Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 31 Januari 2023

Kota Cirebon Raih Trofi Penghargaan Sebagai Badan Publik

CIREBON, FC – Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menyerahkan trofi penghargaan sebagai Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif tahun 2022 kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, di ruang Kanigaran, Balai Kota Cirebon, Selasa (31/1/2023).

Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati. Penyerahannya disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. Agus Mulyadi, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Ma’ruf Nuryasa, A.P., M.M., dan jajaran komisioner KI Kota Cirebon.

Eti mengatakan, penghargaan ini berkat sinergi antara KI Kota Cirebon dan seluruh badan publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya mengenai keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses informasi.

“Sinergi harus terus ditingkatkan. Sehingga masyarakat mudah dalam mengakses informasi,” katanya.

Penghargaan ini juga harus menjadi motivasi seluruh perangkat daerah maupun badan publik secara umum untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi di era digital menjadi keharusan bagi perangkat daerah di Kota Cirebon.

“Berikan kemudahan akses saat dibutuhkan masyarakat. Perangkat daerah juga sudah waktunya melek teknologi,” tutur Eti. (din)

Share:

Senin, 30 Januari 2023

Komisi I DPRD Kota Cirebon Menilai Pengoperasian BRT Belum Optimal

Kantor DPRD Kota Cirebon

CIREBON - Dipandang belum optimal, Komisi I DPRD Kota Cirebon menilai pengoperasian bus rapid transit (BRT) hanya menjadi beban untuk APBD Kota Cirebon.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani mengatakan dari 10 unit BRT yang diberikan Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kota Cirebon, hanya empat yang beroperasi.

“Tentunya ini hanya akan menjadi beban APBD saja, jadi kurang optimal untuk ukuran Kota Cirebon ini, kalau hanya empat bus saja,” kata Dani, Senin, 30 Januari 2023.

Menurut Dani, setiap tahun Pemerintah Kota Cirebon menghabiskan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk kepentingan operasional BRT.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani 

“Komisi I sudah melakukan peninjauan lapangan, dengan memutar satu putaran hanya dapat lima penumpang, berarti pendapatan sekali putar hanya Rp 25 ribu. Itu pun rata-rata hanya untuk berkeliling Kota Cirebon,” ucapnya.

Melihat hal ini, Dani menilai dengan keberadaan BRT ini terkesan seperti bus pariwisata, tidak untuk kepentingan perekonomian. (Nisa)

Share:

Bupati Cirebon Resmikan Mall Pelayanan Publik

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon.

Dengan adanya MPP ini, masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, praktis dan efisien dalam mengurus segala keperluan terkait administrasi dan hal lainnya.

"Jadi, nanti tidak perlu pindah-pindah gedung. Disini semua pelayanan tersedia," kata Imron, Senin (30/1/2023).

Imron mencontohkan, bahwa di MPP ini masyarakat bisa mengurusi keperluan terkait pajak, SIM, sertifikat tanah, SKCK, KTP dan lainnya. Karena semuanya berada dalam satu gedung, membuat pelayanan ini menjadi lebih praktis.

Bahkan menurut Imron, dengan adanya MPP ini, berperan juga dalam mengurangi tindakan korupsi yang mungkin terjadi pada sejumlah pelayanan publik.

"MPP ini juga, bisa mengurangi tindakan korupsi yang bisa terjadi pada proses pelayanan," ujar Imron.

Imron berharap, kedepan sejumlah fasilitas di MPP ini akan kembali ditingkatkan, sehingga bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang mengakses fasilitas di MPP.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Dede Sudiono menjelaskan, bahwa mitra MPP ini sebanyak 38 instansi, yang terdiri dari 134 layanan publik.

"Semua itu atas dukungan 9 instansi vertikal, 5 BUMN, 4 BUMD, 2 OPD Provinsi Jawa Barat, yaitu Samsat dan DPMPTSP Provinsi Jawa Barat, 7 dinas pelayanan, 9 dinas teknis dari Pemkab Cirebon, 2 swasta dan 1 gerai Dekranasda," jelas Dede.

Dede menambahkan, penganggaran pembangunan MPP berasal dari APBD Kabupaten Cirebon, yaitu anggaran tahun 2022 sebesar 2,8Miliar dan mempunyai beberapa tujuan.

"MPP ini bertujuan mengintegrasikan pelayanan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, keterjangkauan, kenyamanan, keamanan pelayanan, serta meningkatkan daya saing dan memberikan kemudahan berusaha," sambung Dede. (din)

Share:

Jumat, 27 Januari 2023

Enam Pejabat Dilantik, Rektor IAIN Cirebon Minta Pegawai Bekerja Sesuai Tusi

CIREBON, FC - Sebentar lagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon bakal bertransformasi menjadi PTKIN bertaraf universitas. Hal itu disampaikan Sang Rektor, Dr H Sumanta Hasyim MAg dalam pelantikan bersama 6 pegawai yang naik jabatan. 

Menyambut itu, Sumanta berpesan pegawai IAIN Cirebon melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional sesuai leading sektor yang ditempati. "Kita harus bekerja sesuai dengan tusi kita, leading sektor kita," ujarnya.

Pejabat yang dilantik antara lain Prof Dr H Huriyah MPd dan Prof Dr H Kosim MAg dari lektor kepada menjadi guru besar. Kemudian Budi Affandi SAg MPdI, Dra Elly Suherli MPd, Firman Agung Saputra SE MM, Dr H Ayus Ahmad Yusuf SE MSi dan Toheri SSi MPd.

Sumanta menegaskan kepada para pejabat yang dilantik agar bisa memberikan kontribusinya terhadap program-program yang dijalankan IAIN Cirebon. "Agar bisa memberikan pengaruh memberikan andil terhadap program yang dicanangkan kampus kita," jelas Sumanta. 

Sumanta berujar, lahirnya dua guru besar baru tentu saja meningkatkan rasio dosen bergelar profesor. Walau diakuinya, rasio dosen dibanding mahasiswa masih belum seimbang. 

"Bapak ibu yang dilantik ini merupakan andalan kita yang akan mem-back up pada leading sectornya masing-masing," jelasnya.

Diketahui, proses transformasi IAIN Cirebon sudah berhasil mengubah Satker dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Satu tahap lagi yang sedang diupayakan. Yakni berubah menjadi universitas.

"Kita akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati. Izin prakarsa sudah kita terima," jelasnya.

Sumanta menjelaskan, pengangkatan ke dalam jabatan administrasi merupakan pengisian jabatan yang kosong dan dalam rangka pelaksanaan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon.

Sumanta melanjutkan, dengan dilantiknya para pejabat diharapkan dapat meningkatkan performa pelayanan kepada mahasiswa. Di samping itu, juga kian mempercepat transformasi IAIN menjadi universitas. 

"Harapan kami tentu saja dengan Ortaker yang baru ini bisa memberikan akselerasi bagi transformasi kelembagaan juga pelayanan prima kepada mahasiswa, dosen dan masyarakat," pungkasnya. (din)

Share:

Kamis, 26 Januari 2023

UPZ IAIN Cirebon Raih 3 Penghargaan BAZNAS Kota Cirebon Sebagai Institusi Peduli Zakat


CIREBON, FC - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berbenah meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan Zakat sebagai implementasi  dari UU Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ). 

Sejak berdiri UPZ IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada 29 Januari 2021 yang ditetapkan oleh Baznas Kota Cirebon terus tumbuh dan berkembang. 

Dengan Support penuh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta, M.Ag dan jajaran pimpinan jumlah muzakki di lingkungan UPZ terus mengalami peningkatan, pada awal tahun 2023 mencapai 52 % dari keseluruhan jumlah Muzakki yang terdiri dari tenaga pendidikan dan kependidikan (prosentase ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan perolehan angka Muzakki di lingkungan ASN Pemkot Cirebon yang baru mencapai 30%).

Begitu pula halnya dalam hal pendayagunaan hasil Zakat, UPZ IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah banyak membantu meringankan UKT ratusan mahasiswa, membantu program IAIN Cirebon Peduli, santunan  Yatim Piatu dan bantuan sosial kegamaan serta kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa lainnya. 

Dalam rangka Ulang Tahun Baznas ke 22 UPZ IAIN Syekh Nurjati Cirebon meraih 3 Penghargaan sekaligus dari BAZNAS Kota Cirebon, yaitu Award sebagai Ketegori UPZ Penghimpunan Terbanyak, Kategori UPZ Muzakki terbanyak dan untuk IAIN sebagai Institusi Peduli Zakat pada Kamis, 26 Januari 2023.

Penghargaan tersebut diberikan Wakil Wali Kota Cirebon Ibu Dra. Hj. Eti Herawati dan disaksikan Sekda Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, Ketua Baznas Kota Cirebon H. Hamdan, S. Ag. M. Pd. kepada Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Ketua UPZ Dr. H. Ahmad Yani, M. NON Ag. 

Kang Yani (sapaan akrab Ahmad Yani) mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas capaian dan penganugerahan Award dari Baznas ini, ini semua berkat kebijakan dan dorongan pimpinan serta sinergitas seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Kang Yani berharap do'a dan dukungannya selalu dari seluruh keluarga Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan menjadi Muzakki berkelanjutan. Karena nilai masalahatnya akan lebih luas lagi.

"Kampus kita akan banyak berbuat kemaslahatan terutama dalam membantu meringankan para mahasiswa yang menjadi ashnaf, serta menjadikan kampus IAIN Cirebon semakin peduli terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan kampus," ujar Kang Yani.

Kang Yani juga berharap, dalam waktu yang tidak terlalu lama dengan semangat BLU dan menjadi Universitas UPZ pun akan bertransformasi menjadi LAZ tingkat Kota/Kabupaten atau Provinsi, dengan potensi yang ada sangat rasional dan memiliki peluang yang baik untuk perluasan jangkauan kemaslahatannya. 


Dalam kesempatan tersebut, Baznas Kota Cirebon juga menetapkan Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, SH, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Cirebon sebagai Duta Zakat Kota Cirebon 2023.

HUT KE 22 baznas Kota Cirebon berlangsung meriah dan dihadiri Unsur Pimpinan FORKOPIMDA Kota Cirebon dan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat. (din)
Share:

Prof Dr H Kosim M.Ag Menjadi Guru Besar di Bidang Ilmu Fiqih

CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus di Jalan Perjuangan Kota Cirebon, di mana IAIN Cirebon kembali menambah guru besar. Prof Dr H Kosim MAg berhasil menapaki jenjang akademik tertinggi di bidang Ilmu Fiqih.

Prof Kosim menjadi guru besar terbaru yang dimilki IAIN Syekh Nurjati Cirebon. “Konsentrasi keilmuan saya di bidang ilmu Fiqih,” ujarnya kepada rakcer.id.

Prof Kosim menjelaskan, proses pengajuan guru besar dia lakukan sejak April 2021. Jurnal ilmiah yang dia tulis terindeks Scopus membutuhkan skill dari sisi kualitas materi keahlian yang mengandung nilai kebaruan.

“Dari sisi metode dan Bahasa Inggris harus sesuai dengan gaya selingkung jurnal internasional yang terindeks Scopus dan juga harus dicek untuk menghindari plagiarims,” kata Prof Kosim.

Menurutnya, menulis di jurnal internasional yang terindeks Scopus dapat dilakukan semua dosen. Asal ada kesiapan dan penuh semangat.

“Jurnal internasional yang terindeks Scopus yang sudah saya tulis ada 3. Sedangkan jurnal internasional biasa yang sudah saya tulis ada 5,” jelasnya.

Meski sudah menyandang gelar guru besar, Prof Kosim masih ingin meraih capaian akademik lainnya. “Iya masih ada capaian yang ingin diraih yaitu ingin memperdalam lagi penelitian terkait Ilmu Fiqih yang berhubungan dengan pengembangannya di Indonesia,” kata dia.

Menurutnya, masih ada masalah- masalah yang dihadapi Ilmu Fiqih di Indonesia, hubungan Ilmu Fiqih dengan ketatanegaraan yang berlaku di Indonesia yang terkait dengan pemasukan hukum Islam di undang-undang negara.

“Masalah masalah pengamalan Ilmu Fiqih yang kerap kali sering terjadi perbedaan pendapat, dan ingin memperdalam penelitian terhadap masalah masalah tersebut di luar negara Indonesia,” jelas Prof Kosim.

Kementerian Agama mendefinisikan Ilmu Fiqih adalah salah satu bidang ilmu dalam Syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum, yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun kehidupan manusia dengan Allah.

Hukum-hukum dalam fiqih ada lima yaitu wajib, sunah, mubah, makruh dan haram. (din)

Share:

KPRI Harapan Sejahtera IAIN Cirebon Torehkan Catatan Gemilang di Tahun 2022


CIREBON, FC - Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon menorehkan catatan gemilang sepanjang 2022.

Pendapatan yang diperoleh Koperasi IAIN Syekh Nurjati selama setahun atau tahun 2022 mencapai di atas Rp1 miliar.

Hal itu disampaikan Ketua Koperasi IAIN Syekh Nurjati atau Koperasi Harapan Sejahtera, Edy Chandra MA dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT), Kamis, 19 Januari 2023 di gedung Pascasarjana IAIN Cirebon.

Menurut Edy, besarnya pendapatan berbanding lurus dengan berkembangnya koperasi. Total aset yang dimiliki pun meningkat. Semula senilai Rp7,6 miliar kini bertambah menjadi Rp8,9 miliar.

“Aset koperasi IAIN Syekh Nurjati kalau dilihat dari grafiknnya meningkat signifikan,” ujar Chandra.

Termasuk sebuah rumah yang terletak di satu kawasan dengan kampus IAIN Cirebon telah diakuisisi oleh Koperasi Harapan Sejahtera. Rumah senilai Rp1,2 miliar itu telah menjadi aset koperasi yang digunakan untuk kegiatan para anggota.

Guna menggenjot pendapatan, Koperasi Harapan Sejahtera juga bakal membuka layanan pembiayaan umrah sebesar Rp1 miliar.
“Sudah semakin mandiri untuk membiayai aktvitas bisnis. Kita masih punya gambaran yang memadai untuk itu,” katanya.

Sementara itu, dana simpanan dari anggota koperasi tercatat Rp3,9 miliar. Dana itu terhimpun dari simpanan multiguna maupun berjangka para anggota yang dipercayakan ke koperasi.

“Sedangkan untuk pembiayaan tersalurkan lebih dari Rp5 miliar dari akan mudorobah, jasa dan akad lainnya,” katanya.

Atas raihan yang gemilang itu, gaji pegawai koperasi pun meningkat hampir menyentuh Upah Minimum Regional (UMR) Kota Cirebon.

Sementara itu, Wakil Rektor II IAIN Cirebon, Prof DR Kartimi MPd menjelaskan, Koperasi Harapan Sejahtera merupakan koperasi sehat.

"Meningkatnya aset dan pendapatan diharapkan mendorong perkembangan IAIN Cirebon," kata Sumanta. (din)
Share:

Rabu, 25 Januari 2023

Tranformasi IAIN Menjadi Universitas Diiringi Dengan Bertambahnya Jumlah Profesor

Prof Dr Hj Huriyah MPd

CIREBON, FC - Tranaformasi kelembagaan dari institut ke Universitas diiringi dengan terus bertambahnya jumlah Guru Besar di lingkungan civitas akademika IAIN Cirebon.

Bertambahnya jumlah Guru Besar di IAIN Cirebon dengan diangkatnya Prof Dr Hj Huriyah MPd menjadi Guru Besar Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris di kampus setempat.

Prof Huriyah diangkat dari lektor kepala lV/C menjadi Guru Besar Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris di IAIN Cirebon terhitung sejak 1 Desember 2022 dengan angka kredit 872.

SK kenaikan pangkat Prof Huriyah menjadi guru besar ini ditetapkan di Jakarta pada 20 Desember 2022 oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim dengan nomor SK 74247/MPK.A/KP.07.01/2022.

Prof Huriyah mengaku, proses menjadi guru besar memang tidaklah mudah. Terlebih, sejak ada perubahan kebijakan pemerintah yang mengharuskan dosen yang ingin menjadi seorang guru besar atau profesor wajib menulis jurnal bereputasi.

“Maka semenjak itulah saya mengikuti konferensi atau seminar internasional dan menulis artikel dalam  jurnal nasional atau jurnal internasional baik scopus maupun non scopus,”  kata Prof Huriya.

Prof Huriyah mengungkapkan, kunci penerbitan Scopus adalah membangun kerja sama yang baik dengan pihak luar.

“Alhamdulillah dengan sabar menunggu satu tahun, tepatnya tanggal 1 Juli 2022, artikel saya diterbitkan dalam jurnal scopus, yakni International journal of Instruction Q1,” ujarnya.

Untuk menjadi Guru Besar Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris di IAIN Cirebon, Prof Huriyah mengirimkan tujuh prosiding internasional hasil menjadi presenter pada konferensi internasional di UIN Jakarta, UIN Malang, UIN Riau, UIN Semarang, IAIN Palangkaraya, IAIN Kediri, dan Universitas Muhamadiyah Purwokerto.

“Ditambah satu jurnal Scopus Q1, dua jurnal Internasional non Scopus, satu jurnal nasional terakreditasi Dikti, dan satu jurnal nasional Doaj, ditambah lagi satu buku referensi,” paparnya.

Meskipun kesabarannya kerap diuji, namun Prof Huriyah tetap menjalani proses tersebut mengalir dengan apa adanya dan dirinya pun bersyukur dapat melaluinya dengan lancar.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras, membaca shalawat, terus berdoa, akhirnya Allah mengabulkan doa saya,” katanya.

Kendati telah mencapai puncak tertinggi seorang dosen, Prof Huriyah mengaku masih memiliki target lainnya. Yaitu mengembangkan yayasan yang diketuainya dengan membangun sejumlah lembaga pendidikan di tanah kelahirannya. (din)

Share:

Senin, 23 Januari 2023

Butuh Masukan DPRD Untuk Penyempurnaan, Pemkot Cirebon Sampaikan RPJMD Ke DPRD

CIREBON - Dibutuhkannya masukan bagi penyempurnaan RPJMD, Pemerintah Kota Cirebon menyampaikan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018 – 2023 kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Cirebon, Selasa (22/1) di Griya Syawala.

Penyampaian RPJMD tersebut dipaparkan oleh Kepala BPPPPD Kota Cirebon, Arief Kurniawan dihadapan Pimpinan dan Anggota DPRD, Wakil Walikota Cirebon, dan Sekretaris Daerah Kota Cirebon.

“RPJMD ini disampaikan terkait dengan penyampaian batas waktu bahwa 40 hari setelah Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilantik, maka kita wajib menyampaikan ke DPRD untuk disepakati,” kata Arief kepada awak media usai acara.

Arief mengungkapkan dengan penyampaian ini, agar pemerintah kota bisa mendapat masukan dari DPRD untuk penyempurnaan rancangan awal. Setelah ada nota kesepakatan, yang diharapkan sebelum Tanggal 1 Februari 2019, maka semua kelengkapan akan dibawa ke Gubernur.

“Jadi, antara RPJMD Provinsi dan RPJMD Kabupaten Kota akan singkron dan nyambung nantinya,” ungkapnya.

Dalam RPJMD ini tentu, lanjut dia, semua Dinas harus siap, namun dalam sektor pariwisata kesiapan Dinas Pariwisata sendiri masih harus didorong dimana hampir beberapa perangkat daerah utama harus didorong dan didukung.

“Kita bisa lihat di Dinas Pariwisata belum ada kepala dinasnya, masing-masing bidang belum solid dan menjadi kendala tersendiri,” ujarnya.

Arief menjelaskan, setelah RPJMD disingkronkan dengan provinsi, maka pemerintah kota akan menggelar Musrenbang RPJMD. Kemungkinan di Tahun ini ada dua Musrenbang tentang RPJMD dan RKPD.

“Rencananya awal bulan maret musrenbang. Ada satu tahun di 2018 hilang, tapi tetap kita sinergiskan 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati mengatakan, setelah hari ini sampai Tanggal 29 Januari 2019 akan ada masukan dari DPRD untuk RPJMD Kota Cirebon 2018-2023. Apa yang disarankan dari DPRD, menjadi masukan pemerintah Kota Cirebon.

“Kami tetap mengedepankan Cirebon Bersih, Cirebon Hijau, dan Cirebon Tertib menjadi pijakan kita semua,” kata Eti.

Eti menuturkan Program Pemerintah Kota akan diselaraskan dengan legislatif. Kemudian, lanjut dia, dalam beberapa minggu terakhir dirinya mengawal di Dinas Pariwisata yang menjadi PR semua.

“Mudah-mudahan DPRD memberikan masukan untuk RPJMD Kota Cirebon,” pungkasnya. (Anin)

Share:

Minggu, 22 Januari 2023

IKAPROBSI Gelar Munas dan Seminar Nasional dan

CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab memberikan cinderamata dari Jurnal Jurusan Tadris Bahasa Indonesia kepada Narasumber

Pemberian cinderamata ini dilakukan pada acara Ikatan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) yang menggelar Musyawarah Nasional dan Seminar Nasional, yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 20-21 Januari 2023 di Ruang Auditorium Universita Swadaya Gunung Jati (UGJ).

Panitia kegiatan ini adalah dosen Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia S1 dan S2 Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, serta Dosen Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada kegiatan MUNAS telah ditetapkan pengurus IKAPROBSI Periode 2023-2028. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd. dosenTadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon ditetapkan sebagai Ketua Bidang Penerbitan dan Publikasi Ilmiah. Beliau merupakan satu-satunya pengurus IKAPROBSI yang berasal dari Perguruan Tinggi di bawah naungan Kementrian Agama.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut baik dari dalam maupun luar negeri yaitu, Prof. Dr. SarwijiSuwandi, M.Pd.

Prof. Dr. Aminudin Aziz, M.A.

Prof. Dr. EndryBoeriswati, M.Pd.

Prof Dr. SunaryoKartadinata, M.Pd.

Dan Boburjan Samigov selaku Dosen TSUOS Uzbekistan.

Serta tamu undangan yang hadir diantaranya:

1. PLH Rektor UniversitasS wadaya GunungJati

2. Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh DekanFakultas Ushuludindan Adab Dr. Anwar Sanusi, M.Ag.

3. PLH Dekan Fakultas Pendidikan dan Sain UGJ Dr. Mira Nuryanti, M.Pd.

Kegiatan Seminar Nasional sekaligus pengukuhan pengurus IKAPROBSI periode 2023-2028 oleh Prof. Dr. E. Aminudin Aziz, M.A. sebagai Dewan Pembina IKAPROBSI.

Ikatan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) menggelar Musyawarah Nasional dan Seminar Nasional, yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 20-21 Januari 2023 di Ruang Auditorium Universita Swadaya Gunung Jati (UGJ).

Panitia kegiatan ini adalah dosen Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia S1 dan S2 Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, serta Dosen Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada kegiatan MUNAS telah ditetapkan pengurus IKAPROBSI Periode 2023-2028. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd. dosenTadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon ditetapkan sebagai Ketua Bidang Penerbitan dan Publikasi Ilmiah. Beliau merupakan satu-satunya pengurus IKAPROBSI yang berasal dari Perguruan Tinggi di bawah naungan Kementrian Agama.

Kegiatan Seminar Nasional sekaligus pengukuhan pengurus IKAPROBSI periode 2023-2028 oleh Prof. Dr. E. Aminudin Aziz, M.A. sebagai Dewan Pembina IKAPROBSI.

Share:

Jumat, 20 Januari 2023

IAIN Cirebon Terus Lahirkan Guru Besar, Kali Ini Ditetapkan 5 Guru Besar Secara Bersamaan

CIREBON, FC Jumlah guru besar IAIN Cirebon terus bertambah menyusul rencana transformasi kampus setempat menjadi Universitas Siber. Tidak tanggung-tangung, jumlah guru besar di IAIN Cirebon langsung bertambah 5 sekaligus.

Kelima guru besar IAIN Cirebon tersebut ditetapkan bersama guru besar kampus keagamaan lainnya di lingkungan Kementerian Agama saat momen Hari Amal Bhakti (HAB) ke 77 pada Selasa, 3 Januari 2023.

Kelima guru besar IAIN Cirebon yang baru ditetapkan ini ialah :

1. Prof. Dr. H. Suteja, M.Ag
Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam

2. Prof. Dr. Hajam, M.Ag
Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf

3. Prof. Dr. Diding Nurul Rosidin, MA., Ph.D
Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam

4. Prof. Dr. H. Ahmad Asmuni, MA
Guru Besar Bidang Ilmu Filsafat Islam

5. Prof. Dr. H. Kosim, M.Ag
Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Islam

SK kelima guru besar IAIN Cirebon tersebut diserahkan di kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.

Sebagaimana diketahui, IAIN Cirebon sedang berproses untuk bertransformasi menjadi Universitas Siber.

Sehingga, dengan bertambahkan 5 guru besar di IAIN Cirebon ini tentu dapat mendongkrak pengembangan keilmuan di kampus setempat. (din)

Share:

Jumlah Desa Mandiri di Kabupaten Cirebon Bertambah

KABUPATEN CIREBON - Jumlah desa yang masuk dalam kategori desa mandiri di Kabupaten Cirebon kembali bertambah. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan piagam Desa Mandiri untuk 79 desa di Kabupaten Cirebon, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Jum’at (19/01/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengatakan, bahwa desa yang sudah masuk kategori dalam desa mandiri, harus menjadi desa percontohan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, desa mandiri harus lebih baik dari desa lainnya yang masih belum masuk dalam kategori mandiri.

“Harus menjadi percontohan dari segi kemajuannya, perekonomiannya dan lainnya,” ujar Imron saat menyerahkan piagam penghargaan Desa Mandiri bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana SE., Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE M.Si serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana.

Imron juga menambahkan, bahwa desa mandiri juga harus bisa menjadi acuan dalam tata kelola administrasi yang baik. Ia mencontohkan, desa mandiri harus lebih baik dalam pengelolaan data, baik itu data penduduk ataupun dalam pengelolaan anggaran.

“Intinya, Desa Mandiri harus menjadi percontohan dalam segala hal,” lanjut Imron.

Untuk desa yang belum masuk dalam kategori mandiri, Imron memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus melakukan pendampingan dan bimbingan agar terus bisa maju dan berkembang.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana mengungkapkan, bahwa predikat Desa Mandiri ini diberikan atas kinerja desa berdasarkan pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022.

Ia juga menyebutkan, bahwa jumlah desa di Kabupaten Cirebon yang masuk dalam kategori desa mandiri, setiap tahunnya mengalami kenaikan. Pada tahun 2020, Desa Mandiri di Kabupaten Cirebon hanya berjumlah 7 desa. Jumlah tersebut kemudian bertambah 42 desa pada tahun 2021, sedangkan untuk tahun ini, jumlah Desa Mandiri di Kabupaten Cirebon kembali bertambah menjadi 79 desa.

“Sedangkan desa tertinggal atau desa sangat tertinggal di Kabupaten Cirebon, sudah tidak ada sejak tahun 2020,” ujar Erus. (Ara)

Share:

Warga Kabupaten Cirebon yang Belum KB Tinggal 26 Persen

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag., bersama Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (BKBR) BKKBN, dr. Eni Gustina, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs. Wahidin M.Kes, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni melakukan peninjauan kegiatan Pelayanan KB MKJP di RS Sumber Waras Kabupaten Cirebon.

Pelayanan ini merupakan tindak lanjut dalam mengejar target penurunan stunting dan kebutuhan KB yang belum terpenuhi (unmeet need) yang masih tinggi di Jawa Barat. Diharapkan, dengan meningkatnya kesertaan KB di awal tahun 2023 ini, maka target unmeet need sebesar 12,69% tercapai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Cirebon mengucapkan terima kasih kepada BKKBN serta seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam pelaksanaan Pelayanan KB MKJP ini. Dalam kesempatan ini, ia juga memberikan kompensasi biaya selama masa pemulihan kepada para akseptor MOW & MOP.

Pelayanan serentak yang dilaksanakan dari tanggal 17 s/d 19 Januari 2023 ini, Kabupaten Cirebon berhasil mendapatkan akseptor KB sebanyak 619 orang. Terdiri dari MOW sebanyak 69, IUD sebanyak 197 dan Implan sebanyak 353.

Imron juga menuturkan, bahwa tingkat partisipasi warga Kabupaten Cirebon dalam program KB sangat tinggi. Berdasarkan data Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK 21), menyebutkan bahwa tinggal 26% warga Kabupaten Cirebon yang belum melakukan KB.

Program KB ini, ujar Imron, akan membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, bimbingan yang maksimal kepada anak, akan menjadikan anak yang berkualitas. Dan dengan SDM yang berkualitas, akan bisa mengangkat perekonomian dan kesejahteraan keluarganya.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menambahkan bahwa jumlah partisipasi maayarakat Kabupaten Cirebon dalam program KB sudah sangat tinggi. Walaupun, mayoritas masih menggunakan KB jangka pendek.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini terus mendorong kepada masyarakat, untuk bisa menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Dengan menargetkan 400 masyarakat Kabupaten Cirebon, yang menggunakan KB jenis Medis Operasi Wanita (MOW) dalam satu tahun.

“Untuk bisa mencapai target tersebut, kami juga menggandeng rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon,” kata Eni.

Ia juga menuturkan, bahwa sejumlah rumah sakit di Kabupaten Cirebon sudah bekerjasama dengan DPPKBP3A dalam program MKJP. Rumah sakit menjalankan program tersebut dua kali dalam sebulan. Salah satu rumah sakit yang sudah melakukan kerjasama, yaitu Rumah Sakit Sumber Waras Ciwaringin.

“ Silakan datang, karena tidak dipungut biaya alias gratis," pungkas Eni. (Ara)

Share:

Muzakki UPZ IAIN Cirebon Tumbuh 52 Persen

Dr H Ahmad Yani M.Ag

CIREBON, FC - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berbenah meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Hal itu sebagai implementasi  dari UU Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Sejak berdiri lada 29 Januari 2021 yang ditetapkan oleh Baznas Kota Cirebon, UPZ IAIN Cirebon terus tumbuh dan berkembang. Progres itu berkat dukungan penuh Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg dan jajaran pimpinan. 

Pertumbuhan dapat dilihat dari jumlah muzakki di lingkungan UPZ IAIN Cirebon yang terus mengalami peningkatan, pada awal tahun 2023 mencapai 52 persen dari keseluruhan jumlah muzakki yang terdiri dari tenaga pendidikan dan kependidikan. Prosentase ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan perolehan angka muzakki di lingkungan ASN Pemkot Cirebon yang baru mencapai 30 persen.

Begitu pula halnya dalam hal pendayagunaan hasil zakat, UPZ IAIN  Cirebon telah banyak membantu meringankan UKT ratusan mahasiswa, membantu program IAIN Cirebon Peduli, santunan  yatim piatu dan bantuan sosial kegamaan serta kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya. 

Dalam rangka Ulang Tahun Baznas Kota Cirebon ke 22, Kamis, 26 Januari 2023, UPZ IAIN Cirebon meraih 3 penghargaan sekaligus dari Baznas Kota Cirebon, yaitu sebagai Ketegori UPZ Penghimpunan Terbanyak, Kategori UPZ Muzakki terbanyak dan untuk IAIN Cirebon sebagai Institusi peduli zakat. 

Penghargaan tersebut diberikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati dan disaksikan Sekda Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi, Ketua Baznas Kota Cirebon, HHamdan SAg kepada Rektor IAIN Cirebon melalui Ketua UPZ Dr H Ahmad Yan MAg.

Kang Yani, sapaan akrab Ahmad Yani, mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas capaian dan penganugerahan Award dari Baznas ke UPZ IAIN Cirebon. "Ini semua berkat kebijakan dan dorongan pimpinan serta sinergitas seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon," jelasnya.

Kang Yani berharap doa dan dukungannya dari seluruh keluarga Besar IAIN Cirebon dengan menjadi muzakki berkelanjutan. Karena nilai maslahatnya bakal lebih luas. 

"Kampus kita akan banyak berbuat kemaslahatan terutama dalam membantu meringankan para mahasiswa yang menjadi Ashnaf, serta menjadikan kampus IAIN Cirebon semakin peduli terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan kampus," tambahnya. 

Kang Yani berharap, dalam waktu yang tidak terlalu lama dengan semangat BLU dan menjadi Univeristas UPZ pun akan bertransformasi menjadi LAZ tingkat Kota/Kabupaten atau Provinsi, dengan potensi yang ada sangat rasional dan memiliki peluang yang baik untuk perluasan jangkauan kemaslahatan. (din)

Share:

Kamis, 19 Januari 2023

Prof Dr H Sugianto SH Sosok Kontributor Bagi Transformasi Kelembagaan Kampus IAIN Cirebon

Prof Dr H Sugianto SH MH 


CIREBON, FC - Nama Prof Dr H Sugianto SH MH dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) IAIN Syekh Nurjati Cirebon patut diperhitungkan. Guru besar Hukum Tata Negara dan Otonomi Daerah ini telah berkontribusi besar bagi proses transformasi kelembagaan kampusnya. 

Prof Sugianto ditunjuk sebagai Ketua Tim Rektor untuk Percepatan Pembangunan (TRUPP) IAIN Cirebon. Dibentuknya TRUPP tidak lain sebagai kepanjangtanganan Rektor dalam misi besar transformasi IAIN Cirebon menjadi PTKIN bertaraf universitas. 

Selama mengetuai TRUPP, Prof Sugianto berhasil meyakinkan Gubernur Jawa Barat dan Kepala Daerah Kabupaten Indramayu terkait perlunya pengembangan IAIN Cirebon. Berkat TRUPP itulah IAIN Cirebon berhasil mendapatkan hibah tanah seluas 22,9 hektar di Kabupaten Indramayu. 

Penambahan luas lahan ini menjadi syarat agar IAIN Cirebon dapat bertransformasi menjadi universitas. Sebab sesuai ketentuan, syarat minimal  untuk menjadi universitas ialah punya lahan 30 hektare untuk pengembangan kampus. 

Sedangkan luas lahan IAIN Cirebon semula jauh di bawah kriteria minimal tersebut. "Alhamdulillah dengan dibentuknya TRUPP ini, IAIN Cirebon sekarang punya tambahan tanah di Indramayu," kata Prof Sugianto. 

Luas lahan di Indramayu yang dikuasai IAIN Cirebon bersumber dari hibah Pemprov Jawa Barat senilai Rp10 miliar atau setara dengan 4,9 hektare tanah. Sedangkan dari Pemda Indramayu, TRUPP berhasil mendapatkan hibah tanah seluas 18 hektare. 

"Peran TRUPP itu yang pertama mendapatkan hibah tanah dari provinsi dalam bentuk dana Rp10 miliar untuk dibelikan tanah selus 4,9 hektare itu sudah milik BMN IAIN Cirebon," terang Sugianto. 

Sedangkan 18 hektare tanah hibah dari Pemda Indramayu sedang dalam proses pengurusan sertifikat. Alih nama pemilik dari Pemda Indramayu ke Kementerian Agama Satker IAIN Cirebon.

Pencapaian itu sangat signifikan. Sebab dengan bertambahnya luas lahan itu, IAIN Cirebon lolos administrasi untuk naik level ke universitas. "Sedang dalam proses," jelas Prof Sugianto.

Menurut Prof Sugianto, kepemilikan lahan di Indramayu bakal dijadikan Kampus II IAIN Cirebon. Di sanalah fakultas yang berhubungan dengan pertanian, perikanan, dan saintek dikembangkan sesuai potensi daerah.

"Karena IAIN Cirebon sudah jadi BLU tentunya dipikirkan bagaimana membangun kampus tidak hanya dengan APBN. Saya mengusulkan dengan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Jadi ada sinergitas swasta, IAIN Cirebon dan Pemda," katanya.

Kepedulian Prof Sugianto pada membaiknya indeks pembangunan masyarakat (IPM) di Indramayu tak hanya ditempuh dari jalur akademik. Prof Sugianto juga menjembatani dibangunnya embarkasih haji di Indramayu. 

Saat ini, Prof Sugianto sedang berkontes di Pilrek IAIN Cirebon. Baginya keikutsertaanya pada bursa calon rektor itu adalah ikhtiar untuk mengabdi kepada IAIN Cirebon. Jika berhasil terpilih, Prof Sugianto paham betul ke arah mana IAIN Cirebon dikembangkan. 

"Agar dampaknya dapat dirasakan bukan saja bagi IAIN Cirebon melainkan bagi seluruh civitas akademika, masyarakat sekitar, bangsa dan negara," kata dia.

Share:

Rabu, 18 Januari 2023

DPKP Kota Cirebon Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Kepada Anak Usia Dini

CIREBON, FC – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon menyosialisasikan proteksi pencegahan kebakaran untuk anak usia dini, Rabu (18/1/2023), di TK Negeri Pembina Kota Cirebon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan masyarakat berupa proteksi dan pengendalian kebakaran. Selama kegiatan, anak-anak diberikan pemahaman terkait manfaat dan bahaya tentang api.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Operasi dan Penyelamatan DPKP Kota Cirebon, Nurjaman menjelaskan, bahwa proteksi yang dimaksud adalah pencegahan kebakaran melalui sosialisasi dan edukasi, kali ini menyasar ke anak-anak.

“Kegiatan proteksi itu rutin, biasanya sekolah yang datang ke kantor kami. Namun kali ini kita diundang untuk memberikan materi di sekolah. Kami bersyukur, karena masih ada lembaga pendidikan yang peduli akan pentingnya proteksi dan pencegahan kebakaran,” terangnya.

Selain itu, kata Nurjaman, anak-anak juga dikenalkan tentang teknik memadamkan api dini serta bagaimana memohon pertolongan saat dalam kedaruratan.

“Selain pemaparan materi, kita juga melakukan simulasi pemadaman dan pertolongan. Paling tidak mereka memiliki gambaran bagaimana proteksi dan pencegahan kebakaran,” ungkapnya.

Nurjaman menambahkan, anak-anak dikenalkan dengan peralatan yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran saat bertugas. Misalnya pakaian saat proses pemadaman api dan alat semprot yang pemadam kebakaran.

“Anak-anak juga perlu mengetahui peralatan yang biasa digunakan saat bertugas memadamkan api,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala TK Negeri Pembina Kota Cirebon, Sania Lis Indrianti, S.Pd., AUD. mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran yang telah menyampaikan sosialisasi proteksi dan pencegahan kebakaran.

"Dalam kesempatan ini juga, kita menjalin kerja sama untuk edukasi kepada anak-anak. Dengan harapan kerjasama ini bisa memberikan manfaat kepada anak-anak serta orang tua yang mendampingi,” katanya. (Hafidz)

Share:

TIPD Kota Cirebon Gelar Pasar Murah Di Depan Wihara Pancar Keselamatan

CIREBON, FC – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar murah di depan Wihara Pancar Keselamatan, Jalan Winaon, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu (18/1/2023).

Sejumlah komiditas dijual dalam operasi pasar murah jelang Imlek tersebut. Diantaranya beras, telur, minyak sayur, bawang dan cabai. Harganya pun di bawah harga pasar tradisional.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati mengatakan, operasi pasar murah sebagai upaya TPID menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap stabil. Terlebih jelang hari besar keagamaan sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik.

“Kami ingin menyetabilkan harga kebutuhan pokok yang mulai mengalami kenaikan. Semoga operasi pasar murah membantu masyarakat,” kata Eti usai membuka operasi pasar murah.

Selain itu, pihaknya ingin daya beli masyarakat tetap terjaga. Mengingat setiap mendekati hari besar nasional harga kebutuhan pokok merangkak naik. Namun melihat antusiasme dari masyarakat yang datang, ia yakin kebutuhan pokok bisa terpenuhi.

“Masyarakat antusias berbelanja di operasi pasar murah. Semoga ini menunjukan daya beli masih tetap terjaga,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cirebon, Hestu Wibowo mengungkapkan, operasi pasar murah tersebut merupakan program TPID jelang hari besar keagamaan. Pihaknya bekerjasama dengan Bulog dan petani untuk menyediakan sejumlah komoditi tersebut.

“Minyak sayur, gula dan beras dari Bulog. Sedangkan sayuran kami datangkan langsung dari petani,” ujar Hestu.

Oleh sebab itu, lanjut Hestu, harga kebutuhan pokok lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasar tradisional. Seperti harga cabai rawit Rp 40 ribu/kg, sementara harga pasar Rp 60 ribu/kg. Harga beras premium Rp 12 ribu/kg, sedangkan di pasar harga beras premium sebesar Rp 13.500 ribu/kg.

“Semua kebutuhan pokok masyarakat bebas membeli. Hanya pembelian telur dibatasi maksimal 100 kg,” katanya. (Olan)

Share:

Selasa, 17 Januari 2023

IAIN Cirebon Mendapat Kuota Beasiswa LPDP PKUMI

CIREBON, FC - Beasiswa LPDP PKUMI ini untuk dosen, alumni dan mahasiswa, baik untuk IAIN Cirebon maupun dari luar kampus setempat.

Bukan hanya itu, beasiswa LPDP PKUMI ini juga ada slot untuk ustadz, ustadzah, mubaligh, mubalighat, dan pegiat lainnya di wilayah Kota Cirebon.

Namun, untuk kuota beasiswa LPDP PKUMI yang dikerjasamakan dengan IAIN Cirebon ini terbatas, yaitu hanya untuk 100 orang saja.

Untuk mendaftarnya pun cukup mudah, salah satu syaratnya yaitu ITP TOEFL dengan skor 400.

Pendaftaran beasiswa LPDP PKUMI yang dikerjasamakan dengan IAIN Cirebon ini dibuka mulai 27 Januari hingga 27 Februari 2023.

Sosialisasi beasiswa LPDP PKUMI kerja sama dengan IAIN Cirebon yang digelar di gedung pascasarjana kampus setempat pada Selasa, 

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, kerja sama beasiswa LPDP PKUMI ini merupakan kehormatan bagi kampus setempat.

“Insya Allah nanti peluang ini akan diberikan kepada kita semua untuk mengikuti pendidikan bersama Masjid Istiqlal,” kata Sumanta dalam acara sosialisasi beasiswa LPDP PKMUI di IAIN Cirebon pada Selasa, 17 Januari 2023.

Untuk diketahui, sosialisasi beasiswa LPDP PKMUI dengan IAIN Cirebon digelar di gedung pascasarjana dengan diisi narasumber Manajer Pendidikan Kader Ulama Perempuan PKUMI, Rosita Tandos MA MComDev PhD, dan narasumber dari LPDP, Azman Muamar.

 “Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat dan maslahat,” ujarnya. (din)

Share:

Peringati HAB Kemenag Ke 77, DPW IAIN Cirebon Galang Donor Darah

CIREBON, FC - Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77, Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggalang donor darah. Kegiatan amal ini diberlakukan bagi civitas akademika dan masyarakat. 

Ketua DWP IAIN Cirebon, Hj Fatimah Sumanta SPd menjelaskan, HAB menjadi momen penting bagi DWP untuk melakukan bhakti sosial. Setiap tahun, DWP selalu menggelar acara sosial. 
 
Kegiatan sosial yang biasa dilakukan antara lain santunan anak yatim dan dhuafa, bazar sembako murah, hingga donor plasma darah. "Tahun ini kita menggelar donor darah. Sebagai bagian dari peringatan HAB," jelas Fatimah.
 
Menurut Fatimah, HAB juga merupakan momen untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebajikan bagi seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama. "Semoga yang mendonor menjadi sehat dan darah yang didonorkan bermanfaat," katanya.
 
Fatimah menjelaskan, donor darah difasilitasi PMI Kota Cirebon. Terkait jumlah labu darah, tidak ditarget. "Semoga hasilnya banyak. Tadi saya lihat banyak juga yang ikut donor," tambahnya.
 
Sementara itu, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg mengulas, HAB ke-77 dimaknai sebagai momen mempererat kesatuan dan persatuan bangsa. Sebagai, bagian dari Kementerian Agama, IAIN Cirebon mendukung program-program kemanusiaan. 
 
"Sesuai amanat Pak Menteri Agama, bahwa civitas akademika IAIN Cirebon diwajibkan mengamalkan nilai-nilai kabijan untuk menjaga harmoni dalam kehidupan beragama," pungkasnya. (din)
Share:

Senin, 16 Januari 2023

Kemenag RI Melalui Panitia Nasional PMB PTKIN Resmi Membuka Pendaftaran Jalur SPAN

CIREBON, FC - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui panitia nasional penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) resmi membuka pendaftaran jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) tahun 2023 di Vasa Hotel, Surabaya.

Sebagaimana dikenal jalur prestasi, alur pendaftaran pada jalur ini diawali oleh sekolah, madrasah, dan atau pondok pesantren,  mulai tanggal 13 Januari sampai 13 Februari 2023.

Sementara berikutnya, alur pendaftaran dilanjutkan oleh siswa mulai tanggal 16 Februari hingga 4 Maret 2023. Nantinya, pendaftaran dan pengumuman hasil seleksi akan dilaksanakan secara daring melalui laman https://span.ptkin.ac.id serta tidak dikenakan biaya.

Pagelaran yang dikemas dengan peluncuran SPAN-UM PTKIN tahun 2023 ini, secara simbolik dibuka langsung oleh Gus Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama Republik Indonesia.

Gus Yaqut, sapaan akrab Menag RI, kepada sejumlah Rektor yang hadir berpesan, untuk terus mempromosikan PTKIN secara masif di tengah masyarakat. Hal itu agar minat calon mahasiswa ke depan semakin bertambah.

Selain itu, kata Gus Yaqut, PTKIN itu sebetulnya sungguh menarik. Melalui penguasaan terhadap ilmu agama, mahasiswa relatif lebih mudah dicetak sebagai generasi yang tidak saja ‘pintar’ tetapi juga bijaksana.

“Pemimpin ke depan itu tidak cukup sekedar pintar, tetapi harus bijak,” jelas Gus Menterdi dalam sambutannya, Jum’at, 20 Januari 2023

Wakil Rektor 1  Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag mengatakan, IAIN Syekh Nurjati memberikan kesempatan kepada putera-puteri terbaik yang memiliki prestasi akademik melalui jalur SPAN.

“Kuota penerimaan mahasiswa melalui jalur ini sebesar 30% dari jumlah total mahasiswa baru (3.500 mahasiswa). Berbagai pilihan Program Studi S1 bisa diakses oleh siswa/siswi Madrasah Aliyah/SMA/pesantren mua’dalah/sederajat kelas XII. IAIN Syekh Nurjati memiliki berbagai keunggulan, akademik dan non akademik, membekali dengan the best process untuk menghasilkan lulusan yang qualified dan berakhlaqul karimah,” terangnya. (din)

Share:

Sabtu, 14 Januari 2023

Dirjen PHU, Hilman Latief Perjuangkan Jamaah Haji Asal Jabar

FOKUS CIREBON - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama RI, Prof. DR. H. Hilman Latief, M.A, Ph.D terus berupaya memperjuangkan calon jamaah haji asal Jawa Barat. Salah satunya berupa pemberangkatan melalui Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Hal itu mengemuka dalam acara Peresmian Pengkajian Bulanan dan Peresmian Masjid An Nur Sangkana Muhammadiyah Kota Harjamukti yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon Sabtu (14/1)

"Ada keinginan warga Jawa Barat agar bandara yang sudah dibangun dengan dana triliunan itu bisa memberangkatkan jamaah haji. Salah satunya ketersediaan Asrama," kata Hilman.

Pria yang juga Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP. Muhammadiyah) ini menerangkan bahwa dia bersama Menteri Agama RI berkomitmen untuk berusaha mendapatkan quota haji tambahan bagi calon jama'ah haji asal Indonesia agar mengurangi daftar tunggu (antrean) tiap tahunnya.

"Dan Alhamdulillah, Indonesia mendapat quota 221.000 orang (jama'ah)," jelasnya.

Di samping itu, lanjut Hilman, ada sekitar 60 ribu lebih calon jama'ah haji kategori lansia. Lansia ini berusia di atas 65 tahun. Kemenag RI berusaha seoptimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mereka. Sehingga derajat haji mabrur bisa diperoleh pula bagi mereka yang lansia.

"Mulai bantuan fisik, fasilitasnya, pendampingannya dan semoga mendapatkan haji yang mabrur," tandasnya.

Share:

Jumat, 13 Januari 2023

Mau Kuliah Di Kampus Berilmu, Ayo Bergabung Beraama IAIN Syekh Nurjati Cirebon

https://www.instagram.com/p/CnmEp8rpZ5n/?igshid=NTdlMDg3MTY=

Siapa nih yang punya keinginan menjadi salah satu mahasiswa/i lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau yang biasa dikenal PTKIN?

Pendaftaran mahasiswa baru 2023/2024 sebentar lagi dibuka! Jalur yang pertama yaitu SPAN-PTKIN, merupakan seleksi untuk lulusan SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Muadalah yang didasarkan pada prestasi akademik.

Jadi tunggu apa lagi untuk kamu yang ingin masuk kesalahsatu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), persiapkan diri dari sekarang. Ikuti seluruh media agar kamu tidak tertinggal informasi yaa! Semoga sukses!

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kampus Unggul & Terkemuka

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Don't forget to follow us:

Website : info.syekhnurjati.ac.id

Facebook • Youtube • Instagram • Twitter : @iainsnjcirebon

Share:

Kamis, 12 Januari 2023

Pembukaan PMB PTKIN 2023 Tawarkan Dua Jenis Seleksi, SPAN PTKIN dan UM-PTKIN

CIREBON, FC - Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) secara resmi membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2023. Proses seleksi akan berlangsung pada dua jenis seleksi, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk (UM-PTKIN).

SPAN-PTKIN adalah seleksi nasional calon mahasiswa baru PTKIN berdasarkan prestasi akademik. Peserta SPAN PTKIN adalah siswa sekolah/madrasah/pontren yang akan lulus  pada tahun 2023. 

Tahapan SPAN diawali dengan pendaftaran sekolah/madrasah/pondok pesantren pada tanggal 17 Januari – 13 Februari 2023, dan dilanjutkan dengan pendaftaran siswa pada tanggal 16 Februari – 4 Maret 2023. Adapun hasil seleksi akan diumumkan pada  3 April 2023. 

Seluruh proses pendaftaran dan pengumuman dilakukan secara online melalui laman https://span.ptkin.ac.id dan tidak dikenakan biaya.

Sedangkan UM-PTKIN adalah seleksi calon mahasiswa baru PTKIN melalui tes yang dilaksanakan di PTKIN yang dipilih. Peserta UMPTKIN adalah siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023, dan untuk pendaftaran UMPTKIN dikenakan biaya.

Bagi masyarakat Ciayumajakuning dan sekitarnya, jika tertarik masuk PTKIN, tak ada salahnya mendaftar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kampus ini menawarkan 31 program studi (prodi) sarjana (S1), 4 prodi magister (S2) dan 2 prodi doktor (S3). 

Sebanyak 31 prodi sarjana terbagi ke dalam 5 fakultas. Yakni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) pilihan prodinya adalah Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Tadris Bahasa Inggris, Tadris llmu Pengetahuan Sosial Tadris Matematika, Tadris Biologi, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini  Manajemn Pendidikan Islam, Tadris Bahasa Indonesia, Tadris Kimia, Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kemudian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pilihan prodinya antara lain Perbankan Syari’ah,  Ekonomi Syari’ah, Akuntansi Syari’ah dan Pariwisata Syari’ah. Lalu ada Fakultas Syariah dengan pilihan prodi Hukum Keluarga, Hukum Ekonomi Syari’ah,  Hukum Tata Negara Islam dan limu Falak. 

Kemudian Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) dengan pilihan prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, Bimbingan Konseling Islam dan Sosiologi Agama .

Sedangkan Fakultas Ushuluddin dan Adab  (FUA) tersedia prodi Sejarah Peradaban Islam, Aqidah dan Filsafat Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadits, Bahasa dan Sastra Arab serta Tasawuf dan Psikoterapi.

Sedangkan di jenjang magister tersedia pilihan prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Magister Pendidikan Agama Islam, Magister Hukum Keluarga Islam dan Magister Pengembangan Masyarakat Islam.

Nah, khususnya untuk jenjang doktor, IAIN Cirebon baru punya dua prodi unggulan yakni prodi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Doktor Hukum Keluarga Islam. (din)

Share:

Rabu, 11 Januari 2023

Tujuh Pejabat Di Lingkungan IAIN Cirebon Dilantik

Pelantikan 7 pejabat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon 


CIREBON, FC - Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg melantik sejumlah pejabat di lingkungan kampus setempat pada Rabu, 11 Januari 2023.

Ada 7 pejabat di lingkungan IAIN Cirebon yang dilantik pada kesempatan tersebut yang terdiri dari 5 guru besar dan 2 Satuan Pengawas Internal (SPI) di kampus setempat.


1. Prof. Dr. H. Ahmad Asmuni, MA (Guru Besar Bidang Ilmu Filsafat Islam).

2. Prof. Dr. Hajam, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf).

3. Prof. Dr. H. Slamet Firdaus, MA (Guru Besar Bidang Ilmu Tafsir).

4. Prof. Dr. H. Suteja, M.Ag (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam).

5. Prof. Dr. Diding Nurul Rosidin, MA., Ph.D (Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam).

6. Budi Affandi, S.Ag., M.Pd.I (Ketua SPI IAIN Cirebon) 

7. Abdul Wakhid, S.Pd.I (Sekretaris SPI IAIN Cirebon).


Dalam pelantikan sejumlah pejabat tersebut, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, guru besar dan SPI merupakan salah satu pilar dalam perjalanan kampus setempat.

“Satu pilar adalah guru besar yang memiliki komitmen keilmuan dan memiliki tugas untuk menghadirkan budaya akademik di kampus kita agar lebih baik,” katanya.

Kemudian, lanjut Sumanta, pilar selanjutnya adalah SPI yang merupakan bagian dari arah demokrasi dan menggawangi pengembangan IAIN Cirebon.

“Insya Allah dengan kehadiran dua pilar ini, perguruan tinggi kita semakin kuat, semakin mantap dalam melangkah,” ujarnya.

Karena, Sumanta memaparkan, selain tata kelola keuangan di IAIN Cirebon telah bertransformasi menjadi BLU juga adanya penambahan jumlah guru besar, maka harapan untuk mewujudkan perguruan tinggi setempat menjadi unggul dan terkemuka semakin nyata.

“Ini merupakan ikhtiar kita semua, karena dengan kehadiran profesor ini maka rasio akademik kita akan meningkat. Insya Allah cita-cita ke depan untuk mengantarkan kampus kita menjadi perguruan tinggi yang unggul dan terkemuka akan terwujud,” kata Sumanta.

Hal itu, kata Sumanta, juga diharapkan dapat mengembalikan sejarah kejayaan Cirebon sebagai pusat destinasi pendidikan Islam yang bukan hanya berskala nasional, tapi juga hingga Asia dan dunia.

“Tentu saja ini harapan kita semua, karena kita sadar betul bahwa di bumi kita, para wali, para ulama, dengan segala keikhlasannya membawa Islam hingga ke nusantara,” terangnya.

Sehingga, Sumanta menegaskan, hal ini dapat dijadikan motivasi dan pemantik segenap sivitas akademika IAIN Cirebon untuk melayani dalam menyebarkan ilmu pengetahuan keislaman. (din)

Share:

Senin, 09 Januari 2023

Raker Bersama DPUTR, DPRD Kota Cirebon Sarankan Agar Optimalisasi Pengelolaan Air Bersih Non-Pipa

CIREBON - Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ahmad Syauqi MH dalam rapat kerja Komisi II bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), di ruang rapat utama Griya Sawala menyoal soal kesulitan akses layanan air bersih, Jum'at, (7/1).

Menurutnya, kesulitan akses layanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Giri Nata di beberapa wilayah di Kota Cirebon perlu diatasi segera. DPRD Kota Cirebon menyarankan agar optimalisasi pengelolaan air bersih non-pipa.

Syauqi mendukung, jika DPUTR menjalankan kewenangan pengelolaan maupun pengawasan terhadap penggunaan air bersih yang bersumber dari sumur artesis.

Sejauh ini, pengelolaan sumur artesis masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Menurut Syauqi, jika DPUTR dapat mengoptimalkan hal tersebut, maka tidak menutup kemungkinan adanya dukungan anggaran dari APBD.

“Kalau itu bisa dikelola DPUTR, bisa lebih maksimal karena bisa dianggarkan APBD untuk perawatan dan pengelolaannya,” kata politisi PKB itu.

Menurutnya, optimalisasi sumur artesis bisa menjadi salah satu solusi bagi masyarakat atas kesulitan akses air bersih dari jaringan milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata.

“Kami berharap dapat dimaksimalkan oleh DPUTR, agar masyarakat bisa merasakan air dari sumber artesis. Karena saat ini operasional masih dikelola warga,” kata Syauqi.

Selain itu, Syauqi juga menyoroti beberapa program kerja DPUTR yang bersinggungan dengan kewenangan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP). Ia menyarankan agar kedua dinas tersebut berkoordinasi, sehingga tidak ada tumpang tindih program.

“Ada beberapa anggaran DPRKP yang dinilai secara pekerjaan hampir sama dengan DPUTR. Salah satunya perbaikan jalan dan sarana drainase dikerjakan oleh DPRKP,” terangnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi II juga memberikan masukan dan saran terkait rencana kerja DPUTR pada 2022. Diharapkan, semua program kerja dapat direalisasikan dengan baik dan masyarakat merasakan manfaatnya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni ATD MT mengatakan, salah satu program prioritas pihaknya pada tahun ini ialah perbaikan sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan sistem non-pipa.

Selanjutnya, program kerja lain tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yaitu, kegiatan perbaikan sarana dan prasarana jalan, penataan lingkungan, saluran, dan program pembangunan infrastruktur lainnya.

“Banyak masukan dan saran yang kami terima. Pada dasarnya komisi II mendukung program kami. Kami berharap di triwulan pertama tahun ini, program kegiatan bisa mulai dikerjakan,” katanya. (Nur)

Share:

Kamis, 05 Januari 2023

Jalani Pemeriksaan Kesehatan dan Dirawat, Kondisi Wali Kota Cirebon Kini Sudah Membaik


CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta sejak Selasa (3/1/2023).

Semula, Azis hanya ingin melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up. Sehingga Azis bertolak dari Kota Cirebon menuju RSPAD Gatot Subroto.

Tapi setelah pemeriksaan kesehatan, ternyata pihak dokter yang memeriksa di RSPAD menyarankan agar dilakukan perawatan medis.

“Awalnya ke RSPAD ini hanya untuk pemeriksaan kesehatan, karena memang saya merasa kurang enak badan,” ungkap Azis, Kamis (5/1/2023).

Diakuinya, setelah pemeriksaan kesehatan, direncanakan langsung kembali ke Kota Cirebon, kembali menjalankan tugas dan rutinitas seperti biasanya.

Namun atas saran dokter yang memeriksa di RSPAD, Azis selanjutnya menjalani perawatan di sana. Hingga siang ini, dia masih berada di ruang perawatan dengan selang infus terpasang.

“Sekarang masih di ruang perawatan. Tapi alhamdulillah sudah membaik, badan juga sudah lebih enakan dari sebelumnya,” tutur Azis.

Azis memastikan, tidak ada kegiatan lain selain berkaitan dengan pemeriksaan dan perawatan medis di RSPAD. Wali Kota dua periode itu memohon doa kepada masyarakat Kota Cirebon.

“Mohon doanya agar saya bisa segera kembali ke Kota Cirebon dan melaksanakan tugas seperti biasanya,” katanya. (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support