Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 28 Oktober 2023

Respon Cepat Polsek Talun Padamkan Api di Belakang Perumahan Puri Gita Kepompongan

Para Anggota Polsek Talun, dibantu warga tengah berupaya memadamkan api yang terus berkobar membakar rumput kering di samping tol, belakang perumahan Puri Gita Kepompongan, Kabupaten Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC - Petugas Kepolisian dari Polsek Talun diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar rumput kering ilalang di pinggir Tol, belakang Perumahan Puri Gita, Desa Kepompongan, Sabtu, (28/10/2023).

Kapolsek Talun, melalui Bripka Suja melaporkan, saat ini para petugas kepolisian dari Polsek Talun bersama dibantu warga tengah berupaya memadamkan api yang terus membesar akibat rumput kering dan tiupan angin. 

"Dengan peralatan seadanya, kami mencoba untuk memadamkan api yang terus membesar akibat tipuan angin, membesarnya api ini karena mudahnya material yang terbakar, salah satunya rumput-rumput kering," terangnya. 


Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut, namun sambil menunggu kedatangan Pemadam Kebakaran, para anggota Polsek Talun bersama warga terus berjibaku memadamkan api agar tidak membesar dan merambat ke lahan lainnya.

Upaya para anggota Polsek Talun ini sebagai bentuk reaksi cepat agar api tidak menyebar dan api bisa segera dipadamkan. (din)

Share:

Kabupaten Cirebon Berhasil Borong 4 Penghargaan FesTIK 2023

KABUPATEN CIREBON — Kabupaten Cirebon berhasil memborong empat penghargaan pada gelaran Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (FesTIK) 2023 di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (27/10/2023).

Dalam ajang tahunan itu, dua penghargaan diraih oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Cirebonkab Saber Hoaks dalam kategori Kolaborasi Mitra Daerah Terbaik 2023.

Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Cirebonkab Saber Hoaks di anggap sebagai mitra terbaik Relawan TIK dalam menjalankan sejumlah program.

Ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto menuturkan, bahwa penghargaan Mitra Daerah Terbaik ini, dipilih karena peran daerah yang cukup maksimal bersinergi bersama Relawan TIK dalam melakukan pendampingan terhadap masyarakat.

Dirinya berharap, prestasi yang sudah diraih oleh sejumlah provinsi dan kota/kabupaten di Indonesia ini agar bisa terus dipertahankan dan ditiru oleh wilayah lainnya.

“Selamat dan pertahankan prestasi, agar bisa diikuti oleh daerah lainnya,” kata Fajar.

Sedangkan dua penghargaan lainnya, diraih oleh Relawan TIK Kabupaten Cirebon pada kategori Program Inovatif dan Desa Cerdas, dan Desa Munjul sebagai penerima penghargaan Transformasi Digital Pemerintah Desa.

Relawan TIK Kabupaten Cirebon terpilih untuk menerima penghargaan tersebut, karena meluncurkan sejumlah program inovatif, seperti TAKWA (Teknik Animasi Konten dan Wawasan Media), GELIAT (Gema Literasi Digital Terpadu) dan Lailatul Qoding.

Sedangkan Desa Munjul Kabupaten Cirebon, mendapatkan penghargaan, karena sudah menerapkan pelayanan administrasi secara online dan digital. Terobosan yang dilakukan oleh desa ini, dianggap bisa memotivasi desa lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH., MH yang diwakili oleh Sekretaris Diskominfo Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, S.Si menerima langsung penghargaan tersebut didampingi perwakilan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Dirinya juga bersyukur atas capaian yang sudah didapatkan Diskominfo Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah, Diskominfo Kabupaten Cirebon bersama dengan Cirebonkab Saber Hoaks meraih penghargaan ini. Hal ini tentunya menjadi bukti, kita Diskominfo Kabupaten Cirebon selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam hal-hal yang positif,” ujar Fajar.

Ia juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon, yang telah membantu memverifikasi informasi-informasi Hoaks, terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman Relawan TIK Kabupaten Cirebon yang telah membantu menangkal informasi-informasi Hoaks melalui Cirebonkab Saber Hoaks,” ungkapnya.

Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Akhmad Rofahan, juga turut bangga dengan raihan penghargaan yang bisa diraih oleh Kabupaten Cirebon dalam ajang tahunan tersebut.

Menurut Rofahan, penghargaan yang bisa diraih oleh Kabupaten Cirebon dalam ajang Festival TIK ini, membuktikan bahwa Kabupaten Cirebon bisa bersaing dengan kabupaten/kota, bahkan provinsi lainnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon. Karena menurutnya, berdasarkan dukungan tersebut, RTIK Kabupaten bisa berkolaborasi dan membuat program-program yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. (din)

Share:

Jumat, 27 Oktober 2023

Hadiri Muscab IPSI, Bupati Imron Berharap Olahraga Pencak Silat Terus Berkembang dan Berprestasi

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) dan Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Cirebon tahun 2023-2027. Acara tersebut dilaksanakan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (27/10/2023).

Imron mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendukung semua cabang olahraga yang ada di daerahnya.

Sehingga, ia berharap dengan adanya Muscab IPSI ini, olahraga Pecak Silat dapat berkembang lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

"Saya berharap, Pencak Silat di Kabupaten Cirebon tumbuh lagi, berprestasi serta mampu membawa nama Kabupaten Cirebon ke jenjang yang lebih tinggi," kata Imron.

Ia juga mengungkapkan, selama ini Pemkab Cirebon selalu memberikan fasilitas untuk cabang olahraga di Kabupaten Cirebon. Namun, lanjut Imron, ada tiga faktor agar olahraga bisa berkembang dengan baik serta mendapatkan banyak prestasi.

"Ada tiga faktor agar olahraga berkembang, diantaranya dukungan dari keluarga (orang tua) dan atletnya sendiri. Di samping itu, setiap cabor ada pelatih yang menggali potensi-potensi atletnya," ujarnya.

"Dan terakhir, unsur pemerintah, karena sangat penting sekali dukungan pemerintah," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Koni Kabupaten Cirebon, Sugeng Darsono mengatakan, pihaknya meminta agar kepengurusan IPSI yang baru bisa memberikan gagasan dan ide-ide yang lebih baik lagi.

Menurut Sugeng, dalam mengelola cabang olahraga, lebih baik dipengaruhi oleh dua hal yang bisa membuat organisasi bisa lebih berkembang dan maju.

"Pertama, manajemen organisasi. Didalam organisasi yang baik, yang dibutuhkan bukan SUPERMAN, tetapi SUPERTIM. Karena kalau SUPERMAN itu orang hebat, pintar, tapi dia jalan sendiri, tidak bisa bekerja sama dan bersinergi dengan yang lain. Tetapi kalo SUPERTIM adalah tim yang solid, punya jejaring yang kuat dan punya Komitmen bersama untuk memajukan organisasi dan prestasi atlet," jelas Sugeng.

"Dan yang kedua, adanya pelatih, sarana dan prasana serta dana untuk operasional kegiatan, semuanya itu berkaitan," lanjutnya.

Ia berharap, dengan kepengurusan IPSI yang baru ini, dapat merekrut atlet-atlet muda di Kabupaten Cirebon.

"Pembinaan agar bisa merekrut atlet-atlet usia dini sebagai regenerasi masa yang akan datang, karena potensi di Kabupaten Cirebon sangat baik. Apalagi, IPSI di Kabupaten Cirebon merupakan cabor unggulan, karena kemarin pada Porprov 2022 mendapatkan medali emas. Dan tentunya ini berkat kerjasama tim yang baik," tambah Sugeng. (DISKOMINFO)

Share:

Rabu, 25 Oktober 2023

Pemkab Cirebon Raih Penghargaan Maturitas PSIP Level Tiga

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon berhasil memperoleh penghargaan Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada level 3 atau berada pada level terdefinisi dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag didampingi Inspektur Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, MM., M.Si., CGCAE.

Dan penghargaan diserahkan oleh Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat, Samono, AK., MM., CFRA., CA., OAI., CGCAE pada acara Workshop “Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa” pada Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang dilaksanakan di Hotel Grand Tryas Cirebon, Rabu (25/10/2023).

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Inspektorat Kabupaten Cirebon selaku leading sector pelaksanaan SPIP di Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Hal ini tidak terlepas dari dukungan seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten Cirebon. Semoga penghargaan ini dapat kita pertahankan, bahkan lebih kita tingkatkan lagi tentunya dengan melakukan penyempurnaan, demi Kabupaten Cirebon yang lebih maju,” ujar Imron.

Bupati Imron juga meminta kepada para kuwu (kepala desa) se-Kabupaten Cirebon agar dapat menggunakan keuangan negara sesuai dengan aturan yang ada.

“Workshop ini diharapkan dapat membina para kuwu, agar keuangan di desa tertib sesuai aturan,” lanjut Imron.

Imron berpesan, sekecil apapun menggunakan dana dari negara, harus disertai laporan pertanggungjawaban. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mempergunakan anggaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Drs. Iyan Ediyana, MM., M.Si., CGCAE menyampaikan, bahwa penghargaan ini merupakan prestasi bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SPIP Kabupaten Cirebon yang telah bekerja. Proses SPIP ini merupakan rangkaian penilaian yang cukup panjang sampai dengan diperolehnya penghargaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP level 3,” kata Iyan. (din)

Share:

Prof Dr Aan Jaleani M.Ag : IAIN Cirebon Bersiap Kompetisi Transformasi Digital Untuk Bersaing Di Kancah Global

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada proses wisuda ke XXVII di salah satu hotel di Cirebon.


CIREBON, FC - Ratusan mahasiswa sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon hari ini di wisuda di Apita Hotel, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/10/2023).

Wisuda tersebut berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda dan Magister XXVII IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tema "Bersatu, Unggul dan Mendunia Menuju Universitas Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon”.

Wisuda IAIN Cirebon hari kedua ini berjumlah 556, dengan rincian IPS 95 Orang, Program Biologi 115 Orang, Program PGMI 74 Orang, Program MPI 79 Orang, Program Bahasa Indonesia 47 Orang, Prodi SPI sebanyak 39 orang, Prodi. AFI sebanyak 9 orang, Prodi IAT sebanyak 64 orang, Prodi ILHA 16 orang dan Prodi Sastra Arab sebanyak 19 orang.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani  MAg, memberikan ucapan selamat kepada mahasiswa-mahasiswi sarjana yang di wisuda hari ini.

“Kami atas nama pimpinan dan lembaga IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengucapkan selamat kepada adik-adik yang di wisuda hari ini. Mari kita bangun intelektualitas muslim kita untuk menjadi hamba atau insan yang bermanfaat dan memberi kontribusi positif,” kata Prof Aan.

Selain itu, kata Rektor para sarjana dan magister IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang di wisuda, harus mampu menunjukkan keilmuannya di tengah masyarakat. Sebab IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga tengah  berkompetisi untuk melakukan transformasi digital.

"Perguruan tinggi sekarang ini berkompetisi untuk melakukan transformasi digital secara menyeluruh agar makin tangguh bersaing di kancah global. Digitalisasi itu akan lebih efektif jika para pemimpin kampus juga memiliki literasi digital yang mumpuni," jelasnya.

Sebab kata Prof Aan, digitalisasi saat ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena merupakan kehendak zaman. Dengan digitalisasi juga melahirkan banyak kemudahan, seperti terhadap layanan
kepada mahasiswa, dosen dan publik.

Untuk itu, transformasi harus dimulai dari para pemimpin kampus yang terliterasi digital. "Ini memang butuh proses. Tapi transformasi ini harus dilakukan karena akan lebih siap bersaing di kancah internasional," paparnya.

Selain itu, katanya, digitalisasi akan
membuat layanan menjadi hemat anggaran. Bahkan ke depan layanan akan semakin murah karena terbangun ekosistem yang saling terintegrasi.

"Layanan di kampus harus benar-benar
dibuat yang terintegrasi, jaringan internet yang handal dan cepat untuk memenuhi seluruh layanan," ucapnya.

Sementara itu, Dekan FUA IAIN Syekh  Nurjati Cirebon, Dr Anwar Sanusi, M.Ag menyatakan, bahwa sebelum ada sekitar 146 mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA) yang di wisuda. 

Wisuda ke XXVII ini merupakan wisuda yang terlahir bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon setelah nanti turun SK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

"Wisuda di hari kedua ini aman dan kita semua tenang, karena perubahan transformasinya belum keluar. Sehingga hari ini dan besok merupakan wisuda terkahir sebelum turun SK UIN," katanya.

Terkait dengan kesiapan UIN Siber, Anwar sudah mempersiapkan FUA menyongsong transformasi kelembagaan ini. Hal itu sudah dilakukannya dengan berbagai persiapan dan kegiatan yang digelar. 

"Kita juga undang Pemateri dari luar negeri, dan pada seminar kita menggandeng tiga negara. Insya Allah pada 10 Nopember 2923 kita akan datang ke Iran untuk kerjasama FUA  terkait transformasi kelembagaan," terangnya.

Anwar juga menegaskan, sebagaimana pidato Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon maka pihaknya sudah mempersiapkan  diri dengan dunia digital, termasuk lulusan juga kita persiapkan.

Dalam menyongsong transformasi kelembagaan, kita juga sudah mempersiapkan Kurikulum berbasis Siber, kemudian dari tiap-tiap jurusan sudah diwakili 2 dosen untuk penyusunan modul digital dan lainnya. 

"Jadi harapan kita pada wisuda ke XXVII ini, para lulusan dengan kemampuan mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan, karena mereka sudah dibekali dan sudah sudah bisa mengaplikasikan hasil dari kurikulum berbasis Siber" tandasnya. (din)

Share:

Selasa, 24 Oktober 2023

Wisuda IAIN Cirebon Ke XXVII Cetak Wisuda Sarjana Yang Unggul

 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag saat berpidato dihadapan ratusan mahasiswa wisuda sarjana ke XXVII


FOKUS CIREBON, FC - Hari ini, sebanyak 560 mahasiswa IAIN Cirebon diwisuda pada sidang senat terbuka XXVII wisuda sarjana, magister dan doktor.

Sidang senat terbuka wisuda IAIN Cirebon ini bertema ‘Bersatu, Unggul, dan Mendunia Menuju Universitas Siber Syekh Nurjati Cirebon’ bertempat di salah satu hotel di wilayah Cirebon.

Sebanyak 560 wisuda hari pertama mahasiswa IAIN Cirebon tersebut diwisuda terbagi dalam tiga gelombang.demvam tema "Bersatu, Unggul, dan Mendunia Menuju UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon".

Gelombang pertama digelar pada Selasa, 24 Oktober 2023 dengan jumlah 557 wisudawan yang terdiri dari PAI 157 Orang, Program TBA  49 Orang, Program Matematika 144 Orang, Program PIAUD  sebanyak 44 Orang dan Program TBI  sebanyak 166 Orang.

Rektor IAIN Cirebon, Prof H Aan Jaelani MAg mengungkapkan, kampus setempat saat ini sedang berproses untuk transformasi kelembagaan menjadi Cyber Islamic University (CIU).

Fakta ini, kata Prof Aan, tentunya tidak lepas dari program prioritas dan inovasi pendidikan tinggi yang menjadi kebijakan Menteri Agama RI, K.H. Yaqut Qolil Qaumas, dengan menghadirkan layanan pendidikan untuk semua.

Prof Aan juga menyatakan, bahwa perguruan tinggi sekarang ini berkompetisi untuk melakukan transformasi digital secara menyeluruh agar makin tangguh bersaing di kancah global. 

Digitalisasi itu akan lebih efektif jika para pemimpin kampus juga memiliki literasi digital yang mumpuni. Digitalisasi saat ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena merupakan kehendak zaman.

Dengan digitalisasi juga melahirkan banyak kemudahan, seperti terhadap layanan kepada mahasiswa, dosen dan publik. 

Menurutnya, Transfornasi harus dimulai dari para pemimpin kampus yang terliterasi digital. "Ini memang butuh proses. Tapi transformasi ini harus
dilakukan karena akan lebih siap bersaing di kancah internasional," terangnya. 

Selain itu, digitalisasi akan membuat layanan menjadi hemat anggaran. Bahkan ke depan layanan akan semakin murah karena terbangun ekosistem yang saling terintegrasi.

"Layanan di kampus harus benar-benar dibuat yang terintegrasi, jaringan internet yang handal dan cepat untuk memenuhi seluruh layanan," katanya.

Dijelaskan Prof Aan, Tren Global Pendidikan Tinggi itu ditandai dengan 4 hal, Pertama, PT untuk ekonomi berbasis pengetahuan, menuju PT universal; Kedua kunci kompetisi tanpa batas, mobilisasi dosen dan mahasiswa;
Ketiga, Tren kurikulum: dampak digital pada lanskap lapangan kerja, competency-based
education untuk memperkecil skills gap: dan Keempat pengaruh teknologi, berupa
modalitas baru pembelajaran online, hybrid, in-person, dan jejaring global.

Karena itu, kata Prof Aan, Tren PT: Belajar dari mana saja, kapan saja,  terjangkau dan inklusif, tidak ada monopoli layanan PT, pembelajaran aktif, butuh keterampilan relevan, mengedepankan practicality' (kebekerjaan pasca lulus). 

"Ini semua menjadi bahan pertimbangan utama bagi kebijakan dan program untuk transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ucapnya.

Demikian juga IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat ini dalam proses transformasi kelembagaan
menjadi Cyber Islamic University (CIU) atau universitas digital sesuai KMA RI No. 860 Tahun 2022 tentang Penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project Perguruan Tinggi Keagamaan klam Berbasis Siber dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 1175 Tahun 2021 tentang Penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project PTKI Berbasis Siber (Digital University).

Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) Program Pendidikan berbasis siber sebagai
frontier advokasi Gerakan Open Islamic
Education Resources (OIER) Proses belajar mengajar berbasis Digital Multimedia University (DMU) dalam
mengembangkan PTKI sebagai knowledge creation 3 transmission PJJ berbasis teknologi atau universitas siber
yang networked, digital,

Kebijakan ini dan virtual KMARI No. 860 Tahun 2022 tentang Penetapan IAIN Syekh Nurjati Crebonsebagai Pilot Project Perguruan Tinggi keagamaan islam Berbasis Siber dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No.1175 Tahun 2021 tentang Penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project PTKI Berbasis Siber (Digital University).

"Pengembangan PTKI berbasis masa depan diperlukan PTKI berbasis siber atau digital universty. Salah satu program prioritas dan inovasi pendidikan tinggi dalam bidang transformasi digital yang menjadi kebijakan Menteri Agama RI, K.H. Yaqut Qolil Qaumas, dengan menghadirkan layanan pendidikan untuk semua," jelasnya. 


Kehadiran Cyber Islamic University ini untuk memastikan bahwa tidak ada warga negara yang tidak terlayani untuk kuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam, terutama untuk merespon kebutuhan di lapangan. Transformasi kelembagaan ini untuk menjawab tantangan global dalam menyiapkan sumber daya manusia dan peningkatan mutu layanan di era industri 4.0 dan era
society 5.0 dengan menghadirkan kemandirian kampus untuk peningkatan mutu layanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sebentar lagi menjadi UIN
Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki visi baru, "Universitas Islam Siber yang Unggul Menuju Universitas Berkelas Dunia untuk Semua Tahun 2030" yang diturunkan dalam misi 4 misi. 

Berikut 4 misi tersebut, pertama  mewujudkan pendidikan masa depan yang menjadikan universitas sebagai
frontier advokasi gerakan OIER (Open Islamic Educational Resources) di dunia dengan tata kelola berbasis siber untuk keberlanjutan mutu dan layanan.

Kedua, Menyelenggarakan program pendidikan jarak jauh (PJJ) dan pendidikan berbasis teknologi university yang networked, digital, dan virtual untuk menghasilkan SDM dan lulusan yang lulusan yang kreatif dan profesional dengan pembelajaran berbasis multimedia digital. 

Ketiga, Meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi, mengembangkan kolaborasi, dan meningkatkan layanan umum yang berkualitas.

Keempat, Mewujudkan pendidikan masa depan dengan tata kelola berbasis siber untuk penyempumaan dan keberlanjutan mutu dan layanan. 

"Saat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terwujud, kami telah mempersiapkan
strategi pencapaiannya dengan melakukan langkah-angkah yang diturunkan menjadi rencana strategis: l) Melakukann inovasi dalam pendidikan futuristik dengan mengembangkan model-model pembelajaran berbasis multimedia digital: 2) Mengembangkan manajemen mutu akademik pada penyelenggaraan pendidikan dengan akases dan layanan luas melalui pendidikan jarak jauh untuk semua; 3) Membangun platform akademik berbasis artificial intelligence dan big data pada pengelolaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; 4) Mengembangkan integrasi ilmu pengetahuan yang diimplementasikan dalam kurikulum dan lembaga yang memperkuat nilai-ni lai moderasi beragama; 5) Menyiapkan program universitas yang terintegrasi dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan profesional dan kompetitif di dunia kerja; dan 6) Meningkatkan kerjasama dengan mitra industri untuk pengembangan kewirausahaan akademik dan pengembanganteknologi
untuk kemandirian mahasiswa dan lulusan," paparnya.

Langkah awal yang dilakukan untuk mewujudkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah transformasi digital. Transformasi digital adalah mentransformasikan proses
organisasi, membangun kompetensi dan model baru melalui teknologi digital secara mendalam dan strategis. Elemen manusia adalah kunci di semua tingkatan, yaitu, proses
baru untuk interaksi manusia-manusia dan manusia-mesin berdasarkan teknologi digital
dengan menggunakan objek digital yang dibuatya.

"Transformasi digital ini tak bisa dilakukan dengan cepat. Meski demikian, saya mendorong seluruh pimpinan kampus, para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Juga kampus akan mengiringi dengan inovasi kebijakan yang membumi. Pimpinan kampus harus memiliki leadership skill dalam
berkomunikasi, interpersonal, mentorship dan penguasaan internet of things (loT)," ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FITK melalui Dr Atikah Sya.si, M.PdI, menjelaskan, bahwa wisuda tahun ini dalam rangka menuju Siber university memberikan yang terbaik dan membranding yang terbaik untuk masyarakat luas.

Bahkan untuk lulusannya, pihaknya sebelumnya mengundang Pemda, baik itu dari Kasi PAIS dan Madrasah untuk penyerapan tenaga kerja.

"Alhamdulillah 87 persen alumni kita sudah sesuai dengan pendidikannya, baik itu menjadi guru, kepala sekolah maupun dosen. Dengan demikian, maka harapan pertama maslahat untuk umat dan yang terpenting bisa berbuat untuk masyarakat, terutama di dunia pendidikan atau juga pengusaha sehingga bisa membuka lahan atau lapangan pekerjaan," tandasnya.

Share:

Hasil Pilwu Serentak 2023, Muhammad Uto Hafid Terpilih Sebagai Kuwu Cirebon Girang

CIREBON, FC -  Rasa gembira dirasakan para tim sukses Pilwu Desa Cirebon Girang No urut 3. Mereka dengan suka cita meluapkan kebahagiaannya setelah  ini setelah Muhammad Uto Hafid setelah mampu meraup suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Kuwu Cirebon  Girang terpilih.

Kegembiraan ini telah membuktikan bahwa perjuangan tim sukses dalam memperjuangkan kandidatnya. 

Perjuangan tim sukses ini akhirnya membuahkan hasil, setelah calonnya mampu  mengungguli suara dari  4 calon lainnya. 

"Kami bersyukur pada Allah SWT yang telah meridhoi langkah kita, sehingga perjuangan ini membuahkan hasil yang membahagiakan. Kami juga turut mengucapkan terimakasih pada seluruh warga yang dengan tulus ikhlas menyumbangkan suara hak pilihnya pada sosok pemimpin baru Muhammad Uto Hafid,  semoga beliau dapat menjalankan amanah tugasnya dengan baik sesuai visi misinya dan mampu membangun pemerintahan dengan perubahan yang lebih baik," ucap para tim suksesnya.

Tim sukses lainnya, kepada media menyatakan, dengan terpilihnya kuwu  baru di pemerintahan desa Cirebon Girang, diharapkan desa kita lebih maju sesuai visi dan program yang digulirkan calon terpilih.  

"Tetapi yang lebih penting, jangan kecewakan kami semua warga masyarakat yang telah mendukungnya," tuturnya yang enggan disebut namanya.

Di sisi lain tokoh masyarakat, H.Amin menuturkan, demokrasi Pilwu sudah berakhir dengan lancar dan kondusif. Bahkan situasi pada hari pelaksanaan berjalan aman dan nyaman.


"Kami berharap dan memohon seluruh warga masyarakat di Desa Cirebon Girang terutama pada seluruh tim sukses dari seluruh para calon baik yang menang maupun yang kalah,  marilah kita untuk bergandengan tangan mempererat tali persatuan kesatuan untuk dapat saling menerima perbedaan politik dan pilihan, dengan tetap membangun rasa persaudaraan agar bisa kembali bersama untuk saling mengisi, membantu dan bahu membahu membangun kesatuan dan kemajuan di desa kita. Demikian juga ucapan selamat bagi yang terpilih dan jangan lupa setelah menjadi pemimpin," tandasnya. (Bambang HS)

Share:

Senin, 23 Oktober 2023

PT Astra Inisiasi Produk Turunan Tape Ketan Bakung Cirebon, Rasanya Bikin Lidah Ketagihan

 

Tape Ketan Bakung Cirebon menjadi makanan pilihan bagi wisatawan, kemanjaan rasa yang dipilih bikin badan rileks dan menyegarkan.


CIREBON, FC - Kabupaten Cirebon dengan segala potensi yang dimilikinya masih menjadi tempat yang menyenangkan bagi para wisatawan. Daerah yang berdekatan dengan kawasan pegunungan dan laut Utara, Kabupaten Cirebon banyak memiliki spot-spot dan sejumlah makanan serta minuman tradisional yang diburu setiap wisatawan.  

Seperti tape ketan Bakung Cirebon, kuliner ini bisa menggoyang lidah dan menghilangkan rasa haus yang meminumnya. Selain rasanya yang berbeda, Tape Ketan ini menjadi nikmat bila saat suhu dingin maupun udara panas tengah terik.

Kendati Tape Ketan ini dikenal banyak orang, namun tak sedikit juga masyarakat harus tahu nikmatnya Tape Ketan ini. Maka untuk memajukannya, masyarakat di Kecamatan Jambang melalui Sentra Tape Ketan Bakung Cirebon, Grow Up Institute dan PT Astra Inisiasi Pelatihan Inovasi Produk Turunan Tape Grow Up Institute bekerja Sama dengan PT. Astra menggelar pelatihan produk turunan tape bakung yakni “kue lumpur tape surge dan moci ketan tape”.

Untuk diketahui, bahwa DSA Jamblang sudah melingkupi lima desa antara lain Desa Jamblang, Desa Sitiwinangun, Desa Wangunharja, Desa Bakung Lor dan Desa Bakung Kiduk. Masing-masing desa punya potensi dan keunikan yang saling terintegerasi.

Sementara Kecamatan Jamblang terutama desa Jamblang, Desa Wangunharja dan Bakung Lor merupakan desa binaan PT Astra dan Grow Up Institute. Dalam pelatihan ini Grow Up Institute membawa instruktur yang merupakan Praktisi Ahli Tentang Olahan Makanan. Pelatihan ini menjadi penting dikarenakan tape ketan bakung merupakan salah satu ciri khas Cirebon tentang produk kuliner. 

Tape ketan bakung perlu adanya inovasi karena produk tape ketan sudah sangat umum dan perlu adanya peningkatan hasil dari tape ketan sehingga produk tape ketan dapat bervariasi. 

Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi “harapan baru inovasi makanan khas” dalam produk olahan tape ketan bakung. Sehingga dapat menjadi variasi baru dalam mengkonsumi tape ketan.

Masyarakat yang terlibat dalam pelatihan berharap ilmu yang didapat bermanfaat dan produk turunan tape ketan bakung sebagai peluang usaha baru.

Produksi olahan Tape Bakung selain dijual langsung berupa tape ketan, kini tape ketan diolah kembali menjadi inovasi produk turunan baru diantaranya brownis tape ketan, lumpur surga tape, puding tape, permen tape.

Salah satu produk makanan hasil fermentasi tradisional Cirebon ialah tape ketan bakung. Secara historis, tape ketan bakung sudah ada Cirebon masih menjadi kerajaan. Pertama kali dibuat istri para raja untuk persembahan para pengikutnya.

Tape Ketan Bakung merupakan jajanan khas yang hanya diproduksi di Cirebon, tepatnya di Kecamatan Jamblang. Terbuat dari beras ketan dan ragi yang dibungkus daun pisang, tape ketan bakung dibuat melalui proses fermentasi yang cukup lama, sehingga menghasilkan rasa unik, manis dan asam.

Tape ketan bakung tak hanya bisa dimakan langsung, melainkan dapat disajikan untuk toping seperti es krim, kue, maupun minuman yang menyegarkan.

Ciri khas dari tape bakung sendiri yaitu warna ketan yang hijau. Warna tersebut berasal dari daun katuk yang kaya akan manfaat. Seperti mencegah infeksi bakteri, mencegah obesitas, mempercepat penyembuhan dan mencegah sambelit.

Ciri khas lainnya terletak pada rasanya yang manis, asem dicampur aroma khas dan tekstur nyang lembut dan kenyal.

Keunikan lainnya yang membedakan dari jenis tape ketan lainnya, terletak pada proses fermentasi ketan yang sudah dicampurkan dengan ragi tape khas Cirebon.

Proses pembuatannya, dimulai dari pemilihan ketan yang telah dibersihkan dan direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu, ketan ditiriskan dan dikukus hingga matang. Adonan ketan selanjutnya dibungkus dalam daun pisang selama beberapa hari hingga menjadi lengket.

Saat ini tape ketan bakung sudah menjadi sangat popular dan menjadi buah tangan wajib bagi wisatawan yang berkunjung di Cirebon. Terlebih saat menjelang Ramadan atau Idul Fitri. Para penjual tape ketan bakung akan banjir menerima pesanan.

Selain menjadi camilan, tape ketan bakung juga dapat digunakan untuk membuat kue tradisional seperti serabi ketan dan klepon.

Mengenai penamaan Es tape keta bakung ternyata kata bakung sendiri berasal dari sebuah tempat yaitu Desa Bakung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Minuman ini memiliki perpaduan rasa manis dan asam. 

Adapun rasa manis nya berasal dari daun katuk sehingga terasa lebih alami, sedangkan rasa asamnya berasal dari ketan yang sudah di fermentasi.

Dalam pengolahannya ternyata membutuhkan waktu yang tidak sebentar, kurang lebih 4 jam untuk fermentasi ketan. Termasuk di dalamnya terdapat beberapa teknik khusus sehingga bisa menghasilkan citarasa yang pas.


Es tape ketan bakung tak hanya menghiasi berbagai kuliner khas Cirebon, bahkan minuman ini sudah melegenda karena sudah ada sejak dulu. Dan salah satu nya diciptakan oleh masyarakat desa Bakung dengan mengolah tape ketan.

Es Tape Ketan Bakung menjadi minuman favorit masyarakat Cirebon karena memiliki rasa yang khas serta manis alami. Selain itu harga dari es tape ketan bakung sangat terjangkau.

Jadi bagi anda yang sedang berkunjung ke Cirebon jangan lupa untuk menikmati sensasi kesegaran Es Tape Ketan Bakung cirebon.
Share:

Jumat, 20 Oktober 2023

 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) berubah bentuk menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) yang insya Allah berdasarkan informasi  SK Perpresnya akan keluar dalam waktu dekat atau tepatnya mudah-mudahan pas di hari santri nasional. ujar ReKtor IAIN Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani saat menyambut Direktur Diktis Prof Dr Zainul Hamdi dan Ibu Ana Hasbie  Juru bicara Menteri Agama RI di Cirebon.

Dengan lahirnya Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC)  dari rahim Kementerian Agama, maka salah satu program prioritas Menteri Agama RI Gus Yaqut Kholil Qoumas telah tercapai dengan baik, mahasiswa UIN Siber tersebar di 37 Provinsi di Indonesia.  ujar Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Zainul Hamdi saat memberikan konfirmasi di Cirebon, Jum’at (13/10/2023)

Menurutnya, perubahan bentuk ini harus diikuti dengan adanya transformasi keilmuan dan digitalisasi campus secara menyeluruh agar kiprah UIN Siber di masyarakat semakin mendunia. “Perubahan bentuk ini juga dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi keilmuan Agama Islam dengan sains serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,” terangnya. “Semoga cita-cita dan harapan mulia ini terwujud” harapnya. Makanya kami datang selain untuk mengevaluasi sarana prasarana, server, bandwith, LMS, SIM, SDM dan lainnya.

Pada kesempatan berbeda, juru bicara Menteri Agama RI ibu Ana Hasbie berharap agar perubahan bentuk ini diikuti dengan adanya perubahan peningkatan mutu dan kualitas. Penguatan bidang Sarpras, SDM Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting terlebih khusus learning menejemen sistemnya harus bagus, mudah diakses dan fleksibel.

“Kampus UIN siber syekh nurjati harus mampu menyelenggarakan integrasi keilmuan agama Islam dan sains yang memiliki distingsi atau pembeda terhadap prodi yang ada pada perguruan tinggi lain. kerja kolektif, kolegial dan prosedural bisa cepat juga transformasi. Tidak ada yang merasa dilangkahi, dan saling respek. Semoga menjadi “lesson learn” untuk kita semua, pentingnya memperkuat sinergitas,” lanjut Ana.

Perubahan bentuk kelembagaan IAIN menjadi UIN Siber harus menjadi momentum perubahan mindset dari seluruh pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan stakeholders, sehingga mampu mengantarkan sebagai wolrd class university,” imbuh Rektor.

Sebelum Perpes UIN Siber Syekh Nurjati terbit, para pihak secara intensif melakukan pertemuan untuk membahas PMA tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN agar kampus bisa membuka Fakultas baru dan prodi-prodi PJJ lainnya baik S1 maupun S2.

Ketua Jurusan PJJ PAI, Dr. Moh Ali Hafid, M.Pd.I menyampaikan bahwa pilot projek Menteri Agama RI telah dilaksanakan dengan baik sesuai arahan pak Rektor, pak Dirjen, pak Direktur maupun pak Dekan FITK, dan telah melakukan transformasi digital secara bertahap dan sistematis di prodi PJJ PAI, baik LMS, peningkatan kualifikasi dan skill SDM, conten creator, penyusunan modul dan proses peningkatan mutu dalam pelayanan Pendidikan jarak jauh ini. ujar Ali

Share:

Kamis, 19 Oktober 2023

Bupati Imron Launching SiDITA, PAD Retribusi Tenaga Kerja Asing Bakal Meningkat

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) yang sudah membuat inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat melakukan launching Sistem Digitalisasi Retribusi Tenaga Kerja Asing (SiDITA) di Hotel Patra Cirebon, Kamis (19/10/2023). 

Menurut Imron, apa yang dilakukan oleh Disnaker ini sangat bagus, apalagi bisa menunjang PAD yang lebih tinggi. "Ini merupakan inovasi yang dibuat oleh Kadisnaker, dimana kedepan PAD untuk retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA) bisa meningkat," katanya.

Ia mengungkapkan, pada era globalisasi saat ini, Indonesia masih memerlukan investor asing, dan sebagai negara anggota World Trade Organization (WTO), yang harus membuka kesempatan masuknya TKA.

Imron juga mengatakan, trend keberadaan TKA yang berdomisili dan bekerja di Kabupaten Cirebon semakin meningkat jumlahnya dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.

"Keberadaan TKA yang meningkat, diharapkan menjadi daya ungkit terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi penggunaan TKA," lanjutnya.

Dijelaskan Imron, bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Permenaker Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, serta Perda Kabupaten Cirebon Nomor 4 Tahun 2022 tentang Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

"Pemberi kerja yang mempekerjakan TKA, dikenakan retribusi untuk pengesahan RPTKA perpanjangan bagi TKA yang bekerja di lokasi, dalam satu kabupaten/kota dengan nilai retribusi besarnya US$100 (seratus dollar Amerika Serikat) per jabatan per orang per bulan," jelas Imron.

Sehingga, kata Imron, untuk meningkatkan PAD dari sektor retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Cirebon adalah melalui inovasi sistem pembayaran retribusi yang lebih mudah.

"Biasanya, transaksi pembayaran yang dilakukan secara manual dengan langsung mendatangi loket pada bank persepsi yang ditunjuk pemerintah daerah (bank BJB), tetapi belum memberikan kemudahan layanan pembayaran, yang berakibat pada capaian target penerimaan pendapatan retribusi daerah," ungkap Imron.

"Sehingga, dengan diterapkan inovasi sistem pembayaran digitalisasi melalui virtual account SiDITA ini, kami optimis, pada tahun anggaran 2024 dapat melebihi target penerimaan," sambungnya.

"Karena inovasi ini, dapat memangkas alur transaksi pembayaran secara manual dan transaksi dapat dilakukan dimanapun pun, kapan pun, dan dari bank mana pun, sehingga lebih efisiensi waktu dan tenaga," tambahnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, jumlah TKA di Kabupaten Cirebon saat ini tercatat sebanyak 412 orang. 

Ratusan TKA tersebut berasal dari 21 negara yang bekerja pada 70 perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Bahkan kata Novi, pihaknya mampu mencapai terget PAD sektor penarikan retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Cirebon. "Capaian retribusi Oktober 2023, dari target Rp1 Miliar kini  sudah tercapai Rp2,5 Miliar, artinya lebih dari 255 persen capaiannya," jelas Novi.

Ia menambahkan, bahwa sistem digital SiDITA ini merupakan pelayanan berbasis virtual account pertama yang dilaunching dari kota/kabupaten se-Jawa Barat. 

"Sistem digital SiDITA ini untuk mempermudah pembayaran retribusi pembayaran TKA yang bekerjasama dengan bank BJB. Sehingga nantinya, perusahaan yang mempekerjakan TKA bisa memanfaatkan program ini dengan mudah," imbuhnya. (Ara)

Share:

Rabu, 18 Oktober 2023

Diskominfo Kabupaten Cirebon Luncurkan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (Sipiter)

KABUPATEN CIREBON - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon terus melakukan inovasi dalam mempermudah layanan berbasis elektronik. Terbaru, Diskominfo Kabupaten Cirebon meluncurkan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (Sipiter), bertempat di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Rabu (18/10/2023).

Peluncuran Sipiter ini merupakan Laporan Proyek Perubahan Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH., MH yang tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX Tahun 2023. 

Launching ini dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon yang sekaligus mentor, Dr. H. Hilmy Riva'i, M.Pd beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon.

Dalam aplikasi tersebut, terdapat beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas maupun ASN di lingkungan Pemkab Cirebon. Sehingga, Sipiter ini juga merupakan integrasi beberapa layanan elektronik yang selama ini masih tersebar di Perangkat Daerah masing-masing dijadikan dalam satu wadah layanan secara terpadu.

Bupati Imron menyambut baik inovasi yang dilakukan ini. Menurutnya, semangat reformasi birokrasi berbasis elektronik ini bisa cepat tercapai dengan adanya integrasi layanan.

"Dengan adanya sistem ini, maka masyarakat cukup dipermudah, karena semua layanan masyarakat sudah terpadu ada disitu dalam satu layanan website. Semoga inovasi ini juga bisa memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat secara umum maupun ASN," ujar Imron.

Namun, Imron juga meminta kepada semua instansi di Pemkab Cirebon untuk ikut berperan aktif dalam memperbaharui data yang ada dalam sistem. Karena, menurutnya, tanpa adanya kerjasama, maka sistem yang baik tidak akan berjalan dengan baik.

"Perangkat daerah juga harus ikut membantu, karena pada dasarnya, semua ini untuk mempermudah layanan kepada masyarakat," tambahnya.

Di tempat sama, Sekda Kabupaten Cirebon juga menyebut inovasi ini sangat sejalan dengan amanat Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE. 

"Kita berharap, masyarakat bisa memanfaatkan website Sipiter ini untuk mendapatkan berbagai layanan yang dibutuhkan. Efektif, efisien dan transparan adalah semangat kita dalam memberikan pelayanan," singkatnya.

Sementara itu, Kadiskominfo Kabupaten Cirebon sebut masih ada beberapa permasalahan yang menjadi kendala dalam pengembangan website Sipiter ini. Menurutnya, penyempurnaan dari website akan terus diupayakan oleh pihaknya, sehingga kedepan website Sipiter akan bermanfaat secara penuh.

"Ada beberapa perangkat daerah yang belum menyerahkan data layanan informasi berbasis elektroniknya, sehingga saat ini website Sipiter kedepannya akan dilakukan pembaharuan secara berkelanjutan," ungkap Bambang.

"Harapan saya, semoga website Sipiter ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dan ASN yang hendak mendapatkan pelayanan melalui media elektronik. Karena kalau diibaratkan, Sipiter ini merupakan rumah bagi berbagai aplikasi layanan informasi berbasis elektronik yang disediakan oleh Pemkab Cirebon," imbuhnya. (Ara)

Share:

Selasa, 17 Oktober 2023

Bangun Semangat Olahraga, IAIN Cirebon Selenggarakan Poros Jati 2023

CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Pekan Orientasi Riset Olahraga dan Seni (Poros Jati) yang diselenggarakan mulai tanggal 17 hingga 20 Oktober 2023. Acara ini menjadi sorotan utama dalam kalender akademik kampus, menggabungkan semangat olahraga, seni, dan rasa persatuan di antara mahasiswa dan anggota komunitas kampus. Selasa, 17 Oktober 2023.

Dalam sambutanya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, menyampaikan Poros Jati bukan hanya tentang bersaing, tetapi juga tentang merayakan keanekaragaman bakat dan minat yang dimiliki oleh mahasiswa. 

"Ini adalah momen yang memungkinkan mereka untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan mempererat ikatan di antara satu sama lain,” tutur Prof. Aan.

Lanjutnya, hari ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan, tetapi yang lebih penting adalah menjunjung tinggi sportifitas. Selamat bertanding, dan jadilah inspirasi bagi semua yang menyaksikan.

Sementara Wakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam ,M.Ag. menjelaskan, kegiatan Poros Jati tersebut merupakan program kampus setempat untuk memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa serta menjaring bibit unggul yang dapat mewakili IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk berkompetisi dalam berbagai event.

Poros Jati tahun ini  mengangkat tema “Mewujudkan Kampus Cyber yang Berprestasi”, dan menjadi platform yang menghubungkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan kebugaran fisik, kreativitas seni, dan budaya di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Salah satu sorotan dalam Poros Jati adalah berbagai kompetisi olahraga yang sangat kompetitif. Mahasiswa membentuk tim dan berpartisipasi dalam cabang-cabang olahraga seperti futsal, voli, badminton, basket, tenis meja dan catur cepat. Kompetisi yang ketat dan semangat sportifitas yang tinggi menjadi daya tarik utama dalam ajang ini.

Selain olahraga, seni juga memiliki peran utama dalam Poros Jati. Mahasiswa menampilkan bakat seni mereka dalam berbagai cabang seni, termasuk musik, pop solo islami, band, kaligrafi, MTQ, debat bahasa Inggris, debat bahasa Arab, debat konstitusi, duta kampus dan dokumenter poros jati. Penampilan seni yang menginspirasi dan kreatifitas yang memukau mewarnai kegiatan ini.

Sedang untuk lomba cabang Karya Tulis Ilmiah (sains dan teknologi) yakni bussines plan dan karya inovatif. Sementara khusus untuk juara lomba Tiktok Moderasi Beragama dan Tiktok Branding Kampus, sudah barang tentu dengan melihat banyaknya viewers pada Tiktok masing-masing peserta lomba.

Poros Jati telah menetapkan standar tinggi dalam penyelenggaraan acara yang menggabungkan semangat kompetisi dan kekreatifan seni. Ini bukan hanya tentang merayakan bakat mahasiswa, tetapi juga tentang mempromosikan semangat kebersamaan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Acara ini juga mencerminkan komitmen IAIN dalam membentuk lulusan yang berpengetahuan luas, berbakat, dan memiliki etika serta semangat kebersamaan yang kuat. (din)

Share:

Senin, 16 Oktober 2023

Lulusan PPG IAIN Cirebon Capai 88,50 Persen, Rektor : Ini Capaian Terbesar Tahun 2023

 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag saat mengukuhkan Guru Profesional pada kegiatan PPG 2023.


FOKUS CIREBON, FC - Gemuruh tepuk tangan dari ratusan guru profesional menggema di ruang hotel, di Kota Cirebon. Tepuk tangan ini sebagai bentuk curahan rasa syukur dan bangga mereka yang telah dikukuhkan sebagai guru profesional oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan dilangsungkan dengan penyematan sebagai tanda mereka lulus sebagai guru profesional, Senin, (16/10/2023).

Berdasarkan data yang diperoleh Fokus Cirebon, bahwa pengukuhan ini dihadiri oleh 257 guru dan merupakan yang terbanyak dengan prosentase kelulusan tertinggi sekitar 88,50 persen selama 2 tahun terakhir. 

"Alhamdulillah, pada tahun 2023 ini pengukuhan guru profesional dihadiri 257 guru dengan prosentase kelulusan tertinggi sekitar 88,50 persen," terang Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saifudin M.Ag.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Syekh Nurjati Cirebon itu, kata Dekan FITK, 257 guru ini terdiri 257 Guru ini terdiri dari Mata Pelajaran PAI 119 Guru, Mata Pelajaran Fiqih 26 Guru, Mata Pelajaran Akidah Akhlak 36 Guru, Mata Pelajaran Qur’an Hadist 58 Guru, Mata Pelajaran Bahasa Arab 18 Guru.

Menurutnya, asal daerah peserta lulus tersebar di 35 Kota/Kabupaten seluruh indonesia. Di antaranya dari Bandung, Banjarnegara, Batang, Bekasi, Binjai, Bogor, Brebes, Sumedang, Ciamis, Cianjur, Cilacap, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Garut, Karawang, Tasikmalaya, Tegal, Probolinggo, Sumenep, Sidoarjo, Subang, Kendal, Kab. Sigi (Sulteng), Kabupaten Takalar Sulsel, Kab Sumba Barat NTT, dan lain-lain.

"Sedangkan untuk 6 provinsi itu, berasal  dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan," katanya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag dalam sambutannya menyatakan, bahwa pengukuhan guru profesional periode 5 tahun 2023 ini merupakan yang terbesar. 

"Para guru profesional ini berasal dari 35 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Hari ini kita kukuhkan dan semoga ilmu-ilmu yang didapat bisa diaplikasikan di masyarakat untuk menyongsong masa depan generasi bangsa," jelasnya.

Prof Aan juga menjelaskan, bahwa untuk mengingat IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Aan memulai dengan membuka kesejarahan Cirebon terkait nama Syekh Nurjati Cirebon.

Kemudian berdasarkan KMA RI Nomor 860 Tahun 2022 tentang penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project Perguruan Tinggi Keagamaan Islam berbasis Siber dan menetapkan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai PTKI berbasis Siber pertama di Indonesia.

Penetapan ini didasarkan pada keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 1175 Tahun 2021 tentang Penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project Perguruan Tinggi Keagamaan Islam berbasis Siber (Digital University.

Menurut Prof Aan, Transformasi Kelembagaan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) ini memiliki 3 peran utama. Pertama menyelenggarakan program pendidikan berbasis Siber, sebagai frontier advokasi gerakan OIER (Open Islamic Educational Resources) yang berarti bahwa UINSSC menjadi inisiator dalam pusat pengembangan pendidikan Islam yang ke depan akan menjadi rujukan dunia.

Terkait dengan beberapa hal yang menjadi prioritas antara lain kajian dan perkembangan Moderasi Beragama, pengembangan pembelajaran berbasis digital dan yang lainnya. Kemudian PTKI sebagai knowledge creation and transmission dalam semi-isolation space menjadi re-creation and connecting knowledge pada open space.

Kedua UINSSC Menyelenggarakan proses belajar mengajar berbasis digital multimedia university dalam mengembangkan PTKI sebagai knowledge creation and transformation, ini menandakan bahwa UINSSC ini perguruan tinggi keagamaan Islam yang memiliki peran dalam memproduksi pengetahuan dan mentransformasikannya dalam konteks pengembangan belajar mengajar berbasis digital.

Pada aspek yang kedua ini, kata Prof Aan, untuk menjadi multimedia, sehingga untuk dosen dan mahasiswanya, itu harus bisa membuat konten-konten (konten kreator).

Ketiga UINSSC Penyelenggara program pendidikan jarak jauh (PJJ) dan pendidikan berbasis teknologi atau cyber university yang networked, digital, dan virtual Efisiensi pembiayaan dan efektivitas pembelajaran yang menghasilkan output yang lebih optimal dan mampu mendorong terjadinya revolusi peran PTKI, dosen, mahasiswa, dan stakeholder PTKI. Menerapkan program pembelajaran berbasis TIK, seperti blended atau hybrid learning, e-learning, online learning, digital learning, dan virtual learning melalui Learning Management System (LMS) yang futuristik dan modern, dan menjadi frontiers of education innovation, sebagai pusat riset dan pengembangan inovasi berbagai modus pembelajaran berbasis teknologi dan diseminasi inovasi.

"Pada Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ini,  sebentar lagi kita akan ada 6 Prodi, 5 Prodi S1 dan 1 Prodi S2," terangnya.


Sementara itu, kegiatan pengukuhan guru profesional ini dihadiri oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian
 Agama RI, Drs. Amrullah, M.Si, kemudian Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, para Wakil Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Direktur Pascasarjana dan 0ara Dekan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, para Wakil Dekan FITK, Kepala Bagian TU FITK, Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi PPG, para tamu undangan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Seksi PAI, Kapala Seksi Penmad Se-Wilayah 3 Cirebon. (Nurdin)




Share:

Minggu, 15 Oktober 2023

Pemkab Cirebon Lakukan Pra Kerjasama Dengan Pemkot Guangzhou China Terkait Pariwisata dan Budaya

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan pra kerjasama dengan Pemerintah Kota Guangzhou China terkait Pariwisata dan Budaya dari Anggota Aliansi Kota Pelestarian Budaya Konservasi Jalur Sutera Maritim (CAMSR).

Penandatanganan pra kerjasama sendiri dilakukan di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (15/10/2023) dan dihadiri oleh para pejabat, baik dari Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Kota Guangzhou China.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, dirinya mengaku bangga, karena Kabupaten Cirebon dapat berpartisipasi aktif sebagai salah satu wilayah pendaratan jalur Sutera Maritim pada abad 14 yang dilakukan oleh Laksamana Ceng-Ho.

"Kabupaten Cirebon merupakan salah satu lokasi pendaratan jalur perdagangan, sehingga penyebaran budaya jalur Sutera Maritim dapat berkembang pesat, karena letaknya yang strategis sebagai daerah pesisir pantai dan memiliki pelabuhan Muara Jati Cirebon yang sangat ramai pada masanya," ujar Imron.

Menurut Imron, terdapat sembilan pendaratan jalur Sutera Maritim yang tersebar di Nusantara, salah satunya di wilayah Cirebon.

Imron menjelaskan, menurut sejarah Laksamana Cheng-Ho berlabuh di Muara Jati Kerajaan Singapura, nama kerajaan sebelum dikenal adanya Cirebon pada tahun 1415.

"Kedatangan Laksamana Cheng-Ho sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan peradaban sosial, budaya dan ekonomi Cirebon," ungkap Imron.

"Bukti peninggalan kedatangan Cheng-Ho yang masih ada hingga saat ini di Cirebon, diantaranya bangunan seperti masjid, vihara, makam, mercusuar, benda bersejarah, seperti keramik China, tembikar, tata busana, batik motif Mega Mendung, kuliner juga beragam peninggalan lain khas Tiongkok yang telah berakulturasi dengan sistem budaya lokal di Cirebon," jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya pertemuan dengan forum promosi dan pra kerjasama pariwisata dan budaya ini akan semakin menguatkan kedua wilayah, baik kota-kota yang telah tergabung dalam CAMSR dan Kabupaten Cirebon sendiri. 

"Semoga dengan forum ini, kegiatan pariwisata dan budaya Kabupaten Cirebon akan makin maju dan berkembang, serta menjadi akses awal pemerintah daerah berinteraksi lebih baik dan modern dalam pergaulan global untuk mensejahterakan masyarakatnya," harapnya.

Di tempat yang sama, Deputy Chief of Guangzhou Culture, Television, Tourism Bureau Chief of Guangzhou Culture Heritage Bureau, Mr. Liu Xiao-Ming mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang ada di Indonesia yang telah mengatur pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Bahkan pihaknya juga mengirimkan salam hormat kepada teman-teman di Indonesia yang selama ini telah mendukung perkembangan budaya jalur Sutra Maritim. 

"Kami datang dengan hati yang tulus, penuh harapan dan dengan visi bersama untuk mendorong perkembangan lebih lanjut dari Jalur Sutra Maritim," katanya.

Ia menjelaskan, tahun ini adalah tahun ke-10 dari One Belt One Road dan perjalanan budaya jalur Sutra Maritim, yang dimulai dari Guangzhou sampai di Indonesia, yakni di Cirebon, yaitu untuk melanjutkan persahabatan jalur Sutra yang sudah mencapai ribuan tahun. 

"Lebih dari 2000 tahun yang lalu kapal-kapal dagang Tiongkok berlayar jauh hingga ke Indonesia, dan menciptakan sejarah legendaris di jalur Sutra Lautan Hindia," lanjutnya.

Liu Xiao-Ming mengungkapkan, saat ini Tiongkok telah menjadi mitra perdagangan terbesar di Indonesia selama 10 tahun berturut-turut. 

Tiongkok dan Indonesia terus mengembangkan ide-ide baru dan wilayah baru dalam kerjasama, serta menggali potensi baru. 

Dengan latar belakang kerjasama yang erat antara Tiongkok dan Indonesia, saat ini Gungzhou dan Cirebon memiliki peluang perkembangan yang luas.

"Dalam perjalanan budaya jalur Sutra Maritim pada tahun 2023, pihaknya akan terus menjalin hubungan, berbagi pengalaman, dan saling menguntungkan, serta melakukan komunikasi dan kerja sama budaya yang menyeluruh," ungkapnya.

"Dengan fokus pada kerjasama pelestarian warisan budaya Jalur Sutra Maritim, kita akan berbagi sumber daya dan mendapatkan manfaat bersama, meningkatkan komunikasi budaya, saling memperkaya dan berupaya untuk lebih baik dalam menemukan, menyoroti, dan mengkomunikasikan nilai nilai Jalur Sutra Maritim," sambungnya.

"Di Cirebon ini, mari kita bersama-sama menjadi saksi perjalanan budaya Jalur Sutra Maritim menuju pelayaran yang baru, membuka layar dan menjelajah dengan semangat baru," imbuhnya. (Anisa)

Share:

Komunitas Kolaborator Kebaikan ID Yang Diprakarsai Mahasiswa IAIN Cirebon Berdama DLH Gelar Aksi Clean Up di Pantai Kesenden

FOKUS CIREBON, FC - Aksi gotong royong yang dilakukan Komunitas Kolaborator Kebaikan ID pada 14-15, Sabtu-Minggu Oktober 2023, menggelar bersih-bersih sampah sampai di Pantai Kesenden Cirebon.

Dalam kegiatan ini Komunitas Kolaborator Kebaikan ID menindak lanjuti inisiasi sebelumnya dengan komunitas Bersama Indonesia chapter Cirebon yang telah mengadakan Diskusi Publik tentang kesadaran lingkungan.

Komunitas yang penggeraknya adalah  mahasiswa lintas jurusan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, disiasati aksi yang bertepatan juga dengan momentum sumpah pemuda mendatang.

Dengan kata lain, aksi ini adalah bentuk output dari sebuah diskusi yang diadakan pada pekan sebelumnya. Terbilang cukup singkat untuk persiapan aksi clean up yang hanya satu pekan.

Berkolaborasi dengan beberapa komunitas lingkungan seperti Suara Alam Indonesia, Pesona Gunung Indonesia, World Clean Up Day, dan beberapa Sispala dari berbagai sekolah seperti SMA N 4 Cirebon dan MAN 4 Cirebon. Dan masih banyak lagi.

Tak hanya dari sektor komunitas, aksi ini pun menggandeng beberapa stakeholder pemerintahan yang penting seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Cirebon, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, dan juga kelurahan Kesenden yang menjadi kawasan wilayah aksi.

Pada awalnya aksi digelar selama dua hari di beberapa titik tidak hanya pantai Kesenden melainkan juga sungai seperti Sukalila, pilang, dan belakang CSB. Namun, karena satu dan lain hal panitia memutuskan untuk memfokuskan wilayah kerja aksi pada satu titik saja yaitu pantai Kesenden.

"Pantai Kesenden ini sebetulnya sering kami bersihkan berkala beberapa pekan, bahkan dari sebelum dan setelah adanya Pandawara. Tapi tetap saja cepat kotor karena membawa sampah dari dua sungai yang mengapitnya" ujar Rezky dari DLH.

Ruliyanto, Lurah Kesenden juga menyatakan hal yang sama bahwa permasalahan kotornya pantai kesenden tak bisa diselesaikan dengan membersihkan pantainya saja. Masyarakat setempat pun perlu diedukasi, dan aksi pembersihan sungai-sungai lainnya juga.

Selaku Koordinator Aksi Clean Up, Omar Qad Panity menyatakan, sekalipun belum sepenuhnya semua sampah dibersihkan, tapi setidaknya dapat meminimalisir dan sebagai upaya kecil memantik kesadaran kolektif khususnya anak muda.

Untuk relawan yang hadir sendiri di hari pertama sekitar 80an, dan di hari keduanya mengalami kenaikan menjadi sekitar 100an orang. Terdiei dari elemen pemerintah, komunitas, organisasi kampus, sekolah, madrasah, dan umum lainnya.

"Perlu ada sedikit catatan evaluasi bagi panitia agar melaksanakan koordinasi dengan baik, seperti ke tingkat-tingkat RW/RT sekalipun, agar masyarakat juga terasa dirangkul," ujar Gun sebagai salah satu relawan yang terlibat. 

Hal senada diungkapkan Sugeng, bahwa keterlibatan warga setempat sangat dinanti. Apalagi warga Kesenden merupakan warga yang terdekat dari pantai ini. Maka kepedulian mereka sangat berarti bagi lingkungan di sini.


Terlepas dari itu, acara seperti ini memang pantas untuk diberi apresiasi. Seperti respon dari Diana. Pihaknya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga banyak yang meniru aksi kebaikan seperti yang dilakukan anak-anak muda ini.

Demikian juga dari Ai yang menyatakan, bahwa kegiatan ini yang dibutuhkan anak-anak, kapan pun dan di mana pun pokoknya pihaknya siap support.

"Semoga aksi-aksi clean up, gerakan-gerakan kebaikan kecil lainnya akan terus ada dan berlipat ganda," tandasnya.

Share:

Sabtu, 14 Oktober 2023

Direktur Diktis Prof Dr Zainul Hamdi dan Ana Hasbie Juru bicara Menteri Agama RI, Berkunjung Ke IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) berubah bentuk menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) yang insya Allah berdasarkan informasi  SK Perpresnya akan keluar dalam waktu dekat atau tepatnya mudah-mudahan pas di hari santri nasional. ujar ReKtor IAIN Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani saat menyambut Direktur Diktis Prof Dr Zainul Hamdi dan Ibu Ana Hasbie  Juru bicara Menteri Agama RI di Cirebon.

"Dengan lahirnya Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC)  dari rahim Kementerian Agama, maka salah satu program prioritas Menteri Agama RI Gus Yaqut Kholil Qoumas telah tercapai dengan baik, mahasiswa UIN Siber tersebar di 37 Provinsi di Indonesia," terang Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Zainul Hamdi saat memberikan konfirmasi di Cirebon, Jum’at (13/10/2023)

Menurutnya, perubahan bentuk ini harus diikuti dengan adanya transformasi keilmuan dan digitalisasi campus secara menyeluruh agar kiprah UIN Siber di masyarakat semakin mendunia. 

Bahkan, lanjutnya, perubahan bentuk ini juga dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi keilmuan Agama Islam dengan sains serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Semoga cita-cita dan harapan mulia ini terwujud” harapnya. 

Makanya kami datang selain untuk mengevaluasi sarana prasarana, server, bandwith, LMS, SIM, SDM dan lainnya.

Pada kesempatan berbeda, juru bicara Menteri Agama RI ibu Ana Hasbie berharap agar perubahan bentuk ini diikuti dengan adanya perubahan peningkatan mutu dan kualitas. Penguatan bidang Sarpras, SDM Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting terlebih khusus learning menejemen sistemnya harus bagus, mudah diakses dan fleksibel.

“Kampus UIN siber syekh nurjati harus mampu menyelenggarakan integrasi keilmuan agama Islam dan sains yang memiliki distingsi atau pembeda terhadap prodi yang ada pada perguruan tinggi lain. kerja kolektif, kolegial dan prosedural bisa cepat juga transformasi. Tidak ada yang merasa dilangkahi, dan saling respek. Semoga menjadi “lesson learn” untuk kita semua, pentingnya memperkuat sinergitas,” lanjut Ana.

Perubahan bentuk kelembagaan IAIN menjadi UIN Siber harus menjadi momentum perubahan mindset dari seluruh pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan stakeholders, sehingga mampu mengantarkan sebagai wolrd class university,” imbuh Rektor.

Sebelum Perpes UIN Siber Syekh Nurjati terbit, para pihak secara intensif melakukan pertemuan untuk membahas PMA tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN agar kampus bisa membuka Fakultas baru dan prodi-prodi PJJ lainnya baik S1 maupun S2.

Ketua Jurusan PJJ PAI, Dr. Moh Ali Hafid, M.Pd.I menyampaikan bahwa pilot projek Menteri Agama RI telah dilaksanakan dengan baik sesuai arahan pak Rektor, pak Dirjen, pak Direktur maupun pak Dekan FITK, dan telah melakukan transformasi digital secara bertahap dan sistematis di prodi PJJ PAI, baik LMS, peningkatan kualifikasi dan skill SDM, conten creator, penyusunan modul dan proses peningkatan mutu dalam pelayanan Pendidikan jarak jauh ini," ujar Ali (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support