Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 12 Agustus 2022

Pemkab Cirebon Ikut Serta Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon ikut serta melaksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri. Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg beserta Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi sudah mencanangkan gerakan ini, Kamis (11/8/2022) kemarin.

Gerakan yang dilandasi pada Peringatan HUT Republik Indonesia ke-77 tahun 2022 ini akan menyasar masyarakat Kabupaten Cirebon. Melalui para camat dan kuwu, bendera merah putih akan dibagikan untuk dipasang pada rumah masing-masing warga.

Hingga Jumat (12/8/2022), sudah 2565 buah bendera merah putih yang dibagikan Pemkab Cirebon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai koordinatornya kepada masyarakat. Adapun saat pencanangan, bendera merah putih yang dibagikan sebanyak 620 buah.

Bupati Cirebon menyebut gerakan ini sebagai upaya untuk menjaga dan menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air. Sebagai simbol negara, Imron menegaskan bendera merah putih harus terus berkibar.

"Apalagi sekarang bulan Agustus dimana ada momen sangat spesial bagi bangsa Indonesia, yaitu Hari Kemerdekaan. Oleh karena itu, mari kita kibarkan bendera merah putih di rumah maupun di kantor," ujar Imron.

Di samping itu, dengan mengibarkan bendera merah putih, Imron mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mengingat perjuangan para pejuang dalam merebut kemerdekaan. Dengan demikian, Imron mengaku akan muncul dengan sendirinya rasa memiliki terhadap Indonesia.

"Dahulu, para pejuang untuk mengibarkan bendera merah putih harus berdarah-darah. Sekarang kita sangat mudah dan rugi rasanya apabila tidak memasang bendera. Minimalnya di rumah dan di kantor, pada bulan Agustus ini bendera merah putih harus berkibar," tambahnya.

Diakhir, Imron juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. "Terlebih, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia harus tetap terjaga, agar semua pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan baik," tutupnya. (din)

Tiga Guru Besar Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Dirjen Ali Ramdhani

Pengukuhan tiga Guru Besar oleh Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Ali Ramdhani.


FOKUS CIREBON, FC - Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Ali Ramdhani M.Ag, mengukuhkan secara resmi tiga profesor/Guru Besar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at (12/8/2022), bertempat di lantai 3, auditorium, Pascasarjana.

Ketiganya adalah Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Ekonomi Isam), kemudian Prof Dr Hj Septi Gumiandari M.Ag (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pemikiran Islam), dan Prof Dr Anda Juanda, M.Pd (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Kurikulum Pendidikan).

Dalam pengukuhan, Dirjen Ali Ramdhani menyatakan bahwa akan ada lompatan besar di tubuh IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan bertambahnya tiga profesor.

IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga telah mampu membuktikan dan melahirkan intelektual-intelektual. Ketiga profesor yang hebat di pemikiran, tetapi diharap bukan saja pintar bermain di teoritikal, juga harus mampu diimplementasikan.

"Saya berharap saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggungjawab yang dibebankan. Semoga Allah SWT memberikan rahmat, hidayah dan inayahnya," pesan Ali Ramdhani usai mengukuhkan ketiga profesor.

Ali Ramdhani juga menyatakan, secara bersamaan, Diesnatalis IAIN Syekh Nurjati Cirebon Ke 57, bahwa IAIN Cirebon ini tidak sekedar mewujud menjadi menara gading yang indah, elok dan berwibawa, tetapi harus lebih mewujud sebagai mercusuar yang mampu menerangi dunia di saat kegelapan dan mampu memberikan arah bagi orang yang mencari peradaban.

Dan salah satu transformasi yang akan dilakukan di IAIN Cirebon adalah dengan transformasi menjadi Universitas Islam Siber pertama di Indonesia.

"Pada hari ini ada kabar bahagia kementerian agama menyiapkan beasiswa 2000 orang untuk mahasiswa PJJ, dan pendaftarnya sudah 7000, artinya Cirebon suatu saat nanti akan menjadi episentrum pusat pembangunan peradaban melalui pendidikan guru dengan model yang baru," terangnya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta saat memberikan sambutan pada kegiatan pengukuhan tiga Guru Besar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag menyatakan, ada dua moment pada agenda hari ini, pertama pengukuhan Guru Besar dan kedua diesnatalis. 

Pengukuhan Guru Besar tentu saja ini merupakan suatu kebanggaan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang penambahannya signifikan sekali, yakni 3 profesor dan yang kemarin juga sama 3 profesor.

Sedang diesnatalis ini merupakan refleksi sejarah yang mengingatkan kita pada para tokoh masa lalu, dan ini terimakasih kita kepada mereka dan kita punya misi untuk melanjutkan perjuangan, semangat untuk memajukan lembaga dan yang sudah kita toreh adalah dua agenda besar. 

Pertama transformasi tata kelola keuangan dan kita sudah melewati itu, dan kita sudah mendapat SK dari Kementerian Keuangan, dan yang kita tunggu adalah Kepres dari Presiden untuk perubahan dari institut menuju universitas. 

Sumanta juga menegaskan, bahwa dengan dikukuhkannya 3 profesor ini, manfaatnya memberikan pada sisi akreditasi, yakni ada dua pertama pengembangan dan yang kedua kualitas. "Jadi kuantitas dan kualitas itu berpengaruh terhadap lembaga," ujar Sumanta.

Sementara itu, pengukuhan tiga profesor dilakukan melalui Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar dan Diesnatalis Ke 57, dengan tema 'Memperkokoh Sumber Daya Manusia (SDM), Memperkokoh Kelembagaan untuk Indonesia Bangkit dan Lebih Maju'.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof Dr H Ali Ramdhani M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, para Wakil Rektor, Para Dekan Fakultas, Senat Institut, Direktur Pascasarjana, Bupati Cirebon dan sejumlah profesor di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, beserta tamu undangan dan para dosen. (Nurdin)




3 Profesor dan 11 Orang di Lingkungan IAIN Cirebon Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan

Pelantikan 3 Profesor/Guru Besar dan 11 Orang lainnya di lingkungan IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepada 14 orang di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (12/8/2022).  

Ir Hj Surarini M.Kom, Kabiro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjelaskan dengan pelantikan ini kita bangga karena guru besar kita bertambah tiga orang dan jumlah ini bukan suatu upaya yang mudah bagi seorang dosen untuk bisa sampai kepada tingkat jabatan yang paling tinggi. 

Surarini juga menegaskan bagi dosen-dosen  lain atau pun Jabatan Fungsional dalam hal ini Arsiparis tentunya semakin bertambah tenaga-tenaga profesional kita di mana Arsiparis kita bertambah 2 orang lagi.

"Dengan adanya jabatan jabatan baru yang bertambah ini akan memotivasi bagi yang lain untuk bisa meraih, dan dalam waktu dekat kita juga akan bertambah lagi jumlah profesor kita termasuk akan ditingkatkan lagi jabatan-jabatan fungsional kita terkait profesi mereka masing-masing. 

"Seperti Arsiparis dari pertama, ke muda kemudian ke madya, ini akan kita upayakan agar semakin baik layanan di bidangnya masing-masing," katanya.

Sementara itu, sambutan yang disampaikan  Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bahwa ada dua yang sudah disampaikan dan ini merupakan anugrah bukan hanya terhadap person yang baru mendapatkan kenikmatan, tetapi juga lembaga mendapatkan anugrah, dan itu semua akan membawa kualitas lembaga kita juga akan memberi pengaruh untuk pengembangan terhadap lembaga kita, terutama dalam proses transformasi ini. 

Sumanta juga menegaskan, Guru besar itu menunjukkan bahwa kita memiliki suatu kompetensi dari berbagai ilmu yang sudah diraih para profesor dengan bidangnya masing masing. 

"Kita bersyukur, profesornya kita bertambah 3 orang lagi, yakni ada profesor bidang ekonomi syariah, kemudian juga ada profesor bidang pendidikan dan juga ada profesor pemikiran Islam," ucap Sumanta.

Sementara itu, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepada 14 orang di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berdasarkan surat nomor B-3339/In.08/R/Hm.01/08/2022 tersebut, jumlah yang dilantik berdasarkan masing-masing jabatan terdapat 2 orang Arsiparis ahli pertama, kemudian 8 Lektor, 1 Lektor Kepala dan 3 Guru Besar.

Hadir pada kegiatan pelantikan tersebut, para Wakil Rektor, Kabiro AUAK, Direktur Pascasarjana, para Dekan Fakultas, Kepala SPI, Ketua LPM dan Ketua LPPM di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Mahasiswi Jurusan Matematika IAIN Cirebon Dinobatkan juara III Pada Cabor Karate Putri

Dengan rasa bangga Salmi menunjukkan hasil prestasinya, setelah gigih menumbangkan lawan-lawannya dan mendarat dengan mulus di Juara III pada Cabor Karate Kategori Putri 2022. 


FOKUS CIREBON, FC Salmi Harfi Nabiilah mahasiswa semester 7, jurusan tdris matematika, Kelas E, IAIN Syekh Nurjati Cirebon bikin riuh tepuk tangan bergemuruh saat ia dinobatkan juara IIII pada cabang lomba Karate kategori perorangan putri, di Pesona 1 PTKN Se-Indonesia.

Salmi sapaan akrab di kampusnya merasa bangga dengan raihan prestasinya ini. Karena menurut Salmi, lawan-lawannya sangat bagus dan keren, terutama dari dari UIN Bandung dan dari Riau.

Pada laga ini, Salmi menjelaskan, bahwa ada 29 yang menjadi lawannya dan terbagi pada 4 grup. Salma sendiri berada di grup 4 urutan ke 7, dan jika digabung berada pada urutan ke 29. 

"Dari 4 grup tersebut diambil 4 terbesar, karena per grup, jadi berjumlah 8-8. Dan dari 8-8 itu dibagi lagi diambil 2 terbesar," kata Salmi.

Kemudian lanjut Salmi, yang di grup B yakni juara satu dari UIN Bandung dan dirinya yang kedua. Selanjutnya di sift yang menang juara di grup 1 tanding melawan juara 1 di grup 2. 

"Nah ini yang kuat, untuk perebutan final, dan juara 2 di grup 1 tanding dengan juara 2 di grup 2 perebutan untuk medali perunggu. Jadi akhirnya keluarlah juara 1 dari UIN Bandung, Juara 2 dari Riau dan juara 3 dari IAIN Cirebon," terang Salmi.

Atas kemenangan ini, Salmi berpesan kepada semua mahasiswa IAIN Cirebon yang sedang dan akan bertanding, agar sebisa mungkin lebih giat lagi latihan dan fokus kepada tujuan yang akan kita raih. (din) 







Fatimah Sumanta : Darma Wanita IAIN Cirebon Serentak Se-Indonesia Mengadakan Kegiatan Tes IVA dan Sadanis Program DPW Kemenag RI

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke 77, Darma Wanita IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan tes Infeksi Visual Asam Asetat atau IVA dan Sadanis. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang digelar secara serentak pada 10 Agustus di seluruh Indonesia.

"Ya, secara serentak kami melaksanakan tes IVA (Infeksi Visual Asam Asetat) dan sadanis. Acara ini digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yg ke 77, dan kegiatan ini merupakan program dari DPW Kemenag Pusat," ungkap Fatimah Sumanta, Kamis, (11/8/2022).

Fatimah Sumanta menyatakan, kegiatan IVA dan Sadanis ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 10 sampai dengan 12 Agustus 2022. "Alhamdulilah sebanyak 36 anggota DWP kita sangat antusias," tuturnya.

Fatimah juga menjelaskan, bahwa tes IVA dan Sadanis ini merupakan cara sederhana untuk mendeteksi dini kangker leher rahim sedini mungkin. Sedangkan Sadanis menyangkut pemeriksaan payudara klinis dan pemeriksaanya oleh tenaga kesehatan yang terlatih. "Pada kegiatan kita menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan," terangnya.

Penjelasan seputar IVA dan Sadanis ini, menurut Fatimah Sumanta, sesuai dengan apa disampaikan oleh Ibu Eny Yaqut dalam keterangannya beberapa waktu lalu, bahwa kanker servik dan payu darah menjadi penyakit utama penyebab kematian di lingkungan ibu ibu. Ini bukan dan tidak menakut nakuti, tetapi justru menumbuhkan kesadaran kita bahwa diri kita berharga.

Terkait ini, kata Fatimah, Eny Yaqut juga menegaskan, bahwa kanker payudara dan kangker leher rahim (servik) menjadi angka kangker tertinggi pada perempuan di Indonesia.

"Melihat kondisi ini, tentu mendorong DWP kemenag RI untuk menyelenggarakan kegiatan nasional, deteksi dini terhadap dua kanker tersebut, yakni melalui tes IVA dan sadanis. Dan DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai institut pendidikan di bawah kemenag RI, turut serta menyelenggarakan agenda program tersebut," tandas Ketua DPW IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Fatimah Sumanta, saat menutup perbincangannya dengan fokus cirebon. (din) 

Kamis, 11 Agustus 2022

Kesehatan Modal Penting Pembangunan

 

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat serius menjaga kesehatan masyarakat, guna memulihkan perekonomian pasca pandemi Covid-19 yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Terbukti, beberapa kegiatan olahraga digelar pada rangkaian Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.

Setelah sebelumnya terdapat Jalan Santai dan Senam Massal bersama Rakyat, kini giliran Gowes Sehat bersama Rakyat yang digelar Kamis (11/8/2022). Kegiatan yang mengambil rute Pendopo Bupati Cirebon - Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan ini terbukti menarik minat masyarakat, sehingga ikut meramaikan kegiatan.

Selain Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg dan Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi, gowes kali ini juga dihadiri Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon dan sejumlah pejabat lainnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon sebut kegiatan gowes ini tujuan utamanya adalah menjaga kesehatan. Namun, ada beberapa manfaat lainnya yang bisa diambil dari olahraga yang dilakukan.

"Selain tubuh kita sehat, gowes ini juga bisa mempererat silaturahmi dan komunikasi yang mungkin belum tentu bisa dilakukan pada kegiatan sehari-hari," ujar Imron.

Dikatakan Imron, kesehatan menjadi kunci penting dalam proses pembangunan. Terlebih, dia menyoroti kondisi lingkungan yang masih dalam situasi pasca pandemi.

"Dengan tubuh sehat, kita bisa mewarnai pembangunan, baik di Kabupaten Cirebon maupun Nasional. Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga kesehatan dan tentunya mari membangun Kabupaten Cirebon lebih baik lagi," katanya.

Diakhir, Imron mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Terlebih, diraihnya kemerdekaan melalui peperangan yang tentu tidak mudah.

"Kita sekarang bisa enak dan damai, karena jasa para pejuang. Jaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia dari hal-hal yang dapat memecah belah serta mengganggu kondusifitas," tutupnya.

Senada, Wabup Cirebon juga mengatakan komunikasi perlu dilakukan secara intens guna mempercepat pembangunan. Diakui Ayu, sapaan akrab wabup, pembangunan akan lebih maksimal jika dilakukan bersama.

"Pemerintah Kabupaten Cirebon tidak dapat melaksanakan pembangunan secara maksimal jika tidak ada dukungan dan bantuan dari masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini semoga tercipta kekompakan antara kami pemerintah dan warga," singkatnya. (DISKOMINFO)

36 Pengurus DPW IAIN Cirebon Ikuti Tes IVA dan Sadanis



FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengikuti Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis di Puskesmas Majasem Kota Cirebon. 

Kegiatan tersebut diikuti Sivitas Akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebanyak 36 peserta yang dilaksanakan selama tiga hari 10-12/08/2022.

Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Indonesia. 

"Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan rangkaian pada acara HUT Kemerdekaan RI Ke 77. IVA ini merupakan  cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin," ujar Fatimah Sumanta.

Sedang Sadanis atau periksa payudara klinis adalah pemeriksaan pada payudara oleh tenaga kesehatan (nakes) terlatih. (din)