Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 12 September 2023

Warga Senang, Tiga Desa di Kecamatan Gebang Buka Pendaftaran Calon Kuwu

 

Pendaftaran Bakal Calon Kuwu Dibuka

GEBANG, FC - Warga di tiga desa Kecamatan Gebang dalam waktu dekat akan menentukan calon pemimpinnya. Pasalnya, pendaftaran bakal calon (balon) kuwu di tiga desa, masing-masing Desa Gebang Ilir, Desa Gebang Mekar dan Desa Melaka Sari telah dibuka. 

Dengan dibukanya pendaftaran Balon Kuwu ini, ketiga desa dipastikan akan super sibuk. Mulai dari pendaftaran, pemberkasan, penyiapan TPS hingga penghitungan dan keluarnya calon terpilih (pemenang).

Hajat demokrasi ini digelar bersama dengan sejumlah desa lain di Kabupaten Cirebon secara serentak pada tahun 2023 ini. Untuk calon kuwu di tiga desa sendiri terdapat enam (6) bakal calon, berarti untuk satu desa ada dua calon yang siap bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di desa yang bersangkutan.

Achmad Syariffuddin, kepada awak media menjelaskan, momen pendaftaran bakal calon Kuwu ini dihadiri langsung oleh unsur Muspika Kecamatan Gebang, kemudian para sesepuh dan tokoh masyarakat dan pemuda, panitia pelaksana pemilihan Kuwu, termasuk BPD, LPMD, juga keluarga bakal calon.

Semua datang berduyun-duyun dan sangat antusias untuk melihat dan menyaksikan pendaftaran bakal calon kuwu tersebut. 

Pada momen ini ada rasa bahagia dan bangga melihat calonnya mendaftar, atau senang bisa melihat langsung siapa-siapa saja calon-calonnya. 


"Bangga dan bahagia, karena bisa melihat langsung para calon Kuwu yang mendaftar ke panitia. Sehingga kami sebagai warga tidak sekedar hanya mendengar tetapi bisa melihat sendiri," kata warga setempat kepada media.

Kendati kata warga, akan ada banyak harapan bagi kemajuan desa yang nanti harus digulirkan dan di program secara profesional oleh calon kuwu yang terpilih. (Iing S)

Senin, 11 September 2023

30 Dosen Dari Sejumlah Fakultas di IAIN Cirebon Dikirim Mengikuti Pelatihan di UT

CIREBON, FC - Transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi PTKIN berbasis siber, penyiapan sumber daya dan dilakukan secara paralel. Sumber daya yang diperlukan seperti ketrampilan dosen dalam menyusun bahan ajar dan kualitas bahan ajar yang akan digunakan. 

Sehingga kembali 30 orang dosen dari berbagai fakultas, di antaranya FITK, FUA, FDKI dan FEBI dikirim untuk mengikuti pelatihan di UT selama 3 hari, Senin, 11 September 2023.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Aan Jaelani,  kembali mengutus 30 dosen untuk dilatih menyusun modul selama 3 hari, 10 – 13 September 2023 yang bertempat di Wisma 1 Universitas Terbuka di Pondok Cabe, Tangerang Selatan untuk batch 2.

Secara umum, ketrampilan yang dilatihkan adalah ketrampilan menyusun modul atau bahan ajar digital yang terstandar sesuai dengan karakteristik modul, seperti yang diharapkan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang disampaikan melalui Ketua LPM, Ayus Ahmad Yusuf dalam sambutan dan pembukaannya.

Pada kegiatan batch 2 kali, Narasumber, Ibu Suci, ditemani fasilitator, Ibu DIna dan panitia, menyampaikan beberapa hal yang akan diterima dan dikerjakan oleh para peserta. 

Secara umum, materi yang disampaikan berkaitan dengan penyusunan peta kompetensi, penyusunan GBPP, penyusunan instrumen penilaian dan Penyusunan Modul/Bab sampling. Selain itu, Toheri, juga menyampaikan secara teknis para peserta dibagi beberapa kelompok, perorangan, akan tetapi, semua peserta diberikan beban yang sama.

Selain diberikan updating pemahaman terkait hal-hal apa saja yang termuat dalam modul, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerja dari tiap tahapannya. Secara telaten, narasumber memberikan masukan baik dari aspek kontent peta kompetensi maupun susunan dari kompetensi-kompetensinya.

Hal yang sama juga, saat presentasi instrumen penilaian, sejumlah masukkan yang diberikan seperti; bagaimana menyusun soal pilihan ganda untuk tingkatan kognitif, C2, C3, dst, demikian juga untuk soal uraian. Kalau di UT soal uraian diberikan untuk mengukur tingkat kognitif pada level C3 ke atas.

Presentasi dilanjutkan dengan penampilan contoh bahan ajar yang dilengkapi dengan bagian-bagian terkait.

Para peserta sangat berantusias mengikuti serangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Sejumlah peserta juga mendapatkan ketrampilan dan pemahaman baru, khususnya dalam merancang modul ajar yang selanjutnya dijadikan sebagai bahan ajar digital.

Narasumber juga mengatakan bahwa modul ajar digital tentu mesti lebih berhati-hati lagi apalagi disajikan secara online. Sejumlah presenter juga diberikan doorprize bagi yang berinisiatif menyajikan hasil kerjanya. (Hanin)

Minggu, 10 September 2023

MTQ ke-49 Resmi Dibuka, Bupati Imron: Dapat Melahirkan Qori-Qoriah dan Hafidz-Hafidzah

KABUPATEN CIREBON - Setelah membuka pawai ta'aruf Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-49 tahun 2023 tingkat Kabupaten Cirebon, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag juga membuka secara resmi MTQ ke-49 tahun 2023 di Lapangan Desa Panambangan, Kecamatan Sedong, Sabtu malam (9/9/2023).

Bupati Imron mengatakan, penyelengaraan MTQ ini upaya bersama untuk membina dan meningkatkan dorongan kepada masyarakat dalam mempelajari dan mendalami isi kandungan Al-Qur"an. Bahkan, kegiatan ini juga sebagai evaluasi kemampuan para qori dan qoriah di Kabupaten Cirebon.

"Mari kita sukseskan kegiatan MTQ ke-49 ini, sehingga dapat melahirkan para qori-qoriah, hafidz dan hafidzah di tingkat Kabupaten Cirebon," katanya.

Imron mengungkapkan, pada kegiatan MTQ ini, Pemkab Cirebon juga akan mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat. 

"Nanti yang juara, akan mewakili Kabupaten Cirebon untuk mengikuti ajang MTQ tingkat Jawa-Barat," ungkapnya.

Ia mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk menjadikan MTQ kali ini sebagai bagian dari upaya guna meningkatkan karakter masyarakat Kabupaten Cirebon yang religius dan berakhlakul karimah. 

"Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai rujukan dalam pembinaan karakter yang tangguh, untuk menghadapi berbagai masalah cobaan dan ujian," lanjutnya.

Sementara, Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Ketua Pelaksana LPTQ, Drs. Mochamad Syafrudin mengatakan, tujuan diselenggarakannya MTQ ini adalah untuk menanamkan rasa cinta, terutama generasi muda Islam yang senang membaca dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an 

"Dengan adanya MTQ ini, banyak hikmah yang didapat, selain mempererat tali silaturahmi, tentu kedepannya Kabupaten Cirebon akan mempunyai kader-kader pencinta dan penghafal Al-Qur'an," ujarnya.

Menurut Syafrudin, kegiatan MTQ ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan untuk meningkatkan pemahamam, penghayatan dan pengamalan isi yang tersirat dan tersurat dalam Al-Qur'an.

"MTQ ini diikuti oleh 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon, dan kali ini Kecamatan Sedong menjadi tuan rumah," jelasnya. (din)

Jumat, 08 September 2023

IAIN Cirebon Adakan MoUDengan LSP Digital Teknologi Informasi Indonesia

CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan MoU dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Digital Teknologi Informasi Indonesia dalam rangka penguatan transformasi lembaga menuju Kampus Siber. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag (Rektor), Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag (Warek III), Dr. Siti Fatimah, M. Hum (Dekan FDKI), Agus Pamuji, M. Kom (Kepala PTIPD), Wahyono, M. Pd.I (Ketua Bimbingan Karir) , Dr. Taufik Ridwan, M. Hum dari LSP Digital Teknologi Informasi Indonesia beserta jajarannya dan tamu undangan, Jum’at (08/09/2023)

Prof. Aan dalam sambutanya menyampaikan bahwa pilot project IAIN Cirebon menjadi pilot projeck kampus siber harus segera harus ditindaklanjuti dengan banyak hal, termasuk juga dalam pengembangan SDM (dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa), di mana nantinya bisa dengan mengadakan workshop, bimtek dan pelatihan-pelatihan yang nantinya bisa dibuktikan dengan sertifikat setelah mengikuti uji kompetensi.

Prof. Aan juga menyampaikan, IAIN Sebgai kampus digital maka seluruh layanannya harus bentuk digital yang mana sekarang sudah mulai diaplikasikanya salah satunya yang sudah berjalan adalah tanda tangan digital yang sangat dirasakan manfaatnya.

Dr. Taufik Ridwan, M. Hum dalam sambutannya menyampaikan bahwa LSP Digital Teknologi Informasi yang peduli terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama dalam hal ini adalah di bidang teknologi dan informasi ingin ikut berperan dalam bagian transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi universitas berbasis siber yang mana sudah mengajukan 10 skema dalam berkolaborasi dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju universitas siber yakni tentang digitalisasi, digital marketing expert, multimedia, sosial media marketing, web developer, video editing, konten kreator dan lain-lain yang mana nantinya akan mendapatkan sertifikat profesi setelah menyelesaikan uji kompetensi.

Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Digital atau disingkat LSP Teknologi Digital (LSP TD) mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan proses Sertifikasi di bidang Teknologi dan Informasi. 

Tugas pokok dan fungsi dari Lembaga Sertifikasi yang penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia menjadikan LSP TD harus lebih profesional dan independen dalam melakukan proses sertifikasi. Untuk memastikan Tenaga kerja Indonesia Kompeten pada bidangnya dan berdaya saing global pada industri Teknologi dan Informasi. (Ara)

Rindu Jalan Mulus, Warga Ikut Awasi Pekerjaan Jalan di Desa Babakan Gebang

 

Perbaikan jalan di Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon


BABAKAN GEBANG, FC - Bantuan pemerintah di Desa Babakan Gebang, berupa dana APBD Kabupaten Cirebon senilai Rp 484.452.000, guna untuk memperbaiki jalan desa, atau peningkatan jalan di desa babakan gebang blok belakang kantor pos dan giro, digelar. 

Pekerjaan peningkatan jalan di desa Babakan Gebang ini, digelar sepanjang  510,000 dan lebar 3,00 M dengan waktu  pelaksana'an 90 HK, oleh CV. CAESAR UTAMA  KARYA. 

Pada pekerjaan jalan ini, selain senang, warga Desa Babakan Gebang juga kritis, sehingga banyak warga ikut mengawasi dalam pekerjaan. "Pengawasan ini agar hasil pekerja'an bagus dan maximal," terang Muhammad Yasin, warga setempat kepada awak media.

Menurut Muhammad Yasin, pekerja'an yang dilaksanakan oleh CV Caesar,  sebaiknya selalu di kontrol, dan tak sungkan untuk memberikan masukan kepada para pekerjanya.

"Kita ingin hasil pekerjaan jalan ini bisa kuat dan maksimal, agar masyarakat menerima manfaat langsung dari hasil pekerjaan tersebut," ucapnya.

Muhammad Yasin juga menjelaskan, bahwa di Desa Babakan Gebang ini juga akan menghadapi pemilihan kuwu, sehingga dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi aktifitas warga.

Sementara itu, terkait bursa calon kiwi di wilayah timur ini, Yeni merupakan salah satu sosok yang ikut dalam bursa pencalonan kuwu di Desa Babakan Gebang. Yeni juga diketahui sebagai  incumben dan sudah dua (2) menjadi Kuwu Desa Babakan Gebang.

Pada Pilwu tahun 2023, Yeni juga kembali ikut meramaikan hajat demokrasi rakyat ini. Dengan daftarnya Yeni pada bursa calon kuwu tersebut, berarti ini adalah yang ketiga kalinya bagi Yeni ikut dalam pencalonan Kuwu.

" Terpilihnya sosok Yeni, pada Pilwu-Pilwu sebelumnya, karena memang sosoknya dengan warga. Dan kesuksesannya ini didulang berkat kepemimpinannya dan tentu saja semua karena ijin Allah SWT," tuturnya 


Kendati demikian, banyak harapan pada Pilwu serentak di Kabupaten Cirebon, khususnya di Desa Babakan Gebang, bisa berjalan baik dan kondusif. Dan berdasarkan pantau awak media di lapangan, dari masing-maisng pendukung mengedepankan kerukunan dan kedamaian. Sehingga situasi sampai saat ini kondusif dan baik-baik saja.

"Ya, kami bangga karena warga masyarakat Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon sudah pada dewasa-dewasa jadi tidak sampai ada terjadi sesuatu hal.yang tidak diinginkan," tandasnya.  (I'ing Solihin).

Kamis, 07 September 2023

Kabag Umum IAIN Cirebon Hadiri Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan Se-Indinesia di Bali

Zaenal Arifin, S.Ag, Kabag Umum dan Layanan Akademik, IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan PTKIN 


CIREBON, FC - Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) untuk mengevaluasi dan mempercepat penyaluran Bantuan KIP Kuliah Tahun Anggaran 2023, sukses dilaksanakan di Bali pada tanggal 6 hingga 8 September 2023. Acara ini dihadiri oleh 58 PTKIN dari seluruh Indonesia, Kamis, (07/09/2023).

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan PTKIN, Nur Shoib, yang juga menjadi pemimpin dalam penyelenggaraan rapat. 

Nur Shoib menjelaskan, kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka Sosialisasi Juknis KIP Kuliah, Evaluasi Program KIP Kuliah Tahun 2023 serta Bintek tata cara pengoperasian aplikasi KIP Kuliah.

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan PTKIN, Nur Shoib, menekankan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam penyaluran Bantuan KIP Kuliah. 

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Bantuan KIP Kuliah ini tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mahasiswa PTKIN,” tegasnya.

Setelah pembukaan resmi, Sub-koordinator Seksi Kemahasiswaan, Abdul Basir, memandu proses evaluasi dengan mengumpulkan laporan dari PTKIN yang hadir. Salah satu laporan yang diminta mengenai proses rekrutmen KIP Kuliah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Sedangkan Zaenal Arifin, S.Ag (Kabag Umum dan Layanan Akademik) didampingi Miin Sugiyanto , M.Pd.I. (Pramubakti Pengelola Layanan Akademik) pada Subbagian Layanan Akademik, sebagai duta dari IAIN Cirebon pada kegiatan rapat koordinasi bidang kemahasiswaan kali ini.

Zaenal mengungkapkan, kegiatan proses rekrutmen KIP kuliah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dilaksanakan sesuai Juknis KIP Kuliah dengan Menyusun formulir indikator penilaian  dan calon penerima KIP Kuliah tahun 2023 ini sedang dalam proses. Peminat calon KIP dari tahun ke tahun di kampus kita semakin bertambah.

Narasumber dalam rapat koordinasi ini berasal dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, serta Bank Mitra Kementerian Agama. Rapat ini diharapkan akan membawa perubahan positif dalam pelaksanaan Bantuan KIP Kuliah di seluruh PTKIN di Indonesia.


Dengan semangat kolaboratif yang tinggi, rapat koordinasi ini dianggap sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di PTKIN dan memberikan peluang yang lebih baik bagi mahasiswa yang berusaha meraih ilmu di perguruan tinggi keagamaan Islam. 

Sebagai hasilnya, diharapkan Bantuan KIP Kuliah tahun 2023 akan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. (din)

Rabu, 06 September 2023

Workshop PSGA IAIN Cirebon dan Yifos Indonesia Bahas Hak Kesehatan Seksual dan Pencegahan Kekerasan Seksual

CIREBON, FC - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, bekerja sama dengan Lembaga YIFOS Indonesia, menggelar workshop yang berfokus pada pemahaman hak kesehatan seksual, pencegahan kekerasan seksual, dan peran orang muda dalam konteks keimanan. 

Workshop yang berlangsung pada 5 dan 6 September 2023 ini menarik perhatian mahasiswa, relawan PSGA, dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan pemangku kebijakan di kampus.

Kegiatan tersebut bertema "Orang Muda untuk Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Berbasis Keimanan", dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya.

Narasumber tersebut di antaranya Pendeta Obertina Modesta Johanis, M.Tb (aktivis wanita Kristen), Pak Muis (aktivis gender), dan Prof. Dr. Situ Musdah Mulia, M.A (aktivis wanita Islam). Selain itu, terdapat juga perwakilan dari YIFOS Indonesia, Gemma dan Ael Napitupulu, yang memberikan wawasan penting terkait tema yang diangkat.

Kepala PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Masriah mengungkapkan pentingnya acara ini dalam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa. 

Ia berharap dengan adanya acara ini mahasiswa lebih sadar tentang organ reproduksi dan kesehatan seksualnya serta menguatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA, menambahkan, adanya acara ini membuat mahasiswa sadar tentang hak-hak reproduksi dan hak-hak seksualnya. Diharapkan, dengan adanya acara ini, kita bisa menghormati hak-hak dari setiap individu serta mencegah terjadinya pelanggaran hak ataupun kekerasan seksual terutama di lingkungan kampus.

Ael, perwakilan dari YIFOS Indonesia, menyoroti pentingnya memegang teguh nilai-nilai keimanan dalam konteks hak dan kewajiban. 

"Hak dan kewajiban bukan berarti kita hanya berprinsip pada HAM, tetapi kita juga harus memegang teguh keimanan kita dan prinsip kita. Bukan berarti karena hal tersebut boleh dilakukan, maka kita melakukannya tanpa memikirkan resikonya maupun sudut pandang agama terkait hal tersebut," ujarnya.

Selama workshop berlangsung, peserta mendapat kesempatan untuk mendengarkan paparan dari para narasumber tentang berbagai aspek penting terkait kesehatan seksual, hak reproduksi, dan pencegahan kekerasan seksual. Diskusi-diskusi interaktif dan sesi tanya jawab juga menjadi bagian penting dari acara ini.

Dalam suasana yang penuh antusiasme, peserta workshop, yang terdiri dari mahasiswa, relawan, dosen, dan pemangku kebijakan, berbagi pemikiran dan pengalaman mereka mengenai tantangan yang dihadapi dalam konteks hak kesehatan seksual dan upaya pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Workshop ini bukan hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mendiskusikan bagaimana menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi ini mencakup isu-isu sensitif seperti budaya, agama, dan pandangan moral yang mungkin mempengaruhi cara individu mendekati masalah-masalah tersebut.

Menyusul workshop ini, diharapkan bahwa para peserta akan membawa pemahaman yang lebih baik tentang hak kesehatan seksual dan pencegahan kekerasan seksual ke komunitas mereka. 

Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan penuh penghargaan terhadap hak-hak individu, terutama di lingkungan kampus.

Acara workshop yang berfokus pada orang muda, agama, dan hak kesehatan seksual ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kesadaran dan perubahan positif dalam masyarakat. 

Hal ini sejalan dengan semangat kolaborasi antara PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan YIFOS Indonesia dalam mempromosikan hak-hak kesehatan seksual dan pencegahan kekerasan seksual di kalangan pemuda, dengan tetap memegang teguh nilai-nilai keimanan. 

Dengan pengetahuan yang lebih baik dan semangat yang tulus, para peserta workshop diharapkan dapat berkontribusi pada menciptakan lingkungan yang lebih adil dan aman bagi semua individu, di mana hak-hak mereka dihormati dan dilindungi. (Red/Tria)