Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 Februari 2023

Dekan FUA Berikan Penghargaan Empat Mahasiswa Tercepat Tuntas Penulisan Artikel Ilmiah

 

FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas keterampilan academic writing di lingkungan mahasiswa.

 Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengawal langsung kegiatan academic writing. 

“Kemampuan keterampilan academic writing menjadi tantangan akademisi termasuk mahasiswa. Ananda para mahasiswa utusan masing-masing program studi diharapkan memiliki pengalaman publikasi artikel di jurnal ilmiah,” ungkapnya.

Anwar Sanusi selaku dekan Fakultas Ushuluddin bahkan langsung memberikan penghargaan pada 4 mahasiswa tercepat tuntas penulisan artikel ilmiah pada kegiatan Academic Writing Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon berupa buku Pemikiran Politik Islam karya Dekan FUA.

Empat Mahasiswa tersebut yakni Raka Ramandita Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Khilda Minhatul Maula Jurusan Ilmu Hadis, Muhammad Ali Jurusan Sejarah Peradaban Islam dan Abdul Hamid Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Kegiatan Academik Writing dilaksanakan dengan menghadirkan Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung beserta teh Fikra, teh Fitri dan Vera. 

“Kami sangat senang dapat melaksanakan tindak lanjut kerja sama,” tutur Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Materi kegiatan meliputi latihan penulisan artikel ilmiah tahap demi tahap pada 25-26 Februari 2023. Sebelumnya pada 13-24 Februari penyampaian materi kerapian dalam penulisan artikel ilmiah, tutorial penggunaan manajemen Mendeley, dan penyusunan topik-topik penelitian. Sedangkan materi pasca latihan mencakup peninjauan naskah artikel melibatkan ahli bidang ilmu dan pengiriman naskah ke jurnal untuk kepentingan publikasi ilmiah.

Peserta sebanyak 30 mahasiswa yang merupakan delegasi atau utusan masing-masing program studi. 

Adapun nama-nama peserta kegiatan Academic Writing Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon yaitu: Muhammad Ali (Sejarah Peradaban Islam); Hapiz Ilham Maulana (Ilmu Hadis); Mia Rahmayanti (Ilmu Hadis); Rofingatun Nguluwiyah (Sejarah Peradaban Islam); Tiara citra anggraini (Bahasa dan Sastra Arab); Pasya Komala Hizriastuti (Tasawuf dan Psikoterapi); Raihan Athaya Mustafa (Aqidah dan Filsafat Islam); Dea Mumtazah Anggraeni (Bahasa dan Sastra Arab); Rizqi Alfarel (Aqidah dan Filsafat Islam); Nurlelah (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir); Raka Ramandita (Bahasa dan Sastra Arab); Aminaturrahma (Bahasa dan Sastra Arab); Melly Wahyuni (Tasawuf dan Psikoterapi); Ummu Aiman (Bahasa dan Sastra Arab); Imas Dariah ( Sejarah Peradaban Islam); Khoirul Anam (Ilmu Hadits); Khilda Minhatul M (Ilmu Hadits); M Zulfan Nur Ramadhan (ilmu hadis); Muhammad Alamuliman (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir); Salma Mumtazah (Sejarah Peradaban Islam); Abdul Hamid (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir); Anisa Fadilla Az Zahra (Aqidah dan Filsafat Islam); Silfa Tamami S (Aqidah dan Filsafat Islam); Lisa Halizah (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir); Fajar Abdul Rahman (Sejarah Peradaban Islam); Nurfadilah (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir); Sandy Aji Suhada (Aqidah Filsafat Islam); Alfiyah Makarrim (Tasawuf dan Psikoterapi); Ainun Ni'mah Sorayya (Tasawuf dan Psikoterapi); dan Tyara Salsa Hidayat (Tasawuf dan Psikoterapi).

Pelaksanaan kegiatan Academic Writing dikawal langsung oleh Dekan, para wakil Dekan, para Ketua dan Sekretaris Prodi, dan pengelola jurnal. Kegiatan ini diharapkan berjalan sesuai target yang telah disusun dalam Terms of Reference (TOR). 

Senin, 27 Februari 2023

Video Viral Korban Terbakar dalam Peristiwa Kebakaran Arjawinangun, Dipastikan Hoaks

KABUPATEN CIREBON - Video penemuan korban terbakar yang belakangan viral dan dinarasikan sebagai korban kebakaran di pabrik busa PT. Aiyi Indonesia Internasional Desa Kebonturi, Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, dipastikan hoaks.

Dalam video itu, menunjukkan seorang pria merekam banyaknya korban jiwa yang terbakar akibat insiden kebakaran tersebut, sambil menghitung jumlah korban. Walaupun tidak disebutkan lokasi kejadian tersebut, namun banyak yang menarasikan sebagai korban kebakaran pabrik busa di Arjawinangun, yang terjadi pada Senin 27 Februari 2023 kemarin.

Tim Saber Hoaks Kabupaten Cirebon, melalui akun instagramnya @cirebonkabsaberhoaks, menyebutkan bahwa video tersebut bukan merupakan korban kebakaran di pabrik busa Arjawinangun.

"Melainkan peristiwa kebakaran pabrik kembang api di Tangerang Banten," tulis akun tersebut.

Penanggungjawab Tim Saber Hoaks Kabupaten Cirebon sekaligus Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH, MH menuturkan bahwa peristiwa kebakaran pabrik kembang api tersebut, terjadi pada 26 Oktober 2017. Namun, video itu kembali disebar bersamaan dengan kebakaran yang terjadi di Arjawinangun.

Selain itu, ujar Bambang, kepastian bahwa adanya korban jiwa pada peristiwa kebakaran di Arjawinangun adalah bohong, karena pihaknya telah mendapatkan informasi dari pihak kepolisian, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Selain videonya memang salah, polisi juga sudah menyatakan tidak ada korban jiwa," ujar Bambang, Kamis (2/3/2023).

Ia juga menambahkan, informasi hoaks itu bukan hanya informasi yang memang sengaja dibuat untuk menyesatkan. Namun terkadang, ada juga informasi hoaks yang bersumber dari konten asli, tetapi dipadankan pada informasi yang salah.

"Dalam kasus ini, videonya memang benar, tapi informasinya yang salah," jelas Bambang.

Ia pun menambahkan, Saber Hoaks Kabupaten Cirebon yang diinisiasi oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon, terus berupaya memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat tentang informasi hoaks. 

Dalam pelaksanaannya, Saber Hoaks juga menggandeng Relawan TIK Kabupaten Cirebon, untuk menjadi bagian tim verifikasi informasi dari aduan warga yang masuk.

"Kami menggandeng Relawan TIK Kabupaten Cirebon untuk menjadi bagian Tim Saber Hoaks Kabupaten Cirebon, serta unsur masyarakat lainnya," ujar Bambang.

Sementara itu, Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Akhmad Rofahan mengatakan, peristiwa-peristiwa besar yang sedang terjadi, berpotensi menjadi korban penyebaran hoaks.

Ia menyebut, banyak hoaks bermunculan biasanya pada saat terjadinya sejumlah peristiwa/bencana yang terjadi di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Penyebaran hoaks ini, tentunya sangat meresahkan.

Biasanya, motif penyebaran informasi hoaks yang dilakukan oleh masyarakat, yaitu selain dirinya tidak mengetahui informasi itu salah, mereka juga ingin menjadi orang yang paling pertama mengabarkan informasi terbaru.

"Karena ingin jadi yang terdepan mengabarkan, mereka lupa untuk melakukan verifikasi kebenarannya terlebih dahulu," kata Rofahan.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, bahwa penyebaran hoaks bisa mendapatkan konsekuensi hukum. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak cepat menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

"Kalau infonya belum jelas atau sumbernya tidak bisa dipercaya, jangan disebarkan," lanjut Rofahan.

Ia menambahkan, bagi warga yang ingin mengadukan atau mempertanyakan tentang kevalidan suatu informasi, bisa melalui media sosial resmi Saber Hoaks Kabupaten Cirebon, baik itu di Instagram (@cirebonkabsaberhoaks), maupun Facebook (Saber Hoaks Kabupaten Cirebon). (Nur)

Top 15 Mahasiswa Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon Berhasil Menulis Artikel

FOKUS CIREBON, FC - Sebanyak 15 Mahasiswa berhasil tuntas menulis artikel ilmiah terstandar. Keberhasilan ini dicapai melalui kegiatan Academic Writing yang digelar oleh Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Acara dilaksanakan di Aula Lt. 5 Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sabtu-Minggu, 25-26 Februari 2023.

Kampus Unggul Terkemuka Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, adalah sosok yang menginisiasi kegiatan Academic Writing for Student. Agenda ini khusus dilaksanakan bagi mahasiswa FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Mahasiswa mesti mendapat dukungan fasilitas untuk mengembangkan kapasitas keterampilan. Salah satunya keterampilan menulis artikel untuk tujuan publikasi di jurnal ilmiah,” ungkapnya.

“Kampus unggul bisa terwujud melalui produktivitas publikasi ilmiah. Jika mahasiswa berhasil mempublikasikan artikel di jurnal ilmiah, tentu hal itu merupakan prestasi dan keunggulan,” lanjutnya.

“Kami optimis mahasiswa mampu menulis artikel dan mempublikasikannya di jurnal ilmiah. Academic Writing yang secara khusus diperuntukan bagi kalangan mahasiswa merupakan upaya menuju kampus terkemuka,” tuturnya.

Melatih Penggunaan Mendeley Kegiatan Academic Writing meliputi pra, pelaksanaan, dan pasca. Materi pra mencakup kerapian dalam menulis, penggunaan Mendeley, dan penyampaian modul latihan.

“Kerapian menjadi prinsip utama dalam menulis artikel ilmiah. Penggunaan manajemen pengutipan Mendeley sangat penting untuk kerapian tulisan dan validitas referensi. Mahasiswa kita arahkan supaya mampu mengoperasikan Mendeley. Juga diarahkan untuk menggunakan acuan modul latihan,” papar Dr. Anwar Sanusi, M.Ag.

Saat pelaksanaan, mahasiswa dilatih praktik menulis artikel menggunakan acuan modul terstandar. Modul ini mencakup tahapan mulai Tahap 1 sampai Tahap 11. Setelah mahasiswa tuntas menulis artikel, dosen melakukan Re-See untuk meninjau kembali mana area yang harus dipotong, ditambah, dan ditata ulang.

65% Peserta Tuntas Menulis Artikel Peserta sebanyak 30 Mahasiswa yang merupakan utusan dari masing-masing program studi di lingkungan FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Yaitu Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI), Jurusan Ilmu Hadis (IH), Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi (TAPSI), Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), dan Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Kegiatan Academic dilaksanakan secara hybrid yaitu model online (tanggal 21-24 Februari) dan model offline (tanggal 25-26 Februari). Di masa pra pelaksanaan berhasil 3 (tiga) Mahasiswa tuntas menulis artikel tanggal 24 Februari. Yaitu Raka Ramandita Jurusan BSA, Khilda Minhatul Maula Jurusan IH, dan Muhammad Ali Jurusan SPI.

Disusul tuntas menulis 6 (enam) Mahasiswa tanggal 26 Februari, yaitu Abdul Hamid Jurusan IAT, Khoirul Anam Jurusan IH, Mia Rahmayanti Jurusan IH, Aisyah Jurusan IH, Nurlelah Jurusan IAT, dan Rofingatun Nguluwiyah Jurusan SPI.

Lalu disusul pula oleh 6 (enam) Mahasiswa, yaitu Aminaturrahma Jurusan BSA, Salma Mumtazah Jurusan SPI, Ummu Aiman Jurusan BSA, Imas Dariah Jurusan SPI, Rizqi Alfarel Jurusan AFI, dan Silfa Tamami Solihati Jurusan AFI. Keenam peserta ini hanya tersisa penyempurnaan Tahap 10 dan Tahap 11.

Jadi seluruhnya ada 15 Mahasiswa yang dinyatakan tuntas menulis artikel terstandar. Bahkan, sisanya ada 4 (empat) Mahasiswa telah sampai Tahap 6, yaitu Hapiz Ilham Maulana Jurusan IH, Alfiyah Makarrim Jurusan TAPSI, Nurfadilah Jurusan IAT, dan Raihan Athaya Mustafa Jurusan AFI.

“Sebanyak 65% mahasiswa tuntas menulis artikel terstandar. Sebelumnya peserta 30 orang tapi di tengah jalan ada yang mengundurkan diri 7 orang karena alasan sakit dan terkendala tidak punya laptop. Jadi total jumlah peserta 23 orang dan berhasil tuntas menulis 15 orang,” ungkap Dr. Anwar Sanusi, M.Ag.

Kegiatan dilaksanakan dengan strategi Writing Sprints di mana peserta mengerjakan tahapan secara balapan. Tiap tahap ada juara sebagai tercepat mengerjakan penulisan artikel ilmiah.

Kegiatan Academic Writing menggandeng Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ini merupakan agenda tindak lanjut kerja sama antara FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengaku senang bisa melaksanakan tindak lanjut kerja sama. “Ini merupakan bentuk kolaborasi yang menghubungkan potensi-potensi mahasiswa secara strategis,” tutur Dekan FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dekan FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerjunkan Tim Kelas Menulis yaitu Hidayatul Fikra, Susanti Vera, dan Fitriani. Ketiganya bertugas menjadi fasilitator dalam kegiatan Academic Writing. Mereka adalah pengelola jurnal-jurnal mahasiswa di FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Peserta yang telah tuntas menulis artikel diarahkan menjadi pendamping untuk teman-temanya yang sedang mengerjakan tahapan. Karena target kegiatan Academic Writing ini seluruh peserta harus tuntas menulis.

Selanjutnya, para peserta Academic Writing disiapkan untuk membagikan pengalamannya kepada adik-adik angkatan. Para peserta lulusan pelatihan mendapat tugas untuk membentuk Kelas Menulis.

Dari Kelas Menulis itu pasti dihasilkan sumber daya terlatih dalam pelaksanaan penelitian, penulisan artikel dan publikasi ilmiah. Bukan itu saja tetapi mahasiswa akan aktif dalam kegiatan konferensi dan pengelolaan jurnal ilmiah.

“Penulisan yang dikerjakan oleh mahasiswa telah memenuhi standar. Sehingga dipastikan 15 artikel mahasiswa hasil kegiatan Academic Writing terbit di jurnal ilmiah dalam waktu yang tidak akan lama lagi,” tutur Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan Academic Writing mendapat dukungan penuh dari jajaran pengelola jurusan, dosen-dosen, dan pengelola jurnal FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon. “Kegiatan ini menjadi rintisan pembentukan Kelas Menulis menuju kampus unggul terkemuka,” pungkas Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag.

Dekan FUA IAIN Cirebon Resmi Membuka Kegiatan Workshop Pengembangan Life Skill dan Enterprenership

FOKUS CIREBON, FC - Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Membuka secara resmi kegiatan Workshop Pengembangan Life Skill dan Enterprenership bagi mahasiswa.

Anwar Sanusi mengatakan bahwa kegiatan ini hadir atas kegelisahannya menghadapi tantangan dunia akademik sehingga dirinya menggandeng Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Wahyudi Darmalaksana, M.Ag sebagai pemateri dalam kegiatan penulisan Journal. 

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung sudah 800 mahasiswa yang berhasil menulis di journal baik sinta maupun scopus.

Maka kegiatan ini tentunya sangat diharapkan bisa membawa perubahan dalam menulis journal bagi mahasiswa FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa dari pengurus SEMA, DEMA dan HMJ serta mahasiswa perwakilan darii setiap jurusan. Kehadiran mereka tentu menjadi harapan bagi Fakultas Ushuluddin dan Adab membawa perubahan akademik mahasiswa dalam menulis di journal.  

Acara pembukaan kegiatan Academic Writing for Student dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dengan di damping beberapa Ketua jurusan di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan beberapa dosen pengelola journal. 

Bertindak sebagai MC Ananda Viviyen Jensifa Harahap dari Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah, dan dirigen oleh ayu amalia dari jurusan Perbannkkan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam serta qoriah Ananda Rossa mahasiswa Ilmu Hadis.

Mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Aqidah Filsafat Islam (AFI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Ilmu Hadis (ILHA), dan Tasawuf Psikoterafi sangat antusias mengikuti sehingga ini menjadi indikator keberhasilan program Academic Writing for Student. (din)


Minggu, 26 Februari 2023

Rapat Kerja HMJ IQTAF Periode Baru, Kajur IAT Pentingnya Kolaborasi

FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Rapat Kerja (Raker). Selasa, 21 Februari 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung FDKI ini resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.Si,. (09/02/2023).

Raker kali ini mengusung tema 'Aktualisasi Program Kerja yang Optimal Demi Terciptanya HMJ IQTAF yang Progresif dan Aktif'. Dengan adanya Raker ini diharapkan program kerja yang sudah dibentuk sebelumnya bisa berjalan dengan optimal agar terciptanya HMJ IQTAF yang progresif dan aktif sesuai dengan tema yang diusung kali ini.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Hilal Faqieh Fadhilah mengatakan Raker ini menjadi ajang untuk kita membuka lembaran baru di kepengurusan kali ini dan untuk membenarkan kepengurusan sebelumnya.

"Raker ini adalah ajang kita untuk memulai langkah baru, untuk memulai lembaran baru di kepengurusan yang sekarang, dan juga membenarkan kepengurusan yang lama di kepengurusan sebelumnya," ucap Faqieh.

Fachry Maulana Rivaldi, Ketua umum HMJ IQTAF Periode 2023-2024, dalam sambutannya mengatakan bahwa seperti yang dikatakan oleh kajur IAT, jadikan IAT sebagai rumah dimana sebagai pengurus harus bisa untuk merealisasikannya.

“HMJ Ibarat sebuah perahu dimana kita semua sebagai awak kapal nya, dan ketika di tengah laut perahunya bocor kita perbaiki bareng-bareng, dan ketika perahunya diterjal ombak kita hadapi bareng-bareng, dan itulah yang pak maimun maksud sebagai rumah," ucapnya.

Dalam sambutan berikutnya, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) yang berhalangan hadir dan diwakili oleh wakilnya, Fahmi Jauharudin mengatakan bahwa dalam rapat kerja harus menjalankan beberapa prinsip dimana di dalamnya ada kepentingan HMJ untuk lebih maju lagi dan harus akuntable.

“Diharapkan dengan prinsip-prinsip tersebut gerbong kepengurusan kali ini, HMJ IQTAF mampu melaksanakan program kerja yang kongkrit dan memuaskan semua pihak di akhirnya," Jelas Fahmi.

Kemudian, Ketua Jurusan IAT, H. Muhammad Maimun, M.A., M.Si, menekankan pentingnya kolaborasi terutama untuk meningkatkan konten di media sosial yang ada, karena ciri khas dari program studi di IAT itu mengenai digital dan multimedia.

“Saya berharap yang mempunyai keahlian media terkait tentang tekniknya, bagi teman-teman yang punya bahan konten ada rekomendasi yaitu kolaborasi, karena tidak ada manusia yang hidupnya sukses sendiri pasti perlu untuk berkolaborasi," ucap Maimun.

Rekam Jejak Sugianto Anak Petani Tulen Yang Jadi Guru Besar Hukum

Prof Dr H.E.Sugianto, SH, MH Guru Besar Besar Hukum


CIREBON - Kisah Prof Dr H, E. Sugianto, SH, MH yang sukses menggapai mimpi menjadi akademisi,  ternyata lahir dari keluarga petani. Sugianto sendiri merupakan anak lelaki satu-satunya dari 8 perempuan bersaudara yang tinggal di Perkampungan Desa Gantar, Kec Gantar, Kabupaten Indramayu. 

Namun sebagai anak lelaki, Sugianto tidak pernah merasa berkecil hati, walaupun tinggal di wilayah perkampungan Indramayu Barat.

Kisahnya dimulai dari masa anak-anak, di masa kecil ini, Sugianto tak pernah bermimpi menjadi akademisi atau dosen di Perguruan Tinggi. Hal ini di dilatarbelakangi oleh rasa "minder" karena menjadi anak Petani Tulen.

Di usianya yang sudah cukup, Sugianto kemudian bercita-cita ingin menjadi TNI  AD yang dipandangnya begitu gagah di mata Sugianto. Pada tahun 1992, cita-cita tersebut kemudian diwujudkan setelah lulus kuliah S1 Hukum pada Fakultas Hukum UNPAS Bandung. Sugianto mendaftar AKABRI di Kodam III Siliwangi dengan Ijazah  S1. Tetapi keberuntungan belum berpihak kepadanya, Sugianto pun gagal saat dalam tes wawancara .

Setelah gagal tes masuk AKABRI, pada tahun 1994, Sugianto melamar menjadi dosen Fakultas Hukum UNTAG'45 Cirebon dan rupanya berhasil hingga mengajar  sampai tahun 2006.

Dikisahkan kembali, pada tahun 1996 sebelumnya, Sugianto melabuhkan hatinya pada seorang wanita yang dinikahinya dan dikaruniai 5 anak, yakni 4 anak perempuan dan 1 anak laki-laki. Dari 5 buah hati ini, pasangan suami istri, Sugianto dengan Hj Tintin Rostiani menjadi keluarga yang sakinah dan bahagia.

Kemudian pada tahun 2021, dengan Ijazah S2 Hukum yang dimiliki, Sugianto ikut mendaftar seleksi calon dosen STAIN Cirebon. 

“Kebetulan saat itu hanya dibutuhkan dosen mata Kuliah Hukum. Alhamdulilah lulus dan bekerja sampai sekarang sebagai dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon," tutur Prof Dr H.E. Sugianto SH, MH saat mengupas riwayat hidupnya.

Kemudian pada tahun 2011 Sugianto Lulus Doktor Hukum 'S3' Pasca Sarjana UNISBA Bandung dengan Gelar Doktor Hukum ”Kompetensi Keilmuan HTN & OTD“.

Pasca lulus Doktor Hukum 'S3', tak membuat Sugianto berhenti dan puas dengan gelar 'S3' yang disandangnya. Sugianto dengan kegigihan dan tanggung jawabnya, kemudian juga sebagai  tuntutan akademisi, pada tahun 2020  dilantik dan dikukuhkan menjadi Guru Besar, yakni Profesor Hukum.
                 
Menurut Sugianto, dalam perjalanan karir akademisnya, banyak sudah yang dilakukan dan diikutinya. Seperti pada tahun 2016, dirinya mengikuti Pendidikan “Diklat  Kepemimpinan"  PPRA (Program Pendidikan Reguler Angkatan) Lemhanas RI di Jakarta dengan peserta berjumlah 108 orang dari berbagai negara. "Alhamdulilah lulus dengan meraih Sertifikat," ucapnya. 

Menurut Sugianto, kelulusan ini secara pribadi semakin membuat percaya diri, apalagi seorang dosen perguruan tinggi harus berwawasan luas, baik nasional maupun global, sehingga ini menjadi  kekuatan Networking (jaringan), untuk membangun sinergitas dan kolaborasi sesama alumni Lemhanas RI di manapun berada.

”Kuncinya tetap komunikasi dan silaturahmi. Apalagi alumni 'IKAL'  Lemhanas termasuk banyak di Lingkungan Kementerian Agama RI," katanya. 

Sugianto juga menjelaskan, saat selama menjadi dosen, saat itu tahun 2005 dan  masih STAIN Cirebon, dirinya dipercaya  Pimpinan sebagai Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) hingga tahun 2010. Kemudian tahun 2011-2014, Ia dipercaya sebagai Wakil Dekan III Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon di bawah kepemimpinan Rektor Prof Dr H Maksum Muktar, M.Ag.

Di tahun 2017-2019, di bawah kepemimpinan Dr H Sumanta M.Ag, Sugianto juga dipercaya sebagai Ketua Team Rektor untuk Percepatan Pembangunan (TRUPP) kampus IAIN.

"Selama itu alhamdulilah IAIN Cirebon mendapatkan Hibah tanah dari Pemprov Jabar seluas seluas 4,9 Hektar dan Pemda Indramayu seluas 18 Hektar,“ ujar Sugianto mengingat hasil kerja kerasnya di TRUPP.

Kemudian, kata Sugianto, surat penyerahan, surat pernyataan Pemda Indramayu yang ditandatangani PLT Bupati H.Taufik Hidayat, kemudian diserahkan pada Kementerian Agama oleh ASDA II H.Maman Kostaman. Tanah tersebut terletak di Blok Ciputat Terisi Indramayu.

Kemudian pada tahun 2018 melakukan koordinasi dengan Dirjen AHU Kemenag RI, Prof Nizar Ali, yang merupakan senior Sugianto di Pendidikan Lemhanas RI. Prof Nizar Ali sendiri sebagai Sekjen di Kemenag RI, dan atas izin Prof Nizar Ali, Sugianto mencoba mengawal tanah hibah untuk Embarkasi Haji di Loh Bener Indramayu dengan luas 10 hektar.

"Saat itu Bupati Indramayu nya adalah Hj Ana Shopana dan alhamdulilah sudah terwujud pembangunan Embarkasi Haji," terangnya. 

Kemudian pada tahun 2019-2023, Sugianto juga dipercaya oleh Rektor Dr H SumantaM.Ag sebagai Ketua Program Studi Magister & Doktor Hukum (HKI) Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Saat ini saya memberanikan diri ikut kontestasi Pilrek dalam Pencalonan Rektor periode 2023-2027 (ini yang kedua kali), semoga Allah Ridhoi dan berkahi, amin," tutup Prof Dr H Sugianto SH MH. (din)

Sabtu, 25 Februari 2023

Bupati Cirebon Hadiri Pembukaan Muswil ke-21 Muhammadiyah Jawa Barat

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah ke-21 Muhammadiyah Jawa Barat di Stadion Ranggajati Sumber, Sabtu (25/02/2023).

Kegiatan Muswil kali ini mengusung tema "Memajukan Jawa Barat, Mencerahkan Indonesia" akan membahas mengenai isu-isu strategis, evaluasi, sekaligus penetapan calon ketua dan calon anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) periode 2022-2027.

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah atas peran besarnya dalam bidang dakwah, pendidikan serta pembangunan di Kabupaten Cirebon.

"Terima kasih kepada Muhammadiyah, atas perannya dalam bidang dakwah, pendidikan dan lainnya dalam kemajuan Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Ia mengatakan, bahwa Muswil ini diharapkan bisa memberikan motivasi dan inovasi, serta keteladanan dalam melaksanakan tata kelola berorganisasi sebagai wujud turut serta membangun bangsa.

Imron juga menuturkan, bahwa Muswil ini juga diharapkan bisa dijadikan sebagai salah satu moment penting untuk bisa merealisasikan cita-cita para pendiri Muhammadiyah, serta menghasilkan keputusan yang tepat.

"Semoga dengan adanya Muswil ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang tepat, bisa membawa generasi muslim yang beriman, ilmiah, berwawasan kebangsaan serta selalu menjaga keutuhan NKRI," ujar Imron.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24 s/d 26 Februari 2023 tersebut, dihadiri pula Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, serta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang juga sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. (din)