Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 01 Januari 2021

Tingkatkan Mutu, LP2M IAIN Cirebon Lakukan Sharing Session dengan LP2M UNDIP dan UIN Walisongo Semarang

FOKUS CIREBON, (FC) - Dalam rangka peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, LP2M mengadakan _sharing session_ dengan LPPM Universitas Diponegoro Semarang pada hari Kamis 3/12/2020, diterima langsung oleh ketua LPPM Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., dan Sekretaris, Prof. Dr.  Rahayu, S.H., M.Hum. beserta manajer dan para supervisornya dari tenaga kependidikan. Pertemuan dilakukan di kantor LPPM UNDIP gedung ICT lantai 5.

Ahmad Yani, Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan bahwa IAIN Cirebon banyak menerima sharing informasi terutama tentang kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. LPPM  UNDIP pada tahun 2019 mengeluarkan dana penelitian berjumlah lebih dari 50 milyar rupiah dari Kemenristekdikti dan 30 milyar dr BLU UNDIP. Pada tahun 2020 Undip berhasil mencapai sejumlah 1500 publikasi dosen dari 1700 dosen.

Selanjutnya pada hari Jumat, 4/12/2020 dilakukan Koordinasi dan Konsultasi dengan LP2M UIN Walisongo Semarang, diterima oleh Ketua LP2M, Dr. Akhmad Arif Junaedi, Kapus penelitian, Kapus Studi Gender dan Anak, serta Kasubag Tata Usaha.

Pertemuan dilakukan di Hotel Azana Semarang yang bersamaan waktunya dengan Evaluasi kegiatan KKN 2020.

Menurut Kapus PKM, Mahbub Nuryadien, LP2M UIN Walisongo sudah memiliki jurnal PKM DIMAS dengan akreditasi Sinta 3. Adapun kegiatan KKN dilakukan secara individu dari rumah masing2.

Budi Manfaat, Kapus Penelitian dan Penerbitan menyampaikan bahwa untuk peningkatan mutu penelitian dan publikasi ilmiah, harus disiapkan aplikasi Litapdimas dan server yang handal di samping penguatan kapasitas peneliti dan penulis artikel jurnal online.

LPPM UNDIP dan UIN Walisongo Semarang siap mengadakan kerjasama kolaborasi kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian dan KKN, demikian menurut Ery Khaeriyah, Sekretaris LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Kamis, 31 Desember 2020

Pemkab Cirebon Tanggap Tangani Klaster Pesantren Gempol

FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Satuan Tugas Covid 19 langsung tanggap untuk melakukan penanganan klaster pesantren di Kecamatan Gempol.

Kepala Dinas Kesehatan  Pemkab Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, adanya klaster pesantren di Kecamatan Gempol tersebut, bermula saat adanya informasi mengenai, pengurus pondok pesantren yang mengalami gejala covid 19. Informasi tersebut, langsung direspon oleh Satgas Kabupaten Cirebon dan dibantu oleh Satgas Kecamatan Gempol.

Saat itu, beberapa pengurus dan santri mengalami keluhan penciuman dan rasa yang sudah tidak normal. Informasi tersebut, kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan PCR.

"Pada 12 Desember, dua orang dinyatakan positif setelah dilakukan tes PCR," kata Eni, Kamis 31 Desember 2020.

Eni melanjutkan, pihaknya melakukan tracing kontak erat dengan dua orang yang terkonfirmasi positif. Didapatkan 46 orang yang diduga kontak erat dan kembali dilakukan tes PCR.

Pada 18 Desember 2020, satgas kembali melakukan tes PCR kepada 46 orang yang diduga kontak erat. Hasil pemeriksaan tersebut, menyatakan sebanyak 26 orang diantaranya positif.

" Positf ratenya mencapai 56.60 persen,"kata Eni.

Untuk memastikan penanganan terhadap klaster pesantren di Kecamatan Gempol tersebut. Pihaknya kembali melakukan dua kali pemeriksaan tes PCR, yaitu pada 25 Desember dan 28 Desember 2020.

Pada 25 Desember, satgas melakukan tes kepada 457 sampel. Dari jumlah tersebut, didapati sebanyak 120 diantaranya, dinyatakan positif.

Sedangkan pada 28 Desember 2020, dilakukan tes kepada 272 sampel. Pada pemeriksaan kali ini, didapati sebanyak 17 orang dinyatakan positif.

Selain melakukan tracing dan tes PCR untuk santri yang kontak erat, Satgas juga sudah melakukan pengobatan kepada sejumlah santri yang terkonfirmasi positif. 

"Kami juga sudah arahkan para santri yang negatif dipulangkan dan yang positif, untuk isolasi mandiri. Kami juga bantu dalam hal kebutuhan obat-obatan dan vitamin," ujar Eni.

Untuk saat ini, wilayah pondok pesantren, diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dan juga pembagian alat pendukung protokol kesehatan, seperti masker. (nisa)

Sabtu, 26 Desember 2020

Geger, Teriak Minta Tolong, Ternyata Rumah Warga Kebakaran

FOKUS CIREBON, (FC) - Teriakan minta tolong keluar dari salah satu rumah warga. Membuat suasana pada pukul 09.00 WIB pagi, Sabtu (26/12/2020) mendadak geger. 


Tenyata penghuni rumah tengah meminta tolong akibat rumahnya terbakar. Warga pun dengan peralatan seadanya segera memberikan bantuan. Karena dikhawatirkan api semakin membesar, Pemadam kebakaran pun dikontak dan tak berselang lama kendaran pemadam tiba dan langsung berjibaku memadamkan api, hingga api yang semula membesar dapat dijinakan.

Rumah yang terbakar, diketahui milik Yono, anggota Sat Pol PP Kota Cirebon. Api diduga dari kosleting llistrik. Kebakaran sendiri diketahui setelah ada teriakan meminta tolong, dan warga yang mendengar teriakan tersebut langsung memberikan bantuan dan segera memberikan pertolongan dengan  memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Saat terjadi peristiwa kebakaran, pemilik rumah tengah berbaring sakit dan di rawat di rumah sakit, di rumah yang terbakar cuma ada anak dan menantunya. 


"Kerugian ditaksir puluhan juta, namun tidak ada korban jiwa. Peristiwa ini sudah ditangani Polsek Talun," terang warga di TKP.

Sementara itu, terbakarnya rumah warga ini berlokasi di Jalan Raya Albasia, Perumahan Bumi Arum Sari, Desa Cirebon Girang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. (bam)

Tahun ini, BAZNAS Kabupaten Cirebon, Salurkan Bantuan Sebesar 19 Milyar

FOKUS CIREBON, (FC) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cirebon, sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp 19 Milyar pada tahun ini. Bantuan tersebut, diterima oleh lebih dari 81ribu warga.

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Cirebon. Karena menurut Imron, Baznas sangat membantu dan mendukung terlaksananya program pemerintah kabupaten.

"Kalau tidak ada BAZ, kami cukup kewalahan," ujar Imron di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu 26 Desember 2020.

Dalam jangka waktu satu tahun ini, BAZNAS Kabupaten Cirebon, sudah mendistribusikan bantuan sebesar Rp 19 Milyar. Bantuan tersebut, diterima oleh 81ribu lebih warga Kabupaten Cirebon.

Imron menuturkan, berdasarkan data dari Dinas Sosial, terdapat 9.500 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Cirebon, yang perlu mendapatkan bantuan.

Melaui program dari BAZNAS Kabupaten Cirebon inilah, ratusan Rutilahu di Kabupaten Cirebon sudah berhasil diperbaiki. 

Ia mengungkapkan, bahwa untuk mendapatkan bantuan dari anggaran pemerintah, harus melalui proses yang cukup berliku. Untuk bisa mendapatkan bantuan tahun sekarang, maka harus diusulkan pada bulan Januari sampai Agustus pada tahun sebelumnya.

"Kalau diajukannya Oktober - Desember, anggarannya baru bisa didapatkan dua tahun kemudian," kata Imron.

Sehingga, dukungan dari BAZNAS ini, merupakan salah satu cara cepat untuk bisa merealisasikan kebutuhan warga, terutama yang mendesak.

Sehingga, Imron juga mendorong kepada masyarakat yang memiliki rezeki lebih, untuk bisa menyalurkannya melalui BAZNAS Kabupaten Cirebon.

Ketua BAZNAS Kabupaten Cirebon Budiman Mahfud menuturkan, bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS juga, tidak lepas dari peran Bupati Cirebon.

Karena menurut Mahfud, besarnya dana yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Cirebon, terjadi pasca adanya intruksi yang dikeluarkan oleh Bupati kepada seluruh ASN Kabupaten Cirebon. 

"Pak Bupati mengintruksikan kepada seluruh ASN, untuk menyalurkan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Cirebon," ujar Mahfud.

Dari total sebanyak 13ribu ASN di Kabupaten Cirebon, Mahfud menyebutkan, bahwa sekitar 90 persen diantaranya, sudah menyalurkan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Cirebon.

Para ASN tersebut, setiap bulannya menyalurkan infak sebesar Rp 100ribu. Sehingga menurut Mahfud, dana yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Cirebon setiap bulannya, mencapai Rp 1 Milyar lebih.

"Semoga, kami juga menyalurkan lebih banyak lagi," kata Mahfud.

Pada kesempatan tersebut, Baznas juga menyalurkan bantuan untuk 31 lembaga, satu pondok pesantren, 8 rutilahu, dua pengobatan dan satu beasiswa. Total keseluruhan bantuan yang diberikan hari ini, yaitu Rp 623juta. (din)

Jumat, 25 Desember 2020

Mahasiswa BBC Turut Edukasi Warga dalam Pelaksanaan Protokol Kesehatan

FOKUS CIREBON, (FC) - Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Bunga Bangsa Cirebon (BBC) turut serta mengedukasi warga dalam pelaksanaan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker. Jum’at, (25/12/2020)

Kegiatan yang berlangsung di depan kantor kelurahan Desa Buntet selepas shalat Jum’at itu merupakan salah satu agenda Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Dari Rumah (DR) yang mengangkat tema ““Membangun Desa Era Tatanan Hidup Baru Berbasis Information society”.

Salah satu mahasiswa KPM-DR, Siti Qoriyah mengatakan, pembagian masker ini adalah sebuah upaya untuk mendukung program pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan. 

"Karena salah satu program kerja KPM-DR kita adalah penanggulangan penyebaran Covid-19, makanya kita hari ini membagikan masker,”. Katanya.

H. Asep, Salah seorang warga Buntet mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan mahasiswa tersebut. 

“Terimakasih atas pembagian maskernya, kegiatan seperti ini membantu masyarakat, terutama dalam mengingatkan kembali pentingnya mematuhi protokol kesehatan", Tuturnya.

Selain dengan membagikan masker, para mahasiswa juga aktif menyebarkan informasi dan edukasi tentang Covid-19 melalui media Youtube, dan Media Sosial lainnya seperti Facebook, twitter, dan instagram. (Fas)

Rabu, 23 Desember 2020

Bupati Cirebon Lakukan Monitoring Pelaksanaan Natal secara Virtual

FOKUS CIREBON, (FC) - Untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Natal disejumlah gereja di Kabupaten Cirebon, Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag bersama Forkopimda, melakukan monitoring secara virtual.

Bupati dan Forkopimda,  melakukan teleconference dengan tiga gereja di Kabupaten Cirebon. Teleconference dilakukan dengan pengurus gereja dan jemaat, yang usai melaksanakan kebaktian misa.

Imron mengaku cukup prihatin, dengan perayaan natal pada tahun ini, karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid 19.

Namun ia berharap, kondisi tersebut tidak mengurangi sedikitpun kesakralan maupun kehidmatan dalam melaksanaan perayaannya.

"Kami memohon juga kepada jemaat, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Imron.

Imron juga mengungkapkan, bahwa angka penyebaran covid 19 di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Tercatat sebanyak 200 orang meninggal dunia dan 821 orang masih dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Kondisi tersebut, membuat sejumlah gereja terpaksa melaksanakan kegiatan ibadah secara virtual atau dengan jumlah jemaat yang terbatas.

"Hal itu semua, demi untuk mencegah terjadinya penyebaran covid 19," kata Imron.

Namun menurut Imron, virus covid 19 juga menyadarkan kita semua, bahwa kita semua ini adalah manusia yang sama, walaupun berbeda suku, ras dan agamanya. Karena virus ini menyerang siapapun.

Oleh karena itu, Imron mengharapkan kerjasama seluruh pihak, untuk bisa bersama-sama dalam menanggulangi pandemi yang sudah berlangsung hampir setahun ini.

"Kita harus bergandengan tangan. Dan situasi ini, menyadarkan kita semua, bahwa kita saling membutuhkan satu dengan lainnya," kata Imron.

Tidak lupa, Imron juga mengucapkan selamat natal dan tahun baru untuk seluruh warga Kabupaten Cirebon yang merayakannya. 

Ia berharap, tahun baru nanti, bisa diberikan keberkahan dan kedamaian, serta dihilangkannya virus covid 19 dari muka bumi.

"Semoga kita menghadapi situasi yang sulit ini, dengan keyakinan dan kedamaian, serta dipenuhi oleh kekuatan cinta," kata Imron. (Nur)

Selasa, 22 Desember 2020

Dirjen Dikti Kemenag RI Isi Kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Prof Dr Suyitno M.Ag (Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI), mengisi kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di lingkungan IAIN SNJ Cirebon, Selasa (22/12/2020) di Aula Rektorat, Lantai 3, kampus setempat.


Kegiatan yang dihadiri seluruh pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, mengusung tema 'Mewujudkan Perguruan Tinggi Islam yang Unggul dan Terkemuka di Era 4.0.

Dalam pemaparannya, Prof Dr Suyitno M.A menyampaikan bahwa tugas Kementerian itu memfasilitasi. Memfasilitasi ini adalah bentuk pelayanan yang harus diberikan berdasarkan tugas dan tanggungjawabnya.

Prof Dr Suyitno M.A juga menjelaskan, bahwa tantangan pengembangan pendidikan tinggi islam itu pertama modernitas kelembagaan, kemudian peningkatan mutu pendidikan, lalu penciptaan lulusan berkualitas dan berikutnya pengembangan pemikiran islam.

Pada peningkatan mutu kelembagaan itu, jelasnya,  meningkatkan mutu dan memperkuat kelembagaan pendidikan tinggi islam yang terbuka, modern, empiris-kontekstual dan proaktif. 

Sementara penciptaan lulusan berkualitas yakni melahirkan lulusan lulusan berkualitas, berdaya saing, menguasai IPTEK dengan tetap merujuk pada nilai-nilai islam. 

Sedang modernitas kelembagaan, berkembang menjadi institusi modern, namun tetap dapat memperkuat akar dan tradisi islam. 

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam sambutannya menyampaikan, bahwa progres profil IAIN PTKIN di wilayah Jawa Barat bagian timur, oleh karena itu dari sisi biografis adalah IAIN yang menjadi pilihan daerah di sekitar kita, untuk itu animo masyarakat sangat tinggi dari tahun ke tahun, penghargaan dari SPAN PTKIN dari seluruh IAIN di Indonesia.

Demikian juga dilihat dari kacamata sejarah, IAIN sebagai lembaga pendidikan agama islam, pada tahun 60 an didirikan oleh para ulama di Cirebon.

Kemudian IAIN berdiri dari kebijakan pemerintah yang kemudian ditarik ke provinsi, yaitu di Bandung. "Jadi di Cirebion hanya fakultas tarbiyah bagian dari IAIN Bandung," paparnya

Setelah itu, pada tahun 1997 kata Sumanta, pihaknya mendapatkan kebijakan top-down dan fakultas itu ditransformasi menjadi STAIN Cirebon, karena nama Sunan Gunungjati sudah diambil Bandung.

Sehingga pada tahun 2007 itu, mencari nama, dan hasil sarasehan dari para ulama kemudian diusulkan nama Syekh Dahtul Kahfi atau Syekh Nurjati oleh KH Aqil Siraj dan kemudian oleh Suryadarma Ali diresmikan.

"Kita sudah 10 tahun bersama IAIN, dan kemudian IAIN juga sudah  persentasi menjadi UIN. IAIN Cirebon telah memenuhi sesuai PMA No 20 tahun 2020," terangnya. (din)