Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 31 Maret 2022

KPK Datangi Pemkab Cirebon, Bahas PSU

CIREBON, FC - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Pemkab Cirebon. Mereka mengadakan rapat koordinasi, terkait  Penyerahan Sarana Prasarana Utilitas (PSU) oleh Pengembang Perumahan ke Pemkab Cirebon, bertempat di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon. Direktur Koordinasi dan Supervisi II KPK, Brigjen Pol. Yudhiawan Wibisono mengatakan, koordinasi tersebut untuk memberikan pemahaman terkait manajemen asset.

"Selain melaksanakan tugas pokok KPK bidang koordinasi, juga kami melakukan koordinasi dalam hal manajemen asset," aku Yudhiawan, Kamis (31/3/2022).

Menurutnya, ada asset yang memang hak negara, yang dihasilkan oleh PSU. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang No 1 Tahun 2009. Isinya, PSU harus diserahkan ke pemerintah daerah. Persoalan itu masuk kedalam program penertiban asset. Untuk itu, semuanya harus disertifikatkan.

"Jadi PSU itu merupakan asset pemerintah dan harus disertifikatkan. Jenisnya ada sarana dan prasarana, serta utilitas. Dari ketiga poin itu, objeknya berbeda-beda," ungkapnya.

Sedangkan penertiban asset itu sendiri lanjutnya, memang diperoleh dari seluruh pengembang yang ada di Kabupaten Cirebon. Aturan tersebut ada pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011, tentang Perumahan dan Permukiman. Untuk itu, pihaknya mengumpulkan para pengembang juga dalam rapat koordinasi tersebut.

"Memang kami libatkan para pengembang. Akan kami cek satu persatu, dan mereka harus tertib. Kalau tidak tertib, kami sarankan kepada Pemda untuk tidak memberikan izin lahan lagi," jelasnya.

Yudhiawan mencontohkan, objek sarana adalah meliputi pemakaman, peribadatan atau bisa juga tempat pendidikan. Sedangkan objek prasarana, diantaranya adalah jaringan jalan, jaringan saluran pembuangan air limbah dan tempat sampah. Sementara utilitas bisa meliputi sarana air bersih, listrik, gas, serta PJU.

"Jadi PSU itu memang milik negara dan harus disertifikatkan, nanti diberikan ke pemerintah daerah. Ini yang harus secepatnya dilakukan oleh pengembang perumahan," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron menyambut baik rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, persoalan yang sedang dihadapi Pemkab Cirebon adalah tingginya angka korupsi di semua lini. Persoalan korupsi juga sangat berdampak buruk kepada semua sektor kehidupan.

"Korupsi itu kejahatan yang luar biasa, maka penanganannya juga harus sangat luar biasa. Saya menyambut baik arahan dari KPK terkait masalah PSU ini. Karena akhirnya, asset Pemda akan bertambah dan mulai terkumpul kembali," aku Imron.

Imron menambahkan, pihaknya saat ini sudah bekerjasama dengan baik tekait masalah pencegahan korupsi. Pemkab Cirebon sudah menjalin kemitraan, baik dengan kepolisian maupun kejaksaan. Untuk itu, dirinya meminta semua pihak, terlebih ASN di Kabupaten Cirebon untuk bisa bekerjasama dengan baik, dan menjalankan tugas sesuai dengan koridor aturan yang berlaku.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada KPK yang terus memberikan saran dan masukan. Ini sangat berguna sekali, karena kami punya rambu-rambu dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemerintahan daerah," tukasnya. (din)

Share:

Rabu, 30 Maret 2022

Pemkab Cirebon Siap Bekerjasama dengan Pengurus PCNU Kabupaten Cirebon yang Baru

WALED, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon siap untuk bekerjasama dan bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon, dengan  kepengurusan PCNU Kabupaten Cirebon yang baru. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, saat menghadiri Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon di Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Desa Gunungsari Kecamatan Waled Cirebon, Rabu 30 Maret 2022. 

Imron juga mengapresiasi gotong royong yang dilakukan oleh warga NU Kabupaten Cirebon, untuk suksesnya penyelenggaraan Konfercab ini. 

"Buktinya, uang yang terkumpul untuk penyelenggaraan kegiatan ini, melampaui dari target," ujar Imron. 

Imron mengungkapkan, bahwa potensi yang dimiliki oleh NU Kabupaten Cirebon sangatlah besar, terutama dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). 

Ia melihat, sangat banyak kepengurusan di Lembaga, Badan Otonom, serta unsur lainnya di lingkungan NU Kabupaten Cirebon, yang sangat potensial jika bisa digerakkan. 

"Oleh karena itu, kami siap bekerjasama dengan pengurus PCNU Kabupaten Cirebon yang baru nanti," kata Imron. 

Imron menilai, banyak sekali program untuk merealisasikan visi dan misi Kabupaten Cirebon, sejalan dengan sejumlah program yang dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya mengaku siap bekerjasama dengan PCNU Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon lebih baik.

"Mari bersama menata Kabupaten Cirebon untuk lebih baik lagi," kata Imron.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi menuturkan, bahwa kegiatan Konfercab ini, didanai secara urunan oleh warga NU di Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengaku bangga dan kagum, karena jumlah dana yang terkumpul, melebihi dari jumlah yang ditargetkan.

"Kami targetkan sebesar Rp 115 juta, tapi yang terkumpul hingga saat ini, mencapai Rp 220 juta," kata Aziz. 

Aziz juga mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, sudah berupaya untuk menggerakkan sebanyak 18 lembaga dan sejumlah banom di Kabupaten Cirebon. 

Beberapa program sudah terealisasikan dengan baik diantaranya, yaitu melalui program perekonomian dan pemahaman Aswaja kepada ribuan siswa di Kabupaten Cirebon. 

"Kami memiliki produk air mineral dan memiliki dua klinik, serta kami juga membuat bahan ajar pelajaran Ke-NU-an," ujar Aziz. (din)

Share:

Forkopimda Libas Legislatif Tiga Gol Tanpa Balas

CIREBON, FC - Forkopimda Kabupaten Cirebon, melibas legislatif tiga gol tanpa balas, pada pertandingan sepakbola persahabatan memperingati hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540. Tempatnya sendiri, di lapangan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon. Satu gol dilesakan pada babak pertama dan dua gol pada babak kedua. 

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, hampir saja mencetak hatrik pada babak kedua. Sementara pada babak pertama, gol dicetak oleh Sekdis Dinkes, Edi Susanto. Meskipun hanya pertandingan persahabatan, kedua tim memperlihatkan skill dan kemampuan yang dimiliki.

Namun sayang, jalannya pertandingan tetap didominasi Forkopimda. Serangan demi serangan dilancarkan dan terus mengancam gawang legislatif. Beberapa kali upaya penyelamatan dilakukan penjaga gawang legislatif dan harus tiga kali memungut bola di dalam gawang.

Sementara, Bupati Cirebon Imron yang menjadi penjaga gawang tim Forkopimda, terlihat santai. Hal itu karena, tidak ada serangan berarti dari pihak legislatif. Hanya sesekali Imron menangkap bola, selebihnya terlihat ngobrol dengan warga sekitar yang menonton di belakang gawang.

"Ini adalah rangkaian hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540. Meskipun sifatnya persahabatan, tapi saya lihat semangat kawan-kawan, baik dari forkopimda maupun legislatif sangat luar biasa," ungkap Imron usai pertandingan.

Menurutnya, acara sepak bola tersebut, juga bisa mempererat tali silaturahmi antara eksekutif maupun legislatif. Bagaimanapun, peran eksekutif sangat penting, begitupun sebaliknya. Dia berharap, kedepan acara tersebut terus berlangsung meskipun hanya setahun sekali.

"Eksekutif dalam hal ini di dalamnya ada Forkopimda, harus menjalin kemitraan dengan legislatif. Ini sangat penting, karena semua pihak saling membutuhkan dan bisa saling melengkapi dalam membangun Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Share:

Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Cimanuk Cintanduy Peringati HRB dengan Melakukan Penanaman Pohon

CIREBON, FC - Peringati Hari Bakti Rimbawan (HRB), Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Cimanuk-Citanduy, Ir. Rukma Dayadi, M.Si melakukan penanaman pohon serta Penandatangan MoU bersama 7 (tujuh) perguruan tinggi, yaitu UNPAD, ITB, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati (STIH), Universitas Siliwangi, Universita Galuh Ciamis, Universitas Winaya Mukti dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman antara Kementerian LHK dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi pada 16 Juni 2015 lalu, untuk mengajak dan menumbuhkembangkan budaya cinta lingkungan di kalangan peserta didik, pendidik dan tenaga pendidik dengan menanam minimal 5 batang pohon untuk setiap pelajar atau mahasiswa.

Tindaklanjut tersebut secara resmi dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman untuk menegaskan komitmen bersama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (TI) yaitu pendidikan dan pengajaran penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Ir. Rukma Dayadi, Kepala Balai BPDASHL Cimanuk-Citanduy, Hari Bakti Rimbawan Tahun 2022 ini mengusung tema Rimbawan Menjaga Lingkungan, Menyukseskan Presidensi G 20.

“Dalam memperingati Hari Bakti Rimbawan Tahun ini, masyarakat bisa turut andil dengan melakukan bersih-bersih lingkungan sekitar, bisa juga mengikuti kegiatan sosial yang berkaitan dengan lingkungan untuk menghijaukan bumi kembali,” ujar Ir Rukma di Jatinangor, Rabu, (30/03/2022).

Gerakan menanam sejuta pohon yang di inisiasi oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang dilakukan bersama-sama di Universitas Padjajaran. sBPDASHL Cimanuk-Citanduy memberikan 400 batang bibit diantaranya jenis alpukat, jambu kristal, jeruk, manga, durian, jengkol, nangka, petai dan sukun sebagai awal dari perjanjian kerjasama ini.

Dikatakan Ir Rukma, MoU ini merupakan komitmen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meningkatkan proses ataupun usaha menghijaukan bumi, karena Provinsi Jawa Barat memiliki  lahan yang masih cukup luas, dan ini harus diupayakan oleh seluruh pihak. Konteksnya perguruan tinggi, tenaga didik dan mahasiswa.

Lahan di UNPAD atau ITB yang masih memerlukan penanaman pohon, “Ini akan kita kembangkan ke depan. Yang penting adalah apa yang kita tanam harus dirawat dan itu bisa muncul kalau memang ada kesadaran serta kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan," papar Ir Rukma.

Lebih lanjut Rukma mengatakan, pemerintah khususnya BPDASHL Cimanuk-Citanduy akan memfasilitasi kebutuhan bibit, kemudian pemegang otoritas di wilayah masing-masing harus menjaga, merawat sehingga bibit tersebut bisa tumbuh dan bisa bermanfaat untuk masyarakat maupun pengelolanya itu sendiri.

Sementara Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran, Dr. Meddy Rachmadi, Ir., M.S, mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BPDASHL Cimanuk-Citanduy, karena Universitas Padjajaran menjadi lokasi pertama penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke 39.

“Harapannya, kita bisa bekerja sama lebih mendalam dan intensif jangka panjang. Terkait dengan itu, kami juga menyediakan lahan seluas 5 Hektar perihal penghijauan kembali bumi kita. Oleh karena itu dipersilahkan untuk ditanami berbagai tanaman pohon produktif dalam konteks dari sisi agroklimat, ekonomi dan kesosialan lahan itu bermanfaat untuk kita semua sehingga menjamin pemeliharaannya, kita juga plotkan lahan-lahan miring untuk tanaman-tanaman hutan,” ungkap Dr. Meddy Rachmadi, Ir., M.S. saat ditemui media ini disela-sela acara tersebut.

“Kalau ini bisa terlaksana, akan mendukung pembelajaran, mendukung research mahasiswa dan menjadikan eduwisata tanaman-tanaman pohon. Sekaligus nanti kita akan membangun kebun koleksi dari beberapa jenis dan spesies tanaman yang saat ini sudah semakin langka,” ucap Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran ini.

Dr. Meddy Rachmadi menambahkan, Ini merupakan kerjasama yang pertama kali dan tindaklanjut MoU antara kementerian dan rektor UNPAD Prof. dr Rina Indiastuti. Ranahnya kami dari dekan untuk mengoperasionalkan kerjasama itu, yang terlibat Fakultas Pertanian UNPAD, ITB, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati (STIH), Universita Siliwangi, Universita Galuh Ciamis, Universita Winaya Mukti.

“Mari kita sama-sama menghijaukan bumi agar kedepan anak cucu kita tidak  kekurangan air” pungkasnya. (din)

Share:

Selasa, 29 Maret 2022

Kapolda Jabar Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Presisi di Universitas Muhammadiyah Cirebon


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana


CIREBON, FC - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana meninjau langsung pelaksanaan  vaksinasi presisi yang dilaksanakan Polresta Cirebon bertempat di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Selasa (29/3/2022).

Kapolda Jabar  mengungkapkan, pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini, akan ada pelonggaran pada arus mudik.

“Seperti disampaikan oleh pemerintah pusat kita memberikan kelonggaran, namun, tetap kita standar prokes, yaitu masyarakat ada booster, vaksin kedua, PPKM di tingkat kuwu, lurah, itu akan kita optimalkan,” kata Kapolda Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat juga menjelaskan, bahwa pihaknya tengah fokus pada vaksinasi dosis ketiga atau booster. Vaksinasi dosis lengkap ini akan menjadi syarat untuk masyarakat dalam berkegiatan.

“Angka vaksinasi booster di Jawa Barat sudah mencapai 9,5 sampai 10 persen saat bulan puasa atau menjelang Idul Fitri kita akan target di atas 40 persen,” ungkapnya.

Untuk itu, Kapolda Jawa Barat mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendatangi sentra vaksinasi yang akan dilaksanakan Polri, TNI, dan pemerintah daerah setelah salat tarawih di sejumlah masjid besar.

“Sekali lagi kesadaran buat masyarakat, bagi yang belum vaksin tidak usahlah jalan-jalanlah, cukup diam di rumah ajalah, ya toh. Tapi kalau yang sudah vaksin sesuai aturan, silahkan. Tapi tetap jaga kesehatan dan standar prokes,” ucapnya. (Indah)


Share:

Gelar Sosialisasi PkM Dosen, Kampus IAIN Cirebon Siap Menjadi Tuan Rumah ICON UCE Tahun 2022

CIREBON, FC - Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu amanat yang harus dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi, sebagai salah satu Dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tentu amanat dan tugas ini diemban oleh seluruh sivitas kampus yang terlibat, khususnya Dosen dan mahasiswa.

LP2M sebagai unit kerja yang mengelola dan mengatur kegiatan Penelitian dan Pengabdian di kampus, memiliki tugas untuk bisa menjadi fasilitator sehingga para dosen atau pun mahasiswa bisa melaksanakan kegiatan tersebut.

Sesuai agenda LP2M pada hari Selasa (29/03/22) mengadakan sosialisasi bantuan DIPA PkM Dosen Tahun 2022 secara daring virtual zoom. 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai media memberikan informasi terkait dengan program bantuan untuk memfasilitasi dan menstimulan Pengabdian Dosen dan Mahasiswa tahun 2022. Program bantuan PkM ini diselenggarakan dua tahun berjalan, sejak tahun 2021. 

Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta, M.Ag. 

Dalam sambutannya, Sumanta menyampaikan bahwa Program Bantuan PkM ini merupakan Afirmasi lembaga sebagai bentuk akselerasi perubahan mutu (akreditasi) dari tingkat Prodi, Fakultas, dan pada akhirnya berdampak positif terhadap Akreditasi Institusi, apalagi menuju kampus Siber (UISSI).

“Menyongsong UISSI, setelah Prodi PAI menyusul 5 Prodi lain yang akreditasi A untuk mengadakan kelas PJJ, yakni Tadris IPS, PBA, SPI, Filsafat Agama, dan Hukum Keluarga” jelasnya.

Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun kemarin menghasilkan sebanyak 38 kegiatan PkM beserta output dan outcomenya, tahun kedua yakni 2022, harus lebih baik lagi dari sisi kualitas output seperti Jurnal, poster, Buku, Hak Cipta (copyright), dan sebagainya.

 “Apalagi tahun ini jumlah atau volume PkM bertambah 7 kegiatan, yakni dari semula 38 menjadi 45 kegiatan” ungkap Yani. “ Tahun ini akan menjadi tahun bersejarah bagi kampus kita, karena ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Pengabdian Internasional ke-4 pada Bulan Juli 2022, yakni ICON UCE” tuturnya. 

ICON UCE merupakan Sebuah agenda dwi tahunan DIKTIS dalam Program PkM. Sebanyak 58 PTKIN berkompetisi dalam ajang tersebut untuk mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama dalam Bidang Pengabdian. 

Ketua LP2M berharap terlaksananya PkM ini akan menghasilkan karya-karya pengabdian Dosen yang akan dijadikan sebagai bahan ekspose dan kompetisi dalam ajang ICON UCE tersebut. 

Sosialisasi terkait dengan bantuan Program PkM ini disampaikan oleh Kapus PkM, H. Mahbub Nuryadien, M.Ag. Disampaikan Mahbub Nuryadien bahwa ada 4 program bantuan PkM yang disiapkan oleh LP2M, yakni PkM Berbasis Prodi sebanyak 15, PkM berbasis Riset sebanyak 20, PkM berbasis Kolaborasi dengan Mahasiswa 7, dan PkM berbasis Pendampingan dan Binaan sebanyak 3. 

“Tujuan diadakannya Program Bantuan ini, agar menjadi stimulus partisipasi aktif dan keterlibatan dosen dalam PkM menjelang tranformasi menjadi UISSI,” imbuh Kapus PkM. (FC/Ril)

Share:

Peringati Hari Jadi, Forkopimda Cirebon Ziarah ke Gunung Jati dan Kunjungi Keraton Kasepuhan

CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung Bupati Cirebon, melakukan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati dan mengunjungi Keraton Kasepuhan, Selasa (29/03/2022). 

Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M. Ag mengatakan, kegiatan napak tilas ini, merupakan salah satu upaya untuk terus mengingat proses pendirian dan andil para leluhur dalam mendirikan Cirebon. 

Menurut Imron, pendirian Cirebon tidak lepas dari peran yang sangat besar dari Mbah Kuwu Cirebon dan juga Sunan Gunung Jati. "Supaya jangan lupa terhadap para pahlawan dan pendiri Cirebon," kata Imron. 

Selain bersama Forkopimda, kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah Kepala Dinas se-Kabupaten Cirebon. Imron menyebutkan, ziarah ke makam Sunan Gunung Jati ini, selain dalam rangka memperingati hari jadi, juga sekaligus menjelang pelaksanaan bulan Ramadan. 

Dalam kesempatan tersebut, Imron juga memanjatkan doa, agar cita-cita yang diharapkan oleh para leluhur, bisa terlaksana dan kepemimpinannya bisa berjalan dengan baik tanpa halangan. "Sehingga masyarakat Kabupaten bisa sejahtera," kata Imron. 

Sedangkan kunjungannya ke Keraton Kasepuhan, menurut Imron, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya terus menjalin silaturahmi kepada keturunan dari pendiri Cirebon. 

Karena menurut Imron, peran dan perjuangan dari para pendiri Cirebon sangat besar. Sehingga selain silaturahmi, kedatangannya ke Keraton Kasepuhan juga, sekaligus napak tilas perjuangan pendirian Cirebon. 

"Kami kesini (Kasepuhan) untuk bersilaturahmi dengan keturunan dari pendiri Cirebon dan napak tilas pendirian Cirebon," ujarnya. (din)

Share:

Senin, 28 Maret 2022

Kuwu Desa Sampiran Dampingi Bupati Serahkan 23 Sertifikat Tanah Gratis

Kuwu Sampiran bersama Bupati pada acara penyerahan 23 sertifikat tanah gratis bagi warga tidak mampu, Senin (28/3/2022).


CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, menyerahkan 23 sertifikat tanah secara gratis bagi warga yang kurang mampu. Penyerahan tersebut dilakukan bagi warga yang berada di Desa Sampiran Kecamatan Talun, Senin (28/3/2022). 

Usai menyerahkan bantuan sertifikat, Imron menjelaskan, sebetulnya ada 52 sertifikat tanah untuk warga Desa Sampiran. Namun baru 23 sertifikat yang selesai. Sementara sisanya sedang diproses dan tidak lama lagi akan beres.

"Jadi di Desa Sampiran itu hanya tinggal 29 sertifikat rumah lagi yang sedang di proses. Tapi dalam waktu dekat juga akan selesai prosesnya," ucap Imron.

Imron juga meminta kepada warga yang rumahnya sudah memiliki sertifikat, untuk bisa menjaga dengan baik sertifikat bantuan Pemkab Cirebon tersebut. Kalaupun butuh modal usaha, sertifikat itu bisa diagunkan ke Bank. Asalkan mampu memperhitungkan kemampuan untuk mencicil pinjaman bank tersebut.

"Diagunkan boleh-boleh saja, asalkan mampu mencicilnya. Jangan diagunkan saja, tapi uangnya untuk kebutuhan sehari-hari ya. Tapi silahkan, uangnya untuk modal usaha," jelasnya.


Imron mengaku lega, karena Pemkab Cirebon bisa membantu masyarakat yang tidak mampu. Dengan dimilikinya sertifikat rumah tersebut, maka dengan sendirinya mereka sudah punya legal hukum atas kepemilikan tanah dan rumah yang saat ini mereka tempati.

 "Jadi mereka sekarang sudah bisa tidur pulas, karena tanah dan rumah mereka legal hukumnya sudah jelas. Program ini juga tetap kami gulirkan untuk seluruh desa yang ada di Kabupaten Cirebon," janjinya. (din)

Share:

Penjaringan Bakal Calon Ketua PCNU Kabupaten Cirebon Dibuka Mulai Hari Ini

CIREBON, FC - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon masa khidmat 2017-2022 akan mengakhiri masa khidmatnya pada 5 Mei 2022. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 141/A.II.04.d/05/2017 tentang Pengesahan PCNU Kabupaten Cirebon Masa Khidmat 2017-2022.

Oleh karena itu, sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga NU Pasal 79 ayat 3 disebutkan bahwa Konferensi Cabang dipimpin dan diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama sekali dalam 5 (lima) tahun. Dengan demikian, Konferensi Cabang merupakan tugas yang harus dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) lima tahun sekali, sebagai sarana pengurus dalam menyampaikan pertanggungjawaban kerja-kerjanya selama melaksanakan amanat sebagai pengurus PCNU Kabupaten Cirebon.

Ketua Panitia Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon, H. Imam Taufik, mengatakan, Konferensi Cabang XVI Pengurus Cabang NU Kabupaten Cirebon yang akan berlangsung pada tanggal 30 Maret 2022, menjadi sarana untuk merumuskan dan mendiskusikan berbagai persoalan. Baik keorganisasian, kemasyarakatan dan persolan lainnya. 

Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Desa Gunungsari Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, tersebut mengusung tema "Khidmah Jam'iyyah untuk Meneguhkan Kemandirian menuju Satu Abad NU."

Konferensi Cabang XVI Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon juga akan menetapkan Rais Syuriah dan Memilih Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Kabupaten Cirebon masa khidmah 2022 - 2027 serta memilih dan menetapkan Tim Formatur.

"Penjaringan calon Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon dibuka mulai hari ini, Senin (27/3/2022). Pendaftaran calon tersebut dibuka di Sekretariat PCNU Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon," katanya, Minggu (26/3/2022).

Menurutnya, para calon Ketua PCNU Kabupaten Cirebon dipersilakan mendaftar dengan melampirkan sejumlah persyaratan. Di antaranya, pernah aktif sebagai pengurus NU baik di tingkatan pengurus cabang, pengurus wilayah, maupun pengurus besar, dan pernah mengikuti Madrasah Kader NU (MKNU).

Selain itu, calon merupakan warga NU yang dibuktikan dengan menunjukkan KartaNU. Persyaratan selanjutnya dan merupakan yang adalah surat pernyataan dukungan minimal dari 10 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU. Namun, surat dukungan tersebut dapat diserahkan kepada panitia saat penjaringan maupun hari H Konfercab PCNU Kabupaten Cirenon.

"Surat dukungan tersebut harus ditandatangani Ketua Tanfidziyah dan stempel basah MWC NU. Seluruh persyaratan tersebut merupakan  amanat dari AD/ART. Untuk pengambilan formulir penjaringan bakal calon ketua dimulai Senin (28/3/2022) pukul 12.00 WIB dan dikumpulkan paling lambat pada Selasa (29/3/2022) pukul 23.59 WIB," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon juga bakal dimeriahkan Bahtsul Masail tentang wakaf, panggung hiburan kesenian, dan lainnya. Seluruh rangkaian acara tersebut dipastikan bakal menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak, dan telah mengikuti vaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua. Panitia pun menyediakan posko kesehatan yang bekerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit setempat. (Indah)

Share:

Jumat, 25 Maret 2022

Peringati Hari Jadi, Bupati Imron Santuni 200 Anak Yatim di Ciwaringin

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Ciwaringin, Jumat (25/03/2022). 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada sebanyak 200 anak yatim dan dhuafa dari 8 desa di Kecamatan Ciwaringin yang mendapatkan santunan. 

"Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon," ujar Imron. 

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga sekaligus meresmikan Balai Desa Budur Kecamatan Ciwaringin. Ia mengapresiasi pembangunan balai desa yang cukup megah tersebut. 

Menurut Imron, dirinya merasa bangga, karena pembangunan balai desa ini, memanfaatkan anggaran Pendapatan Asli Desa (PAD). "Tidak mendapatkan bantuan dari manapun," kata Imron. 

Imron juga menjelaskan, bahwa peringatan Jari Jadi Kabupaten Cirebon pada tahun ini, digelar seperti tahun kemarin dengan sederhana. 

Karena sedang dalam kondisi pandemi, pihaknya tidak mengadakan kegiatan secara terpusat, namun dibagi di sejumlah lokasi. "Nanti malam, disini juga ada wayang," kata Imron. (din)

Share:

Pemkab Cirebon Lakukan Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag


CIREBON, FC - Keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan asset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim harus mempunyai keyakinan, bahwa perbedaan merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT. 

Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, saat menghadiri acara Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, pada kamis malam (25/3/2022).

Imron menjelaskan, Allah yang telah menciptakan makhluk antara yang satu dengan yang lainnya pasti ada perbedaan. Baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan. Semuanya itu untuk membuat manusia saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 

"Adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Imron.

Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan. Ini sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Jadi tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meningkatkan pemahaman ideologi dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Kita gandeng forum ulama umaroh, karena ideologi pancasila merupakan cara pandang bangsa indonesia," ujarnya.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren KHAS Kempek Cirebon, Mustofa Aqil Siraz menilai,  ideologi pancasila akan semakin kokoh dengan keimanan dan ketakwaan. Dengan semakin kokohnya ideologi pancasila, diyakini dapat menjadi benteng kuat dari pengaruh-pengaruh negatif. 

"Ulama memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan. Juga dapat memberikan pemahaman tentang ideologi dan wawasan kebangsaan terhadap masyarakat," katanya.

Sedangkan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menambahkan, saat ini investasi yang ada sudah mulai menggeliat. Semuanya itu berkolerasi dengan situasi Kamtibmas yang kondusif. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan langkah perspektif, dan tidak hanya upaya represif juga preventif.

"Kalau kami mengedepankan mencegah di hulu permasalahan. Sehingga silaturahmi ke tokoh agama dan masyarakat menjadi prioritas kami, khususnya di Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Share:

Bupati Cirebon Buka Forum Musrembang RKPD Tingkat Kabupaten

CIREBON, FC - Forum Musrembang RKPD tingkat Kabupaten Cirebon dibuka Bupati, Kamis (24/3/2022). Bertempat di Hotel Apita, forum ini bertujuan untuk penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kabupaten Cirebon tahun 2023. 

Disamping itu, forum Musrembang RKPD ini, merupakan entry poin untuk membangun keterpaduan dan sinergitas antar wilayah, antar strata pemerintahan, pemangku kepentingan maupun antar perangkat daerah, selaku penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah. Demikian dikatakan Bupati Imron.

Menurutnya, musyawarah pemangku kepentingan Kabupaten Cirebon, untuk mematangkan rancangan RKPD Kabupaten melalui sinkronisasi dan sinergitas. Ini juga hasil usulan sektoral, kewilayahan dan pokok-pokok pikiran DPRD. Nanti hasilnya akan digunakan untuk pemutakhiran rancangan Renja perangkat daerah.

"Ini supaya visi dan misi pembangunan Kabupaten Cirebon tercapai. Perencanaan pembangunan di tahun 2023, merupakan penjabaran tahun ke-4 RPJMD Kabupaten Cirebon tahun 2019-2024," jelasnya.

Bupati menjelaskan, upaya-upaya dalam mencapai target pembangunan daerah terus dilakukan dan ditingkatkan. Tercatat, pada tahun 2021 rata-rata lama sekolah berada di angka 7,10, yang berarti berhasil melebihi dari target yang ditetapkan, yakni 7.05. Demikian juga dengan tingkat kesempatan kerja yang berada di angka 89,624 dari target 88.884. 

"Tingkat pengangguran terbuka dapat turun di angka 10,38 dari target 11,12. Keberhasilan ini tentunya merupakan bentuk komitmen Pemkab untuk memajukan Kabupaten Cirebon," ucapnya.

Imron juga menyebutkan, beberapa sektor sudah berhasil mencapai target. Diantaranya reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Ada juga kemiskinan, kualitas sumber daya manusia dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Disamping itu, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dinilai cukup baik.

"Oleh karena itu, tema pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2023 adalah Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditi Unggulan. Ini didukung oleh pembangunan SDM unggul, serta layanan publik yang berorientasi dan kebijakan kepada masyarakat," papar Imron.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono menyebutkan, pasca pandemi penerapan strategi diperlukan. Ini dalam upaya menangani isu strategis, permasalahan, dan tantangan pembangunan. Diantaranya, fokus pada permasalahan utama seperti banjir, sampah, pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, layanan publik, dan penanganan pandemi Covid-19.

"Saya minta nanti, dalam proses penyusunan RKPD tahun 2023 ini, seluruh pimpinan dan aparatur daerah, serta seluruh perangkat stakeholder untuk dapat integrate inovatif, dan kolaboratif," pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Cirebon, Asisten Administrasi Umum Daerah Pemprov Jabar, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Barat, 

Wakil Bupati Cirebon, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, serta para Kepala SKPD. (din)

Share:

Kamis, 24 Maret 2022

IAIN Cirebon dan Unisa Kuningan Buka Kerjasama di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi

KOLABORASI : Dua Perguruan Tinggi Islam, IAIN Cirebon dan Unisa Kuningan bertemu untuk membuka kerjasama di bidang Tri Dharma Peguruan Tinggi, Kamis (24/3/2022).


CIREBON, FC – Kerjasama antar Perguruan Tinggi kembali dijalin, kali ini kedua pimpinan PT bertemu, yakni Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Rektor Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan, yang sepakat teken kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kamis (24/3/2022).

Pertemuan itu dalam rangka kunjungan kerja Unisa ke IAIN Cirebon. Ada sejumlah poin yang dicetuskan. Antara lain, kedua pihak saling sepakat kolaborasi sesama perguruan tinggi jadi kebutuhan.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, pintu kolaborasi IAIN Cirebon telah terbuka lebar bagi perguruan tinggi manapun. Apalagi sesama perguruan tinggi Islam.

“Bahwa terbuka sekali bagi kita untuk bersinergi melakukan MoU, melakukan kerja sama dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata dia.

Sumanta merasakan betul kebutuhan bekerja atau berkolaborasi dengan pihak lain. Dan pemerintah sudah membuka ruang untuk ini melalui konsep atau kebijakan Kampus Merdeka.

“Karena sesungguhnya masing-masing kampus memiliki kelebihan. Dan saya yakin ada kekurangan,” katanya.

Kelebihan dan kekurangan ini menjadi warna akademik di kampus masing-masing. Dalam Kampus Merdeka yang telah memberikan tawaran untuk belajar di luar kampusnya itu menunjukan bahwa pengayaan terhadap anak didik itu tidak bisa digembleng oleh perguruan tinggi secara mandiri. Harus ada kolaborasi satu dengan yang lainnya.

“Kolaborasi juga telah membuka mata kita semua untuk stake holder yang memakai jasa lulusan kita. Jadi ruang itu dibuka oleh kebijakan Kementerian dan ini sedang dilakukan upaya implementasi dari kebijakan tersebut,” kata Sumanta.

Sementara itu, Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Bima Amrullah SAg MSi, mengatakan, ada hanyak peluang yang bisa dikerja samakan dengan IAIN Cirebon. Pasalnya, Unisa dan IAIN punya fakultas dan program studi yang mirip.

“Unisa punya 4 fakultas dan 14 program studi. Antaranya Fakultas Ilmu Keislaman, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik dan Fakultas Kesehatan,” ujar Nurul Iman.

Pihaknya berharap kolaborasi dengan IAIN Cirebon dapat segera diimplementasikan dalam bentuk aktivitas yang riil. “Misalnya kolaborasi KKN mahasiswa,” pungkasnya. (din)

Share:

Bupati Cirebon Lantik PAW Kuwu Gumulung Lebak

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, melantik Penggantian Antar Waktu (PAW) Kuwu Desa Gumulung Lebak Kecamatan Greged, Kamis (24/3/2022). Pelantikannya sendiri bertempat di Ruang Paseban Pemkab Cirebon. Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Gumulung Lebak, Ketua BPD, Pejabat Kuwu dan Ketua Panitia PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak.

Menurut Imron, Ahman Sodikin telah resmi menjabat sebagai PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak. Otomatis, mulai hari itu juga Ahman resmi mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai kuwu. Untuk itu, Sebagai kuwu dia harus siap menjalankan roda pemerintahan Desa Gumulung Lebak.

"Saudara harus mampu menjalankan roda pemerintahan desa dan berperan aktif. Kuwu harus bisa menjadi motivator, kreator dan inovator pembangunan di tengah-tengah masyarakat," kata Imron.

Imron meminta, Kuwu Desa Gumulung Lebak mampu memberikan contoh yang baik kepada warganya. Disamping itu, harus bisa bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun desa, serta menjalankan fungsinya sebagai kuwu. Kalau sinergitas dengan warga bisa tercipta, maka dengan sendirinya pembangunan akan berjalan lancar.

"Eratkan kerjasama yang baik dengan masyarakat dan BPD. Semua harus sinergi, demi terciptanya kondusifitas dalam membangun desa," pinta Imron.

Bupati juga mengapresiasi atas suksesnya semua tahapan dalam pelaksanaan PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak. Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada ketua dan anggota BPD, Panitia PAW serta penjabat kuwu. Imron menilai, mereka telah  sukses menghantarkan PAW tersebut.

"Pemerintah desa mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan yang disertai dengan hak, wewenang dan kewajiban. Mereka bisa mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Ini pekerjaan yang tidak mudah," ungkap Imron.

Bupati menambahkan, kuwu saat ini harus berperan serta juga dalam penanganan Covid-19. Kuwu harus bisa menjembatani dan ikut serta membantu dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, kuwu harus bisa merangkul dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.

"Kuwu harus mengedepankan peran rakyat pada setiap aspek kehidupan, termasuk memfungsikan lembaga kemasyarakatan yang ada di desa. Satu lagi, kuwu harus siap dikritik dan berbesar hati menerima kritikan warganya," tukas Imron. (Bambang)

Share:

Rabu, 23 Maret 2022

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Bupati Launching E-KTP

CIREBON - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang ke-540, Bupati Cirebon melakukan Launching E-KTP di wilayah kecamatan, Selasa (22/3/2022). Hal itu, sesuai dengan salah satu misi Pemkab Cirebon, yaitu “Membangun pemerintahan yang baik melalui Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah".

Demikian dikatakan bupati saat melakukan Launching E-KTP, bertempat di kecamatan Losari. Imron mengaku, Pemkab Cirebon bertekad akan memenuhi ketersediaan database kependudukan yang mudah diakses masyarakat. Disamping itu, akan meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan dengan cepat, tepat, murah, dan transparan.

"Kita juga akan meningkatkan kesadaran otentikasi diri sebagai identitas yang wajib dimiliki. Kegiatan ini, berkaitan dengan implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat," ungkapnya.

Bupati menjelaskan, pengelolaan informasi kependudukan, merupakan rangkaian kegiatan yang sistematis dan terpadu. Mulai dari pengumpulan, perekaman, pengolahan dan penyajian data informasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil (registrasi penduduk). 

"Secara umum, registrasi penduduk mempunyai dua fungsi. Pertama, mencatat penduduk dan kejadian penting secara teratur dan berkesinambungan. Ini menghasilkan dokumen KTP, KK, dan akta catatan sipil," jelasnya.

Fungsi kedua, lanjut Bupati, registrasi penduduk sebagai sumber utama statistik vital dan statistik kependudukan. Ini menghasilkan informasi kependudukan yang menggambarkan karakteristik penduduk. Baik dari aspek kuantitas, maupun kualitas.  Sehingga, informasi tersebut dapat didayagunakan untuk berbagai kepentingan. 

"Kualitas pelayanan kepada masyarakat, merupakan salah satu indikator pelayanan publik yang semakin baik. Ini terlihat  pada tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat yang perlu dipenuhi," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kadisdukcapil Kabupaten Cirebon, Iman Supriyadi. Dia menilai, pengelolaan informasi kependudukan membuat Pemkab Cirebon dapat memperoleh legitimasi dukungan masyarakat. Tentunya, hal ini berhubungan dengan penetapan dalam berbagai kebijakan.

"Pelayanan publik itu sendiri pada hakekatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat. Ini  merupakan perwujudan aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat," terang Iman.

Dirinya menilai, keinginan tersebut dapat terwujud dengan membangun jaringan informasi (SIAK) yang memadai.  Jaringan ini harus bisa memberikan layanan yang lebih baik dan akurat, dalam hal  identitas penduduk, penyimpanan keamanan data, visualisasi data dan pelayanan prima.

"Kabupaten Cirebon, telah mengembangkan SIAK. Ini sudah terpusat, yang diberlakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil," paparnya.

Iman menambahkan, dengan SIAK terpusat, akan tersedia database kependudukan yang dapat memfasilitasi penyediaan data kependudukan. SIAK terpusat ini juga dapat mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan, khususnya yang ada di Kabupaten Cirebon. (Indah)

Share:

Selasa, 22 Maret 2022

Tahun Ini Pemkab Cirebon Bantu 750 Rumah Tidak Layak Huni

CIREBON -Saat ini, jumlah Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Cirebon yang telah terdata di tahun 2019 pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon sebanyak 18.370 unit. 

Sedangkan program bantuan penanganan Rumah Tidak Layak Huni dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten Cirebon dari tahun 2019 hingga 2021, sebanyak 5.601 unit.

Sehingga, pada tahun 2022 ini jumlah yang belum tertangani masih sekitar 12.769 unit. Demikian dikatakan Bupati Cirebon Imron, saat meninjau Program Bantuan Bedah Rumah Swadaya (BBRS) Bantuan Pemkab Cirebon di Desa Pasaleman Kecamatan Pasaleman, Selasa (22/3/2022).

Imron menjelaskan, pada tahun 2022 ini, BBRS akan melaksanakan bantuan sebanyak 750 unit di lokasi 77 desa dalam 25 kecamatan. Total nilai bantuannya mencapai Rp13.125.000.000,00 (tiga belas milyar seratus dua puluh lima juta rupiah, red).

"Tahun ini sudah kami anggarkan lagi. Mungkin pelaksanaannya sekitar bulan Agustus tahun ini. Saya harap bantuan ini bisa bermanfaat, meskipun belum bisa dirasakan semua warga yang rumahnya masuk kategori BBRS," ungkapnya saat meninjau program BBRS pada salah satu rumah warga.

Menurutnya, bantuan sebesar Rp17,5 juta per rumah memang dirasa kurang. Namun pihaknya juga sudah memperhitungkan tingkat kelayakan dengan nominal sebesar itu. Yang penting, masyarakat rumahnya layak huni dan bukan tinggal digubuk. 

"Ini kan bantuan stimulan. Sisanya ya silahkan diperbaiki sendiri. Yang penting kan rumah bisa ditembok, lantainya juga bukan lantai tanah," ungkap Bupati.

Sementara itu, Sekdis DPKPP Kabupaten Cirebon, Uus Sudrajat menyebutkan, BBRS sebetulnya bantuan Rutilahu. Sistem yang diberikan adalah stimulan. Sedangkan dana yang diterima sebesar Rp17,5 juta, harus disisakan Rp2,5 juta yaitu untuk biaya tukang.

"Disisain itu maksudnya yang harus dipakai untuk beli material jumlahnya Rp15 juta. Nah, yang Rp2,5 juta bisa diambil langsung oleh si penerima, tapi untuk bayar tukang," paparnya.

Secara umum tambahnya, persyaratan mendapat BBRS adalah tanahnya milik sendiri dengan bukti yang otentik. Disamping itu, harus ada bentuk fisik rumah dan lolos penilaian fasilitator. Dirinya mengakui, banyak rumah tidak layak huni, namun posisinya menempati tanah disepadan sungai atau tanah milik orang lain.

"Fasilitator kami yang menentukan, apakah bisa masuk kriteria program BBRS atau tidak. Walaupun banyak rumah tidak layak huni, kalau tanahnya di sepadan sungai, ya pastinya tidak akan bisa," tukasnya. (din)

Share:

Senin, 21 Maret 2022

Bertemu di Forum Audensi, PWI-IAIN Bahas Sejumlah Kerjasama

JALIN KERJASAMA : PWI Cirebon lakukan audensi ke kampus IAIN Cirebon dalam rangka membuka sejumlah kerjasama, Senin (21/3/2022).


CIREBON, FC - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon melakukan kunjungan kerja ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kunjungan tersebut dalam rangka audensi untuk membuka sejumlah program kerja PWI yang bisa dikerjasamakan dengan pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (21/3/2022).

Pertemuan yang digelar di gedung rektorat kampus setempat dihadiri Ketua PWI Cirebon dan para pimpinan IAIN. Dalam audiensi ini, ada tiga poin yang disetujui bersama dan akan dituangkan dalam bentuk MoU.

“Pertama, PWI Cirebon akan menjadi fasilitator untuk diskusi-diskusi publik yang akan melibatkan mahasiswa, akademisi, professional, serta seluruh kalangan, tentunya dengan tema besar yang nantinya akan kita angkat dalam diskusi tersebut,” ujar Ketua PWI Cirebon, M Alif Santosa, usai audiensi.

Kemudian, menurutnya, PWI juga akan menghidupkan pelatihan jurnalistik di kampus IAIN Syekh Nurjati.

“Pelatihan jurnalistik ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab kita di era disrupsi informasi, di mana arus informasi begitu banjir, yang mana yang benar dan yang mana yang hoaks begitu samar, maka PWI memiliki tanggung jawab untuk melakukan edukasi melalui pelatihan jurnalistik tersebut,” ujar Alif.

Yang ketiga, PWI juga akan berupaya untuk menjadikan wartawan sebagai dosen tamu di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami sedang berupaya untuk menjadikan wartawan sebagai dosen tamu sesuai kapasitas ilmunya masing-masing, kami ingin memberdayakan wartawan karena selama ini wartawan hanya menyalurkan kemampuannya melalui tulisan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon H Ilman Nafi’a mengatakan, IAIN Cirebon saat ini sedang gencar mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk juga PWI Cirebon.

“Ini juga dalam rangka mengembangkan tridarma perguruan tinggi, yaitu di bidang penelitian, pendidikan dan juga pengabdian masyarakat,” kata Ilman.

Ia menambahkan, hubungan kerja sama dengan berbagai pihak ini juga dalam rangka mendukung Kampus Merdeka.

“Mahasiswa kita akan belajar di mana saja dan itu butuh kerja sama dengan seluruh pihak. Nantinya kerja sama dengan PWI Cirebon ini akan kita tuangkan dalam draft MoU,” katanya.(din)

Share:

Terima Nota Pengantar LKPj Walikota Tahun 2021, DPRD Tetapkan Pansus

CIREBON, FC – Usai Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2021, DPRD menetapkan panitia khusus (pansus).

Penyampaian nota pengantar LKPj dan penetapan Pansus Pembahas LKPj Walikota Cirebon ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD di ruang utama Griya Sawala gedung DPRD, Senin (21/3/2021).

Pansus Pembahas LKPj Walikota Cirebon 2021 diketuai Andrie Sulistio SE, yang juga ketua Fraksi Golkar dan anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon.

Dalam memimpin rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD, Fitria Pamungkaswati mengatakan, agenda rapat paripurna ini merupakan penyampaian LKPj tahun 2021 oleh walikota Cirebon.

Menurutnya, sesuai Pasal 69 dan 71 UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, salah satu kewajiban kepala daerah yaitu menyampaikan LKPj kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Penyampaian LKPj ini sebagai wujud menciptakan pemerintahan bersih, bertanggung jawab dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif, efisien dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Fitria menjelaskan, kepala daerah harus menyampaikan LKPj terkait hasil penyelenggaraan pemerintahan, yaitu meliputi, capaian program dan kegiatan serta permasalahan dan penyelesaiannya, kebijakan strategis yang ditetapkan kepala daerah dan pelaksanaannya, dan tindak lanjut rekomendasi DPRD.

“Sesuai PP Nomor 13/2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 18/2000, ruang lingkup LKPj meliputi hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan dan hasil pelaksanaan tugas,” ujar Fitria.

Saat paripurna, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan nota pengantar LKPj tahun 2021 atau tahun ketiga penyelenggaraan pemerintahan di bawah kepemimpinannya. Menurut Azis, penyampaian LKPj tersebut sebagai kewajiban kepala daerah secara konstitusional.

Azis menambahkan, LKPj tahun 2021 ini merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon tahun 2018-2023, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, serta APBD tahun 2021 berikut perubahannya.

“Kami menyampaikan laporan yang berisi informasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah kepada DPRD. LKPj ini adalah wahana saling berbagi peran, untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah,” kata Azis. (din)

Share:

Minggu, 20 Maret 2022

Lewat Seminar GPD, DEMA FUAD Kenalkan Potensi Diri

SEMINAR GPD : Bangkitkan semangat mahasiswa lewat pengenalan potensi diri, Sabtu (19/3/2021).


CIREBON, FC -  Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan seminar GPD, Sabtu (19/3/2022).


Seminar dengan tema "Explore the Potensial Interest and Talents of FUAD in Society Era 5.0" ini untuk menggali potensi diri.

Kegiatan tersebut juga dibuka dengan  tampilan mahasiswa yang memukau melalui sejumlah tarian. Seperti tari tradisional, modern dance, dan akuistik.

Ketua pelaksana kegiatan, Adi Ilham Saputra menjelaskan, bahwa kegiatan seminar ini bertujuan untuk mengenalkan potensi diri mahasiswa. 

"Alasannya adalah kebanyakan mahasiswa tidak mengenali potensi diri mereka, maka dengan diadakan seminar ini bisa mematik teman-teman mahasiswa untuk mengetahui potensi dan bakat diri mereka yang bakal bisa dikembangkan," terang Adi.

Sementara Ketua Umum DEMA FUAD, Omar Qad Panity menyampaikan, kegiatan seminar ini bisa dilakukan setelah sebelumnya selalu dengan  Webinar. 

Kegiatan seminar ini tentu menjadi lebih terasa bagi yang hadir, karena bisa merasakan lagi vibes seminar yang sempat tertunda lama akibat pandemi Covid 19 dan diga tukang dengan Webinar. 

Omar juga menyatakan, walaupun seminar ini terlihat biasa saja, akan tetapi diharapkan memiliki output yang jelas.

"Output dari acara seminar ini nantinya akan berlanjut pada program kerja dari Departemen Minat Bakat melalui sanggar FUAD dengan menunjang bakat serta minat mahasiswa di fakultas," ujarnya. 

Dijelaskan Omar, sekitar dua minggu DEMA FUAD sudah mempersiapkan seminar ini, dengan menggandeng mahasiswa, dosen IAIN dan beberapa media partner. 

"Target seminar ini untuk mahasiswa se fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, dan tentu saja seminar ini diharapkan  bisa bermanfaat," tandasnya. (Red/Imelda)
Share:

Menjaga Hafalan Al-Qur'an Mahasiswa IAT, HMJ IQTAF Gelar Sima'an Al-Qur'an

JAGA HAPALAN ALQURAN : HMJ IQTAF IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada sesi foto  bersama usai kegiatan Suma'an Al Qur'an, Minggu (20/3/2022).


CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sima'an Al-Qur'an di Ma'had Al-Jami'ah pada Minggu, 20 Maret 2022.

Acara tersebut resmi dibuka pukul 08.30 WIB oleh Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I., Minggu, (20/03/2022).

Maimun menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan baik yang diperintahkan oleh Al-Qur'an agar kita selalu membacanya. Terlebih lagi bagi hafidz/hafidzah untuk bisa menjaga hafalan Al-Qur'an agar tetap terjaga walaupun di tengah sibuknya perkuliahan.

"Ini adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh umat Islam dan ini semua adalah perintah dari Al-Qur'an agar kita membaca Al-Qur'an. Dan untuk hafidz/hafidzah supaya bisa menjaga hafalannya agar tidak hilang di tengah sibuknya perkuliahan. Ini yang perlu terus dilakukan secara istiqomah, dan kita juga bisa melaksanakannya dengan masyarakat umum, misal saja dari masjid ke masjid, dan misal juga di ranah fakultas Ushuluddin IAIN Syekh Nurjati Cirebon, ini dimaksudkan agar hafalan mahasiswanya terjaga," ucap Maimun.

Kemudian dalam tambahannya, beliau menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir harus mengenalkan kepada masyarakat umum agar menghafal Al-Qur'an harus dengan jiwa yang sungguh-sungguh.

Maimun juga menjelaskan, jika kita ranahnya ke masyarakat, supaya masyarakat umum umat Islam mengetahui adanya sima'an Al-Qur'an. Dan ini menjadi inisial kita kepada masyarakat umum bahwa menghafal Al-Qur'an itu harus sungguh-sungguh.

"Mudah-mudahan kita juga (hafidz/hafidzah) bisa menciptakan lapangan kerja, bukan mencari pekerjaan, InSyaaAllah dengan berkah Al-Qur'an, terutama kita di jurusan IAT," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Maimun kembali menegaskan mengenai pentingnya menjadi umat Islam yang moderat.

"Kita sebagai umat Islam selain menghafal dan mempelajari Al-Qur'an, juga harus menyampaikan pesan-pesan Al-Qur'an, nilai-nilai wasathiyah, nilai-nilai moderat, tidak ekstrim kanan dan tidak ekstrim kiri, itu yang diajarkan Al-Qur'an." tandas Maimun.

Selanjutnya acara dibuka dengan membaca istighfar, syahadat, dan disusul dengan shalawat Nabi Muhammad SAW. (Red/Dila)
Share:

FITK Gelar Refreshment Bagi Calon Dosen dan Tutor PPG Dalam Jabatan Tahun 2022

KEGIATAN REFRESHMENT : Calon dosen dan tutor PPG Dalam Jabatan tahun 2022 mengikuti kegiatan Refreshment yang dilaksanakan oleh FITK yang terbagi dalam tiga gelombang.

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Refreshment bagi 70 calon dosen dan tutor PPG Dalam Jabatan (Daljab) tahun 2022. 

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Prof Dr Hj Aan Hasanah, M.Ed ini, dilaksanakan dalam tiga gelombang dan ditargetkan lulus 95 persen. 

Untuk gelombang ke 1 (batch 1) perkuliahan akan dimulai tanggal 24 Maret 2022 bagi sebanyak 224 peserta yang terdiri dari 124 peserta Mapel PAI dan 100 peserta Mapel Madrasah. 

"Sebagai wujud komitmen peningkatan mutu PPG Daljab tahun 2022, FITK telah melaksanakan Refreshment bagi 70 Dosen dan Tutor serta Admin PPG yang dilaksanakan di Grand Tryas Hotel, tanggal 24 Maret 2022," ujar Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd.

Peserta dalam kegiatan Refreshment tersebut, terang Farihin, diberi wawasan dan pemahaman ulang tentang  kebijakan pendidikan profesi guru tahun 2022, tata kelola akademik dan perkuliahan serta keterampilan teknis pengelolaan LMS Space dari tiga narasumber panitia nasional.

Dekan FITK ini meminta kepada para dosen dan panitia untuk meningkatkan sukses penyelenggaraan dan sukses hasil. FITK juga menarget kelulusan PPG tahun 2022 sebanyak 95%. 

Target tersebut, kata Farihin memerlukan komitmen, kesabaran dan ketelatenan para dosen dalam mendampingi peserta PPG selama mengikuti program dari mulai kegiatan pendalaman materi, lokakarya pengembangan perangkat, pelaksanaan PPL dan uji kompetensi.

Dijelaskan, bahwa PPG Dalam Jabatan yang diselenggarakan oleh FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dilaksanakan daring (online) melalui LMS Space Siaga Pendis dalam tiga gelombang (3 batch) yang memungkinkan peserta melaksanakan kegiatan program PPG berbasis domisili baik dalam bentuk kegiatan sinkronus dan asinkronus.

Dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2021 FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon secara keseluruhan meluluskan 394 peserta dari 484 peserta yang diamanahkan. 

"Untuk 90 orang peserta yang belum lulus dapat mengikuti ujian retaker yang secara periodik dilaksanakan oleh panitia nasional Kemendikbud setiap tahun," tuturnya. (Nurdin)

Share:

Sabtu, 19 Maret 2022

Bersama Kementerian Keuangan dan 8 PTKIN, Kampus IAIN Cirebon Menjadi Tuan Rumah Pembahasan Draf Akhir BLU

Pembahasan draf BLU yang dihadiri langsung dari Kementerian Keuangan RI serta Biro Keuangan Kementerian Agama RI di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu (19/3/2022).


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon dipercaya menjadi tuan rumah dalam bagian rangkaian perumusan finalisasi Badan Layanan Umum (BLU) bersama 8 PTKIN. Kegiatan tersebut dihadiri Kementerian Keuangan RI serta Biro Keuangan Kementerian Agama RI, Sabtu (19/3/2022).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tempat untuk membahas finalisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait standar pelayanan  minimum BLU. 

Kemudian juga selamat datang, selamat bergabung dengan kita semua, bekerja untuk merumuskan hal-hal yang terkait dengan BLU.

"Seperti ada ibu Anisa dari Kementerian Keuangan dengan tim, dan juga rekan-rekan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, seperti ada Ibu Warek 2, dan ibu Kabiro," tuturnya.

Menurut Sumanta, dengan dilaksanakannya pembahasan draf ini, kita bisa melakukan upaya akselerasi menuju Badan Layanan Umum. Ada banyak aset yang nanti bisa kita kelola nanti di BLU.

Sementara itu, Kepala Biro Keuangan Kementerian Agama RI, Drs H Subarja juga mengucapkan terimakasih kepada BKBLU yang memberikan peluang kepada kita.

Subarja juga menjelaskan, dengan adanya pengelolaan pemanfaatan aset BMN, maka peluang itulah yang kita tangkap. Karena hanya itulah dalam rangka pengembangan non akademis itu kita raih.   

"Saya yakin dan teman-teman ingin meyakinkan bahwa ini akan kita raih, tapi tentunya secara bertahap, walaupun kami sendiri lagi berusaha bagaimana yang mereka belum menggerakkan sisi pendapatan akademisnya dan untuk melakukan remunisasi. Jadi kami tegaskan bahwa antara anggaran Penerima Negera Bukan Pajak (PNBP), dengan anggaran RM itu tidak ada perbedaan.  "Jadi tidak beda dari remunisasi deng Tukin dalam pembayaran," tegas Subarja 

Sementara itu, Warek II, Dr Kartimi, M.Pd membenarkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah dalam finalisasi draf penyusunan BLU-KMA SPM yang diikuti oleh 8 PTKIN di Indonesia.

Ke delapan PTKIN tersebut di antaranya IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, IAIN Purwokerto, IAIN Pekalongan, IAIN Palopo, IAIN Batusangkar, IAIN Padangsidimpuan dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Ya, Cirebon sebagai tuan rumah dalam  penyusunan finalisasi draf BLU. Persiapan kami juga sudah 90 persen, ini adalah transformasi BLU tahap akhir dan setelah itu kita tinggal menunggu Sidang Munaqosah yang rencananya akan dilakukan pada akhir Maret 2022," paparnya.

Setelah Sidang Munaqosah, lanjutnya, kita tinggal mengembangkan unit-unit bisnis seperti Ma'had, ATM, gedung olah raga, Geshous, kendaraan, percetakan, laboratorium, sertifikat halal dan sertifikat haji dan masih banyak lagi yang bisa kita dikembangkan. 

"Target pembahasaan ini, tersusunnya KMA SPM, untuk mengatur terkait BLU yakni pengaturan keuangan dan pengabdian atau Tri Darma Perguruan Tinggi dan standar minum yang berkaitan dengan pendidikan dan pelayanan umum lainnya," tandas Kartimi. (din)






Share:

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Bupati Lakukan Pengobatan Massal Gratis di Kecamatan Kaliwedi

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


CIREBIN, FC, Memperingati Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang ke-540, Pemkab Cirebon bersama Dinkes Kabupaten Cirebon melakukan pengobatan massal gratis. Kali ini bertempat di Balai Desa Kalideres Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon.

Hadir pada kesempatan itu, Direktur RSUD Arjawinangun, Bambang Sumardi dan Kadinkes Kabupaten Cirebon, Neneng Hasanah.

Terlihat, ratusan warga di lokasi pengobatan begitu antusias, dan rela untuk mengantri. Hal tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Cirebon, Imron. Menurutnya, dia merasa terharu melihat keinginan warga untuk dapat hidup sehat.

"Saya ikut senang melihat begitu antusiasnya warga disini, yang mengikuti pengobatan gratis. Mereka sebetulnya ingin hidup sehat," kata Imron, Sabtu (19/3/2022).

Imron menjelaskan, pengobatan massal gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon. Pemkab Cirebon ingin dihari jadi tersebut, bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Setidaknya, masyarakat juga merasakan kebahagiaan pada Hari Jadi Kabupaten Cirebon ini. Kami tidak bisa memberikan hal lebih, namun setidaknya pada hari jadi ini Pemkab Cirebon bisa hadir dan peduli terhadap masyarakat," ungkap Imron.

Imron juga menjelaskan, pada tanggal 31 bulan ini, Pemkab Cirebon kembali akan melakukan pengobatan masaal gratis di 60 Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon. Ini sebagai bentuk rasa syukur kepada para pendahulu yang telah membangun Kabupaten Cirebon.

"Kabupaten Cirebon bisa berdiri, karena perjuangan para pendahulu kita. Bahkan di Jawa Barat, peradaban Cirebon sangat berpengaruh sekali," ucapnya.

Sementara itu, Kuwu Kalideres, Suherni, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Cirebon khususnya Bupati, yang telah memberikan inspirasi yang sangat positif. Dirinyapun memberikan apresiasi yang tinggi kepada RSUD Arjawinangun, yang telah memberikan bantuan pengobatan gratis di desanya.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan pihak RSUD Arjawinangun, yang telah hadir dan memberikan bantuan berupa pengobatan gratis. Semoga warga Kalideres bertambah sehat dan Kabupaten Cirebon semakin maju," tukasnya. (Indah)

Share:

Delapan PTKIN Hadir di Kampus IAIN Cirebon Bahas KMA Terkait Standar Pelayanan Minimum BLU

CIREBON, FC - Kementerian Keuangan dan Kementerian Agama melakukan finalisasi draf Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait standar pelayanan minimum Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PKIN), Sabtu (19/3/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon ini diikuti 8 PTKIN lainnya yang sedang berproses menuju BLU.

Sebanyak 8 PTKIN tersebut yaitu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, IAIN Salatiga, IAIN Surakarta, IAIN Pekalongan, IAIN Purwokerto, IAIN Batusangkar, IAIN Palopo, dan IAIN Padangsidimpuan.

Seperti diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berproses untuk bertransformasi, salah satunya transformasi tata kelola keuangan yang sebelumnya Satuan Kerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (Satker PNBP) menjadi BLU.

Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd menjelaskan, persiapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju BLU tersebut sudah mencapai 90 persen. Dia menargetkan, sebelum memasuki Ramadhan 1443 H ini, sidang terkait layanan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke BLU dapat dilaksanakan.

“Persiapan (IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke BLU) sudah 90 persen,” kata Kartimi saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Dia mengungkapkan, proses transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon dari Satker PNBP ke BLU telah memasuki tahap akhir.

“Kita sudah akan dijadwalkan untuk sidang munaqosah untuk BLU. Tadi disampaikan itu harapannya sebelum Ramadhan atau akhir Maret 2022 ini,” jelas Kartimi.

Untuk itu, lanjut Kartimi, kegiatan yang dilangsungkan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tersebut, yaitu membahas draf KMA tentang Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Minimum PTKIN Satker BLU.

“Kegiatan ini adalah finalisasi draf penyusunan KMA-nya. Kalau untuk penyusunan drafnya, itu sudah dilakukan di Jakarta. Ini finalisasinya di sini (IAIN Syekh Nurjati Cirebon),” terangnya.

Bahkan, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, tahun 2022 ini pihaknya telah memulai menata sejumlah aset yang dimiliki kampus setempat dengan pola BLU.

“Kita punya Guest House bisa disewakan, gedung ICC, fasilitas olahraga, lahan di Cikawung (Indramayu), dan aset lainnya yang dikelola dengan pola BLU. (FC/din)

Share:

FITK IAIN Cirebon Gelar PPG Dalam Jabatan Tahun 2022

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali akan menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022 yang akan dilaksanakan dalam 3 gelombang.

Untuk gelombang ke 1, perkuliahan akan dimulai tanggal 24 Maret 2022 yang akan diikuti 224 peserta terdiri dari 124 peserta mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 100 peserta mata pelajaran madrasah.

Bahkan, untuk sebagai wujud komitmen untuk peningkatan mutu PPG Dalam Jabatan Tahun 2022,  FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun telah melaksanakan refreshment bagi 70 dosen dan tutor serta admin PPG yang dilaksanakan di Grand Tryas Hotel, Sabtu (19/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberi wawasan dan pemahaman ulang tentang kebijakan pendidikan profesi guru tahun 2022, tata kelola akademik dan perkuliahan, serta keterampilan teknis pengelolaan Learning Management System (LMS) Space dari tiga narasumber panitia nasional.

Dalam sambutannya, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin MPd meminta kepada para dosen dan panitia untuk meningkatkan sukses penyelenggaraan dan sukses hasil.

“FITK Syekh Nurjati Cirebon menargetkan kelulusan PPG tahun 2022 sebanyak 95%,” kata Farihin.

Untuk meraih target tersebut, lanjut Farihin, memerlukan komitmen, kesabaran dan ketelatenan para dosen dalam mendampingi peserta PPG selama mengikuti program mulai dari kegiatan pendalaman materi, lokakarya pengembangan perangkat, pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan uji kompetensi.

Untuk diketahui, PPG Dalam Jabatan tahun 2022 yang diselenggarakan oleh FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dilaksanakan daring atau online melalui LMS Space Siaga Pendis dalam tiga gelombang (3 batch).

Melalui sistem tersebut memungkinkan peserta melaksanakan kegiatan program PPG berbasis domisili, baik dalam bentuk kegiatan sinkronus dan asinkronus.

Pada pelaksanasn PPG Dalam Jabatan tahun 2021 lalu, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon secara keseluruhan telah meluluskan 394 peserta dari 484 peserta. Untuk 90 orang peserta yang belum lulus dapat mengikuti ujian retaker yang secara periodik dilaksanakan oleh panitia nasional Kemendikbud setiap tahun. (FC/din)


 


Share:

Rabu, 16 Maret 2022

FSEI IAIN Cirebon Sosialisasikan 2 Fakultas Baru dan 8 Prodi Pada Penerimaan Mahasiswa Baru

Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani, M.Ag pada kegiatan sosialisasi PMB pada dua fakultas baru dan 8 Prodi.

CIREBON, FC - Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru, Rabu (16/3/2022). Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini, dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam, Dr H Aan Jaelani, M.Ag.

Aan Jaelani menjelaskan, bahwa Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam tengah menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun akademik 2022-2023.

Penyelenggaraan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ini menurut Aan, dibagi menjadi dua gelombang an seluruh peserta bejumlah 100 orang. 

Di hari pertama ini, kegiatan sosialisasi  diikuti oleh sekolah-sekolah Madrasah Aliyah, SMK dan SMA, mereka berasal dari Kabupaten Kuningan, Tegal, Brebes, dan Majalengka.

Tujuan sosialisasi ini, kata Aan, pertama terkait dengan pengembangan kelembagaan atau transformasi kelembagaan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju UISSI Syeh Nurjati Cirebon, kedua sosialiasi perubahan kelembagaan dari fakultas syari'ah menjadi Fakultas Syari'ah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Fakultas Syari'ah ini memiliki 4 Program Studi (Prodi), yakni Hukum Keluarga, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara Islam, dan Ilmu Falak. Dan untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam terdiri dari Prodi Perbankan Syariah, Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Akutansi Syariah dan Prodi Pariwisata Syariah.

Delapan Prodi yang ada pada dua fakultas yang akan dikembangkan ini, mudah-mudahan bisa lebih dikenal, bisa disosialisasikan kepada masyarakat luas. Karena bertujuan untuk mengembangkan dan mempercepat akses pemerataan pendidikan, khususnya di Provinsi Jawa Barat bagian timur. 

"Ini semata-mata memberikan informasi pada para calon mahasiswa dari lulusan SLTA dan yang sederajat untuk bisa mendaftarkan diri bergabung dan mengikuti perkuliahan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon," paparnya.

Untuk itu, lanjutan Aan, sosialisasi ini akan dilakukan secara substantif terkait dengan pengembangan fakultas delapan Prodi yang ada juga secara teknis akan disosialisasikan ketentuan-ketentuan dalam pendaftaran atau penerimaan mahasiswa baru.

"Mudah-mudahan sosialisasi ini bisa memberikan manfaat terutama bagi pihak sekolah yang nanti bisa menginformasikan kepada anak-anak di sekolahnya supaya bisa memperoleh dan mendaftarkan diri di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Ada dua Prodi yang baru, yaitu Pariwisata Syariah dan Ilmu Falak, kedua Prodi ini memiliki peluang yang lebih besar untuk pemerataan akses pendidikan tinggi, sehingga penerimaan jumlah mahasiswanya akan berbeda pada tahun sebelumnya 

"Ya harapan kami adalah delapan Prodi ini setelah disosialisasikan dapat dengan mudah siapapun untuk mendaftarkan diri di IAIN Cirebon dan mudah-mudahan memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat," tandas Aan. (Nurudin)

Share:

LP2M IAIN Cirebon Ekspose hasil Pemetaan Potensi Desa Berbasis Komoditas Unggulan

CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar ekspose hasil pemetaan potensi desa berbasis komoditas unggulan di Desa Buninagara, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.

Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Ahmad Yani MAg menjelaskan,  ekspose tersebut merupakan bagian dari diseminasi hasil pemetaan potensi desa terkait dengan komoditas unggulannya yang sebelumnya telah dilakukan melalui pemetaan ruang, penelusuran sejarah desa, dan identifikasi komoditas unggulan.

“Desa Buninagara saat ini sedang bertransformasi dari desa maju menuju desa mandiri. Berdasarkan Indeks Kemandirian Desa (IDM), status desa maju yang diperoleh Desa Buninagara menunjukkan bahwa desa ini telah berhasil mengelola potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi guna meningkatkan kualitas  hidup  dan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Kang Yani sapaan akrab Dr Ahmad Yani MAg, Selasa (16/11/2021).

Pada tahap selanjutnya, jelas dia, Desa Buninagara bersiap menuju desa mandiri dengan meningkatkan kemandirian pembangunan desa untuk semakin meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dapat dilaksanakan dengan melibatkan kerja sama, baik dengan unsur pemerintah pusat hingga kabupaten serta stakeholder lain, termasuk perguruan tinggi.

“LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendorong transformasi Desa Buninagara menjadi desa mandiri. Upaya yang dilakukan oleh LP2M IAIN Syekh Nurjati ini menjadi bagian perwujudan amanah tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kang Yani, sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi, LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon berupaya untuk bisa mendampingi masyarakat hingga level desa dengan harapan akan muncul inovasi-inovasi untuk pembangunan desa, khususnya Desa Buninagara yang didampingi tahun 2021 ini.

“Selanjutnya pendampingan ini bisa terus dilanjutkan dalam berbagai bentuk kerja sama antara Pemerintah Desa Buninagara dengan Perguruan Tinggi IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” jelasnya.

Kang Yani memaparkan, tim pelaksana pendampingan pemetaan potensi desa berbasis komoditas unggulan ini terdiri dari dosen dan mahasiswa yang secara partisipatif melibatkan peran masyarakat desa dalam pelaksanaan kegiatan pemetaan di lapangan.

Yaitu, lanjut dia, digawangi Toto Suharto SE MSi, Turasih SKPm MSi, dan Suciyadi Ramdhani MAnt, dan 7 mahasiswa dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon berhasil  menyusun output pemetaan berupa peta ruang potensi desa.

Share:

Selasa, 15 Maret 2022

LPM IAIN Cirebon Gelar FGD IKD Untuk Peningkatan Layanan Dosen dalam Meningkatkan Kepuasan Mahasiswa

Kepala LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf, M.Si saat membuka kegiatan FGD IKD di salah satu hotel di Cirebon, Selasa (15/3/2022).

CIREBON, FC - Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengggelar kegiatan Focus Group Discussion tentang penilaian Indeks Kinerja Dosen (IKD), Selasa (15/3/2022), di salah satu Hotel di Cirebon.

Kepala LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf M.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan FGD IKD ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan LPM dan hasil IKD akan diumumkan pada Desember 2022 pada rapat IKD nanti, dan tentunya pengumuman IKD ini akan ditunggu para dosen.

"Pada kegiatan ini kita juga mendapat suport dari sponsorship yakni BRI untuk dosen yang mendapatkan nilai IKD tinggi," terangnya.

Dijelaskan Ayus, bahwa IKD ini menuju peningkatan pelayanan dosen kepada mahasiswa. Selain itu, juga bentuk upaya dalam mendorong dan mempercepat proses transformasi kelembagaan.

Sebagai informasi, kata Ayus, untuk menjadi universitas ini sebenarnya IAIN sudah memenuhi syarat. Tapi dalam perjalanannya ada salah satu klausul dalam PMA itu minimal 4 fakultas sedang kita baru 3 fakultas, sehingga kita harus memekarkan fakultas untuk memenuhi PMA tersebut. 

Dan saat ini sedang berusaha, bahkan sedang berproses. Yakni fakultas Adab Ushuludin dan fakultas dakwah komunikasi Islam, kemudian  fakultas syari'ah dan fakultas ekonomi perbankan Islam. 

"Kita juga sedang transformasi dalam hal keuangan yang juga bertransformasi ke Badan Layanan Umum (BLU) dan mohon doanya karena targetnya Oktober 2022 sudah menjadi universitas dan BLU," kata Ayus.

Untuk itu, tandas Ayus, pihaknya melalui LPM terus bekerja, termasuk membuat 5 proposal PJJ untuk 200 mahasiswa, dan membuka 5 prodi yang akreditasinya A. Dan ini sedang berproses dan bulan April yang sudah submit sudah up.

"Kita juga sedang memprogram pelatihan untuk dosen. Dan silahkan ke prodi masing masing karena kita akan siapkan untuk 100 peserta. Dan proses-proses belajar sedang kita arahkan ke sana dan April ini akan ada sertifikasi dosen," ujar Ayus lagi.

Untuk itu, kata Ayus, LPM dengan banyaknya agenda seperti itu, berharap kepada teman-teman dari fakultas dan prodi untuk meningkatkan kualitas untuk menyesuaikan transformasi ini.

Selain itu, kita juga akan membuat piagam penghargaan untuk gugus mutu yang sudah paripurna, ini untuk kenang kenangan pribadi saja. 

"Sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua yang sudah memberikan pemikiran, mendorong dan membantu demi untuk kemajuan lembaga kita ini," tutup Ayus saat membuka kegiatan FGD tersebut. (din)
Share:

Definition List

Unordered List

Support