Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 15 Mei 2021

Anggota DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi Masyarakat Saat Reses

FOKUS CIREBON - Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon yang tengah melaksanakan kegiatan Reses langsung menyerap berbagai keluhan masyarakat. 

Reses masa persidangan II Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PPP, Tunggal Dewananto dilakukan dengan mekanisme Door to Door ke 150 rumah di RW 8 Kesunean Tengah Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, Jumat (15/5) malam.

Keluhan masyarakat terkait bantuan sosial pada masa pandemi saat ini masih banyak ditemukan di lapangan saat reses dilaksanakan.

“Saya reses dengan mensosialisasikan Covid-19 kepada masyarakat. Agar mereka sadar bahaya covid,” kata pria yang akrab disapa Dewa ini.

Tak hanya itu, labjut Dewa, dirinya pun mensosialisasikan PSBB agar masyarakat tidak resah karena sifatnya sementara.

“Masih banyak warga yang panik dan takut saat PSBB ini. Padahal PSBB hanya sementara dan tidak menutup semua aktifitas,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Dewa, PSBB akan selesai pada tanggal 19 Mei 2020 mendatang. Dirinya berharap PSBB jangan diperpanjang karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kalau di perpanjang sangat kasian kepada masyarakatnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata Dewa, aspirasi masyarakat lainnya yakni perbaikan saluran dan jalan di RW 8 RT 8 Kesunean Tengah.

“Mudah-mudahan kedepan bisa dibangun fasilitas olahraga yang layak, serta taman ramah anak,” pungkasnya. (Indah) 

Selasa, 11 Mei 2021

Bersama Para Tokoh Nasional, RMB IAIN Cirebon Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah

Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019) pada kegiatan talkshow puncak


CIREBON, FC - Rumah Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati (RMB Sejati) bekerjasama dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), JalaStoria, AMAN Indonesia, BPIP RI dan mubadalah.id menggelar Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah. Senin, (10/05/2021).

Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut merupakan puncak dari gelaran program talkshow Ramadan Salam, yang digelar selama bulan puasa.

Kajian kitab karya Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc., MA itu dibedah oleh beberapa tokoh nasional, antara lain: Prof. Azyumardi Azra, Ph.D (Presiden AMAN Indonesia), KH. Helmi Ali Yafie (KUPI), Mayjen Dudung Abdurrachman, MM (Pangdam Jaya), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Gubernur Lemhannas RI), Ruby Kholifah MA (AMAN Indonesia), Dr. Ninik Rahayu, MS (Direktur JalaStoria), Henny Supolo Sitepu, MA (Yayasan Cahaya Guru).

Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc., MA menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memperdalam wawasan keislaman, utamanya merespon problematika kebangsaan dan keindonesiaan dengan perspektif Islam Rahmatan lil alamin sebagai pondasi utama. 

Selain itu menurutnya, melalui kitab tersebut, diskursus tentang perspektif moderasi dalam pemahaman teks-teks keagamaan dan praksis sosial dikaji dengan baik. 

“Bagaimana perspektif moderasi dalam pemahaman teks-teks keagamaan ini bukan hanya menjadi standar operasional dalam kajian tetapi juga merasuk  dan membudaya dalam kehidupan praksis sosial,”. Imbuh penulis kitab yang juga ketua RMB Syekh Nurjati.

Kegiatan puncak tersebut diawali dengan pembacaan khataman oleh M. Ikhwanudin (Universitas Muhammadiyah Surabaya) dan Nur Kholilah Mannan (PP Nurul Islam Sumenep Madura), serta doa khataman oleh Nyai Hj. Durrotul Ma’munah, M.Pd (PP Asy-Syamsuriah Brebes). 

Muhammad Maimun, MA, MSI selaku Penanggungjawab Kegiatan dan sekretaris RMB Sejati menuturkan bahwa peserta kegiatan berjumlah ratusan dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, dari akademisi, mahasiswa, santri hingga ulama, utamanya yang mengkaji kitab Nabiyyurahmah.

 “Antusiasme yang besar ditunjukan sejak pendaftaran, dan partisipasi peserta sepanjang forum, dari khataman, talkshow hingga peng-ijazahan,”. tambah Maimun.

Pada kegiatan talkshow puncak yang digelar, hadir sebagai narasumber Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019), Dr. KH. Marzuki Wahid (Dosen IAIN Syekh Nurjati), Dr. Ninik Rahayu, MS (Direktur JalaStoria), dan Ruby Kholifah MA (AMAN Indonesia). 

Lukman Hakim Saifuddin menguraikan bahwa kondisi faktual keberagamaan kita saat ini berada pada dua titik ekstrem, sehingga perlu ada pemahaman dan upaya untuk memoderasi cara beragamanya, bukan agamanya. 

Selain itu menurutnya bahwa realitas keindonesiaan kita berada pada dua hal penting, yaitu keberagaman (pluralitas) dan keberagamaan (religiusitas).

Kebangsaan dan keagamaan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Maka ajaran rahmah menjadi penting, terkait dengan persaudaraan sebangsa. 

“Maka, akhlak mulia menjadi puncak dari ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin dengan pemahaman agama yang penuh cinta dan kasih sayang seperti yang diuraikan dalam kitab Nabiyyurahmah,”. tutur LHS, sapaan akrabnya.

Sejalan dengan hal itu, Dr. Ninik Rahayu, MS menyebutkan bahwa misi agama adalah untuk menciptakan perdamaian, menuntut cara hidup dengan penuh kasih sayang, bukan justru dengan melegalisasi praktik kekerasan.

“Bahkan agama mampu menyelesaikan problematika kebangsaan melalui nilai-nilai Islam Rahmatan lil Alamin dan konstitusi kita sudah memberikan jaminan terhadap praktik kehidupan beragama masyarakat Indonesia,”. ungkap Ninik.

Hal ini dikuatkan oleh statement KH. Marzuki Wahid merespon masih tumbuh subur nya praktik kekerasan dan intoleransi dalam beragama. 

Menurutnya, semakin kita mampu mendalami ilmu agama, justru kita akan menjadi pribadi yang lembut, arif, bijak dan rahmah, bukan justru sebaliknya.
 
“Oleh karena itu, Pesantren dan Perguruan Tinggi memiliki peran signifikan dalam mengajarkan wawasan Islam Rahmatan lil Alamin, melalui pengkajian, penelitian dan peran sertanya dalam kehidupan masyarakat,”. katanya.

Perspektif lain disampaikan oleh Ruby Kholifah, terkait dengan sentralitas peran perempuan dalam mewujudkan perdamaian.

Menurutnya, Leadership perempuan lintas agama menjadi sangat penting dalam pembangunan perdamaian. Melalui perempuan, transformasi keberagamaan dapat merasuk dalam keluarga dan diterima oleh masyarakat. 

“Selain itu, Bicara membangun perdamaian juga tidak boleh abstrak hanya pada tataran konsep dan narasi, melainkan mewujdukan dengan sesuatu yang nyata. Sehingga bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tandasnya.

Menutup sesi khataman dengan prosesi Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah, Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc, MA yang juga ketua RMB Sejati berpesan bahwa kitab tersebut dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh siapapun dalam rangka mewujudkan prinsip kasih sayang Islam dalam relasi sosial sesama insan, yang bermartabat, adil, maslahat, selalu bekerjasama, saling menolong satu sama lain, bahagia dan membahagiakan. 

Selain itu menurutnya, sebagai mandatory program prioritas Kementerian Agama RI, RMB Sejati melalui berbagai inisiatif program yang diadakan, akan senantiasa konsisten membumikan nilai-nilai tawassut, tawazun, I’tidal dan Tasamuh untuk me-reproduksi kehidupan keislaman yang berwawasan Islam Ahlu Sunnah Waljamaah. 

“Mengembangkan budaya masyarakat yang toleran, harmonis dan menghargai kewarnegaraan Bhineka. Mewujudkan Indonesia yang adil, aman dan sejahtera,” pungkasnya. (Fas)

Masjid Subulussalaam RW 14 PHU Siap Gelar Sholat Idul Fitri dengan 1000 Masker dan Prokes yang Ketat

 

Masjid Subulussalaam, Permata Harjamukti Utara, Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.

CIREBON, FC - Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman menyatakan, Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon siap menggelar Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M, pada Kamis, (13/5/2021) dengan Protokol Kesehatan Covid 19 secara ketat.

"Pelaksanaan sholat Idul Fitri ini akan kami laksanakan dengan memperketat dan mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dan telah menyiapkan 1000 (seribu) masker untuk dibagikan kepada jamaah demi keselamatan bersama, mengingat masih dalam masa pandemi  covid 19 yang belum berakhir," kata Ketua DkM didampingi Sekretaris Solikhin dan Bendahara Ading.

Naim Abdurachman menjelaskan, pada pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 syawal 1442 H dilaksanakan di halaman Masjid Subulussalaam dengan Imam Ustadz Husni Mubarok dan Khotib Ustadz Didi Sunardi, SE Sektetaris PD DMI Kota Cirebon yang juga sebagai Wasekjen PW DMI Jawa Barat. Shalat di mulai pada pukul 06.00 WIB.

Pada pelaksanaan sholat Idul Fitri akan diumumkan juga perolehan Zakat Fitrah, Infaq dan Shodaqoh 1442 H selama pelaksanaan sholat taraweh ramadhan 1442 H.

"Kami atas nama Pengurus DKM Subulussalaam RW 14 PHU, memohon maaf lahir dan batin dan mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri. Semoga ibadah puasa kita selama satu bulan penuh di terima Allah SWT dan mendapat ampunan-Nya," ungkap Naim Abdurachman

Sedangkan menurut Sekretaris DKM Solikhin, pihak DKM dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid 19 akan menyediakan sarana dan prasarana seperti tempat cuci tangan di beberapa titik memasuki pintu utama masjid dan lokasi lainnya serta pemeriksaan suhu tubuh jamaah serta diwajibkan memakai masker yang sudah disiapkan sebanyak 1000 makser.

"Pada saat pelaksanaan sholat, jamaah harus menjaga jarak sebagaimana shof yang sudah disiapkan pihak DKM Subulussalaam," katanya.

Sementara menurut Ading,  bahwa sebagaimana Surat Edaran Menteri Agama bahwa Sholat Idul Fitri 1442 H boleh dilaksanakan di masjid dan lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. (din)


Senin, 10 Mei 2021

LP2M IAIN Cirebon Tutup Kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot Yang Digelar Sepanjang Bulan Ramadhan

Kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot yang digelar LP2M IAIN Cirebon, resmi ditutup, kegiatan diisi dengan Bukber bersama anak yatim, Jompo dan Marbot Masjid serta pembagian paket sembako.


CIREBON, FC- Setelah menjalankan aktifitasnya di 12 titik kegiatan (12 Spot)  selama bulan ramadhan, LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam Program Ramadhan Menyapa On The Spot resmi ditutup, Senin (10/5/2021).

Penutupan kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot tersebut dilangsungkan bersamaan dengan kegiatan pembagian sembako serta Bukber Anak Yatim, Jompo dan Marbot Masjid.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor IAIN SNJ Cirebon yang diwakilkan Warek II, Dr Kartimi M.Pd, Kepala Biro AUAK, Direktur Pasca Sarjana IAIN Cirebon, Dekan FUAD IAIN Cirebon dan sejumlah pejabat lainnya, juga para staff dan dosen. 

Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg dalam sambutannya mengatakan, Program Ramadhan Menyapa On The Spot ini  rutin dijalankan LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon setiap tahunnya. Bahkan, kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2009 lalu dan pada tahun 2021 ini telah menginjak tahun ke 12.

"Sepanjang 12 kali kegiatan yang dilaksanakan tersebut, pihaknya telah membagikan 700 paket bukber, yaitu nasi kotak dan takjil, dan 200 paket sembako," papar Kang Yani.

Menurut Kang Yani, selama bulan Ramadhan ini, ada 12 spot yang menjadi tempat kegiatan, seperti di sejumlah masjid serta di perempatan jalan.

Kang Yani juga menjelaskan, penutupan kegiatan ini dilaksanakan secara terbatas. Hal itu dilakukan karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Penutupan ini sengaja dilaksanakan di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Karena kita dari kampus, turun ke masyarakat, dan sekarang kembali ke kampus,” kata Kang Yani.

Pada setiap pelaksanaan Program Ramadhan Menyapa On The Spot pihaknya selalu memuat 3 poin, yaitu dakwah, edukasi, dan solidaritas. 

Dakwah yang dimaksud kata Kang Yani,  untuk menyampaikan pesan tentang keagamaan. Kalau edukasi yaitu terkait pemberian informasi terkait Covid-19, baik pencegahan maupun pelaksanaan Prokes dengan selalu membiasakan hidup bersih. Sedangkan solidaritas kegiatannya kita berbagi dengan membawa paket menu berbuka dan paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat.

Sasaran kegiatan ini, kata Kang Yani yaitu yatim piatu, jompo, marbot masjid, santri, ojek online, korban PHK, abang becak, dan para anak jalanan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian IAIN Syekh Nurjati Cirebon terhadap masyarakat di sekitar kampus khususnya dan Cirebon pada umumnya.

Program ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di sekitar kampus, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19. Mengingat pula IAIN Cirebon berada di wilayah Kelurahan Karya Mulya sebagai terpadat kedua di Kota Cirebon setelah Kelurahan Larangan, dengan jumlah warga 17 ribuan.

"Sehingga dengan hadirnya kegiatan ini paling tidak dapat mewakili IAIN dalam bentuk kepedulian kepada masyarakat," tutup Kang Yani dalam sambutanya.

Sementara itu, Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd mengatakan, mewakili atas nama pimpinan, pihaknya sangat mengapresiasi LP2M kampus setempat yang telah melaksanakan program Ramadhan Menyapa On The Spot di bulan suci ini.

“Atas kegiatan ini tentu kami mengapresiasi setinggi-tingginya. Ini adalah salah satu kegiatan LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menggalang solidaritas masyarakat, khususnya di wilayah Cirebon pada program IAIN Syekh Nurjati Peduli," tandas Kartimi. (din)

PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Greged Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim Piatu dan Du'afa.

CIREBON, FC - Di tengah Pandemi yang belum kunjung usai, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Greged salurkan bantuan untuk anak yatim-piatu dan duafa.

Acara yang sudah berjalan selama tiga tahun ini mengusung tema "Ramadhan Ceria, Pelajar Peduli, Pelajar Berbagi" yang diselenggarakan di Masjid Al-Mu'awwanah Desa Sindang Kempeng Kecamatan Greged pada,  Senin, (10/05/2021).

Muhammad Faiz selaku ketua pelaksana mengatakan, IPNU-IPPNU Kecamatan Greged harus sadar akan fungsinya di masyarakat.

"IPNU-IPPNU Kecamatan Greged harus bisa hadir di tengah masyarakat dan jeli terhadap lingkungan sekitar. Karena masih banyak anak-anak yang membutuhkan saluran bantuan dan perhatian lebih, baik secara materi maupun akademik," ujarnya.

Selain itu, Faiz juga berharap, IPNU-IPPNU Greged bisa memberikan contoh yang baik.

"Saya ingin IPNU-IPPNU bisa memberikan contoh kepada pelajar-pelajar yang lain, agar peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar," harap ketua pelaksana.

Ia pun mengatakan, banyak-banyak terimakasih kepada Keluarga Besar NU Greged, BAZNAS Kabupaten Cirebon, DT Peduli dan Masyarakat Kecamatan Greged.

"Tanpa itu semua, mungkin acara ini tidak akan berjalan dengan semestinya. Untuk itu, saya mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada semuanya yang sudah terlibat di kegiatan ini," ucapnya.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua MWC NU Kecamatan Greged, Rois Syuriah NU Kecamatan Greged, Kepala Desa Sindang Kempeng, Ketua DKM Masjid Al-Mu'awwanah dan 50 anak yatim-piatu. (Nu'man).

Jumat, 07 Mei 2021

Torehkan Prestasi Nasional, Adnil Terima Penghargaan dari Ketua Jurusan KPI


BERIKAN PENGHARGAAN : Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Dr H Aan Mohamad Burhanudin M.A memberikan penghargaan kepada Mukhamad Adnil Faisal atas prestasi nasionalnya di lomba Essay. Dalam pemberian penghargaan tersebut juga turut disaksikan oleh Wakil Dekan III, H. Anwar Sanusi, M.Ag.


FOKUS CIREBON, FC - Wujud apresiasi atas raihan prestasi nasional, Jurusan KPI, IAIN Syekh Nurjati memberikan penghargaan kepada Mukhamad Adnil Faisal. 

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Dr H. Aan Mohamad Burhanudin, M.A di Ruangan Wakil Dekan III, Jum’at (7/05/2021).

Menurut Aan Mohamad Burhanudin, penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa yang lainnya, khususnya dalam meningkatkan dan mengasah skill yang dimiliki.

Sehingga harapannya, mahasiswa lain juga bersemangat untuk mampu mengharumkan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan prestasi yang ditorehkan.

Penyerahan penghargaan ini juga, turut dihadiri oleh staff Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ike Himatiyah, S.EI. serta Wakil Dekan III, H. Anwar Sanusi, M.Ag.

Sementara itu, saat mengenal lebih dekat siapa Mukhamad Adnil Faisal, ternyata sosok berprestasi ini adalah mahasiswa semester 4 asal kelahiran Cirebon. 

Ia berhasil menorehkan prestasi gemilang melalui ajang Kompetisi Essay Pendidikan Tarbiyah Competition tingkat nasional di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai juara 2. Hal ini menjadikannya sosok mahasiswa berprestasi tahun ini yang diapresiasi langsung oleh pihak jurusan dan kampus.

"Saya sangat bersyukur, karena saya sendiri tidak menyangka pencampaiannya bisa sampai di titik ini. Hal ini merupakan bukti konkret bahwa pimpinan jurusan sangat mengapresiasi dan mendukung mahasiwa untuk  berprestasi," ucap Adnil.

Adnil juga berpesan, mahasiswa sekarang harus berani show up dan terus mengasah kemampuan hingga pada akhirnya dapat menorehkan berbagai prestasi.

"Belajar di kelas saja belum cukup, kita butuh banyak waktu untuk mengasah skill di luar, lewat ajang perlombaan inilah kita dapat mengasah kemampuan kita,” katanya. (Eva)

Adnil, Mahasiswa KPI IAIN Cirebon Sukses Meraih Juara 2 Lomba Essay Tingkat Nasional

Sertifikat penghargaan yang diraih Adnil pada lomba essay di Jogyakarta, Jawa Tengah. 


FOKUS CIREBON, FC - Di penghujung Ramadhan 1442 H, kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat kabar gembira. Di mana mahasiswanya, Mukhamad Adnil Faisal berhasil meraih kesuksesan pada ajang bergengsi lomba essay tingkat nasional di Jogyakarta, Jawa Tengah, yang digelar secara online.

Mahasiswa KPI IAIN SNJ Cirebon, semester IV ini, berhasil menyabet juara dua pada Lomba Essay Pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Kemahasiswaan Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan judul essay  "Aktualisasi Pendidikan Karakter Berbasis Ketahanan Keluarga Rekonstruksi Nilai-nilai Kebudayaan Indonesia dalam Mewujudkan Generasi Muda Unggul".

Kepada fokuscirebon.com Adnil mengaku, persiapan yang dilakukan hanya kurang lebih 2 mingguan, mulai dari riset lapangan, kajian pustaka dan lain-lain, termasuk mulai mencari gagasan dan ide kreatif yang bisa diangkat sesuai tema yang diberikan. 

Alhasil, Adnil lolos bersaing ketat dengan 60 peserta lainnya dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, termasuk mampu tegar menghadapi lawan terberatnya yakni dari IAIN Kudus.

Kesuksesan yang diraihnya, kata Adnil, sangat termotivasi oleh tekadnya yang kuat untuk mendulang prestasi nasional ini. Adnil ingin selalu berbuat dan berkarya untuk membanggakan keluarga dan kampus tercintanya. Sehingga mampu menyisihkan puluhan peserta lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Atas kesuksesan ini, Adnil juga ingin berbagi pengalaman kepada teman-temannya. Motivasinya adalah ingin generasi muda bisa menjadi generasi perubahan bukan sekedar rebahan, memberikan peran dan bukan baperan. Berani memberikan ide dan gagasan untuk sebuah kemajuan, berprestasi demi memberikan semua orang kebanggan.

"Motivasi yang paling kuat adalah prestasi yang saya capai didekasikan untuk alm. Ayah saya yang telah membentuk kepribadian saya sampai sekarang, juga ini sebagai pertanggungjawaban saya sebagai mahasiswa  bidikmisi untuk senantiasa berprestasi," terang Mukhamad Adnil Faisal.

Menyinggung soal dukungan pihak kampus, Adnil mengungkapkan, pada dasarnya kampus sangat mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan skill dan prestasi mahasiswa.  

Terlebih Ketua dan Sekretaris Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Dr H Aan Mohammad Burhanudin M.A dan Asriyanti Rosmalina M.Ag yang sudah seperti orang tua sendiri, memberikan berbagai dukungan dan doa bagi mahasiswanya. 

"Tentu banyak sekali dukungan yang saya dapatkan, terutama dari orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan support, demikian juga dari ayah saya (alm), teman-teman HMJ komunikasi dan Penyiaran Islam dan juga pengurus KPM IAIN syekh Nurjati Cirebon sangat mendukung perjalanan saya mengikuti lomba," katanya.

Adnil juga memberikan motivasi untuk teman temannya yang ingin berlomba, katanya, jangan pernah takut, jangan insecure, percayalah bahwa manusia terlahir dengan segala kelebihan yang ada,  berani mencoba dan lakukan yang terbaik, masalah hasil biar menjadi ranah Allah yang menentukan dan jangan lupa senantiasa mengasah kemampuan dan skill agar siap menghadapi lawan. (din)