Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 November 2022

Penandatanganan Kerjasama, Sesko TNI - IAIN Cirebon Bangun 'Center Of Excellence '

Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI Diyah Yudanardi berjabat tangan dengan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag sesuai penandatanganan Kerjasama (MoU).


FOKUS CIREBON, FC - Sekolah Staf dan Komando TNI melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (9/11/2022), di ruang Auditorium lantai 3, gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan yang langsung dihadiri Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI Diyah Yudanardi dan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dibuka dengan penayangan profil kedua institusi ini.

Yang menarik dari kedua profil ini, sama sama mengusung 'Center Of Excellence', atau sebagai pusat keunggulan. Pernyataan ini juga disampaikan Sumanta saat memberikan sambutan pada acara pembukaan kerjasama sama tersebut. 

Sumanta juga mengaku senang dapat bekerja sama dengan Sesko TNI dalam hal penyelenggaraan pendidikan tinggi bagi anggota TNI. Menurut Sumanta, IAIN Cirebon punya beberapa jurusan yang relevan untuk menunjang pendidikan tinggi di Sesko TNI. 

"Ini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi kami IAIN Cirebon digandeng untuk kerja sama. Antara IAIN Cirebon dan Sesko TNI. Keduanya memiliki orientasi membentuk kader dan membentuk SDM yang unggul," kata Sumanta. 

Menurutnya, IAIN Cirebon sedang bertransformasi menjadi kampus bertaraf universitas dan berbasis siber.  Sehingga pengembangan potensi akademik menjadi prioritas. 

"Hanya saja bidang keilmuan yang digarap berbeda. Tapi mengarah pada satu titik yaitu menuju generasi unggul 'center of exellent' yang menjadi titik temu antara IAIN Cirebon dan Sesko," kata Sumanta. 

Sementara itu, Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya Diyah Yudanardi menjelaskan, penandatanganan MoU antara Sesko TNI dan IAIN Cirebon punya nilai sejarah dan nilai strategis bagi kedua pihak. 

"Kerja sama antara Sesko TNI dan IAIN Cirebon memiliki nilai sejarah dan nilai strategi bagi kedua pihak dalam melaksanakan tugas masing-masing menyangkut Tri Dharma Perguruan Tinggi," katanya.

Menurut Diyah, penandatanganan MoU tersebut menjadi payung hukum bagi Sesko TNI dan IAIN Cirebon untuk menyusun upaya kerja sama sampai ke tingkat teknis. Terutama dalam kolaborasi pendidikan tinggi bagi staf dan komandan TNI.

"Saya berharap melalui kerja sama ini tercipta sinergi antara pejabat di lingkungan IAIN Cirebon dan Sesko TNI sehingga kerjasama ini bisa saling menguntungkan dan berkesinambungan," harapnya.

Diketahui, Sesko TNI membuka kerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di bidang pendidikan tinggi bagi anggota TNI. Hal itu dikuatkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekolah Staf dan Komandan (Sesko) TNI dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (9/11).

Penandatanganan dilakukan langsung Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya Diyah Yudanardi dan Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg di Aula Pascasarjana IAIN Cirebon.

Ada tiga poin utama dalam kerja sama Sesko TNI dan IAIN Cirebon. Antara lain pertama kegiatan dalam rangka pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 


Kedua implementasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Serta ketiga kerja sama dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas para pihak sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (din)

Senin, 07 November 2022

Mahasiswi IAIN Cirebon Juara 1 Hafal Hadits dan Sanad

 

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Khilda Minhatul Maula, dari Fakultas Ushuluddin dan Adab, Jurusan Ilmu Hadits, sukses menyabet juara 1 pada ajang bergensi MTQ ke 48 tingkat Kabupaten Cirebon, yang diselenggarakan di Kaliwedi, dari tanggal 1-6 Nopember 2022.

Khilda Minhatul Maula mengaku kesuksesan itu diraihnya di cabang kejuaraan Haifdzul Hadits. 

Mahasiswi semester 5 ini, mampu menggeser lawan-lawannya dengan motivasi dan kemampuan yang dimilikinya. 

"Alhamdulillah dari perlombaan cabang Hifdzul Hadits ini saya dinobatkan sebagai juara 1, dan ini adalah hasil yang menggembirakan, baik bagi keluarga maupun almamater, kampus saya," katanya, Senin, (7/11/2022).

Menurut Khilda Minhatul Maula, saat berjuang hingga menjadi juara, persiapannya yang dilakukan seperti lomba pada umumnya. 

"Saya hanya banyak mengulang hafalan di tengah banyak sekali tugas kuliah, termasuk menyempatkan menghafal  setelah shalat. Terutama menghafal di waktu sebelum subuh, karena jam-jam segitu, otak kita masih fresh otak untuk  menghafal," ujarnya.

Sebagai juara, dirinya ingin membagikan tip kepada para mahasiswa yang akan dan sedang mengikuti perlombaan. Kata Khilda Minhatul Maula, jangan terlalu terjebak dengan juara atau tidak, yang terpenting justru harus bisa mencintai dari bidang yang akan dilombakan.

"Kalau belum bisa mencintai, maka akan sulit, sama halnya dengan menghafal Qur'an. Selalu berdo'a, merenung setiap kita menghafal apakah bisa manfaat khususnya bagi diri sendiri, orang lain, dan keluarga. kemudian jangan pernah gugup untuk maju, lakukanlah semaksimal mungkin dengan passion/gayamu sendiri, dan jangan pernah berhenti di jalan," tandasnya menutup perbincangan dengan fokus cirebon. (din)

Wapres Berharap Universitas Darunnajah Jadi Rujukan Islam Moderat

NASIONAL - Wakil Presiden Mar’ruf Amin mengharapkan Universitas Darunnajah menginspirasi Islam moderat. Melalui pendidikan tinggi yang berproses di dalamnya, perguruan tinggi pesantren tersebut harus melahirkan generasi Muslim yang menyebarluaskan narasi Islam yang moderat, menggerakkan pembangunan dan kemajuan negara, dan menjadi pemersatu bangsa yang kaya dengan keragaman budaya.

“Mereka harus menjadi orang-orang yang memahami agama, yang berpaham moderat, sehingga Indonesia dapat menjadi rujukan Islam wasathiyah bagi dunia,” ujar Kiai Ma’ruf dalam sambutannya dalam acara grand launching Universitas Darunnajah di Jakarta pada Senin 9 November 2022.

Dia menjelaskan, menjadi moderat dapat ditempuh dengan memperdalam ilmu-ilmu keislaman. “Al-Ulum as-Syar'iyyah dalam rangka i'dadul mutafaqqihiina fid diin,” kata dia. 

Selain itu, Kiai Ma’ruf juga mengharapkan empat hal lain dari universitas yang dikelola melalui wakaf tersebut. Pertama, dia mendambakan dukungan universitas tersebut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Bidang ini merupakan cita-cita besar yang membutuhkan kontribusi pemikiran dari banyak ahli. 

Pihaknya memiliki cita-cita, negara ini akan menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah. Banyak pihak akan datang ke sini nantinya untuk mengetahui bagaimana mengembangkan ekonomi syariah di tengah keragaman tradisi.

Kedua, pihaknya meminta Universitas Darunnajah menjalankan pendidikan yang inklusif dan berkualitas untuk semua. 

Ketiga, universitas berfungsi untuk mengembangkan keahlian dan bakat individu yang sesungguhnya dipersiapkan untuk memajukan perekonomian dan mengurangi kemiskinan negara. Individu - individu yang dihasilkan dari universitas harus menjadi angkatan kerja yang mumpuni dan lincah dalam menghadapi aneka tantangan di dunia kerja. 

“Saat ini visi kita bukan saja di tingkat nasional, melainkan kita ingin mewujudkan tenaga kerja yang kompetitif di tingkat global. Saya harap Universitas Darunnajah menjadi salah satu institusi yang mampu memenuhi target ini. Dari Universitas Darunnajah akan lahir profesional dan ahli yang dibutuhkan oleh negeri,” ujar Kiai Ma’ruf.

Keempat, universitas adalah tempat mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru melalui penelitian. Universitas memiliki akses paling banyak terhadap ilmu pengetahuan global yang diambil dan dimanfaatkan untuk kemajuan di dalam negeri. Oleh sebab itu, Universitas Darunnajah harus mengoptimalkan fungsi ini agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta melakukan inovasi secara terus menerus. 

“Universitas Darunnajah harus mengembangkan kerja sama seluas-luasnya dengan institusi lain baik di dalam maupun luar negeri,” imbuh Wakil Presiden.

Kiai Ma’ruf menyampaikan apresiasi atas ikhtiyar keluarga besar Yayasan Darunnajah yang berperan aktif memajukan dunia pendidikan dan keagamaan dengan mendirikan universitas Darunnajah. Hal ini dilakukan untuk merespons tuntutan perkembangan zaman serta memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Ketua Dewan Masjid Indonesia HM Jusuf Kalla menjelaskan, universitas pesantren harus mampu melahirkan pengusaha andal. Mereka adalah orang yang nantinya membangun umat dari jalur ekonomi yang berlandaskan nilai Islam. 

“Saya mengapresiasi adanya Universitas Darunnajah. Terlebihi di dalamnya ada fakultas ekonomi dan bisnis. Nanti lulusannya akan menginspirasi dunia usaha negeri ini, bahkan mengharumkan dunia usaha Indonesia di negara lain,” ujar JK.

Di tempat yang sama, Presiden Universitas Darunnajah DR KH Sofwan Manaf bersyukur, rencana mendirikan universitas terwujud. “Alhamdulillah kita berjuang tujuh tahun untuk pendirian universitas. Alhamdulillah sudah turun SK-nya 10 Juni kemarin, namanya Universitas Darunnajah. Sekarang ini ada 3 fakultas dan 10 prodi,” jelas putra pewakaf KH Abdul Manaf Mukhayyar tersebut.

Perguruan tinggi tersebut dikelola melalui wakaf yang manfaatnya diberikan kepada umat Islam. Universitas ini memiliki tiga fakultas: pertama, Fakultas Agama Islam (FAI), mencakup Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Islam Usia Dini (PIUD), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI).  

Kedua, Fakultas Bisnis terdiri dari Program Studi Bisnis Digital, Kewirausahaan, dan Administrasi Bisnis. Ketiga, Fakultas Sains Dan Teknologi yang melingkupi Program Studi Sains Aktuaria, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Sistem dan Teknologi Informasi.

Acara peluncuran Universitas Darunnajah dihadiri ratusan ulama pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami memohon doa kepada semuanya agar dapat terus mendidik generasi bangsa dan berkhidmah kepada umat,” kata Kiai Sofwan.

Kamis, 03 November 2022

IQTAF FEST X: Opening Hari Lahir Ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan acara Opening IQTAF FEST X dan Seminar Al-Qur'an dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir pada 3 November 2022.

Acara tersebut mengusung tema "Al-Qur'an Sebagai Pedoman Menata Masa Depan" dengan jargon acara "Menata Masa Depan Berorientasikan Al-Qur'an".

Ketua Pelaksana, Fahmi Jauharudin, menyampaikan bahwa acara tersebut bertujuan sebagai pengoptimalan peran umat muslim sebagai khalifah di bumi untuk bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

"Hidup kita yang berdampingan langsung dengan masyarakat harus bisa mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi ini. Maka dari itu, kita selaku umat muslim harus menjadi pribadi yang unggul yang bisa menguasai pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat," ucap Fahmi.

Dalam Harlah ini, lanjut Fahmi, ada beberapa rangkaian acara, di antaranya adalah seminar Al-Qur'an yang dibawakan oleh Ust. Nurul Ain Akyas, Lc., Dipl, sebagai Dewan Pendiri Yayasan Al-Hikmah Cirebon dan dimoderatori oleh saudara Acep Pahmi Lutpi. 

Kemudian rangkaian kegiatan yang kedua adalah perlombaan-perlombaan, di mana perlombaan ini diambil dari tingkat wilayah 3 Cirebon. Adapun perlombaannya adalah MHQ, MSQ, MQK, dan MTQ. Rangkaian acara yang ketiga yakni Puncak Harlah yang akan dilaksanakan pada 12 November nanti," tambahnya.

Dalam kesempatan yang lain, Alfath Pangestu Danar selaku Ketua Umum HMJ IQTAF, menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan hal terpenting dalam setiap tahunnya.

"Harlah ini merupakan hal penting bagi jurusan. Dalam kesempatan ini, saya berharap semoga kedepannya IAT lebih unggul dibandingkan sebelumnya dan bisa meningkatkan kualitas ke-IAT-annya untuk dapat bersaing di ranah internal maupun eksternal," ucap Alfath.

Selanjutnya, perwakilan dari Korwil FKMTHI Jabar, Sakinah Nurkholifah menyampaikan salam dari pengurus FKMTHI Jabar dan pesan-pesan untuk acara tersebut.

"Saya ingin menyampaikan salamnya dari pengurus Jawa Barat atas terselenggaranya IQTAF Fest X dan untuk memperingati Harlah IAT yang ke-10. Mereka mengucapkan selamat Harlah untuk IAT," tuturnya.

Kemudian, untuk memperingati Harlah ini pasti ke depannya ada perlombaan-perlombaan. "Untuk memeriahkannya teman-teman bisa memeriahkan lewat Instagram dengan mention FKMTHI jawab Barat atau FKMTHi Nasional. Agar IAT ini eksistensinya bukan hanya di lingkup Cirebon saja, tapi bisa di wilayah Jawa Barat bahkan nasional," ucapnya.

Demikian disampaikan Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I, bahwa rangkaian kegiatan ini jika dilihat dari lombanya bisa bertujuan sebagai sosialisasi kepada masyarakat dan calon mahasiswa baru IAT kedepannya. 

"Dalam belajar Al-Qur'an, jangan hanya mempelajari dari satu perspektif saja. Untuk bisa memahami Al-Qur'an perlu pendekatan yang lain agar bisa memahami hal-hal lain di luar perspektif kita. Itulah diperlukan memahami Al-Qur'an dengan pendekatan yang beragam agar kita bisa berdampingan dengan umat Islam yang lainnya," papar Maimun.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan pesan-pesan kepada panitia pelaksana untuk menyiapkan hasil lomba secara objektif sehingga peserta lomba yang menjadi pemenang bisa membawa namanya untuk ber-eksistensi di tingkat lomba selanjutnya. 

Sekaligus pada kegiatan ini, Dekan FUA, melakukan simbolisasi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur.

Menurut Anwar, ada beberapa harapan dari kegiatan ini, yakni seluruh mahasiswa  harus pandai berbahasa Inggris, tujuannya agar bisa berdakwah di negeri yang lain dengan menggunakan bahasa internasional.

"Islam sebagai rahmatan lil'alamin di mana tanggung jawabnya adalah Al-Qur'an, maka perspektif inilah yang kemudian harus ditopang oleh kemampuan bahasa," harap Anwar.

Dari harapan ini,  ungkap Anwar,  peningkatan kualitas sudah mulai harus terpola lebih jauh lagi, harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk, dan meningkatkan kepada kebiasaan-kebiasaan yang baik dan juga bermanfaat. (Dila)

Pengamat Ekonomi Sigma PHI : Ada 3 Manfaat Besar Pembangunan IKN Untuk Perekonomian Indonesia

NASIONAL - Pengamat Ekonomi SigmaPH Indonesia Hardy R. Hermawan, S.Sos, M.Si mengungkapkan, bahwa ada 3 dampak besar  ekonomi yang bisa dioptimalkan dari pembangunan IKN.

Pembangunan IKN akan berdampak pada pemerataan pembangunan di Indonesia.

"Pertama, menciptakan pemerataan pembangunan di antara kawasan timur dan barat Indonesia serta antara Jawa dan Luar Jawa," ungkap Hardy di Jakarta, Kamis (3/ 11).

Kedua, mewujudkan tata pemerintahan yang baik seiring penciptaan sistem birokrasi baru di ibu kota yang di harapkan terkelola dengan profesional, modern, dan transparan serta akuntabilitas.

Ketiga, memberi kesempatan kepada kawasan Jakarta untuk memulihkan daya dukung lingkungannya yang sekarang ini kian terbebani secara massif.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa penandatanganan kontrak untuk proyek pembangunan istana presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dilakukan pada pekan ini

"Untuk istana presiden di IKN baru mau kontrak pada pekan ini," ujar Basuki di Jakarta.

Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) memperkirakan anggaran pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sampai 2024 bertambah sekitar Rp 15 triliun. Dengan demikian, total anggaran pembangunan IKN hingga 2024 menembus Rp 58 triliun.

"Kalau 2022 sampai 2024 total Rp 43 triliun. Mungkin yang kawasan 1B dan 1C akan ada tambahan sekitar Rp 15 triliun untuk dua jalan produksi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Hem)

Wakil Wali Kota Cirebon Hadiri Event SAMA-RATHA DAY

CIREBON, FC – Membangun mental entrepreneur perlu dibangun sejak usia remaja. Termasuk bagi kalangan pelajar di tingkat SMA, agar mereka memiliki perspektif luas untuk menyiapkan masa depannya.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri event SAMA-RATHA DAY, di SMA Santa Maria 1 Cirebon Jalan Sisingamangaraja, Kamis (3/11/2022).

“Menumbuhkan jiwa wiraswasta atau entrepreneur memang diperlukan sejak usia sekolah. Event SAMA-RATHA DAY ini sangat baik untuk hal itu,” ungkap Eti.

Menurut Eti, SAMA-RATHA DAY dapat menjadi ajang untuk mengedukasi para pelajar agar memahami dan mengimplementasikan kemampuan berwirausaha.

“Mental untuk berwirausaha akan menjadi bekal mereka kelak. Sehingga akan banyak pilihan untuk menentukan masa depan, tidak hanya pekerjaan formal, tapi bisa juga dengan wirausaha,” tuturnya.

Eti menegaskan, pihaknya mendukung event SAMA-RATHA DAY yang digelar SMA Santa Maria 1 Cirebon melalui kolaborasi dengan Universitas Kristen Maranatha.

“Event semacam ini akan banyak memberikan ilmu dan pengalaman bagi pelajar. Sehingga harapannya nanti bisa dipraktikkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Santa Maria 1 Cirebon, Drs. Ongko Sumedi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Kristen Maranatha. Acara berlangsung pada 3-4 November 2022.

“Tema tahun ini Today A Dreamer, Tomorrow A Leader. SAMA-RATHA merupakan kepanjangan dari SMA Santa Maria 1 Cirebon dan Universitas Kristen Maranatha,” kata Ongko.

SAMA-RATHA DAY bukan hanya diikuti pelajar dari SMA Santa Maria 1 Cirebon, namun dari sejumlah sekolah SMA di Kota Cirebon juga diundang. Selama kegiatan SAMA-RATHA DAY, para pelajar dilatih menjadi wirausaha.

Ongko menambahkan, SMA Santa Maria 1 Cirebon sudah menerapkan pendidikan entrepreneur dalam kurikulum sekolah. Sehingga kegiatan ini merupakan bagian dari hal tersebut.

“Pendidikan entrepreneur bagian dari kurikulum sekolah, terutama kurikulum merdeka ataupun KTSP 2013, dengan metode pembelajaran mengacu pada pendekatan bakat dan minat,” katanya. (Hafidz)

Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV, IAIN Cirebon Siapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag saat melakukan pemindahan kuncir sebagai tanda syahnya menjadi sarjana dan magister pada wisuda sarjana dan magister ke XXV tahun akademik 2022-2023, di Swiss-Bellhotel, Cirebon.


FOKUS CIREBON, (FC) - Melalui Sidang Senat Terbuka, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke XXV dengan tema 'Membangun Generasi Unggul Untuk Indonesia Emas 2045', Kamis, (2-3/11/2022), di Swiss-Bellhotel, Kota Cirebon.

Wisuda Ke XXV tersebut dibagi ke dalam 2 (dua) gelombang, gelombang pertama untuk FITK sebanyak 736 wisudawan dan gelombang kedua untuk 4 fakultas, di antaranya Fakultas Syariah sebanyak 175 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 199 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam sebanyak 153 wisudawan, dan Fakultas Ushuludin dan Adab sebanyak 166 wisudawan. Kemudian Program Pascasarjana (S2) sebanyak 112 wisudawan dan Program Doktoral (S3) sebanyak 10 wisudawan.

Prosesi Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV ini, dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an yang dibacakan langsung oleh Qori internasional. 

Kemudian acara dilanjut dengan pembacaan SK Penetapan jumlah wisudawan oleh Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Juhri, M.Ag dan setelah itu dilanjut pelantikan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag.  

Wisuda gelombang ke dua ini, dihadiri seluruh wisudawan dan wisudawati, khusus Fakultas  Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab serta dan Program Pascasarjana dan Program Doktoral, dengan jumlah keseluruhan.  (FITK) sebanyak 736 wisudawan.

Berdasarkan SK Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 4 fakultas yang mewisuda pada gelombang kedua ini, di antaranya Fakultas Syariah terdiri atas Hukum Keluarga 67 wisudawan, Hukum Ekonomi Syariah 79 wisudawan dan Hukum Tata Negara 29 wisudawan.

Sedangkan wisuda pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di antaranya Perbankan Syariah 105 wisudawan, Ekonomi Syariah 52 wisudawan dan Akutansi Syariah 42 wisudawan.

Selanjutnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, di antaranya Komunikasi dan Penyiaran Islam 71 wisudawan, Pengembangan Masyarakat Islam 35 wisudawan dan Bimbingan Konseling Islam 47 wisudawan.

Sedangkan Fakultas Ushuludin dan Adab, di antaranya Sejarah Peradaban Islam 55 wisudawan, Aqidah dan Filsafat Islam 17 wisudawan, Ilmu Al Qur'an dan Tafsir 46 wisudawan, Ilmu Hadis 26 wisudawan, dan Bahasa dan Sastra Arab 22 wisudawan.

Dalam SK Rektor tersebut juga disebutkan khusus wisudawan FITK pada gelombang pertama terdapat sebanyak 736 wisudawan, dengan pembagian Program Studi PAI Sebanyak 153 wisudawan, Bahasa Arab 35 wisudawan, Bahasa Inggris 92 wisudawan, IPS 68 wisudawan, Matematika 107 wisudawan, Biologi 67 wisudawan, PGMI 75 wisudawan, PIAUD 17 wisudawan, Manajemen Pendidikan Islam 72 wisudawan dan Bahasa Indonesia 50 wisudawan. 

"Keseluruhan terdapat 1551 wisudawan program sarjana dan magister tahun akademik 2022-2023," ucap Dr H Saefudin Zuhri, M.Ag saat membacakan SK Rektor tersebut.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag dalam pidato wisuda menyatakan, era Industri 4.0 saat ini menuntut pendidikan Islam untuk mampu mengantisipasi penemuan baru dalam kajian keilmuan dan tantangan baru (the new challenges). 

Pendidikan Islam dalam hal ini adalah sistem pendidikan yang mengupayakan dan melatih peserta didik agar mampu mengambil sikap dan tindakan hidup yang dipengaruhi oleh nilai-nilai spiritual berdasarkan nilai-nilai etika Islam.

Pendidikan Islam juga diartikan sebagai proses pengembangan potensi kreatif peserta didik agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berkepribadian muslim, cerdas, terampil, berbudi pekerti dan juga bertanggung jawab terhadap diri, bangsa dan agamanya.

Manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai pribadi tidak terpisah dari pemahaman akan kehidupan intelektual spiritual. Persoalan-persoalan manusia,  masyarakat modern utamanya-tidak terlepas dari hakikat manusia itu sendiri. Esensi manusia kepada substansi immaterial yang terdiri dari term al-qalb, al-ruh, al-'aql dan al-nafs. 

Dalam memaksimalkan keempat term tersebut, yaitu al-qalb, al-rult, ol-'aql dan al-nafs, perlu dilakukan suatu pengayaan dan latihan (riyadah) agff seluruh komponen manusia tersebut dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai suatu cerminan dari diri manusia, unggul terkemuka dan berakhlak mulia.

Kata kunci (Key Word) jawaban dari tantangan baru ini adalah paradigma integrasi. "Integrasi sangat diperlukan dalam pendidikan sebagai upaya untuk memadukan ilmu agama (lslamic Studies/Dirasah Islamiyah) dengan ilmu umum (Islamic Science). Dan dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdont) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal," kata Sumanta.

Karena bagaimana pun hubungan lslamic Science dan Dirasah Islamiyah yang integratif memiliki konsekuensi dan implikasi berupa perluasan akses pendidikan ilmu keagamaan sekaligus penyelenggaraan pendidikan yang mampu menjabarkan nilai-nilai universal Islam. 

Hal tersebutlah yang kemudian menjadi spirit transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nu{ati Cirebon. Paradigma kemuliaan dapat ditelaah bahwa Allaha adalah sumber pengetahuan manusia, disampaikan melalui wahyu kepada para Nabi dan Rasul-Nya maupun alam semesta sebagai ruh pembelajaran sejati bagi manusia. Sifat keilfahian ini menjadi payung- dasar-thoriq dari manusia untuk menjadi insan kamil.

Pada tataran kelembagaan, secara epistimologis-aksiologis, integrasi diperlukan dalam ranah pendidikan yang lebih luas sebagai upaya untu memadukan ilmu agama- islamic studies Dirasah lslamiyah dengan ilmu umum (lslamic Science).

"Dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdom) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal sebagai upaya dalam menjawab berbagai macam tantangan di era 4.0 ini," paparnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Sumanta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengupayakan rekonstruksi paradigma keilmuan yang multidimensional dengan menjadikan agama sebagai basis ilmu pengetahuan. 

Tujuannya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mampu mengembangkan bukan sekedar proses pendidikan searah, tetapi proses pendidikan multidimensi yang mampu menyeimbangkan antara akal dan wahyu sehingga mampu mewujudkan pengembangan spiritual, inteleklual, dan sosial dari seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Oleh karena itu, transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dibarengi dengan semangat pembangunan yang "Unggul Termuka dan Berakhalq Mulia" sebagai tataran aksiologis pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran yang bersumber dari ayat qauliyah dengan ayat qauniyah secara utuh.

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd menyatakan, pada lulusan, harus memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, baik pengetahuan kecerdasan, pengetahuan spiritual dan pengetahuan sosial. Artinya, mereka harus punya sesuatu yang menjadi pembeda dari para lulusan perguruan tinggi lain.

Menurut Farihin, lulusan FITK harus menjadi alumni yang bisa berkiprah di masyarakat dan menampilkan dirinya yang terkemuka dalam arti bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat, yakni bisa menjadi inspirator dan inspirasi masyarakat.

Demikian juga disampaikan oleh Dekan Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr Hajam, M.Ag, bahwa menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia Emas 2045 ini adalah bagaimana lulusan terus mengejar ilmu pengetahuan dengan melanjukan kuliah ke jenjang pasca guna meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensi. 

"Dan tentu juga dengan meningkatkan kemampuan skiil keahlian, banyak jaringan serta kemandirian," pungkasnya. 

Kendati begitu Hajam berharap semoga para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa melanjutkan studi ke jenjang pasca sarjana tidak cukup puas hanya di jenjang S1. Hal ini untuk meningkatkan potensi dan kompetensi keilmuan dalam memenuhi era revolusi industri 5.0 dan diharapkan selesai wisuda hendaknya dekat dengan masyarakat guna mengamalkan ilmunya sebagai kontribusi bagi ummat. 

Demikian juga dinyatakan oleh Dekan Syariah, Dr Edy Setyawan LC, MA, bahwa harapan ke depan adalah perlu dilakukan sosialisasi yang apik dan maksimal terutama untuk jurusan-jurusan baru di lingkungan Fakultas Syariah. 

"Peningkatan mutu bimbingan karir yang lebih terarah sehingga serapan alumninya lebih baik, Ini akan menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru," katanya.  (din)