Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 08 Juli 2021

Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pemkot Berlakukan PPKM Darurat

Wali Kota Cirebon,  Drs H Nashrudin Azis SH


CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berupaya mencegah agar tidak semakin banyak warganya mengantre di rumah sakit.

“Kami minta masyarakat merenungkan ini,” pinta Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai pelaksanaan rapat paripurna di gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa, 6 Juli 2021. Saat  ini  sudah semakin banyak warga Kota Cirebon yang terpapar Covid-19. Mereka harus rela antre, bahkan di luar ruangan untuk bisa mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan (nakes) dan dokter di rumah sakit.

Di tengah banyaknya warga yang antri mendapatkan perawatan, justru nakes dan dokternya juga semakin banyak yang terpapar Covid-19. “Mereka gugur dan menjadi syuhada. Berjuang memberikan perawatan bagi pasien,” ungkap Azis. 

Pemda Kota Cirebon memiliki kewajiban moral untuk mencegah agar tidak semakin banyak lagi masyarakat yang terpapar Covid-19. “Untuk itu PPKM darurat ini dijalankan,” ungkap Azis. PPKM darurat ibarat pil pahit yang harus ditelan hingga 20 Juli 2021 namun setelah itu kesehatan akan didapatkan.  Jika tidak berubah, maka tidak menutup kemungkinan pil pahit akan kembali ditelan atau PPKM darurat durasinya diperpanjang.

Untuk itu Azis meminta kepada masyarakat untuk bisa merenungkan  kondisi yang terjadi saat ini. “Hari ini orang lain, tapi tidak menutup kemungkinan esok ada keluarga kita yang ikut terpapar Covid-19,” ungkap Azis.

Jika kesadaran itu sama-sama dimiliki, maka Azis yakin tidak akan terjadi lagi adu mulut antara petugas dan warga di lapangan. “petugas kami  berupaya memberikan sosialisasi dengan baik dengan harapan masyarakat menyambut baik sosialisasi tersebut,” ungkap Azis.  Karenanya Azis kembali memohon pengertian dari masyarakat untuk bisa mematuhi aturan selama pelaksanaan PPKM darurat sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. (Bam) 

Rabu, 07 Juli 2021

H Elang Tomy Iplaludin S.Pd MM, Ciptakan SMPN 4 Sekolah Berbasis Lingkungan dan Berkarakter

H Elang Tomy Iplaludin S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Cirebon yang penuh gagasan dan kreativitas dalammembangun dan memajukan  pendidikan. 


FOKUS CIREBON - H Elang Tomy Iplaludin S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Cirebon, punya kebiasaan berbeda degan kebanyakan sekolah lain. Dirinya selalu mencontohkan kepada para guru dan siswanya untuk selalu mengedepankan kedisiplinan dan mencintai lingkungan. 

Tak hanya itu, Elang Tomy juga meluncurkan program unggulan SMPN 4, yakni ingin membawa SMPN 4 ikut berkompetisi di ajang sekolah Adiwiyata di tahun 2022, baik tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Untuk itu, dirinya selalu akan mencontohkan kepada siswa dan gurunya bagaimana menjaga dan mencitai lingkungan dan trampil dalam segala hal.  

Sikap yang ditunjukkan Elang Tomy ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya sebagai pimpinan dan akan terus berfikir untuk mengagas SMPN 4 menjadi sekolah Berkarakter dan berbasis lingkungan. 

Maka sangat mungkin jika SMPN 4 Kota Cirebon siap menjadi sekolah Adiwiyata dengan menerapkan nilai-nilai ramah lingkungan dan peduli akan makhluk hidup di sekolah setempat.

H. Elang Tomy Iplaludin juga menegaskan, pihaknya menerapkan prinsip sekolah Adiwiyata itu sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi, khususnya SMPN 4, dengan tujuan ingin SMPN 4 membawa pengaruh terhadap kepedulian masyarakat yang ada di lingkungannya.

Yakni, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, khususnya mendekatkan kepada tanaman-tanaman hijau, dan makhluk-makhluk seperti burung dan makhluk lainnya. 

Sehingga, ada nuansa baru pada lingkungan SMPN 4.  "Pendidikan itu tidak hanya bisa didapatkan di dalam ruangan atau kelas saja dalam memberikan ilmu kepada anak didik. Tapi, di luar kelas pun anak punya hak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan," terangnya. 

Sementara targetnya, kata Elang Tomy, setelah diberlakukannya pembelajaran tatap muka, akan ada pembelajaran yang berarti untuk peserta didik yaitu terkait pendidikan berkarakter yang langsung dirasakan oleh mereka.

Tak hanya itu, Elang Tomy dan para guru juga kerap rapat dan melakukan evaluasi atas capaian pengajaran, pembelajaran (proses KBM) dan pendidikan (prestasi siswa), guna menuju visi misi sekolah di SMPN selama darring. (din)  

Senin, 05 Juli 2021

Ting Tung Management Menerima Sampah Kertas Untuk Bantu Anak Yatim

 

Direktur Ting Tung Management membuka kiriman sampah kertas tak terpakai untuk kegiatan sosial bantu anak yatim. 


FOKUS CIREBON, FC - Ting Tung Management yang beralamat di Jl Perjuangan depan kampus IAIN Cirebon/belakang kantor Pegadaian Syariah Cirebon, menerima sumbangan kertas bekas berupa buku tulis, buku pelajaran, majalah, koran dan tabloid yang tidak terpakai untuk dijual dan hasilnya disalurkan ke anak yatim.


"Kami menerima sumbangan kertas yang sudah tidak terpakai. Nanti dari hasil penjualan tersebut, kami salurkan untuk kegiatan sosial, yakni bantuan kepada anak yatim dan lainnya," terang Direktur Ting Tung Management, Ciptadhi, Senin, (5/7/2021).

Menurut Ciptadhi, kegiatan sosial ini sebagai bentuk menebar kebaikan. Dan sampah kertas yang terkumpul hasil penjualannya akan disalurkan untuk kegiatan sosial. 

"Bagi yang berkenan untuk partisipasi, silahkan diantar langsung ke alamat Ting Tung Management atau bisa juga dikirim via Ojeg Online," katanya.

Ting Tung Management sendiri sudah standby dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB, dan dibuka setiap hari, mulai hari Senin sampai dengan Sabtu, kecuali minggu libur.

"Semoga menebar kebaikan dengan sampah kertas bekas ini kita semua mendapat pahala dari Allah SWT, dan dapat mengurangi beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," tuturnya.

Ciptadhi juga menegaskan, dengan situasi pandemi covid 19 ini, dirinya mengingatkan agar kita tetap menjaga imun dengan berolah raga dan selalu menjalankan Prokes dengan  5M. "Semoga kita semua diselamatkan dan Indonesia bisa kembali normal seperti semula," tandasnya.  (din)






Masyarakat dan Pelaku Usaha Yang Melanggar Aturan PPKM Bakal Ditindak Tegas

Wali Kota Cirebon,  Drs H Nashrudin Azis SH


FOKUS CIREBON, FC – Mulai hari ini tindakan tegas dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan  Covid-19. Masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk mematuhi aturan selama pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai melepas tim penindakan disiplin  PPKM darurat di Balaikota Cirebon, Senin 5 Juli 2021 menjelaskan per  3 Juli 2021 lalu mereka telah membentuk 5 tim. “Masing-masing tim dipimpin oleh camat,” ungkap Azis. 

Para camat ini yang kemudian bertugas untuk memastikan pelaksanaan PPKM darurat di wilayahnya bisa berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Tim yang sudah dibentuk, lanjut Azis, bertugas untuk menyisir, melakukan tindakan dan eksekusi terhadap pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan PPKM darurat.  “Mulai hari ini, masyarakat dan pelaku usaha yang tidak patuh akan ditindak tegas,” tegas Azis.

Dijelaskan Azis, selama dua hari sebelumnya petugas lebih mengutamakan sosialisasi. Namun maka di hari ketiga pelaksanaan PPKM darurat tindakan tegas mulai dilakukan. "Tindakan tegas yang kami ambil tetap mengacu pada aturan yang ada,” tegas Azis. 

Baik berdasarkan peraturan daerah (perda) maupun aturan lainnya yang lebih tinggi. Untuk yang tidak menggunakan masker misalnya, akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon telah memetakan 10 jenis usaha yang diperbolehkan buka selama pelaksanaan PPKM darurat.

Terdiri dari toko, supermarket maupun minimarket yang menjual sembako dan barang kebutuhan sehari-hari, toko yang menjual material bangunan untuk menunjang kegiatan konstruksi, apotek maupun toko obat dan toko yang menjual alat-alat kesehatan.

Ada pula toko kelontong yang menjual kebutuhan rumah tangga, jasa layanan fotokopi, toko yang menjual makanan atau bahan makanan, bengkel, toko yang menjual spare part motor dan mobil namun di luar aksesori dan terakhir toko yang menjual kebutuhan bayi seperti makanan pendamping asi, diapers dan sejenisnya tapi tidak termasuk pakaian dan mainan anak. 

“Di luar itu, kami mohon kesediaannya untuk tidak membuka toko nya di masa PPKM darurat ini,” ungkap Agus.

Sementara itu, saat menyisir ruas Jalan Siliwangi, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri terlihat menyegel toko mainan anak yang bersikukuh buka di masa PPKM darurat ini. (Heri) 

Sabtu, 03 Juli 2021

Karnadi S.Pd, M.Hum, Ciptakan SMPN 16 Sekolah Berbasis Budaya, Literasi dan Berkarakter


FOKUS CIREBON - Siapa lagi kalau bukan Karnadi, Kepala Sekolah SMPN 16 Kota Cirebon. Pria segudang kreasi ini penuh kreatif membangun kemajuan pendidikan. 

Usut punya usut, bahkan laporan dari berbagai komponen pendidikan, jiwa enterpreuner Karnadi sangat baik dan punya kebiasaan berbeda degan kebanyakan sekolah lain. 

Dirinya selalu mencontohkan kepada para guru dan siswanya untuk selalu mengedepankan kedisiplinan. Bahkan tak hanya itu, Karnadi juga kerap mencontohkan kepada siswanya bagaimana menjaga kebersihan di lingkungan sekolah dan trampil dalam segala hal.

Sikap yang ditunjukkan Karnadi ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin dan memang sosok Karnadi selalu berfikir untuk mengagas SMPN 16 menjadi sekolah berbasis keilmuan dan skill siswa. 

Bahkan bukan itu saja, Karnadi ingin menciptakan SMP Negeri 16 sebagai sekolah berbasis budaya, literasi dan berkarakter. Maka sangat jelas, mantan Kepsek SMP Negeri 1 ini, selalu bekerja total di mana saja, karena prinsipnya,  membangun kemajuan pendidikan adalah tanggungjawab bersama. 

Sebagai bentuk tanggungjawab nya Karnadi kerap bersama para guru  melakukan evaluasi atas capaian pengajaran, pembelajaran (proses KBM) dan pendidikan (prestasi siswa), guna menuju visi misi sekolah di SMPN 16. Selaras dengan visi misi Dinas Pendidikan dan visi misi Wali Kota Cirebon. 

"Pak Karnadi terus berjuang, melalui kerja dan capaian visi misi sekolah, berbagai terobosan pun di konsep, agar SMPN 16 terus berkarya dan berprestasi, khususnya menjaga nama baik almamater yang sudah menjebolkan ribuan lulusan yang kini sukses diberbagai instansi, baik kepemerintahan, TNI/Polri, pengusaha serta kesuksesan dibidang lainnya," terang pegiat pendidikan dilingkungan pendidikan kota cirebon.

Hal senada juga diungkapkan pegiat pendidikan lainnya, Waryono M.MPd, sosok Karnadi tak pantang menyerah. Melalui bekal pengalamannya membangun, memimpin dan memenej sekolah, membuat kiprah dan karyanya di SMPN 16 semakin terasa. 

Perubahan tersebut merupakan ciri kerja nyata Karnadi yang selalu ingin berkarya. Sehingga tak bisa dipungkiri kemajuan di SMPN 16 dengan  berbagai prestasi yang sudah ditorehkan.

"Tantangan baginya adalah perjuangan, dan bekerja adalah pengabdian, maka prinsip kerjanya selalu ingin berkaya agar apa yang menjadi tujuan dan visi misi sekolah tercapai," tandasnya.


Selain itu, dalam praktek pendidikan, dirinya selalu mendorong sekolah ataupun siswa untuk belajar dan berprestasi. Dimana lifeskill atau keahlian siswa pun harus didorong melelaui berbagai karya. Seperti Pramuka dan kegiatan ekstra kulikuler lainnya. 

"Inilah pengabdian dimana harus benar-benar menjadi manfaat bagi orang lain," tuturnya. (din)

Jumat, 02 Juli 2021

Wali Kota Cirebon : PPKM Darurat Obat untuk Mencegah Penularan Covid-19

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH 


FOKUS CIREBON – PPKM Darurat merupakan obat untuk mencegah penularan Covid-19. Wali Kota Cirebon meminta masyarakat mendukung pelaksanaan PPKM darurat agar Kota Cirebon menjadi daerah yang hijau dan bebas dari Covid-19. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai melakukan rapat dengan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) yang dilanjut dengan pelaku usaha menjelaskan pemerintah pusat dan provinsi sudah membuat aturannya. 

“Pemda Kota Cirebon juga telah membuat aturan turunannya,” ungkap Azis, Jumat, 2 Juli 2021.  

Dengan begitu PPKM Darurat di Kota Cirebon akan berlaku Sabtu, 3 Juli 2021 mulai pukul 00.00 WIB.

Dijelaskan Azis PPKM darurat merupakan obat untuk menyembuhkan dari penularan Covid-19. 

“Dalam dua hingga tiga minggu ke depan kita akan merasa sakit, merasa sulit. Namun setelah itu kita akan merasa sehat dan berbahagia lagi,” ungkap Azis.

 Untuk itu Azis meminta kepada semua masyarakat untuk bersedia menyukseskan PPKM darurat yang dilakukan mulai 3 hingga 20 Juli di Pulau Jawa dan Bali. 

Kepada pelaku usaha, Azis juga meminta agar bisa mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. 

“Mari kita samakan persepsi,” pinta Azis.  Sehingga setelah pelaksanaan PPKM Darurat selesai, Kota Cirebon bisa segera menjadi daerah hijau atau bebas dari penyebaran Covid-19.

Mengenai penerapan sanksi selama PPKM darurat menurut Azis juga akan dilakukan. “Justru sekarang ini kami lebih berani, karena peralatan untuk berikan sanksi sudah ada,” tegas Azis.

Semua aturan yang ditetapkan dalam PPKM darurat menurut Azis dilakukan untuk menyelamatkan masyarakat. “Pemerintah berniat baik. Sama sekali tidak ingin membohongi masyarakat,” tegas Azis. 

Sementara itu Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, menjelaskan TNI dan Polri akan membuat pos penyekatan di tiga titik perbatasan. Masing-masing di Kedawung, di Kalijaga dan di Bakorwil. 

“Untuk masuk Kota Cirebon ada syaratnya,” ungkap Imron. Yaitu dengan menunjukkan swab antigen yang berlaku 2 hari atau menunjukkan kartu hasil vaksin. Tanpa dua keterangan itu, masyarakat dari luar kota tidak diperbolehkan untuk masuk ke Kota Cirebon. “Jadi tidak ada surat keterangan karyawan yang bekerja di Kota Cirebon,” ungkap Imron.

Selain itu, pos pemantauan juga akan didirikan GTC dan BAT. Yaitu untuk melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker maupun pelaku usaha yang melanggar aturan dalam  PPKM darurat. Selain itu buka tutup jalan di dalam Kota Cirebon akan dilakukan.

“Dilakukan dari pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB, tapi fleksibel,” tegas Imron. Ini berarti jika dibutuhkan penutupan juga bisa dilakukan hingga pagi hari jika memang dilihat masih banyak masyarakat yang berkerumun.

Semua tindakan yang dilakukan jajaran TNI dan Polri di masa PPKM darurat menurut Imron dalam rangka mendorong warga untuk di rumah saja. 

“Mencegah masyarakat keluyuran. Karena saat ini kita tidak tahu siapa yang sehat dan siapa yang OTG. Aman diri, aman keluarga, aman untuk orang lain,” ungkap Imron. (Heri)

Rektor IAIN Cirebon Secara Resmi Melepas 2.378 Peserta KKN-DR 2021

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag pada pelepasan peserta KKN-DR 2021.


Rektor IAIN Cirebon Berharap KKN-DR ini Hasilkan Karya Inovatif

FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta M.Ag secara resmi melepas 2.378 peserta KKN-DR, Kamis, (01/7/2021).

Pelepasan peserta KKN-DR ini dilakukan secara simbolik dan virtual zoom meeting serta di channel Youtube Menara Perti dan Akun Instagram LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag menjelaskan, bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini untuk melaksanakan tugas pengabdian selama satu bulan di rumah atau di tempat tinggal masing-masing dengan harapan bisa menghasilkan karya-karya inovatif yang bermanfaat untuk masyarakat.

Rektor IAIN Cirebon juga mengucapkan rasa syukurnya, karena kegiatan KKN-DR masih bisa dilaksanakan di tengah kondisi masih pandemi Covid-19. "Alhamdulillah, di tengah keprihatinan ini kita masih bisa berkarya,” ucap Sumanta. 

Sumanta juga menyampaikan tiga pesan dalam sambutannya, pertama, ucapan selamat dan tahni’ah kepada 2.378 mahasiswa yang dapat melaksanakan KKN-DR di tengah kondisi pandemi yang memprihatinkan ini, aalau dengan segala keterbatasan, tetapi kita dituntut untuk selalu berinovasi. 

Kedua, apresiasi yang sangat tinggi untuk tim LP2M dalam pelaksanaan KKN ini, diantaranya dengan diciptakannya aplikasi KKN AKMAL SEJATI. 

Dalam pelepasan KKN-DR tahun 2021, Rektor juga berpesan untuk selalu inovatif menyongsong UISSI. 
Tentu saja, dengan meningkatnya digitalisasi, menuntut untuk selalu berinovasi di era 4.0 menuju era 5.0.

“Mari kita songsong kampus kita menjadi kampus Syber, yakni Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI), kita harus mempersiapkan diri dengan segala potensi, kratifitas, dan inovasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui peningkatan digitalisasi, di antaranya adalah inovasi dalam pengabdian," terang Sumanta.

Lalu Ketiga, lanjut Sumanta, tahun 2021 kampus IAIN SNJ Cirebon menduduki peringkat ke-8 dari PTKIN se-Indonesia, bahkan peringkat kedua IAIN se-Indonesia versi Webometrics, sebuah situs yang memberikan penilaian dan peringkat terhadap seluruh Universitas terbaik di dunia melalui website universitas tersebut. 

"Hal ini tentu merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus tantangan bagaimana kita bisa melakukan image building ke media sosial agar bisa mendapat recognisi atau pengakuan dari masyarakat secara langsung. Bagaimana kita tampilkan akhlak, prestasi, religius kita, baik secara langsung di masyarakat atau pun melalui media sosial," tuturnya.

Dikatakan Sumanta, Sesuai agenda Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pelaksanaan KKN-DR dimulai hari ini tanggal 01 Juli 2021. Selama 40 hari kedepan, peserta KKN-DR diberi tugas untuk melakukan pengabdian yang dilakukan dari rumah atau tempat tinggal masing-masing.

Sementara itu, kegiatan pelepasan ini dipandu oleh Abdul Haris salah satu mahasiswa Protokoler Kampus, diawali dengan pembacaan doa dan dilanjut dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran oleh Fatihul Fauzi.

Fatihul Fauzi ini, merupakan peserta KKN-DR mahasiswa Prodi PGMI, yang belum lama mendapat prestasi juara dua dalam lomba Musikalisasi Hadis dalam ajang Inbitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VIII Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Madura 2021. 


Laporan Ketua Panitia Penyelenggara KKN-DR, H. Mahbub Nuryadien, M.Ag menuturkan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata tahun ini dilakukan melalui perpaduan antara Daring/Online dan Luring/Offline.

"Segala hal berkaitan dengan Pembekalan, Monitoring, dan Pelaporan dilakukan melalui daring," terangnya.

Sedangkan terkait dengan Pelaksnaan dilakukan melalui offline/luring, yakni di rumah atau tempat tinggal masing-masing.

“Tahun 2021 ini peserta KKN-DR berjumlah 2.378 mahasiswa, dengan sebaran 1.256 peserta berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 591 peserta dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, serta 531 peserta berasal dari Fakultas Ushuludin Adab, dan Dakwah. Sedangkan berdasarkan sebaran lokasi peserta, ada 55 kabupaten/kota di 14 provinsi, dan yang paling banyak adalah dari Jawa Barat ada 2.165 peserta, sekitar 90 persen,” ujarnya. 

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag dalam sambutannya menyatakan, bahwa KKN-DR ini merupakan jalan tengah dan menjadi solusi di tengah masa pandemi yang terus menunjukkan angka yang meningkat. 

“Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah kewajiban yang harus ditempuh sebagai bagian dari kewajiban mahasiswa dalam proses perkuliahan, yakni amanah pengabdian. 

Dalam konteks lebih umum, kata Yani, pengabdian merupakan panggilan agama, manusia sebagai khalifatu fil ardh, Wa maa kholaqtul jinna wal insa illa liya’buduun “Dan tidaklah kami ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk mengabdi atau beribadah.

"Mengingat kondisi pandemi Covid masih berlangsung, KKN-DR menjadi jawaban atau solusi Pengabdian yang harus dilakukan oleh mahasiswa,” Pungkas ketua LP2M yang sekaligus menjadi Satgas Covid-19 di Kampus.

Yani mengungkapkan, selama tiga semester mahasiswa diberi Sosial Inteligent (Pengetahuan Sosial) yang berupa materi dan teori, melalui kegiatan KKN-DR ini mahasiswa dituntut untuk mengaplikasikan atau menerapkan, mempraktekkan secara langsung turun bersama masyarakat. Merasakan bagaimana kondisi di masyarakat yang kompleks, terjadi ketimpangan ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya. 

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Barat menunjukkan angka yang masih rendah, dari sekitar 46 juta Penduduk Jawa Barat jika dilihat dari sisi Indeks rata-rata Pembangunan Pendidikan, rata-rata hanya lulus SMP. Belum dua Indikator IPM lainnya, yakni Kondisi Ekonomi, dan Kesehatan,” ujar beliau. 

Yani juga berharap, di tengah kondisi pandemi yang terus meningkat, melalui KKN-DR ini kita tetap harus bisa berkarya inovatif, tidak mati gaya, KKN-DR ini bukan abal-abal, justru bentuk KKN ini memiliki banyak keunikan sekaligus menjadi tantangan. 

"Sebagai mahasiswa Prodi PAI,  menggali nilai-nilai Pendidikan Islam Perspektif Kesehatan; Mahasiswa Biologi, bagaimana bisa meneliti makanan-makanan yang bisa meningkatkan imun ditengah kondisi Pandemi ini," jelasnya.

Diakhir sambutanya, Yani menegaskan, kepanikan adalah separoh penyakit, ketenangan adalah separoh obat” maka di tengah kondisi pandemi ini, mari kita sikapi dengan bijak dan tenang dengan tetap selalu berkarya inovatif dan menjaga Protokol Kesehatan. 


Sementara itu, selain dilepas Rektor IAIN SNJ Cirebon,  kegiatan KKN-DR juga dihadiri jajaran pengurus dan tim LP2M, para Warek, Kabiro AUAK juga para DPL. Selin itu juga hadir 149 DPL dan dua peserta dari tiap kelompok. (din)