Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 30 November 2022

Pemkab Cirebon Resmi Bekerja Sama Dengan Pemerintah Haman-Gun Korea Selatan

FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi bekerja sama dengan Pemerintah Haman-Gun Korea Selatan, ini merupakan tindaklanjut pertemuan sebelumnya.

Kerja sama yang dibangun dibidang pertanian dan Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengirimkan PMI ke Korea Selatan

"Semoga dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan menjadi solusi pengentasan kemiskinan serta pengangguran," ucap Bupati Imron.


#bersamaimron #bupaticirebon #cirebonkaton

Share:

Senin, 28 November 2022

Pemkab Salurkan Bantuan Sosial Kenaikan BBM

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat guna menekan lajur inflasi dampak kenaikan harga BBM. Setelah sebelumnya penyerahan voucher BBM kepada para sopir angkutan dan juga peluncuran program padat karya, kali ini Pemkab Cirebon menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi tukang ojek, pelaku UMKM dan nelayan.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg didampingi Sekretaris Daerah, Dr H Hilmy Rivai MPd menyerahkan langsung kepada warga di kantor Kecamatan Mundu, Senin (28/11/2022). Adapun secara resminya, penyaluran dilakukan melalui PT. Pos Indonesia.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk bantuan dari dampak inflasi tahun 2022.

"Belanja wajib perlindungan sosial ini berasal dari 2 persen DAU (Dana Alokasi Umum) dan DBH (Dana Bagi Hasil) sebesar Rp 7.602.450.000," jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa rincian bantuan diantaranya untuk 5.094 pelaku UMKM sebesar Rp2.292.300.000. Kemudian untuk 4.374 nelayan sebesar Rp1.956.150.000 dan untuk 5.409 pengendara ojek sebesar Rp2.434.050.000.

"Jadi setiap penerima bantuan ini mendapatkan BLT sebesar Rp150.000 per bulan yang berlangsung selama 3 bulan, dimulai dari bulan Oktober sampai Desember 2022," paparnya.

Sementara itu untuk bantuan program padat karya terdapat 6.000 penerima, yang masing-masing menerima Rp100.000 per orang. Sedangkan untuk subsidi transportasi kendaraan umum terdapat 716 kendaraan, yang masing-masing penerima mendapatkan bantuan BBM subsidi sebesar Rp150.000 per kendaraan umum.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dari inflasi yang terjadi di tahun 2022," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon mengatakan, penyaluran dilakukan langsung oleh PT. Pos Indonesia Cabang Cirebon kepada masyarakat sebanyak 14.850 penerima.

"Yang menerima bantuan ini mulai dari ojek, pelaku UMKM dan nelayan," tuturnya.

Dari penyaluran BLT ini, lanjutnya, diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi Kabupaten Cirebon.

"Diharapkan BLT ini bisa menjaga daya beli masyarakat dan membantu masyarakat yang kurang mampu," jelasnya. (Nisa)

Share:

Sabtu, 26 November 2022

Bupati Cirebon Hadiri Perayaan HUT PGRI Kecamatan Talun

 

FOKUS CIREBON, FC - Ulang Tahun PGRI di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dirayakan secara meriah.dwngan kegiatan jalan santai. Kemeriahan tersebut dirasakan langsung oleh para peserta yakni para guru-guru, Kepala sekolah, anak-anak dan masyarakat, Sabtu, (26/11/2022).

Ketua PGRI Kecamatan Talu, Rifa'i kepada fokuscirebon.com menyatakan, bahwa kegiatan gerak jalan santai di Hari Ulang Tahun PGRI ini bertujuan untuk memasyarakatkan olah raga dan juga membuat stamina atau tubuh tetap sehat. 

Maka kegiatan ini sangat didukung oleh semua pihak bahkan mendapat apresiasi yang begitu besar dari masyarakat. Karena memang kegiatan HUT PGRI sekarang melibatkan masyarakat. 

Rifa'i menjelaskan, bahwa di usianya ke 77 tahun ini, PGRI akan terus berkomitmen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. PGRI Kecamatan Talun juga terus berjuang agar pendidikan lebih maju dan penilik juga sejahtera.

Untuk itu, Rifa'i mengajak agar seluruh anggota PGRI untuk berpartisipasi di dalam semua kegiatan, baik kegiatan yang bersifat non akademik maupun kegiatan yang bersifat akademik, karena memang ini tuntutan masyarakat. 

"Kita sebagai pendidik dituntut oleh masyarakat untuk mencerdaskan anak anak, mencerdaskan kehidupan bangsa yang nanti akan membawa bangsa kita ke depan lebih maju," kata Rifa'i.

Rifa'i juga menjelaskan, bahwa kegiatan gerak jalan santai ini diikuti oleh guru-guru dari TK, SLB dan guru SMP serta kepala sekolah dan sejumlah instansi. 

"Namun yang terpenting pada ulang tahun PGRI tahun ini, kita diikuti oleh seluruh anak-anak dan masyarakat, dan ini sengaja agar mereka mengerti bahwa orang tuanya sedang ada kegiatan," paparnya.


Sementara itu, pada HUT PGRI Kecamatan Talun yang dirayakan dengan kegiatan gerak jalan santai, juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di Kecamatan Talun, termasuk hadirnya Bupati Cirebon pada kegiatan ini. (Bambang)
Share:

Wabup Cirebon Serahkan 3000 Asuransi Nelayan Cirebon Power

KAB CIREBON - Sebanyak 3.000 nelayan dari 11 desa dan tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon, mendapatkan asuransi gratis dari Cirebon Power bekerjasama dengan Ditpolairud Polda Jabar.

Fasilitas asuransi nelayan yang diberikan oleh perusahaan pembangkit listrik tersebut, sudah dilakukan sejak 2011 lalu. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 28ribu lebih nelayan di Kabupaten Cirebon yang mendapatkan manfaat asuransi nelayan.

Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih SE, M.Si, mengapresiasi program yang dilakukan oleh Cirebon Power ini. Menurutnya, ini merupakan salah satu program CSR yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Karena kalau mengandalkan pemerintah saja, tidak bisa," kata Ayu, saat penyerahan asuransi nelayan di GOR Cirebon Power.

Ayu berharap, program asuransi nelayan ini bisa meringankan beban masyarakat nelayan yang terkena musibah.

Selain itu, Ayu juga meminta kepada Cirebon Power untuk bisa melaksanakan program ini secara terus menerus. 

"Kalau bisa, penerima manfaatnya juga diperbanyak," kata Ayu.

Yusuf Arianto, selaku Senior Corporate Affairs Manager menuturkan, bahwa jumlah penerima asuransi  setiap tahunnya mencapai 3.000 nelayan. Namun pada awal program, asuransi yang diberikan berjenjang, mulai dari 500 nelayan.

"Awalnya hanya 500 nelayan, kemudian saat ini konsisten hingga 3.000 nelayan," kata Yusuf.

Yusuf menuturkan, bahwa program asuransi nelayan ini, bekerjasama dengan Dit Polairud Polda Jabar.

Dengan adanya asuransi ini, nelayan bisa mendapatkan santunan, baik itu saat kecelakaan kerja atau meninggal alami. Seperti pada hari ini ujar Yusuf, pihaknya memberikan santunan kepada tiga ahli waris nelayan yang meninggal dunia. Dua nelayan meninggal alami (karena sakit) dan satu nelayan lainnya meninggal saat berlayar di Irlandia.

"Yang meninggal alami mendapatkan santunan Rp 1 juta, sedangkan yang meninggal saat kerja Rp 10 juta," kata Yusuf.

Tariah, warga Citemu Kecamatan Mundu, mengaku terbantu dengan adanya asuransi dari Cirebon Power ini.

Ia merupakan ahli waris dari suaminya, yaitu Salikin yang meninggal saat berlayar di Irlandia. Ia berharap, pemerintah bisa membantu menemukan jasad suaminya yang saat ini masih belum ditemukan.

"Santunan ini sangat membantu dan berharap pemerintah bisa membantu menemukan jasad suami saya," kata Tariah. (din)

Share:

Kamis, 24 November 2022

Kominfo Panen Petambak Digital 4.0 Di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktorat Ekonomi Digital melakukan implementasi Gerakan Petambak Digital 4.0. Kali ini yang menjadi target program adalah petambak udang yang ada di Kecamatan Pengenan Kabupaten Cirebon.

Gerakan Petambak Digital 4.0 ini merupakan program yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan bisnis pada setiap rantai nilai perikanan melalui pemanfaatan teknologi digital yang menargetkan nelayan budidaya (petambak).  

"Pada tahun 2022, program ini dilaksanakan di beberapa lokasi yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Cirebon," kata Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika, I Nyoman Adhiarna usai acara Panen Petambak Digital 4.0 di Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Kamis (24/11/2022).

Ia menjelaskan Gerakan Petambak Digital 4.0 di Kabupaten Cirebon telah diimplementasikan sejak pertengahan tahun 2022 di Desa Bendungan dan Desa Pangenan. Namun, pihaknya memfokuskan pada pemanfaatan teknologi digital dalam rantai nilai Teknik Pemeliharaan dan Budidaya melalui pemanfaatan teknologi IoT melalui alat pengukur kualitas air yang dapat memberikan informasi secara real time seperti temperature, PH, Oksigen (DO bubble).

"Parameter tersebut dibutuhkan untuk mengetahui kebutuhan tambak secara lebih presisi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan produktifitas hasil panen. Adapun rangkaian program ini dimulai sejak penerapan teknologi Internet of Things (IoT) alat kualitas air, pendampingan petambak dalam penggunaan teknologi digital, hingga pengambilan baseline data petambak setempat untuk bisa membantu memberikan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan," kata I Nyoman.

I Nyoman mengungkapkan kegiatan Panen Petambak Digital 4.0 terselenggara atas kerjasama yang baik dari berbagai stakeholder seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Daerah, Akademisi, Startup Digital, dan peran serta aktif dari petambak daerah setempat.

"Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak senndirian dalam melakukan program Gerakan Petambak Digital 4.0 ini, semuanya terlibat," katanya.

Lebih lanjut, dengan mengunakan Digital 4.0 ini, para petambak khususnya udang bisa mengetahui potensi dari udang yang didapat. Pasalnya, sebelum mengunakan teknologi sekarang banyak petambak yang merugi akibat gagal panen maupun pertumbuhan udang tidak maksimal.

"Melalui pemanfaatan teknologi IoT digital 4.0 ini, para patambak bisa terbantu, karena kini hasil udang jauh lebih besar dari sebelumnya mengunakan teknologi ini. Artinya, mereka (petambak udang, red) bisa sejahtera," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi mengatakan Pemerintah daerah menyambut baik program Petambak Digital 4.0 yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Menurutnya ada beberapa kecamatan yang wilayahnya memiliki garis pantai, seperti Kecamatan Kapetakan, Suranenggala, Gunungjati, Astanajapura, Mundu, Pangenan, Gebang dan Losari. 

"Kabupaten Cirebon mempunyai potensi yang cukup besar, dimana luas areal tambak 7.500 hektar, dengan luas areal budidaya air payau 6.089 hektar. dan jumlah pembudidaya air payau sebanyak 4.330 orang. Pada tahun 2021 sendiri produksi udang vaname mencapai 6.727 ton dengan nilai lebih 470 miliar," kata Ayu, sapaan akrabnya.

Ia mengungkapkan capaian tersebut masih belum diimbangi dengan pemanfaatan teknologi digital sensor kualitas yang menjadi faktor penting dalam hidup dan tumbuhnya benih udang. 

"Kalau menggunakan teknologi Petambak Digital 4.0, kemungkinam hasil tambak udang jauh lebih besar lagi. Artinya, kesejahteraan dari para petambak di Kabupaten Cirebon bisa sejahtera," kata Ayu.

Ayu menambahkan kehadiran Kementerian Komunikasi Dan Informatika bekerjasama dengan Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) dan Jala Tech melalui optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembudidayaan udang dengan mengimplementasikan teknologi digital sensor kualitas air, memberikan manfaat yang cukup besar kepada para petambak di Kabupaten Cirebon.

"Dengan melibatkan petambak udang vaname di Kecamatan Pangenan ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan produktivitas dan keberhasilan budidaya udang di Kabupaten Cirebon," kata Ayu.

Share:

Rabu, 23 November 2022

Peringati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Guru Nasional, Pemkab Cirebon Gelar Jalan Sehat


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah 1Daerah Kabupaten Cirebon menggelar jalan sehat dengan tema 'Jalan Sehat Cirebon Katon' dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-58 dan Hari Guru Nasional ke-77, Rabu (23/11/22). 

Kegiatan jalan sehat tersebut dimulai dari Kantor Bupati Cirebon dan finish di Stadion Ranggajati Sumber.

Jalan sehat Cirebon Katon ini dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tentang pentingnya kesehatan dan ilmu. 

"Bahwa didalam kehidupan ini, kesehatan dan ilmu tidak bisa dilepaskan, karena kesehatan dan ilmu merupakan awal dari kebutuhan kita," ujar Imron.

"Karena dengan adanya guru, orang berilmu dan orang beraktivitas kita harus sehat. Maka dari itu, guru dan kesehatan inilah pangkal dari kebutuhan seorang manusia," lanjutnya.

Selain itu, Imron juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Guru Nasional ke-77 dan Hari Kesehatan Nasional ke-58, serta harapannya kepada guru-guru yang ada di Kabupaten Cirebon. 

"Kami sebagai bupati dan wakil bupati Cirebon, mengucapkan selamat Hari Guru dan selamat Hari Kesehatan, semoga kabupaten Cirebon tetap sehat, guru berprestasi, dan guru membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat," tuturnya.

Dirinya juga berharap bahwa dari guru-guru inilah yang akan mengubah pola pikir dan tingkah laku yang ada di kabupaten Cirebon. Maka, seorang guru harus menjadi suri tauladan yang baik terlebih dahulu.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih S.E. M.Si. mengapresiasi gelaran kegiatan Jalan Sehat Cirebon Katon. 

"Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini, tadi kita lihat bersama kegiatan ini begitu meriah dan ribuan masyarakat Kabupaten Cirebon hadir disini," ucap Ayu—sapaan akrab Wakil Bupati Cirebon.

Dirinya sangat mengapresiasi terhadap keberadaan guru-guru, bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. 

“Dan yang kita harapkan dengan dididiknya anak-anak dan generasi penerus bangsa ini, akan mengubah karakter dan menambah wawasan serta ketrampilan, yang nantinya estafet kepemimpinan Kabupaten Cirebon akan kita serahkan kepada anak-anak kabupaten Cirebon," lanjutnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya pendidikan keagamaan kepada anak-anak, karena dengan pendekatan keagamaan tersebut akan memberikan dampak yang baik pada mereka. 

"Ketika anak-anak diberikan pendekatan dengan keagamaan, pendekatan dengan rasa kasih sayang dan pengajaran seperti itu, ini yang akan memberi dampak daripada karakter yang mempunyai hati lebih penyanyang kepada sesama temannya," pungkasnya. (Hafidz)

Share:

Senin, 21 November 2022

Dr H Iman Nafi'a M.Ag : Rakor Warek III Bahas PBAK dan Sistem Pemilihan Regenasi SEMA-DEMA

Dr H Ilman Nafi'a pada kegiatan pembukaan Rakor Warek III PTKIN Bidang Kemahasiswaan dan Alumni se-Indonesia di Hotel Aston, Cirebon. 

FOKUS CIREBON, FC - Menyikapi dinamika mahasiswa di lingkungan kampus terkait sistem pemilihan yang masih digunakan di beberapa PTKIN di Indonesia, Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag menegaskan tengah digodok pembahasannya di Rakor Warek III PTKIN Se-Indonesia, di Hotel Aston, Kota Cirebon, Senin, (21/11/2022).

Menurut Ilman Nafi'a, pada Rakor tersebut membahas finalisasi regulasi kemahasiswaan, yakni pedoman organisasi kemahasiswaan tentang PBAK, dan juga desain kegiatan-kegiatan kemahasiswaan masa depan. 

Hal itu disampaikan Wakil Rektor (Warek) III IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a pada pertemuan sejumlah Warek PTKIN di ruang Senat Institut, kepada media.

Usia pertemuan di ruang Senat, lalu para tamu Warek III PTKIN menuju ke gedung PJJ dan selanjutnya ke Keraton dan setelah itu ke batik Trusmi. "Dari Batik Trusmi, diperkirakan sampai Maghrib, dan setelah itu kembali ke hotel untuk melanjutkan pembahasan," paparnya. 

Ilman juga menjelaskan, pasca penutupan, peserta Rakor akan di isi dengan kunjungan ke Makam Sunan Gunung Djati.

Ditanya seputar regulasi PBAK dan Pemilu Raya di tingkat mahasiswa, kata Ilman, justru itu yang saat ini Rakor tengah membahas terkait persamaan persepsi menyangkut regulasi, terutama kendala tentang peraturan regenerasi yakni pergantian SEMA dan DEMA di lingkungan PTKIN.

Ilman menegaskan, berdasarkan PUK  Dirjen, peraturan regenerasi tersebut tidak menggunakan sistem langsung namun perwakilan, tetapi dalam SK tersebut sistem langsung pun masih  diakomodir, tetapi di tingkat yang paling bawah, yakni pemilihan kelas dan jurusan. Sedang di tingkat universitas dan fakultas menggunakannya perwakilan, yakni oleh delegasi-delegasi utusan dari HMJ dan Fakultas. 

"Regulasi ini, kita membatasi terutama persoalan kerumunannya, namun demikian kita masih memberikan pada  pemilihan langsung tersebut, namun di tingkat yang paling bawah," jelasnya.

Ilman pun menyatakan, pada sistem pemilihan langsung yang rentan dengan konflik antar mahasiswa memang akan  terpolarisasi kubu-kubuan, tetapi bagi Ilman itu tidak ada persoalan sepanjang masih mengikuti regulasi yang ada. 

"SK Dirjen dari sisi subtansi ini, itu  mengakomodasi kedua-duanya, baik sistem perwakilan maupun yang langsung," kata Ilman. 

Oleh karena itu, lanjut Ilman, pada Rakor ini kita godok penekanannya, apakah sistemnya masih oke atau tidak, dan harus apa saja yang perlu di evaluasi, hingga keluar SK Dirjen yang baru.

"Jadi nanti ke depan harus ada peraturan yang lebih tegas, jika sistem langsung bagaimana dan sistem perwakilan harus seperti apa, sampai nanti keluar SK Dirjen yang baru," tandasnya. (Nurdin)
Share:

Minggu, 20 November 2022

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Rakor Wakil Rektor III Se-Indonesia

IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan  rumah kegiatan Rakor Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PTKIN Se-Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Aston, Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah pada kegiatan Rapat Koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PTKIN Se- Indonesia yang diselenggarakan selama dua hari, Minggu-Senin, (20-21/11/2022), bertempat di Hotel Aston Cirebon.

Pada kegiatan ini, sebanyak 37 peserta hadir termasuk hadirnya Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr H Sumanta M.Ag dan Kepala Biro AUAK IAIN, Ir Hj Sunarini M.Kom, Wakil Rektor 2, Prof Dr Kartimi, M.Pd, Wakil Rektor 3, Dr H Ilman Mafia, M.Ag serta sejumlah pejabat Rektorat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor Sumanta menjelaskan, rapat koordinasi ini adalah bagian dari bidang kemahasiswaan yang ada di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama RI. 

Perguruan tinggi yang terlibat pada kegiatan rapat koordinasi ini, kata Sumanta, ada UIN, IAIN dan STAIN, dan pembahasannya banyak sekali hal-hal yang terkait dengan  kemahasiswaan, terkait dengan regulasi dan regulasi ini ada yang bersifat PMA, seperti peraturan-peraturan. 

"Peraturan ini akan disharring dahulu, di share yang bersifat bottom-up. Jadi ini aspirasi dari seluruh perguruan tinggi, kemudian ini menjadi landasan untuk menjadi pertimbangan dan dimunculkannya regulasi," kata Rektor Sumanta.

Sumanta menyatakan, terkait regulasi tersebut, ada di antaranya tentang UKM, tentang DEMA, SEMA, tentang ORMAWA, kegiatan-kegiatan yang ada di dalam kampus, juga ada beberapa kegiatan yang mengatur aktifitas mahasiswa, yakni jaringan mahasiswa dengan pihak luar menjadi bahan pertimbangan bagi regulasi yang akan digoalkan oleh Kementerian Agama.

Rektor Sumanta juga menjelaskan, bahwa pihaknya memang dipercaya Diktis-Pendis untuk menjadi tuan rumah. Untuk itu, sebagai tuan rumah, Rektor Sumanta mengucapkan selamat datang kepada Warek Bidang Kemahasiswaan seluruh Indonesia di Cirebon.

Sementara itu, Amiruddin Kuba, Kasi Kemahasiswaan Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan menyatakan, kegiatan forum seperti ini sebetulnya adalah kegiatan rutin hampir tiap bulan yang diikuti oleh seluruh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan PTKIN se-Indonesia.

Menurutnya, beberapa hal yang menjadi target kita atau tujuan kita pertama adalah mengkoordinasikan seluruh bidang kegiatan atau program-program kemahasiswaan di  di lingkup Kepentingan PTKIN. Kemudian beberapa isu yang kita ingin bicarakan bersama untuk tahun 2022 ini maupun program di tahun 2023. 

"Jadi biasanya ada evaluasi terhadap program-program yang sudah jalan di 2022, kemudian menatap program-program yang belum selesai, kemudian dibicarakan bersama lalu kemudian merencanakan program-program untuk 2023 untuk bisa dilaksanakan," paparnya. 

Di dalam beberapa program ini, lanjutnya, termasuk ada program-program atau event-event yang sifatnya lokal yang melibatkan per wilayah. Seperti ada wilayah Sumatera, kemudian Sulawesi Indonesia timur, kemudian ada untuk Jawa, dan juga  Kalimantan.  

"Jadi ini masuk dalam kategori program atau kegiatan regional. Nah yang sifatnya nasional itu dikoordinasikan oleh pusat, yakni kami di Diktis lalu kemudian biasanya kita menuju salah satu PTKIN yang menjadi tuan rumah melalui surat atau SK Penetapan Dirjen," jelasnya.

Dijelaskan, ada beberapa program yang terkait dengan kegiatan Rakor ini, misalnya kemarin ada Pesona pekan di Bandung kemudian tahun ini untuk yang lain. Selain pesona itu tidak ada kecuali program-program yang sifatnya wilayah tadi.

"Nah untuk tahun berikutnya, ini yang kita akan bicarakan juga di forum ini nanti adalah terkait dengan PWMPTK dan untuk  calon tuan rumah kita minta Samarinda kemudian Jember dan Ternate, dan malam ini kita pastikan kira-kira siapa yang bersedia untuk menjadi tuan rumah," ujarnya.

Kemudian Pembahasan lainnya pada Rakor malam ini adalah program dua tahunan yang lain, yaitu OASE yang tahun lalu  dilaksanakan di Aceh dan tahun depan di UIN Medan. 

Kemudian hal lain yang paling urgent yang kita bicarakan untuk Rakor ini adalah terkait dengan review terhadap regulasi PBAK, yakni pengenalan kampus,  pengenalan budaya dan akademi kampus. Kemudian yang kedua adalah soal review terkait dengan regulasi ORMAWA.

Jadi yang ingin kita lihat apakah sistem PBAK yang dilaksanakan hari ini itu sudah bisa mengakomodir kondisi yang ada, misalnya ada pandemi dan sebagainya.  Apakah semua bisa dilaksanakan secara luring nanti ataukah masih Hybrid.

Kemudian juga apakah regulasi terkait dengan ORMAWA hari ini juga bisa mengakomodir kepentingan-kepentingan adik-adik yang ada, misalnya soal sistem. Apakah pemilihan langsung terhadap anggota-anggota senat siswa ataukah melalui perwakilan.

"Nah yang ada hari ini sesuai dengan regulasi itu adalah melalui delegasi, tapi di kenyataannya di daerah itu ada yang melaksanakan secara musyawarah dan Pemilu. Ya sementara ini berjalan dua-duanya, tapi kita ingin mencari titik temu,  apakah yang ada di lapangan ini bisa dimasukkan dalam regulasi ?, atau seperti apa, tapi selama ini sih dua sistem yang dilakukan atau dilaksanakan oleh adik-adik," jelasnya.

Untuk itu Amiruddin berharap, apa review terhadap regulasi yang pihaknya sebut tadi itu bisa terlaksana dan ada solusi buat kondisi yang ada dialami oleh adik-adik di kampus, termasuk kondisi pandemi sekarang ini yang belum final.

Amiruddin juga menegaskan bahwa soal PBAK itu regulasinya sudah diatur melalui Skip 4961 Dirjen terkait pelaksanaan PBAK.  Kemudian berikutnya dalam hal PBAK ini materi-materi atau muatan-muatan umum yang harus ada dalam setiap PBAK, misalnya soal moderasi beragama.

"Jadi generasi beragama ini adalah soal materi yang wajib di dalam setiap PBAK, karena itu memberikan bekal buat adik-adik agar bisa berpikir secara moderat dan mencintai NKRI, kebangsaan dan sebagainya yang akhir-akhir ini menjadi fenomena di masyarakat," jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Dr Abdur Rozaki M.SI, Ketua Forum Wakil Rektor se Indonesia, bahwa rapat koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ini membahas dua hal yang paling utama. Satu kita ingin mengembangkan pendekatan dalam pengembangan akademik dan bakat minat mahasiswa itu seperti apa, agar anak-anak ini memiliki karakter kepemimpinan yang visioner dan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.

Kemudian bisa berkontribusi terhadap penguatan kampusnya, salah satunya terhadap tantangan agar akreditasi institusinya itu unggul atau terakreditasi secara internasional. Kemudian yang kedua,  kita ingin membahas melalui pendekatan organisasi kemahasiswaan yang lebih visioner. 

Tujuannya agar mahasiswa dengan organisasinya itu bisa lebih mampu menjawab tantangan zaman dan meraih masa depan. Karena itu, kita ingin ORMAWA ini tidak sekedar berorientasi pada tema masa lalu, tetapi lebih berorientasi kepada tema-tema masa depan. (Nurdin)


Share:

Semarak Kegiatan, Jurusan Ilmu Hadis IAIN Cirebon Sambut Hari Jadi Jurusan Ke 7

FOKUS CIREBON, FC - Selama lima hari di bulan Nopember ini, Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuludin dan Adab, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari lahirnya Jurusan Ilmu Hadis yang Ke 7. Kegiatan digelar sejak Selasa hingga Minggu, (15-20/11/2022), bertempat di Auditorium Pascasarjana Lt.3, kampus setempat.

Ketua Pelaksana Gerimis Aisyah menjelaskan, Gerimis merupakan singkatan dari Gemilang Ria Ilmu Hadis yang diadakan untuk  memperingati hari lahirnya Jurusan Ilmu Hadis yang ke 7 dan tahun ini kita menyongsong dengan tema 'Cintai Budaya Lestarikan dengan karya'.

Menurutnya kegiatan GERIMIS HMJ ILHA Fakultas Ushuluddin dan Adab ini digelar selama lima hari, dimulai dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba Tahfiz Hadis, musikalisasi hadis, desain grafis, futsal, badminton dan ML. 

Selanjutnya, pada hari Jum'at kita mengadakan Donor Darah yang bekerjasama dengan PMI (palang merah Indonesia) dan  Majapeka, sekaligus santunan anak yatim yang mana santunan tersebut ditujukan kepada panti asuhan Asbabul Kahfi, setelah itu melaksanakan penutupan acara pada hari Minggu tanggal 20 November yang bertempat di Auditorium Pascasarjana Lt.3. 

Aisyah menambahkan bahwa selain kegiatan di atas juga diadakan seminar nasional dengan menghadirkan Dr. Faqihuddin Abdul Kadir, MA dengan tema  "Menelaah Fashion Perempuan di Era 4.0 Dalam Kacamata Fikih".

Sementara pada kegiatan ini, Ketua Jurusan ILHA, Hj. Anisatun Muthi'ah menyambut gembira dan bangga atas kreativitas dan ide dari kawan-kawan panitia dan pengurus HMJ Ilmu Hadis, bukan hanya Uforia menyambut hari lahir, tapi bertekad untuk memberi manfaat kepada umat, dibuktikan dengan donor darah dan santunan anak yatim, sebagaimana pesan Rasulullah sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi orang lain. 

Hj. Anisatun Muthi'ah mengucapkan rasa terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapnya, semoga Allah membalas dengan limpahan keberkahan dan kebaikan untuk semua mahasiswa ilmu hadis. 

"Selamat Hari lahir, maju terus tetap berbuat kebaikan. Menjd insan kamil," katanya.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab Dr. Anwar Sanus, M. Ag yang menghadiri acara penutupan GERIMIS mengatakan, bahwa mahasiswa ILHA sejak angkatan pertama sudah menunjukkan jati diri dan kreativitas yang membanggakan, karena secara umum mahasiswa ILHA mampu bersaing baik dari struktur kepengurusan di Fakultas maupun di tingkat Institut. Dalam 3 tahun terakhir, yakni 2022 Ketua Senat Mahasiswa Fakultas dari ILHA yakni Umar Syarifuddin. 

Sedangkan 2021 ketua Dewan Eksekutif Fakultas dari ILHA yakni Rizki Maulana yang sekarang aktif di Dewan Eksekutif Institut dan 2019, 2020 Ketua dewan eksekutif Fakultas Ananda Deden dan Anton. 

Kendati demikian, Anwar menyatakan untuk tidak harus tidak percaya diri karena sedikitnya mahasiswa yang mengambil jurusan ILHA, karena secara kuantitas peluang di dunia kerja untuk mahasiswa jurusan ILHA justru semakin besar. Maka untuk untuk menghadapi persaingan global sangat dibutuhkan kualitas. 

Lebih lanjut Anwar menyebutkan bahwa peluang kerja itu selain kompetiter yang sedikit maka dibutuhkan kualitas.

Anwar Sanusi juga menambahkan bahwa kemampuan mahasiswa ILHA dan jurusan-jurusan dilingkungan fakultas Ushuluddin dan Adab sedang disiapkan dalam event-event nasional seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se Indonesia. Maka langkah dan even GERIMIS sangat tepat dilaksankan mahasiswa

Selain hal tersebut di atas. Dekan meminta seluruh mahasiswa ILHA dan jurusan-jurusan lain untuk bahu membahu dalam sosialisasi kepada seluruh Pondok pesantren sewilayah 3 Cirebon penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2022-2023. (Nurdin)

Share:

Sabtu, 19 November 2022

Bupati Imron : Keberadaan Baznas Ikut Membantu Menyelesaikan Masalah Warga

KABUPATEN CIREBON - Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Cirebon disebut ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg saat kegiatan penyerahan bantuan Baznas di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (19/11/2022).

Dijelaskan bupati, banyak ajuan bantuan dari warga kepada dirinya selama menjabat. Hanya saja, Imron mengatakan dirinya sudah tidak ada lagi dana taktis yang bisa dipergunakan untuk merealisasikan ajuan yang diserahkan.

"Dulu sebelum saya menjabat, bupati diberikan dana taktis untuk bisa cepat membantu warga. Tetapi, mungkin karena banyak permasalahan seperti penyalahgunaan wewenang, sehingga sudah tidak ada lagi dana taktis tersebut," tegas Imron.

Oleh sebab itu, dirinya menyebut ajuan yang diminta warga tidak bisa secara langsung dipenuhi, karena harus mengikuti pola penganggaran pemerintah. Bukan hanya itu, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, maka bantuan yang diberikan tidak bisa maksimal.

"Contoh kecil rutilahu saja, di Kabupaten Cirebon itu ada sekitar 10ribuan rumah tidak layak huni, tetapi kemampuan anggaran daerah setiap tahun hanya 700 unit. Makanya, kita membutuhkan campur tangan pihak lain seperti Baznas ini yang bisa ikut membantu masyarakat," terangnya.

Kerja sama dengan Baznas, lanjut Imron, bisa meringankan kesulitan masyarakat yang bersifat ringan dan mendesak. Akan tetapi, Imron juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi prosedur yang ada.

"Baz ini ada pemeriksaan atau audit, sehingga tidak bisa seenaknya memberikan bantuan. Masyarakat harus tetap sabar dan mengikuti prosedur. Saya juga meminta kepada masyarakat, apabila punya kerabat atau rekan yang memiliki rezeki lebih untuk bisa bersama-sama Baz memberikan bantuan melalui infak dan sodakoh," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 Baznas Kabupaten Cirebon, HM Sirojudin membenarkan selama ini Baznas hanya mengandalkan anggaran yang berasal dari zakat ASN. Oleh karena itu, dirinya juga berharap masyarakat bisa ikut serta menyerahkan infak sodakoh kepada pihaknya.

"Jujur saja, pengajuan banyak dari masyarakat, tetapi mohon maaf kita belum bisa memberikan seluruhnya, karena keterbatasan yang kita miliki. Silakan bagi masyarakat yang ingin menyerahkan infak dan sodakoh, kita siap menyalurkannya," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Sirojudin mengucapkan terima kasih kepada bupati, karena telah maksimal menyokong Baznas. "Kita terus berupaya agar Baznas bisa bermanfaat bagi masyarakat," singkatnya.

Untuk diketahui, dalam penyerahan bantuan kali ini, Bupati Cirebon memberikan bantuan Baznas kepada Mustahik atau penerima manfaat berupa bantuan rutilahu, sarpras Mushola, DTA, Ponpes dan stimulan biaya pendidikan bagi mahasiswa S1 serta bantuan lainnya. (Nisa)

Share:

Mendengar Ada Warganya Menderita Penyakit Berat, Wakil Bupati Cirebon Langsung Bergegas Melakukan Kunjungan

Sejumlah wartawan tengah wawancara bersama Wabup Cirebon seusia membesuk Safira di kediamannya, ya g tengah sakit berat. (Reporter Bambang)


CIREBON, FC - Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih,SE,M.Si bergegas mendatangani seorang anak berusia 13 tahun bernama Safira yang tengah menderita penyakit berat. 

Keberangkatan Wakil Bupati Cirebon ini seusai mendapat laporan dari Camat Talun tentang adanya seorang anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD) bernama lengkap Safira Mutiarasari yang tengah sakit dan membutuhkan penangan cepat medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) Safira di vonis mengalami jantung bocor yang di duga berjenis Ventricular septal defect (VSD) yang sering terjadi pada anak, Sabtu 19/11/22.

Safira adalah putri dari pasangan suami istri bernana Bpk Sarwita 35 tahun Ibu Eka 34 tahun yang beralamat di Desa Sampiran Blok Sampiran Rt 02 Rw 07 Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Jabar 

Mendapat laporan tersebut Wakil Bupati yang rajin turun ke warga bergegas menuju rumah Safira. setelah menempuh perjalanan dengan memasuki lorong-lorong gang kecil Wakil Bupati Cirebon yang akrab disapa Bunda Ayu kemudian sampai di rumah yang di tuju.

Setelah melihat kondisinya, Bunda Ayu berkordinasi dengan Team Pronangkis Kabupaten Cirebon, Dan team Sedekah Rombongan serta Dinas Kesehatan guna menanggulangi berbagai kesulitan yang sedang dan kemungkinan terjadai pada saat proses pengobatan di rumah sakit.

Usai berkordinasi, Bunda Ayu menyarankan agar Safira segera dibawa ke rumah sakit Jantung Harapan kita di Jakarta, namun sebelumnya harus meminta rujukan dari rumah sakit yang memiliki dokter spesialis jantung, agar ada kepastian penanganan selanjutnya, " tutur Bunda Ayu 

Bunda Ayu tak henti-hentinya memberi motifasi kepada anak tersebut, agar memiliki semangat untuk sehat kembali, dengan sehat diharapkan bisa mengikuti aktifitas layaknya anak-anak seperti belajar di sekolah dan bermain bersama teman-teman sebayanya.

Safira Pengen apa...? Pengen apa sayang...? Safira cepat sembuh ya sayang, makan yang sehat, terus minum obat, biar cepat sembuh ya sayang ?, " ucap Bunda Ayu memberi semangat dengan penuh kasih sayang kepada Safira 

Dalam kesempatan tersebut Bunda Ayu berkenan memberikan bantuan berupa uang tunai untuk bekal selama pengobatan di rumah sakit. (Bambang)

Share:

Kamis, 17 November 2022

Jurusan AFI IAIN Cirebon Adakan Kegiatan Open Ceremony, Penampilan Mahasiswa Pukau Penonton

FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Akidah Filsafat Islam (AFI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Open Ceremony. Kegiatan tersebut di isi dengan lomba-lomba, pameran lukisan karya mahasiswa AFI dan seminar nasional.

Ketua Jurusan AFI, Dr. H. Mustofa, MA berharap dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, semoga bisa memicu kreatifitas mahasiswa dalam menghadapi dunia global. 

Menurutnya, Filsafat menjadi pedoman hidup karena mengandung nilai-nilai kebenaran, kearifan dan kebijaksanaan. Filsafat hendaknya memberi solusi dan berbagai problema. 

Untuk ini, kata H Mustofa, dibutuhkan partisipasi aktif mahasiswa dan semua pemerhati Filsafat.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab Dr. Anwar Sanusi, M.Ag menyatakan bahwa ajang perlombaan di tingkat jurusan sebagai persiapan kemampuan mahasiswa dalam ajang nasional yang sedang dibahas bersama seluruh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri se-Indonesia. 

"Ini tentunya menjadi tuntutan semua program studi dalam persiapan Akreditasi," terangnya. 

Dijelaskan Anwar, bahwa Program Studi Akidah Filsafat Islam sebagai salah satu dari Program Studi di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Adab bersama Jurusan Sejarah Peradaban Islam sudah meraih akreditasi A. 

Dua program studi tersebut sedang mengurus ISK ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tunggi (BAN-PT) untuk mendapatkan nilai akreditasi UNGGUL.

Lebih lanjut dekan fakultas Ushuluddin dan Adab menjelaskan, berbagai peluang dan tantangan untuk masa depan mahasiswa Jurusan Akidah Filsafat Islam. Di mana mereka memiliki peluang dan kesempatan yang besar dimasa depan. 

Hal tersebut seiring dengan kebijakan Kementrian Agama untuk mengangkat guru Akidah dan akhlak untuk MI, MTs dan MA. Oleh sebab itu menurut Anwar perlu Mata Kuliah keguruan untuk menjawab tantangan tersebut.

Sementara itu, kegiatan ceremonial dimeriahkan dengan banyak pementasan dari mahasiswa AFI,  kreatifitas mahasiswa AFI patut diacungin jempol.

Di atas panggung, kemampuan para mahasiswa ini mampu berlenggak lenggok Tari Saman, mereka menampilkan tarian seperti orang Aceh begitu juga dangan tarian-tarian yang lain.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari seluruh dosen AFI dan alumni sehingga sangat meriah. Apalagi ditambah dengan pameran lukisan hasil karya mahasiswa AFI, kemeriahan pun  sangat semarak. (din)
Share:

RTIK Kabupaten Cirebon Borong Penghargaan Festik 2022 di Pontianak

CIREBON, FC - Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Kabupaten Cirebon, memborong penghargaan, pada kegiatan Festival TIK (Festik) 2022 di Pontianak Kalimantan Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan pada 16-17 November di Kampus Politeknik Negeri Pontianak itu, RTIK Kabupaten Cirebon berhasil memborong tiga penghargaan.

Tiga penghargaan yang diraih,yaitu program inovasi terbaik, pandu digital relawan TIK terbaik dan anugerah transformasi digital desa terbaik.

Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon Akhmad Rofahan mengatakan, program inovasi terbaik, karena RTIK Kabupaten Cirebon memiliki program-program inovatif yang saat ini sedang dijalankan. Salah satunya yaitu pendampingan desa.

"Pelayanan dan informasi desa, kita arahkan untuk berbasis digital," ujar Rofahan, Kamis 17 November 2022.

Menurut Rofahan, pendampingan desa yang dilakukan oleh RTIK Kabupaten Cirebon ini, berkolaborasi dengan Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Zeo Technology.

Salah satu tujuan dari program pendampingan desa ini, yaitu untuk memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan juga memberikan kemudahan dalam pelayanan.

Selain diajarkan dalam pemanfaatan media sosial, aparat desa juga dilatih mengelola Sistem Informasi Desa (SID) untuk mempermudah layanan.

Salah satu yang sudah dikembangkan, yaitu pelayanan administrasi dengan hanya menggunakan tapping KTP. Pelayanan tersebut sudah dilakukan di Desa Kalikoa Kecamatan Kedawung, yang juga mendapatkan penghargaan di Pontianak.

Dengan tapping KTP tersebut, petugas tidak perlu mengetik ulang nama dan alamat warga yang akan mengurusi persuratan.

"KTP tinggal ditempelkan dan nanti sudah tercantum nama dan alamatnya. Warga tinggal memilih mau mencetak jenis surat seperti apa," kata Rofahan.

Selain pendampingan desa, pada tahun 2022 ini, Relawan TIK Kabupaten Cirebon juga, berhasil meliterasi sebanyak 4.000 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Cirebon.

Kegiatan literasi itu, dilaksanakan secara roadshow ke sejumlah sekolah dan kampus. Rofahan mengklaim, capaian sasaran yang terliterasi ini, merupakan yang terbesar diantara gerakan relawan TIK lainnya di Indonesia.

"Mungkin, capaian sasaran literasi yang dilakukan oleh Relawan TIK Kabupaten Cirebon, merupakan capaian terbesar, dibandingkan dengan gerakan RTIK lainnya di Indonesia," ujar Rofahan.

Rofahan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota RTIK Kabupaten Cirebon, yang sudah secara maksimal memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Cirebon.

Selain itu, Rofahan menilai, dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Diskominfo Kabupaten Cirebon yang sangat besar, sangat membantu diraihnya tiga penghargaan pada Festik 2022 ini.

"Kami juga ucapkan terima kasih kepada para kuwu,kepala sekolah dan instansi lainnya yang telah bekerjasama dengan RTIK Kabupaten Cirebon," ujarnya. (Maulana)

Share:

Rabu, 16 November 2022

Mahasiswa IAIN Cirebon Menjadi Peserta Pada Kegiatan Orientasi Moderasi Beragama Generasi Z

FOKUS CIREBON, FC - Selama tiga hari, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi peserta pada kegiatan Orientasi Moderasi Beragama Generasi Z, hasil besutan Badan Litbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Management Organisasi, bekerjasama dengan Akademika Semesta Nusantara (AKSEN).

Kegiatan yang dilaksanakan di Bogor Bersama Gen Z, Diharapkan Mampu Menolak Sikap Intoleran dan Ekstrimis
Kegiatan Orientasi Moderasi Beragama Generasi Z. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bogor pada Minggu-Selasa, (13-15/11/2022).

Generasi Z atau yang sering disebut Gen Z merupakan generasi yang lahir pada tahun 1996 hingga 2009, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada sensus penduduk 2020, Generasi Z ini merupakan generasi yang memiliki persentase paling besar yakni 27.94% dari jumlah penduduk. 

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur Khazanah Keagamaan Manajemen Organisasi (LKKMO) Prof. Dr. M Arskal Salim GP M.Ag mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sebuah komitmen dari Kementrian Agama, terhadap masyarakat khususnya Generasi Z agar terciptanya kerukunan dalam beragama, bernegara serta berani menolak sikap yang intoleran, ekstrimis, dan fasis karena Generasi Z menentukan arah kemajuan bangsa.

Sedangkan menurut Direktur AKSEN, Dr. Wardah Nuroniyah S.HI, M.Si, bahwa kegiatan ini dihadiri 10 Universitas di Jawa Barat. Diharapkan pada kegiatan Orientasi Literasi Moderasi Beragama Generasi Z ini dapat memberikan pemahaman sehingga terbentuknya simpul-simpul baru di kalangan Generasi Z yang berwawasan toleran dan moderat. 

Demikian juga dinyatakan Muhammad Ridho, peserta asal mahasiswa IAIN Cirebon, bahwa dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan tidak ada lagi yang alergi terhadap perbedaan dan Generasi Z menjadi generasi yang memiliki pemahaman toleransi. 

Mahasiswa Jurusan Sosiologi Agama ini memaparkan, selama kegiatan ini, pihaknya mendapatkan beberapa hal  di antaranya konsep tentang keagamaan di Indonesia, serta analisis sosial yang digunakan untuk mengidentifikasi masyarakat yang intoleran. 

Sementara itu, pada kegiatan ini hadir Kementerian Agama, praktisi moderasi beragama, Mulyono Lodji M.Si, dan Instruktur Nasional Moderasi Beragama Kementrian Agama, Ahmad Anfasul Marom, MA sebagai narasumber dan praktisi transformasi digital moderasi beragama Dimar T.R dan Papin Graha dalam menunjang Gen Z untuk kemampuan IPTEK yang bermanfaat di era digitalisasi ini. 

Dengan diadakannya kegiatan ini Puslitbang LKKMO dan Akademika Semesta Nusantara (AKSEN), berharap Generasi Z mampu menempatkan dalam keragaman dan keberagamaan, sehingga terciptanya keseimbangan hak beragama dan komitmen kebangsaan serta dapat diaplikasikan di lingkungan sekitarnya. (din)
Share:

Selasa, 15 November 2022

Perjanjian Kerjasama Dengan Lembaga Mitra, Jurusan BKI Siapkan Akreditasi 9 Standar di Tahun 2023

FOKUS CIREBON, FC - Jurusan BKI,  Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon  melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan Lembaga Mitra, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon, IPWL-NAFZA Kota Cirebon dan SMP Plus Dar Al-Tauhid Arjawinangun, Selasa, (15/11/2022), bertempat di kampus setempat.

Dalam kegiatan perjanjian kerjasama tersebut Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr. Hajam, M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sekali bagi lembaga, terlebih lagi bagi Jurusan BKI yang pada tahun 2023 akan melaksanakan akreditasi 9 standar. 

Di samping itu kegiatan perjanjian kerjasama seperti ini juga sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak baik untuk BKI maupun lembaga mitra.

Bagi mahasiswa, dapat dengan leluasa melaksanakan kegiatan magang, PPL, penelitian bahkan kegiatan pengabdian masyarakat dan bagi lembaga mitra tentunya dengan kehadiran mahasiswa PPL atau magang di sana, pekerjaan yang ada di sana akan merasa terbantu.

Dalam kegiatan perjanjian kerjasama tersebut dihadiri oleh Kepala BNN Kota Cirebon, Kombes Pol. Andriansah, SIK, MH, Ketua Harian KPA Kota Cirebon, Kepala Sekolah Dar Al-Tauhid Arjawinangun, Jaenudin, S.Pd.I, dan Koordinator IPWL-NAFZA Kota Cirebon. 

Sedangkan dari pihak lembaga IAIN hadir Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr. Hajam, M.Ag, Wakil Dekan I FDKI, Dr. Arief Rachman, M.Si, Ketua Jurusan BKI, Drs.H. Muzaki, M.Ag, Sekjur BKI, Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I dan para dosen jurusan BKI. 


Kepala BNN Kota Cirebon, dalam sambutannya menyampaikan semoga harapan ke depan setelah penandatangan perjanjian kerjasama ini sinergitas antara Jurusan BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan lembaga mitra dapat semakin kompak dan kolaboratif, sehingga sama-sama terjalin satu hubungan yang baik dalam kegiatan pendidikan, penelitian maupun dalam pengabdian kepada masyarakat. (din)
Share:

Senin, 14 November 2022

Melalui Campaign Virtual, Mahasiswa IAIN Cirebon Bangun Madrasah Lewat KK.ID

FOKUS CIREBON - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Campaign virtual tentang Pembangunan Madrasah di masyarakat Pesisir Cangkol, Kota Cirebon.

Melalui platform benihbaik.com yang didirikan oleh Andi F Noya atau sosok yang sering muncul di acara Kick Andy Show, sebuah situs atau aplikasi donasi terpercaya dalam membantu sesama secara finansial di setiap aspek. Salah satunya pendidikan. Seperti yang sedang digagas oleh sekelompok Mahasiswa IAIN Cirebon ini yang tergabung dalam komunitas bernama Kolaborator Kebaikan ID disingkat KK.ID.

Pada awalnya menyoroti dinamika sebuah kehidupan masyarakat yang ada di pesisir, kebanyakan dari permasalahan yang ada adalah soal sampah. Namun, di antara banyaknya sampah yang kian tidak terselesaikan, Omar beserta teman-temannya yang berkuliah di IAIN Cirebon semester akhir ini melihat sebuah permasalahan yang cukup realistis untuk diselesaikan.

"Kami merasa waktu kami sebagai mahasiswa akan usai, namun kami juga merasa bahwa kontribusi kami kepada masyarakat masih amat minim. (Mungkin) kini saatnya" - Omar

Masalah itu disebut dengan stagnasi pembangunan, pembangunan sebuah madrasah diniyah yang bisa dibilang satu-satunya madrasah di masyarakat pesisir, daerah Cangkol Cirebon kota. 

Hal ini dapat dilihat juga sebagai sebuah inovasi baru dari segi pendidikan sebagai ruang untuk belajar, menyadarkan moralitas dan menanamkan nilai spiritualitas pada anak-anak di masyarakat pesisir.

Berdasarkan informasi yang didapat dari warga juga dari apa yang ada di lapangan, pembelajaran madrasah diniyah ini sementara berlangsung di masjid jami setempat. 

Namun hal itu pun tidak akan bertahan lama sebab masih ada sejumlah warga yang menentang akan adanya pembelajaran di sana yang di nilai mengganggu aktifitas ibadah seperti sholat di masjid. Seakan masjid hanya sekedar tempat ibadah sholat saja, tetapi memang seperti itu adanya.

Asep selaku guru ngaji setempat mengatakan bahwa madrasah ini nantinya akan dipakai ngaji anak-anak yang di masjid, agar budaya ngaji anak kecil seperti jaman kita dulu itu kembali tertanam.

"Walau pun saya bukan orang asli sini tapi saya pengen anak-anak di sini seperti itu. Pulang sekolah yang dicari langsung hp dan melulu soal hp, tapi ngaji. Belajar agama,” harapnya.

Hal senada disampaikan Ustad Fuad yang merupakan seorang imam masjid di desa, bahwa pembangunan madrasah ini sudah berjalan selama setahun lamanya namun kita terhenti di pendanaan.

"Jadi sayang hanya 50% dari target awal, ya semoga aja sih banyak orang baik yang mau donasi ke sini”. Maka rencana untuk menggalang dana secara virtual pun terpikirkan dan akan diwujudkan," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Sobirin, warga setempat, bahwa terkait pembangunan ini sudah disampaikan ke pemerintah daerah tapi nyatanya apa,  pembangunan madrasah ini sampai kami berjuang sendiri membangunnya," terangnya. 


Selama kurang lebih satu minggu observasi di desa cangkol, dan butuh waktu seminggu lamanya untuk verifikasi akun campaign di 
benihbaik.com kini sudah bisa diakses melalui tautan 
https://m.benihbaik.com/campaign/madrasah-untuk-masyarakat-pesisir-cirebon Semoga dengan ini bisa merangkul banyak #TemanBaik diluar sana, ujar Omar Founder Kolaborator Kebaikan ID. (Nur)
Share:

Minggu, 13 November 2022

Bupati Cirebon Hadiri Peringatan Haul Desa Megu Gede


KAB CIREBON - Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menghadiri acara Haul Desa Megu Gede Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Minggu (13/11/2022).

Selain dimeriahkan dengan arak-arakan budaya, dalam kegiatan tahunan ini juga diselenggarakan sejumlah kegiatan pendukung lainnya.

Menurut Imron, pihaknya mengapresiasi kegiatan haul ini. Ia juga berharap, bahwa kegiatan haul ini bisa diselenggarakan dengan baik setiap tahunnya.

"Mudah-mudahan tiap tahun bisa dilaksanakan," ujar Imron.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada LANAL, yang ikut memeriahkan kegiatan haul ini, dengan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat.

Bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam bentuk pengobatan gratis dan juga khitanan massal, yang diikuti oleh puluhan anak-anak sekitar.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Lanal, atas kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan dalam kegiatan ini," kata Imron.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Ainul Muslimin menuturkan, bakti sosial yang diselenggarakan oleh Lanal ini, merupakan salah satu program pemerintah.

Dalam program tersebut, diarahkan untuk menggelar kegiatan bakti sosial, yang digabungkan dengan kegiatan tradisi setempat.

"Pada kesempatan ini, bakti sosial kita digabungkan dalam acara haul," kata Ainul.

Ainul juga menuturkan, bahwa dalam bakti sosial ini, pihaknya menyelenggarakan sejumlah kegiatan, seperti pengobatan gratis dan khitanan massal.

Ada sebanyak 97 anak yang diikutkan dalam khitanan massal ini. Ainul berharap, kegiatan bakti sosial ini bisa kembali dilaksanakan dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Terutama membantu masyarakat untuk bangkit pasca pandemi," katanya.

Share:

Memperingati Hari Pahlawan, Warga Sumber Asri Adakan Kegiatan 'Gowes Fun Bike' 2022

Kegembiraan warga pada kegiatan 'Gowes Fun Bike' Sumber Asri dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember. 


SUMBER ASRI, FC - Ketua RW 05, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon melepas secara langsung kegiatan sepeda santai dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember, Minggu, (13/11/2022). 

Pada kesempatan ini, turut hadir Sekretaris RW 05, pengurus dan para Ketua RT, serta pengurus DKM Al Muhajirin.

Dalam kegiatan sepeda santai/fun bike ini, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriadi, bersama Ketua DKM Al Muhajirin, Ustad Gaos S.Ag dan Danramil, Kapten Hairi yang turut menyemarakan kegiatan, langsung menggowes sepeda dengan sejumlah warga Sumber Asri sebagai tanda kegiatan Gowes Fun Bike dimulai.

Tampak sumringah warga Sumber Asri pada kegiatan ini. Satu sama lain saling tersenyum menandakan kegembiraan mereka bisa ikut menyemarakan kegiatan Gowes Fun Bike dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.


Ketua RW 05 menyatakan, bahwa panitia telah menyediakan banyak makanan dan minuman untuk para peserta. 

"Alhamdulillah, partisipasi warga cukup tinggi pada kegiatan ini, ada yang mengirim makanan, minuman, bahkan pemuda-pemudinya pun kompak ikut mengawal anak anak yang ikut serta menyemarakan Gowes sepeda gembira ini," katanya.

Ketua RW 05 juga berpesan kepada seluruh peserta sepeda santai, agar dapat mengikuti aturan dan tata tertib lalu lintas, untuk menghindari kecelakaan dan hal-hal yang tidak dikehendaki. 


Diakhir pesannya, Ketua RW 05 berharap agar kegiatan Fun Bike ini, bisa menjadi salah satu penyemangat masyarakat, dalam berolahraga salah satunya dengan bersepeda. 

Sementara itu, Sekretaris RW 05, juga tokoh pemuda Sumber Asri, Agung, memberikan sejumlah masukan kepada warga terkait rute yang akan dilalui pada kegiatan 'Gowes Fun Bike' Sumber Asri. Rute yang akan dilalui kata Agung dimulai dari Pos Tengah Perum Sumber Asri (Start), kemudian lanjut ke Jalan Cakrabuana - Perempatan Lampu Merah Mountoya, Pasar Sampiran, Perum Arum Sari, Jembatan Merah, dan kembali ke Pos Tengah Perum Sumber Asri. (din)
Share:

Jumat, 11 November 2022

Desa Trusmi Kulon jadi Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

KAB CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat dan Kabupaten Cirebon, memilih Desa Trusmi Kulon untuk menjadi bagian dalam Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3).

Bupati Cirebon Drs H Imron,M.Ag menyambut baik adanya sosialisasi tentang pemilu dan terpilihnya Desa Trusmi Kulon menjadi Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

Menurut Imron, dipilihnya Desa Trusmi Kulon menjadi Desa DP3 ini, karena tingkat partisipasi warganya dalam pemilihan dan pemilu, tertinggi di Kabupaten Cirebon.

"Tingkat partisipasinya mencapai 87 persen," ujar Imron, Jumat (11/11/22).

Menurut Imron, sosialisasi tentang pemilihan sangat penting diberikan kepada masyarakat. Hal ini ujarnya, untuk bisa memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang politik.

Imron menuturkan, Pemilu merupakan hajatan bersama warga Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap hajatan tersebut diisi dengan kegembiraan.

"Jangan malah pada ribut, karena beda pilihan," kata Imron.

Imron berharap, program DP3 ini nantinya memberikan efek positif kepada warga, terutama terkait pemilihan. Sudah saatnya warga menjadi pemilih cerdas, berkualitas dan informatif.

"Kalau diajak milih, tapi ternyata track recordnya jelek, ya jangan dipilih," kata Imron.

Sementara itu, Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok menuturkan, bahwa program DP3 ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Baik itu meningkat dari segi jumlah ataupun kualitas," kata Rifqi.

Dalam program ini, ujar Rifqi, KPU memilih sebanyak 25 orang dari desa tersebut, yang akan dijadikan sebagai penggerak.

Nantinya, penggerak akan bertugas untuk menggugah dan mendorong masyarakat, untuk lebih peduli terhadap Pemilu dan pemilihan.

Beberapa hal yang akan didorong atau disosialisasikan kepada masyarakat seperti, tidak mudah terkena hoaks, money politik dan bisa memilih sesuai kehendaknya masing-masing.

"Sehingga pilihannya, bukan karena adanya intervensi dari orang lain," kata Rifqi.

Untuk tahun 2022 ini, KPU Jabar akan melaksanakan program DP3 di tiga lokasi, yaitu di Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Pangandaran.

Setiap desa yang terpilih untuk menjadi program ini, ditargetkan bisa mendorong warganya untuk terlibat dalam Pemilu dan pemilihan hingga 80 persen.

"Desa Trusmi Kulon saja bisa sampai 87 persen, sehingga saya yakin bisa sampai 80 persen," katanya. (Olan)

Share:

Tingkatkan Pemahaman Manajemen Masjid, DKM Al Muhajirin Adakan Rapat Pengurus Periode 2022 - 2027

 

Penyerahan surat-surat administrasi masjid, dari Ketua DKM lama, Ustad Samsul Ma'arif S.Pd (kanan) diserahkan kepada Ketua DKM baru, Ustad Gaos, S.Ag (kiri) sebagai tanda penetapan dan sahnya Ketua DKM Al Muhajirin periode 2022-2027.




SUMBER ASRI, FC –Usai terpilih menjadi Ketua DKM Al Muhajirin, Ustad Gaos, S.Ag langsung tancap gas. Ketua DKM pun langsung menyusun komposisi kepengurusan setelah sebelumnya dilakukan koordinasi dengan berbagi pihak.

Dalam rapat pengurus yang digelar Jum'at malam, ba'da Isya, (11/11/2022), di serambi masjid, Ketua DKM terpilih langsung memaparkan sejumlah program yang dibagi ke dalam beberapa bidang. 

Antusiasme pengurus yang berjumlah kurang lebih 30 orang, satu sama lain saling memberikan masukan, pandangan dan ide-ide briliant bagi kemakmuran masjid ke depan.

Ketua DKM pun larut bersama pengurus dalam diskusi tersebut dan seluruh pengurus siap menjalankan program kemasjidan berdasarkan bidangnya masing-masing, sebagai wujud mencari rahmat dan pahala dari memakmurkan rumah Allah SWT.

Rapat yang dipandu langsung oleh Sekretaris DKM, Oman M.Pd didampingi Wakil Ketua, Bendahara, para penasehat dan Dewan Syariah, Dr H Acep Komara, rapat pun berjalan khidmat dan lancar.

Selain itu, pada rapat ini juga hadir Ketua RW 05 Sumber Asri, serta sejumlah pengurus RW 05 dan para Ketua RT. Pada rapat ini, Ketua RW 05, memberikan masukan-masukan positif dan pembekalan agar kemakmuran masjid ke depan semakin maju dan berkembang.

Ketua DKM Al Muhajirin, Gaos S.Ag  menyampaikan, rapat tersebut dirancang dalam dua sesi yaitu penyampaian visi misi DKM periodik 2022-2027, materi bidang, susunan pengurus dan penerapannya, kemudian dilanjutkan ke diskusi dan tanya jawab. 

Ustad Gaos berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan pemahaman takmir dan pengurus sehingga fungsi masjid dapat dioptimalkan.

“Sudah semestinya masjid menjadi sarana penyebaran nilai-nilai ajaran Agama Islam rahmatan Lil alamin dan takmir paham akan tugas dan fungsi untuk memakmurkan masjid,” harap Gaos.

Gaos juga menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi serta bekal pengetahuan kepada pengurus masjid, dengan wawasan keislaman yang universal.

"Outputnya diharapkan pengurus masjid dapat mengelola masjid dengan baik dan produktif, dan juga dapat menerapkan adaptasi baru di Masjid” katanya.

Misi yang terakhir ungkap Gaos, adalah mengajak warga jamaah Sumber Asri untuk memakmurkan masjid dengan selalu melaksanakan shalat berjamaah pada kegiatan shalat lima waktu dan turut serta menyemarakan kegiatan-kegaiatan kemasjidan.

Kendati demikian, memang ada yang berbeda pada kepengurusan DKM Al Muhajirin saat ini, yakni pemberdayaan ekonomi Islam akan dibangun sebagai usaha masjid dalam memberdayakan warga sekitar jamaah masjid Al Muhajirin.

Sementara itu, dalam diskusi rapat yang berkembang, pembahasan dipertajam kedalam pengelolaan masjid yang harus dikuasai oleh Takmir, yaitu ilmu pengelolaan masjid, sikap atau attitude, kemampuan komunikasi yang baik dan mampu menyerap informasi dari berbagai pihak untuk diolah sebagai dasar pertimbangan pengambilan kebijakan pengembangan masjid.

Selain itu juga hal pokok yang harus dipahami dan diaktualisasikan oleh pengurus masjid, yaitu Idaroh (Administrasi Kemasjidan), Imaroh (Peribadatan), serta Riayah (Keindahan/Bangunan Masjid/Sarpras), dan Muammalat (membangun ekonomi Islam melalui masjid)


“Mari kita bangun rumah Allah ini dengan ikhlas tanpa pamrih, karena memang mengelola masjid tidak mendapat gaji, tapi bisa menjadi investasi kita nanti di akhirat, semoga Allah selalu memberikan kesehatan, rahmat dan keberkahan kepada kita semua, sehingga kita bisa bersama-sama terus memakmuran rumah Allah ini," tutup Ketua DKM yang diteruskan dengan acara ramah tamah. (din) 


Share:

Kamis, 10 November 2022

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Cirebon Dorong Pemuda Lanjutkan Cita-cita Pahlawan

KAB CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, melaksanakan peringatan Hari Pahlawan, dengan melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Cakrabuana, Kelurahan Gegunung Kabupaten Cirebon, Kamis (10/11/2022).

Menurut Imron, kegiatan ziarah ke TMP Cakrabuana ini, memiliki sejumlah tujuan. Diantaranya, yaitu untuk mendoakan para pahlawan, yang telah berjuang untuk bisa merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Semoga diampuni segala dosanya oleh Allah SWT,” ujar Imron.

Peringatan Hari Pahlawan ini juga menurut Imron, harus dimanfaatkan oleh para pemuda dan penerus bangsa ini, untuk bisa mengenang perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan. Para pemuda bisa meniru semangat perjuangan yang digelorakan oleh para pahlawan, demi merebut kemerdekaan.

Dalam momen ini, Imron juga mengajak kepada para pemuda di Kabupaten Cirebon, untuk bisa melanjutkan cita-cita para pahlawan yang belum bisa diraih, salah satunya yaitu membantu untuk mendorong bangsa dan negara Indonesia untuk bisa lebih maju dan berkembang.

“Para pemuda, harus bisa melanjutkan cita-cita para pahlawan,” kata Imron.

Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Faurizal Noerdin mengatakan, bahwa penerus bangsa saat ini, harus bisa mengambil nilai-nilai perjuangan yang sudah dilakukan oleh para pahlawan. 

Bukan hanya itu, Faurizal juga meminta para pemuda saat ini agar bisa mengimplementasikan nilai-nilai dari perjuangan para pahlawan, untuk bisa meningkatkan semangat para pemuda dalam mengembangkan negara dan bangsa Indonesia.

“Ambil nilai-nilai perjuangan pahlawan, untuk memajukan bangsa ini,” kata Faurizal. (Nisa)

Share:

Program Studi PBA IAIN Cirebon Meraih Akreditasi Unggul

FOKUS CIREBON, FC - ProgramStudi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon meraih akreditasinya unggul dengan nilai 365. Demikian dinyatakan Kajur PBA, Masriah kepada media di ruang kerjanya, Kamis, (10/11/2022).

Ketua Kajur PBA, Dr Masriah M.Ag menyatakan, bahwa persiapan pra akreditasi dilakukan dimulai dengan pembuatan SK dari Dekanat untuk tim. Setelah diberi SK, setiap anggota tim diberi tugas untuk mengisi data kuantitatif (DKPS) dan data kualitatif (LED) pada setiap Criteria (standar) yang terdiri dari C1 hingga C9.

C1 ini tentang visi, misi, tujuan, dan strategi (VMTS), C2 tentang tata pamong, tata kelola, dan kerjasama, C3 tentang mahasiswa, C4 tentang SDM, C5 tentang keuangan dan Sarpras, C6 tentang pendidikan, C7 tentang  penelitian, C8 tentang pengabdian kepada masyarakat, dan C9 tentang keluaran dan capaian Tridarma. 

"Setelah selesai tugas masing-masing dilakukan sinkronisasi data secara keseluruhan dengan bimbingan dan arahan LPM dan Dekanat," kata Masriah.

Dia juga menjelaskan terkait peningkatan kualitas PBA ke depan, menurut Masriah, ke depan akan mendorong para dosen untuk melanjutkan studi ke S3 dan meningkatkan karir kepangkatannya sampai ke Guru Besar dalam rangka meningkatkan kualitas dan kualifikasinya. 

Selanjutnya, juga mendorong mahasiswa untuk lebih berprestasi, baik akademik maupun non akademik, baik di level nasional hingga sampai internasional, salah satu upayanya adalah dengan  merevitalisasi peran HMJ sebagai wadah kegiatan kemahasiswaan. 

Masriah juga menegaskan, harapan PBA di era globalisasi ini, Bahasa Arab diharapkan menjadi bahasa yang mendunia yang bisa digunakan tidak hanya dalam konteks keagamaan tapi juga dalam konteks science dan teknologi. 

"Bahasa Arab harus menjadi bahasa dunia, dan bahasa ini bukan hanya digunakan dalam konteks keagamaan saja, tetapi juga dalam konteks science dan teknologi," tandas Masriah. (din)
Share:

Definition List

Unordered List

Support