Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 31 Juli 2022

Cirebon Expo 2022, Ajang Pulihkan Ekonomi Masyarakat


Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg 


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg menyambut baik diadakannya kegiatan Cirebon Expo 2022 yang digelar di Halaman Parkir Sport Center Watubelah, Kecamatan Sumber.

Dijelaskan Imron, selama ini ekonomi masyarakat terpuruk akibat pandemi. Oleh sebab itu, Imron melihat diperlukan langkah strategis guna menumbuhkan kembali kondisi perekonomian masyarakat.

"Saya berterima kasih kepada penyelenggara yang telah melaksanakan Cirebon Expo 2022 ini. Semoga kegiatan ini bisa memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat pasca pandemi," ujar Imron usai membuka kegiatan, Minggu (31/7/2022).

Imron juga mengajak kepada masyarakat untuk datang dan menghadiri Cirebon Expo 2022 ini. "Mari kita ramaikan Cirebon Expo ini, karena ada pameran UMKM Kabupaten Cirebon dan juga pasar rakyat," tutupnya ketika mengunjungi salah satu stand yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yakni stand BPR Kabupaten Cirebon (BKC). Bupati mengapresiasi partisipasi serta kesiapan para peserta yg mengikuti kegiatan ini.

Ketua Pelaksana Cirebon Expo 2022, Dedi Dahuri menyebut kegiatan ini mundur dari jadwal awal pada Maret 2022 lalu. Hal tersebut, kata dia, dikarenakan kondisi pandemi yang belum berakhir.

"Kita awalnya ingin melaksanakan kegiatan ini dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon. Tetapi, karena pandemi, akhirnya baru bisa terealisir sekarang yang dimulai dari tanggal 22 Juli hingga 6 Agustus 2022 mendatang," terang Dedi.

Ditambahkannya, masih banyak pelaku usaha maupun BUMN, serta BUMD yang tidak ikut serta dalam pameran. Dia mengatakan, ada ketidaksiapan dari peserta untuk mengikuti kegiatan kali ini.

"Kembali lagi, karena pandemi, banyak perusahaan yang kita undang tidak jadi ikut serta. Tetapi, kita sangat bersyukur masih ada pelaku UMKM dan juga perusahaan yang ambil bagian," ungkapnya.

Selain pameran UMKM, Dedi menegaskan adanya pasar rakyat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mendapatkan hiburan murah. "Pasar rakyat ini juga segmentasinya semua kalangan masyarakat. Banyak permainan dan wahana yang bisa dinikmati warga. Semoga kegiatan ini bisa terus kita laksanakan, agar UMKM berkembang dan tentunya masyarakat mendapatkan hiburan," ujarnya.

Sementara itu, nampak beberapa perusahaan ikut andil dalam pameran pada Cirebon Expo 2022 kali ini. Diantaranya Perumnas Cabang Cirebon, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, BPR Kabupaten Cirebon (BKC), BPR Cirebon Jabar (BCJ), Bank BJB Cabang Sumber, Galeri UMKM Disperdagin Kabupaten Cirebon dan perusahaan lainnya. (Nisa)

Share:

Sabtu, 30 Juli 2022

Hari Jadi Ke 653 Cirebon Banyak Capaian Yang Diraih Pasangan Azis dan Eti

CIREBON, FC - Peringatan Hari Jadi ke-653 ini bertepatan dengan tahun keempat pemerintahan Nashrudin Azis dan  Eti Herawati, sebuah perjalanan yang luar biasa.

Terlebih kita diuji pandemi global Covid-19 pada 2020-2021. Meski begitu, alhamdulillah kita mampu mengatasinya bersama dengan semua unsur. Bahkan kita mampu bergegas bangkit.

Misalnya terlihat pada keberhasilan mengendalikan inflasi pada posisi 1,81 persen, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,89 poin menjadi 75,25 poin (tertinggi se-Ciayumajakuninh dan ke-6 di Jawa Barat), dan capaian lainnya.

"Dalam peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon ini, kami mengusung tema “Cirebon Ngobeng Yuh”. Sebuah narasi pendukung untuk mengingatkan kita semua, bahwa kerja-kerja besar dalam pembangunan hanya dapat terwujud ketika kita melaksanakannya dengan semangat persatuan dan gotong royong," kata Azis.

Karena itu, Azis tidak bisa untuk menggelorakan semangat kerja komunal, semangat persatuan, semangat gotong royong untuk melakukan pembangunan dan pemulihan pascapandemi di Kota Cirebon.

"Selamat Hari Jadi Cirebon, kota tercinta, kota kita semua, kota penuh kedamaian, kota yang terus bergerak maju, kota yang berdaya saing dan kota yang menginginkan masyarakatnya sejahtera," tandas Walikota Cirebon. (Nisa)

Share:

Peringatan HAN, Bupati Minta Jaga Anak-anak Kita Sebagai Generasi Penerus Bangsa

KABUPATEN CIREBON - Kasus kekerasan terhadap anak yang belakangan kerap terjadi di beberapa wilayah, membuat Bupati Cirebon Drs. H. Imron MAg miris. Padahal, Imron menegaskan anak merupakan penentu kondisi bangsa dimasa depan.

Dijelaskan Imron, karakter anak sangat mudah dipengaruhi oleh lingkungan, baik itu keluarga sebagai lingkungan terkecil maupun dalam lingkungan masyarakat luas.

"Jika lingkungan keluarga dan sekitarnya baik, maka pasti anak akan tumbuh sebagai pribadi yang baik pula. Akan tetapi jika sebaliknya, maka karakter anak akan mudah terpengaruh khususnya yang negatif," ujar Imron usai membuka Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022, Jumat (29/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Dikatakan Imron, banyaknya pemberitaan terkait perundungan terhadap anak, membuat dirinya merasa prihatin. Pasalnya, sebuah tindakan perundungan dapat meninggalkan bekas mendalam kepada korbannya.

"Jika sang anak memiliki mental lemah, maka dia akan trauma dan cenderung lebih tertutup. Apabila sang anak mentalnya buruk, maka jika nanti dia sudah besar, bukan tidak mungkin melakukan hal yang sama terhadap anak yang umurnya dibawah dia. Itulah dampak buruk dari kasus kekerasan yang marak saat ini," terang Imron.

Oleh karena itu, Imron meminta kepada semua pihak untuk tidak lagi acuh terhadap perilaku menyimpang pada anak. Terlebih, jika ada kasus perundungan yang diketahui, maka harus segera mengambil tindakan untuk menghentikannya.

"Dengan tema Gerakan Memutus Mata Rantai Kejahatan Pada Anak, saya mengajak semua pihak termasuk LSM, ormas dan aktifis lainnya untuk lebih aktif dalam melakukan pendampingan maupun pencegahan. Semua ini merupakan tugas bersama untuk menciptakan anak-anak yang berkualitas, dengan membangun lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Pusat, Arist Merdeka Sirait dengan lantang menyebut hasil temuan pihaknya terhadap kasus kekerasan anak, banyak dilakukan oleh orang terdekat. Padahal, dia mengatakan, lingkungan keluarga seharusnya sebagai tempat paling aman bagi anak.

"Dari total kasus, kita temukan sebanyak 52 sampai 56persennya kekerasan terhadap anak ini dilakukan oleh orang terdekat. Baik itu orang tua kandung, orang tua sambung, kakak, kakek, bahkan guru yang seharusnya menjadi pencetak generasi unggul," paparnya.

Bukan hanya itu saja, Arist juga tak lupa mengingatkan banyaknya anak yang kehilangan orang tua saat pandemi Covid-19 lalu. "Maka dari itu, mari kita sama-sama menjaga anak-anak kita dengan memutus mata rantai kejahatan pada anak," tutupnya. (Indah)

Share:

Jumat, 29 Juli 2022

Bupati Apresiasi Pameran Benda Pusaka

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg mengapresiasi adanya pameran benda pusaka yang dilaksanakan oleh PC Lesbumi Kabupaten Cirebon. Hal itu disampaikan Imron usai membuka Pameran Benda Pusaka pada acara Pasar Seni Rakyat di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon, Jum'at (29/7/2022).

Dijelaskan Imron, selama ini banyak anak muda yang tidak mengerti dan bahkan tidak mengetahui keberadaan benda pusaka, khususnya pusaka asli Kabupaten Cirebon.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Lesbumi yang telah melaksanakan kegiatan ini. Pameran semacam ini digelar agar anak-anak kita mengerti dan paham budaya, serta pusaka milik kita," ujar Imron.

Di samping itu, Imron melihat perlunya pelestarian semua seni dan budaya asli Kabupaten Cirebon. Pasalnya, tidak jarang budaya asli yang dimiliki saat ini terancam punah, karena ketiadaan pihak yang melestarikan.

Dalam kesempatan ini juga, Imron berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan. Bahkan, dirinya mengaku siap bekerja sama dalam rangka menjaga semua aset termasuk budaya asli Kabupaten Cirebon.

"Harapan kami tentunya pelaksanaan kegiatan ini bisa berkelanjutan. Silakan, kami siap bekerja sama jika ada rencana kegiatan pelestarian budaya ini," tambahnya.

Sementara itu, Ketua PC Lesbumi Kabupaten Cirebon, Baequni menyebut kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kepedulian terhadap keberadaan seni budaya, khususnya benda pusaka. 

"Pusaka itu perlu dijaga. Beberapa pakem, motif dan bentuk keris contohnya, sudah banyak yang hilang, karena ketiadaan yang melestarikan. Saat ini juga hanya ada beberapa saja yang masih menekuni dan melestarikannya," ungkap Baequni.

Dirinya juga meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa ikut membantu kesejahteraan para pelaku budaya. Termasuk juga pembuat pusaka atau yang sering disebut Empu.

"Dengan sejahteranya para Empu tradisional, saya yakin pelestarian pakem dan juga jenis pusaka bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga tidak ada lagi pusaka yang hilang karena tidak dilestarikan," tutupnya. (Nisa)

Share:

Kamis, 28 Juli 2022

DPRD Kota Cirebon Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

 

CIREBON, FC – DPRD Kota Cirebon menggelar rapat paripurna persetujuan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) APBD Tahun Anggaran 2021, Kamis (28/7/2022), di Griya Sawala gedung DPRD.

Dalam rapat paripurna kali ini, DPRD telah menyetujui dan mengesahkan Raperda PP APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati menyampaikan, Raperda PP APBD Tahun Anggaran 2021 ini telah dibahas secara intensif oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kota Cirebon.

Selain itu, sambung Fitria, raperda tersebut juga sudah dilaporkan kepada pimpinan dan para ketua fraksi di DPRD, sehingga bisa dibawa ke tingkat rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan dari DPRD dan walikota Cirebon.

“Demikianlah urgensi rapat paripurna hari ini dan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari kita bersama,” kata Fitria saat memimpin jalannya rapat paripurna.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos / Dokumentasi Humas

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos, saat membacakan laporan Banggar DPRD dalam rapat paripurna.

Handarujati menjelaskan, laporan keuangan dalam PP APBD Tahun Anggaran 2021 ini telah diperiksa dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Setelah itu, hasil audit tersebut diserahkan kepada DPRD dan walikota Cirebon.

“Laporan keuangan dalam PP APBD Tahun Anggaran 2021 ini telah diaudit oleh BPK yang hasilnya diserahkan kepada DPRD dan walikota Cirebon,” ujar Handarujati.

Seluruh proses pembahasan yang dilakukan oleh Banggar DPRD Kota Cirebon, lanjutnya, sudah memenuhi ketentuan pasal 320 UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah juncto pasal 139 PP Nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Kami atas nama pimpinan Banggar DPRD mengucapkan terima kasih kepada anggota Banggar dan walikota Cirebon, serta TAPD yang telah menyusun dan membahas PP APBD 2021,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH, mengapresiasi kinerja dari sejumlah pihak yang terlibat dalam penyusunan dan pembahasan raperda tersebut.

Menurutnya, disetujuinya Raperda PP APBD Tahun Anggaran 2021 merupakan bentuk sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Daerah Kota Cirebon selaku eksekutif, dan DPRD sebagai lembaga legislatif.

“Ini merupakan kerja yang luar biasa yang sudah ditunjukan oleh DPRD Kota Cirebon dan TAPD,” katanya. (din)

Share:

Rabu, 27 Juli 2022

Wabup Ayu : Banyak Program Dinas Yang Tidak Diketahui Oleh Kuwu

KABUPATEN CIREBON - Ketua TKPKD Kabupaten Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE MSi mengatakan banyak program di dinas yang tidak diketahui oleh kuwu. Oleh karena itu, dirinya berharap kegiatan monev ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para kuwu.

"Melalui pertemuan ini, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para kuwu. Bisa dilihat apakah ada program yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di desa," ujar Ayu, sapaan akrabnya.

Wanita yang juga menjabat Wakil Bupati Cirebon ini menyebutkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan beberapa program untuk menekan angka kemiskinan. Termasuk juga dalam program pemberdayaan masyarakat, Ayu sebut sudah disiapkan pembangunan Balai Latihan Kerja di wilayah timur Kabupaten Cirebon.

"Sudah dianggarkan untuk pembangunan BLK di wilayah timur. Jadi, nanti tidak perlu ke Plumbon lagi untuk masyarakat wilayah timur," tambahnya.

Dijelaskannya, pembangunan BLK ini sangat penting jika melihat rencana peta wilayah Kabupaten Cirebon. Pasalnya, wilayah timur Kabupaten Cirebon akan dibuat sebagai kawasan industri yang tentunya membutuhkan banyak tenaga kerja.

"Kita ambil satu contoh, ada perusahaan yang membutuhkan 35ribu tenaga kerja. Dengan demikian, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk masuk kedalamnya sebagai tenaga kerja. Dengan bekerjanya warga, maka akan meningkatkan pendapatan yang tentu ikut mendongkrak daya beli masyarakat," terangnya.

Menurut Ayu, saat ini muncul anggapan bantuan dari pemerintah hanya menjadikan masyarakat lebih tidak produktif. Penerima bantuan, lanjut Ayu, hanya akan menunggu pencairan bantuan setiap bulannya tanpa ada usaha lain.

"Kementrian sosial juga sudah akan merubah pola pemberian bantuan. Seperti, penerima bantuan hanya pada tataran usia tidak produktif. Maka dari itu, kita juga harus sudah bersiap agar masyarakat bisa berubah menjadi lebih mandiri," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Tedi Tri Susilo menyatakan mental dan kejujuran masyarakat menjadi poin utama pengentasan kemiskinan. Dia melihat, selama tidak adanya kejujuran dari masyarakat, maka data kemiskinan tidak akan selesai.

"Jika masyarakat sudah mampu, maka janganlah berharap mendapatkan bantuan untuk warga miskin. Harus jujur jika terlanjur mendapatkan bantuan, maka segera lapor agar kedepannya ada perbaikan data," tegas Tedi.

Di samping itu, data warga miskin saat ini belum satu suara. Dengan demikian, diperlukan penyeragaman data agar program yang akan digulirkan guna pengentasan kemiskinan bisa tepat sasaran.

"Data DTKS itu saya sebut bukan sebagai data warga miskin, tetapi hanya data penerima bantuan saja. Makanya, petugas pendamping ini perlu melakukan verifikasi vaktual agar data yang disajikan sesuai dengan kondisi di lapangan," tukasnya.

Hal yang sama disampaikan Camat Mundu, H Anwar Sadat bahwa persoalan kemiskinan di wilayah Kecamatan Mundu belum bisa diatasi secara maksimal. Pasalnya, selama ini warga miskin hanya diberikan bantuan semata tanpa ada kegiatan pemberdayaan masyarakat, guna merubah status dari pra sejahtera menjadi sejahtera. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat Monitoring dan Evaluasi Tim Koordinator Penanganan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Cirebon, Rabu (27/7/2022) di Kantor Kecamatan Mundu.

Dikatakan Anwar, bantuan yang digelontorkan pemerintah terhadap warga pra sejahtera sudah sangat banyak. Hanya saja, Anwar mengeluhkan tidak adanya program lain yang dapat menjadikan warga lebih mandiri.

"Di Kecamatan Mundu belum ada kegiatan penanganan kemiskinan yang bersifat pemberdayaan. Padahal, kegiatan semacam itu merupakan salah satu langkah bagaimana cara mengangkat masyarakat agar bisa mandiri," ujar Anwar. (Nisa)

Share:

Selasa, 26 Juli 2022

Peduli Sosial, IKMI Luncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Cikawung

IKMI SE wilayah Cirebon Gelar Kegiatan Peduli Sosial


CIREBON, FC - Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) Se-wilayah Cirebon mengadakan kegiatan pembukaan IKMI Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli – 01 Agustus 2022 di balai Desa Cikawung, Indramayu dengan mengusung tema Optimalisasi Kepedulian Sosial dan Ilmu Sosial yang Tinggi kepada Sesama Pasca Pandemi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dadang selaku staf pemerintah desa, tepatnya pada pukul 09.30 WIB. 

Adapun susunan acara pada kegiatan opening ceremony IKMI Sosial tersebut ialah penyampaian sambutan oleh ketua umum serta sambutan pembukaan oleh staf pemerintahan desa setempat. Serta ada penampilan tari seni topeng oleh Adinda Raisha Liona. 

Selain dihadiri oleh pengurus IKMI kegiatan opening Ceremony IKMI sosial ini di hadiri oleh beberapa pemuka agama, dan hadir pula lima Kepala Dusun yaitu dusun Cikamurang, Cikawung 1, Cikawung 2, Sukasari, dan Dusun Lajem.   

Dadang berharap kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran mahasiswa sebagai pengontrol sosial di masyarakatnya. Sehingga keberadaan IKMI Cirebon diaku keberadaannya didalam masyarakat khususnya masyarakat Indramayu.

“Saya acungi jempol karena cukup bagus dan acaranya tertata rapih ada penampilan seni tari sebab itu sebagai upaya pelestarian budaya. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IKMI teruslah berjuang sebagai mahasiswa, sebagai kontrol sosial di masyarakat-masyarakat dimanapun mereka berada sehingga keberadaannya IKMI Cirebon diakui oleh masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat," katanya. 

Selanjutnya, kata Dadang, silahkan kepada para mahasiswa terus bergerak, berkarya dan erbakti. "Sehingga ada pengakuan dari masyarakat hasil kegiatan ini dan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Cikawung," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, kepala desa pun menitipkan pesan dan harapan terhadap mahasiswa mahasiswi IKMI Cirebon.

"Harapan IKMI Sosial ke depan, pertama kalian harus kompak bersama IKMI. Kedepan siapkan kader-kader pemimpin di daerahnya masing-masing dan kalian harus jadi pemimpin bagi diri sendiri. Mudah-mudahan dari kader-kader IKMI ini bisa mencetak calon calon pemimpin. Karena pada dasarnya kelembagaan organisasi mahasiswa ini menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dan semoga kalian sukses dan berhasil di masa depan. Dan ambil alih dan ambil kesempatan dari sini," ujar. 

Ketua Umum IKMI se Wilayah Cirebon, Helmi Fakhrudin, berharap kegiatan ini kali bisa menjadikan kita mengetahui situasi dan kondisi masyarakat masyarakat kita agar nanti ketika kita turun terhadap masyarakat tidak kaget melihat situasi kondisi yang ada disini. 

“Saya berharap kegiatan kali kita sebagai kader daerah Indramayu khususnya bisa mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi agar nanti kelak kita ketika turun dimasyarakat bisa membaur terhadap masyarakat sekitar dan tidak kaget melihat perubahan perubahan yang terjadi dimasyarakat kita," ujarnya. (din)

Share:

Tingkatkan Kinerja Dosen, Jurusan KPI Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar Untuk Persiapan Akreditasi

Persiapan Akreditasi, Jurusan KPI adakan rapat evaluasi Kegiatan Belakang Mengajar Semester Genap. 


FOKUS CIREBON, FC - Menjelang persiapan akreditasi, Jurusan KPI, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan rapat awal tahun akademik 2022/2023, Selasa (26/7/2022), di Santana Resto, Cigugur, Kuningan.

Hadir pada rapat tersebut, Dekan Fakuktas DKI, Dr. Hajam, M.Ag, Wadek 1, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Wadek 2, Dr. Arief Rachman, M.Si, Kajur KPI, H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, dan seluruh dosen KPI.

Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), H.Aan Mohamad Burhanudin, MA menjelaskan, kegiatan  ini sebagai bentuk evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap.

"Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dosen KPI dalam melaksanakan semester ganjil pada tahun pelajaran baru 2022/2023," terang Aan.

Selain itu, kata Aan, juga untuk mengembangkan kurikulum jurusan yang relevan dengan core jurusan,  meningkatkan mutu dosen, serta memetakan bakat dan potensi mahasiswa, juga meningkatkan IKU Prodi.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Jurusan KPI, H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, berlangsung hanya satu hari, di mulai dari pukul 09.00 WIB, hingga sore hari. (din)

Share:

Bupati Ajak Warga Tinggikan Toleransi

 

KABUPATEN CIREBON - Kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba dan juga intoleransi di masyarakat menjadi catatan khusus Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag untuk terus diminimalisir. Bukan hanya kepada masyarakat luas, bupati juga terus mengingatkan kepada pegawai di internal Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk ikut membantu dalam menjaga kondusifitas di masyarakat.

Dijelaskan Imron, keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim, Imron mengajak semua untuk meyakini perbedaan yang merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT.

"Yang telah menciptakan mahluk-Nya antara yang satu dengan yang lain pasti ada perbedaan, baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan yang kesemuanya itu untuk membuat kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut," ujar Imron saat kegiatan Dialog Ulama Umara Kabupaten Cirebon, Senin malam (25/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Dikatakan Imron, adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di Indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan program kerja di bidang ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama. Yaitu dengan melaksanakan dialog/pembinaan dan pengembangan ketahanan ekonomi, sosial dan budaya. Dimana yang menjadi perhatian kita semua antara lain adalah maraknya kejahatan di jalan dan peredaran narkoba di kalangan masyarakat dan hadirnya paham-paham aliran kepercayaan. Hal tersebut, tentu sangat berpengaruh terhadap stabilitas di bidang ekonomi, sosial serta budaya dan agama," tambahnya.

Untuk mengantisipasi merebaknya penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon, Imron sebut seluruh pemangku kepentingan yang ada dituntut untuk memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi, serta mewaspadai setiap ada hal-hal yang tidak biasa. Oleh karena itu, seluruh masyarakat anggota masyarakat di Kabupaten Cirebon diharapkan untuk mampu menjalin komunikasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Cirebon. 

"Dengan langkah tersebut, maka kita semakin mempersempit ruang gerak dan kesempatan munculnya tindakan intoleran dan tumbuh kembangnya sikap-sikap yang menciderai rasa persatuan dan kesatuan. Banyak organisasi kemasyarakatan, serta pondok pesantren yang berbasis agama di Kabupaten Cirebon yang bisa menjadi wadah generasi muda pada kegiatan sosial adalah merupakan media yang strategis untuk dikembangkan," tuturnya. 

Diakhir, Imron juga berharap organisasi kemasyarakatan dan pondok pesantren untuk mampu menyusun program kegiatan yang inovatif, kreatif dan atraktif, sehingga para pemuda tertarik bergabung dalam lembaga ini. Ulama sendiri, lanjut Imron, memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan, juga dapat memberikan pembinaan mengenai ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama terhadap masyarakat. 

"Demikian juga peran ulama dalam menyiarkan paham keagamaan, dapat dengan melalui klasifikasi kelompok sasaran, yaitu dengan melalui jalur pendidikan formal dan non formal dengan sasaran utamanya adalah generasi muda melalui majelis-majelis thariqah yang sasaran utamanya adalah kelompok orang dewasa, melalui khutbah, ceramah, dan dakwah secara umum kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan usia. Melalui jalur politik dengan sasaran para elit politik, birokrat dan para pelaku usaha. Melalui jalur lintas agama yang sasarannya adalah saudara sebangsa setanah air yang non muslim, strategi yang demikian sangat efektif dalan menyiarkan paham keagamaan," tutupnya. (Nisa)

Share:

Selain Fisik dan Sosial, Stunting Menjadi Salah Satu Fokus TMMD

KABUPATEN CIREBON -, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan TMMD Tahun 2022 di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Acara tersebut dibuka langsung oleh Komandan Korem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca Andalasawan dan dihadiri oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg.

Ada yang menarik dari pelaksanaan TMMD kali ini. Masuknya pengentasan stunting menjadi salah satu program yang akan dijalankan pada TMMD, selain pembangunan fisik maupun sosial lainnya.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca Andalasawan membenarkan bahwa program stunting akan dijalankan pada TMMD. Menurutnya, masuknya pengentasan stunting sebagai program, tidak terlepas dari posisi Kepala Staff Angkatan Darat, Jendral TNI Dudung Abdurrachman yang didaulat sebagai Bapak Asuh Angkat Stunting Nasional.

"TNI itu kan memiliki tugas, yaitu saat Operasi Perang dan Selain Perang. Ada 14 tugas kami selain perang, yaitu membantu pemerintah daerah untuk percepatan target pembangunan nasional yang diantaranya pengentasan stunting ini," terang Dany usai pembukaan, Selasa (26/7/2022).

Dikatakan Dany Rakca, stunting ini merupakan permasalahan nasional yang tidak bisa diatasi oleh pemerintah daerah saja. Oleh karena itu, dirinya juga menegaskan TNI akan siap membantu dalam Program Pengentasan Stunting.

"Pak Bupati dan Wakil nanti akan merumuskan bagaimana penanganan terpadunya dalam waktu dekat. Kami dengan jajaran juga sudah berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam program stunting ini. Tak lupa, masyarakat juga akan kami ajak, karena penanganan stunting ini harus bersama," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Korem 063/SGJ dan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang telah melaksanakan TMMD di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug. Bupati mengatakan, banyak manfaat dari kegiatan TMMD yang bisa diperoleh masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, karena dalam TMMD ini banyak kegiatan yang baik, seperti pembangunan fisik, sosial dan juga rutilahu. Masyarakat juga nantinya pasti akan mengikuti program yang dijalankan dan tentu akan membawa dampak positif kedepannya," tutur Imron.

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE MSi menambahkan, TMMD sebagai bukti kemanunggalan TNI kepada masyarakat. Untuk program penanganan stunting sendiri, Wabup menyebut perlu peran serta semua pihak.

"Ini dibuktikan dengan sinergitas antara TNI/Polri dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon. Semoga, langkah ini juga dapat mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, yaitu Kabupaten Cirebon Bersama," singkatnya. (Hafidz)

Share:

Mahasiswa IKMI IAIN Cirebon Berdayakan Masyarakat Desa Cikawung

CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) Se-Wilayah Cirebon mengadakan kegiatan IKMI Sosial, di Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.


Kegiatan ini dilaksanakan selama satu Minggu, dimulai sejak tanggal 26 Juli hingga 01 Agustus 2022, bertempat di  Desa Cikawung, Indramayu dengan mengusung tema Optimalisasi Kepedulian Sosial dan Ilmu Sosial yang Tinggi kepada Sesama Pasca Pandemi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dadang selaku staf pemerintah desa, tepatnya pada pukul 09.30 WIB. 

Adapun susunan acara pada kegiatan opening ceremony IKMI Sosial tersebut ialah penyampaian sambutan oleh ketua umum serta sambutan pembukaan oleh staf pemerintahan desa setempat. Serta ada penampilan tari seni topeng oleh Adinda Raisha Liona. 

Selain dihadiri oleh pengurus IKMI kegiatan opening Ceremony IKMI sosial ini di hadiri oleh beberapa pemuka agama, dan hadir pula lima Kepala Dusun yaitu dusun Cikamurang, Cikawung 1, Cikawung 2, Sukasari, dan Dusun Lajem.   

Dadang berharap kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran mahasiswa sebagai pengontrol sosial di masyarakatnya. Sehingga keberadaan IKMI Cirebon diaku keberadaannya didalam masyarakat khususnya masyarakat Indramayu.

“Saya acungi jempol karena cukup bagus dan acaranya tertata rapih ada penampilan seni tari sebab itu sebagai upaya pelestarian budaya. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IKMI teruslah berjuang sebagai mahasiswa, sebagai kontrol sosial di masyarakat-masyarakat dimanapun mereka berada sehingga keberadaannya IKMI Cirebon diakui oleh masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat," katanya. 

Selanjutnya, kata Dadang, silahkan kepada para mahasiswa terus bergerak, berkarya dan erbakti. "Sehingga ada pengakuan dari masyarakat hasil kegiatan ini dan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Cikawung," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, kepala desa pun menitipkan pesan dan harapan terhadap mahasiswa mahasiswi IKMI Cirebon.

"Harapan IKMI Sosial ke depan, pertama kalian harus kompak bersama IKMI. Kedepan siapkan kader-kader pemimpin di daerahnya masing-masing dan kalian harus jadi pemimpin bagi diri sendiri. Mudah-mudahan dari kader-kader IKMI ini bisa mencetak calon calon pemimpin. Karena pada dasarnya kelembagaan organisasi mahasiswa ini menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dan semoga kalian sukses dan berhasil di masa depan. Dan ambil alih dan ambil kesempatan dari sini," ujar. 

Ketua Umum IKMI se Wilayah Cirebon, Helmi Fakhrudin, berharap kegiatan ini kali bisa menjadikan kita mengetahui situasi dan kondisi masyarakat masyarakat kita agar nanti ketika kita turun terhadap masyarakat tidak kaget melihat situasi kondisi yang ada disini. 

“Saya berharap kegiatan kali kita sebagai kader daerah Indramayu khususnya bisa mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi agar nanti kelak kita ketika turun dimasyarakat bisa membaur terhadap masyarakat sekitar dan tidak kaget melihat perubahan perubahan yang terjadi dimasyarakat kita," ujarnya. (din)
Share:

Senin, 25 Juli 2022

Humas Itu Etalase Lembaga, Maka Seluruh Satker Harus Bersinergi Dengan Kehumasan IAIN Cirebon

 

H.M.Arifin M.PdI, Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Litbang dan Diklat Kemenag RI.


CIREBON, FC - Bagian Kehumasan dari 30 Satker di lingkungan Kementerian Agama, mengikuti kegiatan Pelatihan Teknis Kehumasan dengan metode Pelatihan Jarak Jauh (PJJ). 

kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Litbang dan Diklat) Kementerian Agama RI, mulai dari tanggal 18 Juli hingga 29 Juli 2022.

Bagian kehumasan dari 30 Satker tersebut, dimulai dari Satker Kanwil Kemenag, Satker PTKIN dan Satker PTKN, termasuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili Pranata Humas Ahli Muda atau Kasubbag Humas dan Publikasi, H M Arifin MPdI.

Saat dihubungi di tempat kerjanya, H.M. Arifin MPdI mengatakan, keikutsertaannya dalam Pelatihan Teknis Kehumasan dengan metode Pelatihan Jarak Jauh merupakan momentum meningkatkan kapasitas kehumasan. 

Dengan kapasitas yang baik, diharapkan pejabat Bagian Humas dapat menjalankan perannya sebagai etalase Satker. Karena itu, Arifin ingin, Bagian Humas selalu dilibatkan dalam penyelenggaraan kegiatan Satker. Baik yang bersifat terbuka publik maupun internal Satker. 

"Harapan saya sederhana. Agar Bagian Humas ini diberi porsi tugas sebagaimana mestinya. Karena Humas itu etalase dari sebuah lembaga. Maka semua yang ada di dalam Satker tersebut harus bersinergi dengan Humas," pungkas Arifin.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi, Syafi'i mengatakan, pelatihan tersebut digelar dalam rangka untuk mengembangkan profesionalisme SDM dan meningkatkan kompetensi dalam menerapkan manajemen public relations di bidang kehumasan. 

Menurut Syafi'i, pelatihan Jarak Jauh merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi melalui pelatihan non klasikal sebagaimana dimaksud pada Pasal 24 Ayat (3) Peraturan Menteri Agama No. 19 Tahun 2020.

"Sasaran Peserta PJJ Pelatihan Kehumasan adalah Aparatur Sipil Negara atau jabatan fungsional Pranata Humas yang belum pernah mengikuti pelatihan sejenis," jelas dia. (din)
Share:

Kamis, 21 Juli 2022

Lestarikan Batik Cerbonan dengan Lomba Fashion Show

KABUPATEN CIREBON -, Upaya promosi dan juga pelestarian kesenian, serta kebudayaan di Kabupaten Cirebon terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan diadakannya kegiatan Lomba Fashion Show Batik Cerbonan antar PKK Kecamatan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) SKPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis (21/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag menyambut baik pelaksanaan Lomba Fashion Show Batik Cerbonan kali ini. Dikatakan Imron, pelaksanaan lomba ini sekaligus sebagai ajang melestarikan batik khas Cirebon, yakni motif mega mendung.

 "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Lomba Fashion Show Batik Cerbonan, yang mana batik Cirebon adalah batik dengan motif yang unik dan khas yang tergolong dalam kelompok batik pesisiran. Akan tetapi, ada juga beberapa motif batik Cirebon yang tergolong kelompok batik keraton," ujar Imron saat membuka kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Imron meyakini akan menumbuhkembangkan rasa kesatuan dan persatuan, serta mengembangkan kompetensi ibu-ibu dalam bidang fashion Batik Cerbonan dan melestarikan kebanggaan daerah, yang memiliki ciri berbeda dengan daerah lain. Salah satunya adalah ikon batik Cirebon, yaitu motif batik mega mendung. 

"Motif batik mega mendung mempunyai kekhasan yang identik, sehingga berbeda dengan daerah lain. Kekhasan motif batik mega mendung terletak pada motifnya berupa gambar menyerupai awan dengan warna tegas, serta nilai filosofi yang terkandung di dalamnya yang berkaitan erat dengan sejarah lahirnya batik Cirebon secara keseluruhan," tambahnya.

Di samping itu, kegiatan lomba ini dijelaskan Imron, dapat mendukung pemulihan keuangan dan perekonomian kerakyatan setelah beberapa tahun kita menghadapi pandemi Covid-19. Sebagaimana tema HUT ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022 ini, yaitu "Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat”. 

"Dari tema ini, besar harapan agar Indonesia dapat cepat pulih dari dampak Covid-19 dan menjadi lebih kuat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, serta bernilai bagi kita semua," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba, Syarifah menjelaskan kegiatan lomba fashion dilaksanakan dalam rangka menanamkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia, untuk melestarikan ciri khas dan kebanggaan daerah. Selain itu, Syarifah sebut ada beberapa kegiatan lomba yang dilaksanakan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan.

"Maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk menjalin kebersamaan, pemulihan ekonomi nasional, membantu UMKM perajin batik Cirebon. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang penanggungjawabnya PKK dan DWP Kabupaten Cirebon," ujar Syarifah.

Selain Lomba Fashion Show, dirinya menyebut ada Lomba Senam Bersama Rakyat, serta Lomba Rakyat Ceria dan Lomba Tumpeng SKPD.

"Lomba Fashion Show Batik Cirebonan diikuti 40 PKK Kecamatan dan 34 DWP perangkat daerah. Senam Bersama Rakyat dan lomba Rakyat Ceria dilaksanakan dengan jumlah peserta 400 orang yang akan dilaksanakan pada Rabu (10/8/2022) mendatang. Lomba tumpeng SKPD yang akan dilaksanakan tanggal 15 Agustus diikuti oleh 34 SKPD," ungkapnya. (din)

Share:

Rabu, 20 Juli 2022

Eti Herawati : Pentingnya Imunisasi Bagi Anak Agar Terlindungi dari Berbagai Penyakit Berbahaya

CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati membuka kegiatan sosialisasi dan advokasi lintas sektor Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Rabu (20/7). 

BIAN sendiri adalah upaya Kementerian Kesehatan dalam menutup kesenjangan imunitas kesehatan di masyarakat. 

Selama pencanangan BIAN, diharapkan orang tua segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi rutin.

"Dengan pemberian imunisasi, melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya sehingga anak lebih sehat dan produktif," tandas Wakil Walikota Cirebon. (Indah)


Share:

Selasa, 19 Juli 2022

Bawa Misi Keagamaan, Mahasiswa KKN GM IAIN Cirebon Semarakan Kegiatan Tiga Masjid Kesepuhan

CIREBON, FC - Warga dan apartur pemerintah setempat menyambut gembira atas kedatangan tamu istimewa yang membawa misi keagamaan. Mereka adalah para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tengah melaksanakan kegiatan KKN Gemar Mengaji (GM) di Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Selama 40 hari ke depan 15 mahasiswa akan menemani warga dalam mensemarakan kegiatan keagamaan di tiga masjid, khususnya di RW 3, RW 4 dan RW 8.

Mahasiswa KKN GM ini, merupakan Kuliah Kerja Nyata sebagai salah satu mata kuliah semester akhir. Dan kegiatan KKN di Keluraham Kesepuhan ini dibuka resmi oleh Lurah Deny Rochman, S.Sos., M.PdI di Aula kantor setempat, Selasa (19/7). 

Hadir dalam acara tersebut dosen pendamping, jajaran kelurahan unsur DKM, RW, lebe, karang taruna dan lainnya. Selain itu tentu saja mahasiswa peserta KKN dari berbagai jurusan di kampus jalan Perjuangan tersebut.

Mahasiswa KKN berjas hijau ini bukan sembarang KKK. Seperti dilakukan mahasiswa dari kampus lain. KKN mereka lebih fokus pada Gemar Mengaji (GM). Selama di tiga RW tersebut aktifitas keagamaan dipusatkan di tiga masjid : Masjid Pesayidan (RW4), Masjid Baitul Mu'min (RW3) dan Masjid Al Amanah (RW8).

Tidak hanya urusan ngaji mengaji BTQ.  Tetapi mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Barat ini juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan di kampung tersebut.

Lurah Kesepuhan Deny Rochman mengapresiasi kegiatan KKN GM tersebut. Menurutnya, tugas akhir mahasiswa tersebut selain bentuk implementasi keilmuan mereka. Juga mahasiswa KKN GM membawa misi kenabian di tengah masyarakat.

Lalu Deny juga menjelaskan, apa saja misi kenabian itu?, tugas nabi diutus kepada umat manusia adalah pertama untuk menyampaikan risalah dari Allah SWT. Kedua mengajak kepada tauhid, yaitu mengajak umatnya untuk meng-esa-kan Allah SWT, dan menjauhi perilaku musyrik (menyekutukan Allah). Lalu ketiga memberi kabar gembira kepada orang mukmin dan memberi peringatan kepada orang kafir, dan keempat menunjukkan jalan yang lurus.

Kemudian, Surat Al Imron yang dibacakan mahasiswa saat pembukaan, tambah Deny, itu menegaskan perlunya orang-orang yang menyerukan kebaikan, amar ma'ruf nahi munkar. Mengajak kembali masyarakat ke jalan yang benar. Setelah kebenaran itu telah datang sebelumnya. (din)

Share:

Minggu, 17 Juli 2022

Kota Cirebon Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Nasional Wijaya Open 2022


FOKUS CIREBON, Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati bangga dengan para atlit renang Cirebon. Apalagi Kita Cirebon menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Kejuaraan Nasional Renang Wset Java Swimming Championship Series 1 dan Wijaya Open 2022.

"Alhamdulillaah, kami bangga Kota Cirebon menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Kejuaraan Nasional Renang West Java Swimming Championship Series I dan Wijaya Open 2022 yang berlangsung di kolam renang Catherine Surya, Komplek Stadion Madya Bima,"terang Wakil Walikota Cirebon, Hk Eti Herawati pada perhelatan Wijaya Open 2022.

Eti juga berharap, semoga dari kejuaraan seperti ini akan muncul banyak talenta muda atlet potensial.  

"Sehingga terlahir atlet renang muda seperti Catherine Surya. Terus berlatih dan raih prestasi maksimal," ujar Eti Herawati. (Indah)

Share:

Cegah Banjir dan Kerusakan Lingkungan, Warga Diminta Jaga Kebersihan

 

Pasca diguyur hujan dan cegah banjir susulan, Kadus Bumi Arumsari bersama warga bersih-bersih lingkungan.


FOKUS CIREBON, FC - Banjir akibat diguyur hujan seharian, membuat perangkat Desa Cirebon Girang yakni Kadus Bumi Arumsari, Jaja bersama RW dan warga, langsung terjun ke bawah melakukan bersih-bersih sampah yang menyumbat aliran air.

Kadus Bumi Arumsari, Jaja mengimbau agar seluruh warga dapat menjaga kebersihan lingkungan, terutama tertib dalam membuang sampah.

Jaja juga meminta kepada pemilik bangunan rumah dan toko, agar ikut serta menjaga lingkungan, dengan tidak membangun bangunan yang dapat merusak lingkungan terutama saluran air (drainase-red).

"Pemilik bangunan rumah atau toko harus benar-benar memperhatikan lingkungan, juga memperhatikan saat membangun rumah atau toko agar tidak merusak lingkungan, terutama saluran air," tegasnya.

Karena jika dibiarkan, saluran air bisa terganggu dan penyumbatan sampah akan terjadi di sana sini, dan ini bisa menimbulkan banjir.

Untuk itu, mereka juga harus peduli terhadap lingkungannya, jangan cuek dan bisa bersama warga lain saling menjaga dan merawat agar saat hujan saluran air tetap lancar dan tidak menimbulkan banjir.

Demikian juga dinyatakan tokoh masyarakat Talun, Bambang HS, bahwa kebersihan lingkungan harus diprioritaskan, mengingat iklim atau cuaca saat ini sedang tidak menentu. 

"Kemarin saja, kita diguyur hujan semalaman, bahkan seharian dan intensitas air hujan cukup tinggi. Jika saluran kota baik, tentu tidak akan menimbulkan banjir, tapi jika buruk bisa dipastikan banjir tak terbendung," ungkap Bambang yang juga berharap seluruh warga bisa saling menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. (din)



Share:

Jumat, 15 Juli 2022

UPTD PSDKPWU Laksanakan Kegiatan Pengawasan Pelaku Usaha Perikanan Tangkap

JABAR, FC - UPTD PSDKPWU melaksanakan kegiatan Pengawasan pelaku usaha perikanan tangkap dan pengawasan pemanfaatan ruang laut di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. (13/7/22) 

Kegiatan ini merupakan tugas dan fungsi UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara berkoordinasi dengan Pokmaswas setempat. 

Selama kegiatan berjalan tim pengawas memeriksa kesesuaian dokumen-dokumen perizinan berusaha secara administrasi dan teknis untuk menilai tingkat kepatuhan para pelaku usaha diantaranya: 

Kegiatan pertama tim pengawas melakukan pengumpulan bahan dan keterangan serta pemeriksaan yang berkenaan dengan kesesuaian dokumen perizinan. 

Dengan demikian dilakukan sosialisasi terkait perizinan berusaha untuk memberikan kepastian dan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperoleh kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang sesuai dengan UU Nomor 11 taun 2020 tentang Cipta Kerja Pasal 16.

Kegiatan kedua tim pengawas melakukan pengawasan pelaku usaha perikanan tangkap di laut terkait kesesuaian dokumen perizinan, alat tangkap beserta hasil, dan pemeriksaan kapal sebagai sarana pengangkut hasil tangkapan. 

Berdasarkan hasil kegiatan terdapat nelayan yang belum melengkapi persyaratan yang diharuskan namun telah menggunakan alat tangkap ramah lingkungan seperti bubuh dan jaring kejer (trammel net). 

Dengan demikian tim pengawas melakukan pembinaan dan teguran secara langsung agar para pengusaha atau pengelola dapat melengkapi perizinan dan mematuhi aturan sesuai perundang-undangan. (Sugeng)


Share:

IAIN Cirebon Utus Dua Peserta KKN Moderasi Beragama Ke Papua

Dua mahasiswa IAIN Cirebon menjadi delegasi pada kegiatan KKN KNMB di Papua.


FOKUS CIREBON, FC - Plh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri M.Ag secara resmi melepas dua delegasi mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama (KNMB) yang diselenggarakan di Papua, Jum'at (15/7/2022).

KKN KNMB sendiri berlangsung selama 40 hari, mulai 17 Juli hingga 26 Agustus 2022. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

"Kegiatan KKN ini merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama untuk mendiseminasi kesadaran saling menghargai atas fakta-fakta perbedaan di masyarakat. Sehingga, mahasiswa diberangkatkan untuk mengikuti KKN KNMB di Papua," ujar Kepala LP2M IAIN Cirebon, Dr H Ahmad Yani, M.Ag

Yani menjelaskan, bahwa kepastian keikutsertaan ini tertuang dalam surat edaran Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nomor B-1693.1/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/07/2022 tanggal 05 Juli 2022 tentang Pengumuman Hasil Seleksi Peserta KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama tahun 2022. 

Dua delegasi tersebut adalah Mahasiswa semester enam, Estriana Arifah Mahfud Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Reyazul Jinan Heykal Mahasiswa Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir (IAT). Penentuan dua delegasi ini sudah melalui seleksi ditingkat lembaga.

Pelaksana harian (Plh) Rektor, Saefudin Zuhri, dalam sambutan pelepasan berpesan agar delagasi IAIN Cirebon untuk selalu menjaga nama baik almamater dan diharapkan keduanya mempunyai pengalaman yang berharga, khususnya tentang moderasi beragama dan kehidupan di Papua.

Pengalaman tersebut diharapkan juga dapat dituangkan menjadi catatan-catatan atau tulisan, sehingga kelak bisa dibaca oleh adik-adiknya dan memberikan wawasan serta motivasi tentang KKN yang seperti ini, sehingga mendapatkan gambaran dan motivasi dari pengalaman yang berharga yang didapatkan oleh keduanya. 

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu menyelesaikan sebagian problem kebangsaan, di antaranya ekstremisme dan intoleransi, melalui moderasi beragama dengan pendekatan kegiatan KKN secara kolaboratif antar PTKN dari berbagai agama yang berbeda

“Kegiatan ini baru diikuti kembali oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon selama dua tahun pandemi, sehingga tidak mengirimkan peserta atau mahasiswa untuk mengikuti kegiatan seperti ini,” ungkapnya. 

Saefudin juga menyampaikan harapan semoga dengan mengikuti kegiatan tersebut mahasiswa mendapatkan pengalaman yang berharga bukan hanya tentang kehidupan di Papua tapi tentang bagaimana melaksanakan moderasi beragama terutama di tempat yang tentunya heterogen. (din)

Share:

Wawali Bersama Walikota Cirebon Membuka Kegiatan Memayu Kota Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Bersama Pak Wali membuka kegiatan Memayu Kota Cirebon, Jumat (15/7). Memayu Kota Cirebon dilakukan untuk memberikan kesan indah, bersih, rapi dan terang saat malam hari.

Memayu Kota Cirebon merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dan unsur masyarakat lainnya.

Seperti yang disampaikan Pak Wali bahwa penyelenggara pemerintahan harus jadi pelopor dan motivator untuk mengajak masyarakat ikut serta dalam kerja bakti secara massal hingga ke tingkat kelurahan dan RT/RW. (bam)

Share:

Kamis, 14 Juli 2022

Akan Berlabuhnya Kapal Arka Kinari, Wakil Walikota Cirebon Menerima Kunjungan dari Sinau Art

CIREBON KOTA - Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati menerima kunjungan  dari Sinau Art, KSOP, Pelindo terkait akan berlabuhnya Kapal Arka Kinari di Pelabuhan Cirebon. 

Kapal Arka Kinari adalah sebuah kapal klasik dengan dua layar dan dilengkapi dengan panel surya. Pelayaran kapal Arka Kinari merupakan kampanye krisis iklim dan kelestarian laut. 

"Ini adalah sebuah perjalanan panjang Arka Kinari dari Samudra Pasifik menuju Indonesia," kata Wakil Walikota Cirebon.

Tim kapal juga berkerjasama dengan Program Jalur Rempah dalam menyambangi peninggalan-peninggalan masa jaya jalur rempah dari mulai cagar budaya, hingga menampilkan warisan budaya tak benda.

"Berkolaborasi dalam sebuah pertunjukan hasil lintas budaya serta melakukan edukasi ke generasi muda lewat workshop dan konser kapal. Tunggu kedatangannya ya," ujarnya. (Indah)



Share:

UPTD PSDKP WA Melakukan Pengawasan Usaha Perikanan Tangkap

JABAR, FC - UPTD PSDKP WS melakukan Pengawasan Usaha Perikanan Tangkap di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, (14-15/07/22) 

Lokasi pertama yaitu menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kerusakan wilayah pesisir Desa Cidadap dengan melakukan drone survey mapping di lokasi dan pulbaket terhadap masyarakat sekitar. 

Lokasi kedua berada di TPI Pamayangsari untuk melakukan pengawasan pelaku usaha penangkapan ikan di laut sampai dengan 12 mil pada saat kedatangan kapal. 

Dari kegiatan tersebut ditemukan adanya hasil tangkapan lobster yang tidak sesuai ketentuan dalam Permen KP 17 Tahun 2021 sehingga dilakukan pembinaan dan pelaku usaha menyerahkan dengan sukarela hasil tangkapan tersebut untuk dilakukan pelepas liaran kembali. (Sugeng)


Share:

Selasa, 12 Juli 2022

Jalin Hubungan Alumni dan Jurusan, Dua Prodi KPI PTKIN Gelar Kegiatan 'Ngobses'

 

Jurusan Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon gagas kegiatan 'Ngobses' (Ngobrol Sukses) bersama Jurusan Prodi KPI UIN KH.Abdurrahman Wahid Pekalongan, dan para alumni KPI.


FOKUS CIREBON, FC - Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Islam  IAIN Syekh Nurjati Cirebon bekerjasama dengan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN KH.Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Webinar 'Ngobes' (Ngobrol Sukses), Selasa, (12/7/2022).  

Dalam kegiatan tersebut, ratusan mahasiswa dan mahasiswi kedua PTKIN mengikuti sharing session “Ngobses' (Ngobrol Sukses) bersama Alumni KPI berprestasi dengan tema “Build Your Tenacity and Spirit to Achieve Succes”di Live Via Zoom Meeting dan Streaming YouTube KPI Syekh Nurjati Cirebon.

Opening Speech pada kegiatan tersebut di antaranya, Dr. Hajam,M.Ag,
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kemudian H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan sambutan terakhir oleh Vyki  Mazaya,M.Si, Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN KH.Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Kegiatan Ngobses kian seru ketika sejumlah narasumber seperti Dr. Ella Padilah, S.Sos.I, M.Pd.I (Alumni KPI, Dosen Universitas Tarumanegara Jakarta), Miftachudin S.Sos (Alumni KPI, Reporter dan Penyiar LPPL Radio Kota Santri Kab.Pekalongan), Ana Melani, S.Kom.I MSc (Alumni KPI, Dosen Universitas Singaperbangsa Karawang)
dan Nur Kumala, S.Sos, M.Sos (Alumni KPI, Penulis opini di NU Online Jateng) memaparkan materi dihadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi KPI.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Dessy Kushardiyanti, MA, Dosen Prodi KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berjalan sukses dan dapat diakses di Link Registrasi
https://forms.gle/RzXWLSUCJfkFrzQx5 dan Link Zoom Meeting di  https://bit.ly/NGOBSESKPI. 

Menurut H Aan Mohamad Burhanudin, MA, bahwa pada kegiatan tersebut quota terbatas. Namun peserta 'Ngobses' mendapatkan free sertifikat. 

Aan juga menegaskan, bahwa tujuan kegiatan 'Ngobses' ini adalah untuk memberi ruang khusus bagi alumni, untuk berkiprah dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Selain itu, kata Aan, juga untuk menjalin hubungan yang kuat antara alumni dan jurusan dalam rangka tracer studi, juga 
upaya untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan mahasiswa baik secara akademik maupun non akademik.

"Jadi kegiatan 'Ngobses' ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kerjasama yang lebih kontekstual dan bermanfaat antara jurusan KPI Cirebon dan KPI Pekalongan dalam rangka meningkatkan IKU PT," tandasnya. (din)
Share:

Komisi I DPRD Kota Cirebon Tinjau Langsung Pelaksanaan Retribusi Parkir Zona Khusus



CIREBON, FC – Komisi I DPRD Kota Cirebon meninjau langsung pelaksanaan penarikan retribusi parkir di sejumlah ruas jalan zona khusus, Selasa (12/7/2021).

Di samping itu, sejumlah anggota dewan memantau sosialisasi ‘Tanpa Karcis, Parkir Gratis’ yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Cirebon.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Cirebon, Tunggal Dewananto menyampaikan, berdasarkan hasil tinjauan anggota DPRD, Dishub sudah melakukan apa yang sudah diarahkan melalui rapat kerja bersama Komisi I. Yaitu, jika tanpa karcis, tarif membayar parkir digratiskan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat, bahwa karcis merupakan alat bayar parkir untuk memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah.

Selain itu, sebagai langkah pengawasan agar tidak ada oknum juru parkir memanfaatkan karcis untuk kepentingan pribadi.

Hanya saja, menurut Dewa, pengawasan dari petugas Dishub di lapangan masih perlu ditingkatkan. Mengingat masyarakat belum sepenuhnya paham bahwa retribusi parkir sudah menyesuaikan aturan terbaru, yakni Perda Nomor 3/2021 tentang Retribusi Jasa Umum.

“Cuma pengawasan yang masif belum ditemukan. Banyak masyarakat yang belum tahu aturan baru. Tarif parkir sudah ditetapkan sesuai aturan terbaru. Jangan kasih kesempatan, tanpa karcis parkir gratis,” ungkapnya saat meninjau pelaksanaan retribusi parkir di Jalan Winaon dan Pasuketan.

Politisi yang akrab disapa Dewa itu pun akan meminta Dishub untuk menambah alat peraga sosialisasi tarif parkir di empat zona tarif khusus parkir. Yakni, Jalan Pasuketan, Jalan Winaon, Jalan Pecinan dan Jalan Kanoman.

Menurutnya, keempat ruas jalan tersebut menjadi zona khusus sebagai pilot project untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah dari sektor parkir. Dia menyebutkan, hingga semester I tahun 2022, pendapatan dari retribusi parkir baru mencapai Rp 900 juta.

Angka itu masih jauh dari target realisasi pendapatan sebesar Rp 4,6 miliar dalam setahun. Kendati realisasi kemungkinan besar tidak bisa mencapai target, Dewa berharap melalui pembenahan pelaksanaan retribusi di zona khusus ini bisa memaksimalkan potensi pendapatan.

“Empat jalan ini pilot project untuk menata pelaksanaan retribusi parkir. Kalau pembenahan ini berhasil, maka akan diadopsi di ruas jalan lain,” terangnya.

Sementara itu, juru parkir di Jalan Pasuketan, Rusmadi mengaku kesulitan untuk menarik retribusi dari masyarakat sesuai tarif baru. Sebagian masyarakat menganggap remeh jasa parkir dengan tidak membayar atau membayar tetapi tidak sesuai dengan tarif yang sudah ditentukan.

“Kadang kalau dikasih karcis ya tidak mau. Padahal mobil itu tarifnya Rp 4 ribu, tapi kebanyakan bayarnya cuma Rp 2 ribu. Kalau motor itu Rp 2 ribu, tapi ada juga yang tidak mau bayar. Padahal karcisnya ada,” katanya. (din)

Share:

ORMAWA IAIN Cirebon Sebar 1000 Kupon Daging Hewan Kurban

Sejumlah mahasiswa dari ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersama civitas akademika IAIN, tengah melakukan penetelan daging hewan kurban di halaman gedung Ma'had Al Jami'ah.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) menyelenggarakan kegiatan sedekah kurban. Penyembelihan hewan dilakukan di halaman Ma'had Al Jami'ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa, (12/7/2022).

Ketua Pelaksana Kurban, Hasyim SE, M.Ak yang juga menjabat sebagai Kasubag Umum IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kepada fokuscirebon.com menyatakan, bahwa pada Hari Raya Idul Adha tahun 2022 ini, panitia menyebarkan 1000 kupon, dengan jumlah hewan kurban sebanyak 21 ekor kambing dan 2 ekor sapi.

Jumlah hewan kurban ini, lanjut Hasyim, dari Bank mitra IAIN, di antaranya Bank BRI Kartini, Bank Syariah Mandiri, BSI Cipto, CIMB, KA Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, GenBi dan ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Pendistribusiannya diserahkan kepada mahasiswa, dan akan dibagikan kepada civitas akademika IAIN Cirebon yang kurang mampu, seperti Satpam, Cleaning Service, pegawai honorer dan masyarakat di sekeliling kampus IAIN," katanya.

Hasyim juga menjelaskan, bahwa kurban tahun ini bertepatan dengan hari tasyrik, dan masuk kerjanya para pegawai, sehingga proses pemotongan dan penetelan daging akan lebih cepat. 

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan kegiatan pertama yang melibatkan mahasiswa. Di mana hewan kurban ini mayoritas berasal dari ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sisanya dan Bank Mitra IAIN serta sejumlah pejabat di IAIN Cirebon.

"Ya, harapannya adalah selain rasa syukur, tahun depan bisa lebih semarak dan hewan kurban bertambah, sehingga bisa berbagi lebih banyak lagi," ucap Hasyim. 


Sementara menurut Presiden Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Fatihul Fauzi menyatakan, ini adalah momentum berbagi dan juga momentum edukasi bagi para mahasiswa.

Menurut Fauzi, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dalam pendistribusian kepada masyarakat sesuai dengan tema kurban saat ini yakni 'Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk masyarakat'. 

"Dari ORMAWA ada penyerahan 17 kambing mulai dari institut sampai tingkat HMJ. Untuk Sapi berasal dari teman teman Bidik Misi, dan nanti distribusinya melibatkan Forum mahasiswa GenBi, juga teman-teman penerima beasiswa, maka dengan kegiatan ini saya berharap teman-teman mahasiswa bisa belajar untuk berbagai terhadap sesama," tandasnya.

Sementara itu, kegiatan kurban ini juga dihadiri oleh petugas DKP3 Kota Cirebon. Petugas DKP3 di lokasi pemotongan langsung melakukan peninjauan dan pendataan untuk memastikan hewan yang dipotong sehat. (din)






Share:

Minggu, 10 Juli 2022

Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Bagikan Daging Kurban Kepada Ratusan Warga

Ketua DKM Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Ketua Panitia Kurban, dan panitia lain saat prosesi pemotongan hewan kurban di halaman Masjid Al Muhajirin.


FOKUS CIREBON, FC - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Muhajirin, Komplek Sumber Asri RW 05, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon berbagi bersama ratusan warga melalui pembagian daging kurban, Minggu (10/7/2022).

Ketua Panitia kurban, Ustadz Gaos, S.Ag mengatakan, hewan kurban yang terkumpul pada moment Idul Adha 1442 H ini ada sebanyak 12 ekor kambing dan 1 ekor sapi.

"Semua hewan kita potong di halaman masjid Al Muhajirin bersama para panitia dan setelah itu langsung dilakukan penetelan. Lalu daging kita timbang dan dimasukan ke dalam plastik dan kita bagikan kepada warga komplek yang membutuhkan serta warga luar," ujarnya.

Menurut Ustadz Gaos, Mustahik penerima daging kurban ini tersebar di Kecamatan Talun dan sekitarnya. "Di momen Idul Adha ini kita berbagi, dan semoga mereka senang dan berbagai daging ini bermanfaat bagi mereka," katanya.

Hal yang sama disampaikan Ketua DKM Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Ustadz Samsul S.Pd, bahwa hampir setiap tahunnya, masjid Al Muhajirin selalu mengadakan kegiatan pemotongan hewan kurban. "Jumlahnya variatif, dan dagingnya kita bagikan kepada warga yang membutuhkan," katanya.

Samsul juga mengucapkan terimakasih kepada warga Sumber Asri yang sudah menitipkan hewan kurbannya kepada Masjid Al Muhajirin untuk dibagikan ke warga yang membutuhkan. "Ya, terimksh atas kepercayaan warga kepada panitia Masjid Al Muhajirin di momen Idul Adha ini, semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang setimpal," do'anya.


Sementara itu, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi menyatakan, pemotongan hewan kurban di Masjid Al Muhajirin Sumber Asri pada momen Idul Adha setiap tahunnya memang selalu diselenggarakan. 

"Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan warga luar penerima daging kurban juga berjalan baik, karena memang panitia sudah mengaturnya agar tetap menjalankan Prokes, dan semuanya tertib dan lancar," ucap Didi. (din)

Share:

Bupati Cirebon Sebut Idul Adha Sebagai Perwujudan Kebermanfaatan

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag sebut peringatan Hari Raya Idul Adha memiliki makna sangat besar bagi umat manusia. Salah satunya adalah menghilangkan sifat buruk laiknya hewan yang ada didalam hati seseorang.

Dijelaskan Imron, dalam Agama Islam diwajibkan bagi seluruh umat yang mampu untuk melaksanakan kurban. Menurutnya, banyak manfaat yang bisa diambil dari pelaksanaan kurban itu sendiri.

"Terpenting itu adalah daging kurban itu bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Apalagi, kurban itu juga sebagai simbol bahwa manusia harus ikut membunuh sifat-sifat hewan, agar tidak berkembang dalam jiwanya," ujar Imron usai penyembelihan hewan kurban, Minggu (10/7/2022) di Masjid Agung Sumber, Kabupaten Cirebon.

Diungkapkan Imron juga, pelaksanaan kurban ini bisa mempererat silaturahmi antar warga. Di samping, merupakan langkah guna meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan.

"Hubungan antar manusia atau Hablumminannas, dan hubungan dengan Tuhan atau Hablumminnallah ini akan lebih baik dengan berkurban. Kurban ini kan tidak seperti haji yang hanya satu kali diwajibkan. Kurban ini wajib hukumnya bagi yang mampu setiap tahunnya," terangnya.

Mengenai kondisi hewan kurban miliknya, Imron memastikan dalam kondisi sehat. Pasalnya, Imron mengaku sebelum disembelih, sudah ada petugas dari Dinas Pertanian yang memeriksa.

"Sudah dinyatakan sehat oleh petugas dari Dinas Pertanian. Insya Allah aman untuk dikurbankan," tutupnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian, drh. Encus Suswaningsih melihat langsung kondisi sapi kurban milik bupati yang hendak dipotong. Dirinya menyebut, tidak ada gejala Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan kurban tersebut.

"Sebetulnya sapi kurban milik Pak Bupati ini sudah diperiksa oleh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tengah Tani dan dinyatakan sehat. Tadi juga sebelum disembelih, saya lihat langsung kalau tidak ada gejala PMK. Artinya, sapi kurban Pak Bupati aman dan sehat," singkatnya. (Indah)

Share:

Jumat, 08 Juli 2022

IAIN Cirebon Tuan Rumah Dialog Kebangsaan PTKIN Se-Indonesia

FOKUS CIREBON, FC - Kegiatan melibatkan PTKIN Se-Indonesia menjadi momen  penting bagi para mahasiswa yang tergabung dalam Senat Mahasiswa (SEMA). Di mana SEMA IAIN Cirebo.ln dipercaya sebagai tuan rumah pada kegiatan dialog kebangsaan yang melibatkan PTKIN Wilayah-II, Selasa (08/07/22).


" Ya, SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah dalam acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) SEMA PTKIN Se-Indonesia," kata Rifki Ketua SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon kepada wartawan. 

Kegiatan tersebut mengusung tema "Revitalisasi Gerakan SEMA PTKIN Se-Indonesia Wilayah-II Lebih Adaptif Responsif Inovatif & Futuristik Serta Berperan Aktif Dalam Mengawal Strategi Kebijakan dan Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi".

Acara ini dihadiri oleh para pejabat daerah dan anggota Dewan serta koordinator Pusat dan Koordinator Wilayah SEMA PTKIN. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag.

Adapun SEMA PTKIN Wilayah-II yang terdiri dari IAIN Kudus, UIN Semarang, UIN Salatiga, UIN Pekalongan, UIN Purwokerto, UIN Jogja, UIN Bandung, IAIN Cirebon, UIN Jakarta , UIN Surakarta dan UIN Banten. 

Pada acara ini juga diadakan Dialog Kebangsaan dengan membahas topik 'Strategi Pemulihan Kebijakan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19'.

Rifqi Fadhillah, Ketua SEMA IAIN Cirebon sebagai tuan rumah menyambut kedatangan para delegasi Wilayah II dengan sangat antusias dan memohon maaf apabila dalam penerimaan dan jamuan yang diberikan masih jauh dari kata maksimal.

"Saya sangat berterimakasih atas kedatangannya para Pimpinan Senat Mahasiswa se-Wilayah 2 di Cirebon, semoga selama kegiatan disini memiliki kesan yang baik dan saya memohon maaf apabila dalam penerimaan dan jamuan yang diberikan masih jauh dari kata maksimal", tuturnya.

Muhammad Mukhlis menuturkan harapannya setelah adanya acara ini semoga dapat mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah terkait isu daerah maupun nasional.

"Kita sebagai generasi milenial  mudahan-mudahan kedepannya bisa mengawal secara penuh kebijakan-kebijakan mulai dari ranah kampus, daerah, dan sampai negara", tuturnya.

Sama halnya dengan Rohmawan, selaku Koordinator Pusat SEMA-PTKIN menyampaikan harapannya semoga tema yang di usung bisa di implementasikan dalam gerakan membangun. 

"Dengan tema yang di usung oleh pemerintah semoga dapat diimplementasikan dalam gerakan membangun, maka kami mengajak untuk komitmen dalam mendukung program pemerintah pasca pandemi", tegasnya. (din)
Share:

Kamis, 07 Juli 2022

Wabup Tinjau Kandang, Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK


KABUPATEN CIREBON - Merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi dan domba membuat masyarakat khawatir. Terlebih, menjelang Hari Raya Idul Adha, tidak sedikit warga yang ragu akan kualitas hewan yang akan dikurbankan.

Berbagai langkah telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Diantaranya adalah, memberikan sosialisasi pelaksanaan Qurban ditengah wabah PMK, dan juga memeriksa langsung kondisi hewan kurban di kandang.

Seperti yang dilakukan Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE M.Si, Kamis (7/7/2022) saat mengunjungi salah satu kandang milik Kelompok Tani Ternak Sapi (KTTS) Pengguyangan Desa Jatimerta, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Sidak ini juga sekaligus memastikan kondisi hewan ternak di dalam kandang tersebut dalam keadaan sehat dari PMK maupun penyakit lainnya.

Dijelaskan Ayu, sapaan akrab Wabup, tercatat ada 53 desa dari 23 kecamatan yang terdampak PMK. Untuk jumlah hewan ternaknya sendiri, Ayu sebut mencapai ribuan.

"Ada sekitar 1500 ekor ternak yang terkena PMK. Sudah 500 ekor dinyatakan sembuh. Artinya, hingga saat ini ada peningkatan kesembuhan hewan yang terkena PMK," kata Ayu.

Diungkapkan Ayu, Pemkab Cirebon kesulitan dalam melakukan penanganan terhadap wabah PMK ini. Pasalnya, tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan dalam memberikan pengobatan maupun pencegahan hewan ternak terhadap PMK.

"Bantuan biaya tak terduga (BTT), baik dari pemerintah derah, provinsi sudah ada, tetapi Pemkab juga menerima bantuan CSR untuk penanganan seperti pembelian obat dan vaksin. (Bantuan CSR) ini jelas membantu, karena anggaran kita tidak memungkinkan," katanya. 

Di samping itu, Ayu juga merasa senang dengan langkah yang dilakukan peternak dalam menghadapi wabah PMK. Khususnya di lokasi yang didatangi, Ayu sebut para peternak sudah lebih paham cara mencegah maupun mengobati PMK.

"Mereka para peternak menggunakan jamu untuk menjaga kesehatan sapi, sehingga sekarang kondisi sapi di Jatimerta dalam keadaan fit dan siap untuk kurban. Kalau ada sapi yang terkena PMK mereka tidak menjualnya," ujarnya. 

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, drh. Encus Suswaningsih mengatakan kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Cirebon sendiri mencapai belasan ribu ekor. Dengan adanya wabah PMK, Encus meyakini ada penurunan jumlah.

"Kalau domba biasa kisarannya 13 sampai 15 ribu ekor. Sedangkan sapi mencapai 15 ribu ekor yang buat kurban. Akan tetapi, tahun sekarang kemungkinan berkurang akibat PMK. Untuk data pasti kita belum bisa sebut, karena biasanya satu sampai dua minggu setelah hari Tasrik. Data nantinya kita kalkulasikan terlebih dahulu," ujarnya. 

Disinggung jumlah kebutuhan keseluruhan tanpa terpengaruh Idul Adha, ia menyebut kebutuhan sapi jenis pedaging yang masuk Kabupaten Cirebon mencapai 18 ribu ekor per tahunnya. "90 persen sapi di Kabupaten Cirebon didapatkan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, sapi impor lebih dominan dari sapi lokal," katanya. 

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ternak Sapi Desa Jatimerta, Jumadi mengatakan ada 203 sapi yang ada di kelompok. Namun ada sebagian yang mati akibat PMK. 

"Ada 11 ekor sapi yang dijagal paksa dan empat mati akibat PMK. Sapi yang mati langsung dikubur," katanya. 

Jumadi menjelaskan, sebelumnya ada beberapa sapi milik kelompoknya yang terkena PMK. "Awal PMK ada tujuh sapi yang kena, itu tertular dari ternak sebelah. Namun kami langsung tangani dan sekarang sudah sembuh semua" ujarnya. (Indah)

Share:

Definition List

Unordered List

Support