Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 15 Oktober 2022

LP2M Lakukan Pendampingan Kalibrasi Arah Kiblat Pada 3 Masjid dan 1 Ponpes di Losari Brebes

CIREBON, FC - Agenda kegiatan hari kedua, Kamis, 13 Oktober 2022, Pelatihan Kalibrasi arah kiblat yang dilaksanakan oleh tim PkM LP2M dan dibantu oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Falak IAIN Cirebon di Pesantren Al Jazuli Kejambon Karangdempel, adalah melakukan pendampingan dalam praktek kalibrasi arah kiblat di tiga lokasi Masjid dan satu lokasi di Pesantren Al Jazuli Kejambon yang menjadi tempat kegiatan Pelatihan. 

Dari ketiga lokasi masjid yang dikalibrasi arah kiblatnya, ada satu masjid yang bangunan masjidnya mlenceng 39 derajat 24 menit lebih ke utara.

Berdasarkan kesepakatan peserta dan narasumber ditentukan tiga lokasi Masjid yang akan dikalibrasi arah kiblatnya, yakni Masjid Al Mabrur Pedukuhan Crukcuk desa Karangdempel, Masjid Al Munawaroh Pekauman, dan Masjid Attaqwa Kedungneng. 

Setelah Kalibrasi dilakukan diadakan penandatanganan Berita Acara Kalibrasi Arah Kiblat oleh tim PkM, Pengurus DKM, dan saksi-saksi.

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh tim PkM adalah Masjid Al Mabrur di Pedukuhan Crukcuk desa Karangdempel. Tiba di lokasi tim PkM Kalibrasi yang terdiri Dosen dan dibantu Mahasiswa Jurusan Ilmu Falak langsung mempersiapkan spot yang akan dilakukan pembidikan bayangan kiblat melalui bantuan sinar matahari. 

Dalam praktek tersebut tim menggunakan alat bantu, diantaranya adalah Mizwala Qibla Finder, di samping alat lainnya yang digunakan untuk cek pendahuluan.

Setelah dilakukan pengecekan dengan data-data yang sudah dipersiapkan, diperoleh adanya selisih sebesar 39 derajat 24 menit 2,38 detik atau hampir 40 derajat dari arah kiblat. Arah masjid cenderung arahnya lebih ke utara, daripada arah kiblat sesungguhnya.

Berdasarkan permintaan pengurus DKM, kalibrasi dilakukan sebanyak dua kali dan tetap menunjukkan arah yang sama. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Kalibrasi Arah Kiblat dengan memberikan rekomendasi untuk mengubah arah kiblat dengan mengatur shaf masjid tersebut. 

Sebelum penandatanganan dimulai Ketua DKM Al Mabrur menyatakan bersedia dan sepakat untuk mengubah arah shaf masjid sesuai dengan hasil tim PkM. 

Dilanjut lokasi yang kedua, di Masjid Al Munawaroh desa Pekauman. Kalibrasi dimulai setelah dhuhur sekitar pukul 12.45. Setelah dilakukan uji akurasi ternyata tak diduga bangunan dan arah kiblat masjid tersebut sesuai dan lurus dengan hasil yang diperoleh tim PkM, Masjid yang dibangun 35 tahun yang lalu, yakni tahun 1987 menurut salah satu Pengurus Masjid.

Lokasi terakhir sebagai tempat Kalibrasi arah kiblat oleh tim PkM LP2M dan Jurusan Ilmu Falak adalah Masjid Attaqwa desa Kedungneng. 

Setibanya dilokasi suasana mendung, sehingga sempat menunggu beberapa menit sambil mempersiapkan alat bantu. 

Ketika sinar matahari muncul dan menampakkan bayangan benda, tim langsung bergerak untuk melakukan kalibrasi, dan hasilnya terdapat selisih sekitar 4 derajat. Arah kiblat yang diperoleh kurang keselatan arahnya dari bangunan masjid. (din)

Jumat, 14 Oktober 2022

Teladani Sifat-Sifat Rasulullah, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

CIREBON, FC – Pengurus DKM Masjid Al Muhajirin bersama masyarakat Sumber Asri memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid setempat. Warga yang datang berduyun-duyun untuk mendengarkan tausiyah yang akan disampaikan Ustadz Iskandar Al Ibnu atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Unyu, Jum'at malam Sabtu, (15/10/2022).

Ketua DKM Masjid Al Muhajirin, Samsul Ma'arif S.Pd  dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh warga dan juga dukungan dari Ketua RW 05 beserta jajarannya serta para pemuda yang sudah membantu hingga terlaksananya kegiatan ini dengan baik.

Ucapan senada disampaikan Kuwu Kecomberan, Drs Masykur yang bangga melihat warga Sumber Asri yang selalu kompak dan bersatu pada setiap kegiatan. 

"Ini modal yang berharga, karena mempersatukan warga itu gampang-gampang susah, jadi pertahankan persatuan dan kebersamaan ini, agar Sumber Asri bisa menjadi contoh dan teladan bagi daerah lainnya," tuturnya.

Masykur juga mengucapkan terimakasih kepada warga dan pengurus DKM Masjid Al Muhajirin atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini.

Demikian juga dengan pembawa acara, Oman Rohmana, M.Pd, yang mengatur jalannya acara Maulid Nabi Muhammad SAW terasa hidup dan berjalan khidmat  hingga selesai.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua RW 05, Kuwu Desa Sampiran, tokoh masyarakat, sesepuh, para ustadz, tokoh pemuda dan seluruh warga Sumber Asri. 

Sementara itu, siraman rohani yang disampaikan Ustadz Unyu dibuka dengan pembacaan sholawat. Momen ini bertujuan untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Unyu menyampaikan, sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang bisa dicontoh dalam keseharian seperti sifat sabar, rendah hati dan syukur yang semuanya akan membawa suatu ketenangan dalam menjalani hidup.

“Sifat-sifat Rasulullah harus tertanam kuat dan dimiliki masyarakat Sumber Asri. Teladani sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah,” ucapnya.

Ustadz Unyu juga mengajak dan berharap para orang tua agar bisa memberikan, mengenalkan dan mengajarkan anak-anaknya sejarah perjuangan Rasullulah sejak usia dini.

“Masjid yang menjadi rumah ibadah kiranya juga dapat digunakan untuk mendidik dan mengajarkan anak-anak, baik shalat dan lainnnya, terutama dalam membaca Al-Qur’an termasuk ragam cerita tentang nabi dan rasul,” imbuhnya.

"Mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar peringatan, tapi juga momentum bagi kita umat Islam untuk menjadi makhluk ciptaan Allah SWT yang lebih baik lagi serta bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya

Di akhir tausyiahnya, Ustadz Unyu menutup dengan kembali membacakan Solawat nabi, pantun dan doa penutup. (din)

Kamis, 13 Oktober 2022

Pasca Penyesuaian Harga BBM, TPID Berupaya Menjaga Inflasi

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama dengan stakeholder yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berupaya untuk menjaga inflasi pasca penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai memimpin rapat bulanan TPID Kota Cirebon di Kantor Bank Indonesia Cirebon, Rabu (12/10/2022). 

“Rakor TPID hari ini berkaitan dengan dampak penyesuaian bahan bakar minyak,” kata Agus.

Komponen apa saja yang menyumbang inflasi atau deflasi dibahas di rakor tersebut. “Itu akan jadi bagian untuk melakukan intervensi program oleh TPID,” ujarnya.

Dari hasil rakor diketahui bahwa sektor transportasi menyumbang inflasi tertinggi yaitu sebesar 1,43 persen. “Nanti akan ada pembicaraan khusus kepala dinas perhubungan dengan stakeholder transportasi,” tutur Agus.

Pembicaraan tersebut untuk mengetahui intervensi yang bisa dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi tahun anggaran 2022.

Sedangkan untuk volatile food atau perkembangan harga komoditas pangan, menurut Agus, Bulog akan melakukan intervensi. Yaitu dengan melakukan operasi pasar, terutama untuk komponen beras. “Supaya demand nya bisa terjaga,” ucapnya.

Pemda Kota Cirebon, lanjut Agus, juga akan mematuhi arahan Presiden Republik Indonesia dalam rakornas pengendalian inflasi pertengahan Agus 2022 lalu. 

Di antaranya memperkuat identifikasi sumber tekanan inflasi di daerah melalui pemanfaatan data makro dan mikro serta data detail, memperluas kerja sama antardaerah (KAD) untuk mengurangi disparitas pasokan dan harga antarwilayah, menurunkan biaya transportasi dengan memanfaatkan fasilitas distribusi perdagangan antardaerah.

Selain itu juga mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja tidak terduga, guna mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

Pemda Kota Cirebon juga mengalokasikan anggaran 2 persen belanja wajib untuk perlindungan sosial. Dana tersebut berasal dari DAU dan Dana Bagi Hasil dengan nilai sekitar Rp3,4 miliar.

Selain itu, hasil rakor juga menyepakati kegiatan serupa dilakukan setiap bulan secara rutin untuk memonitor perkembangan hingga akhir tahun. “Supaya target dan asumsi 5-6 persen untuk inflasi bisa terjaga,” katanya. (Hafid)

Rumah 'Daycare' IAIN Cirebon Resmi Dibuka, Masyarakat Respon Baik

Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat melounching rumah 'daycare' IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melounching Daycare (tempat penitipan anak) hasil gagasan lembaga PSGA yang dinahkodai Dr Naila Farah, M.Ag, Kamis, (13/10/2022), bertempat di belakang gedung M, kampus setempat.

Hadir dalam kegiatan ini, Kabag Umum, H Imron Rosyadi, Kepala Biro AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom, Kepala Pengembangan Bisnis BLU, Hasyim, SE, M.K, Kepala Daycare, Dr Naila Farah, M.Ag, para dosen, pengasuh Daycare, mahasiswa dan tamu undangan. 

Kegiatan louncing ini diresmikan langsung oleh Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom melalui pengguntingan pita rumah Daycare. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan ruang kerja, ruang bermain, ruang belajar, kamar tidur dan sejumlah ruangan lainnya.

Daycare ini digadang sebagai salah satu BLU yang bertujuan untuk menopang transformasi kelembagaan dari institut ke universitas. Dimana transformasi ini harus ditandai dengan perubahan tata kelola keuangan dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Untuk menopang BLU ini, IAIN Cirebon kini memiliki Pusat Pengembangan Bisnis. Pusat pengembangan bisnis ini, kemudian membuat program dan terobosan-terobosoan bisnis, salah satu di antaranya adalah mendirikan rumah Daycare, yakni tempat penitipan anak yang dibangun dengan sejumlah fasilitas, seperti fasilitas bermain,  fasilitas pendidikan anak dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Kepala Daycare IAIN Cirebon, Dr Nasila Farah M.Ag kepada fokus cirebon mengatakan, Day care ini berawal dari visi misi PSGA, yakni ingin membuat atau membikin ruang aman bagi anak dan perempuan. Dari keinginan ini kemudian ada kesepakatan untuk membuat Daycare, rumah penitipan anak ini juga sejalan dengan responsif para orang tua yang membutuhkan keamanan pada anak.

"Walaupun orang tuanya bekerja, tetapi hak-hak anak tidak berkurang, kasih sayang juga terpenuhi dan hak-hak anak juga terpenuhi. Dan ini sesuai dengan misi PSGA yakni ingin anak-anak di lingkungan IAIN Cirebon aman buat mereka," paparnya, Kamis, (13/10/2022).

Naila juga menjelaskan, bahwa kapasitas ruang Daycare IAIN Cirebon mampu menampung sekitar 40 anak. Sedangkan usia anak dari 6 bulan sampai dengan 6 tahun.

Sementara untuk tutor atau pengasuh sesuai rasio jumlah anak. "Satu pengasuh bisa menangani 3 anak dan di Daycare IAIN Cirebon sudah terdapat 16 anak, jumlah tersebut terhitung sejak Agustus hingga Oktober 2022," tuturnya.

Selain itu, kata Naila, jumlah pengasuh atau tutor yang ada berjumlahkan dosen 7 orang, ditambah alumni 5 orang dan dibantu beberapa mahasiswa jurusan PIAUD yang magang. "Jadi dipastikan kami tidak kekurangan pengasuh," ujarnya.

Naila juga menambahkan, bahwa penitipan anak itu mulai dari jam 07.00 pagi hingga pukul 16.00 sore. Jika lewat dari pukul itu akan dikenakan cas sebesar Rp. 20.000/anak.

"Di Daycare ini terdapat fasilitas bermain dan pendidikan anak, sesuai dengan usia anak. Kemudian juga disediakan makan dan snack serta saat anak pulang (dijemput), anak sudah dalam keadaan bersih. Jadi sudah kami atur semuanya, termasuk ada jam tidur juga. Para pengasuh yang ada juga sangat berkompeten dan  memiliki banyak pengetahuan tentang anak di usianya," paparnya. 

Lanjut Naila, di Daycare ini memiliki dua program, yakni program reguler dan program insidental. Untuk yang reguler (untuk orang luar) biaya pertama itu Rp 2.250.000 dan untuk keluarga IAIN biayanya Rp 2.050.000. sementara untuk perbulannya bagi orang luar sebesar Rp 750.000 dan untuk keluarga IAIN dikenakan Rp 650.000. Sedangkan untuk yang insidental itu pendaftarannya Rp 200.000  dan perhari itu Rp. 100.000.

"Harapannya adalah semoga dengan adanya Daycare ini membawa kemajuan bagi lembaga, dan membawa kesejahteraan bagi semua masyarakat kampus. Karena yang diperoleh dari Daycare ini akan kembali kepada masyarakat kampus semuanya," tandasnya.

Sementara itu, Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom dalam sambutannya menyatakan, bahwa keberadaan Daycare ini sangat bermanfaat dan kehadirannya sangat menauport terhadap kemandirian kampus.

"IAIN sudah mengoptimalkan apa yang dititipkan kepada kami, termasuk fasilitas dan saya berharap, dengan adanya day care ini bisa memberikan kemudahan baik bagi pihak internal maupun eksternal, sehingga bisa tetap bekerja dengan nyaman," jelasnya.

Kemudian, kata Sunarini, Daycare ini bisa menjadi salah satu media atau sarana bagi mahasiswa dan sebagai bentuk praktek langsung, jadi bisa menjadi sebagai laboratorium. Mahasiswa PIAUD, bisa melakukan praktek langsung.

"Semoga dengan adanya Daycare ini, kebutuhan masyarakat yang ada di sekitar kita bisa terpenuhi dengan baik. Sehingga IAIN bisa memberikan pelayanannya baik internal maupun eksternal lebih baik,"  paparnya. (din)


.

IAIN Cirebon Melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung Gelar Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III

 

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, bertempat di ruang Auditorium LPPM, Lantai III, kampus setempat, Kamis, (13/10/2022). 

Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat membuka kegiatan tersebut menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan dari Balai Diklat Keagamaan Bandung dan sebagai satu rangkaian dari pelaksanaan diklat dasar untuk CPNS. 

"Jadi mereka harus membuat suatu proyek perubahan yang nanti bisa diimplementasikan di tempat kerjanya. Dari itu saya pesankan dan ini sudah direncanakan dan sudah dipikirkan bahwa ini adalah perubahan yang akan membawa kepada kebaikan, oleh karena itu harus benar-benar bisa diwujudkan, nanti tidak hanya pada saat mengikuti diklat tetapi sampai setelah mengikuti diklat pun berusaha bisa direalisasikan, diwujudkan proyek perubahan ini," paparnya. 

Sementara itu, Nanang Suryana sebagai penyusun laporan Diklat dari Balai Diklat Keagamaan Bandung menjelaskan, sesuai dengan keputusan Kepala LAN Nomor 13 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS, bahwa pelatihan dasar CPNS ini dibagi 4 tahap, pertama Masive Open Online Course (MOC) yaitu pembelajaran secara darring, yakni 16 hari lamanya setara dengan 48 JP (Jam Pelajaran). 

Tahap kedua, kata Nanang, yakni DL (Distance Learning). Pada DL ini ada sinkronus dan ada a-sinkronus. Sinkronus adalah pembelajaran langsung dengan online dengan Widyaiswara, sedangkan a-sinkronus merupakan pembelajaran mandiri, itu dilakukan selama 22 hari. 

Lalu tahap ketiga itu masa habituasi, di mana 39 hari di tempat kerja masing-masing. Selama masa 30 hari ini maka dari Balai Diklat Keagamaan Bandung, dalam hal ini panitia dan Widyaiswara terjun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring.

"Monitoring itu untuk mengecek sampai  sejauh mana aktualisasi yang disusun oleh peserta didik di lingkungan kerja masing-masing, dan yang lebih utama adalah progres aktualisasi yang dibuat oleh peserta itu berapa persen.

Dijelaskan, ketika mereka menyusun aktulisasi, mereka melakukan konsultasi dengan pembimbing dan setelah masa 30 hari habituasi aktualisasi, kemudian mereka nanti akan masuk tahap akhir yaitu klasikal selama 6 hari di Balai Diklat.

"Masa klasikal ini ditutup pada hari kelima dengan seminar pelaksanaan aktualisasi. Di mana seminar ini merupakan rangkain wajib yang harus diikuti oleh peserta. Sebab presentasi kelulusan di seminar akhir ini sebesar 30 persen, dan selama ini gaji mereka baru 80 persen. Ketika mereka ingin menjadi PNS penuh, mereka wajib mengikuti pelatihan dasar dengan catatan lulus," terangnya.

Tambah Nanang, selain lulus, mereka juga mendapatkan sertifikat dan ketika pemberkasan ke BKN wajib dilampirkan untuk proses 100 persen. 

"Untuk itu, harapan saya aktualisasi yang dibuat oleh peserta bisa bermanfaat digunakan untuk kemajuan di unit kerja masing-masing," ucapnya.

Sementara salah satu peserta kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, Nelly Husni yakni 
CPNS formasi dosen PBA saat dihubungi di tempat kegiatan menyatakan, bahwa  aktulisasi yang dibuat adalah pengaturan jadwal (Agenda) pimpinan melalui Shared Drive Google drive di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Peserta pada kegiatan ini, diikuti oleh 11 orang IAIN Cirebon, dan 4 peserta dari Bandung UIN bandung. Selain itu juga ada angket kuisener. (din).

Rabu, 12 Oktober 2022

Bupati Cirebon Resmi Buka BSMSS di Desa Japurabakti Astanajapura

KAB CIREBON, FC - Program BSMSS pada hakekatnya merupakan salah satu metode untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam membangun wilayahnya, sehingga mampu mendorong gerak maju akselerasi pembangunan di daerah pedesaan. Program ini merupakan bantuan keuangan dari Pemkab Cirebon dengan Pemprov Jabar. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag dalam sambutannya, saat secara resmi membuka kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2022 di Balai Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, Selasa (11/10/2022).

“Program ini selain sebagai salah satu program pengentasan kemiskinan, sekaligus sebagai wahana dalam memelihara ikatan batin kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” ujar Imron. 

Dirinya pun menjelaskan dua alasan subtantif yang mendasari dipilihnya Desa Japurabakti dalam program BSMSS ini.

“Pertama, mengingat kondisi riil sasaran masih banyak yang belum tersentuh pembangunan secara optimal, dikarenakan infrastruktur yang belum memadai atau infrastruktur yang ada perlu diperbaiki. Kedua, lokasi ini memiliki potensi besar untuk dibina menjadi kekuatan pertahanan,” jelas Imron.

“Pembangunan di desa ini menggunakan dua metode, yaitu metode pembangunan fisik dengan pekerjaan rabat beton jalan Dusun 01 dan pemasangan u-ditch. Sedangkan non fisik, berupa penyuluhan,pelayanan serta pembinaan,” lanjut Imron.

Diakhir sambutannya, Imron menyampaikan harapannya agar masyarakat desa bersungguh-sungguh menyambut program ini, sehingga target sasaran yang ingin dicapai dapat direalisasikan dengan baik. Serta manfaat program ini akan berdampak secara multi dimensial, dapat turut dimanfaatkan oleh masyarakat dari desa-desa tetangga.  

Sementara itu, (yang mewakili) Dandim 0620 menambahkan, bahwa BSMSS ini sebagai tindak lanjut dari hasil TMMD yang sudah ada. 

“BSMSS ini sebagai tindak lanjut atau peningkatan dari hasil TMMD yang sudah ada,” ujar Dandim. 

Senada dengan Bupati Cirebon, dirinya menegaskan bahwa program ini sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI. 

“Sebagai program lintas sektoral, BSMSS mengikutsertakan berbagai pihak dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat. Sehingga menjadikan momen ini sebagai momen kebersamaan dan bukti nyata kemanunggalan antara TNI dengan rakyat juga pemerintah daerah,” tutur Dandim. (Nisa)

Terinspirasi Wanita Solehah, Mahasiswa IAIN Cirebon Sabet Juara 2 Lomba Baca Cipta Puisi

SANG JUARA : Yuli Yani tersenyum bahagia setelah dinobatkan juara dua pada lomba baca cipta puisi tingkat nasional di IHSD COMPETITION 2022 - UIN Jakarta.


CIREBON, FC - Mahasiswa jurusan guru madrasah ibtidaiyah, semester 3, IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya dinobatkan juara 2 pada ajang bergengsi lomba baca cipta puisi.

Lomba yang diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia ini, diselenggarakan oleh lembaga dakwah kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang ke 26.

"Peserta yang ikut dalam lomba ini adalah seluruh muslimah, pesertanya bagus-bagus, tetapi alhamdulillah dengan tema tentang hijab, saya mampu menjadi juara 2, ini tentu sangat saya syukuri," ucap Yuli Yani, Rabu, (12/10/2022).

Yuli menjelaskan, selain persaingan yang ketat, lomba ini adalah tingkat nasional. "Jadi sangat tidak mudah untuk menjadi juara, saya harus bersaing dengan perempuan muslimah lainnya dan saya harus berjuang keras karena membawa nama baik kampus," tutur Yuli yang saat ini sangat bangga karena sudah mampu mengharumkan nama baik almamater di kancah nasional.

Kendati demikian, Yuli mengaku, untuk menjadi juara dirinya harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan penuh kesiapan dan persiapan. 

Hal itu dimulai dari memahami tema, kemudian materi yang akan disampaikan pada materi puisi, hingga puisi ini seolah hidup saat dilombakan.

"Di sini aku mengambil tema tentang aku dan pelindungku, itu tentang hijab, dan juga mengulas contoh-contohnya, seperti Siti Aisyah, Siti Khodijah dan tokoh Islam lainnya, semuanya dibikin puisi, dan tentu saja, puisi ini menjadi menarik karena terinspirasi dari para wanita solehah," terangnya. (Nurdin)