Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 26 Mei 2021

Kota Cirebon Satu Satunya Zona Merah di Jabar, Walikota Minta Prokes Ditingkatkan

 


FOKUSCIREBON,FC – Masuk satu-satunya zona merah di Provinsi Jawa Barat (Jabar), Wali Kota Cirebon minta masyarakat perketat protokol kesehatan (prokes). Masyarakat juga diminta jadi garda terdepan penerapan prokes. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat memberikan keterangan di hadapan wartawan, Senin, 24 Mei 2021.  “Kota Cirebon masuk zona berbahaya penyebaran Covid-19,” ungkap Azis. 

Untuk itu Azis meminta kepada masyarakat yang berada di sekitar Kota Cirebon untuk berhati-hati saat datang ke Kota Cirebon. “Lakukan pengetatan,” tegas Azis. 

Pengetatan yang dilakukan berupa penerapan prokes dengan baik saat berada di Kota Cirebon. “Setiap orang wajib memproteksi diri agar tidak tertular dan tidak menularkan kepada orang lain,” tegas Azis. 

Dijelaskan Azis, status zona merah merupakan risiko yang harus dihadapi saat kesadaran masyarakat untuk menjalankan prokes mulai menurun. “Saya tidak malu, tapi saya juga tidak bangga,” tegas Azis. 

Justru dengan kejadian ini masyarakat bisa selalu diingatkan kalau bahaya penyebaran Covid-19 selalu mengintai. Sehingga mereka tidak akan abai dan terus meningkatkan pelaksanaan prokes. 

Sebagai langkah menurunkan penyebaran angka penyebaran Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon telah menyusun sejumlah langkah. “Kami minta semua mematuhinya,” ungkap Azis. 

Sedangkan untuk tempat keramaian, seperti mall dan pusat perbelanjaan juga diminta menjaga pengunjungnya sesuai aturan,  yaitu 50 persen dari kapasitas dan menerapkan prokes dengan ketat. 

“Kita tidak bisa melarang aktivitas ekonomi, tapi kita minta masyarakat jadi garda terdepan dalam penerapan prokes,” tegas Azis. 

Adapun faktor yang menyebabkan Kota Cirebon masuk sebagai satu-satunya zona merah di Jabar dikarenakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon rajin melakukan tracing dan testing hingga tingkat RT dan RW. 

Selain itu juga dikarenakan adanya sistem pelaporan yang bersifat akumulasi. Yaitu ada kejadian minggu lalu yang masuk minggu ini, sehingga terjadi peningkatan yang cukup tinggi. 

“Tapi tidak apa-apa. Kita sampaikan ini ke masyarakat. Sehingga mereka tidak abai menerapkan prokes dengan ketat,” tegas Azis. 

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Pemda Kota Cirebon sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor:443/SE.43-PEM tentang Perpanjangan ke Delapan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Cirebon. 

“Yang kami lakukan diantaranya dengan menerapkan pembatasan aktivitas tempat usaha dan perkantoran,” ungkap Agus. 

Diantaranya pasar rakyat yang berupa pasar induk jam operasionalnya dimulai dari pukul 02.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan pasar rakyat non induk dengan jam operasional mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. 

Aktivitas di pusat perbelanjaan juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB dengan jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari daya tampung ruangan. “Kegiatan belajar mengajar juga dilakukan daring/online,” tegas Agus. 

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes., menjelaskan saat ini mereka telah melakukan tes rapid sebanyak 9.566 dengan reaktif sebanyak 117. 

Sedangkan untuk tes swab sudah dilakukan terhadap 32.889 orang dengan jumlah positif sebanyak 5.524 orang. “Kasus penularan tertinggi ada di klaster rumah tangga,” ungkap Edy.

Masuknya Kota Cirebon ke zona merah penyebaran Covid-19 menurut Edy merupakan early warning system atau peringatan dini agar masyarakatnya kembali meningkatkan pelaksanaan prokes di lingkungan masing-masing. 

Edy juga yakin dalam dua pekan kedepan, Kota Cirebon bisa keluar dari zona merah, bahkan bisa pula masuk zona  hijau. (Nur)

Selasa, 25 Mei 2021

Inilah Roundown Acara Kunjungan Ketua Dewan Masjid Palestina di Kota Cirebon

Imam Masjid Gaza Palestina, Syekh Ma'mun Abu Samra


FOKUS CIREBON, FC - Roundown acara (sementara) kunjungan Ketua Dewan Masjid Palestina (Gaza) pada hari Rabu tanggal 26 Mei 2021 ke Kota Cirebon, yaitu :

Pukul 04.00 WIB tiba di Cirebon untuk melakukan sholat subuh berjamaah di MASJID SUBULUSSALAAM Permata  Harjamukti, Kelurahan Kalijaga.

Pada pukul 10.00 WIB, melakukan kunjungan Kemabes Laskar Macan Ali, dan dilanjutkan kunjungan ke dalam Keraton Kasepuhan bertemu dengan Pangeran Raja Lukman, Sultan Kasepuhan XV.

Pada pukul 12.00 WIB, melakukan sholat Dzuhur berjamaah di MASJID NURROHMAN Jalan Merpati  X Perumnas, Kelurahan Larangan.

Pukul 15.00 WIB menuju ke mesjid At Taqwa untuk melakukan tausiyah dan sholat Ashar berjamaah.

Kemudian pukul 17.00 WIB, melanjutkan perjalanan ke Prapatan Kadipaten, diteruskan menuju ke Kota Bandung. (Sunardi)

Imam Masjid Gaza Palestina Kunjungi Masjid Subulussalaam Harjamukti Kota Cirebon

Imam Masjid Gaza Palestina  Syeikh Ma'mun Abu Samra


FOKUS CIREBON, FC - 
Masjid Subulussalaam yang terletak di komplek Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon bakal kedatangan Imam Masjid Gaza Palestina  Syeikh Ma'mun Abu Samra, Rabu (26/5), sekaligus Melaksanakan Sholat Subuh 9dan menyampaikan Kuliah Subuh.

Menurut Ketua DKM Subulussalaam, Naim Abdurachman didampingi Sekretaris Solikhin, menjelaskan bahwa pihaknya mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, karena Masjid Subulussalaam mendapat kehormatan yang sangat luar biasa dengan kedatangan Imam Masjid Gaza Palestina Syeik Ma'mun Abu Samra.

"Ini adalah keberkahan tersendiri bagi kami sebagai pengurus DKM Subulussalaam dan jamaah, dan kesempatan yang langka ini akan kami manfaatkan dengan sebaik baiknya dengan menghadirkan jamaah yang sebanyak banyaknya, walaupun kehadiran Syeikh Ma'mun Abu Samra akan datang pada saat Sholat Subuh. Insya Allah jamaah kami setiap Sholat Subuh selalu banyak, terlebih akan kedatangan tamu istimewa tersebut," ucapnya.

Pihaknya juga sangat berterima kepada Ustadz Didi Sunardi, SE selaku Sekretaris PD DMI Kota Cirebon yang juga Wasekjen PW DMI Jabar,  beserta Mega Afdal Fathir selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cirebon, yang telah memfasilitasi dan mengkoordinir kedatangan Syeikh Ma'mun Abu Samra di Cirebon.

"Mudah-mudahan pada saatnya semuanya sehat wal'afiat, dan Insya Allah Jamaah Masjid Subulussalaam pada kesempatan tersebut  juga akan ikut serta menyumbangkan donasinya untuk meringankan kaum muslim di Palestina dan menyerahkanya kepada Kacab ACT Cirebon," katanya, Selasa, (25/5/2021).

Menurut Naim, pada kegiatan ini dijadwalkan pula jika Kapolres Ciko, Dandim 0614, Kapolsek Seltim, Danramil Selatan1402, serta Camat Harjamukti dan Lurah Kalijaga juga Ketua RW 14 PHU, DKM se Kota Cirebon dan jamaah lainnya akan datang.

"Masjid Subulussalaam pada hari yang sama, Rabu 26 Mei 2021, oada pukul 18.00 WIB juga akan melaksanakan sholat gerhana bulan dengan Imam Sholat Alfakir Husni Mubarok, SH.I dan Khotib Ustadz Didi Sunardi, SE," terangnya.

Sementara itu, Kacab ACT Cirebon, Mega Afdal Fathir, membenarkan kegiatan tersebut, bahwa Syeikh Ma'mun Abu Samra akan datang ke Cirebon pada hari Rabu (26/5), setelah satu hari sebelumnya mengisi acara yang sama di wilayah Kabupaten Kuningan.

Selama berada di wilayah Kota Cirebon, kata Mega, Imam Masjid Gaza Palestina ini akan melakukan serangkaian kegiatan yang dimulai dengan mengisi acara sholat dan Kuliah Subuh di Masjid Subulussalaam. 

Kemudian pada pukul 11.45 WIB dilanjutkan dengan sholat dzuhur berjamaah dan ceramah di Masjid Nurrohman Jalan Merpati X Perumnas Kelurahan Larangan. "Pada pukul 15.30 WIB melaksanakan Sholat Ashar dan tabligh akbar di Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon," jelasnya.

Mega berharap, kegiatan bersama  Syeikh Ma'mun Abu Samra ini dapat berjalan aman, nyaman,  lancar. "Semoga acaranya sukses dan berharap pada jamaah dapat  mempersiapkan infaq dan shodaqohnya yang terbaik dalam rangka penggalangan dana untuk membantu kaum muslim di Palestina yang saat ini tengah memerlukan bantuan dari kita," paparnya. (Didi)

Minggu, 23 Mei 2021

Anggota Program Satu Desa Satu Hafizh Se-Kabupaten Cirebon, "Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh”

Acara Ijazah Tahfizh, dalam rangka “Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh” di gedung PCNU Kab.Cirebon, Selasa, (22/5/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Cirebon menggelar acara Ijazah Tahfizh, Sabtu, (22/5/2021).

Acara yang berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Cirebon itu bertajuk “Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh” dan dihadiri oleh anggota program Satu Desa Satu Hafizh (SADESHA) se-Kabupaten Cirebon. 

Penanggungjawab acara, Kiai Muhammad Mahdi Mujtahid mengatakan, Selain pemberian Ijazah Tahfizh, acara ini sekaligus halal bihalal anggota JQHNU Kabupaten Cirebon dan peserta Sadesha.

“Ini memang inisiatif dari pengurus JQHNU sendiri, harapannya dengan Ijazah ini para peserta semakin mencintai Al-Qur’an yang ada di dadanya,” kata Mahdi.

Lebih lanjut, Ijazah Tahfizh ini diberikan dari KH. Ahsin Sakho Muhammad, KH. Anwar Maksum, KH. Nurhadi Thoyyib, Ny. Hj. Afwah Mumtazah, KH. Abdul Basith Baedhowi, KH. Ibadullah Zaruqi, Ny. Hj. Nihayatul Muhtaj, KH. Lukman Hakim, KH. Muhaddits Rifai, dan Ny. Hj. Iis Aisyah.

Sementara itu, Ketua PC JQHNU Kab.Cirebon KH Ahmad Kholiq menyampaikan, Iajzah Tahfizh ini mungkin hal biasa bagi orang-orang penghafal Al-Qur’an, namun Insya Allah manfaatnya sangat luar biasa.

“Ijazah adalah mata rantai keilmuan atas disiplin ilmu tertentu, maupun amalan secara spesifik. Ia seperti pemberian ijin dari sang empunya kepada pemilik setelahnya,” ujarnya.

Ia mengaku, pencapian selama ini pengurus JQHNU Kab.Cirebon mampu mengkoordinir peserta Sadesha terbanyak se-Jawa Barat.

“Selain itu, JQHNU Kab.Cirebon juga telah menyelenggarakan kegiatan Sema’an Al-Qur’an rutin pada tiap hari Minggu. Dengan harapan, di Kabupaten Cirebon ruh Al-Qur’an semakin terasa, menjamur, serta familiar di masyarakat," tandasnya. (Jam)

Ruslan, S.Ag Menangi Pilwu Desa Campaga Talaga



Ruslan S.Ag, menemui tim dan para pendukungnya setelah memenangkan Pilwu Desa Campaga, Kabupaten Majalengka, Sabtu, (22/5/2021).


TALAGA, FC - Ruslan, S.Ag Nomor urut 1 Menangi Pemilihan Kuwu Desa Campaga, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka untuk masa bakti  2021 - 2027 setelah unggul di 4 TPS yang tersebar di setiap Blok Desa Campaga.

Kemenangan Ruslan setelah meraih 823 suara, disusul nomor urut 2  Jeje Amrullah Syapari, S.Pd.I  mendapatkan 364 suara.

Kuwu terpilih Desa Campaga Ruslan S.Ag dengan visi Campaga  Masagi (Mandiri, Agamis, Sejahtera, Adil, Giat dan Inovatif ), bersyukur kehadirat Allah SWT atas kemenangan yang telah diraihnya.

Ruslan menjelaskan ini bukan kemenangan dirinya akan tetapi kemenangan seluruh masyarakat Desa Campaga yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan amanah selama memimpin Desa Campaga di periode yang pertama.

"Insya Allah saya akan terus melanjutkan berbagai kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan serta memberikan pelayanan  yang terbaik  kepada warga sesuai visi Campaga Masagi untuk 6 tahun mendatang," ujar Kuwu terpilih Desa Campaga Ruslan  S.Ag  

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Kuwu Terpilih Aceng Sambas merasa bersyukur dan bangga atas kemenangan yang diraih oleh Kuwu Ruslan.

Hal ini nenunjukkan bahwa kepemimpinannya selama ini telah banyak dirasakan oleh masyarakat Desa Campaga. 

"Ini nembuktikan bahwa beliau dalam menjalankan amanah dan kepercayaan melaksanakannya dengan baik," ungkap Aceng Sambas. (Sunardi)

Sabtu, 22 Mei 2021

DI Masjid Al Jami'ah IAIN Cirebon, Warga Kebangsaan Belanda Masuk Islam

Melalui kesadaran pribadi, warga kebangsaan Belanda memeluk agama islam yang posesnya dilakukan di Masjid Al Jami'ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kali ini datang dari Masjid Al Jami'ah IAIN Cirebon.

Di mana pada sore hari tadi, pukul 13.30 WIB, di Masjid Al Jami'ah IAIN SNJ Cirebon seorang  kelahiran Belanda bernama Charles Edward Koper masuk islam, Sabtu, (22/5/2021).


Pria kebangsaan Belanda ini tinggal di Perumahan GSP dan masuk agama islam dengan kesadaran sendiri. Di masjid tersebut, Charlea Edward prosesnya dibimbingan langsung oleh Dr. H. Nuryana. M.Pd.(Kajur Prodi IPS).

"Semoga beliau bisa Istiqomah menjaga iman dan Islam nya serta mampu menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan Nya," kata Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin, M.Pd.I. (din)

Gandeng Tiga Keraton di Cirebon, Jurusan SKI IAIN Cirebon Siapkan Masa Depan Mahasiswa

Disnatalis Jurusan SKI Ke 18 IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Perkembangan Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon setiap tahunya semakin signifikan. Selain memiliki dosen-dosen yang profesional, SKI juga menggandeng tiga keraton besar di Cirebon untuk mempersiapkan masa depan mahasiswa. 

Demikian disampaikan Wakil Dekan 1, Fakultas UAD IAIN SNJ Cirebon, Dr H Anwar Sanusi seusai mengikuti kegiatan Disnatalis SKI ke 18, Jum'at (21/5/2021).

Menurut Anwar, disnatalis ini menjadi ajang silaturrahmi para alumni dan pengurus untuk saling mengisi bagi kemajuan SKI kedepan. "Tujuannya, melakuan refleksi dengan mengundang para alumni, termasuk alumni yang sukses," jelas Anwar kepada fokuscirebon.com

Anwar menjelaskan, peluang jurusan SKI untuk menata masa depan sangat cerah, di mana alumninya bisa jadi guru sejarah dan peneliti sejarah, karena banyaknya obyek-obyek sejarah di Cirebon, baik itu keraton, pesantren maupun situs-situs dan lainnya. "Sejarawan murni, seperti mas Farikhin, S.Hum (alumni) yg menjadi sejarawan keraton," kata Anwar 

Anwar Sanusi juga menjelaskan, bahwa Jurusan SKI ada sejak 25 Mei 2003 dan sudah mengalami beberapa kali pergantian kepengurusan. Pimpinan pertama sebagai Kajur adalah Drs. H. Munir Subarman, M.Ag dengan Sekjur Drs. Abu Chaer, M. Ag.. 

"Kemudian dilanjutkan oleh bapak Drs. Yayat Suryatna, M. Ag dan Sekretaris Drs. Jalaludin, MSi selama 2 periode. Dilanjutkan oleh ibu Dedeh Nurhamidah, M. Ag dg sekretaris Zaenal Masduki, MA, M.Si. Periode kedua bu Dedeh dengan sekretaris bu Aah Syafaah, M. Ag yang sekarang menjadi Ketua Jurusan," paparnya.

Soal prestasi yang sudah dicapai, terang Anwar, capaian prestasi ajademik, Jurusan SKI mendapatkan akreditasi A pada tahun 2017. "Jurusan SKI pada awalnya agak tersendat dalam penerimaan mahasiawa baru. Namun sekarang mengalami peningkatan yang signifikan,  seiringnya kebijakan Kementerian Agama bahwa untuk guru sejarah di MI, MTs, MAN adalah lulusan SKI, hal itu terbukti dengan banyak lulusan yang diterima sebagai ASN (guru)," terang Anwar.

Adapun prestasi mahasiswa SKI, jelasnya sangat bagus, ada yang juara nasional dalam membaca naskah, ada  juga juara MTQ tingkat Kota, bahkan team futsal IAIN didominasi mahasiswa SKI.

Kemudian dalam pengabdian masyarakat, SKI menggandeng pihak keraton Kesepuhan, Kanoman dan Kecirebonan, teramsuk sanggar seni lukis kaca, seni tari dan lain-lain. "Itu semua dilakukan guna mempersiapkan mahasiswa yang profesional di masa yang akan datang," tandasnya. (din)