Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 31 Januari 2021

Antisipasi Bau Sampah dan Banjir Sumbatan, Warga Sumber Asri Bersih-Bersih Lingkungan


FOKUS CIREBON, (FC) - Pagi sekitar pukul 08.00 WIB pagi,  warga Sumber Asri, Desa Kecomberan,  Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon turun ke jalan.  Mereka satu sama lain saling membahu  membersihkan sampah dan saluran air, Minggu (31/1/2021).

Warga dengan peralatan cangkul, golok, arit dan perlengkapan lainnya langsung membabat rumput dan menaikan sampah dari saluran pembuangan.

Kerjabakti ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir sumbatan sampah dan rumput ilalang yang semakin tumbuh liar.

"Melalui kesadaran bersama warga bergotong royong membersihkan saluran pembuangan disepanjang jalan utama Sumber Asri yang mengalir ke sungai depan. Alhamdulillah semua bekerjasama dan ini sebagai antisipasi banjir sumbatan serta lalat atau ulat dari sampah yang basah," ujar Ketua RW 05 Sumber Asri kepada media.

Hal senada juga disampaikan Didi,  bahwa sampah yang menggunung di bak sampah depan bisa menimbulkan berbagai masalah Jika tidak cepat ditangani. Sehingga berinisiatif membersihkan sampah dan saluran agar di musim hujan ini semua saluran air lancar dan bersih.


"Ya, inisiatif warga dan ketua RW untuk bersih-bersih. Selain karena tanggungjawab bersama, ini juga merupakan kesadaran warga terhadap kebersihan kampungnya sendiri. Apalagi saat ini masih musim hujan," terang sosok pria yang akrab disapa didi gondrong.  (din). 


Share:

Kamis, 28 Januari 2021

IAIN Sambut Baik Kerjasama KADIN Kota Cirebon

KERJASAMA : IAIN Cirebon bersama  Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Cirebon tengah membahas kerjasama di Kantor Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Kamis (28/1/2021).


FOKUS CIREBON, (FC) - Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Cirebon mendatangi kampus IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon. Para pelaku usaha dari KADIN ini bertujuan ingin membuka kerjasama di bidang Kewirausahaan, peningkatan skill dan keterampilan dengan mengadakan training, workshop, atau pun dengan menghidupkan koperasi mahasiswa, Kamis  (28/01/2021).

Ketua Harian KADIN Kota Cirebon, Ismayasari dalam pertemuan tersebut menjelaskan, bahwa KADIN menjadi wadah komunikasi bagi para pelaku usaha di Indonesia. Hal tersebut dilakukan oleh KADIN melalui upaya mensinergiskan tiga kekuatan penggerak ekonomi, yakni akademisi, praktisi dan pemerintah.

"Ketiga kekuatan penggerak ekonomi tersebut harus dapat berjalan beriringan," terangnya dihadapan Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg.

Menurut Ismayanti, KADIN berharap dapat melakukan kerjasama yang lebih intens dengan IAIN Cirebon

dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari masing-masing pihak, yaitu pelaku usaha dan mahasiswa sebagai calon pelaku usaha.

Dimana hal tersebut dapat menjadi program pengabdian masyarakat bagi perguruan tinggi. "Ya, tentu saja ini merupakan program yang berkaitan dengan tridharma perguruan tinggi," paparnya lagi. 

Sementara menurut pelaku usaha lainnya yang juga merupakan rombongan dari KADIN Kota Cirebon, H Sujud mengatakan, bahwa saat ini, KADIN berfokus pada UMKM dengan Program 'KADIN Grow Up UMKM' dan 'KADIN Home Business'. 

"Diharapkan KADIN dapat bersinergi dengan IAIN Cirebon melalui keberlanjutan program kerjasama dengan HIPMI PT," katanya. 

Sedangkan menurut Ketua HIPMI Cirebon, Ara, bahwa dari tahun 2014 sudah banyak kegiatan HIPMI di tingkat mahasiswa IAIN Cirebon. 

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyambut baik kerjasama ini. Dirinya menjelaskan bahwa transformasi IAIN ke UIN diikuti dengan transformasi keuangan KNBP ke BLU. Dan salah satu pertimbangan bagi kesuksesan perguruan tinggi yang sukses adalah perguruan tinggi yang dapat memotivasi mahasiswa untuk melakukan pengembangan diri, salah satunya menjadi enterpreuner. 

Mahasiswa yang memiliki jiwa enterpreuner lah, kata Sumanta,  yang dapat eksis dan menghadapi tantangan sekaligus memberikan respon yang positif di era 4.0. 

"Kurikulum kampus merdeka membuka kesempatan bagi lembaga untuk melakukan berbagai kerjasama yang dapat mengembangkan minat enterpreuner yang pada akhirnya menguntungkan bagi Mahasiswa," ujarnya. 

Sedangkan menurut Dekan FSEI IAIN SNJ Cirebon, Perguruan Tinggi memang harus selalu melakukan kolaborasi, salah satunya dengan jaringan pengusaha/pelaku bisnis.

"Jumlah mahasiswa yang banyak menjadi keuntungan tersendiri ketika berbicara mengenai pengembangan kelembagaan. Memberikan peluang sebesar-besarnya melalui program riil bagi mahasiswa salah satunya melalui industri halal," katanya.

Maka dengan kerjasama ini, lanjutnya, mahasiswa akan dibekali pengganti mata kuliah di FSEI dan dapat menjadi sumber daya awal yang dapat dimaksimalkan dalam program magang dan lain sebagainya, dalam rangka pengenalan kewirausahaan.

"Kekurangan yang harus terus diperbaiki adalah aplikasi kurikulum merdeka masih belum maksimal," terangnya. 

Kendati begitu, mahasiswa dengan basis prodi ekonomi Islam dapat melakukan KKM degan menindaklanjuti kerjasama di wilayah wisata halal.

"Ya, intinya kerjasama dengan KADIN dan fakultas ini akan segera ditindaklanjuti," tandasnya. 

Hal senada disampaikan dosen FSEI, Ayus dan Nining, bahwa saat ini yang terpenting adalah bagaimana merubah mindset mahasiswa untuk menjadi wirausaha. 

Kemudian memetakan potensi desa yang ada di Cirebon, disamping memerlukan pembinaan dan pendampingan kepada mahasiswa calon wirausaha. Karena mahasiswa IAIN Cirebon sendiri sudah memiliki 40 outlet bisnis.

"Fakultas syariah menginginkan ada inkubator bisnis untuk menampung keinginan berwirausaha bagi para mahasiswa. Kemudian kerjasama diharapkan dapat memfasilitasi PPL bagi mahasiswa Akuntansi,  Perbankan/Ekonomi Syariah," terangnya.  

Sementara menurut Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin MPd, kerjasama ini dapat menjadi daya dukung bagi pengembangan  Perguruan Tinggi, terutama bagi pengembangan mahasiswa di bidang ekonomi dan skill.  "Ya, tentunya sangat mendukung," kata Arifin. (din) 

Share:

Promosi Doktor Yuyun Maryuningsih Disambut Ucapan Selamat dan Sukses dari Seluruh Civitas Akademika IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Civitas Akademika IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr Yuyun Maryuningsih M.Pd atas promosi Doktor Pendidikan IPA dari UPI Bandung, Kamis (28/1/2021).

Ucapan selamat dan sukses tersebut terbentang melalui karangan bunga yang ditempatkan disisi kanan dan kiri pintu masuk Ruang Rektorat IAIN SNJ Cirebon. 

Sementara dilantai tiga Auditorium Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Dr Yuyun Maryuningsih MPd tengah mempresentasikan disertasinya pada Sidang Ujian Terbuka yang dilakukan secara online dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Tampak pada Ujian Promosi Doktor,  Yuyun Maryuni dihadapan para penguji yang dilakukan secara online, mampu mempresentasikan disertasinya yang berjudul 'Pengembangan Mobile Learning Gen 21 cs Pada Perkuliahan Genetika Untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Calon Guru Biologi' dengan baik.

Tampak pula pada Ujian Promosi Doktor Yuyun Maryuningsih dihadiri para pimpinan dan dosen kampus setempat. Dalam presentasi disertasinya itu, Yuyun Maryuningsih dengan lugas dan tegas mampu menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan para penguji. 

Yuyun Maryuningsih mengatakan,  bahwa partisipasi mahasiswa yang rendah karena keterbatasan waktu dalam kegiatan diskusi pembelajaran disiasati dengan diskusi online. 

Pengembangan mobile learning yang diberi nama Gen 12cs pada perkuliahan genetika merupakan solusi terbaik dalam menjawab permasalahan tersebut. 

"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program mobile learning Gen 21cs pada perkuliahan genetika untuk meningkatkan kemampuan 4C," paparnya yanv menegaskan tentang kata kuncinya,  yakni,  pembelajaran online,  diskusi online, pendekatan pemecahan masalah,  kemampuan 4C, genetika dan penguasaan konsep. 

Sementara itu, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon H Arifin MAg kepada media menyatakan bahwa keberhasilan Yuyun Maryuningsih dalam meraih promosi Doktor, menjadi kekuatan baru bagi kemajuan IAIN Cirebon. 


"Kami semua tentu sangat bangga, mengingat jumlah Doktor di IAIN SNJ Cirebon terus bertambah, dan ini adalah nilai tambah, karena bisa menjadi kekuatan baru bagi IAIN SNJ Cirebon. Untuk itu kami ucapkan selamat dan sukses buat Dr Yuyun Maryuningsih MPd," terang Arifin. (din)

Share:

Rabu, 27 Januari 2021

13.400 Vaksin Tiba di Kabupaten Cirebon

FOKUS CIREBON,  (FC)  -  Sebanyak 13.400 vaksin tiba di Kabupaten Cirebon. Kedatangan vaksin tersebut, langsung disambut oleh Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag bersama Forkopimda.

Imron mengatakan, untuk vaksin tahap pertama ini, akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang ada di Kabupaten Cirebon. Rencananya, vaksin akan mulai diberikan pada 1 Februari nanti.

"Ada dua kali pelaksanaan, vaksin yang pertama sekitar tanggal 1 Februari. Untuk tahap keduanya, 14 hari selanjutnya," ujar Imron, Rabu 27 Januari 2021.

Besok, pihaknya akan mulai melakukan distribusi vaksin ini, kesejumlah fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk. Ada sebanyak 75 fasilitas kesehatan yang akan dijadikan tempat vaksinasi.

Selain itu, untuk menjaga keamanan vaksin yang disimpan, petugas keamanam dari TNI dan Polri, akan melakukan pengamanan selama 24 jam.

"Polisi dan TNI akan menjaga vaksin ini selama 24 jam," kata Imron.

Imron berharap, pelaksanaan vaksinasi nanti bisa berjalan lancar dan pandemi covid 19 ini, bisa segera selesai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, ada sebanyak 7.203 tenaga kesehatan yang akan menjadi prioritas mendapatkan vaksin ini.

Namun kepastian jumlah nakes ini, akan diketahui pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama nanti. Karena dihawatirkan, ada nakes yang tidak bisa mendapatkan vaksin, karena tidak sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. 

"Jumlah pastinya, kita lahit nanti, karena ada beberapa nakes yang pernah terkonfirmasi atau memiliki penyakit bawaan," ujar Eni.

Untuk teknis distribusi sendiri, pihaknya sudah menyiapkan empat kendaraan, yang nantinya digunakan untuk pendistribusian disejumlah wilayah. Pihaknya menargetkan, pada bulan Februari ini, pelaksanaan vaksin baik tahap pertama dan tahap kedua, bisa diselesaikan.

"Pokoknya, bulan februari ini harus selesai semua. Vaksin tahap pertama ataupun yang kedua," kata Eni. (nur) 

Share:

Tangani Covid 19, Pemda Kota Cirebon Terapkan PSBB Secara Proporsional


FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19).

Strategi baru ditetapkan Pemda Kota Cirebon untuk mencegah penyebaran covid-19.

Penerapan tersebut tercantum pada surat edaran yang ditandatangani oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH. Nomor 443/SE.04/PEM tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Cirebon.

Dasar dikeluarkannya surat edaran Wali Kota Cirebon mengacu pada keputusan Gubernur Jawa Barat No 443/Kep.33-Hukham/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar secara Proporsional di Jabar dan Surat Edaran Gubernur Jabar No 15/KS.01/HukHam tanggal 25 Januari 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Provinsi Jabar.

PSBB secara proporsional di Kota Cirebon berlaku mulai 27 Januari hingga 8 Februari 2021. “Tapi kami tetap memperhatikan faktor ekonomi,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai melakukan rapat pembahasan pemberlakuan PSBB secara proporsional di Ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Rabu, 27 Januari 2021.

Dengan penerapan PSBB secara proporsional kegiatan perekonomian masyarakat tetap diperbolehkan namun ada pembatasan.

Pada pelaksanaan PSBB secara proporsional ini Pemda Kota Cirebon memiliki strategi untuk mengurangi pergerakan masyarakat di perkampungan. Diantaranya dengan memperkuat edukasi dan sosialisasi pencegahan covid-19 di tingkat kecamatan.

“Warga yang terpapar covid-19 juga akan ditangani di tingkat kecamatan,” ungkap Azis. Mereka akan diisolasi di satu tempat yang sudah disiapkan oleh kecamatan dan kelurahan.

Untuk itu, setiap camat dan jajarannya sudah diinstruksikan untuk mencari ruangan atau gedung di wilayah mereka dan akan dijadikan tempat isolasi.

Disiapkannya tempat isolasi ini dengan alasan isolasi mandiri yang dilakukan di rumah tidak efektif untuk mencegah penyebaran covid-19. “Mereka masih bisa jalan kemana-mana,” ungkap Azis.

Juga dikarenakan dua tempat isolasi terpusat yang disiapkan saat ini sudah tidak memadai serta klaster keluarga yang mendominasi penyebaran covid-19 di Kota Cirebon.

“Klaster keluarga penyebarannya mencapai 78 persen,” ungkap Azis.

Untuk itu, tingkat kecamatan dan kelurahan akan diperkuat melalui dana dari APBD Kota Cirebon.

Refocusing akan dilakukan kembali,” ungkap Azis. Refocusing ini juga telah sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat.

Total dana yang akan direfocusing yaitu sebesar Rp 109 miliar yang diperuntukkan untuk penanganan covid-19, seperti  program vaksinasinasi, hingga akhir tahun serta menutup defisit. (din)

Share:

Selasa, 26 Januari 2021

Ketum HMJ IQTAF Ajak Mahasiswa Giat Berorganisasi Menyongsong Perubahan


FOKUS CIREBON, (FC) - Perubahan hanya bisa dilakukan oleh dirinya sendiri melalui niat dan giat berorganisasi. Hal itu disampaikan Ketua Umum HMJ IQTAF saat Mubes IQTAF.

Pada kegiatan ini, Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT/IQTAF) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IAT/IQTAF) mengadakan musyawarah besar (Mubes) di Auditorium lantai 4 FUAD, Senin-Selasa (25-26/1/2021). 

Ketua Umum HMJ IQTAF Periode 2020, Fasfah Sofhal Jamil mengatakan, kegiatan tersebut bertemakan, "Menyongsong Masa Depan HMJ IQTAF Penuh Perubahan." Menurut Fasfah, diadakannya Mubes tersebut, sebagai ajang pembelajaran bagi mahasiswa IAT, untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman dalam berorganisasi, khususnya mahasiswa baru jika nanti menjadi pengurus.

"Harapannya, tentu dengan digelarnya Mubes ini, dapat menciptakan pemimpin-pemimpin yang baru, dan juga dapat mempertahankan prestasi yang telah diukir oleh pengurus periode sebelumnya," paparnya, Selasa (26/1/2021).

Fasfah berharap, pengabdian yang telah dirinya lakukan selama satu periode itu dapat memberikan efek positif, terutama untuk mahasiswa baru, agar semakin bersemangat belajarnya di jurusan IAT. Jika bisa, lanjutnya, pengurus selanjutnya dapat meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia di HMJ IQTAF untuk kembali merebut prestasi di masa depan.

"Alhamdulillah selama satu periode kepengurusan, kami sudah mendapatkan beberapa prestasi yang telah dicapai, pertama kita menjadi juara umum di ajang kreativitas mahasiswa FUAD IAIN tahun kemarin, dan juga beberapa acara yang telah diselenggarakan meskipun bersifat virtual," ujarnya. 

Sementara itu, Wadek III FUAD, Anwar Sanusi MAg mengatakan, dirinya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus HMJ IQTAF yang telah berhasil menjaga amanah dan bertanggung jawab selama satu tahun periode.

"Mahasiswa IAT telah berani menyongsong roda kepengurusan di masa depan, dengan menyiapkan perubahan-perubaha. Saya ingin saudara bisa menterjemahkan kitab-kitab Al-Quran dan hadis dengan bahasa Inggris," ujarnya.

Anwar menambahkan, FUAD IAIN Cirebon masih membutuhkan tangan-tangan dari mahasiswa IAT, dirinya menginginkan agar alumni IAT bisa kembali mengabdi untuk IAIN Cirebon.

"Maka harapan terbesar saya, untuk mahasiswa IAT ketika sudah melanjutkan S2 dan S3, maka tolong untuk kembali ke kampus kita IAIN, mari kita sama-sama membesarkan kampus IAIN khususnya jurusan IAT," pungkasnya. (Maulana)

Share:

Vaksin Covid 19 Akan Tiba di Kota Cirebon, Sekda : Tempat Sudah Disiapkan


FOKUS CIREBON, (FC) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan bahwa besok vaksin covid-19 untuk Kota Cirebon akan datang. 

“Kami sudah siapkan tempatnya,” ungkap Agus, Selasa, 26 Januari 2021 di Balaikota Cirebon.

Untuk yang pertama divaksin, selain tenaga kesehatan juga akan dipilih dari Forkopimda, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat yang ditentukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon. “Nanti yang menentukan Dinkes,” ungkap Agus.

Kepala Dinkes Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes., menyampaikan bahwa vaksin covid-19 yang akan dikirim besok sebanyak 4.600 untuk 2.300 orang dengan prioritas tenaga kesehatan (nakes) karena mereka adalah garda terdepan penanganan pandemi covid-19.

“Vaksin itu harapan kita,” ungkap Edy. Namun sebelum pelaksanaan vaksinasi covid-19 Edy tetap meminta kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin.

Menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker dan menghindari kerumunan merupakan hal yang wajib dilakukan masyarakat selama pandemi covid-19 ini.

Mengenai kapan proses vaksinasi covid-19 dilakukan, Edy mengungkapkan, hal tersebut sedang dikoordinasikan, dan jika sudah ditetapkan kapan vaksinasi covid-19 dilakukan, maka pada H-1 atau sehari sebelum pelaksanaan, vaksin-vaksin tersebut akan dikirimkan ke tempat pelaksanaan vaksinasi covid-19 dilakukan.

Sedangkan Kepala UPT Farmasi, Eva Susanti, S.ST. M.Kes., menjelaskan pihaknya telah siap untuk menerima vaksin. “Di gudang logistik vaksin sudah disiapkan 5 freezer atau cold chain, satu cold chain bisa memuat hingga 10 ribu vaksin. “Namun karena dikemas box, jadi bisa muat 7 ribu vaksin,” ungkap Eva.


Cold chain tetap dijaga sesuai ketentuan, sehingga vaksin akan terjaga pada suhu dingin yang ditetapkan. Suhu udara 2 hingga 8 derajat celcius. (Indah)

Share:

Dekopinda Kota Cirebon Puji Ketertiban Administrasi Koperasi IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cirebon memuji Ketertiban dan keteraturan administrasi Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon. Hal itu disampaikan pada saat pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Harapan Sejahtera di ruang Auditorium FITK IAIN SNJ Cirebon, lantai lima, Rabu (26/1/2021).


Dr Hj Maemunah dari Dekopinda Kota Cirebon mengatakan, dari 300 lebih Koperasi di Kota Cirebon, IAIN SNJ Cirebon merupakan yang ke 29 telah melaksanakan RAT tahun buku 2020.

"Dari sebanyak 300 lebih koperasi di Kota Cirebon, IAIN Cirebon merupakan urutan yang ke 29 yang sudah melaksanakan RAT. Bahkan menurut laporan pembukuan, Koperasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon tahun 2020 ini laporan keuangnnya surplus. Ini menandakan ketertiban administrasi yang baik," ujarnya.

Perkembangan koperasi IAIN Cirebon yang cukup baik di tahun 2020 ini, mengingat sebelumnya koperasi IAIN Cirebon pada tahun 2019 perkembangan sempat stagnan.

Untuk itu, Dr Maemunah juga menawarkan kepada Koperasi Harapan Sejahtera bahw untuk selain simpan pinjam dan minimarket, juga bisa membuka pengembangan obat-obatan, sehingga nantinya kedepan sudah memiliki apotik sendiri dan dokter praktik yang dibutuhkan. 

Hal senada disampaikan Edy Chandra, Ketua Koperasi Harapan Sekahtera IAIN SNJ Cirebon, bahwa di masa Covid 19 ini, koperasi terus bertahan dengan berbagai tekanan yang ada, namun koperasi mampu mengembangkan melalui layanan digital yang bisa diakses semua angggota, jadi lebih mudah dan efektif serta mampu mencegah penyebaran covid 19.

"Alhamdulillah, sepanjang tahun 2020 KPRI Harapan Sejahtera di tengah tekanan covid 19 begitu luar biasa, namun berhasil mencatatkan kenaikan laba sebesar 34 persen dibanding tahun sebelumnya. Kami memiliki anggota sebanyak 349 dan mampu melaksanakan RAT tepat waktu di bulan Januari dan merupakan koperasi ke 29 yang sudah RAT," tandasnya.

Sementara Dr Kartimi MPd, Warek 2, mewakili Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg mengatakan, bahwa keberadaan Koprasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon merupakan sektor ekonomi yang dikembangkan lembaga bagi kesejahteraan para anggotanya. Karena sifat koperasi berasal dari kita, oleh kita dan untuk kita juga.

"Jadi manfaatnya sangat besar bagi kesejahteraan anggota dan dosen-dosen serta anggota lainnya. Mereka pun dapat melakukan simpan pinjam jika memang dibutuhkan pada sektor keuangan. Jadi bisa pinjam sesuai kebutuhan," terangnya.

Dirinya berharap, Koperasi Harapan Sejahtera mampu mengembangkan dirinya lebih baik lagi, dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ini dalam rangka menuju kesejahteraan anggota.  

"Sebagai pimpinan tentu kami sangat mendukung dan mensuport setiap langkah yang diambil pihak koperasi," ujar Kartimi sesaat sebelum membuka kegiatan RAT Koperasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon Tahun Buku 2020 dengan tema 'Tetap Maju dalam Keberkahan Meraih Sejahtera bersama Koperasi di Masa Covid 19'. terangnya. (Nurdin)
Share:

Bupati Cirebon, Pastikan Kesiapan Kedatangan Vaksin Covid 19 di Kabupaten Cirebon

FOKUS CIREBON,  (FC) -  Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag, memastikan kesiapan kedatangan vaksin covid 19 di Kabupaten Cirebon, yang rencananya akan tiba pada Rabu 27 Januari 2021 besok.

Imron bersama jajaran Forkopimda lainnya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penerimaan, Penyimpanan, dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Ruang Tunggal Panaluan Mapolresta Cirebon.

Imron mengatakan, vaksin covid 19 untuk Kabupaten Cirebon, akan dijemput dari Indramayu, dengan pengawalan yang dilakukan oleh pihak TNI dan Polri. Dalam rakor tersebut juga, dibahas mengenai skema penjemputan, pembawaan, penyimpanan serta pendistribusian vaksin.

“Tadi Pak Kapolres sudah menjelaskan semua mengenai skema yang akan dilakukan. Initinya sudah siap semua,” kata Imron.

Sementara itu Kapolresta Cirebon Kombes Pol. M. Syahduddi mengatakan, pihaknya akan menerjunkan ratusan petugas dalam pelaksanan vaksinasi yang akan dilakukan di Kabupaten Cirebon ini. 

atusan petugas tersebut nantinya akan ditugaskan untuk melakukan pengawalan pengiriman vaksin covid 19 disejumlah tempat dan pengamanan pelaksanaan vaksinasi.

“Anggota dari Polresta Cirebon dan sejumlah polsek, akan dikerahkan,” ujar Syahduddi. 

Syahduddi menyebutkan, ada sekitar 300 petugas yang akan dilibatkan untuk mengamankan distribusi vaksin dan proses vaksinasi ini. Bahkan dirinya mengatakan, bahwa anggotanya akan melakukan pengamanan selama 24 jam, di gudang penyimpanan vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di puskesmas, rumah sakit, dan poliklinik yang telah ditentukan, juga akan mendapat pengawalan ketat dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan lainnya.

"Dalam pengamanan vaksinasi ini kami juga dibantu Kodim 0620/Kabupaten Cirebon dan Pemda Kabupaten Cirebon," ujar Syahduddi.

Pihaknya akan melakukan pengamanan, selama proses vaksinasi dilaksanakan. Ada dua tahap yang akan dilaksanakan dalam vaksinasi ini. Yaitu vaksinasi tahap pertama dan vaksinasi tahap kedua, yang akan dilakukan 14 hari setelah pelaksanaan vaksinasi yang pertama.

Selain itu, Syahduddi juga menuturkan, pihaknya juga sudah memastikan mengenai pasokan energi listrik yang akan digunakan pada gudang penyimpanan vaksin. Hal tersebut untuk memastikan kualitas vaksin, yang pada tahap pertama ini, akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan TNI serta Polri.

Syahduddi memastikan kesiapan seluruh instansi dalam pelaksanaan vaksinasi yang rencananya dimulai bulan depan. Iaberharap, vaksinasi di Kabupaten Cirebon berjalan lancar tanpa menemui kendala berarti.

Share:

Senin, 25 Januari 2021

Gerbang Utama Masuk Kampus Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Songsong UIN, Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon Pacu Percepatan Perkualihan S2 dan S3

FOKUS CIREBON, FC -Inilah bentuk komitmen Direktur Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Prof Dr Dedi Djubaedi MAg, pihaknya berpacu dengan aktivitas akademik untuk menyongsong universitas islam negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon.

“Salah satunya yaitu dengan membangun semangat percepatan (masa kuliah-red) kepada para mahasiswa S2 dan S3,” katanya, Senin (25/1/2021).

Jika mahasiswa S2, ungkap Prof Dedi, sudah banyak yang melakukan percepatan dan telah menyelesaikannya. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya pun melakukan percepatan masa kuliah terhadap mahasiswa S3 di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami telah melakukan sidang perdana tertutup perdana dan peserta sidang ini merupakan penyandang disabilitas dan peserta ini melakukan percepatan. Jadi hanya dalam waktu 5 semester yang bersangkutan berhasil menyelesaikannya,” ungkap Prof Dedi.

Dia menuturkan, pihaknya memang membuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin menempuh pendidikan di Pascasarjana IAIN Sykeh Nurjati Cirebon. Baik itu bagi penyandang disabilitas maupun yang tidak. (din)

Share:

Carlan, Mahasiswa Penyandang Tunanetra Berhasil Meraih Kesuksesan Dikarir dan Pendidikan


FOKUS CIREBON, (FC) - Rasa bangga sangat terlihat di raut wajah Carlan, salah seorang  mahasiswa Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang berhasil menyelesaikan disertasi pada semester V, dan tinggal selangkah lagi meraih gelar Doktornya.

Carlan, lelaki kelahiran Kabupaten Kuningan, pada tahun 1972 silam, terus berkarya sekalipun memiliki kekurangan pada fisiknya, Carlan tidak pernah lelah dan mengeluhnya. Bahkan kekurangan itu dianggapnya sebagai anugrah dan motivasi bagi setiap aktivitasnya.

Carlan penyandang tunanetra ini, membuktikan dirinya mampu seperti kebanyakan pria lainnya yang berfisik normal, dan hasilnya memang sangat membanggakan. Terbukti, baru semester V,  dirinya sudah mampu menyelesaikan disertasinya dan mengikuti Ujian Sidang Tertutup dan penguji sejumlah Profesor baik dari dalam IAIN SNJ Cirebon maupun dari luar.

Disertasi yang diajukan Carlan soal hidup keberagaman di Cigugur,  Kabupaten Kuningan dan mendapat    pujian banyak pihak.

Carlan mengaku, ia dan istrinya sama-sama penyandang tunanetra,  dan keduanya mendapat anugrah dari hasil kerja kerasnya menjadi Aparatur Sipil Negeri (ASN) di Pemkab Kuningan. Istrinya sebagai pendidik di SLB Kuningan.

Kini Carlan, tinggal selangkah lagi,  gelar doktor pun akan disandangnya. Civitas Akademika IAIN SNJ Cirebon pun bangga dengan kemampuan dan keberhasilan mahasiswa pascasarjana S3 ini yang lebih cepat ketimbang mahasiswa pascasarjana lainnya.

"Selamat, semoga ini bisa menjadi motivasi bagi yang lain," terang Muhamad Arifin M.Pd.i,  Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon kepada sejumlah media.  (din)

Share:

Carlan Mahasiswa S3 Tunanetra, Tercepat Meraih Gelar Doktor di Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon

Carlan, mahasiswa S3 Program Doktor,  Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon saat mempresentasikan disertasinya dihadapan para penguji pada Sidang Ujian Tertutup 


FOKUS CIREBON, (FC) - Carlan, pria kelahiran tahun 1972 asal Kabupaten Kuningan merupakan mahasiswa tercepat dalam penyelesaian kesarjanaan Doktornya di kampus Pascasarjana S3 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon.

Pria berkacamata hitam tersebut, tampak gagah bersama setelan jas hitamnya saat terlihat berdiri dihadapan para penguji disertasinya yang berjudul 'Implementasi Model Pendidikan Nilai Multikultur Dalam Membentuk Sikap Keberagaman Masyarakat' - Studi Kasus di Cigugur Kabupaten Kuningan.

Carlan merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan satu-satunya mahasiswa S3 yang mempresentasikan disertasi doktornya pada Sidang Ujian Tertutup Program Doktor dengan waktu tercepat di semester V.

Sementara para penguji pada Sidang Ujian Tertutup disertasi Carlan,  diantaranya Prof Dr H Abdurrahman Mas'ud MA (penguji dari luar melalui Zoom), Ketua Sidang Prof Dr H Dedi Djubaedi MA,  Prof Dr H Adang Jumhur M.Ag, Prof Dr H Jamali M.Ag,  Sekretaris Sidang H. Didin Nurul Rosidin MA, PhD dan sebagai pembimbing Carlan adalah Prof Dr H Cecep Sumarna M.Ag.

Carlan, dengan kacamata hitam yang dikenakan itu bukanlah sekedar untuk penampilan, dia justru merupakan pria penyandang tunanetra yang santun, tegas dan memiliki kelebihan pada daya ingatannya.

"Saya bersyukur diberikan anugrah oleh Allah tunanetra sejak lahir dan bisa meneruskan pendidikan S3 di IAIN SNJ Cirebon. Civitas akademik IAIN pun menerimanya dengan baik dan kekurangan fisik ini saya jadikan sebagai motivasi dan semangat untuk sukses. Sementara dalam penulisan dan riset disertasinya, saya sudah memulai sejak semester satu setelah mendapat ijin dari para pembimbing dan terjun melakukan  penelitian di Cigugur Kabupaten Kuningan dengan dibantu para tim yang ada," papar Carlan, Selasa (25/1/2021).

Pada sebagian pandangan, kekurangan fisik lazimnya dianggap dapat mengurangi kemampuan beraktifitas, termasuk tunanetra, tentu berbagai keterbatasan akan dialaminya. 

Tetapi tidak bagi Carlan, justru dirinya selain sukses mendulang karirnya sebagai ASN di Kabupaten Kuningan, juga sukses meraih gelar kesarjanaan S3 nya. Carlan hanya tinggal selangkah lagi dan gelar Doktor sudah layak disandangnya.

Carlan juga merupakan ASN terbaik di Jawa Barat, kuliah S3 nya pun merupakan beasiswa dari Pemkab Kuningan dan Pemprov Jawa Barat. Di ASN, Carlan menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di salah satu dinas di Kabupaten Kuningan.


Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dedy Djubaedi mengatakan, saat ini Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon sedang berpacu dalam aktifitas akademik untuk turut menyongsong lahirnya UIN Syekh Nurjati Cirebon. Salah satunya yakni dengan membangun semangat percepatan kepada mahasiswa S3.

“Terutama S2 ya, kami sudah banyak menyelesaikan. Kalau yang saat ini, baru sidang tertutup perdana, jadi belum promosi. Untuk Carlan ini baru sidang tertutup sebagai mahasiswa program pascasarjana program studi PAI,” kata Dedy.

Demikian juga disampaikan Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin M.Ag yang bangga Pascasarjana memiliki mahasiswa dengan keterbatasan fisik tetapi mampu menyelesaiakan disertasinya di semester lima.

"Ini tentu bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain dan keterbatasan bukan penghalang, dan itu sudah dibuktikan oleh Pak Carlan," tandas Arifin. (din)

Share:

Jumat, 22 Januari 2021

Pemkot Cirebon Menyampaikan Rencana Awal Perubahan RPJMD 2018-2023 kepada DPRD

FOKUS CIREBON, FC – Pemerintah Kota Cirebon menyampaikan rencana awal perubahan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 kepada DPRD Kota Cirebon, Jumat (22/1), di ruang Griya Sawala gedung DPRD.

Penyesuaian RPJMD tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian bencana non alam pandemi Covid-19 secara nasional. 

Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati SPd mengatakan, Pemkot Cirebon dengan DPRD menyetujui nota kesepakatan perubahan awal RPJMD.

Penyesuaian RPJMD ini salah satu yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah di Indonesia untuk melaksanakan program-program pemerintahan dalam mengatasi kondisi pandemi Covid-19 dan dampaknya. 

“Seluruh daerah di Indonesia juga mengalami perubahan RPJMD. Dengan kondisi seperti ini, jika mengacu pada RPJMD yang ada saat ini, program pemerintah daerah tidak akan tercapai,” ujar Affiati usai rapat.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Imam Yahya SFilI MSi mengatakan, rancangan perubahan RPJMD akan dibahas oleh pansus DPRD. Namun sebelum itu, eksekutif lebih dulu menyampaikan draf awal perubahan RPJMD ke DPRD.

Imam mengatakan, penyesuaian tersebut diarahkan pada pelaksanaan program-program yang mendukung untuk mengatasi penyebaran Covid-19 dan dampaknya. 

“Semua berubah karena alasan bencana non alam, seperti pandemi Covid-19 ini. Adanya perubahan ini otomatis capaian dan target PAD harus dirasionalisasi ulang,” ujarnya. 

Penyesuaian RPJMD meliputi, gambaran kondisi daerah, keuangan daerah, permasalahan dan isu strategis, visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi hingga arah kebijakan, kerangka pendanaan pembangunan dan program perangkat daerah. 

Imam mengatakan, DPRD menekankan rancangan penyesuaian RPJMD 2018-2023 lebih pada penurunan rasio gini tingkat ketimpangan ekonomi dan pendapatan. Pada tahun ini, APBD Kota Cirebon direncanakan Rp1,5 Triliun. 

Walaupun APBD tidak sebesar dalam situasi normal, fokus pertumbuhan ekonomi dan pendapatan tetap dikejar dan optimis tercapai. Akan tetapi program-program yang dilaksanakan diharapkan untuk pemerataan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Apalah arti pertumbuhan ekonomi tinggi, tapi tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Yang terpenting RPJMD ini mendukung pemerataan pendapatan masyarakat,” ungkapnya. 

Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mengatakan, perubahan RPJMD ini baru pertama kali terjadi di Kota Cirebon. RPJMD harus disesuaikan untuk menghadapi pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya. Seperti dampak pada pendidikan, tingkat kesehatan, dan ekonomi.

Azis mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan program-program pada pengendalian kasus Covid-19 dan dampak dari pandemi. Namun demikian, penyesuaian akan dibahas bersama oleh pansus DPRD dan eksekutif. 

“Perubahan ini tentu dimaksudkan untuk menghadapi situasi  Covid-19. Dalam hal ini Pemerintah Kota Cirebon berupaya agar program-program bisa membantu masyarakat yang terdampak akibat pandemi ini,” katanya. (din)

Share:

Rabu, 20 Januari 2021

Pemkot Cirebon Terus Gencar Putus Penyebaran Covid 19 Melalui Patroli Berskala Besar

FOKUS CIREBON,  (FC) - Pemkot Cirebon terus berupaya memutus  penyebaran pandemi Covid 19. Hal ini agar warganya terlindungi dari wabah yang mematikan tersebut.

Upaya tersebut,  Pemkot Cirebon melakukan patroli berskala besar, melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Alhasil, tingkat warga yang tertular Covid-19 di Kota Cirebon pun dalam perkembangan terakhir masuk dalam kategori rendah. 

“Kota Cirebon tidak termasuk daerah yang melakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), 11 hingga 25 Januari 2021. Tapi, kita tidak boleh mengendurkan kesiagaan,” ucap Wali Kota Cirebkn Nasrudin Azis. 

Menurut Azis ini sebagai upaya preventif kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih ada. Hal tersebut disampaikan saat apel patroli berskala besar dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan untuk mendukung PPKM Jawa Barat di Kota Cirebon Rabu (20/1) di halaman Balaikota. 

“Kegiatan malam ini sebagai bentuk dukungan pada pelaksanaan PPKM Jawa Barat di Kota Cirebon,” kata Azis.

Disampaikan bahwa pada kegiatan ini, sejumlah pusat keramaian akan didatangi untuk memastikan bahwa di tempat tersebut menyediakan tempat cuci tangan, alat cek suhu dan kesiapan fasilitas petunjuk atau himbauan tertulis terhadap protokol kesehatan (Prokes).

Sementara tim yang terlibat pada kegiatan ini terdiri Satpol PP, Polres Cirebon Kota (Ciko), Kodim 0614, Denpom Cirebon, Lanal Cirebon, Dinas Perhubungan (Dishub), DKIS, KPBD, dan Damkar, PMI, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan instansi terkait lainnya di lingkungan Pemda Kota Cirebon. 

"Malam ini berkeliling kota untuk melakukan pengawasan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, pengendalian situasi yang dianggap perlu serta memberikan pembinaan dan membagikan masker bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, " jelasnya. 

Azis juga mengucapkan terima kasih kepada para pelaku usaha serta masyarakat Kota Cirebon yang terus berupaya untuk menerapkan dan mengampanyekan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. 

Terimkasih juga disampaikan  kepada jajaran TNI dan Polri yang konsisten terus menerus menjaga agar tingkat penyebaran covid-19 di Kota Cirebon melandai.

"Dengan kesadaran bersama untuk patuh terhadap protokol kesehatan, Azis yakin penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon bisa dikendalikan," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Imron Ermawan menjelaskan, patroli skala besar malam ini dilakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi covid-19 masih terjadi.

“Ini merupakan upaya preventif, kami berupaya mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Imron. 

Sementara itu,  Patroli skala besar yang digelar malam ini dimulai dari Balaikota Cirebon menyusuri ruas Jalan Siliwangi, Slamet Riyadi, Wahidin, Kartini, Siliwangi, Karanggetas, Bahagia, Pasar Talang, Alun-alun Kasepuhan, Jalan Pulasaren, Lawanggada, Parujakan, Jalan Tentara Pelajar, Cipto Mangunkusumo, Jalan Sutomo dan Kesambi.

Kemudian Jalan Drajat, Dukuh Semar, Elang Raya, Ciremai Raya, Citra Land, Lapangan Kebon Pelok, Angkasa, Pasar Harjamukti, Kanggraksan, Kalitanjung, Majasem, Perjuangan, Binawan, Stadion Bima, Gedung Kesenian Rara Santang, Kantor Dishub, Terusan Pemuda,  Pemuda, Ciptomangunkusumo dan kembali ke Balaikota Cirebon.

Di sepanjang jalan yang dilewati, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dilakukan. Termasuk dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat yang belum menggunakan masker. (Indah) 


Share:

PMI Kabupaten Cirebon, Berikan Bantuan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir

FOKUS CIREBON,  (FC)  -  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, memberikan bantuan ratusan paket sembako, untuk korban banjir di dua desa. Penyerahan bantuan tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Cirebo, Sri Heviyana.

Heviyana mengatakan, pihaknya memberikan paket sembako di Desa Keraton dan Desa Suranenggala Kulon. Setiap desa, masing-masing diberikan sebanyak seratus paket, yang berisi sejumlah bahan kebutuhan pokok.

“Isinya ada mie, minyak goreng, kecap, gula dan lainnya,” kata Heviyana, Rabu 20 Januari 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Heviyana juga memberikan bantuan untuk orang tua dari korban yang hanyut terbawa arus banjir. Heviyana mengaku cukup prihatin dengan peristiwa tersebut dan berharap korban segera ditemukan

Ia juga menyampaikan, bahwa PMI Kabupaten Cirebon bukan hanya menerjunkan personelnya dalam membantu para korban yang terdampak banjir, namun juga menerjunkan personelnya, dalam proses pencarian korban yang hanyut terbawa arus Sungai Winong itu.

“ Tadi, kami memberikan bantuan uang tunai dan paket sembako, untuk orang tua korban, yang hanyut di Sungai WInong,” kata Heviyana.

Sebelumnya diinformasikan, sebanyak 15 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Cirebon, terdampak musibah banjir. Banjir mulai dirasarkan sejak Minggu 17 Januari 2021 lalu. Akibat banjir tersebut, ribuan rumah warga dilaporkan terendam dan ribuan jiwa terdampak.

Untuk penanganan yang lebih maksimal, Bupati Cirebon menetapkan tanggap darurat selama dua minggu. Bupati juga meminta pihak terkait, untuk bisa segera melakukan normalisasi sungai, sebagai salah satu penyebab dari banjir, yang terjadi disejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon. (nur) 

Share:

Selasa, 19 Januari 2021

Temui Warga di Lokasi Banjir, Bupati Minta BBWS Keruk Sungai

FOKUS CIREBON,  (FC) - Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag, mengunjungi lokasi banjir di Desa Suranenggala Kulon Kecamatan Suranengggala Kabupaten Cirebon. 

Kecamatan Suranenggala, merupaka salah satu kecamatan, dari dua kecamatan yang saat ini masih terendam banjir. Sedangkan lima kecamatan lainnya, air sudah mulai surut. 

Dalam kunjungannya, Imron menuturkan, bahwa penyebab banjir yang terjadi di Desa Suranenggala Kulon, akibat adanya penyempitan sungai Winong. selain itu, sungai juga mengalami pendangkalan. 

"Kami akan mengirimkan surat ke kementerian dan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk bisa segera mengeruk sungai  yang ada di Kabupaten Cirebon," kata Imron, Selasa 19 Januari 2021.

Ada sebanyak 25 sungai di Kabupaten Cirebon, yang berada dalam tanggungjawab BBWS. Sehingga dirinya berharap, adanya pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan, untuk mencegah musibah banjir kembali terjadi. 

Imron juga menambahkan, selain penyebab tadi, banjir di Desa Suranenggala Kulon juga, diakibatkan adanya air rob dari laut. Hal tersebut membuat aliran sungai menjadi tertahan. 

"Apalagi, intensitas hujan yang sangat tinggi," kata Imron. 

Musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Suranenggala, merendam sekitar sembilan desa. Imron memperkirakan, ada sekitar 4000 rumah yang terendam. 


Imron meminta kepada masyarakat, untuk bisa menjaga sungai, terutama tidak membuat bangunan di sempadan sungai. Karena hal tersebut ujar Imron, membuat sungai menjadi sempit. 

" Karena sempit, akhirnya aliran sungai tidak lancar," kata Imron. (nur) 

Share:

Senin, 18 Januari 2021

Bupati Cirebon Donorkan 625 Cc Plasma Darah

Bupati Cirebon Drs H Imron M.AG


FOKUS CIREBON,  (FC)  - Bupati Cirebon Imron, melakukan donor plasma darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Imron mendonorkan sebanyak 625 Cc plasma darah.

Imron mengatakan, dirinya melakukan donor plasma darah, dikarenakan kebutuhan plasma darah yang cukup banyak. Apalagi, plasma darah ini, menjadi salah satu obat yang paling efektif dalam pengobatan covid 19.

"Keberhasilannya mencapai 100 persen," ujar Imron, Senin 18 Januari 2021.

Menurut Imron, donor plasma sama saja seperti melakukan donor darah. Sakitnya, hanya terasa saat jarum baru dimasukkan saja. Namun perbedaannya, terjadi pada proses pengolahan darahnya.

Jika pada donor darah, darah yang diambil langsung dimasukkan dalam kantung darah. Namun pada donor plasma, darah yang diambil, langsung dimasukkan dalam mesin dan darahnya dikembalikan langsung ketubuh pendonor.

"Yang diambil hanya plasmanya saja," ujar Imron.

Imron menghabiskan waktu sekitar 1,2 jam, untuk menyelesaikan donor plasma. Ia berhasil mengumpulkan sebanyak 625 Cc plasma darah, yang nantinya digunakan untuk penyembuhan pasien covid 19 dalam kategori berat.

Ia juga meyampaikan, bahwa jumlah plasma yang dihasilkan oleh masing-masing pendonor, berbeda. Tergantung dari kondisi kesehatan pendonor.

" Kata doketernya, ada yang hanya menghasilkan 300 cc, 400 cc dan lainnya. Tegantung kondisi pendonor. Alhamdulillah, saya bisa mendonorkan sebanyak 625 cc," kata Imron.

Ia berharap, plasma darah hasil donornya, bisa memberikan manfaat dan membantu pasien covid 19 yang sedang membutuhkannya.

Imron menjadi pendonor plasma darah, karena dirinya juga merupakan bagian dari penyintas covid 19. Imron dinyatakan positif covid 19 pada 2 Desember 2020. Ia melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, hingga akhirnya dinyatakan negatif.

Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Sri Heviayana menuturkan, bahwa Imron merupakan pedonoro plasma yang ke 89. Ia menyebutkan, bahwa kebutuhan plasma di Kabupaten Cirebon cukup tinggi. Bahkan stoknya selalu habis.

Heviyana juga mengatakan, bahwa plasma darah yang diproduksi oleh PMI Kabupaten Cirebon, bukan hanya digunakan untuk pasien yang ada di Kabupaten Cirebon saja. Tapi juga sejumlah daerah diluar Cirebon.

"Kalau ada yang butuh, kita berikan," ujar Heviyana.

Ia menyebutkan, jumlah pendonor yang datang jumlahnya tidak sedikit. Namun sebagain besar tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan sebagai pendonor plasma darah.

Heviyana mengatakan, dari empat orang calon pendonor, tiga diantaranya tidak memenuhi kriteria sebagai pendonor plasma darah. Oleh karena itu, ia juga mendorong penyintas covid 19, untuk bisa mendonorkan plasma darahnya.

"Bagi penyintas covid 19 yang sudah sembuh selama dua minggu, silakan melakukan donor plasma darah," kata Heviyana.  (din) 


Share:

Pelaksanaan PPKM di Kabupaten Cirebon Dinilai Berhasil

Bupati Cirebon Drs H Imron,M.Ag 


FOKUS CIREBON,  (FC)  -  Pemerintah Kabupaten Cirebon menilai pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diwilayahnya dinilai berhasil. Karena angka terkonfirmasi positif covid 19 pada pemberlakuan PPKM menurun.

Bupati Cirebon Drs H Imron,M.Ag mengatakan, bahwa selain menurunnya angka terkonfirmasi positif covid 19, ia juga mengklaim angka kesembuhan di Kabupaten Cirebon meningkat.

"Diberlakukannya PPKM ini, berdampak pada menurunnya angka positif dan meningkatnya kesembuhan. selain itu, sekarang juga kita sudah masuk zona orange," ujar Imron, Senin 18 Januari 2021.

Walaupun dianggap berhasil, pihaknya juga tetap melakukan evaluasi dari pelaksanaan PPKM yang sudah berjalan selama satu minggu ini.

Dalam pelaksanaan PPKM, masih ditemukan sejumlah tempat yang belum menerapkan protokol kesehatan yang benar. Sehingga akhirnya, diberikan sanksi oleh petugas.

Selain itu, ia juga mendapatkan informasi adanya dua jenazah warga Kedawung dan Klayan yang ditolak masyarakat. Ternyata, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi dari pihak rumah sakit dengan Pemkab Cirebon.

"Oleh karena itu, kami sudah minta ke Kesbangpol, untuk menitipkan nomor telpon yang bisa dihubungi oleh rumah sakit yang berada di Kota Cirebon. Sehingga nantinya bisa berkoordinasi," kata Imron.

Imron juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Karena menurut Imron, penyebaran virus covid 19, salah satunya terjadi karena adanya kontak fisik.

Pemerintah Kabupaten Cirebon sendiri, akan memberlakukan PPKM hingga minggu depan. Ia berharap, kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dan juga menerapkan aturan yang sudah dibuat, menjadi lebih meningkat. (indah) 

Share:

Jumat, 15 Januari 2021

Bupati Cirebon Monitoring Penerapan PPKM Disejumlah Lokasi


FOKUS CIREBON, (FC) - Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag melakukan monitoring, kesejumlah lokasi di Kabupaten Cirebon, terkait penerapan protokol kesehatan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) .

Menurut Imron, dirinya bersama anggota Forkopimda lainnya, mengunjungi tempat-tempat, yang menjadi Pusat kumpulnya masyarakat.

"Tadi kita kunjungi bank, pusat perbelanjaan dan tempat kuliner," ujar Imron, Jumat 15 Januari 2021.

Ia meminta kepada semua pihak, untuk bisa mengikuti aturan dalam pelaksanaan PPKM ini. Untuk di Kabupaten Cirebon, penerapan PPKM, dilaksanakan mulai 11 Januari sampai 25 Januari 2021.

Dalam kesempatan tersebut juga, Imron ikut mengatur kursi disebuah rumah makan. Imron mengatakan, pengunjung di rumah makan tersebut, maksimal berjumlah 25 persen dari kapasitas secara keseluruhan.

Dalam kesempatan tersebut, Imron juga menuturkan, bahwa jadwal vaksinasi di Kabupaten Cirebon masih belum dipastikan. Namun kemungkinan dalam waktu dekat ini.

Imron mengungkapkan, bahwa yang akan dilakukan vaksinasi pada tahap pertama, yaitu Tenaga Kesehatan (Nakes) dan satgas penanganan covid 19, yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

"Untuk yang pertama, tenaga kesehatan dulu. Baru nanti masyarakat," kata Imron.

Terkait apakah dirinya akan ikut mendapatkan vaksin, Imron juga masih belum bisa memastikannya. Karena menurut Imron, dirinya mendapatkan informasi, jika yang sudah pernah positif covid 19, pelaksanaan vaksinnya ditunda.

Namun jika memang diminta untuk dilakukan vaksinasi, Imron menyatakan siap untuk melakukan hal tersebut.

"Kalau ternyata memamg boleh (divaksin), saya akan siap divaksin," kata Imron. (indah) 
Share:

Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Adakan Refleksi Hari Ibu


FOKUS CIREBON, FC -  Hari ibu menjadi moment nasional yang diperingati di Indonesia, tak terkecuali Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, pada moment belum ini mengadakan refleksi peringatan Hari Ibu.

Acara tersebut berlangsung di Griya PMII Cabang Cirebon, dengan mengangkat tema “Perjuangan dan Cinta Kasih Ibu Sepanjang Masa,” Jumat (15/1/2021) lalu.

Ketua Pelaksana, Annisa menuturkan acara tersebut merupakan acara pertama kalinya yang digelar oleh KOPRI Komisariat IAIN SNJ Cirebon.

“Sebelumnya kami adakan open donasi untuk panti jompo, sebagai wujud kepedulian terhadap kaum Ibu,” ujarnya.

Adapun, Ketua KOPRI Komisariat IAIN SNJ, Wafirotul Fikriyah mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi kader KOPRI atas perjuangan dan pengorbanan perempuan baik di ranah publik maupun domestik.

“Meskipun tidak dilaksanakan pada tanggal 22 Desember, namun dirasa tidak mengurangi esensi peringatan hari ibu itu sendiri,” katanya.

Fikriyah mengimbau, agar para kader KOPRI atau PMII mampu meningkatkan rasa kemanusiaan dan dapat menjadi manusia yang memanusiakan manusia. (din)

Share:

Kamis, 14 Januari 2021

Wakil Walikota Cirebon Dukung Positif Setiap Kegiatan Lingkungan

 


FOKUS CIREBON, FC-  Komisariat GenBI IAIN Syekh Nurjati Cirebon memeringati Hari Pohon Sedunia dengan penanaman pohon di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Kamis (14/1/2021).

Wakil Wali Kota (Wawali) Cirebon, Hj Eti Herawati yang hadir dalam kesempatan itu menegaskan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan memberikan dukungan positif untuk setiap kegiatan yang mencintai lingkungan.

Rasanya tidak mungkin saya tidak mendukung gerakan ini.Terlebih yang dilakukan anak-anak muda hari ini merupakan gerakan yang berpihak dan melestarikan lingkungan serta ketahanan pangan,” ungkap Eti.

Eti juga sangat berbangga hati karena yang melakukan gerakan penanaman pohon ini merupakan generasi muda.

“Awalnya saya sempat bingung, GenBI itu apa. Terjawab sudah, generasi muda, binaan Bank Indonesia yang mendapatkan beasiswa,” ungkap Eti.

Pada kesempatan itu Eti juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang tidak hanya peduli terhadap UMKM dan perekonomian, namun juga sosial termasuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda di Kota Cirebon.

Eti juga berharap kegiatan ini terus dilakukan sehingga akan menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau di Kota Cirebon.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Bakti Artanta, menjelaskan kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari 1 juta pohon internasional yang jatuh pada 10 Januari 2021.

“Kegiatan ini dilakukan oleh GenBI komisariat IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” ungkap Bakti.

Selain penanaman pohon, juga dilakukan pembagian pohon untuk masyarakat. nantinya masing-masing rumah di RT 04 RW 06 Kelurahan Karyamulya akan mendapatkan pohon mangga serta tanaman cabai dan tomat sebagai tanaman ketahanan pangan. (Nur)

Share:

Selasa, 12 Januari 2021

Kegiatan Pembinaan 36 CPNS di Lingkungan IAIN Cirebon, Diakhiri dengan Penyerahan SK CPNS

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg saat menyerahkan SK CPNS kepada salah satu CPNS diakhir kegiatan pembinaan CPNS


FOKUS CIREBON, (FC) - Hari ini, kegiatan pembinaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 36 orang berakhir. Berakhirnya kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan 36 Surat Keputusan (SK) dari Rektor IAIN Cirebon kepada 36 CPNS, Selasa (12/1/2021).

Analis Kepegawaian Ahli Madia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Drs Mahmud didampingi Analis Kepegawaian Ahli Muda, Hj Yayah Siti Nurhidayah mengatakan, berakhirnya kegiatan pembinaan yang dilaksanakan kurang lebih selama 6 hari itu, diharapkan berdampak bagi kinerja CPNS ke depan.

Menurut Mahmud, pelaksanaan pembinaan dilaksanakan sejak 6 hingga 12 Januari 2021. Atau kurang lebih 6 hari dengan  pemateri yang berkompeten.

"Alhamdulillah, pada hari ini kegiatan pembinaan berakhir dengan baik dan dari 36 CPNS, yakni 30 dosen dan 6 tenaga admistrasi, seperti arsiparis dan pranata komputer, seluruhnya sudah menerima SK," ujarnya.

Demikian juga menurut Analis Muda, Yayah, bahwa pasca pembinaan diharapkan para CPNS seluruhnya bekerja penuh di IAIN Cirebon. Mereka dilarang merangkap bekerja ganda di luar.

"Ya, pasca pembinaan ini, mereka diharapkan bisa bekerja penuh di kampus ini. Selain itu, juga harus loyal serta berkinerja baik " terangnya.


Sementara itu, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Mohamad Arifin M.PdI menerangkan, bahwa dengan SK yang sudah diterima oleh ke 36 CPNS ini maka keberadaan tenaga-tenaga muda CPNS diharapkan bisa mendorong performa kampus untuk maju ke arah yang lebih baik.

"Melalui kinerjanya nanti, diharapkan mampu membuat perubahan yang lebih baik, serta loyal dan berdedikasi tinggi ," tandas Arifin. (din)

Share:

FUAD IAIN Cirebon Sosialisasikan Pelaporan PDDIKTI dan Bimbingan Teknis

 


FOKUS CIREBON, FC- Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyosialisasikan pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dan bimbingan teknis praktik cara melakukan pelaporan per semester, Selasa (12/1/2021).

Wakil Dekan (Wadek) I FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Arief Rachman MSi menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti staf jurusan yang ada di FUAD, namun juga staf dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islah (FSEI), dan pascasarjana kampus setempat.

Pada prinsipnya sosaslisai ini kepada staf, yaitu terkait data mahasiswa yang harus selalu diinput setiap semesternya agar data mahasiswa itu tercatat secara resmi sebagai mahasiswa Indonesia di Forlap Dikti,” jelas Arief.

Dengan melakukan pencatatan secara berkala, lanjut dia, pihaknya pun dapat memiliki pangkalan data yang valid, dari mulai jumlah mahasiswa hingga data-datanya. Sehingga, dengan data tersebut pihaknya dapat menyusun anggaran dan memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa.

“Karena, kalau tidak terdata maka mahasiswa tersebut tidak tercatat sebagai mahasiswa di Indonesia. Untuk itu, mahasiswa juga dituntut untuk memberikan data jika dibutuhkan, salah satunya untuk PIN atau Penomoran Ijazah Nasional. Sehingga, dari segi administrasi, mahasiswa pun dapat terlayani dan mempunyai status,” terang Arief. (din)

Share:

Senin, 11 Januari 2021

Polsek Talun Pimpin Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan 3M


FOKUS CIREBON (FC) - Upaya pencegahan dan penyebaran virus covid 19, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Muspika Kecamatan Talun yang dipimpin langsung Kapolsek Talun AKP Yuliana SAB MSi menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) di wilayah hukum Polsek Talun dan sekitar nya, Senin (11/1/2021).

Kegiatan yang digelar di Jalan Raya depan Kantor Kecamatan Talun pada pukul 13.30 WIB, menerjunkan petugas dan personil gabungan.


Sasaran operasi yustisi adalah masyarakat yang melakukan aktifitas di luar rumah, tanpa mengenakan masker. 

"Petugas memberhentikan para pengendara roda dua dan roda empat dengan memberi teguran secara humanis dan kemudian didata dan diberi arahan. Selanjutnya petugas memberikan atau membagikan masker kepada para pengendara sepeda motor dan pengemudi kendaraan lainnya," ujar Aiptu Dadang, Babinmas Desa Kecomberan.


Selain pembagian masker, petugas juga memberikan imbauan tentang protokol kesehatan yakni 3M, yaitu selalu pake masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun.

Hal ini, kata Dadang sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19. "Ini kami lakukan agar pandemi covid 19 tidak menyebar, maka selain mengenakan masker, masyarakat juga diimbau untuk selalu menjalankan Prokes yakni melalui kegiatan 3M," tandasnya. (Bambang)
Share:

Kamis, 07 Januari 2021

Perkuat Performa Kampus, 36 CPNS di Lingkungan IAIN Cirebon Mendapat Pembinaan

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg saat memberikan pembinaan kepada 36 CPNS di kampus setempat 

FOKUS CIREBON, (FC)- IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan pembinaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 seebanyak 36 orang. Kegiatan tersebut digelar di lantai 3 gedung rektorat IAIN selama 4 hari, Kamis (7/1/2021).


"Ya, di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon tengah dilaksanakan  pembinaan selama 4 hari. Namun tanggal kegiatan dilaksanakan tidak berurutan, lantaran harus menyesuaikan kesibukan pimpinan yang menjadi narasumber pada kegiatan ini," terang Analis Kepegawaian Ahli Muda IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Hj Yayah Siti Nurhidayah.

Dijelaskan, pelaksanaan pembinaan tersebut dilaksanakan mulai pada tanggal 6, 7, 11, dan 12 Januari 2021. Tidak berurutnya tanggal pelaksanaan tersebut karena sejumlah pimpinan menjadi narasumber dalam pembinaan tersebut.

Seperti rektor, wakil rektor, dekan, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), dan sejumlah unsur pimpinan lainnya yang ada di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Yayah juga menerangkan bahwa dari 36 CPNS itu, terdapat 30 dosen dan 6 tenaga admistrasi, seperti arsiparis dan pranata komputer. 

Selain itu, kata Yayah, pembinaan ini sangat penting untuk dilakukan agar para CPNS ini dapat mengenal pimpinan mereka sekaligus mengenal lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Dari CPNS ke PNS ini ada waktu sekitar 1 tahun. Untuk itu, semoga mereka dapat melakukan tugasnya dengan maksimal, karena status CPNS ini masih sangat rentan karena ada penilaian yang dapat menentukan mereka bisa menjadi seorang PNS atau tidak," paparnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg saat memberikan sambutan dalam pembukaan pembinaan tersebut mengungkapkan, dari 36 CPNS tersebut merupakan orang-orang pilihan. Karena dari sekian banyak pendaftar, mereka telah lolos dan dinyatakan sebagai CPNS.

"Selamat datang di IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk 36 CPNS yang berhasil lolos. Bekerjalah dengan baik, tunjukan loyalitas, dan teruslah berkreasi demi kemajuan lembaga," kata rektor.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Mohamad Arifin M.PdI menjelaskan, keberadaan tenaga-tenaga muda CPNS diharapkan bisa mendorong performa kampus untuk maju ke arah yang lebih baik.


"Dengan pemikiran dan kreativitas mereka, semoga performa kampus untuk maju bisa lebih baik dan lebih kuat lagi," tandasnya. (din)
Share:

Bupati Cirebon dan Wagub Jabar Temui Fadli yang Lahir Tanpa Anus

FOKUS CIREBON, (FC) - Disela kunjungan kerjanya di Kabupaten Cirebon, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, diajak Bupati Cirebon, untuk menengok Fadli Rahman (14).

Fadli merupakan warga Desa Setu Wetan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, yang memiliki kelainan, karena lahir tanpa anus.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub mengaku siap memberikan bantuan untuk Fadli. Namun menurutnya, pihaknya masih menunggu permintaan dari Pemkab Cirebon.

"Karena disini masih ditangani oleh Pemkab Cirebon, kami menunggu saja. Biar jangan tumpang tindih. Tapi kami siap membantu, yang dirasa diperlukan," kata Uu, Kamis 7 Januari 2020.

Uu juga secara pribadi, siap memfasilitasi Fadli, jika ingin meneruskan pendidikan ke pesantren miliknya di Tasikmalaya. Bahkan, ia memastikan tidak ada biaya yang akan dikeluarkan oleh keluarga Fadli.

"Kalau mau mesantren di tempat saya. Di Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya, gratis," kata Uu.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron mengatakan, ia mengucapkan terima kasih kepada Kang Uu, yang sudah berkenan untuk diajak blusukan dan mengunjungi salah satu warganya yang memerlukan bantuan medis. 


Imron juga menuturkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan melakukan pendampingan terhadap Fadli, sampai bisa dilakukan tindakan operasi.

" Kami juga meminta doa dari seluruh masyarakat, untuk kesembuhan Fadli," kata Imron. (Nur)

Share:

Wagub Jabar Apresiasi Pemkab Cirebon dalam Tangani Bencana di Slangit

FOKUS CIREBON, (FC) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dengan didampingi Bupati Cirebon, Imron, melakukan kunjungan ke Desa Slangit Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.

Desa ini beberapa hari yang lalu, diterjang angin puting beliung, yang mengakibatkan sekitar 315 rumah warga, mengalami kerusakan.

Saat mengunjungi Desa Slangit, Uu menilai Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah sangat tanggap terhadap penanganan bencana di Slangit ini.

Karena menurut Uu, saat ini sudah terlihat banyak perkembangan yang terjadi dilokasi bencana, seperti perbaikan rumah warga yang rusak.

"Saya ucapkan terima kasih ke Pak Bupati, yang sudah sigap. Saya kesini sudah ada progress, sudah ada perbaikan rumah yang rusak," kata Uu, Kamis 7 Januari 2020.

Uu mengaku diutus langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk melihat secara langsung kondisi terkini Desa Slangit. Uu juga mengetahui informasi terkait bencana ini, melalui sejumlah media massa.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub memberikam bantuan berupa Sembako dan uang tunai yang merupakan CSR dari Bank BJB, sebesar Rp 350juta.

"Kami memberikan bantuan ala kadarnya. Pasti kurang, karena yang mengalami kerusakan juga banyak," ujar Uu.

Selain itu, Uu juga berharap adanya gotong royong antar warga, untuk bisa membantu warga yang terkena musibah angin puting beliung ini.

Ia meminta kepada warga, untuk tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja. Namun, jika ada yang bisa dilakukan secara gotong royong antar warga, agar bisa segera dilakukan.

"Agar proses perbaikannya bisa cepat selesai," kata Uu.

Uu juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Jabar juga memiliki dana untuk penanganan bencana. Jika dana dalam penangana  bencana ini dirasa masih kurang, ia meminta kepada Pemkab Cirebon untuk segera mengajukan, sesuai dengan mekanisme yang sudah ditentukan. (Indah)

Share:

Rabu, 06 Januari 2021

Kabupaten Cirebon Akan Dapatkan 1,5 Juta Vaksin Covid 19

Bupati Cirebon, H Imron M.Ag


FOKUS CIREBIN, (FC( - Pemerintah Kabupaten Cirebon akan menerima vaksin covid 19 sebanyak 1,5 juta buah. Untuk tahap pertama, akan diterima sebanyak 8.009 vaksin, yang akan digunakan untuk memvaksin ribuan Tenaga Kesehatan (Nakes).

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, untuk tahap pertama, nakes memang yang paling didahulukan untuk mendapatkan vaksin. Karena para nakes memiliki resiko paling tinggi, terpapar virus covid 19.

"Ada sebanyak 8.009 vaksin, yang akan diberikan pada 8.009 nakes di Kabupaten Cirebon," kata Imron, Rabu 6 Januari 2020.

Untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri, diperkirakan akan dimulai pada Februari nanti. Saat ini, ujar Imron, vaksin tersebut belum tiba di Cirebon.

Selain vaksinasi untuk nakes, beberapa unsur lainnya yang nanti akan didahulukan mendapatkan vaksin, yaitu anggota polisi, TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Imron juga mengungkapkan, bahwa Kabupaten Cirebon akan mendapatkan sebanyak 1,5 juta vaksin. Pihaknya akan memprioritaskan warga yang berumur 18-59 tahun.

" Untuk masyarakat umum, ada sekitar 1,5juta vaksin. Diperkirakan akan diberikan pada bulan april," ujar Imron.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, bahwa yang mendapatkan vaksin, memang hanya warga yang berumur 18-59 tahun.

Namun menurut Eni, warga yang divaksin nanti, akan bisa melindungi anak-anak dan lansia dari penularan covid 19.

Pelaksanaan vaksin sendiri, akan dilaksanakan di 75 fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Cirebon. Termasuk diantaranya, yaitu seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Ada 75 vaksinator. Setiap Puskesmas ada satu vaksinator," kata Eni.

Eni memastikan, bahwa seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk melaksanakan vaksinasi, sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Seluruh fasilitas yang dibutuhkan juga sudah tersedia, termasuk tempat penyimpan vaksin.

Share:

Definition List

Unordered List

Support