Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 22 Maret 2022

Tahun Ini Pemkab Cirebon Bantu 750 Rumah Tidak Layak Huni

CIREBON -Saat ini, jumlah Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Cirebon yang telah terdata di tahun 2019 pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon sebanyak 18.370 unit. 

Sedangkan program bantuan penanganan Rumah Tidak Layak Huni dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten Cirebon dari tahun 2019 hingga 2021, sebanyak 5.601 unit.

Sehingga, pada tahun 2022 ini jumlah yang belum tertangani masih sekitar 12.769 unit. Demikian dikatakan Bupati Cirebon Imron, saat meninjau Program Bantuan Bedah Rumah Swadaya (BBRS) Bantuan Pemkab Cirebon di Desa Pasaleman Kecamatan Pasaleman, Selasa (22/3/2022).

Imron menjelaskan, pada tahun 2022 ini, BBRS akan melaksanakan bantuan sebanyak 750 unit di lokasi 77 desa dalam 25 kecamatan. Total nilai bantuannya mencapai Rp13.125.000.000,00 (tiga belas milyar seratus dua puluh lima juta rupiah, red).

"Tahun ini sudah kami anggarkan lagi. Mungkin pelaksanaannya sekitar bulan Agustus tahun ini. Saya harap bantuan ini bisa bermanfaat, meskipun belum bisa dirasakan semua warga yang rumahnya masuk kategori BBRS," ungkapnya saat meninjau program BBRS pada salah satu rumah warga.

Menurutnya, bantuan sebesar Rp17,5 juta per rumah memang dirasa kurang. Namun pihaknya juga sudah memperhitungkan tingkat kelayakan dengan nominal sebesar itu. Yang penting, masyarakat rumahnya layak huni dan bukan tinggal digubuk. 

"Ini kan bantuan stimulan. Sisanya ya silahkan diperbaiki sendiri. Yang penting kan rumah bisa ditembok, lantainya juga bukan lantai tanah," ungkap Bupati.

Sementara itu, Sekdis DPKPP Kabupaten Cirebon, Uus Sudrajat menyebutkan, BBRS sebetulnya bantuan Rutilahu. Sistem yang diberikan adalah stimulan. Sedangkan dana yang diterima sebesar Rp17,5 juta, harus disisakan Rp2,5 juta yaitu untuk biaya tukang.

"Disisain itu maksudnya yang harus dipakai untuk beli material jumlahnya Rp15 juta. Nah, yang Rp2,5 juta bisa diambil langsung oleh si penerima, tapi untuk bayar tukang," paparnya.

Secara umum tambahnya, persyaratan mendapat BBRS adalah tanahnya milik sendiri dengan bukti yang otentik. Disamping itu, harus ada bentuk fisik rumah dan lolos penilaian fasilitator. Dirinya mengakui, banyak rumah tidak layak huni, namun posisinya menempati tanah disepadan sungai atau tanah milik orang lain.

"Fasilitator kami yang menentukan, apakah bisa masuk kriteria program BBRS atau tidak. Walaupun banyak rumah tidak layak huni, kalau tanahnya di sepadan sungai, ya pastinya tidak akan bisa," tukasnya. (din)

Senin, 21 Maret 2022

Bertemu di Forum Audensi, PWI-IAIN Bahas Sejumlah Kerjasama

JALIN KERJASAMA : PWI Cirebon lakukan audensi ke kampus IAIN Cirebon dalam rangka membuka sejumlah kerjasama, Senin (21/3/2022).


CIREBON, FC - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon melakukan kunjungan kerja ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kunjungan tersebut dalam rangka audensi untuk membuka sejumlah program kerja PWI yang bisa dikerjasamakan dengan pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (21/3/2022).

Pertemuan yang digelar di gedung rektorat kampus setempat dihadiri Ketua PWI Cirebon dan para pimpinan IAIN. Dalam audiensi ini, ada tiga poin yang disetujui bersama dan akan dituangkan dalam bentuk MoU.

“Pertama, PWI Cirebon akan menjadi fasilitator untuk diskusi-diskusi publik yang akan melibatkan mahasiswa, akademisi, professional, serta seluruh kalangan, tentunya dengan tema besar yang nantinya akan kita angkat dalam diskusi tersebut,” ujar Ketua PWI Cirebon, M Alif Santosa, usai audiensi.

Kemudian, menurutnya, PWI juga akan menghidupkan pelatihan jurnalistik di kampus IAIN Syekh Nurjati.

“Pelatihan jurnalistik ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab kita di era disrupsi informasi, di mana arus informasi begitu banjir, yang mana yang benar dan yang mana yang hoaks begitu samar, maka PWI memiliki tanggung jawab untuk melakukan edukasi melalui pelatihan jurnalistik tersebut,” ujar Alif.

Yang ketiga, PWI juga akan berupaya untuk menjadikan wartawan sebagai dosen tamu di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami sedang berupaya untuk menjadikan wartawan sebagai dosen tamu sesuai kapasitas ilmunya masing-masing, kami ingin memberdayakan wartawan karena selama ini wartawan hanya menyalurkan kemampuannya melalui tulisan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon H Ilman Nafi’a mengatakan, IAIN Cirebon saat ini sedang gencar mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk juga PWI Cirebon.

“Ini juga dalam rangka mengembangkan tridarma perguruan tinggi, yaitu di bidang penelitian, pendidikan dan juga pengabdian masyarakat,” kata Ilman.

Ia menambahkan, hubungan kerja sama dengan berbagai pihak ini juga dalam rangka mendukung Kampus Merdeka.

“Mahasiswa kita akan belajar di mana saja dan itu butuh kerja sama dengan seluruh pihak. Nantinya kerja sama dengan PWI Cirebon ini akan kita tuangkan dalam draft MoU,” katanya.(din)

Terima Nota Pengantar LKPj Walikota Tahun 2021, DPRD Tetapkan Pansus

CIREBON, FC – Usai Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2021, DPRD menetapkan panitia khusus (pansus).

Penyampaian nota pengantar LKPj dan penetapan Pansus Pembahas LKPj Walikota Cirebon ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD di ruang utama Griya Sawala gedung DPRD, Senin (21/3/2021).

Pansus Pembahas LKPj Walikota Cirebon 2021 diketuai Andrie Sulistio SE, yang juga ketua Fraksi Golkar dan anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon.

Dalam memimpin rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD, Fitria Pamungkaswati mengatakan, agenda rapat paripurna ini merupakan penyampaian LKPj tahun 2021 oleh walikota Cirebon.

Menurutnya, sesuai Pasal 69 dan 71 UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, salah satu kewajiban kepala daerah yaitu menyampaikan LKPj kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Penyampaian LKPj ini sebagai wujud menciptakan pemerintahan bersih, bertanggung jawab dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif, efisien dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Fitria menjelaskan, kepala daerah harus menyampaikan LKPj terkait hasil penyelenggaraan pemerintahan, yaitu meliputi, capaian program dan kegiatan serta permasalahan dan penyelesaiannya, kebijakan strategis yang ditetapkan kepala daerah dan pelaksanaannya, dan tindak lanjut rekomendasi DPRD.

“Sesuai PP Nomor 13/2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 18/2000, ruang lingkup LKPj meliputi hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan dan hasil pelaksanaan tugas,” ujar Fitria.

Saat paripurna, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan nota pengantar LKPj tahun 2021 atau tahun ketiga penyelenggaraan pemerintahan di bawah kepemimpinannya. Menurut Azis, penyampaian LKPj tersebut sebagai kewajiban kepala daerah secara konstitusional.

Azis menambahkan, LKPj tahun 2021 ini merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon tahun 2018-2023, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, serta APBD tahun 2021 berikut perubahannya.

“Kami menyampaikan laporan yang berisi informasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah kepada DPRD. LKPj ini adalah wahana saling berbagi peran, untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah,” kata Azis. (din)

Minggu, 20 Maret 2022

Lewat Seminar GPD, DEMA FUAD Kenalkan Potensi Diri

SEMINAR GPD : Bangkitkan semangat mahasiswa lewat pengenalan potensi diri, Sabtu (19/3/2021).


CIREBON, FC -  Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan seminar GPD, Sabtu (19/3/2022).


Seminar dengan tema "Explore the Potensial Interest and Talents of FUAD in Society Era 5.0" ini untuk menggali potensi diri.

Kegiatan tersebut juga dibuka dengan  tampilan mahasiswa yang memukau melalui sejumlah tarian. Seperti tari tradisional, modern dance, dan akuistik.

Ketua pelaksana kegiatan, Adi Ilham Saputra menjelaskan, bahwa kegiatan seminar ini bertujuan untuk mengenalkan potensi diri mahasiswa. 

"Alasannya adalah kebanyakan mahasiswa tidak mengenali potensi diri mereka, maka dengan diadakan seminar ini bisa mematik teman-teman mahasiswa untuk mengetahui potensi dan bakat diri mereka yang bakal bisa dikembangkan," terang Adi.

Sementara Ketua Umum DEMA FUAD, Omar Qad Panity menyampaikan, kegiatan seminar ini bisa dilakukan setelah sebelumnya selalu dengan  Webinar. 

Kegiatan seminar ini tentu menjadi lebih terasa bagi yang hadir, karena bisa merasakan lagi vibes seminar yang sempat tertunda lama akibat pandemi Covid 19 dan diga tukang dengan Webinar. 

Omar juga menyatakan, walaupun seminar ini terlihat biasa saja, akan tetapi diharapkan memiliki output yang jelas.

"Output dari acara seminar ini nantinya akan berlanjut pada program kerja dari Departemen Minat Bakat melalui sanggar FUAD dengan menunjang bakat serta minat mahasiswa di fakultas," ujarnya. 

Dijelaskan Omar, sekitar dua minggu DEMA FUAD sudah mempersiapkan seminar ini, dengan menggandeng mahasiswa, dosen IAIN dan beberapa media partner. 

"Target seminar ini untuk mahasiswa se fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, dan tentu saja seminar ini diharapkan  bisa bermanfaat," tandasnya. (Red/Imelda)

Menjaga Hafalan Al-Qur'an Mahasiswa IAT, HMJ IQTAF Gelar Sima'an Al-Qur'an

JAGA HAPALAN ALQURAN : HMJ IQTAF IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada sesi foto  bersama usai kegiatan Suma'an Al Qur'an, Minggu (20/3/2022).


CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sima'an Al-Qur'an di Ma'had Al-Jami'ah pada Minggu, 20 Maret 2022.

Acara tersebut resmi dibuka pukul 08.30 WIB oleh Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I., Minggu, (20/03/2022).

Maimun menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan baik yang diperintahkan oleh Al-Qur'an agar kita selalu membacanya. Terlebih lagi bagi hafidz/hafidzah untuk bisa menjaga hafalan Al-Qur'an agar tetap terjaga walaupun di tengah sibuknya perkuliahan.

"Ini adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh umat Islam dan ini semua adalah perintah dari Al-Qur'an agar kita membaca Al-Qur'an. Dan untuk hafidz/hafidzah supaya bisa menjaga hafalannya agar tidak hilang di tengah sibuknya perkuliahan. Ini yang perlu terus dilakukan secara istiqomah, dan kita juga bisa melaksanakannya dengan masyarakat umum, misal saja dari masjid ke masjid, dan misal juga di ranah fakultas Ushuluddin IAIN Syekh Nurjati Cirebon, ini dimaksudkan agar hafalan mahasiswanya terjaga," ucap Maimun.

Kemudian dalam tambahannya, beliau menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir harus mengenalkan kepada masyarakat umum agar menghafal Al-Qur'an harus dengan jiwa yang sungguh-sungguh.

Maimun juga menjelaskan, jika kita ranahnya ke masyarakat, supaya masyarakat umum umat Islam mengetahui adanya sima'an Al-Qur'an. Dan ini menjadi inisial kita kepada masyarakat umum bahwa menghafal Al-Qur'an itu harus sungguh-sungguh.

"Mudah-mudahan kita juga (hafidz/hafidzah) bisa menciptakan lapangan kerja, bukan mencari pekerjaan, InSyaaAllah dengan berkah Al-Qur'an, terutama kita di jurusan IAT," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Maimun kembali menegaskan mengenai pentingnya menjadi umat Islam yang moderat.

"Kita sebagai umat Islam selain menghafal dan mempelajari Al-Qur'an, juga harus menyampaikan pesan-pesan Al-Qur'an, nilai-nilai wasathiyah, nilai-nilai moderat, tidak ekstrim kanan dan tidak ekstrim kiri, itu yang diajarkan Al-Qur'an." tandas Maimun.

Selanjutnya acara dibuka dengan membaca istighfar, syahadat, dan disusul dengan shalawat Nabi Muhammad SAW. (Red/Dila)

FITK Gelar Refreshment Bagi Calon Dosen dan Tutor PPG Dalam Jabatan Tahun 2022

KEGIATAN REFRESHMENT : Calon dosen dan tutor PPG Dalam Jabatan tahun 2022 mengikuti kegiatan Refreshment yang dilaksanakan oleh FITK yang terbagi dalam tiga gelombang.

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Refreshment bagi 70 calon dosen dan tutor PPG Dalam Jabatan (Daljab) tahun 2022. 

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Prof Dr Hj Aan Hasanah, M.Ed ini, dilaksanakan dalam tiga gelombang dan ditargetkan lulus 95 persen. 

Untuk gelombang ke 1 (batch 1) perkuliahan akan dimulai tanggal 24 Maret 2022 bagi sebanyak 224 peserta yang terdiri dari 124 peserta Mapel PAI dan 100 peserta Mapel Madrasah. 

"Sebagai wujud komitmen peningkatan mutu PPG Daljab tahun 2022, FITK telah melaksanakan Refreshment bagi 70 Dosen dan Tutor serta Admin PPG yang dilaksanakan di Grand Tryas Hotel, tanggal 24 Maret 2022," ujar Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd.

Peserta dalam kegiatan Refreshment tersebut, terang Farihin, diberi wawasan dan pemahaman ulang tentang  kebijakan pendidikan profesi guru tahun 2022, tata kelola akademik dan perkuliahan serta keterampilan teknis pengelolaan LMS Space dari tiga narasumber panitia nasional.

Dekan FITK ini meminta kepada para dosen dan panitia untuk meningkatkan sukses penyelenggaraan dan sukses hasil. FITK juga menarget kelulusan PPG tahun 2022 sebanyak 95%. 

Target tersebut, kata Farihin memerlukan komitmen, kesabaran dan ketelatenan para dosen dalam mendampingi peserta PPG selama mengikuti program dari mulai kegiatan pendalaman materi, lokakarya pengembangan perangkat, pelaksanaan PPL dan uji kompetensi.

Dijelaskan, bahwa PPG Dalam Jabatan yang diselenggarakan oleh FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dilaksanakan daring (online) melalui LMS Space Siaga Pendis dalam tiga gelombang (3 batch) yang memungkinkan peserta melaksanakan kegiatan program PPG berbasis domisili baik dalam bentuk kegiatan sinkronus dan asinkronus.

Dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2021 FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon secara keseluruhan meluluskan 394 peserta dari 484 peserta yang diamanahkan. 

"Untuk 90 orang peserta yang belum lulus dapat mengikuti ujian retaker yang secara periodik dilaksanakan oleh panitia nasional Kemendikbud setiap tahun," tuturnya. (Nurdin)

Sabtu, 19 Maret 2022

Bersama Kementerian Keuangan dan 8 PTKIN, Kampus IAIN Cirebon Menjadi Tuan Rumah Pembahasan Draf Akhir BLU

Pembahasan draf BLU yang dihadiri langsung dari Kementerian Keuangan RI serta Biro Keuangan Kementerian Agama RI di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu (19/3/2022).


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon dipercaya menjadi tuan rumah dalam bagian rangkaian perumusan finalisasi Badan Layanan Umum (BLU) bersama 8 PTKIN. Kegiatan tersebut dihadiri Kementerian Keuangan RI serta Biro Keuangan Kementerian Agama RI, Sabtu (19/3/2022).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tempat untuk membahas finalisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait standar pelayanan  minimum BLU. 

Kemudian juga selamat datang, selamat bergabung dengan kita semua, bekerja untuk merumuskan hal-hal yang terkait dengan BLU.

"Seperti ada ibu Anisa dari Kementerian Keuangan dengan tim, dan juga rekan-rekan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, seperti ada Ibu Warek 2, dan ibu Kabiro," tuturnya.

Menurut Sumanta, dengan dilaksanakannya pembahasan draf ini, kita bisa melakukan upaya akselerasi menuju Badan Layanan Umum. Ada banyak aset yang nanti bisa kita kelola nanti di BLU.

Sementara itu, Kepala Biro Keuangan Kementerian Agama RI, Drs H Subarja juga mengucapkan terimakasih kepada BKBLU yang memberikan peluang kepada kita.

Subarja juga menjelaskan, dengan adanya pengelolaan pemanfaatan aset BMN, maka peluang itulah yang kita tangkap. Karena hanya itulah dalam rangka pengembangan non akademis itu kita raih.   

"Saya yakin dan teman-teman ingin meyakinkan bahwa ini akan kita raih, tapi tentunya secara bertahap, walaupun kami sendiri lagi berusaha bagaimana yang mereka belum menggerakkan sisi pendapatan akademisnya dan untuk melakukan remunisasi. Jadi kami tegaskan bahwa antara anggaran Penerima Negera Bukan Pajak (PNBP), dengan anggaran RM itu tidak ada perbedaan.  "Jadi tidak beda dari remunisasi deng Tukin dalam pembayaran," tegas Subarja 

Sementara itu, Warek II, Dr Kartimi, M.Pd membenarkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah dalam finalisasi draf penyusunan BLU-KMA SPM yang diikuti oleh 8 PTKIN di Indonesia.

Ke delapan PTKIN tersebut di antaranya IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, IAIN Purwokerto, IAIN Pekalongan, IAIN Palopo, IAIN Batusangkar, IAIN Padangsidimpuan dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Ya, Cirebon sebagai tuan rumah dalam  penyusunan finalisasi draf BLU. Persiapan kami juga sudah 90 persen, ini adalah transformasi BLU tahap akhir dan setelah itu kita tinggal menunggu Sidang Munaqosah yang rencananya akan dilakukan pada akhir Maret 2022," paparnya.

Setelah Sidang Munaqosah, lanjutnya, kita tinggal mengembangkan unit-unit bisnis seperti Ma'had, ATM, gedung olah raga, Geshous, kendaraan, percetakan, laboratorium, sertifikat halal dan sertifikat haji dan masih banyak lagi yang bisa kita dikembangkan. 

"Target pembahasaan ini, tersusunnya KMA SPM, untuk mengatur terkait BLU yakni pengaturan keuangan dan pengabdian atau Tri Darma Perguruan Tinggi dan standar minum yang berkaitan dengan pendidikan dan pelayanan umum lainnya," tandas Kartimi. (din)