Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 04 Juni 2021

Warga Lansia RW 14 Permata Harjamukti Utara Mulai Divaksin Covid 19

H. Anang Juli Suryanto Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.


HARJAMUKTI, FC - Salah satu faktor yang mempercepat penularan Virus Covid 19 adalah lemahnya imunitas atau daya tahan seseorang terhadap serangan bakteri dan penyakit.

Hal tersebut dikemukakan oleh  H. Anang Juli Suryanto, Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara (PHU), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon kepada fokoscirebon.com.

Berkenaan dengan itu di momen Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2021, pihaknya akan memberikan Vaksinasi Covid 19 kepada para lansia yang berada di wilayahnya, Sabtu, (5/6/2021) bertempat di Bapermas setempat.

"Insya Allah kami targetkan sebanyak 50 orang lansia yang akan ikut serta vaksinasi di wilayahnya, serta sekaligus ini sebagai wujud bakti dan penghargaan bagi lansia untuk selalu menjaga dan merawatnya," ungkap H. Anang Juli Suryanto.

Anang pun berharap kepada lansia untuk tidak takut divaksin, karena vaksin ini telah teruji dan aman serta berlabel halal BPOM MUI.

"Semoga para lanjut usia yang disuntik vaksinasi, dapat mencegah terpaparnya virus corona dan sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah RW 14 PHU," terangnya. (Didi)

Kamis, 03 Juni 2021

Melalui Workshop, LP2M Siapkan Metologi Riset Bagi Peneliti Muda Dosen IAIN Cirebon

Workshop peningkatan kapasitas peneliti pemula bagi dosen IAIN SNJ Cirebon, Kamis, (3/6/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar workhsop peningkatan kapasitas peneliti pemula bagi dosen IAIN SNJ Cirebon, Kamis, (3/6/2021), di Ruang Auditorium Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Lantai 3. 

Ketua LP2M IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani, M.Ag kepada fokuscirebon.com menjelaskan, kegiatan workahop ini merupakan turunan dari kegiatan yang pertama yakni penandatangan kesepahaman kerjasama (MoU), antara IAIN SNJ Cirebon dengan Balitbang Diklat Kemenag RI. 

Workshop sendiri digelar sebagai bentuk dukungan sekaligus dorongan LP2M IAIN SNJ Cirebon bagi para dosen muda dalam memulai melakukan penelitian. 

"Ya, pesertanya para dosen muda dengan jabatan Asisten Ahli. LP2M menargetkan untuk mereka mempunyai tools, alat metologi riset yang baik, sehingga pada gilirannya mereka ada kesempatan meneliti secara formal, karena saat ini mereka belum bisa meniliti. Inilah yang dipersiapkan oleh kita, mereka punya alat yaitu  metodologi riset yang baik," kata Ketua LP2M, Ahmad Yani. 

Dijelaskan, yang dimaksud memiliki alat metodologi, kata Yani, adalah alat yang mempermudah pekerjaan pada penelitian, yakni metodologi riset yang baik. Sementara riset sendiri terdapat dua pengertian yakni riset mandiri dan riset afirmasi yakni dengan pemerintah daerah. 

"Sebenarnya bagi seorang peneliti,  apa yang dia dengar dan apa yang dia lihat bisa menjadi penelitian, tinggal memiliki alatnya, yakni meteodologi," katanya. 

Sementara itu, terkait MoU yang dilakukan IAIN Cirebon dengan Balitbang Diklat Kemenag RI, Yani menegaskan, bahwa pasca itu, kegiatan dilanjutkan ke dalam tiga kegiatan. Salahsatunya adalah workshop peneliti pemula.

"Kegiatan ini adalah turunan setelah terjalin MoU antara Balitbang Diklat Kemenag RI dengan IAIN SNJ Cirebon. Jadi kehadiran Balitbang Diklat Kemenag RI bersama Kapuslitbang Lektur Khasanah Keagamaan dalam rangka menjalin kerjasama antara IAIN dan Balitbang," terangnya. 

Dijelaskan, ada tiga agenda pasca MoU tersebut, pertama Penerjemahan Al Quran ke bahasa Cirebon yang yang dikerjasamakan Puslitbang Lektur Keagamaan ke LP2M, kedua Workshop peneliti pemula, sehingga para dosen memiliki kemampuan melakukan penelitian dan mengembangkan penelitian di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan ketiga, dialog budaya keagamaan nusantara yang dikerjasamakan nanti PKS nya dengan Pascasrjana," jelas Ahmad Yani.



Dirinya juga berharap, nota kesepahaman ini bisa berjalan baik, termasuk dialog budaya agama nusantara yang akan digelar pada akhir Juni 2021. 

"Dialog budaya agama nusantara ini, menurut rencana akan dihadiri oleh pak menteri dan tokoh lintas budaya serta tokoh lintas agama se Indonesia," katanya. (din)

Rabu, 02 Juni 2021

Moh.Masduki Menangi Pilwu Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Indramayu

Moh.Masduki, terpilih sebagai Kuwu Desa Kedungwungu pada Pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Indramayu, Rabu, (2/6/2021).


KRANGKENG, FC - Perhelatan pemilihan kuwu (Pilwu) serentak di 171 Desa se Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, berjalan lancar dan sukses, Rabu, (2/6/2021).

Satu di antara 171 desa di Kabupaten Indramayu yang mengikuti proses pemilihan kuwu adalah Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng.

Dalam proses Pilwu di Desa Kedungwungu dimenangkan oleh calon nomor urut 1 Moh. Masduki dengan meraih 1601 suara, mengungguli 2 orang calon lainnnya masing-masing Fuad 1531 dan Romlah 100 suara.

Saat ditemui di rumahnya, kuwu terpilih Moh. Masduki kepada fokuscirebon.com menyampaikan kegembiraannya dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada timses, relawan dan seluruh pendukung atas kemenangannya yang telah diraihnya.

Moh. Masduki juga berjanji akan mewujudkan cita cita para petani Desa Kedungwungu untuk dapat panen setahun 2 kali dan akan memperbaiki serta menormalisasi irigasi atau saluran air yang kini ada kendala dan tidak merata dalam suplai airnya, sehingga ke depannya kesejahteraan para petani, pemuda dan masyarakat akan meningkat dan sejahtera sesuai dengan mottonya "BERSAHAJA" (Bersih, Amanah dan Sejahtera).

Hal yang sama dinyatakan Moh. Mustofa kakak kandung kuwu terpilih, sekaligus perwakilan keluarga, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada relawan, simpatisan dan para pendukung kuwu terpilih yang telah bekerja keras hampir tiga bulan lamanya untuk memenangkan proses pilwu ini.

"Sesuai harapan yang diinginkan semua pihak, perubahan menyeluruh tentu harus dilakukan, baik dari aspek pemerintahan, kemasyarakatan dan aspek koordinasi, komunikasi dengan elemen pemuda, tokoh masyarakat, kyai, ustadz, PKK dan lainnya. Hal ini dalam rangka mewujudkan Desa Kedungwungu Bersahaja," katanya.

Sementara Idris Affandi selaku Ketua Timses Kuwu Terpilih berharap agar Kuwu Moh. Masduki benar-benar dapat melaksanakan program kerja dan janji janjinya saat kampanye serta dapat berpihak kepada kepentingan masyarakat dalam membangun Desa Kedungwungu 6 tahun mendatang. (Didi)

Selasa, 01 Juni 2021

Walikota Cirebon Tekankan Pentingnya Memahami Pancasila dan Mengamalkannya

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. 


FOKUS CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon menekankan pentingnya memahami Pancasila serta mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila merupakan pegangan kita dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila secara virtual di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, Selasa 1 Juni 2021. 

Pancasila, lanjut Azis, mengandung nilai-nilai kebhinnekaan yang paling pas untuk Bangsa Indonesia.

Nilai-nilai kebhinnekaan itu, lanjut Azis, yang diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Termasuk generasi muda kita,” ungkap Azis.

Melalui Pendidikan Pancasila diharapkan mampu menghadirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas namun juga berkarakter.

"Generasi muda yang tidak hanya cerdas, namun juga memiliki kepedulian terhadap  kemajuan Indonesia,” tegas Azis. 

Melalui pendidikan Pancasila pula akan melahirkan generasi muda yang berkarakter unggul dan berakhlak mulia. Sehingga mampu untuk bersaing namun dengan memiliki moral dan sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Untuk tingkat Kota Cirebon, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj. Affiati, S.Pd., serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).  

Sekalipun diselenggarakan secara virtual, jalannya upacara tetap berjalan khidmat  dan khusyuk. 

Sementara itu, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dipusatkan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. 

Rangkaian upacara dimulai pukul 07.45 WIB dan tepat pukul 08.00 WIB Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang bertindak sebagai inspektur upacara memasuki tempat upacara. Kepala negara juga memimpin prosesi mengheningkan cipta.

Pada kesempatan itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjelaskan Pancasila memang telah menyatu bahkan sejak republik ini berdiri. “Namun kedepannya, tantangan justru tidak ringan,” tegas Jokowi. 

Ini dikarenakan, tantangan globalisasi justru tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan, namun bisa meningkatkan rivalitas dan kompetensi. “Termasuk rivalitas antar pandangan, nilai dan ideologi,” ungkap Jokowi.

Menghadapi semua itu, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa. “Diperlukan cara baru yang luar biasa,” ungkap Jokowi. Yaitu dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industri 4.0.

"Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeIndonesiaan,” ungkap Jokowi.

Untuk itu, Jokowi mengajak kepada aparat pemerintahan, tokoh agama, kaum pendidik dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif, memperkokoh nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan. Serta membumikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Maulana)

Kapolres Cirebon Kota Sambut Kunjungan Kerja Tim Sosialisasi SPMB IAIN Cirebon

AUDENSI : Tim sosialiasi SPMB Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon saat bersama Kapolres Cirebon Kota dan Waka Polres Cirebon Kota di ruang rapat Kapolres Cirebon Kota, Senin, (31/5/2021), dalam rangka menjalin kerjasama di bidang pendidikan.


FOKUS CIREBON, FC - Tim sosialisasi SPMB IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk calon mahasiswa baru Program Studi Hukum Keluarga Islam jenjang Megister S2 dan jenjang Doktor S3, melakukan audensi dan diterima langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, Senin, (31/5/2021).

Audensi dan sosialisasi SPMB Program Studi Hukum Keluarga Islam jenjang S2 dan jenjang S3 tahun akademik 2021/2022 ini, dipimpin langsung oleh Kaprodi Hukum Keluarga Islam Pasca sarjana Prof.Dr.H.E. Sugianto, SH,MH didampingi Wakil Direktur Pascasarjana H.Didin Nurul Rosidin, M.A, Ph.D dan Kasubag TU Pascasarjana Drs.H.Ikhwan Fauzi, M.MSi.

Tim sosialisasi SPMB pada pukul 13.00 WIB diterima langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, SH SIK MH, didampingi Wakapolres Cirebon Kota dan jajaranya di ruang rapat kapolres Cirebon kota.

"Kapolres Cirebon Kota sangat mendukung dan mensuport kerjasama di bidang pendidikan khususnya untuk pengembangan karir para jajaranya yang ingin lanjut studi di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujar Prof Dr Sugianto. 


Apalagi sekarang untuk prodi Hukum keluarga Islam jenjang Doktor S3 sudah mulai dibuka. "Tahapan pendaftaranya untuk semester Ganjil tahun akademik 2021/2022 langsung melalui laman smartcampus dengan alamat   sc.syekhnurjati.ac.id," kata Prof Sugianto lagi. (Heri)

Senin, 31 Mei 2021

Menparekraf, Sandiaga Uno : Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

Sosialisasi Desa Wisata di Desa Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/5/2021).


KUNINGAN, FC - Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”. 

Rangkaian Sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021.

Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyelenggarakan acara “Sosialisi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema“Indonesia Bangkit” pada Senin, 31 Mei 2021, di Desa Cibuntu, Jl. Balai Desa Cibuntu. Kec. Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisatayang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan.

Setelah mengunjungi 3 desa wisata sebelumnya yaitu desa wisata Pujon Kidul Kabupaten Malang, desa wisata MAS Ubud Bali dan  desa wisata Tugu Selatan Cisarua Bogor, kali ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke desa wisata yang berada di kaki gunung Ceremai yaitu Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan.

Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan dipilih dalam kegiatan sosialisasi ini karena Desa Cibuntu dikenal sebagai juara di level ASEAN untuk pariwisata. Desa Wisata Cibuntu pernah menyabet sebagai desa wisata terbaik urutan kelima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay. 

Selain itu, pada 2017, desa ini juga terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam perhelatan Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Cibuntu juga memiliki daya tarik wisata berupa air terjun, kolam renang, dan camping ground dimana pengunjung bisa menikmati suasana alam yang asri dengan berbagai fasilitas yang lengkap.

Atraksi budaya juga menjadi daya tarik tersendiri yang ditawarkan oleh Desa Cibuntu adalah tarian penyambutan pengunjung. Selain itu daya tarik lainnya berupa suvenir kriya, yaitu produk-produk kesenian yang terbuat dari pemanfaatan limbah kayu. 

Selain itu juga banyak tersedia homestay, sebagai tempat istirahat dan penginapan untuk wisatawan. Dengan gencarnya sosialisasi program desa wisata yang menjadi salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.

Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, karena pandemi maka desa terpaksa harus mencari cara untuk dapat survive dan menghasilkan pendapatan lain yang tidak sekedar berpangku pada pekerjaan mayoritas masyarakatnya saja.

"Dengan mulai mengusung konsep desa wisata sudah tentu akan menambah nilaii tambah desa itu sendiri karena mengadaptasi pendekatan ekonomi kreatif. Untuk itu desa juga harus meningkatkan ketrampilan masyarakatnya terutama untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi yang belum berakhir dengan berinovasi menciptakan konten-konten menarik untuk mengangat wajah dan keunggulan desa yang dapat dijual dalam satu paket wisata yang unik dan menarik," katanya.

Ditambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ingin memberikan program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

"Jadi harapan Kemenparekraf, kita dapat fokus pada pemulihan ekonomi nasional. Dan program desa wisata ini menjadi simbol munculnya kebangkitan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Sandiaga Salahuddiin Uno juga mengajak desa wisata Cibuntu yang memiliki prestasi pernah menyabet gelar desa wisata terbaik urutan kelima pada tingkat ASEAN tahun 2016 ini untuk menginspirasi desa yang belum menerapkan konsep desa wisata agar meniru kemandirian mereka, juga mengajak desa wisata lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Sementara itu, tujuan kegiatan
adalah untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021”. 

Dari agenda 9 desa yang dikunjungi Menparekraf dan Public Figure memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada diseluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. 

Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini. 

Berikutnya diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

"Acara promosi ini dilakukan langsung oleh Bapak Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Cinta Laura selaku Public Figureserta Ega Noviantika, penyanyi dangdut yang terkenal lewat ajang Dangdut Academy dan berasal dari Kabupaten Kuningan selaku Key Opinion Leader," ujar managamen Sandiaga Uno.

Dalam acara tersebut juga terdapat beberapa tamu undangan diantaranya, Bupati Kab. Kuningan
Wakil Bupati Kab. Kuningan
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
Sekertaris Daerah Kab.Kuningan
Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Ketua DPRD Kab. Kuningan, Kapolres Kab.Kuningan, Dandim 0615 Kab.Kuningan, Camat Pasawahan dan Kepala Desa Cibuntu.


Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusung 7 (Tujuh) kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, diantaranya,  CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay dan Toilet. 

Dimana kategori tersebut diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.

Proses Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan sebagai berikut : Promosi, 30 April s/d 25 Juni 2021, Registrasi Online: 7 Mei 2021 s/d 26 Juni 2021, (Dimana semua Desa di Indonesia harus melengkapi data-data yang sudah ditentukan), Promosi Regional: 20 Mei 2021 s/d 24 Juni 202, Kurasi: 28Juni 2021s/d 2 Juli 2021, Pembekalan / Workshop: 5 Juli 2021 s/d 16 Juli 2021 (Online). Kegiatan ini dilakukan untuk mempertajam pemahaman mengenai syarat dan ketentuan kategori dan juga sarana edukasi CHSE.

Sedangkan penetuan 50 desa terbaik pada 16 Agustus 2021 s/d 20 Agutus 2021 (Para dewan juri akan menentukan 500 desa sebagai nominasi, dan akan dipilih 50 desa terbaik, yang nantinya akan dilakukan visitasi/verifikasi oleh Menparekraf dan perwakilan dari dewan juri).

Selanjutnya, Visit pada 23 Agustus 2021 s/d 12 November 2021 (Pada saat Visit masing masing dari 50 Desa akan mempresentasikan keunggulan desa masing-maisng sesuai dengan kategori penilaian dan akan di lakulan penilaian langsung oleh Menparekraf dan Perwakilan Juri).
 
Sedangkan penentuan 10 Besar pada 15 November 2021s/d 19 November 2021 (Penentuan 10 besar desa wisata dilakukan berdasarkan skor penilaian yang didapat setelah visitasi/verifikasi).

Selanjutnya, penentuan 4 besar yakni pada 22November s/d 3 Desember 2021 (Dilakukan penilaian kembali oleh dewan juri untuk memilih 4 desa terbaik dan juga voting oleh masyarakat untuk memilih 1 desa terfavorit lewat media sosial).

Sedangkan malam puncak dilakukan pada 7 Desember 2021
(Pengumuman 4 desa terbaik dan 1 desa terfavorit akan diumumkan di acara Malam Puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021).

Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata-desa wisata baru di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa.

Juga menjadikan desa wisata sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Terkumpulnya database/update informasi dari desa wisata yang mendaftar dan ikut berpartisipasi dalam acara ini. 

Hal ini dikarenakan pengisian pendaftaran anugerah desa wisata ini akan disinkronisasikan dengan sistem jejaring desa wisata (Jadesta) yang saat ini sedang dikembangkan. 

Selain itu, juga meningkatkan pengembangan desa wisata baru dan memberikan suguhan menarik kepada wisatawan mancanegara ataupun wisatawan domestik melaui desa-desa wisata di Indonesia. (din)

Wabup Kuningan Sambut Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di Desa Wisata Cibuntu

Wakil Bupati Kuningan, M.Ridho Suganda, tengah memberikan ucapan terimakasih atas kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno ke Desa Wasata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (31/5/2021).


KUNINGAN, FC - Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno ke Desa Wisata Cibuntu Kuningan, Senin, (31/5/2021) disambut gembira oleh Wabup Kuningan Moh.Ridho Suganda.

"Alhamdulillah terima kasih kepada Pak Menteri Sandiaga Uno yang sudah datang ke Kabupaten Kuningan khususnya ke Desa Wisata Cibuntu, mudah mudahan kehadiran beliau akan terus mengembangkan dan menyebar luaskan desa wisata Cibuntu ke masyarakat luas," ujar M.Ridho Suganda.

Lebih lanjut M. Ridho Suganda mengatakan, memang Kuningan sangat membutuhkan bantuan  anggaran dari Pusat dan Provinsi Jawa Barat, karena memang Kuningan tidak mempunyai anggaran yang cukup kuat untuk menunjang desa-desa wisata.

Ke depan Wabup Ridho berharap agar kunjungan seperti ini terus dilakukan oleh Kementerian Kementerian dan berbagai pihak  yang mempunyai kebijakan untuk menunjang program kunjungan wisata di Kabupaten Kuningan.

Disinggung mengenai keberadaan Kebun Raya Padabeunghar Kuningan, Wabup Ridho menjelaskan, bahwa Kebun Raya Padabeunghar Kuningan agar bisa dijadikan kawasan konservasi dan penghijauan.

Kebun Raya Padabeunghar ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk menopang kawasan yang memiliki luas 400 hektar lebih tersebut, sehingga membutuhkan komitmen yang tinggi dalam pengelolaan dan pemeliharaannya.

"Terus terang bahwa keberadaan kebun raya ini sudah ada daerah yang mencontoh, seperti halnya Kabupaten Brebes," beber Wabup Kuningan.

Diakhir perbincangannya Wabup Ridho berpesan kepada masyarakat khususnya Desa Cibuntu agar bisa menjaga, melestarikan dan merawat serta berkomitmen dari semua pihak dalam menunjang program desa wisata yang ada di desa Kabupaten Kuningan. (Didi)