini, juga dihadiri oleh para Wakil Rektor PTKIN lain se Jawa dan Madura. 

"Alhamdulillah, pembukaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat (IPPBMM) ke VIII di UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta pada 21 Juni 2021 kemarin berjalan sangat meriah, dengan Prokes yang ketat," ujarnya.

Ilman Nafi'a menjelaskan, IPPBMM ini adalah ajang silaturrahim dan unjuk prestasi akademik, olah raga dan riset antara mahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura. 

"Hari ini, selasa tanggal 22 Juni 2021 adalah hari pertama kompetisi akan dimulai, kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon full team akan menghadapi kontingen dari 17 PTKIN se-Jawa dan Madura," terangnya.

Warek II, Dr Kartimi, M.Pd bersama Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga ikut serta dalam prosesi pembukaan IPPBMM VIII di Yogyakarta.

Ilman Nafi’a juga menyatakan, bahwa kontingan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah siap bertanding, dan berharap maksimal. 

"Paling tidak, lagi dilihat dari proses persiapannya. Kami berharap kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa masuk dalam 5 besar," katanya. (din)

Suport Para Kontingen, Dekan FITK IAIN Cirebon Harapkan IPPBMM IX Bisa Diselenggarakan di Cirebon

Dr H Farihin Nur M.Pd, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berharap penyelenggaraan IPPBMM IX bisa diselenggarakan di Cirebon, Selasa, (22/6/2021). 

FOKUS CIREBON, FC - Ajang bergensi antar PTKIN di event IPPBMM, menyulut semangat kontingen untuk menjadi yang  terbaik. Berbagai persiapan pun digenjot, agar harapan prestasi dengan pulang bisa membawa medali. 

Hal yang sama dilakukan oleh para kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan berbagai persiapan yang dilakukan diharapkan dapat kembali mengulang kesuksesan dengan pulang membawa medali pada IPPBMM sebelumnya, seperti kesuksesan di IPPBMM UIN Purwokerto.

"Ya, kami sebagai akademisi sekaligus mewakili seluruh civitas akademika berharap, kontingen IAIN SNJ Cirebon mampu menjadi yang terbaik dan pulang membawa prestasi dengan medali seperti kesuksesan yang didulang di IPPBMMM UIN Purwokerto, Jawa Tengah," ujar Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon, Dr H Farihin Nur, M.Pd kepada fokuscirebon.com, Selasa, (22/6/2021).

Farihin juga berharap, penyelenggaraan ajang bergengsi dua tahunan ini, yakni IPPBMM IX, bisa diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Untuk persiapanya, kata Farihin, IAIN Cirebon bisa belajar kepada PTKIN lain yang sudah sukses menyelenggarakan IPPBMM sebelumnya.

Terkait kontingen IAIN Cirebon yang tengah berjuang di IPPBMM VIII Yogyakarta, Farihin memberikan dukungan moril dan menyuport agar bisa berjalan baik di setiap Cabor dan sukses berprestasi.  

"Harapannya, kontingen IAIN Cirebon bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Ukurannya adalah sukses di sejumlah Cabor, baik cabang seni, cabang riset dan cabang ilmiah dan bisa memberikan hasil yang sesuai harapan civitas akademika IAIN Cirebon," ujarnya.

Dari pengalaman IPPBMM sebelumnya, Farihin sedikit bercerita, bahwa beberapa tahun lalu, ketika IPPBMM dilaksanakan di Purwokerto, kontingen IAIN Cirebon berhasil mendapatkan medali emas, Perak dan Perunggu. Sehingga di IPPBMM VIII Yogyakarta pun diharapkan kesuksesan yang sama.

Di akhir wawancaranya, Farihin berharap dan mendoakan agar seluruh kontingen IAIN Cirebon dan kontingen dari PTKIN lain diberikan keselamatan hingga kembali ke tempatnya masing masing," tandasnya. (din)


Senin, 21 Juni 2021

Lewat Kanal Zoom, Kontingen IAIN Cirebon Bersama 18 Kontingen Se-Jawa Madura Ikuti Pembukaan IPPBBMM VIII

Prosesi pembukaan IPPBBMM VIII yang diikuti 18 Kontingen (PTKIN), Se-Jawa & Madura, Senin, (21/6/2021) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

FOKUS CIREBON,  FC - Pembukaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat & Minat Mahasiswa (IPPBBMM) VIII, bertempat di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, sebagai tuan rumah dalam perhelatan nasional, dibuka secara resmi oleh Sekjen Kemenag RI yang ditandai dengan penyerahan busur panah dan  diikuti 18 kontingen (PTKIN) se-Jawa dan Madura, Senin, (21/6/2021). 

Pembukaan IPPBBMM VIII ini, berlangsung cukup meriah dengan panggung megah dan disiarkan langsung lewat Zoom Meeting. Namun pada kegiatan pembukaan tersebut diterapkan dengan protokol kesehatan yang ketat dan wajib mengenakan masker. 

Rektor IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta saat memberikan cindramata, usai prosesi pembukaan IPPBBMM VIII kepada Sekjen Kemenag RI 

Sekjen Kemenag RI, Prof Dr H Nizar M.Ag dalam sambutannya, mengawali dengan memberikan pantun. H Nizar mengatakan perhelatan ini tidak akan berarti apa-apa tanpa kebersamaan semuanya. 

Perhelatan ini juga sebenarnya peluang bagi Perguruan Tinggi untuk merekrut potensi-potensi di luar untuk masuk ke PTKIN. 

Potensi-potensi di bidang minat dan bakat ini nantinya harus benar-benar dirawat dan nanti kita jadikan duta untuk bersaing di tingkat nasional maupun level internasional. 

"Ini tentu menjadi kesempatan baik bagi PTKIN mempromosikan program dan institusinya kepada dunia luar, agar PT memeiliki andil besar dalam pengembangan SDM,  sehingga pada tahun 2030 nanti, PT sudah memiliki mahasiswa yang potensial dan berpengetahuan luas serta berkarakter, inilah kedepan andil PT melalui bidang minat dan bakat," katanya. 

H. Nizar juga menyatakan jika ke depan nanti akan dilakukan pertarungan antar zonasi dan kita rekrut calon mahasiswa yang memiliki potensi atau talenta tanpa tes," paparnya. 

Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani saat memberikan sambutan pada proses pembukaan IPPBBMM VIII

Menteri Agama RI melalui Dirjen Pendis Prof Dr H Ali Ramdhani dalam sambutannya menyatakan, jika kegiatan pembukaan IPPBBMM VIII sesungguhnya dapat  memberikan pesan-pesan khusus bagi suksesnya perguruan tinggi dalam pengembangan dan pengelolaan SDM yang mumpuni, handal dan berkualitas pada era milineal. 

"Pelaksanaan IPPBBMM VIII yang digelar selama lima hari dan diikuti 18 kontingen, diharapkan menemukan bibit-bibit unggul yang akan dipromosikan untuk ajang bergengsi lainnya pada level nasional maupun internasional, selain juga bentuk promosi PTKIN dalam keberhasilan pengelolaan dan pengembangan SDM yang handal, bermutu dan moderat," pintanya. 

Sementara itu, kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dalam ajang IPPBBMM VIII Yogyakarta tahun 2021, mengikutkan kontingennya ke dalam 29 cabang online dan offline. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H.Muhamad Arifin, M.Pd.I kepada fokuscirebon.com terkait keikutsertaanya kontingen IAIN Cirebon diajang IPPBBMM VIII. "Ya, targetnya berhasil dan harapannya menang," ucap Arifin. 

Arifin juga menjelaskan, bahwa total peserta yang dikirim ke IPPBMM VIII sebanyak 75 peserta, dan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini sudah melalui proses protokol kesehatan, di antaranya seperti genose, swab dan lain-lain.

"Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengikuti sejumlah cabang olah raga, seperti Catur, Tenis meja, Silat dan Karate, dan seluruh peserta sudah melalui Prokes yang ketat," jelasnya. (din)

Bersama Kadisdik, Sekda Kota Cirebon Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan bersama Sekda Kota Cirebon tinjau persiapan sekolah menerapkan PTM, Senin, (21/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC – Pastikan Pertemuan Tatap Muka (PTM) sesuai protokol kesehatan (prokes), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon tinjau langsung simulasi di dua sekolah.

Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., hari ini, Senin, 21 Juni 2021, meninjau pelaksanaan simulasi di SMP Negeri 5 dan Kinderfield  Primary School. 

Satu persatu Sekda melihat sarana dan prasarana yang disiapkan dua sekolah tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mulai dari pengukur suhu, sarana cuci tangan, dan lainnya.

Memasuki ruang kelas, sejumlah guru yang berperan sebagai siswa terlihat duduk berjarak. Di SMP Negeri 5 terlihat tiga buah meja diletakkan berdempetan namun hanya diisi oleh satu orang siswa. 

Sedangkan di Kinderderfield Primary School terlihat meja dan kursi diletakkan dalam kotak-kotak yang saling berjarak. Semuanya berjarak sekitar 1 meter.

“Kami dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon hari ini meninjau secara langsung pelaksanaan simulasi PTM,” ungkap Agus. 

Diharapkan tahun ajaran baru ini, PTM bisa digelar di Kota Cirebon. Untuk memastikan PTM aman digelar, simulasi digelar hari ini dengan mengambil sampel satu SMP Negeri dan satu SMP swasta di Kota Cirebon. “Hasil dari simulasi hari ini akan kita evaluasi,” paparnya.

Selanjutnya mereka juga akan mendengarkan dulu paparan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mengenai kesiapan PTM di setiap sekolah di Kota Cirebon, terutama mengenai kelengkapan sarana dan prasarana untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) di setiap sekolah. 

“Baru setelah itu simulasi dengan siswa secara terbatas sambil menunggu regulasi dari pemerintah pusat,” ujar Agus.

Namun yang terpenting dilakukan yaitu mengendalikan penyebaran Covid-19 sehingga jumlah yang terpapar bisa menurun.

Sementara itu, catatan yang diberikan oleh Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat pelaksanaan simulasi hari ini di antaranya setiap kelas nantinya hanya diisi oleh 25 persen siswa dan penempatan ruang isolasi di setiap  sekolah. Ruang isolasi harus ditempatkan di ruang yang mudah dijangkau oleh kendaraan.

Selain itu, dalam pelaksanaan PTM tidak menghilangkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sehingga kombinasi pembelajaran tatap muka dan online akan dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Dr. H. Irawan Wahyono, menjelaskan pelaksanaan prokes saat PTM merupakan hal utama yang harus dilakukan. 

“Simulasi melibatkan siswa baru akan kita gelar setelah ada evaluasi dari simulasi yang kita gelar hari ini,” ucap Irawan. 

Dari hasil simulasi PTM hari ini Irawan mengakui ada beberapa hal yang harus diperbaiki, namun perbaikan segera dilakukan sehingga saat PTM prokes bisa berjalan dengan baik. (Indah)

Sabtu, 19 Juni 2021

Banjir Langganan di MTs Negeri 1 Kota Cirebon Diduga Akibat Buruknya Drainase

Banjir Langganan di MTs Negeri 1 diduga kurang mendapat perhatian


FOKUS CIREBON, FC - Hujan lebat yang turun Sabtu pagi, (19/6/2021), merendam MTs Negeri 1. Banjir langganan ini terjadi akibat buruknya drainase dan penanganannya memerlukan sentuhan anggaran Kementerian Agama.

Banjir tahunan ini sebenarnya kerap dikeluhkan para siswa dan orang tua. Namun kabarnya hingga tahun 2021 masih belum adanya sentuhan anggaran perbaikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di MTs Negeri 1 ini meredam jalan masuk ke sekolah hingga di dalam lingkungan sekolah. 

Jika banjir, air ketinggiannya hingga mencapai lutut siswa, terutama di bagian depan sekolah, depan pintu gerbang dan depan ruang kantor TU dan Kepala Sekolah.

"Seharusnya ada perhatian dari Kementerian Agama Kota Cirebon, mumpung sekolah masih belajar darring, coba nanti kalau seperti dua tahun sebelumnya, anak-anak dan guru pasti oyok-oyokan air, karena tidak ada lagi akses jalan selain harus menerjang banjir," kata warga setempat, Agus Mulyadi kepada awak media. (Bambang).

Jumat, 18 Juni 2021

Menuju UISSI, Kehumasan IAIN SNJ Cirebon Siap Sukseskan Program Yang Dicanangkan Pimpinan

Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H.Muhamad Arifin, M.Pd.I bersama staff kehumasan saat menerim rekomendasi dukungan Bupati Kuningn bagi transformasi IAIN menjadi UIN, belum lama ini. (Foto : ist).


FOKUS CIREBON, FC - Peran Kehumasan sebagai pemangku ruang public memang kian hari makin dituntut. Baik peningkatan sumber daya teknologi yang dimiliki maupun sumber daya pengelolaannya, termasuk hubungan relasi kerja dengan pihak internal maupun dengan lingkungan eksternal.

Seperti kerja nyata di lingkungan Kehumasan IAIN Cirebon, sejauh ini relasi kerja sudah terbangun baik, baik di dalam maupun dengan sejumlah media patner (pihak luar). 

Selain juga memainkan piranti lunak dengan konten-konten informasi di sejumlah media sosial, sebagai bentuk publikasi dan penyebaran informasi, serta wujud pelayanan dan pengembangan Tri Dahrma Perguruan Tinggi. 

Namun demikian, di sejumlah item masih harus ada yang diperbaiki, dipenuhi dan didukung serta didorong oleh semua pihak, khususnya civitas akademika agar dapat menuju pada kesempurnaan kerja.

Pranata Humas IAIN Cirebon, H.Muhamad Arifin, M.Pd.I bersama Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd saat menerima dukungan transformasi kelembagaan dari Pemkab Indramayu. (Foto : Ist)

Di mana civitas akademika harus bersinergi dan semua kegiatannya terintegrasi dengan humas di bidang publikasi, dan tidak ego sektoral, yakni berdiri sendiri.

Sebagaimana pepatah mengatakan, sesuatu yang besar diawali dengan yang kecil, dan bersatu padu membentuk kekuatan baru, sehingga bisa meraih kesuksesan dan menjadi besar.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan dan diamanatkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Nizar Ali, M.Ag, yang mengajak pimpinan PTKIN untuk meningkatkan peranan humas dalam membangun citra PTKIN agar diminati masyarakat.

“Humas merupakan ujung tombak promosi keunggulan PTKIN, tanpa promosi kita tidak akan dikenal masyarakat. Promosi ini bisa berbasis program studi misalnya publikasi terkait prospek lulusan, prestasi dan pencapaian prodi. Ini akan menarik minat para calon mahasiswa baru karena memperoleh informasi yang mereka butuhkan,” jelas Nizar saat membawakan sambutan dan arahan pada rangkaian kegiatan rapat kelulusan UM-PTKIN di Ternate, Maluku Utara Rabu (16/6/2021).

Nizar menyebut beberapa strategi yang dapat ditempuh dalam membangun branding PTKIN antara lain dengan memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai media informasi, meningkatkan fungsi public relation sebagai juru bicara dan pengelola informasi, menyelenggarakan program-program khusus sesuai dengan distingsi PTKIN seperti Tahsinul Kutub serta menjalin hubungan dengan pihak eksternal untuk kebutuhan sponsorship.

“Memperluas kerjasama menjadi penting karena kita memerlukan bantuan dari pihak lain terutama dalam penyediaan program beasiswa, meskipun tidak bisa kita pungkiri bahwa saat ini sudah banyak mitra yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa PTKIN. Namun kita perlu menambah kran beasiswa terutama dari pemerintah daerah,” tambahnya

Menurut dia, dukungan dana dari pihak eksternal dengan mudah diperoleh apabila kepercayaan pihak eksternal telah terbangun dari aktifitas promosi dan sosialisasi humas PTKIN. Program unggulan dipromosikan secara masif terutama program bergengsi seperti program beasiswa bagi mahasiswa asing.

“Program beasiswa ini harus dipromosikan oleh humas atau international office hingga ke luar negeri salah satunya melalui event pameran. Kita perlu menyediakan budget untuk mengikuti pameran pendidikan di luar negeri agar informasi tentang PTKIN bisa sampai ke masyarakat internasional,” tambahnya.

Tiga tahun terakhir praktisi humas di lingkungan PTKIN termasuk IAIN Kendari telah aktif melakukan branding dengan berbagai metode, salah satunya memaksimalkan penggunaan media sosial baik Instagram, facebook, twitter dan youtube sebagai media komunikasi yang efektif dan efisien untuk penyebaran informasi. 

Media Sosial resmi IAIN Kendari dimanfaatkan untuk membagikan link informasi aktifitas tridharma perguruan tinggi, prestasi dan rekognisi yang telah dipublish melalui website. Sebagai dampak dari strategi ini, IAIN Kendari berhasil menempati peringkat empat PTKIN terbaik versi Webometrics. Selain itu, jumlah mahasiswa baru terus mengalami peningkatan di atas angka 40 persen pertahun.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd secara gamblang menyatakan bahwa humas menjadi kunci keberhasilan pencitraan perguruan tinggi.

“Kami sangat menyadari untuk membangun branding perguruan tinggi kita membutuhkan SDM public relation yang handal dan kompeten. Mereka bertugas mengemas informasi sehingga menarik minat publik terhadap lembaga. Untuk itu hampir semua event baik di internal IAIN Kendari maupun berskala nasional kami selalu melibatkan humas,” jelasnya.

Dia berhatap, humas dapat berinovasi menghadirkan konten yang menarik sehingga publik semakin mengenal keunggulan IAIN Kendari.

Wail Rektor I yang juga menjadi Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M.Ag mengatakan, kegatan branding kampus perlu dilakukan mengingat PTKIN selama ini memiliki citra sebagai perguruan tinggi pilihan kedua setelah perguruan tinggi umum. Namun perlahan penilaian publik telah menunjukkan perubahan menyusul terjadinya peningkatan minat calon mahasiswa baru IAIN Kendari terutama di kawasan perkotaan yang notabene menjadi lokus sekolah unggulan.

“Fakta bahwa input mahasiswa baru saat ini didominasi dari siswa alumni sekolah di kawasan perkotaan menjadi tolak ukur bahwa IAIN Kendari telah mengalami transformasi citra di mata publik. Semua ini tak lepas dari upaya sosialisasi dan branding yang ikut mendapat dukungan dari sivitas akademika. Sebagian besar mahasiswa dan dosen secara sukarela sangat aktif membagikan informasi kampus melalui media sosial pribadi,” ungkap Husain.

Tahun ini, IAIN Kendari menyiapkan kuota mahasiswa baru sebanyak 1.700 orang dengan membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional atau SPAN-PTKIN, Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN dan Jalur Seleksi Mandiri yang saat ini sedang berlangsung.

Pada jalur SPAN – PTKIN, IAIN Kendari menetapkan kuota sebanyak 510 orang sedangkan kuota pada jalur UM-PTKIN sebanyak 758 orang. Namun yang berhasil lolos pada seleksi nasional ini hanya 734 orang. Pengumuman kelulusan UM-PTKIN telah dipublikasikan secara resmi pada laman https://um-ptkin.ac.id. Peserta UM-PTKIN dapat mengakses pengumuman dengan terlebih dulu login menggunakan akun yang sama pada saat melakukan pendaftaran. (din)