FOKUS CIREBON, FC - Jurusan KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan dan membuka kerjasama melalui penandatanganan MOU dan Seminar (Kuliah Tamu) tentang Public Relations, bertempat di Auditorium, Gedung FUAD, Jum'at (9/9/2022).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 09 September 2022
KPI IAIN Cirebon Tandatangani MoU dengan PT. FKM, Bangun Skill Mahasiswa
Rabu, 07 September 2022
Walikota Cirebon : Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM
CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., kembali menemui massa pendemo yang menolak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kali ini, massa pendemo datang dari kalangan ojek online yang ada di Cirebon.
“Ada 11 tuntutan yang disampaikan dari kalangan ojek online. Semua poin yang disampaikan merupakan apa yang dirasakan oleh mereka, salah satunya terkait penyesuaian harga BBM,” kata Azis, usai menemui massa pendemo, Rabu (7/9/2022).
Azis menjelaskan, bahwa pengurangan subsidi BBM ini juga juga dirasakan kalangan ojek online dampaknya. Sebab tak menutup kemungkinan imbasnya juga pada kenaikan harga komoditas bahan pokok. Hal ini yang harus diantisipasi oleh Pemda Kota Cirebon.
“Antisipasi itu melalui menjalankan program pemerintah pusat, misalnya pemberian bantuan langsung agar tepat sasaran, termasuk menjaga daya beli masyarakat dan lain sebagainya,” tutur Azis.
Selain itu, sambung Azis, Pemda Kota Cirebon juga melakukan operasi pasar murah. Hal itu untuk menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok yang mulai merangkak naik akibat kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Kenaikan harga BBM adalah keniscayaan. Kami percaya pemerintah pusat sudah menghitung semua dengan mempertimbangkan berbagai faktor, begitupula dengan penanggulangan dampaknya,” kata Azis.
Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM
Selain dampak penyesuaian harga BBM, para ojek online juga menyampaikan aspirasi terkait status keberadaan ojek online di Kota Cirebon. Baik secara hukum maupun keadilan dalam menentukan tarif bagi konsumen.
“Ini harus menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu, saya akan mengajak perwakilan ojek online untuk berpikir bersama terkait apa yang perlu kita lakukan guna menindaklanjuti aspirasi tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Keluarga Besar Ojek Online Cirebon Raya (KBOCR), Iswanto mengakui, kenaikan harga BBM bersubsidi sangat berdampak langsung.
“Makanya kami memiliki hashtag ‘Ojol Menjerit’, hal itu karena kenaikan harga BBM bersubsidi. Oleh sebab itu, kami berharap ada kenaikan persentase bagi kami,” katanya.
Terkait status keberadaan ojek online, Iswanto menjelaskan, pihaknya ingin memiliki payung hukum. “Mudah-mudahan melalui demo ini, harapan kami bisa direalisasikan oleh Pemda Kota Cirebon,” katanya.
Selasa, 06 September 2022
Komisi III DPRD Sosialisasikan KTP Bisa Gantikan Kartu BPJS Kesehatan
Di samping itu, Komisi III juga mendorong agar meningkatkan sosialisasi ke masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan terkait bisanya mendapatkan pelayanan tanpa harus membawa kartu, melainkan cukup KTP.
Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo mengatakan, rapat kerja dengan Dinkes dan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon ini membahas kendala masyarakat menerima layanan BPJS Kesehatan.
Mengingat, Kota Cirebon sudah berhasil mencapai universal health coverage (UHC) 100 persen, dimana pemerintah daerah sudah menjamin penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurut Benny, kendati hampir semua warga sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, namun masyarakat belum memahami akses layanan tersebut. Mereka beranggapan belum terdaftar BPJS, karena tidak memiliki kartu kepesertaan.
“Kendala di masyarakat masih banyak yang belum tahu kalau sebenarnya terdaftar di BPJS Kesehatan, kerena kendala kartu belum banyak dicetak,” ungkap Benny usai rapat di ruang Serbaguna Gedung DPRD, Selasa (6/9/2022).
Padahal, sambung Benny, tanpa kartu juga masih bisa mendapatkan pelayanan, dengan membawa KTP. Sebab NIK pada KTP juga digunakan sebagai nomor kepsertaan BPJS Kesehatan.
Benny mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan kartu tanda kepesertaan BPJS Kesehatan karena Kota Cirebon baru saja mencapai UHC 100 persen.
“Jadi, yang terpenting adalah bagaimana sosialisasi ini sampai ke masyarakat bawah. Sambil menunggu kartu peserta BPJS. Tanpa kartu BPJS pun cukup bawa KTP ke rumah sakit,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cirebon, dr Juliantina mengatakan, pelayanan BPJS Kesehatan masih mengalami kendala di lapangan. Baik dari pengetahuan akses layanan maupun administrasi.
Menurutnya, beban UHC 100 persen yang sudah dibiayai dari APBD dan APBN ini harus diimbangi dengan pelayanan yang berkualitas. Untuk itu, peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit terus ditingkatkan.
“Masalahnya masih terkait bukti penjaminan BPJS. Karena kartu masih terkendala pencetakannya. Solusinya, kami minta dipercepat. Kemudian untuk distribusi nanti langsung diserahkan ke kelurahan dan kader kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Nopi Hidayat mengakui, sampai saat ini pencetakan kartu bukti kepesertaan masih proses. Kendati demikian, pihaknya mengarahkan pada penggunaan kartu digital yang bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN.
Alasannya, selain memudahkan bagi pengguna, peserta BPJS pun cukup mengunduh aplikasi tersebut dan muncul kartu kepesertaan sesuai dengan NIK seperti yang tertera pada KTP.
“Kolaborasi dengan Dinkes, Disdukcapil, dan Dinsos untuk pendataan kepesertaan baru terus dilakukan,” katanya.
“Untuk kartu sendiri belum banyak cetak, tapi sebenarnya itu bukan masalah. Karena cukup dengan NIK saja, data kepesertaan BPJS sudah muncul,” imbuhnya. (Hafidz)
LPM IAIN Cirebon Mendapat Kunjungan Kerjasama dari Universitas Wiralodra
CIREBON, FC - Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan kerja dari Universitas Wiralodra Indramayu dalam rangka studi banding dan Eksternal Benchmarking, Selasa, (06/09/2022).
Sehubungan dengan Akreditasi Program Studi dan memperluas wawasan tentang kendali mutu di Lingkungan Fakultas Agama Islam, Universitas Wiralodra Indramayu melakukan Studi banding ke LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Adapun materi dalam studi banding meliputi, persiapan akreditasi prodi, sistem penjaminan mutu internal dan keberlanjutan program penjaminan mutu.
Wakil Dekan Fakultas Agama Islam, Ibnudin Fauzan menyampaikan, kunjungan ini dalam rangka eksternal benchmarking dan studi banding mengingat beberapa prodi pada Fakultas Agama Islam akan melakukan reakreditasi, sehingga pihaknya melakukan kunjungan ke LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, untuk menggali, dan sahring gagasan baru terkait penjaminan mutu, untuk diterapakan di Universitas Wiralodra Indramayu.
“Harapanya semoga tercipta budaya mutu yang baik di kami, karena melihat dari website yang dimiliki LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sangat Komprehensif, terutama untuk menopang akreditasi eksternal," ungkapnya.
Sementara itu Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr.H. Ayus Ahmad Yusuf. S. E,.M.Si menyampaikan, kunjungan ini merupakan saling sharing dan tukar pengalaman, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mencapai akreditasi dan khususnya terkait bagaimana menciptakan budaya mutu, memperkuat sistem jaminan mutu internal dan juga memperkuat sistem informasi terkait dengan penjaminan mutu.
“Alhamdulillah temen-temen dari Universitas Wiralodra Indramayu sangat antusias dan ingin menjalin kerjasama terkait audit mutu internal dan optimalisasi dalam peran gugus kendali mutu dan gugus mutu,” ucap beliau.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan melakukan kerjasama dengan LPM Universitas Wiralodra Indramayu, khususnya kerjasama terkait dengan kegiatan audit mutu internal, karena IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mempunyai beberapa tenaga auditor yang sudah memiliki sertifikat fasilitator SPMI, sehingga bisa melakukan pendampingan ataupun juga membantu kegiatan audit di perguruan tinggi lain. (din)
Bangun Pendidikan Karakter, Pramuka IAIN Cirebon Bakal gelar Kegiatan ONDGP
CIREBON, FC - Dalam waktu dekat, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui UKM Pramuka akan mengadakan kegiatan Orientasi Nilai-nilai Dasar Gerakan Pramuka (ONDGP).
ONDGP ini merupakan sebuah kegiatan yang dikemas dalam bentuk seminar untuk memperkenalkan Pramuka di perguruan tinggi dengan tujuan mempersiapkan diri untuk dapat membina golongan penegak, penggalang, dan siaga.
Pera, mahasiswa semester V, Jurusan Hukum Keluarga Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengatakan, selain seminar yang berisi materi mengenai kepramukaan, Orientasi Nilai-Nilai Dasar Gerakan Pramuka (ONDGP) ini mengangkat tema seminar yang berkaitan dengan isu-isu yang sedang marak dibicarakan.
Selain itu juga banyak nilai positif yang bisa kita ambil dari kegiatan ini, seperti lebih mengenal budaya cirebon, mempererat silaturahmi antar mahasiswa jurusan, dan juga bertemu dengan tokoh nasional.
Menurut Pera, kegiatannya akan dilaksanakan selama 2 hari secara tatap muka (Offline). Yakni pada hari sabtu-minggu pada tanggal 10-11 September 2022, bertempat di gedung IAIN Cirebon Center (ICC).
"Untuk tingkatannya sendiri pada kegiatan ONDGP ini hanya untuk tingkat mahasiswa IAIN syekh Nurjati Cirebon Terkhususnya untuk mahasiswa mahasiswi baru," ungkap Pera, Selasa (6/9/2022).
Sementara sasaran peserta pada kegiatan ONDGP ini, lanjut Pera adalah para mahasiswa mahasiswi baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mahasiswa dan mahasiswi semester 3 dan 5.
"Tujuan diadakannya kegiatan ONDGP ini adalah sebagai bentuk untuk memperkenalkan pramuka di perguruan tinggi, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi mahasiswa/i IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar bisa memahami tentang pendidikan karakter," jelasnya
Selain itu, di kegiatan ONDGP ini juga untuk mewadahi Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam memahami tentang pentingnya kesiapan mental di era digital melalui Pramuka.
Sedangkan target dari kegiatan ini yaitu bisa menjadikan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar dapat memahami tentang pendidikan karakter, dan menjadi pelopor bagi masyarakat dan kaum muda.
"Ya, kami berharap setelah kegiatan ini berlangsung para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat terus mengembangkan kreativitasnya di bidang pramuka maupun di bidang lainnya. Dan apa yang didapatkan dari kegiatan ONDGP ini bisa bermanfaat untuk semua orang," tutup Pera, pengurus rencana di bagian staf pemangku adat. (din)
Wakil Walikota Cirebon Hadiri Peringatan Pelanggan Nasional di Kantor BJB Cabang Cirebon
CIREBON – Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Cirebon harus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Sebab, menjaga kepuasan nasabah dalam bertransaksi merupakan hal yang penting untuk bisnis perbankan.
Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri peringatan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September, di Kantor BJB Cabang Cirebon, Senin (5/9/2022).
“Komitmen dan kepercayaan nasabah harus dijaga dengan baik oleh BJB Cabang Cirebon,” kata Eti.
Menurutnya, nasabah berperan penting dalam menjalankan roda bisnis perbankan. Maka sudah seharusnya BJB Cabang Cirebon terus berinovasi, agar nasabah semakin mudah dalam bertransaksi keuangan.
“Jangan berhenti berinovasi demi kemudahan nasabah bertransaksi. Terus jaga kepuasan nasabah, karena itu modal utama,” katanya.
Ia menambahkan, nasabah adalah entitas vital dalam keberlangsungan suatu bisnis perbankan. Nasabah juga menjadi modal perusahaan untuk membangun usaha yang maju dan berkesinambungan.
“Kami berharap terus memberikan pelayanan prima yang senantiasa bergerak memahami kebutuhan pelanggan. Selain itu, BJB Cabang Cirebon harus menjaga sinergitas dengan Pemda Kota Cirebon sudah sudah lama terjalin,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BJB Cabang Cirebon, Kurniawan Teguh Ariwinarto mengatakan, pada peringatan hari pelanggan pihaknya membagikan 100 cinderamata untuk nasabah di kantor cabang wilayah se-Kota Cirebon.
“Cinderamata sebagai ungkapan terima kasih kami kepada nasabah yang telah setia menggunakan layanan BJB untuk bertransaksi keuangan,” ungkapnya.
Terkait pelayanan, pihaknya akan memberikan yang terbaik untuk nasabah. Dengan harapan, dapat memberi manfaat bagi nasabah, khususnya Pemda Kota Cirebon sebagai mitra strategis.
“Semoga Inovasi yang kami buat memberikan kemudahan dan sebagai solusi bagi nasabah,” katanya. (Nisa)
Mengenal Lebih Dekat Perpustakaan IAIN Cirebon, Pelayanan Kian Unggul
Pelayanan Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon kian unggul
CIREBON, FC - Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus melakukan perubahan-perubahan kemajuan untuk memenuhi tuntutan zaman.

















