Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 28 Januari 2022

Pemkot Cirebon Targetkan Kenaikan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pajak

CIREBON – Upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah makin ditingkatkan, maka pada tahun 2022 ini, Pemerintah Kota Cirebon menargetkan untuk menaikan target pendapatan daerah dari sektor pajak.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, M. Arif Kurniawan, M.T. mengakui, pada 2022 ini target pendapatan di sektor pajak ditetapkan Rp196 miliar. Jumlah itu meningkat dari tahun 2021, yakni Rp192 miliar. 

“Kalau dari data 2021, memang realisasinya hanya 85 persen. Kenaikan ini memang berat, mengingat selama dua tahun ini ada pandemi Covid-19,” ujarnya, Jumat (28/1/2022) pagi, usai rapat di DPRD Kota Cirebon. 

Arif juga menjelaskan, sepanjang pandemi Covid-19 ini ada dua data, yakni wajib pajak yang aktif dan tidak aktif. Data tersebut bersumber dari data yang terdaftar di Pemda Kota Cirebon. 

“Dari sisi yang terdaftar, kita lakukan monitoring secara aktif dan berkala. Kemudian kita pasang tapping box (alat rekam transaksi, red) tambahan. Mudah-mudahan bisa terpasang semua,” jelasnya. 

Sedangkan untuk wajib pajak tidak aktif, kata Arif, pihaknya akan melakukan pemetaan, guna menginventarisasi wajib pajak yang sudah tutup maupun masih buka tetapi tidak bayar pajak. 

“Setelah pemetaan sudah ada hasil dan terbukti tidak bayar pajak, maka kita akan tagih untuk membayar pajak,” katanya.

Selain penggunaan tapping box, sambung Arif, pihaknya sedang meningkatkan pelayanan agar wajib pajak lebih mudah dalam proses pembayaran pajak. 

“Dari sisi layanan, kita juga akan permudah dengan layanan online atau lainnya. Untuk sekarang baru BPHTB yang sudah elektronik, kini PBB sedang dikembangkan elektronik meski untuk beberapa wilayah tertentu dahulu,” tutur Arif. 

Arif mengakui dengan target yang sudah ditentukan, itu perlu upaya maksimal. Karena dengan target Rp196 miliar, diperlukan rata-rata perbulan minimal Rp16 miliar. 

“Untuk Januari ini, kita baru setengahnya, yakni Rp8 miliar, kita akan terus evaluasi berkala,” ucap Arif. 

Meski demikian, Arif mengemukakan, apabila pada pertengahan atau triwulan pertama sudah terlihat tidak mencapai target, maka akan ada revisi target. 

“Tapi tetap kita upayakan optimalisasi dari sisi data, pelayanan, dan wajib pajaknya,” katanya. (Bambang)

Share:

Kamis, 27 Januari 2022

Alhamdulillah, Kemenpan RB Sudah Merespon Pengajuan Pengembangan Dua Fakultas di IAIN Cirebon

Rektor IAIN SNJ Cirebon dan Dekan FSEI IAIN SNJ Cirebon pada kegiatan Rakerpim FSEI tahun 2022, di salah satu hotel di Cirebon, Kamis (27/1/2022).

FOKUS CIREBON, FC - Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg dalam rapat kerja pimpinan fakultas menyatakan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sudah merespon pengajuan pengembangan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi 2 fakultas.

Menurut Aan, pengembangan fakultas tersebut merupakan bagian dari pengembangan lembaga, yaitu transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

"Kita sudah mendapatkan respons dari Kemenpan RB dan Kabiro Ortala (Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama), sehingga pengembangan 2 fakultas ini dapat terealisasi,” kata Aan.

Persetujuan pemekaran dua fakultas yang direspon Kemenpan RB tersebut, juga dibenarkan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg. Menurut Rektor Sumanta pemekaran 2 fakultas di FSEI tersebut sudah disetujui dan dipastikan dapat terealisasi tahun 2022 ini.

“Alhamdulillah, menurut laporan dari Kepala Biro Ortala, Pak Lutfi, insya Allah Minggu ini akan di SK-kan. Jadi persetujuannya sudah,” ucapnya.

Sumanta juga menegaskan, bahwa pihaknya akan segera melakukan berbagai langkah untuk pemenuhan berbagai hal terkait kebutuhan pemekaran fakultas tersebut. (din)
Share:

Kepala Dekopindo Kota Cirebon Apresiasi Kinerja Pengurus Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di Gedung Pascasarjana, IAIN SNJ Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Pertumbuhan SHU Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tahun 2021 ini naik 33 persen mendapat apresiasi dari Kepala Dekopindo Kota Cirebon, Kamis, (27/1/2021).

Menurut Kepala Dekopindo, Yodi Rudiantono, SE, MM, kemajuan ini dilihat dari situasi dan kondisi daerah  yang masih dalam masa pandemi Covid 19, namun Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon mampu tumbuh dan berkembang baik.

"Ini tentu sangat diapresiasi, mengingat Indonesia dan semua daerah di Indonesia masih dalam masa pandemi. Tetapi Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon tumbuh dan berkembang baik," ujarnya.

Apresiasi ini juga diberikan, karena kinerja pengurus koperasi yang baik, di mana tahun 2021 ini, mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi dan ini menjadi indikator sehatnya sebuah koperasi.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan buku laporan yang ada, itu bisa dilihat dari SHU yang meningkat, fasilitas yang meningkat dan partisipasi anggotanya juga aktif dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan koperasi.

Dijelaskan juga bahwa dari 268 koperasi yang ada di Kota Cirebon, baru 21 koperasi yang sudah melaksanakan RAT dan RAT di Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini merupakan RAT yang ke 21.

Yodi juga mengatakan, kriteria koperasi bisa melaksanakan RAT, indikator umumnya adalah kinerja yang tumbuh berkesinambungan beberapa tahun ke belakang. Apalagi situasi dan kondisi pandemi seperti ini, koperasi terus tumbuh dan berkembang baik, maka ini menjadi indikator yang baik.

Terkait Pinjol dan Kreditur atau sejenisnya yang disinggung Rektor IAIN Cirebon pada sambutan sebelumnya, kata Yodi itu menjadi tantangan tersendiri bagi koperasinya dan bagaimana koperasi ini memiliki nilai tambah di mata anggotanya. 

"Koperasi itu harus mampu memberikan sesuatu yang dibutuhkan baik uang maupun kebutuhan lainnya dengan cepat, sehingga anggota tidak terjebak dengan keterdesakan kebutuhannya sehingga terjebak Pinjol dan lainny," tandasnya. (din)



Share:

Pertumbuhan SHU Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon Naik 33 Persen



Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bersama Kepala Dekopindo Kota Cirebon dan Dewan Pengawas dan Pembina Koperasi Kota Cirebon saat menghadiri kegiatan RAT Koperasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon, di Lantai 3, gedung Pascasarjana, kampus setempat.


FOKUS CIREBON, FC - Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati menggelar kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT), tahun buku 2021, Kamis, (27/1/2021) di gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Lantai 3, kampus setempat.

Dalam kegiatan RAT tersebut, Ketua Koperasi Harapan Sejahtera (HS) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Edi Chandra menyatakan, bahwa pada tahun ini koperasi mengalami pertumbuhan SHU hingga 33 persen. 

Pertumbuhan tersebut dilihat dari fasilitas yang meningkat, SHU yang meningkat dan ini berangkat dari partisipasi aktif seluruh anggota koperasi.

"Ya alhamdulilah naik 33 persen, ini dikarenakan anggota masih terus aktif, partisipasi ke koperasi juga masih aktif sehingga kegiatan ekonomi koperasi tetap berjalan, dan sekaligus juga menjadi bagian dari upaya koperasi untuk turut  meningkatkan ekonomi anggota juga, padahal kita masih dalam masa pandemi Covid 19, tetapi jika keadaan sudah kembali normal saya yakini koperasi akan lebih maju dan berkembang lagi, saya optimis," terang Ketua Koperasi Harapan Sejahtera.

Disinggung soal adanya Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK), ini merupakan rencana kerja untuk tahun depan, ini bertujuan agar tetap ada pertumbuhan, ada peningkatan program, ada pengembangan usaha termasuk ada pengembangan unit usaha lainnya.

"Nanti dalam seasson tertentu pada RAT ini, kita membuka dialog atau diskusi bersama seluruh anggota RAT, untuk meminta pemikiran, ide dan masukan-masukannya bagi RAPBK," ujarnya.

Edi juga menjelaskan, pada RAPBK ini juga sekaligus akan meningkatkan volumenya, sehingga ada perubahan sektor manajemennya dan kita akan mandiri usaha usaha yang lain dan ada beberapa yang akan ditumbuhkan, ada unit kantin dan lainnya. Intinya tahun ini akan ada yang baru.  

Edi juga menjelaskan soal tingginya pinjaman ketimbang belanja, hal itu kata Edi disebabkan oleh kondisi yang masih pandemi, sehingga belanja ke kampus waktunya sangat terbatas. Sedangkan pinjaman mendesak, sedang belanja menurun karena memang kampusnya juga dalam kondisi online. 

"Tapi sekarang sudah membaik, sudah agak longgar, jadi pinjaman meningkat dan belanja meningkat karena sudah bisa ke kampus lagi," katanya.

Edi berharap, pandemi segela berakhir dan ekonomi segera tumbuh kembali, sehingga ini akan berdampak baik kepada semua sektor termasuk koperasi.

Sedangkan soal kendala pada koperasi selama setahun berjalan kemarin, menurut Edi Chandra, 

Sementara itu, Pembina Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag yang juga Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam RAT Koperasi Harapan Sejahtera memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus  koperasi, karena Koperasi Harapan Sejahtera saat ini menjadi koperasi yang maju. 

"Mudah-mudahan kemajuan ini terus berlangsung sampai tahun berikutnya mengiringi kemajuan kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dan berdasarkan beberapa laporan pengawas dan pembina koperasi, baik aspek kuantitatif maupun kualitatif, seluruhnya mengalami angka kenaikan dan ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi kita semua," tuturnya.

Rektor Sumanta juga menjelaskan bahwa koperasi dibentuk untuk mensejahterakan anggotanya, sehingga anggotanya menjadi berdaya dan sejahtera, tidak terpapar oleh kasus Pinjol yang sekarang tengah marak. Atau ke kreditor-kreditor yang memperjualbelikan uang. 

"Jadi koperasinya harus kuat dan maju, karena koperasi memiliki tujuan yang mulia dan memiliki nilai-nilai keagamaan untuk suatu tujuan kemanusiaan. Kalau kita lihat koperasi dibentuk itu kan untuk mensejahterakan dan memberdayakan," jelas Sumanta. 

Untuk itu, kata Sumanta, dengan kesejahteraan yang kita wujudkan bersama, disitulah kita memberikan konstribusi, bisa memberikan kondisi dan nuansa keadilan. 


Kendati demikian, lanjut Sumanta, koperasi tidak akan maju jika tidak ada kesadaran bersama, maka diperlukan formula untuk menumbuhkan gerakan bersama, yakni untuk mencapai keadilan bersama dan kesejahteraan bersama. 

Sementara itu, hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan RAT Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di antaranya Kepala Dekopindo Kota Cirebon, Pembina dan Pengawas Koperasi Kota Cirebon, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Direktur Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Warek 1, sejumlah guru besar, dosen dan 534 anggota Koperasi Harapan Sejahtera. (din)

Share:

Rabu, 26 Januari 2022

Puluhan Pejabat di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dilantik, Ini Pesan Rektor Sumanta

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag pada kegiatan pelantikan di lingkungan civitas akademika IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag melantik sejumlah pejabat di lingkungan akademisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (26/1/2021). 

Dalam pelantikan tersebut, Sumanta berpesan, sebagai PNS tentu melekat tanggungjawab, baik tanggungjawab  akademik maupun tanggungjawab keilmuan.

Selain itu, Rektor dua periode ini juga memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik, baik kepada PNS yang menjadi dosen dan PNS yang menjadi tenaga kependidikan, maupun dosen yang mendapat tugas tambahan, dan dosen yang diprioritaskan menjadi tendik.

Karena itu, kata Sumanta, camkanlah apa yang sudah diikrarkan dalam sumpah tersebut. Karena sumpah kita dilihat oleh para malaikat karena dalam sumpah tersebut kita menyebut nama Allah SWT.

"Pasca pelantikan kenaikan pangkat ini, mari kita jalankan tugas dengan baik, baik PNS yang menjadi dosen, PNS yang menjadi tenaga kependidikan atau pun dosen yang mendapat tugas tambahan, dan dosen yang diprioritaskan menjadi tendik, termasuk Ketua Jurusan pendidikan Jarak Jauh PAI, serta Sekretaris Jurusan Pendidikan Jarak Jauh PAI, FITK IAIN Cirebon," kata Sumanta.

Sumanta juga menegaskan, bahwa ada satu distingsi bagi PNS yang berada di perguruan tinggi yang tentu mungkin berbeda dengan PNS yang berada di luar perguruan tinggi. 

Di mana di perguruan tinggi ada tanggungjawab akademik, dan tanggungjawab keilmuan yang dibebankan dan menjadi tanggungjawab kita semua. "Maka perbaikan akademik dan kelembagaan ke depan, tentu saja berada ditangan kita semua," ucapnya.


Sumanta juga mengingatkan, bahwa kehidupan kita tentu saja mengalami siklus perputaran. "Waktu itu tidak stagnan tetapi dinamis, kita yang sudah akan mengakhiri akan digantikan oleh bapak ibu yang sekarang akan memulai," jelasnya.

Di akhir pidatonya Rektor mengucapkan selamat dan memohon maaf apabila dalam pelayanan kurang berkenan. Menurut Sumanta, sesungguhnya apa yang kita lakukan sudah upaya yang paling maksimal dan optimal, tetapi demikian kemampuan sesungguhnya, realitasnya adalah keterbatasan," tandasnya. (din)


Share:

Selasa, 25 Januari 2022

Rakerpim IAIN Cirebon Tahun 2022, Bedah Tiga Misi Menuju Transformasi Kelembagaan

Rakerpim IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2022 di Hotel Grage Sangkan Kuningan, Jabar.


FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutan Rapat Kerja Pimpina  (Rakerpim) IAIN Syekh Nurjati Cirebon membedah tiga misi dari tema yang diusung pada Rakerpim yang dilaksanakan selama tiga hari di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Jawa Barat, Senin - Rabu (24-26 Januari 2022).

Dalam sambutannya Sumanta menjelaskan bahwa tema yang diambil pada Rakerpim tahun 2022 ini yakni "Dengan Transformasi, Kita Akselerasi Terwujudnya Perguruan Tinggi Keagamaan Yang Unggul dan Terkemuka". 

"Jadi kata kuncinya adalah tranformasi kelembagaan dan itu sudah berjalan sejak tahun 2015 dan terus berjalan secara gradual, baik itu pengembangan prodi, pengembangan fakultas, pengembangan institut dan syarat-syaratnya kita lakukan pemenuhan dari hati ke hati dan akhirnya perguruan tinggi kita masuk dan kita dalam posisi di Kementerian," terangnya. 

Sumanta juga juga menegaskan bahwa visi dan misi IAIN Cirebon dengan tema Perguruan Tinggi yang unggul dan terkemuka secara internasional dalam mengintegrasikan kearifan lokal dan Siber 2039 merupakan visi yang diambil dari visi yang sudah disusun bersama, baik dari para pimpinan di institut maupun pimpinan di dekanat dan pascasarjana. Kemudian berkumpul dan merumuskannya. 

"Jadi misinya ada dua variabel yang terus kita kawal yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul dan terkemuka," jelasnya.

Sedangkan Siber itu adalah lanjutan dari Rakerpim IAIN Cirebon pada tahun 2020-2021, kemudian Kementerian Agama memberikan mandatori kepada kita untuk memasukan distingsi Siber di perguruan tinggi IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Jadi ada satu distingsi yang itu sangat marketable yaitu Siber Islamice university, sehingga yang awalnya kita ingin menjadikan perguruan tinggi ini menjadi perguruan tinggi pusat penelitian dan pengajaran, Siber masuk kedalamnya secara inheren, sehingga disitu kita merumuskan mengintegrasikan keilmuan, dan basisnya adalah kearifan lokal dan Siber. Inilah rumusan yang sudah kita bangun dari rencana induk pengembangan kampus kita dari tahun 2014 sampai 2039," paparnya.

Untuk itu, kata Sumanta paling tidak terdapat tiga misi yang akan kita lakukan, pertama menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran akademik, vokasi, profesi, sertifikasi dengan pemanfaatan teknologi informasi yang didasari nilai-nilai kearifan lokal.

Kedua menyelenggarakan riset dan publikasi dalam rangka integrasi keilmuan dan kearifan lokal dalam  percepatan pembangunan SDM yang berdaya saing global.

Ketiga mewujudkan sistem pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi untuk membangun kemandirian, moderasi beragama dan berkolaborasi. Dan yang keempat mewujudkan tata kelola yang efektif, efesien, produktif dan akuntabel melalui integritit manajemen sistem yang dilandasi nilai-nilai Mukhsin.

Mukhsin ini adalah bagian dari tema integrasi keilmuan yang sudah disusun sejak tahun 2010, jadi Mukhsin itu subyeknya dan prosesnya adalah ikhsan dan ini adalah visi misi yang sudah kita bangun dan susun bersama dan akan terus diimplementasikan pada tahun-tahun berikutnya.

Proses panjang membangun kemajuan kampus IAIN SNJ Cirebon ini, juga dijelaskan Sumanta melalui visi misi yang dibawanya sejak dekade pertama Sumanta dilantik pada tahun 2015 sampai  dengan 2019, yakni melakukan penguatan internal lembaga dengan infrastruktur, mulai dari rektorat, dekanat sampai ke bawah. Termasuk pengadaan tanah yang sesuai dengan tuntutan PMA No 20 tahu 2020.

"Alhamdulillah, kita sudah bisa membangun gedung FUAD, Syariah dan FITK juga laboratoriun terpadu dan itu program yang diwujudkan periodisasi pertama saya. Termasuk pembenahan lainnya," kata Sumanta.

Kemudian dilanjutkan pada periodisasi kedua, yakni tahun 2020-2024, di mana dilakukan penguatan sistem penjaminan mutu dan pengembangan kelembagaan yang sedang kita lakukan sekarang. Dan pengembangan kelembagaan ini sudah kita lakukan sejak tahu 2015, dan tahun sekarang kita sudah mendapatkan persetujuan untuk pengembangan fakultas.

"Jadi sekarang sudah ada 5 fakultas. Dan prodi lebih dari ada 29 Prodi untuk S1. Tetapi Menpan ingin Prodi ini dipayungi oleh Fakultas," ucapnya. 

Dr Kartimi M.Pd, Wakil Rektor 2, IAIN SNJ Cirebon saat memberikan laporan kegiatan Rakerpim IAIN SNJ Cirebon di Hotel Grage Sangkan, Kuningan.


Sementara itu, Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd, dalam laporan kegiatan Rapat kerja pimpinan menjelaskan, bahwa dalam kegiatan ini diikuti oleh peserta  berjumlah 150 orang. 

Yakni terdiri dari seluruh pimpinan di rektorat, di fakultas, Ketua Lembaga, Ketua UPT, Kabag, Kasubag dan Pascasarjana dan perwakilan dari UMC.

Kartimi menjelaskan, dalam Rakerpim ini,  peserta dibagi menjadi 5 komisi berdasarkan bidangnya masing masing. Komisi satu bidang akademik, Komisi 2 bidang sarana prasarana dan keuangan, Komisi 3 bidang Kemahasiswaan, Komisi 4 bidang Perencanaan dan Keuangan dan Komisi 5 terkait dengan kebijakan- kebijakan.

Adapun tujuan kegiatan Rakerpim ini adalah untuk menyingkronisasikan kegiatan dan program tahun anggaran 2022 dengan renstra IAIN Cirebon  tahun 2019-2024 serta bertujuan juga melakukan evaluasi kinerja tahun anggaran 2021. 

"Juga mereview kesesuaian capaian program dan kegiatan tahun anggaran 2020- 2021 dengan Renstra 2020-2021. Dan kegiatan ini anggarannya dibebankan kepada DIPA IAIN Cirebon tahun 2022," tandasnya. (din) 
Share:

UISSI Selangkah Lagi, Kerja Tim Patut Diapresiasi

CIREBON, FC - Kerja keras yang dilakukan para pimpinan dan tim dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon kini mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Kabar diterimanya pengajuan Pengembangan 2 fakultas yang berkasnya sudah di meja Menteri PAN-RB, berarti langkah menuju UISSI tinggal selangkah lagi di tahun 2022 ini. 

Ini pertanda bahwa tahun 2022, akan menjadi tahun yang bersejarah bagi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. 

Disetujuinya pengembangan fakultas ini menjadi sinyal baik terhadap rencana transformasi kelembagaan kampus setempat menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

Dengan adanya tambahan 2 fakultas di kampus keagamaan negeri satu-satunya di wilayah III Cirebon ini, maka yang sebelumnya IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki 3  fakultas, di tahun 2022 ini kampus setempat akan memiliki 5 fakultas.

Sehingga, syarat minimal jumlah fakultas berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2020 untuk bertransformasi dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI kini telah terpenuhi.

Bahkan, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengungkapkan, pengembangan fakultas tersebut menjadikan pihaknya dapat terus melanjutkan proses transformasi kelembagaan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI.

“Walaupun pada pengajuan prakarsa (transformasi lembaga dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI) ke Presiden kita sempat tertinggal karena kita disuruh mengurus fakultas dulu, tapi alhamdulillah fakultas itu pemekarannya sudah kita dapatkan, sehingga sudah tidak ada masalah lagi,” ungkap Sumanta, Selasa (25/1/2022).

Kemudian, lanjut dia, yaitu transformasi tata kelola keuangan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dari Satuan Kerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (Satker PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Perjuangan untuk transformasi tata kelola keuangan tersebut, Sumanta memaparkan, tidaklah mudah. Pihaknya harus memenuhi segala persyaratan dari Kementerian Keuangan.

“Untuk BLU kita sudah dalam tanda kutip berdarah-darah. Perbaikannya tidak satu kali dua kali, tapi berkali-kali. Kita penuhi terus permintaan dari Kementerian Keuangan dan sekarang posisinya sudah di Kementerian Keuangan kita tinggal menunggu, begitu juga UISSI,” ujarnya. (din)
Share:

Sabtu, 22 Januari 2022

Ikut Berkonstribusi Majukan Daerah, Wali Kota Cirebon Apresiasi PCNU Kota Cirebon

Mukercab PCNU Kota Cirebon


CIREBON, FC  – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PCNU Kota Cirebon 2021-2026, di gedung Islamic Center Cirebon komplek Masjid Raya Attaqwa, Sabtu (22/1/2022).

Menurut Azis, keberadaan PCNU sejauh ini telah banyak memberikan kontribusi bagi Kota Cirebon di berbagai sektor. Hal ini perlu dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Kontribusi dari warga Nahdliyin terhadap kemajuan Kota Cirebon diharapkan terus ditingkatkan.

“Kami sangat mengapresiasi sekaligus bangga atas kontribusi dari keluarga besar PCNU atau warga Nahdliyin bagi kemajuan Kota Cirebon. Saat ini dan ke depan, mari tingkatkan kontribusi tersebut,” ungkap Azis.

Hadiri Mukercab PCNU, Wali Kota Ajak Tingkatkan Kontribusi untuk Kota Cirebon  Hadiri Mukercab PCNU, Wali Kota Ajak Tingkatkan Kontribusi untuk Kota Cirebon

Untuk itu, sambung Azis, program kerja yang disusun melalui Mukercab dan akan dijalankan selama lima tahun kepengurusan PCNU Kota Cirebon, diharapkan dapat bersinergi dengan program-program Pemda Kota Cirebon.

“Sehingga dapat sejalan beriringan dalam menjalankan program kerja, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Kehadiran NU di tengah masyarakat, dinilai Azis, memberikan kemaslahatan secara luas. Selain dapat menjadi salah satu energi besar guna membantu menyukseskan program-program pemerintah.

“Melalui program-program unggulan yang disusun dan diusung PCNU, kami berharap dan meyakini akan semakin memberi manfaat dan maslahat bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Hadiri Mukercab PCNU, Wali Kota Ajak Tingkatkan Kontribusi untuk Kota Cirebon  Hadiri Mukercab PCNU, Wali Kota Ajak Tingkatkan Kontribusi untuk Kota Cirebon

Oleh karenanya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon senantiasa membuka diri terhadap PCNU dalam hal pelaksanaan program kerja secara kolaboratif dan mengedepankan sinergitas.

“Hubungan yang sudah sangat baik antara Pemda Kota Cirebon dengan PCNU harus terus dilanjutkan. Kita bersama-sama ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Pembukaan Mukercab PCNU Kota Cirebon selain dihadiri para pengurus, hadir pula Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, S.Pd. Mukercab tersebut berlangsung pada 22 Januari 2022, bertempat di gedung Islamic Centre Kota Cirebon.

Ketua Panitia Mukercab PCNU Kota Cirebon, H Slamet M.AG saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia, H Slamet menyatakan bahwa inti Mukercab PCNU ini merupakan entry point PCNU kota Cirebon merealisasikan amanah konferensi kota Cirebon, sehingga di era global NU kota cirebon lebih marketable dan berdaya saing. Selebihnya ke depan NU kota Cirebon lebih dipercaya masyarakat melalui trust building, sehingga menjadi awal yang baik menuju kemandirian organisasi. 

"Untuk menuju ini, Mukercab PCNU Kota Cirebon mengusung tema "optimalisasi peran dan tugas pengurus menuju trust building dan kemandirian organisasi," ujar H Slamet.  (din)

Share:

Mukercab PCNU Kota Cirebon Serukan Optimalisasi Peran Pengurus Menuju Trust Building dan Kemandirian Organisasi

Wali Kita Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH saat memberikan sambutan pada kegiatan Mukercab PCNU Kota Cirebon, Sabtu, 22 Januari 2022 di gedung Islamic Centre Kota Cirebon.

CIREBON, FC - Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PCNU Kota Cirebon, masa khidmat 2022-2026 menyerukan pentingnya optimalisasi peran dan tugas pengurus menuju Trus Building dan Kemandirian Organisasi.


Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH, pada pembukaannya diawali dengan tawasul oleh ketua Rois Syuriah PCNU Kota Cirebon, Dr. K.H. Miftah Faqih,MA.

Kegiatan diselenggarakan di gedung Islamic centre kota cirebon dengan tema
"Optimalisasi Peran dan Tugas Pengurus Menuju Trust Building dan Kemandirian Organisasi", Sabtu, (22/1/2022).

Ketua Panitia, H Slamet M.Ag, melaporkan bahwa Mukercab PCNU ini, diikuti sebanyak 83 peserta dan undang 37 orang sehingga total sebanyak 120 orang.


H. Slamet, juga menjelaskan inti Mukercab PCNU ini merupakan entry point PCNU kota Cirebon merealisasikan amanah konferensi kota Cirebon, sehingga di era global NU kota cirebon lebih marketable dan berdaya saing. Selebihnya ke depan NU kota Cirebon lebih dipercaya masyarakat melalui trust building, sehingga menjadi awal yang baik menuju kemandirian organisasi.

Sementara menurut Ketua Tanfidziyah, Dr. K.H. Mustofa Rasjid, M.Pd.I, 
NU hari ini menjadi produk menarik yang diminati oleh seluruh kalangan. Karenanya untuk menjaga kontinuitas organisasi, NU khususnya Kota Cirebon harus siap bersaing di era global melalui program-program keumatan yang berkualitas, sehingga umat seluruh elemen merasakan manfaat dan berkah kehadiran NU. Karenanya seluruh sektor harus menjadi konsen NU, termasuk sektor ekonomi dan kesehatan. 

Di sektor ekonomi, NU Kota Cirebon akan merintis ekonomi keumatan berbasis syariah. Sedangkan di sektor kesehatan, NU Kota Cirebon sedang melanjutkan program pembangunan klinik kesehatan sekaligus operasionalisasinya. 

"Klinik ini menjadi program prioritas dan unggulan," terang K.H. Mustofa Rasjid.

Sementara di sektor pendidikan, NU Kota Cirebon akan mengembangkan kuantitas dan kualitas lembaga pendidikan di bawah naungan NU. 

Program lain yang prioritas adalah optimalisasi kemitraan sebagai sarana truat building. Ketua PCNU yakin dengan pola ini akan menghantarkan NU kota Cirebon menjadi org yang profesional dan mandiri.

Sedangkan menurut Ketua DPRD yang turut hadir dan memberikan sambutan  mengapresiasi PCNU Kota Cirebon dengan berbagai kiprahnya. Ketua DPRD Kota Cirebon mengingatkan agar PCNU Kota Cirebon berperan aktif dalam pencegahan gelombang covid 19 varian baru yang sewaktu-waktu muncul.

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH juga memberikan penghargaan terhadap kiprah PCNU Kota Cirebon dengan kegiatan kemasyarakatannya. 

Wali Kota Cirebon, sangat bangga karena NU adalah organisasi besar. Karenanya harus dimenej oleh SDM yang berjiwa besar dan profesional. Startnya dari performance para pengurus yang lebih meyakinkan publik tentang kebesaran organisasi ini.

Azis juga berharap ada ketajaman pisau analisis para pengurusnya untuk mengurai program kerja yang kredibel, terukur, rasional dan memberikan maslahat untuk seluruh umat. 

"Mukercab adalah ajang yang tepat untuk menelorkan program-program tersebut. Saya sebagai Wali Kota sekaligus salah satu Mustasyar PCNU Kota Cirebon akan mensuport secara moral dan material melalui hibah Pemerintah kota untuk kegiatan-keguatan NU, sesuai kemampuan pemerintah kota," ujarnya.

Selain itu, Wali Kota akan ikut pula memberikan sosialisasi terhadap perangkat daerah Kota Cirebon untuk bersinergis dengan organisasi ini.

"Saya berharap, kehadiran NU harus lebih mampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunan kehidupan beragama di Kota Cirebon yang selama ini sudah kondusif untuk terus dipertahankan dan tingkatkan, sehingga visi Kota Cirebon Sehati bisa sama-sama diwujudkan," tandasnya. 


Sementara itu, selain kehadiran Ketua DPRD dan Wali Kota Cirebon pada kegiatan Mukercab PCNU Kota Cirebon, juga turut hadir para Ulama (MUI) Kota Cirebon, Jajaran Mustasyar PCNU Kota Cirebon, Ketua Rois Syuriah l, Dr. K.H. Miftah Faqih, MA dan jajarannya.

Hadir juga Ketua Tanfidziyah, Dr. K.H. Mustofa Rasjid, M.Pd.I dan jajarannya, Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah MWC se kota Cirebon, Badan Otonom dan Lembaga PCNU se kota Cirebon, Ketua PKB beserta anggota DPRD PKB Kota Cirebon) yakni Syaifurrahman, SE. MM, Dewan Syuro PKB kota Cirebon, Forum Forkopinda kota Cirebon, Asda Pemerintahan dan Kesra Kota Cirebon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon sekaligus Mustasyar PCNU kota Cirebon, Pejabat eselon 4 (Kepala Seksi) Kementerian Agama Kota Cirebon, FKUB Kota Cirebon dan undangan lain lintas sektoral. (din)






Share:

Senin, 17 Januari 2022

Wali Kota Cirebon Dianugerahi Penghargaan BAZNAS Award 2022

Didampingi Sekda Kota Cirebon dan Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. saat menerima anugerah penghargaan Baznas Award 2022. 


FOKUS CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. dianugerahi penghargaan Baznas Award 2022 pada ketagori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Penganugerahan tersebut diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam rangkaian acara peringatan HUT ke-22 Baznas, di Jakarta, Senin (17/1/2022).

“Alhamdulillah, berkat kerja keras bersama, tadi pagi saya menerima penghargaan dalam Baznas Award 2022 kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia,” ungkap Azis.

Menurut Azis, penghargaan tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus menjalankan komitmen mendukung kerja-kerja Baznas Kota Cirebon.

“Kami berkomitmen mendukung gerakan zakat dan kerja-kerja Baznas Kota Cirebon, baik dalam penghimpunan, pengelolaan, maupun penyaluran dana sosial syariah,” tuturnya.

Azis menambahkan, sinergi dan kolaborasi yang sudah terbangun dengan baik antara Pemda Kota Cirebon dan Baznas Kota Cirebon harus terus dijalin dan ditingkatkan.

“Sehingga daya jangkau maslahatnya lebih luas di tengah masyarakat,” kata Azis.

Di sisi lain, Azis mengajak Baznas Kota Cirebon untuk terus berinovasi. Sehingga dapat menggali potensi zakat lebih optimal lagi.

“Kita juga perlu terus mendorong Baznas sebagai lembaga terpercaya dalam penghimpun, pengelola, dan penyalur zakat, sekaligus motor penting dalam meningkatkan kesejahteraan ummat,” katanya.

Dalam menghadiri Baznas Award 2022, Azis didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si dan Ketua Baznas Kota Cirebon, M. Taufik, S.Ag. (din)

Share:

Kepsek SMPN 4 Kota Cirebon, Bangun Sekolah Berprestasi

Siswa SMPN 4 Kota Cirebon saat tengah belajar di ruag kelas, menuju siswa berprestasi.


FOKUS CIREBON, FC - Jabatan Kepala Sekolah yang disandangnya memang  tergolong baru. Namun kiprahnya untuk memajukan sekolah berprestasi mulai dirintisnya. Inilah sosok Ikin Sarikin, S.Pd, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Cirebon yang baru menginjak beberapa bulan memimpin sekolah di Jl.Pemuda, Kota Cirebon.

Ikin sebelumnya Kepala Sekolah SMPN 17, dan mendapat rotasi menggantikan Elang Tomy Iplaludin yang naik sebagai Sekdis di Dinas Pendidikan Kota Cirebon. 

Ikin yang memiliki berperawakan gempal ini lantas mengambil ancang-ancang untuk melaju membawa SMPN 4 Kota Cirebon lebih maju dan berprestasi. Hal itu akan dilakukannya secara bertahap dimulai dari penataan lingkungan sekolah, peningkatan SDM, kedisplinan dan kebersihan lingkungan.

Sebagai pemimpin, Ikin selalu mengedepankan leadernya dengan baik. Selain tegas, Ikin juga termasuk sosok yang supel dan mudah bergaul. Sehingga banyak staff TU dan guru sangat menghormati keteladanan dan kepemimpinannya.

Dilihat dari sosoknya, Ikin juga sudah merancang sejumlah program yang siap diterapkan di sekolah dengan tujuan untuk kemajuan dan prestasi siswa. 


Kendati demikian, Ikin juga berharap dukungan dari semua pihak, termasuk para orang tua siswa untuk turut serta aktif membantu sekolah, terutama dalam mendorong prestasi putra-putrinya.

"Saya tahu persis sosok Kepsek SMPN 4 yang supel dan tegas dalam soal prestasi. Mantan Kepsek SMPN 17 ini sudah banyak.menorehkan prestasi bagi sekolah sebelumnya, dan itu bukti nyata kiprah beliau yang sangat responsif terhadap kondisi sekolah, terutama bagi kemajuan dan prestasi," ujar tokoh masyarakat Kota Cirebon dan juga pegiat pendidikan, Sulaeman, SE saat dimintai komentarnya seputar sosok kepemimpinan Ikin Sarikin S.Pd. (din)
Share:

Rusak dan Dibongkar, Bangunan Kantor Desa Melakasari Kini Mangkrak

Seorang perangkat Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, tengah berada di puing-puing bangunan gedung Balai Desa Melakasari yang dibongkar masih dalam kondisi mangkrak,  Senin (17/1/22).


FOKUS CIREBON - Rencana Pembangunan Kantor Desa Melakasari, Kabupaten Cirebon yang dibongkar sejak awal tahun 2021 kondisinya kini sangat memprihatinkan. Selain mangkrak, pembangunan pun kabarnya masih belum jelas.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan di lapangan, dibongkarnya bangunan tersebut lantaran usianya yang sudah 30 tahunan dan masuk dalam kategori rusak berat. Sehingga mengkhawatirkan pada aspek keselamatan dan kurang maksimalnya pelayanan. 

Menurut Kuwu Melakasari, H Tarmudi, bahwa Kantor Balai Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, rencananya akan rehab, namun dikarenakan pengajuan anggaran rehab tak kunjung disetujui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, maka hingga kini belum ada pembangunan.

"Pembongkaran kantor balai Desa Melakasari, bermula banyaknya kontruksi bangunan baik tembok maupun atapnya yang sudah mulai rapuh dan kondisinya sangat  menghawatirkan, terlebih kondisi tersebut akan membahayakan aparatur desa maupun masyarakat," ujar Kuwu Melakasari, H Tarmudi, Senin (17/1/2021).
 
Mengenai pembongkaran gedung balai desa ini, kata Tarmudi, hal itu berdasarkan musyawarah dengan lembaga desa dan masyarakat sepakat jika balai desa segera dilakukan perbaikan, kemudian di tahun 2021 dibongkar, karena memang sudah banyak yang rusak.

Kemudian, Pemdes menganggarkan untuk alokasi rehab balai desa, setelah masuk dalam APBDes, pada awal tahun 2021, dilakukan pembongkaran secara total.

Tarmudi juga menjelaskan, awalnya pemdes menganggarkan pembangunan balai desa dialokasikan dari Dana Desa (DD) dan BanGub, akan tetapi DPMPD tidak merekomendasi dengan alasan bukan skala prioritas.

Terlebih dalam Permendes yang baru soal penggunaan DD tidak boleh dialokasikan untuk rehab balai desa dan rehab masjid atau musholla, sehingga upaya pengajuan penganggaran pembangunan kantor Desa Melakasari di tahun ke dua untuk anggaran tahun 2022 juga tidak mendapat rekomendasi.

Menurut Tarmudi, pihaknya menganggarkan pembangunan kantor balai desa baru dengan bangunan dua lantai, dan  menganggarkan sekitar Rp. 1,09 milyar, yang akan dibuat anggaran multiyears selama tiga tahun, lanjutnya,  dengan belum bisa direkomnya pengajuan tersebut pihaknya akhirnya berupaya mencari tempat strategis untuk dijadikan kantor desa sementara.

"Ini dilakukan karena pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Dan kebetulan juga di sini ada gedung Madrasah Diniyah (MD) milik desa yang sudah tidak digunakan karena tidak ada muridnya, kemudian kita anggarkan melalui Bantuan Gubernur (BanGub) untuk memperbaiki dan merapikan gedung Madrasah Diniyah agar layak yang nyaman sebagai kantor balai desa sementara," papar Tarmudi.

Ditambahkan Tarmudi, setelah gedung Madrasah Diniyah tersebut sedikit dilakukan perbaikan dan pengecatan serta penambahan beberapa sarana pendukung lainnya sebagai penunjang kebutuhan kantor desa sementara. 

Bahkan ke depannya, pihaknya akan melakukan Rehab gapura masuk untuk di lebarkan agar bisa dilintasi kendaraan roda empat, serta  jalan penghubung juga akan dilakukan pelebaran dan pengaspalan, agar masyarakat yang akan membutuhkan pelayanan di kantor balai desa merasa nyaman dan para perangkat desa juga nyaman dalam melaksanakan aktivitas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

"Ini dilakukan agar aparatur desa maupun  masyarakat mendapatkan kenyamanan, sampai  menunggu  diperbolehkannya untuk  melakukan pembangunan Kantor Balai Desa baru yang refenstatif," pungkasnya. (im).
Share:

Minggu, 16 Januari 2022

Ketua YPSGJ Cirebon Tekankan Pentingnya Peran Aktif Rektor Dalam Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Pelantikan Rektor UGJ periode 2022 – 2026 dan Dies Natalis ke-61, bertempat di Aula Auditorium UGJ Cirebon, Minggu (16/1/2022).


FOKUS CIREBON, FC – Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Cirebon, Dadang Sukandar Kasudin menegaskan, pentingnya peran aktif rektor dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan kemajuan UGJ Cirebon.

Pernyataan tersebut disampaikan usai kegiatan pelantikan Rektor UGJ periode 2022 – 2026 dan Dies Natalis ke-61, dengan tema Membangun Negeri Menuju Indonesia Cerdas Berkeadilan, bertempat di Aula Auditorium UGJ Cirebon. Minggu (16/1/2022).

Kegiatan Dies Natalis ke-61 UGJ dihadiri, Ketua Pembina YPSGJ sekaligus Kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, kepala LLDIKTI, Wali Kota Cirebon, Wakil Bupati Cirebon, Rektor, Dosen, Ketua YPSGJ, PangDam III/SLW, Ketua Pembina YPSGJ, beserta tamu undangan kehormatan lainnya.

Pada acara tersebut Ketua YPSGJ, Dadang Sukandar Kasidin, melantik Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs, MSi, untuk kembali menjabat Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, untuk Masa bakti 2022-2026.

Dalam sambutannya Dadang menyampaikan, rektor harus mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan sebagai sebuah amanah yang harus dijalankan dengan baik, dan sesuai dengan Tri Darma Perguruan tinggi, juga harus mampu membesarkan UGJ Cirebon ini.

Selain itu Dadang pun, mengingatkan untuk selalu membesarkan dan meninggikan, serta mengagungkan Allah SWT dalam membesarkan UGJ. 

”Saya berharap rektor dan dosen, terus meningkatkan loyalitas kepada lembaga, mengukuhkan kesadaran, disiplin, komitmen pada peningkatan kinerja, produktivitas, inovasi, kreativitas, menjalin komunikasi dan sinergitas dengan semua pihak, agar terjalin hubungan yang harmonis dan dinamis dengan citivas akademik.” tandasnya.

Diapun menjelaskan, kunci dalam meraih keberhasilan dan kesuksesan, yakni harus menanamkan kedisplinan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Ini yang harus dimiliki oleh civitas akademik untuk membawa UGJ Cirebon sebagai universitas kebanggaan Cirebon bahkan Indonesia.

“Kalau mau berhasil, harus disiplin, jalin komunikasi dan koordinasi serta bangun sinergitas yang baik dengan steak holder yang ada,” tegas Dadang.


Sementara itu, Rektor UGJ Cirebon, Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs, MSi menuturkan, jabatan yang kembali diembannya ini merupakan amanah untuk kedua kalinya sebagai Rektor UGJ Cirebon. Oleh karena itu, dirinya siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, serta berkomitmen untuk melakukan perbaikan yang nyata bagi UGJ Cirebon semakin lebih baik lagi.

“Saya siap menjalankan pesan bapak Dadang Sukandar Kasidin, selaku Ketua YPSGJ, dalam mengemban amanah ini, dengan sifat jujur, meninggikan Allah, disiplin, meningkatkan koordinasi dan komunikasi, serta menjalani profesi dosen dengan bertanggungjawab,” ungkap Mukarto.

Masih kata Mukarto, ia akan berusaha semaksimal mungkin, untuk mengantarkan cita-cita mahasiswa melalui pengajaran yang modern dan profesional. Terlebih lagi dari tahun ke tahun perkembagan UGJ terus meluncur pesat, dan ini berkat dukungan dan support penuh dari YPSGJ, dengan terus berinovasi dan mengembangkan fasilitas UGJ, sebagai UGJ Cirebon yang membangun negeri menuju Indonesia Cerdas dan Berkeadilan.

“Ini sebagai salah satu bukti dengan pencapaian UGJ Cirebon yang masuk diperingkat 81 sebagai kampus terbaik se-Indonesia, dan berharap ke depan harus lebih baik lagi dari yang sekarang diraihnya,” harapnya. (Red/Im).

Share:

Sabtu, 15 Januari 2022

DKIS Kota Cirebon Menerima Kunjungan Pemrov dan DPRD Jawa Tengah, Paparkan Smart City

FOKUS CIREBON – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menerima kunjungan kerja dari Pemprov Jawa Tengah dan Komisi A DPRD Jawa Tengah. DKIS memaparkan tentang pengelolaan program Smart City.

“Kami berdiskusi tentang program Smart City di Kota Cirebon. Mereka ingin tahu apa yang sudah dilakukan Kota Cirebon terkait Smart City,” kata Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, A.P. usai menerima kunjungan kerja di kantornya, Kamis (13/1/2022).

Ma’ruf mengatakan, pembahasan bersama rombongan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah fokus pada optimalisasi peran relawan tenaga teknologi dan informasi (TIK). Kota Cirebon dinilai berhasil memaksimalkan peran relawan TIK dalam membantu peningkatan literasi digital. 

“Selama dua tahun, kami juga telah menambah personel melalui CPNS. Tentunya dengan dasar berbasis IT,” kata Ma’ruf. 

Lebih lanjut, Ma’ruf memaparkan tentang sinergitas antara Pemda Kota Cirebon dan DPRD Kota Cirebon dalam mengoptimalkan program Smart City, yang diwujudkan melalui lahirnya Perda tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas.

Dalam perda tersebut pemerintah melaksanakan layanan meliputi tata pemerintahan yang cerdas (smart governance), tata pemasaran cerdas (smart economy), tata kehidupan cerdas (smart living), tata masyarakat cerdas (smart society) dan tata lingkungan cerdas (smart environment).


"Inovasi tahun ini ada dua program, yakni program layanan publik dan pemerintahan. Layanan publik bernama program Sedulur. Sedangkan layanan pemerintahan bernama Sampean,” jelasnya.

Sedulur merupakan akronim dari Sistem Elektronik Terpadu Layanan untuk Rakyat. Sementara itu, Sampean merupakan akronim dari Sistem Administrasi Manajemen Pemerintahan. (din)

Share:

Jumat, 14 Januari 2022

Hasil Rapat Kerja Komisi I DPRD Kota Cirebon Bersama DPUTR Bongkar Menara Telekomunikasi Tak Berizin

CIREBON, FC – Komisi I DPRD Kota Cirebon mendorong kepada dinas teknis untuk segera membongkar menara telekomunikasi yang tak berizin.

Hal itu disampaikan melalui rapat kerja Komisi I bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Satpol PP Kota Cirebon, di Griya Sawala gedung DPRD, Jumat (14/1/2022).

Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani SH MH meminta kepada dinas terkait untuk segera membongkar sejumlah menara telekomunikasi yang sudah habis masa izin operasionalnya.

Termasuk mendata ulang menara-menara yang diduga tak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), kondisinya sudah tua, serta dapat membahayakan warga sekitar.

Dani menjelaskan, hasil rapat bersama DPMPTSP, DPUTR dan Satpol PP, terkait keberadaan menara di RW 09 Cibogo, diketahui tidak berizin. Oleh karena itu, Komisi I meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan pembongkaran.

Terkait menara di RW 11 Gang Menur, Komisi I meminta agar SKPD terkait segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan mengonfirmasi izin operasional kepada pemilik atau perusahaan provider.

Komisi I DPRD sejalan dengan permintaan masyarakat untuk dilakukan pembongkaran karena lokasinya di tengah permukiman. Sementara untuk di RW 7 Cangkring, pemilik segera menempuh mekanisme aturan berlaku. Jika ingin melanjutkan maka harus mengubah IMB.

“Apabila ingin melanjutkan izinnya, perusahaan segera berkomunikasi dengan warga sekitar. Karena kondisinya tidak terawat. Mohon segera dirapikan. Ini juga menyangkut keselamatan masyarakat,” terang Dani.

Saat rapat berlangsung, Kepala Seksi Pengawasan Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Cirebon, M Rahmat Hidayat menyampaikan, sejauh ini terdapat tiga menara yang dipersoalkan warga.

Ketiganya yakni di RW 9 Cibogo Kelurahan Argasunya, di RW 11 Gang Menur Kelurahan Kesambi, dan di RW 7 Kelurahan Cangkring. (din)
Share:

Kamis, 13 Januari 2022

Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Bangga Di Vaksin

Aisyah S.A, Kelas 2 (dua) SDN Pelandakan 1, Kota Cirebon, saat menunjukkan Kartu sudah divaksin, Kamis (13/1/2021).


FOKUS CIREBON - Program perdana vaksinasi usia 6 - 11 tahun, mulai digelar pemerintah ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon. Program vaksin ini disambut baik pihak sekolah, seperti di SDN Pelandakan 1, yang berada di Jalan Pelandakan, Kota Cirebon, Kamis (13/1/2021).

Siswa kelas 2 (dua) SDN Pelandakan 1, Aisyah S.A dengan bangga menunjukkan satu lembar kartu bukti telah di vaksin. Asiyah menunjukkan surat tersebut dengan rasa bangga saat akan diambil gambarnya.

"Saya sudah di vaksin, alhamdulillah," ujar Aisyah bangga sambil menunjukkan kartu bukti sudah di vaksin ke media.

Vaksin di SDN Pelandakan 1, Kota Cirebon, merupakan program perdana sekolah setelah pemerintah mengeluarkan program vaksin untuk usia 6 sampai 11 tahun.

Sementara itu, di lokasi kegiatan, para siswa SDN Pelandakan 1 didampingi orang tua, satu persatu mulai dipanggil untuk di vaksin. Kegiatan tersebut dimulai dari Kelas 1 (satu) hingga kelas 3 (tiga). 

Menurut informasi, kegiatan tersebut dibagi ke dalam beberapa kegiatan, sehingga tuntas programnya di kelas 6 (enam).

"Semua siswa di vaksin, dan kami orang tua ikut mendampingi. Vaksin ini sangat membantu bagi pencegahan penyebaran virus Covid 19, mudah-mudahan, seluruh siswa SDN Pelandakan 1 selalu sehat," terang salah satu orang tua siswa saat dimintai komentarnya terkait program vaksin di SDN Pelandakan 1. (Heri)






Share:

Rabu, 12 Januari 2022

Pasar Mertapada Kulon Diresmikan, Bupati Imron Kagum dan Bisa Menjadi Pasar Percontohan

Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi saat meresmikan Pasar Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.


ASTANAJAPURA, FC-  Rampungnya pembangunan Pasar Desa Mertapada kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, pasca direvitalisasi menjadi pasar modern, diresmikan langsung oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi. M.Ag, Rabu (12/1/22).

Hadir dalam kegiatan peresmian tersebut, Anggota DPR-RI Komisi VIII, Selly Andriany Gantina, unsur Kecamatan Astanajapura, Ketua FKKC beserta perwakilan kuwu, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para pedagang serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Imron mengaku kagum dengan konsep yang diusung dan fasilitas yang diberikan Pasar Desa Mertapada kulon ini sangat baik dan layak. 

Menurutnya, dengan fasilitas yang ada ini tentunya bisa menjadi pasar desa percontohan bagi desa-desa yang ada  di Kabupaten Cirebon dan sekitarnya yang ingin merevitalisasi pasar desanya.

Imron juga menjelaskan, setelah diresmikan, tentunya pasar Desa Mertapada kulon ini bisa segera beroperasi sesuai peruntukannya. Untuk itu para pedagang di sini, harus  mampu menjaga kualitas dan mutu serta harga barang dagangannya, sehingga masyarakat sekitar pun akan menjadikan pasar tersebut sebagai rujukan

"Dengan demikian masyarakat Desa Mertapada Kulon dan sekitarnya  tidak harus  pergi ke kota untuk mencari barang yang dibeli, karena di sini sudah ada dan tersedia," paparnya 

Selain itu Imron pun berpesan kepada pengurus maupun  para pedagang yang menempati pasar Desa Mertapada kulon ini harus memelihara pasar ini baik baik, baik keamanan kenyamanan pengunjung dan terpenting segi kebersihan pasar itu sendiri, sehingga tidak lagi menjadi pasar yang kumuh.

"Artinya jika pasar ini bersih dan nyaman, maka pedagang itu sendiri akan diuntungkan," katanya 

Sementara menurut pelaksana pembangunan pasar Desa Mertapada kulon Waspodo Adi Mulyo menyampaikan program revitalisasi pasar tradisional mertapada kulon yang dilaksanakannya ini, menggunakan konsep swakelola.

Menurutnya ini merupakan wujud nyata optimalisasi peran pemerintah desa, dalam mengelola pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dikatakan pula, selama proses pembangunan selama delapan bulan berjalan, pihaknya benar benar membangun dengan hati, dan tidak ada pengurangan material maupun struktur  bangunannya.

"Kami bangun pasar ini dengan hati, sehingga apa yang kami bangun bisa awet dan tahan lama," ungkapnya 

Dirinya pun berpesan agar apa yang sudah di bangun ini agar dirawat baik baik, jaga lingkungan pasar tetap bersih, dengan demikian pasar yang sudah bagus ini tidak lagi menjadi pasar yang kumuh.

Untuk itu pihaknya tidak menyediakan tempat penampungan sampah di sekitar pasar, namun kami telah menyediakan kendaran untuk mengangkut sampah dari lokasi pasar ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan itu bisa dilakukan setiap hari sehingga tidak ada tumpukan sampah di pasar tersebut.

Dijelaskan, ada beberapa kriteria bagi desa desa di kabupaten Cirebon yang ingin membangun pasar seperti Pasar Desa Mertapada kulon salah satunya yakni, adanya bentuk pasar terlebih dahulu beserta adanya pedagang yang potensial, dan bangunan itu harus berdiri di tanah milik desa dan tidak akan membangun pasar desa yang baru.

"Kalau soal harga kami siap bersaing dengan yang pelaksana lainnya, karena kami memberikan harga yang sangat murah, makanya sudah ada beberapa desa yang siap bekerjasama dengan kami," pungkasnya.  (im)



Share:

Di Halaman Kantor Desa, Bupati Subang Melantik Kepala Desa Cikadu

Pelantikan Kepala Desa Cikadu terpilih, Herman oleh Bupati Subang.


FOKUS SUBANG - Bupati Subang, H. Ruhimat melantik Kepala Desa Cikadu, Herman sebagai Kepala Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Rabu (12/1/2022).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang masa periode 2022-2028, berlangsung di halaman Kantor Desa Cikadu.

Pelantikan yang langsung dihadiri bupati dan wakil bupati, juga hadir Asda 1, Kepala Dispemdes, serta unsur Muspika Kecamatan Cijambe.

Dalam sambutanya Bupati Subang percaya kepada kepala Desa Cikadu bisa melaksanakan tugas dan fungsinya secara lurus dan sejujur jujurnya. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari penjabat kepala desa yang lama kepada kepala desa terpilih yakni herman. 

Kepala Desa Cikadu terpilih, Herman memberikan salam hormat dan rasa terimkasih kepada bupati dan wakil bupati serta Asda 1, beserta seluruh unsur muspika dan para tokoh dan masyarakat Desa Cikadu.

Herman mengungkapkan, rasa gotong royong dan tali silaturrahmi masyarakat Desa Cikadu yang sudah terjalin baik sejak di masa pemilihan sampai pelantikan, diharapka tetap harus dijaga.

"Bahwasanya semua warga Desa Cikadu semuanya adalah warga kami dan kami tidak akan membedakan satu sama lainya," ujar Herman. (Her)

Share:

Komisi VIII DPR-RI Selly, Keluarga Penerima Manfaat BPNT Boleh Ambil Uang Tunai

Anggota DPR RI, Selly Andriany Gantina, saat menyapa salah satu penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/1/22). 



LEMAHABANG, FC - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, melakukan monitoring pendistribusian penambahan  kartu Keluarga Sejahtera (KKS), bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kementerian Sosial, bertempat di kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/1/22).

Selly, menyampaikan, Dirinya 
mendapatkan instruksi dari Kementerian Sosial (Kemensos)  ternyata masih ada kendala dalam  pendistribusian penambahan kartu KKS untuk wilayah Kabupaten Cirebon, yang belum tersalurkan kepada penerima manfaat, padahal batas akhir pembagian KKS hingga 14 Januari 2022.

Bahkan menurut Selly, hal tersebut bukan saja terjadi di Kabupaten Cirebon saja, namun Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu pun sama pendistribusian KKS banyak yang  belum tersalurkan kepada KPM

Lanjutnya, untuk Kabupaten Cirebon sendiri ada sebanyak 22 ribu KKS, sementara untuk Kota Cirebon ada  sebanyak tiga ribu KKS, dan untuk Kabupaten Indramayu  terdapat lima  ribu KKS yang belum didistribusikan atau dibagikan kepada penerima manfaat.

"Waktu pembagian kartu ini  sangat mepet, kalau sampai  batas akhir belum dibagikan, maka  uang tersebut  akan kembali masuk ke kas negara, dan ini juga dianggap sebagai wanprestasi bagi Bank Himbara," paparnya

Dikatakan Selly, untuk di Kabupaten Cirebon sendiri saat ini ada sebanyak 15 ribu KKS yang sedang di saluran di beberapa wilayah, sementara ada sisa  sekitar 7 ribu dari total KKS yang belum disalurkan tersebut, dan itu mungkin besok bisa disalurkan.

"Saya optimis, Insyaallah, besok sisanya bisa tersalurkan  sesuai target,"  ucapnya.

Untuk memastikan hal tersebut, Selly mengaku, Dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak  Bank BNI Cirebon untuk memastikan pendistribusi kartu KKS bisa dilaksanakan tepat waktu, sekaligus mengantisipasi manakala ada kendala dalam pelaksanaannya.

Dijelaskannya, saat ada beberapa  rekening  yang memang ATMnya kosong,  kita sudah bekerja sama dengan para pejuang muda kemudian para pendamping PKH, maupun TKSK  yang ada di lapangan, agar mulai mendata,  data mana saja  yang kosong dan itu akan dikoordinasikan dengan bank BNI maupun Kementerian Sosial, sehingga  tidak menyebabkan kepanikan kepada penerima manfaat

Dijelaskannya kalau adanya kendala keterlambatan, mungkin kemarin itu ada beberapa kebijakan di mana sebetulnya ada kebijakan pemerintah daerah yang berbeda-beda, dan hal ini yang  menjadi catatan kami selaku anggota Dewan Perwakilan yang ada di daerah, menurutnya  ada kebijakan kabupaten/kota yang berbeda-beda, sebetulnya bank himbara seharusnya  mematuhi  aturan Kementerian Sosial, dan tidak harus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.

" Ya karena  tugas kabupaten dan  kota termasuk saya pribadi selaku wakil rakyat, adalah untuk  mengawasi program tersebut berjalan atau tidak," imbuhnya 

Selly pun mengatakan saat  menyalurkan ternyata ada kebijakan bank BNI yang menyangkut teknis, dan kemudian mereka berkoordinasi dengan Pemda, dan setiap daerah berbeda dalam mengambil kebijakan. Salah satunya  kalau di Kabupaten Indramayu sendiri  mereka membuat kebijakan yang tegas 

"Tidak  mau tahu bahwa uangnya belum masuk ke rekening atau tidak,itu  tugas bapak untuk menyalurkan di  Kabupaten Indramayu, sehingga sisa yang belum tersalurkan hanya sedikit, sementara untuk di Kabupaten Cirebon sendiri, Pemda  tidak mau ambil resiko, nantinya dikhawatirkan terjadi cheos di masyarakat," tandasnya.

Selly pun menyoroti permasalahan mengenai kualitas dan kuantitas Komoditi BPNT, dan ini bukan saja terjadi di Cirebon, tetapi di seluruh Indonesia sehingga Kementerian Sosial maupun pemerintah pusat membuat kebijakan,  akhirnya dibuatlah Pepres nomor 63 tahun 2017 pasal 5 pasal 5 ayat 1 poin d disitu menyatakan bahwa salah satunya bisa diambil dalam bentuk  uang cash, jadi tidak harus berbentuk barang, artinya setiap warga yang mau mengambil uang BPNT boleh, dan  tidak harus membelikan atau mengambil komoditi di e-warong.

"Boleh, kan ada aturanya , bisa saja di belanjakan di pasar atau lainnya, itu kan hak mereka," katanya

Dalam kesempatan tersebut, Selly pun  memberikan edukasi  kepada masyarakat, terkait mekanisme penyaluran BPNT, bahkan Dirinya berharap ke depannya akan dibuat semacam panduan panduan, yang nantinya panduan tersebut akan di tempel di kantor desa maupun di tempat e-warong, sehingga masyarakat mengetahui aturan dan mekanisme dalam penyaluran BPNT, 

"Selama ini kan banyak warga yang di takut-takuti, kalau ini nggak diambil nanti hangus, jadi harus diambil, bahkan sebagian dikolektifkan oleh oknum, jadi KKS itu tidak boleh dipindah tangankan, itu kan nggak bener  dan sudah menyalahi," jelasnya 

Ditegaskan Selly kalau pun ada yang masih memaksakan kehendaknya, bahkan ada e-warong yang nakal, dan mengarahkan ke tindakan pidana, ini  harus ditindak tegas, kalau perlu nanti mesin edisinya akan direkomendasikan untuk ditarik, untuk itu nanti akan di lampirkan nomor layanan  pengaduan.

"Kalau ada laporkan saja, toh sudah  banyak yang  dilaporkan ke kepolisian dan diproses," pungkasnya. (im).

Share:

Definition List

Unordered List

Support