Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 21 Februari 2023

Bangun Ekonomi Berbasis Masjid, Kuwu Desa Kecomberan, Mastur Resmikan Gerai La Tahzan

PERESMAIN : Kuwu Desa Kecomberan, Mastur didampingi Ketua DKM Al Muhajirin, Ustadz Gaos S.Ag dan Ketua RW 05, Didi Supriyadi serta tokoh masyarakat Sumber Asri meresmikan Gerai La Tahzan melalui pengguntingan pita dan penyerahan nasi tumpeng.


FOKUS CIREBON, FC - Gerai La Tahzan, usaha ekonomi milik Masjid Jami' Al Muhajirin, Sumber Asri, kini sudah berdiri tegak dan kokoh di depan pintu masuk Perumahan. 

Gerai La Tahzan, merupakan usaha umat berbasis kemasjidan, dibangun sebagai kekuatan ekonomi berbasis masjid. Gerai La Tahzan merupakan hasil kolaborasi dari bidang bidang usaha Takmir Masjid Al Muhajirin dengan warga Sumber Asri.

Sehingga apapun kebutuhan warga Sumber Asri, mulai dari pembayaran token listrik, pasca pemakaian listrik, PDAM, PBB, Pulsa, Quota, minuman kemasan, Kopi hangat, air mineral galon  dan lainnya, semuanya sudah tersedia di Gerai La Tahzan ini. 

Dari Gerai Lahtazan ini, warga Sumber Asri akan dimanjakan tanpa harus lelah keluar komplek untuk melakukan pembayaran bagi kebutuhan rumah tangganya. 


"Insya Allah semua akan tersedia di Gerai La Tahzan ini, dan kami ingin gerai ini menjadi kekuatan ekonomi berbasis masjid, sehingga program memakmurkan masjid akan cepat terwujud," terang Ketua DKM Al Muhajirin, Ustadz Gaos S.Ag.

Selain itu kata Ustad  Gaos, usaha berbasis masjid ini, lahir dari kita, oleh kita dan untuk kita. Termasuk penjaga (pelayan) gerai, semua diberi keuntungan dari hasil penjualan dengan prosentase yang sudah dibuat dan disepakati.

Keuntungan di luar penjual (penunggu gerai) juga keuntungan hasil penjualan untuk kemakmuran masjid dan penyaluran program keumatan bersifat sosial di Perumahan Sumber Asri. 

"Jadi, selain untuk pedagang (pelayan), hasil keuntungan juga untuk kemakmuran masjid (berjalannya program masjid), dan program-program keagamaan serta sosial lainnya. Maka kami sangat mengharapkan, agar warga bisa semuanya mendukung, mensuport usaha ini agar semua program keagamaan dan keumatan dari masjid bisa berjalan baik," ujar Ustad Gaos.

Sementara itu, Gerai La Tahzan yang diresmikan secara langsung oleh Kuwu Mastur, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, memberikan sinyal kuat menuju ekonomi keumatan yang maju di kemudian hari.

"Tapi semua tergantung masyarakat Sumber Asri, karena konsumen utama kami adalah warga Perumahan Sumber Asri, apakah nantinya maju atau tidak, karena masjid hanya menyiapkan program agar ada kebangkitan ekonomi berbasis masjid," tambah Ustad Gaos lagi.

Hal senada diungkapkan Seksi Bidang Usaha, Ustadz H Syakur, bahwa Gerai La Tahzan ini diharapkan bisa menuntaskan persoalan-persoalan keumatan di Perumahan Sumber Asri, terutama di bidang ekonomi. 

"Mudah-mudahan, ke depannya jika usaha ini maju, Gerai La Tahzan bisa ikut serta membantu dan menuntaskan persoalan sosial, yakni ekonomi keumatan, sehingga dari usaha dari masjid ini bisa membantu dan bermanfaat bagi kita semua," terang H Syakur yang dibenarkan oleh wakil seksi usaha, Lihin Solihin.


Ustadz Syakur, juga berterimakasih kepada semua pihak, baik pengurus DKM maupun Pengurus RW dan RT serta warga Sumber Asri yang sudah bersama-sama mewujudkan dengan membangun Gerai La Tahzan hingga sekarang sudah membuka usahanya.

"Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Takmir DKM Al Muhajirin, Ketua RW 05, Ketua-Ketua RT tokoh masyarakat, dan warga Sumber Asri yang sudah bergotong-royong mewujudkan Gerai La Tahzan dan sekarang usahanya sudah berjalan," ungkapnya. (din)


Pengurus Askot PSSI 2022-2026 Dilantik, Diharap Bawa Berprestasi

KOTA CIREBON – Kepengurusan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Cirebon masa bakti 2022-2026 harus mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Cirebon.


Sejalan dengan itu, Askot PSSI Kota Cirebon diminta untuk serius melakukan pembinaan terhadap pemain sepak bola sejak usia dini hingga menjadi pemain profesional.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri pelantikan pengurus Askot PSSI Kota Cirebon masa bakti 2022-2026 oleh PSSI Asprov Jawa Barat, di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, Senin (20/2/2023).

“PSSI Kota Cirebon harus mampu menaungi dan membina seluruh tim sepak bola di Kota Cirebon. Agar prestasi yang ditargetkan bisa tercapai,” kata Eti.

Kepada jajaran pengurus yang terpilih, pihaknya mengingatkan bahwa pengukuhan bukan hanya melegalkan kepengurusan. Namun harus mampu menumbuhkan kesadaran dalam menjalankan misi dan tanggung jawab.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada PSSI Kota Cirebon untuk dapat mengharumkan nama daerah melalui prestasi sepak bola yang membanggakan,” ujarnya.

Menurut Eti, sepak bola merupakan cabang olahraga yang populer di masyarakat. Dalam konteks kejuaraan, sepak bola Kota Cirebon masih membutuhkan dukungan untuk membina atlet dalam meningkatkan prestasi.

“Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI, KONI, serta Dinas Pemuda dan Olahraga untuk membina atlet-atlet sepak bola sejak sejak usia dini. Sehingga tercipta prestasi yang berkelanjutan pada setiap jenjang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Cirebon, H. Zaenal Muttaqin menargetkan, cabang olahraga sepak bola mampu lolos babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, sehingga dapat berlaga pada Porprov 2026 di Kota Bogor.

“Cabang olahraga sepak bola harus mampu mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan nasional,” tutur Zaenal.

Oleh sebab itu, pihaknya bakal menggelar kompetisi yang diikuti klub sepak bola dari usia dini sampai remaja. Kompetisi ini untuk menggali potensi pemain sepak bola di Kota Cirebon.

“Dalam waktu dekat akan kami rumuskan bersama kepengurusan yang baru untuk mengadakan kompetisi berjenjang,” katanya. (din)

Kota Cirebon Memiliki Tiga Peraturan Daerah Baru

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H.

CIREBON – Kota Cirebon memiliki tiga peraturan daerah (perda) baru. Ketiganya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Senin (20/2/2023), di ruang rapat utama Griya Sawala gedung DPRD.

Ketiga raperda yang disahkan menjadi perda yakni, Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perumda BPR Kota Cirebon, dan Raperda tentang Urusan Pemerintahan yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., mengatakan, ketiga raperda tersebut telah melalui proses pembahasan secara matang oleh panitia khusus (pansus) DPRD dan tim asistensi Pemda Kota Cirebon.

Termasuk telah dilakukan fasilitasi oleh gubernur Jawa Barat melalui Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat.

Azis memerintahkan kepada perangkat daerah terkait untuk menyiapkan rancangan regulasi teknis berupa Peraturan Wali Kota atas raperda yang telah ditetapkan. (din)_

Bupati Cirebon Berikan Bantuan kepada PMI yang Mengalami Kecelakaan Kerja

 

KABUPATEN CIREBON - Linda, PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, yang sudah bekerja selama empat tahun di Malaysia mengalami kecelakaan kerja. Dirinya terjatuh dari lantai 4 tempat dirinya bekerja.

"Linda ini mengalami patah tulang, sehingga tidak bisa berjalan," ujar Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat memberikan santunan kepada Linda, Senin (20/2/2023).

Imron menuturkan, bahwa pihaknya mengapresiasi upaya dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon yang telah membantu proses kepulangan Linda kembali ke Cirebon. 

Ia juga megucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPJS dan Baznas Kabupaten Cirebon yang telah membantu dalam proses pengobatan yang saat ini sedang dijalani oleh Linda.

Ia menyebutkan, dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pemkab Cirebon kepada Linda, merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap PMI.

Banyaknya kasus yang dialami oleh PMI, membuat Imron mewanti-wanti kepada masyarakat Kabupaten Cirebon yang akan bekerja sebagai PMI, agar melalui prosedural yang resmi.

Karena menurutnya, dengan melalui jalur yang resmi, jika PMI tersebut tersandung masalah, bisa segera tertangani dan terlacak keberadaannya. 

"Kalau mau jadi PMI, administrasinya diurus yang benar dan pastikan perusahannya adalah legal," ujar Imron.

Jumlah PMI di Kabupaten Cirebon mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2022 lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah sekitar 2000an yang mendaftar sebagai PMI. 

Disnaker Kabupaten Cirebon mencatat, ada sebanyak 7.639 PMI asal Kabupaten Cirebon yang sudah dilakukan penempatan di sejumlah negara.

"Warga Cirebon banyak yang bekerja di Hongkong, Taiwan, Korea, Singapura dan lainnya. Kalau Timur Tengah masih belum dibuka," jelas Imron. (Olan)

Senin, 20 Februari 2023

Rektor IAIN Cirebon Resmi 'Melounching' Lapangan Futsal dan Panjat Tebing

 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M,Ag tengah menggunting pita pertanda diresmikannya Lapangan Futsal dan Panjat tebing, milik IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Rektor Sumanta, meresmikan Panjat Tebing dan Lapangan Futsal melalui pengguntingan pita. Peresmian juga ditandai dengan penendangan bola yang langsung dilakukan oleh Rektor Sumanta ke kiper yang sudah bersiap di depan gawang. 

Kemudian tendangan bola berikutnya disusul oleh Direktur Pascasarjana Prof Dr H Dedi Djubaedi MA, disaksikan Kepala Biro AUAK, Ir Hj Sunarini M.Kom, Ketua LP2M, Ketua LPM, Ketua TPIPD dan sejumlah Kabag Kasubag serta Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin, (20/2/2023).

Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutannya menyatakan, pihaknya kini berbangga sudah memiliki Lapangan Futsal, Panjat Tebing dan sejumlah fasilitas lain seperti Gerai yang bersamaan diresmikan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Selain itu secara bersamaan juga digelar turnamen Futsal dan Panjat Tebing Se Ciayumajakuning 

Dijelaskan, fasilitas yang dimiliki, seperti Panjat Tebing dan Lapangan Futsal ini sudah cukup representatif, dan ini langkah awal kita tak kala kita bertransformasi dari PNBP ke Satler BLU. 

Demikian juga fasiltas yang diresmikan, kata Sumanta, juga sebagai upaya mewujudkan visi dan misi serta pencerahan dan pencerdasan spiritual agar bisa mengolah raga kita, agar kita menjadi manusia ya g sehat dan kuat dan olah pikir yang menuju kecerdasan intelektual sehingga kita menjadi unggul dan terkemuka.

"Ini semua adalah penopang dalam rangka mengolah raga, sehingga kita menjadi sehat dan mengolah pikiran sehingga menjadi pandai. Demikian juga mengolah hati melalui dzikir, sehingga menjadi pencerdasan spiritual dan intelektual kita sehingga kita bisa menjadi unggul dan terkemuka," ucap Rektor sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

"Mudah-mudahan kita bersama-sama bisa mengoptimalkan dan memanfaatkan fasilitas yang kita miliki, dan turnamen yang akan digelar adalah turnamen Futsal DNA panjat tebing Se-Ciayumajakuning," tandasnya kepada fokus cirebon. 


Sementara itu, peresmian Lapangan Futsal dan Panjat Tebing ini, dihadiri oleh Ketua SEMA, DEMA dan perangkatnya serta para mahasiswa. Pembukaan dan peresmian ini dilakukan langsung di lokasi samping Lapangan Futsal dan Panjat Tebing, yang berhadapan dengan Gedung Megah FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)






Selamat ! 6 Tenaga Kependidikan dan 51 Mahasiswa FEB UGJ Meraih Sertifikat Kompetensi BNSP Bidang Office dan Sertifikat Komputerisasi Akuntansi CAP

SIMBOLIS : Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr H Acep Komara, SE, M.Si secara simbolis memberikan sertifikat kompetensi BNSP bidang Office (operator komputer) bagi 6 tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunung Jati.


FOKUS CIREBON, FC - Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Dr H Acep Komara, SE, M.Si secara simbolis melakukan penyerahan sertifikat kompetensi BNSP Bidang Office (Operator Komputer) bagi 6 tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), di antaranya Rudianto (Kepala TU), Mely Meysela (Kaur Akademik), Iwan Setiawan (Kaur Perpustakaan), Suta Ismaya (Kaur Kemahasiswaan), Indriyani (Kaur Umum) serta Siti Farihatus Solihah (Kaur Keuangan), Senin, (20/2/2023) di kampus setempat.

Dr H Acep Komara, SE, M.Si menjelaskan, bahwa 6 buah sertifikat tersebut, dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) meliputi sertifikat kompetensi di bidang Office atau Operator Komputer Muda.

Selain penyerahan sertifikat kompetensi BNSP Bidang Office kepada 6 tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, juga penyerahan sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP (Certified Accurate Profesional) kepada 51 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati. 

Sehingga keseluruhan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGJ yang sudah mendapat sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP adalah sebanyak 356 mahasiswa.

"Kami mengucapkan selamat kepada bapak Rudianto KA TU dan teman teman, yang berhasil setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari, kemudian diuji oleh tim penguji dan alhamdulillah lulus dan berhak mendapatkan sertifikat kompetensi di bidang office," ucapnya 

Menurut Dr H Acep Komara, ini tentu sangat bermanfaat karena sudah diakui kompetensinya oleh BNSP. Dengan demikian mudah-mudahan kompetensi ini nanti akan mendukung dan menunjang pelaksanaan tugas sehari hari di dalam memberikan pelayanan kepada para stakeholder.

Demikian juga yang membanggakan, kata Dr H Acep Komara adalah adik-adik para mahasiswa 51 orang yang lulus dan hari ini akan mendapatkan sertifikat dengan gelar profesional CAP (Certified Accurate Profesional).

"Selamat dan sukses, tentu gelar ini merupakan gelar yang membanggakan, kalian belum sarjana tetapi sudah punya gelar profesional", terangnya.

Penyerahan sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP (Certified Accurate Profesional) kepada mahasiswa FEB UGJ sejumlah 51 orang. Sehingga total 356 mahasiswa yg sdh memperoleh sertifikat serupa


Dr H Acep Komara berharap, dengan adanya sertifikat ini bukan semata-mata adik adik mahasiswa mendapatkan gelar, tapi juga betul-betul dapat menunjukkan skill (keahlian) dan  keterampilan yang nanti akan sangat bermanfaat ketika akan mencari atau memperoleh pekerjaan.

Ini menjadi referensi yang sangat penting di mana mahasiswa sudah menunjukkan kemampuannya di dalam mengoperasikan komputerisasi akutansi dengan hasil yang sangat baik, dan sertifikat CAP ini juga nanti dapat dipakai di belakang nama. 


Untuk itu, lanjut Dr Acep Komara, gelar profesional ini diharapakan dibuktikan dengan kemampuannya di dalam mengoperasikan komputer akutansi. Kemudian dengan adanya sertifikat ini menunjukkan bahwa yang bersangkutan sudah lulus dan diakui kemampuannya sehingga layak untuk mendapatkan sertifikat profesional. 


Sementara itu, acara penyerahan sertifikat kompetensi BNSP dan sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP (Certified Accurate Profesional) dihadiri oleh Muhamad Yudi Mahadiyanto (Wakil Dekan 1), Kaur Kemahasiswaan Suta Ismaya, Kaur Perpustakaan Iwan Setiawan, Kaur Akademik Meli Maysela dan para mahasiswa. (din)

Minggu, 19 Februari 2023

Luncurkan Program Kemakmuran Masjid, DKM Almuhajirin Lakukan Studi Banding Ke Masjid Jogo Kariyan Yogyakarta

Ketua DKM Masjid Jami' Al Muhajirin Sumber Asri Talun Cirebon, Uatad Gaos S.Ag saat memberikan Plakat sebagai kenang-kenangan dari program studi banding ke salah seorang Takmir Masjid Jogo Kariyan Yogyakarta, seusai pemaparan dan diskusi soal keunggulan Masjid Jaga Kariyan di Masjid Jogo Kariyan, Yogyakarta.



FOKUS CIREBON, FC - Guna menambah pengetahuan dalam pengelolaan manajemen masjid, Takmir Masjid Al Muhajirin, Sumber Asri, Talun, Kabupaten Cirebon melakukan wisata religi dan studi banding ke Masjid Jogo Kariyan, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sabtu-Minggu, (11-12/2/2023).


Selain studi banding ke masjid Jogo Kariyan, Yogyakarta, terdapat sejumlah tempat yang disinggahi sebagai program wisata religi para pengurus DKM Masjid Jami' Al Muhajirin Sumber Asri.

Beberapa tempat tersebut, di antaranya masjid di Yogyakarta dan masjid di Kota  Semarang. Bahkan juga sempat mampir ke Lawang Sewu, Semarang. 


Ketua DKM Masjid Jami' Al.Muhajirn Sumber Asri, Ustadz Gaos mengatakan, program wisata religi dan studi banding ini sudah direncanakan pada saat penyusunan program perbidang dari pengurus masjid. 

"Ya, salah satu studi bandingnya ke Masjid Jogo Kariyan Yogyakarta. Karena masjid ini banyak memiliki kelebihan terkait program dan manajemen yang dibangunnya. Bahkan masjid ini sudah me-nasional dan diakui oleh sejumlah tokoh nasional dan Kementerian Agama RI sebagai masjid terbaik dalam manajemen, sehingga kami datang ke masjid ini untuk menimba pengalaman dan pengetahuan dari para Takmir di masjid Jogo Kariyan tersebut," paparnya. 


Ustad Gaos juga menyatakan, selain program wisata religi dan studi banding, pihaknya juga tengah membuka usaha ekonomi berbasis masjid. 

"Alhamdulillah, usaha ekonomi berbasis masjid ini sudah diresmikan langsung oleh bapak Kuwu Desa Kecomberan dan dihadiri oleh para tokoh, ustadz dan masyarakat Sumber Asri. Nama usaha tersebut Gerai La Tahzan dan saat ini usahanya sudah berjalan," ujar ustadz Gaos.


Sementara itu, Ketua rombongan studi banding dan wisata religi, ustadz Syamsudin, kepada fokus Cirebon menjelaskan, bahwa keberangkatan jamaah wisata religi dan studi banding ini adalah pengurus DKM Al Muhajirin di tambah warga Sumber Asri. 

"Kita berangkat dengan menggunakan satu bus, alhamdullilah, semua tempat sudah kami singgahi dan banyak hal yang didapat oleh para Takmir Al Muhajirin dari program wisata religi dan studi banding ini," jelasnya.

Ustadz Syam juga menjelaskan, keberangkatan jamaah pada program wisata religi dan studi banding ini, pemberangkatannya dimulai pada pukul 20.00 WIb pada Sabtu malam Minggu dan kembali ke Cirebon pada malam Selasa berikutnya.


"Kami atas nama panitia dan pengurus masjid Al Muhajirin Sumber Asri mengucapkan terimakasih banyak atas kemurahan dan niat baik dari bapak H Dede yang sudah menyediakan bus bagi kami sehingga kegiatan wisata religi dan studi banding ini berjalan lancar dan sukses. Semoga atas kebaikan ini, Allah melipatgandakan pahala untuk bapak H Dede sekeluarga," kata Ustadz Syam yang diamini oleh Ustadz Gaos dan para Takmir Masjid Al Muhajirin. 


Hal senada juga diungkapkan Ketua RW 05, Sumber Asri, Didi Supriyadi, bahwa pihaknya sangat mendukung dari apa yang menjadi program Masjid Al Muhajirin. Pada program wisata religi dan studi banding ini, pihaknya pun ikut bersama perangkat RT sebagai wujud kebersamaan antara Takmir Masjid Jami' Al Muhajirin dan Pengurus RW dan RT. 


"Kami ingin kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi kemakmuran masjid dan berkembang maju perumahan Sumber Asri. Karena manfaat semua ini untuk kita semua," tandas Ketua RW 05. (din)