Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 31 Agustus 2022

Pemda Kota Cirebon Hibahkan Aset Bangunan dan Lahan Kepada Polres Cirebon Kota

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menghibahkan beberapa aset lahan dan bangunan kepada Polres Cirebon Kota. Penandatanganan naskah hibah dan serah terima dilakukan di ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon, Rabu (31/8/2022).

Barang Milik Daerah (BMD) Pemda Kota Cirebon yang dihibahkan itu adalah lahan dan bangunan eks Pusat Pendidikan dan Latihan Korpri (Pusdiklatpri) di Jalan Cipto Mangunkusumo, Pos Polisi Kesambi di Jalan Perjuangan, dan Pos Polisi Lemahwungkuk di Jalan Kalijaga Pegambiran.

Penandatanganan dan serah terima hibah aset tersebut disaksikan langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen. Pol. Drs. Suntana, M.Si., dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menyampaikan, peran kepolisian di Kota Cirebon sejauh ini bukan hanya sebagai aparat penegak hukum. Melainkan menjadi mitra yang baik bagi Pemda Kota Cirebon.

“Polres Cirebon Kota telah banyak berkontribusi bagi Kota Cirebon, selain sebagai aparat penegak hukum. Misalnya dalam hal penanganan pandemi Covid-19, kita semua merasakan peran dari jajaran kepolisian,” ungkap Azis.

Untuk itu, menurut Azis, sudah sepatutnya Pemda Kota Cirebon juga memberikan dukungan penuh kepada Polres Cirebon Kota untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kehadiran gedung kantor yang lebih representatif.

“Apabila wujud kantor lebih representatif, maka bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (din)

Share:

Sabtu, 27 Agustus 2022

Pekikan Suara "Merdeka" Mahasiswa PBAK IAIN Cirebon Getarkan Gedung FITK


Suasana kegiatan PBAK 2022 IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang akan berlangsung selama 3 hari berturut turut di halaman gedung FITK, Sabtu (27/8/2022).


FOKUS CIREBON, FC - Ribuan Mahasiswa dengan pakaian seragam hitam putih, dibalut kerudung berwarna warni terlihat unik dan nyentrik.  Tak hanya itu, topi yang digunakan pun topi milik petani dengan warna yang disesuaikan dengan  kerudung yang dikenakan.

Dengan warna warni kostum yang dipakai, mereka duduk dibawah, bak ombak laut yang bergelombang. 

Tak hanya itu, mahasiswa PBAK 2022 ini, juga difasilitasi tarub penahan panas sepanjang 100 meter dan  sejumlah TV LCD agar yang berada di bagian belakang dapat dengan jelas melihat aktifitas yang berjalan di atas panggung.

Nampak di lokasi kegiatan, mahasiswa PBAK sangat menikmati kegiatan tersebut. Satu sama lain saling tersenyum dengan kostum yang mereka pakai.

Yang menarik saat ribuan mahasiswa PBAK berdiri serentak, bak pohon hutan yang rindang dengan keindahan rimbanya saat mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Suara keras, lantang dan merdu keluar serentak saat lantunan 'merdeka' 'merdeka' pada lagu Indonesia Raya hingga menggetarkan gedung FITK.

Pada PBAK ini, tak hanya  dekorasi panggung saja yang terlihat indah, tetapi juga suasana di PBAK 2022 IAIN Syekh Nurjati Cirebon bak acara besar dan megah, saat keliling banyak ditemukan stand-stand HMJ yang menawarkan berbagai program kegiatan mahasiswa.

Ketua Pelaksana PBAK 2022, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag saat memberikan sambutan di atas panggung menyatakan, bahwa mahasiswa PBAK 2022 ini adalah orang-orang yang terpilih pada transformasi lembaga di mana IAIN Cirebon akan menjadi UISSI.

Menurut Ilman ada sebanyak 2.875 mahasiswa PBAK 2022 dan mahasiswa baru ini sudah mewakili seluruh daerah di Indonesia termasuk mereka ada di semua jurusan dan fakultas di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ilman juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mensukseskan kegiatan PBAK 2022 ini 

Pada kegiatan PBAK ini, nanti akan diperkenalkan tentang seputar kegiatan rektorat, kemudian fakultas dan selanjutnya pengenalan budaya se-nusantara. 

Ilman juga menjelaskan, kenapa PBAK 2022 ini luar biasa, karena selama 2 tahun PBAK dijalankan secara online, dan PBAK 2022 ini merupakan kegiatan PBAK pertama pasca pandemi.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag yang membuka kegiatan PBAK 2022 di halaman gedung FITK menyatakan, bahwa calon mahasiswa yang mengikuti PBAK 2022 ini akan dilantik menjadi mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kemudian juga, PBAK ini akan mengenalkan kepada seluruh mahasiswa PBAK tentang pengenalan budaya akademik mahasiswa dan seluruh yang ada di lingkungan kampus IAIN Cirebon.

"Alhamdulillah, kita memiliki mahasiswa multi etis atau multikultural, sehingga PBAK ini penting untuk dikenalkan kepada mahasiswa. Sehingga PBAK atau ta'aruf ini bisa menjadi ajang untung saling mengenal dan mengetahui, baik antar mahasiswa, mahasiswa dengan Ormawa, mahasiswa dengan dosen dan mahasiswa dengan pimpinan dilingkungan rektorat," terang Sumanta.

Menurut rektor, menata hidup di kampus haruslah kuat, terutama menguatkan ta'aruf. Karena kita berangkat dari berbagai etnis sehingga kita bisa saling mengenal komunitas satu ke komunitas lain, baik dari segi bahasa maupun segi lainnya yang berbeda karena etnis, sehingga ta'aruf ini sangat penting, baik dari sisi mahasiswa, sisi akademik maupun sisi budaya," katanya.

Sumanta juga mengingatkan, bahwa mahasiswa jangan melupakan bahwa masuk ke institusi IAIN ini memiliki distingsi yakni keislaman, sehingga apa pun jurusannya mahasiswa tetap harus bisa baca tulis Al Qur'an. 

Untuk itu marilah kita bangun, kita camkan bersama bahwa IAIN Cirebon akan mengantarkan kita sukses dunia dan akhirat. Kemudian juga jadilah kita sebagai tauladan dan bisa mengimplementasikan dan mengekspresikan ajaran ajaran Islam yang rahmatan lil alamin serta memberikan kedamaian pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya sebagai Rektor dan Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan serta seluruh civitas akademika mengucapkan selamat datang di kampus  IAIN Syekh Nurjati Cirebon, jadilah sosok yang unggul dan berprestasi sebagaimana unggulnya IAIN Cirebon diberbagai bidang, sehingga kita harus memiliki kecerdasan, cerdas spritual, cerdas sosial, cerdas intelektual dan emosional dan terakhir berakhlakul Karimah," tandasnya.

Share:

Jumat, 26 Agustus 2022

Walikota Cirebon Lantik Pengurus Baznas Kota Cirebon Periode 2022-2027

Pelantikan lima orang pimpinan Baznas Kota Cirebon



CIREBON – Pelantikan lima orang pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cirebon berlangsung khidmat, Jumat (26/8/2022), di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., yang melantik langsung kelima pimpinan Baznas Kota Cirebon periode 2022-2027 tersebut. Sebelumnya, Baznas Republik Indonesia telah menerbitkan surat pertimbangan pengangkatan atas kelimanya.

Sesaat sebelum pelantikan, lima orang terpilih sebagai pimpinan Baznas Kota Cirebon periode 2022-2027 terlebih dahulu melangsungkan rapat pleno, guna menyepakati struktur jabatan pada unsur pimpinan.

Hasilnya, H. Hamdan, S.Ag., sebagai Ketua, Ahmad Banna, S.FilI.I sebagai Wakil Ketua I, Abdul Muiz, M.Pd.I., sebagai Wakil Ketua II, Achmad Nurjannah, S.E., S.Pd., M.Si., sebagai Wakil Ketua III dan Mohamad Taufik, S.Ag., sebagai Wakil Ketua IV.

“Selamat kepada pimpinan Baznas Kota Cirebon periode 2022-2027 yang sudah terpilih dan hari ini dilantik,” ungkap Azis.

Wali Kota Lantik Pimpinan Baznas Kota Cirebon Periode 2022-2027 Wali Kota Lantik Pimpinan Baznas Kota Cirebon Periode 2022-2027

Ia mengajak kepada lima pimpinan Baznas Kota Cirebon yang baru dilantik untuk bersyukur. Salah satunya dengan menjalankan tugas secara optimal sebagai unsur pimpinan Baznas Kota Cirebon.

“Selain lisan, rasa syukur itu harus dibuktikan dengan kinerja. Kita syukuri pemberian dari Allah SWT dengan cara melakukan kerja sebaik mungkin,” katanya.

Menurut Azis, profesionalitas dalam aktivitas penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian hingga pendayagunaan zakat maupun infak sedekah menjadi hal mutlak untuk diterapkan.

“Sehingga harapannya, keberadaan Baznas Kota Cirebon semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Azis.

Share:

KKN GM Kelompok 15 Resmi Ditutup

FOKUS CIREBO, FC -  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gemar Mengaji (GM) Kelompok 15 Institut Agama Islam Negeri Cirebon (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon resmi ditutup, Jumat, (26/8/2022).

Acara penutupan KKN GM Kelompok 15 itu berlangsung di kantor kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon dengan dihadiri beberapa tokoh penting, yakni Lurah Kasepuhan beserta jajarannya, Ketua Karang Taruna Kelurahan, Tokoh Agama setempat, dan BABINSA Kelurahan.

Kepala Sie Pelayanan Kelurahan Kasepuhan Ikhwan Izzudin mengatakan, Gerakan KKN GM ini diharapkan bisa mengembalikan rutinitas masa lalu, yakni Magrib Mengaji.

"Selain itu, juga dapat menghapuskan kondisi buta huruf bagi anak-anak, kami pun berharap program ini dapat berkelanjutan," katanya.

Menurutnya, meski telah usai masa pengabdian selama kurang lebih 40 hari lamanya di kelurahan Kasepuhan, namun hal ini bukanlah akhir dari sebuah pegabdian. 

"Pengimplementasian pengalaman juga keilmuan masih harus terus dijalankan, terlebih bagi para kaum akademisi yang memegang laqob agent of change," ujar Ikhwan.

Lebih lanjut, Ikhwan menjelaskan, pada Era 4.0 yang bahkan sudah bertransformasi menjadi 5.0 merupakan tantangan juga peluang yang bisa dimanfaatkan oleh para akademisi demi kemajuan bangsa dan negara. 

"Harapannya pengalaman selama kurang lebih 40 hari tidak berhenti hanya pada titik ini saja, namun bisa berlanjut pada target selanjutnya. Juga kolaborasi spektakuler antar lembaga yang saling bahu membahu membangun negara, bak semboyan gotong royong yang sudah menjadi kultur bangsa Indonesia," ucapnya.

Ketua Kelompok KKN GM, Nandang Kusnandar mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan KKN GM ini, khususnya Kelurahan Kasepuhan yang menjadi tempat kami belajar.

"Alhamdulillah telah usai masa pengabdian selama 40 hari ini, saya mewakili rekan rekan mahasiswa sekelompok memohon maaf apabila selama masa belajar kami ada salah ucap maupun tindak yang kurang berkenan, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya, terima kasih," katanya.

Tokoh masyarakat setempat, Akhyar menyampaikan bahwa, anak muda termasuk para akademisi merupakan pewaris nenek moyang, serta penerus generasi Bangsa Indonesia.

"Saya mendukung betul kegiatan KKN GM ini, dan saya juga berpesan untuk tidak lupakan konsepsi hubbul wathon minal iman. saya doakan berhasil untuk kalian semua" ucapnya. (Rs/Jam)

Share:

Kamis, 25 Agustus 2022

Bupati Sebut Koperasi Bisa Perkuat Ekonomi Masyarakat

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menghadiri Pembukaan Semarak Hari Koperasi ke-75 Tahun Tingkat Kabupaten Cirebon, Kamis (25/8/2022). Dengan tema "Transformasi Digital sebagai Gerakan Milenial Menuju Kemandirian Koperasi", kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 25 s/d 27 Agustus 2022. Rangkaian acaranya yaitu Santunan Anak Yatim, Bazzar, Seminar Perkoperasian, Donor Darah, dan Jalan Sehat.

Kepada wartawan, Imron menyebut Dinas Koperasi dan UMKM sebagai kepanjangtanganan Pemkab Cirebon, harus ikut berperan aktif dalam menumbuhkembangkan perkoperasian. Pasalnya, Imron menegaskan koperasi merupakan salah satu pilar ekonomi masyarakat.

"Dengan menguatnya ekonomi masyarakat dibawah, maka ekonomi negara juga ikut kuat. Koperasi harus tumbuh dan Dinas Koperasi juga harus membantunya," ujar Imron.

Melihat tema transformasi digital, Imron juga menyebut koperasi harus bisa menuju arah digitalisasi. Artinya, masyarakat harus bisa lebih mudah dalam menjangkau layanan yang diberikan oleh koperasi melalui digitalisasi.

"Nanti Dinas Koperasi juga akan mengadakan pelatihan, pembinaan maupun seminar agar pengurus koperasi bisa lebih memahami digitalisasi," katanya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon, Pandi SE membenarkan saat ini belum banyak koperasi yang memanfaatkan layanan digital. Padahal, dirinya menyebut sudah ada aplikasi tidak berbayar yang disediakan.

"Saat ini baru sekitar 10persen dari jumlah keseluruhan koperasi yang menggunakan aplikasi keuangan digital. Kita sebetulnya sudah menyediakan aplikasi tanpa bayar. Jika dahulu koperasi harus membayar sekitar Rp25 juta untuk aplikasi, sekarang gratis pemasangannya dan hanya dikenakan biaya pemeliharaan," terang Pandi.

Oleh karena itu, Pandi menyambut baik rencana digelarnya seminar maupun kegiatan serupa pelatihan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon. Menurutnya, langkah itu dapat menambah wawasan pengelola koperasi.

"Peningkatan mutu SDM koperasi tentu akan terjadi dan nantinya berdampak pada keikutsertaan koperasi di era 4.0 seperti sekarang. Tugas kami juga agar koperasi yang selama ini tidak berkembang, bisa merubah pola, sehingga tujuan utama pada peningkatan ekonomi masyarakat melalui koperasi bisa terlaksana," tutupnya. (Nisa)

Share:

Harapan Camat Talun : KKN GM IAIN Cirebon Harus Mampu Melahirkan Identitas Desa Mengaji

Lokakarya dan Penutupan KKN GM IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis, (25/8/2022). 


FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa KKN GEMAR (Gerakan Masyarakat) Mengaji di wilayah 3 Cirebon, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan, resmi ditutup, Kamis, (25/8/2022).

Penutupan tersebut digelar di sejumlah tempat dan berlangsung bersama dengan kegiatan Lokakarya, guna menganalisis kegiatan KKN Selama 40 hari kemarin.

Salah satu tempat penutupan yang berhasil diliput fokuscirebon.com adalah di Kecamatan Talun. Penutupan dilakukan di GOR Desa Sampiran dan dihadiri oleh 10 kelompok KKN yang tersebar di 10 desa di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Ketua Panitia, Miko Wijanarko, mahasiswa semester 7, Jurusan SKI, Fakultas FUAD, IAIN Cirebon menjelaskan, pada penutupan KKN GM di Kecamatan Talun ini, dilangsungkan dengan kegiatan Lokakarya 

"Lokakarya ini bertujuan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi  kekurangan, hambatan dan keberhasilan  yang sudah dilakukan para mahasiswa KKN selama 40 hari di masing-masing tempatnya. Jadi intinya kayak presentasi gitu," kata Miko.

Miko juga menjelaskan terkait masa pengabdian 40 hari di KKN GM, yakni setiap kelompok harus mampu menghidupkan masjid atau mushola dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti Maghrib mengaji.

"Ya, setiap kelompok punya tanggungjawab masing-masing, dan setiap kelompok berisikan 14 sampai 15 orang. Dan di Kecamatan Talun ini ada 10 kelompok, karena di Kecamatan Talun terdapat 10 desa," terangnya.

Sedangkan misi utama KKN GM ini, kata Miko, agar masjid dan mushola yang semakin tergerus oleh kekuatan globalisasi teknologi, kembali ramai oleh berbagai kegiatan keagamaan, agar masjid dan mushola tidak tergerus oleh zaman.

Kendati demikian, Miko punya harapan, agar apa ya g sudah dilakukan para mahasiswa KKN GM, tidak terputus pada kegiatan 40 hari saja, diharapkan masih ada kelanjutan dari kegiatan tersebut, agar masyarakat tetap bisa terus meramaikan masjid dan mushola dengan berbagai kegiatan-kegiatan.

Demikian juga dinyatakan oleh Wahyono, M.Pd, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga sekaligus sebagai Koordinator Kecamatan. 

Menurut Wahyono, kerja KKN 40 hari ini memang masih kurang dari ideal untuk membangun kemajuan-kemajuan desa di segala bidang, terutama di bidang keagamaan. 

Namun 40 hari masih bisa dijadikan sebagai titik awal bagi para mahasiswa dalam pengabdiannya dan bisa langsung berbaur dengan masyarakat melalui program-program KKN GM yang dilakukan mahasiswa di lokasinya masing-masing.

"Kontribusi meramaikan Talun, memang kurang waktu untuk KKN dengan masa waktu hanya 40 hari, tetapi ini bisa menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dalam pengabdiannya di masyarakat. Untuk itu saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat, stakeholder dan aparatur desa maupun kecamatan yang sudah membantu mensukseskan kegiatan KKN GM ini," katanya.

Hal sama dinyatakan H Mahmud dari perwakilan LP2M IAIN Cirebon. Menurutnya, KKN GM ini paling tidak untuk mengetahui kinerja mahasiswa dalam pengabdian ke masyarakat selama 40 hari. 

Seperti diungkapkan Wahyono, Mahmud juga beranggapan bahwa 40 hari bagi mahasiswa melaksanakan KKN, tentu belumlah ideal atau cukup untuk berpartisipasi dalam ikut membangun kemajuan yang signifikan di masyarakat.

Tetapi, peran aktif mahasiswa di 40 hari KKN GM tersebut, paling tidak sudah memberikan sedikit warna positif bagi masyarakat dalam bidang keagamaan. Karena memang disinilah mahasiswa  dituntut untuk mampu menggulirkan program-programnya kepada masyarakat.

Mungkin nanti jika Belajar Kampus Merdeka (BKM) sudah berjalan, maka KKN bukan lagi berjalan hanya 40 hari, dengan 20 SKS ini, KKN bisa dilaksanakan selama 6 bulan.

Mahmud juga memberikan informasi sekaligus sosialisasi terkait keberadaan perkuliahan PJJ yang hanya ada di PTKIN IAIN Cirebon.

Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) ini, kata Mahmud, di Indonesia baru ada cuma di IAIN Cirebon. Sehingga apabila ada guru, Aliyah, SLTA ataupu. Guru yang sederajat lainnya, bisa bekerja (mengajar) sambil mengambil kuliah PJJ di IAIN Cirebon.

Sementara itu, Camat Talun, Drs H Abadi, M.Si, nampak dengan semangat memberikan orasi sambutannya di hadapan para mahasiswa KKN GM IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Abadi dengan lugasnya mengajak para mahasiswa KKN untuk terus berkelanjutan dalam menggulirkan program keagamaan di masyarakat.

Abadi juga berterimakasih kepada pihak IAIN Cirebon yang sudah mempercayakan Kecamatan Talun sebagai lokasi atau tempat pelaksanaan KKN GM. 

"Mudah-mudahan, setiap tahunnya KKN GM ini terus bergulir atau berlanjut di Kecamatan Talun. Hal ini untuk terus berkesinambungan dari program yang sudah di gulirkan dengan program berikutnya. Sehingga tidak berhenti sampai disini saja," katanya. 

Kendati begitu, Abadi berharap agar ke depan pihak kampus atau kelompok KKN memiliki konsep-konsep membangun dan bertanggungjawab terhadap konsep itu sendiri. 

Dirinya mencontohkan, sebagai Camat tentu  dirinya harus membuat konsep untuk membangun kemajuan di Kecamatan Talun, dan harus bertanggungjawab terhadap konsep tersebut.

"Ini yang saya lakukan untuk Kecamatan Talun, semoga ini juga dilakukan pihak lain yang ingin ikut memajukan pembangunan, agar nanti kita punya nama sendiri seperti desa-desa lain," ungkapnya.

Salah satunya, kata abadi, dibuatnya konsep Desa Mengaji, karena ini belum ada dan IAIN Cirebon bisa membuatnya. Identitas ini, akan menjadi tempat yang tidak bisa dilupakan, dan setiap identitas memiliki keunggulannya, seperti ada Desa Wisata, Desa Budaya, Desa Kuliner dan lainnya. "Kita ingin ada Desa Mengajinya," pintanya.

Dalam penutupan ini, Abadi juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak IAIN Cirebon dan seluruh mahasiswa KKN. Karena Kecamatan Talun sebagai salah satu tempat KKN. Namun diharapkan ada kelanjutan seterusnya, jangan terputus, sehingga bisa meningkatkan kualitas keagamaan di desa-desa. 

Sementara di lokasi kegiatan, tampak hadir Camat Talun, Sekdes dari 10 desa bersama aparatur lain, koordinator lapangan dan Karang Taruna Desa dan Kecamatan, serta tokoh agama dan masyarakat. (Nurdin)


Share:

Selasa, 23 Agustus 2022

Pelayanan di PKB Dishub kota Cirebon Puaskan konsumen

Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Disub Kota Cirebon yang bersih dan asri, bikin pelayanan pada konsumen kian nyaman. 


CIREBON, FC – Dinas Perhubungan melalui UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) KIR Kota Cirebon terus melakukan pembenahan guna memaksimalkan pelayanan. Bahkan kini masyarakat sudah bisa menikmati pelayanan di pengujian dengan cepat.

Kendati demikian, pengguna jasa di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), KIR Kota Cirebon, tidak akan dilayani jika kendaraan tidak datang sendiri ke kantor PKB.

Hal itu diungkapkan salah seorang pengujian di kantor UPT PKB Dishub Kota Cirebon, saat dikunjungi di kantornya.

Menurutnya, kegiatan PKB dilakukan sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 WIB. Sedangkan dari pukul 15.00 hingga menjelang pulang kantor, dipergunakan untuk merapihkan adminitrasi dan upacara jam pulang kerja. Semua dilakukan setiap hari dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi.

“Jika konsumen datang dengan kendaraannya maka dengan cepat kami berikan pelayanan kepada mereka, dan saat proses pelayanan berjalan, mereka sudah disediakan tempat menunggu yang nyaman,” jelasnya.

Diakuinya, bahwa Dishub Kota Cirebon terus berbenah diri. Berbagai kebutuhan konsumen sudah disediakan di kantor UPTD ini. Konsumen yang datang dari mulai masuknya kendaraan, area parkir yang luar, pengaturan kendaraan saat memasuki gedung uji, termasuk ketatnya pemeriksaan, sebagai bentuk kecepatan dan kepuasan pelayanan.

“Kami ingin konsumen puas dan nyaman. ini prinsip kami, di mana kami harus profesional memperlakukan konsumen, hal itu juga sudah berdasarkan aturan yang ada, sehingga kepuasaan, ketepatan dan kecepatan menjadi prinsip kerja kami, inilah profesionalisme para kru dan penguji saat melayani para konsumen di UPTD PKB Dishub Kota Cirebon,” jelasnya.

Sebab yang terpenting dari pelayanan adalah memberikan rasa puas bagi seluruh pengguna jasa KIR atau PKB di Dishub Kota Cirebon.

“Semua kami layani dengan sama, yang penting kendaraannya dibawa ke pengujian. Dan kami akan utamakan mereka yang cinta ketertiban dan cinta aturan. Jika semua bisa dilaksanakan maka pelayanan lebih memuaskan mereka,” ujarnya. (din)

Share:

Senin, 22 Agustus 2022

Baru Pertama Kali IAIN Cirebon Menyelenggarakan Akreditasi PBA 2022 Via LAMDIK

IAIN Cirebon melalui LPM tengah mengadakan kegiatan memverifikasi instrumen akreditasi PBA via LAMDIK.


FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan verifikasi instrumen akreditasi PBA via LAMDIK, Senin, (22/8/2022).

Kegiatan ini dilaksankan di ruang rapat LPM dengan mengundang Tim Akreditasi PBA 2022 untuk mempresentasikan hasil penyusunan Instrumen Akreditasi yang sedianya akan diupload ke LAMDIK pada 25 Agustus Mendatang.

Akreditasi PBA 2022 via LAMDIK ini adalah untuk pertama kalinya dalam sejarah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, karena sebelumnya proses Akreditasi selalu dilakukan via Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 

Kini, mulai tahun 2022 ini, akreditasi akan dilakukan via LAM atau Lembaga Akreditasi Mandiri yang di dalamnya terdapat beberapa kelompok keilmuan akreditasi.

Sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Akreditasi Program Studi (APS) dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

Sementara untuk Jurusan PBA IAIN SNJ Cirebon, karena memang jurusan pendidikan, maka mengajukan akreditasinya adalah via LAMDIK atau LAM Kependidikan.

Instrumen Akreditasi Program Studi pada Program Sarjana Lingkup Kependidikan sesuai dengan Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Instrumen Akreditasi Program Studi Pada Program Sarjana Lingkup Kependidikan adalah sebagai berikut:

Naskah Akademik, Laporan Evaluasi Diri, Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri, Panduan dan Matriks Penilaian, dan Prosedur Akreditasi.

Yang perlu diupload oleh PBA sebagai pihak yang diakreditasi adalah pertama Naskah Akademik baik dalam bentuk Excel maupun PDF, dan Laporan Evaluasi Diri atau LED. Dalam kesempatan ini TIM PBA dibagi dalam beberapa kelompok, yakni Tim penyusun naskah akademik berbentuk EXCEL yang berisi tentang 9 kriteria instrumen akreditasi.

Tim Penyusun Naskah Akademik Berbentuk PDF yang berupa deskripsi dari Naskah Akademik Berbentuk EXCEL.

Mengenai Tim Penyusun LED (Laporan Evaluasi Diri), maka dalam kesempatan ini LPM Memverifikasi Instrumen Akreditasi PBA 2022 via LAMDIK, mencakup seluruh instruman dari 3 instrumen di atas, dan semua kriteria dari 9 kriteria akreditasi. (din)

Share:

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Lilik Kepsek SMPN 1 Cirebon Selalu Utamakan Pelayanan

Keoala Sekolah SMPN 1 Cirebon, H Lilik Darmawan


FOKUS CIREBON, FC - Jabatan Kepala Sekolah itu sesungguhnya tak seindah bayangan mata dan pikiran kita dengan melihat segudang fasilitas yang dimiliki. Kepala sekolah harus memiliki intuisi sebagai top leader melalui penjewantahan manajemen. Profil ini, dimiliki oleh H Lilik Darmawan, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Cirebon.

Lilik dengan kemampuan manajerialnya mampu membawa SMPN 1 semakin diburu dan dicintai masyarakat. Banyak hal yang sudah dilakukan sosok satu ini, baik pada sisi mutu pendidikan, kualitas belajar maupun fasilitas yang dibutuhkan sekolah.

Lilik dengan sosok yang low profilnya terus membangun dan memajukan pendidikan. Tak sedikit penghargaan diraihnya, termasuk prestasi siswa baik di bidang akademik maupun di bidang olah raga.

Lilik juga selalu mengevaluasi berbagi program dan kegiatan yang dicanangkan, baik yang bersifat akademik maupun administrasi. Hal itu dilakukan untuk menjauhkan dari kesalahan.

Lilik, hanya berharap dalam kepemimpinannya itu, SMPN 1 tetap menjalankan pelayanan yang terbaik, pelayanan bagi masyarakat, agar masyarakat tetap mendukung dan mensuport apa yang tengah dilakukan SMPN 1 untuk kemajuan pendidikan.

Soal lingkungan, Lilik juga sangat perhatian, penataan lingkungan sekolah terus dilakukan, termasuk peningkatan SDM, kedisplinan dan juga kebersihan lingkungan.

Kendati demikian, Lilik berharap dukungan dari semua pihak, termasuk para orang tua siswa untuk turut serta aktif membantu sekolah, terutama dalam mendorong prestasi putra-putrinya di sekolah. (din)
Share:

Sekdes Kubang Sosok Pekerja dan Selalu Utamakan Pelayanan

Rahman, Sekdes Desa Kubang yang low profil dan selalu utamakan pelayanan.


FOKUS CIREBON, FC - Sekretaris Desa (Sekdes), Rahman, setiap harinya selalu bergelut dengan pelayanan. Baginya, waktu adalah pengabdian, sehingga kerja cepat, tepat dan berhati-hati selalu menjadi prinsipnya dalam menjalankan tugas keseharian sebagai aparatur desa.

Selain bekerja dengan penuh tanggungjawab, Rahman juga selalu mengedepankan sisi humanis sebagai aparatur desa. Sehingga banyak warga yang menyukai kinerjanya.

Demikian juga soal pelayanan, sosok yang satu ini, tak pernah menunda-nundanya. Selagi masih bisa dikerjakan, maka saat itu langsung dikerjakan. Karena pelayanan bagi Rahman menjadi prioritas dalam kinerjanya.

Untuk diketahui, bahwa Desa Kubang, merupakan sebuah desa yang menjadi daerah perbatasan antara Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan. Desa Kubang berada di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. 

Warganya sangat guyub dan selalu bergotongroyong dalam hal kerjasama di bidang kebersihan. Sehingga Desa Kubang sangat terlihat asri dan nyaman saat disinggahi.

Itulah peran sosok Rahman, yang selalu bersama warga setempat membangkitkan kebersamaan, baik pemuda maupun para tokoh masyarakatnya. 

Termasuk saat menangani kesulitan warga di bidang ekonomi, pembangunan maupun kesehatan, karena itu, desa melalui peran Sekdes terus memberikan pelayanan. (din)

Share:

Minggu, 21 Agustus 2022

Wagub Jabar : Tidak Ada Desa Tertinggal di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Sejauh ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik perkembangan di wilayah Kabupaten Cirebon. Menurut data yang dimiliki Pemprov Jabar, sudah tidak ada lagi Desa Tertinggal di Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum usai membuka Gebyar Desa dalam rangka "Barikan Akbar Gegesik" di Alun-alun Kecamatan Gegesik, Sabtu (20/8/2022).

Dijelaskan Wagub, semua perkembangan dan juga kemajuan suatu daerah ditentukan oleh pemimpin daerah itu sendiri. Disamping itu, kerja sama antara pemerintah dan juga masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.

"Berarti (kemajuan daerah) ini berkat kemajuan pimpinan daerah dan juga seluruh masyarakat. Kalau Cirebon maju, Jabar ikut maju karena Cirebon ini bagian dari Jawa Barat," ujarnya.

Dijelaskan Wagub, sudah seharusnya kepala daerah tingkat kabupaten dan kota membuat program yang sejalan dengan pemerintah diatasnya. Alasannya, Wagub menyebut adanya keselarasan tersebut mempermudah pencapaian kesejahteraan masyarakat.

"Misalkan Pemprov memiliki kekuatan anggaran 30persen dan kabupaten/kota punya 70persen, maka kolaborasi akan berjalan dengan baik. Contohnya sekarang untuk program Desa Tertinggal, berkat kolaborasi Pemprov Jabar dan Pemkab Cirebon yang nyambung akhirnya hilanglah Desa Tertinggal," tambahnya.

Mengenai pagelaran budaya di Gegesik, Wagub juga sangat mengapresiasi. Menurutnya, di wilayah Jawa Barat khususnya Gegesik ini sangat banyak kesenian yang perlu dilestarikan.

"Kita harapkan pelestarian budaya ini bukan hanya sekadar jadi hiburan yang dinikmati, tetapi yang jauh lebih penting adalah kesenian dan budaya asli ini bisa dijadikan pilar untuk mencegah budaya asing yang tidak sesuai dengan adat kita," ungkapnya.

Disinggung bantuan untuk wilayah Kabupaten Cirebon khususnya Gegesik ini, Wagub menegaskan dirinya akan segera memberikan laporan kepada Gubernur. Namun, dirinya juga sudah membuat catatan, yang nantinya bisa ditindaklanjuti oleh dinas terkait di Pemprov Jabar.

"Untuk Dinas Pendidikan ini nanti akan kita minta agar di wilayah Gegesik ada muatan lokal (mulok) kesenian. Dinas Pertanian nanti akan membuat irigasi desa, Dinas Pariwisata untuk eksistensi kesenian dan juga BJB agar bisa memberikan bantuan bagi UMKM disini melalui Kredit Mesra," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg mengatakan di wilayah Gegesik ini banyak sekali potensi kesenian yang bisa digali untuk pariwisata. Oleh karena itu, dirinya berharap pagelaran maupun tampilan kesenian bisa terus dilaksanakan secara berkala.

"Selain melestarikan budaya, kita juga ingin agar kesenian dan budaya, khususnya di Gegesik ini bisa diketahui oleh masyarakat luas," singkatnya.

Di samping itu, Imron juga mengakui masih butuh bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk beberapa sektor pembangunan. Terutama untuk kemajuan desa, dirinya berharap adanya sokongan dari Pemprov.

"Kita tentunya akan terus melakukan komunikasi dengan Pemprov dan juga melalui anggota DPRD Provinsi dari dapil kita. Semoga bantuan itu bisa kita peroleh dan untuk tahun 2023 kita belum mengetahui dapat berapa," ungkapnya. (din)

Share:

Pahlawan Timnas U16 Pulang ke Cirebon, Langsung Bertemu Bupati

CIREBON -  Rizdjar Nurviat, salah satu pahlawan kemenangan Timnas U16 dalam final piala AFF beberapa waktu lalu, pulang kampung ke Cirebon. 

Rizdjar menjadi pahlawan pada pertandingan tersebut, saat berhasil memberikan umpan kepada Kafiatur, yang bisa dijadikan sebagai gol kemenangan. 

Bergabungnya Rizdjar Nurviat menjadi salah satu bagian dari Timnas U16, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Cirebon. Rizdjar Nurviat merupakan pemain kelahiran 2 Januari 2006, putra dari Subagja Suihan yang merupakan CEO Bina Sentra Cirebon, sang penemu bakat sekaligus pemandu karir pesepakbola dan legenda Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Firman Utina.

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag, usai menemui Rizdjar di Pendopo Bupati Cirebon, Minggu (21/08/2022). 

Imron menuturkan, bahwa Rizdjar adalah warga Desa Kertawinangun Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon. Ia menjadi bagian dari tim inti Timnas U16, yang berhasil menjuarai Piala AFF U16 beberapa waktu lalu. 

"Kami sangat bangga dan mendukung, terhadap prestasi yang berhasil didapatkan oleh Rizdjar," ujar Imron. 

Imron juga menuturkan, bahwa pihaknya akan berupaya untuk mengembangkan olahraga sepakbola di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, salah satunya adalah pembinaan. 

Ia mengaku sudah berbincang dengan orang tua Rizdjar, yang juga merupakan salah satu profesional dalam pengembangan bakat sepak bola. 

Salah satu langkah yang akan diupayakan, yaitu menggelar pertandingan dengan sistem segmentasi umur. Karena menurutnya saat ini, pertandingan sepakbola di Kabupaten Cirebon, lebih banyak antar klub dan antar kampung. 

"Nanti akan kami bicarakan, salah satunya menggelar turnamen berdasarkan umur," kata Imron. 

Rizdjar sendiri mengaku bangga bisa masuk menjadi bagian Timnas U16. Apalagi, dirinya juga selalu menjadi bagian tim utama. 

Ia mengatakan, salah satu kunci suksesnya untuk bisa masuk dalam skuad Timnas, yaitu dengan terus berlatih, tetap beribadah dan meminta restu kepada orang tua. 

"Jangan gampang putus asa dan terus berlatih," kata Rizdjar. (din)

Share:

Jumat, 19 Agustus 2022

Mahasiswa IAIN Cirebon Unjukrasa Tuntut Pencairan Dana PBAK 2022

Para mahasiswa tengah berdialog bersama Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan membawa 5 tuntutan ORMAWA untuk segera diselesaikan kampus IAIN.


FOKUS CIREBON, FC - Melalui bakar ban dan penyandraan kampus yang tertulis dalam isi pamflet yang mereka bawa, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar aksi unjukrasa, Jum'at (19/8/2022).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap lembaga yang terkesan cuek terhadap keberadaan Ormawa. Salah satunya menuntut transparansi anggaran bagi persiapan pelaksanaan PBAK 2022. 

"Aksi ini kami lakukan untuk menuntut adanya pencairan dana kegiatan PBAK dan kontribusi dari pihak lembaga, karena sepanjang Juli 2022 proposal kegiatan yang kami ajukan masih tertahan dan tidak ada kejelasannya," terang Fatihul Fauzi Ketua Dema Institut.

Dalam aksi ini, lanjut Fauzi, Ormawa membawa lima tuntutan yang harus diselesaikan pihak kampus. Lima tuntutan tersebut sebagai bentuk koreksi dalam rangka ikut memajukan lembaga.  

Fauzi mengakui bahwa aksi yang digagas Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini melibatkan seluruh Ormawa di lingkungan kampus IAIN. Berikut Point tuntutan yang kita tuntut :

Pertama, meminta kejelasan waktu terkait perpindahan Satker PNBP ke BLU yang menghambat pengunduhan dana DIPA setiap kegiatan.

Kedua, kontribusi dan kepedulian dari pihak lembaga untuk pelaksaanaan PBAK 2022

Ketiga. SPMB gelombang 2 yang terkesan tidak siap sehingga menghambat persiapan PBAK

Keempat. Audiensi terbuka dengan mahasiswa terkait tuntutan

Kelima. Perbaiki segala akses yang menghambat. 

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H.Sumanta M.Ag didampingi Prof Dr H Dedi Djunaedi M.Ag, Direktur Pascasarjana, Warek 2, Dr Kartimi M.Pd dan Wakil Dekan Dr Anwar M.Pd serta Kasubag Humas H M.Arifin, menemui mahasiswa di lantai 2, gedung rektorat. 

Dalam pertemuan tersebut, Sumanta mengungkapkan, pihaknya akan memanggil Warek II, Kasubag Kemahasiswaan dan Perencanaan, Kepala Biro dan Warek III untuk duduk bersama. 

"Nanti saya minta juga perwakilan dari mahasiswa untuk bisa memberikan masukan secara kongkrit, karena hal semacam ini perlu tahu pimpinan-pimpinan kita bahwa mahasiswa dengan program yang sudah dicanangkan berani melakukan pengorbanan sampai ke finansial.” ungkapnya. (Rs/Dea)



Share:

Kamis, 18 Agustus 2022

Prodi HT Fakultas Syariah IAIN Cirebon Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Penyusunan Peraturan Desa

FOKUS CIREBON, FC - Suasana Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Prodi sekaligus Sosialisasi Pelatihan Penyusunan Peraturan Desa yang digelar oleh Program Studi Hukum Tatanegara (HMJ HTN) Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang bertempat di Balai Desa Mandala Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon pada Kamis  (18/08/22). 

Dengan mengangkat tema "Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Peraturan Desa", diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat dan juga membekali lembaga perangkat desa dengan pemahaman administrasi yang lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Kegiatan ini dibuka dengan pertunjukan kesenian daerah "Tari Jaipong" oleh salah satu mahasiswi Hukum Tatanegara dan dihadiri oleh kurang lebih 50 orang perangkat desa. 

Ketua Prodi Hukum Tatanegara, Bapak Asep Saefullah MH.I dalam sambutannya menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh aparatur pemerintahan desa Mandala yang sudah berkenan hadir. 

Acara ini dilaksanakan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat berbasis prodi untuk membekali pemahaman administrasi, pemberdayaan IT dan mengenalkan dasar hukum pembuatan peraturan desa kepada aparatur pemerintah desa Mandala. 

Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana kerjasama antara  dan prodi dalam pengembangan wawasan pengetahuan hukum yang baik. 

Selanjutnya, Bapak H. Rodiah Mahdar Araf selaku kepala desa Mandala yang saat ini menjabat, menuturkan bahwa kegiatan ini penting sekali dilaksanakan sebagai sarana edukasi kepada aparatur pemerintahan desa, khusus mengenai administrasi pembuatan peraturan desa, pengelolaan situs web desa yang belum dimaksimalkan, dan pemetaan APBD. 

Kedatangan prodi Hukum Tatanegara dalam kegiatan ini sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan desa saat ini. 

Dalam kegiatan inti Pengabdian dan Sosialisasi ini, telah di hadirkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu Dr. H.R. Agus Abikusna, S.H., M.M. dia adalah dosen Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan di pandu langsung oleh Ammar Abdullah Arfan, MH selaku moderator. 

Dalam mengisi materi,  Dr. H.R. Agus Abikusna, S.H., M.M menyampaikan, bahwa betapa pentingnya pengetahuan hukum dalam masyarakat terutama sebagai sarana edukasi dan administrasi aparatur pemerintahan desa yang saat ini sedang berjalan.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus di perhatikan, beberapa diantaranya adalah mengenai peraturan desa yang berisi materi-materi pelaksanaan kewenangan desa yang penjabaran lebih lanjut di perundang-undangan yang lebih tinggi. Adapun teknik dan cara prosedur penyusunan peraturan desa diatur dalam peraturan Mendagri nomor 111 tahun 2014. 

Selanjutnya, ada tiga jenis produk hukum Desa yaitu peraturan desa, peraturan bersama kepala desa (Kuwu), dan peraturan kepala desa. 

Tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi ini yaitu agar senantiasa bisa menjadi pedoman bagi pemerintah Desa untuk menciptakan keseragaman penyusunan produk hukum dalam bentuk peraturan. 

Sehingga mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan peran serta masyarakat dalam peningkatan daya saing daerah. (din/Vit)

Share:

Kuwu Sujito Meriahkan HUT RI Ke 77 Dengan Kemeriahan Jalan Santai dan Pemberian Santuan Kepada Anak Yatim Piatu

Kuwu Desa Sampiran, Sujito Tengah berbagi bersama anak yatim piatu pada kegiatan Jalan Santai dalam memperingati HUT RI Ke 77.


FOKUS CIREBON, FC - Semarak Dirgahayu RI Ke 77 di Desa Sampiran, Kecamatan Talun,  berjalan meriah. Warga yang datang ke  lapangan GOR Talun, langsung mengikuti berbagai kegiatan salah satunya adalah jalan santai bersama Kuwu Desa Sampiran, Kamis (18/8/2022).

Kegiatan ini sangat dirasakan warga setempat. Sangat semarak dengan sejumlah kegiatan yang digelar panitia. Kuwu Desa Sampiran Sujito juga bergembira bersama warga. 

"Inilah hari kebahagiaan kami, di mana Dirgahayu RI Ke 77 ini adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kami bersama warga menyambut dengan berbagai kegiatan agar semaraknya terasa bersa.a warga," kata Sujito.

Kegiatan hasil besutan para mahasiswa dan desa ini juga disertai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim. 

"Sengaja kami gelar acara di halaman GOR Desa Sampiran. Bukan saja sebagai tempat titik kumpul, tetapi lebih jauh dari itu, tempat ini bisa menampung banyak warga dan bisa saling bersilaturrahmi satu dan lainnya, sehingga rasa persaudaraan, kebersamaan dan saling memajukan desa akan tumbuh dengan acara bersama ini," kata Sujito lagi.

Sementara itu, sebagai bentuk kegembiraan bersama, di atas panggung Kuwu Sujito sempat melantunkan suara merdunya, yakni bernyanyi bersama Anak Yatim. Sujito  menyanyikan lagu dengan judul Yatim Piatu ciptaan H. Rhoma irama.

Di atas panggung ini, Sujito di dampingi para mahasiswa, sebagai Panitia pelaksana, perangkat desa dan para Guru SDN 1 Sampiran. (din/Bambang)

Share:

Ribuan Peserta PLP FITK Disebar Ke Wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin M.Ag melepas 1.454 peserta PLP FITK di halaman gedung FITK IAIN Cirebon, Kamis, (18/8/2022).

Ribuan mahasiswa dari 10 jurusan ini  tersebar di Sekolah/Madrasah di wilayah Kota Cirebon sebanyak  615 mahasiswa dan di wilayah Kabupaten Cirebon sebanyak 839 mahasiswa.

Ketua Panitia PLP Tato Nuryanto, M.Pd. (Kepala Laboratorium Keguruan), menyatakan Peserta PLP seluruhnya berjumlah 1.454  mahasiswa. Mereka berasal dari 10 Jurusan.

Sementara Dekan FITK, Dr H Farihin M.Pd menjelaskan, bahwa tujuan pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yaitu untuk memantapkan kemampuan potensi akademik.

Kemudian mengembangkan identitas profesi sebagai pendidik serta memberikan bekal pengalaman dasar melaksanakan pembelajaran yang mendidik dibawah supervisi yang efektif dari Dosen Pembimbing Lapangan maupun Guru Pamong. (din)

Share:

PMU Beasiswa Kemenag LPDP Siap Dikucurkan Bagi 2000 Calon Mahasiswa PJJ PAI Yang Lulus Seleksi

Fatkhuyasik, Anggota PMU beasiswa Kementerian Agama RI dan LPDP saat melakukan pengecekan di ruang seleksi calon mahasiswa PJJ PAI UISSI Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Sebanyak 2000 calon mahasiswa PJJ PAI - UISI Cirebon siap menerima beasiswa Kemenag -LPDP setelah mereka lulus dari seleksi yang dilakukan dua tahap. 

Sementara calon mahasiswa PJJ PAI yang mendaftar sendiri tercatat sebanyak 7000 lebih. Kemudian dari hasil penyaringan, panitia melakukan verifikasi dokumen dan tercatat ada 4700 sekian yang siap mengikuti seleksi. 

Fatkhuyasik, Anggota PMU (Project Manajemen Unit) beasiswa Kementerian Agama RI dan LPDP saat diwawancarai di ruang seleksi PJJ PAI UISSI Cirebon menyatakan, Pendidikan PJJ PAI akan memberikan beasiswa sebanyak 2000 untuk guru madrasah, guru sekolah, guru Diniyah dan guru di Ponpes.

"Jadi Diktis atau Kemenag LBDP hari ini turun ke UISSI Cirebon untuk melihat proses seleksinya. Dan tadi kami lihat alhamdulillah teman-teman pengawas di sini sudah melakukan proses verifikasi sesuai dengan yang ada di ketentuan, termasuk memverifikasi berdasarkan foto langsung dan juga mencocokan wajahnya dengan kartu ujian yang ada. Jadi saya kira sejauh ini pengawas di sini sesuai dengan prosedur pelaksanaannya," kata Fatkhuyasik.

Fatkhuyasik juga menjelaskan, seleksi ini  kita lakukan dalam rangka untuk penyeleksian terbaik, karena kita lihat pendaftar awalnya sampai 7000 ribu lebih, kemudian setelah diverifikasi di dokumen sampai 4700 sekian.

"Nah dari 4700 sekian inilah yang diseleksi pengetahuannya, aspek-aspek kemampuan akademik diukur bahkan ada beberapa butir soal yang mengukur moderasi keberagamaanya para calon mahasiswa PJJ PAI ini," ujarnya lagi.

Fatkhuyasik juga berharap, melalui seleksi ini kita berharap betul akan memperoleh guru dengan kualitas yang terbaik dan kita berikan mereka beasiswa.

Sementara saat ditanya soal kelulusan, Fatkhuyasik menegaskan, bahwa soal lulus tidaknya itu tergantung pada guru sendiri. Selama guru bisa melampaui proses seleksi, maka mereka lulus. 

Kemudian bagi penerima beasiswa, itu akan dilihat dari yang memenuhi standar, misal nilai batas lulus itu lebih dari 2000, maka nilai terbaik kita urutkan yang 2000, baru nanti kita putuskan menjadi penerima beasiswa. 

"Yang pasti ini baru seleksi tahap pertama yah, setelah ini mereka akan di wawancara, dan seleksi wawancara ini akan dilakukan dalam waktu dekat," ucapnya. (nurdin)


Share:

Rabu, 17 Agustus 2022

Upacara Bendera HUT RI Ke 77, Rektor IAIN Cirebon Sampaikan 22 Amanat Menteri Agama RI

 

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag


FOKUS CIREBON, FC - Tepat tanggal 17 Agustus 2022, pukul 09.00 pagi, civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon  melaksanakan kegiatan Upacara Bendera HUT RI ke 77 di halaman rektorat, Rabu, (17/8/2022).

Dalam rangkaian kegiatan upacara tersebut, Rektor IAIN Dr. H. Sumanta, M.Ag dihadapan peserta upacara membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

Pembacaan amanat Menteri Agama RI ini dilakukan serentak dan dibacakan oleh semua PTKN/PTKIN di bawah Kementerian Agama RI seluruh Indonesia.

Inilah pesan Menteri Agama RI
pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-77. 

1.izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan bangga kepada seluruh ASN Kementerian Agama di seluruh Indonesia yang telah mengabdi untuk negeri dengan sepenuh hati.

2.Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yg Maha Esa, bertepatan dengan HUT RI yg ke-77 ini, kita semua msh diberikan kesempatan untuk jadi pelayanan masyarakat. Semoga langkah kaki kita dalam menjalankan tugas melayani masyarakat betul-betul dirasakan manfaatnya oleh seluruh bangsa Indonesia.

3.HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 ini tentu sangat beda maknanya dengan momen sebelumnya. Tahun ini kita memasuki tahun kedua paska merebaknya wabah Covid-19. Bukan perkara mudah bagi keluarga besar Kemenag melewati dan menghadapi dampak Covid-19.

4.Berkat kerja sama dan soliditas seluruh ASN, alhamdulillah hari ini, Kemenag terus eksis memberi layanan publik secara baik. Semoga semua ini semakin meneguhkan langkah kita sebagai pelayan publik. 

5.Kemerdekaan Indonesia tidak  diperoleh secara gratis. Ada banyak ceceran darah yang tumpah di bumi Nusantara, juga ribuan nyawa yang melayang selama perjuangan. 

6.Pengorbanan bangsa Indonesia melepaskan diri dari cengkeraman kolonialisme dan imperialisme tak pernah padam meski para syuhada terus berguguran. Hingga akhirnya di tahun 1945 bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan RI dengan penuh keyakinan dan keteguhan.

7.Proklamasi merupakan langkah tegas dan strategis yang menandai kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memberitahukan kepada dunia bahwa Indonesia tidak lagi dikuasai penjajah.

8.Kini, 77 tahun usia Indonesia merdeka. Bagi rata-rata usia umat manusia sekarang, 77 adalah usia senja. Akan tetapi bagi sebuah negara, 77 merupakan usia matang yang siap untuk menghadapi tantangan zaman.

9.Bagi rata-rata usia umat manusia, 77 adalah usia senja. Akan tetapi bagi sebuah negara, 77 adalah usia matang yang siap untuk menghadapi tantangan zaman.

10.Artinya, Indonesia sudah selesai memperbaiki segala kerusakan yang diwariskan selama masa penjajahan dan tiba saatnya kita maju ke depan, mempererat persatuan serta membangun Indonesia sesuai bidang masing-masing.

11.Sebagai abdi negara, HUT Kemerdekaan RI yang ke-77 tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremonial saja. Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI harus dimaknai sebagai pengingat bahwa tugas mengisi kemerdekaan tidaklah ringan. 

12.Mari mengisi kemerdekaan ini dengan kerja, kerja dan kerja. Kita bangun negeri ini dengan hati dan cinta. Kita semua adalah penerus para pendiri bangsa menuju Indonesia yang maju dan damai. 

13.Saya mengajak seluruh ASN Kementerian Agama di seluruh Indonesia untuk membumikan semangat kemerdekaan dengan semangat menjalankan roda birokrasi secara efektif dan profesional.

14.Kita tak boleh menjalankan birokrasi ini apa adanya. Kita harus berlari meningkatkan kualitas layanan publik, agar masyarakat semakin mudah dan cepat mengakses seluruh layanan yang ada. 

15.Ini artinya ASN Kementerian Agama harus berani berfikir out of the box dalam melahirkan kebijakan publik yang accessible. Tinggalkan cara kerja birokrasi yang mempersulit. Yang sulit dipermudah. Yang mudah dipercepat.

16.Kemenag hadir dengan semangat layanan publik yg tdk hanya prima, namun juga ramah dan toleran. Layanan publik di lingkungan Kemenag hadir bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa melihat latar belakangnya. 

17.Bukan zamannya lagi layanan publik Kemenag memilah dan memilih siapa yg akan dilayani. Semua hrs berpegang pada amanat UU sebagai abdi negara, bahwa ASN hadir untuk melayani masyarakat, bkn utk dilayani masyarakat. 

18.Semua jajaran Kemenag dr pusat hingga daerah hrs berada dlm satu barisan yg kokoh dlm menjalankan tugas sebagai abdi negara. Tidak boleh masing-masing unit berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus satu komando, satu barisan dan satu langkah agar tujuan kita dapat tercapai secara maksimal. 

19.Bertepatan dengan HUT RI ke 77 ini, kita hrs memastikan ASN Kemenag adlh sosok-sosok nasionalis yg mampu menjabarkan keberagamaannya dalam bingkai NKRI, profesional dan berintegritas. 

20.Tak boleh ada ASN yang tidak sejalan dengan ideologi Pancasila, karena Pancasila merupakan kesepakatan para pendiri bangsa. Kita harus satu visi sebagai abdi negara, tak boleh saling menjegal atau bahkan berselisih ideologi.


21.Saya percaya ASN Kementerian Agama memiliki loyalitas dan dedikasi untuk NKRI. Tunaikan tugas negara dengan baik dan bertanggungjawab, pastikan Kemenag hadir dan memberi solusi atas kebutuhan masyarakat. 

22.Saya jg ingin memastikan, bhw seluruh ASN Kemenag harus jadi teladan dan penggerak bagi moderasi beragama di masyarakat. Moderasi beragama merupakan strategi agar semangat keagamaan dan kebangsaan bisa seiring sejalan dan tdk dipertentangkan. (din)
Share:

Minggu, 14 Agustus 2022

Pramuka Diharapkan Ciptakan Generasi Berkarakter Kuat

KABUPATEN CIREBON - Gerakan Pramuka selama ini telah terbukti mampu menciptakan generasi muda yang memiliki karakter kuat. Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg usai menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-61 tingkat kwartir cabang Cirebon tahun 2022 yang dilaksanakan di lapangan Desa Mayung Kecamatan Gunung Jati, Minggu (14/8/2022).

Dijelaskan Imron, peran serta gerakan pramuka dalam setiap program pemerintah sangat dirasakan. Terlebih, pramuka sendiri mampu melakukan pendidikan karakter bagi para anggotanya.

"Pramuka ini kan dididik untuk menjadi karakter kuat, gotong royong dan juga aktif dalam kegiatan masyarakat. Selama pandemi, pramuka juga ikut membantu pemerintah dalam program pencegahan serta penanggulangan Covid-19. Termasuk juga jika ada bencana alam, pramuka selalu ikut serta," ujar Imron.

Oleh karena itu, dirinya mengungkapkan pemerintah mulai tingkatan pusat hingga daerah selalu mendukung berbagai kegiatan pramuka. "Kita ada anggaran untuk pramuka dari pemerintah. Semoga, pramuka tetap jaya dan solid," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kwarcab Kabupaten Cirebon Bidang Hukum dan Organisasi, Drs Erus Rusmana mengatakan, seluruh anggota pramuka memiliki dasar kuat yang tertuang dalam Dasa Dharma Pramuka serta Trisatya. Dengan demikian, pramuka wajib mengamalkan keduanya dalam setiap kegiatan.

"Saat ini juga ada pembacaan janji ulang seluruh pramuka. Tujuannya, agar Dasa Dharma serta Trisatya ini bukan hanya diucapkan, melainkan juga diresapi serta dilakukan dalam kegiatan sehari-hari," ujar Erus.

Peringatan Hari Pramuka ke-61 tahun ini juga, Erus menyebut dijadikan sebagai momentum untuk pembangunan karakter bangsa menuju manusia gemilang. "Kita juga mengirimkan kontingen untuk mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Tentunya, Hari Pramuka tahun ini akan kita jadikan momen, karena selama dua tahun terakhir, ada beberapa program tersendat karena pandemi," tambahnya.

Mengenai program kerja Kwartir Cabang Kabupaten Cirebon, Erus menyebut akan difokuskan pada peningkatan kompentensi pembina. Meskipun diakuinya banyak instruktur, namun pada tataran pembina dirasa masih kurang.

"Kita akan adakan pelatihan pembina sesuai yang ditentukan Gerakan Pramuka. Pembina itu kan ada tingkatannya, sehingga kita akan fokus untuk itu. Instruktur sudah banyak, tetapi untuk pembina masih belum banyak," tutupnya. (Nisa)

Share:

Sabtu, 13 Agustus 2022

Penutupan Mahasiswa KKN IAIN Cirebon di Desa Cikeusal Gelar Bazar UMKM dan Pentas Seni Pemuda Desa

CIREBON, FC -Sebanyak 18 Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikeusal, Gempol, Cirebon. Mereka sukses membina para pemuda dan mengangkat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Desa Cikeusal. 

Keberhasilan itu ditandai dengan terselenggaranya kegiatan Bazar UMKM, Pentas Seni Pemuda Desa dan Cikeusal Bersholawat, Sabtu (13/8/2022). Pada acara penutupan KKN itu dihadiri oleh puluhan warga dan perangkat pemerintah desa Cikeusal.

Dalam Bazar UMKM, beragam produk makanan khas Desa Cikeusal dipamerkan. Mulai dari Opak, Getuk, serta olahan singkong lainnya. Para pengunjung pun ikut mencicipi sekaligus membeli. 

“Ada orang Purwakarta datang kesini dan mencicipi produk UMKM yang kami pamerkan. Dirasa enak, mereka langsung membelinya untuk oleh-oleh ketika pulang nanti,” ujar Ketua Pelaksana KKN Cikeusal Khaerul Fadlilah.

Selain hasil UMKM, sejumlah karya seni pun ditunjukkan anak-anak dan para pemuda setempat. Mulai dari penampilan hadroh hingga tari Manuk Dadali. Semuanya merupakan hasil binaan para mahasiswa KKN. 

Khaerul mengatakan, rangkaian agenda penutupan ini digelar sebagai bentuk pertanggungjawaban para mahasiswa selama proses KKN di Cikeusal. Sebab selama KKN, mereka fokus menggali potensi UMKM lokal serta skill anak-anak dan pemuda setempat. 

“Ada belasan anak-anak dan pemuda Cikeusal yang kami latih hadroh dan tari Manuk Dadali. Kami juga belajar mengelola produk UMKM kepada para pengrajin,” jelasnya.

Sabar dan istikamah. Kata itulah yang pantas digambarkan para mahasiswa KKN selama membina anak-anak muda setempat. Setiap dua hari sekali anak-anak dan pemuda dilatih seni hadroh dan tari Manuk Dadali. Menurut Khaerul, mereka sangat antusias mempelajari. 

“Saya optimistis, sepulang kami dari kegiatan KKN nanti, mereka bisa berlatih mengembangkannya  secara mandiri,” katanya. 

Selain pembinaan seni, lanjut dia, para mahasiwa juga intens mendatangi pengrajin UMKM makanan Opak Singkong. Mereka mendekat dan bertanya kepada pengrajin tentang cara memproduksi dan menjualnya. Hingga di hari berikutnya, mereka mendapat kesempatan belajar praktik memproduksi. 

“Kami sudah belajar memproduksi dan menjualnya. Alhamdulillah sedikit-dikit mulai bisa. Meskipun tidak mudah mempelajarinya,” ungkapnya.

Menurut Khaerul, Opak Singkong adalah salah satu produk UMKM unggulan di Cikeusal. Pasalnya, banyak konsumen luar desa yang datang ke Cikeusal untuk membeli ribuan bungkus Opak. Salah seorang pengrajin Opak Bu Saminah misalnya, dalam seminggu mampu menjual 1000 bungkus opak kepada pengepul asal Desa Bobos, Dukupuntang. 

“Harganya pun ekonomis, untuk satu bungkus berisi 100 keping opak hanya dibandrol sebesar Rp. 20 ribu,” ujarnya. 

Meski demikian, kata dia, masih butuh pendampingan jika produk UMKM ini ingin lebih berkembang. Pendampingan itu dapat dilakukan pemerintah daerah maupun agregator (perusahaan perantara).

Pendampingan ini dimaksudkan agar produk opak dapat sesuai standar keinginan konsumen nasional bahkan negara-negara lain. Sehingga produk dapat bertahan di tengah persaingan pasar internasional.

Menurut Khaerul, pendampingan bisa berupa kemasan produk opak, memperluas akes pasar hingga penguatan pemanfaatan digital. Sebab kata Khaerul, kemasan produk UMKM Desa Cikeusal ini masih polos. Akses pasarnya belum luas. Hingga pemanfaatan teknologi digitalnya masih lemah. 

“Untuk itulah pemerintah harus memberikan edukasi dan pendampingan para pelaku UMKM desa Cikeusal. Mulai dari kemasan produk hingga pemanfaatan perdaganagn eloktronik (e-commerce),” ungkapnya.  

Saat ini, para mahasiswa KKN tengah berupaya membantu meningkatkan penjualan produk UMKM Cikeusal. Caranya dengan memasarkannya secara online melalui akun media sosial dan aplikasi Marketplace. 

“Kami sudah membuat media sosial Instagram produk UMKM-nya dan membuat video iklan produk UMKM-nya. Selain itu, kami juga akan memasarkannya ke Shoope, Tokopedia dan Lazada,” ungkapnya.

Jika upaya pemasaran itu berhasil, lanjutnya, para pengrajin akan dilatih cara memesarkan online sebagaimana para mahasiswa KKN tengah lakukan. Tujuannya agar para pengrajin bisa mengelola dan memasarkannya secara mandiri.

Share:

Prodi IAT IAIN Cirebon Bekerjasama Prodi IAT UIN Surakarta Adakan Kegiatan Publik Lecture

FOKUS CIREBON - Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan acara Public Lecture yang bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta pada Rabu, 10 Agustus 2022.

Acara yang dimulai pukul 14.30 WIB itu mengangkat tema "Otoritas dan Kuasa Tafsir di Era Perkembangan Digital."

Dalam sambutannya, Muhammad Maimun, M.A, M.S.I, selaku Ketua Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuturkan bahwa narasumber yang terlibat dalam acara ini merupakan insan yang berkompeten baik terhadap kitab-kitab tafsir dan dunia digital.

Kemudian melihat maraknya perkembangan Alquran dan tafsir di media sosial dapat menjadi bahan analisis bagaimana perkembangan Alquran dan tafsir di era sekarang.

"Perkembangan Alquran dan tafsir di media sosial ada relasi yang kuat antara kuasa atau pengetahuan yang kuat dimiliki seseorang, dan itu biasa dilakukan oleh kita semua untuk menganalisis bagaimana perkembangan Alquran dan tafsir, dan ilmu ini juga menjadi pengetahuan bagi temen-temen semua kedepan bahwa di masyarakat juga bisa mengimbau untuk memahami Alquran secara moderat, tidak termakan oleh arus penafsiran yang tidak memiliki basis moderasi beragama. Supaya bisa menciptakan kedamaian di era digital," ucap Maimun.

"Semoga pertemuan kita ini memberikan manfaat dan bisa menjadi petunjuk pada umat supaya mengenalkan moderasi beragama," tambahnya.

Disambung penyampaian dari Dr. Islah Gusmian, M.Ag, selaku narasumber pertama, beliau mengangkat pembahasan tentang "Tafsir dalam Transformasi Digital: Pergeseran Otoritas dan Kuasa Pengetahuan", bahwa orang berkuasa karena dia memiliki otoritas. Dan otoritas lahir dari penguasa penafsir. Penafsiran Alquran dari kalangan penafsir bisa berdasar dari latar hidup penafsir ataupun lingkungan dan relasinya. Yang mana pengetahuan itu juga berasal dari budaya dialog bukan monolog.

Adapun ranah digital bekerja untuk menjadi pelayanan publik termasuk bidang penafsiran Alquran. Bisa dijadikan komunitas dua arah dan juga dijadikan tafsir layanan digital. Mahasiswa IAT bisa mengambil peran dan memberdayakan potensinya di dunia digital ini.

Narasumber kedua, Dr. Didi Junaedi, M.A., beliau membahas mengenai "Otoritas dan Kuasa Pengetahuan Tafsir di Kalangan Populisme Islam", bahwa fenomena Islam yang baik yakni berhijrah dengan yakhruju min baitihi atau melepaskan semua ego. Semua ego akan diri sendiri dilepaskan, dan hanya melakukan sesuatu atas perintah Allah, yang dia lakukan hanya untuk Allah, itulah hijrah yang sesungguhnya. (Red/Dila)

Tugas mahasiswa IAT mengarahkan muslim/muslimah yang baru hijrah, dengan masuk dan memanfaatkan media-media digital. Misalnya tiktok yang sedang ramai, termasuk media lainnya. Walqolami wama yasturun, tugas ilmiah kita baca, tulis, share.

Disusul narasumber ketiga, Nur Rohman, M.Hum yang membahas mengenai "Komodifikasi Agama, Pergeseran Otoritas dan Budaya Material dalam Pembelajaran Alquran: Studi Atas Al-Qolam Smart Hafiz", bahwa adanya pergeseran otoritas yang mana munculnya smart hafiz bisa berimbas pada penggunaan metode belajar. Anak lebih memilih belajar menggunakan metode digital dibanding pergi ke surau.

Hal ini juga mengalami pergeseran budaya material dan konstruksi sosial yang mana otoritas memegang mushaf Alquran memiliki inovasi baru berupa smart hafiz yang memiliki model-model menarik. Berkembangnya teknologi smart hafiz dimulai dari boneka, layar kecil, dan fitur-fitur yang semakin canggih membuktikan adanya gerakan komodifikasi agama. Disebutkan juga olehnya, otoritas tidak hanya menjadi satu bagian penting yang bisa dibaca, tetapi turunannya bisa melahirkan pembaca-pembaca yang lainnya.

Share:

Tim Futsal IAIN Cirebon Juara 3 Nasional di Pesona I PTKN 2022

Tim futsal IAIN Syekh Nurjati Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - Bangga, perasaan ini tentu melekat kuat dalam pikiran dan hati para pemain futsal IAIN Cirebon. Karena, mereka sudah berjuang dengan keras untuk membuktikan yang terbaik dan berhasil merebut juara tiga di ajang bergengsi Pesona I, PTKN 2022.

Dika Arif Darmawan sendiri mengaku  timnya sudah sangat maksimal. Apalagi lawan-lawan yang dihadapinya lumayan sulit, dan tim futsalnya selalu bertemu dengan lawan-lawan yang tangguh, seperti Jakarta dan Palopo. 

"Mereka adalah tim-tim yang luar biasa, tapi alhamdulillah dengan kerja keras dari semua pemain dan pelatih juga jajaran yang lain, kita mendapatkan hasil yang maksimal, yakni juara 3," kata Dika kepada Fokus Cirebon.

Dika jugaenfakui bahwa hasil ini tidaklah mudah, dan ini sudah sangat membanggakan karena capaian ini penuh dengan tantangan dan kesulitan-kesulitan dari lawan-lawan yang cukup tangguh dan solid saat di lapangan.

Kendati demikian, ada yang menarik dari berlangsung pertandingan futsal tersebut, di mana saat memasuki semi final, hanya satu-satunya tim futsal yang lolos yakni IAIN Cirebon. Sedangkan ke lima kampus lainnya sudah berstatus UIN. 

"Jadi ini kebanggan juga, walau kami masih Institut dan satu satunya tim yang masuk ke semi final tetapi kami mampu membuktikan yang terbaik walau kami berada di posisi ketiga," paparnya.

Dika juga menjelaskan, bahwa kemenangan ini juga bisa membangun citra bagi opini publik bahwa IAIN Cirebon tidak bisa dipandang sebelah mata karena dalam pembuktiannya tim futsal IAIN Cirebon mampu keluar sebagai juara dengan mendapatkan medali perunggu.

Untuk itu, sebagai evaluasi ke depan, pihaknya akan lebih menambahkan pada sisi prosesnya (latihannya) agar bisa melaju menjadi juara emas. 

"Ya, kami bangga lah, bisa bertanding maksimal di even bergengsi nasional yakni Pesona I PTKN 2022 di Bandung, Jawa Barat. Dan banyak yang kami dapatkan sebagai bentuk pengalaman kami, sehingga ke depan kami akan lebih memaksimalkan lagi terutama dalam prosesi latihan," tandasnya. (Nurdin)

Share:

Jumat, 12 Agustus 2022

Pemkab Cirebon Ikut Serta Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon ikut serta melaksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri. Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg beserta Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi sudah mencanangkan gerakan ini, Kamis (11/8/2022) kemarin.

Gerakan yang dilandasi pada Peringatan HUT Republik Indonesia ke-77 tahun 2022 ini akan menyasar masyarakat Kabupaten Cirebon. Melalui para camat dan kuwu, bendera merah putih akan dibagikan untuk dipasang pada rumah masing-masing warga.

Hingga Jumat (12/8/2022), sudah 2565 buah bendera merah putih yang dibagikan Pemkab Cirebon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai koordinatornya kepada masyarakat. Adapun saat pencanangan, bendera merah putih yang dibagikan sebanyak 620 buah.

Bupati Cirebon menyebut gerakan ini sebagai upaya untuk menjaga dan menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air. Sebagai simbol negara, Imron menegaskan bendera merah putih harus terus berkibar.

"Apalagi sekarang bulan Agustus dimana ada momen sangat spesial bagi bangsa Indonesia, yaitu Hari Kemerdekaan. Oleh karena itu, mari kita kibarkan bendera merah putih di rumah maupun di kantor," ujar Imron.

Di samping itu, dengan mengibarkan bendera merah putih, Imron mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mengingat perjuangan para pejuang dalam merebut kemerdekaan. Dengan demikian, Imron mengaku akan muncul dengan sendirinya rasa memiliki terhadap Indonesia.

"Dahulu, para pejuang untuk mengibarkan bendera merah putih harus berdarah-darah. Sekarang kita sangat mudah dan rugi rasanya apabila tidak memasang bendera. Minimalnya di rumah dan di kantor, pada bulan Agustus ini bendera merah putih harus berkibar," tambahnya.

Diakhir, Imron juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. "Terlebih, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia harus tetap terjaga, agar semua pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan baik," tutupnya. (din)

Share:

Tiga Guru Besar Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Dirjen Ali Ramdhani

Pengukuhan tiga Guru Besar oleh Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Ali Ramdhani.


FOKUS CIREBON, FC - Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Ali Ramdhani M.Ag, mengukuhkan secara resmi tiga profesor/Guru Besar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at (12/8/2022), bertempat di lantai 3, auditorium, Pascasarjana.

Ketiganya adalah Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Ekonomi Isam), kemudian Prof Dr Hj Septi Gumiandari M.Ag (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pemikiran Islam), dan Prof Dr Anda Juanda, M.Pd (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Kurikulum Pendidikan).

Dalam pengukuhan, Dirjen Ali Ramdhani menyatakan bahwa akan ada lompatan besar di tubuh IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan bertambahnya tiga profesor.

IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga telah mampu membuktikan dan melahirkan intelektual-intelektual. Ketiga profesor yang hebat di pemikiran, tetapi diharap bukan saja pintar bermain di teoritikal, juga harus mampu diimplementasikan.

"Saya berharap saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggungjawab yang dibebankan. Semoga Allah SWT memberikan rahmat, hidayah dan inayahnya," pesan Ali Ramdhani usai mengukuhkan ketiga profesor.

Ali Ramdhani juga menyatakan, secara bersamaan, Diesnatalis IAIN Syekh Nurjati Cirebon Ke 57, bahwa IAIN Cirebon ini tidak sekedar mewujud menjadi menara gading yang indah, elok dan berwibawa, tetapi harus lebih mewujud sebagai mercusuar yang mampu menerangi dunia di saat kegelapan dan mampu memberikan arah bagi orang yang mencari peradaban.

Dan salah satu transformasi yang akan dilakukan di IAIN Cirebon adalah dengan transformasi menjadi Universitas Islam Siber pertama di Indonesia.

"Pada hari ini ada kabar bahagia kementerian agama menyiapkan beasiswa 2000 orang untuk mahasiswa PJJ, dan pendaftarnya sudah 7000, artinya Cirebon suatu saat nanti akan menjadi episentrum pusat pembangunan peradaban melalui pendidikan guru dengan model yang baru," terangnya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta saat memberikan sambutan pada kegiatan pengukuhan tiga Guru Besar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag menyatakan, ada dua moment pada agenda hari ini, pertama pengukuhan Guru Besar dan kedua diesnatalis. 

Pengukuhan Guru Besar tentu saja ini merupakan suatu kebanggaan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang penambahannya signifikan sekali, yakni 3 profesor dan yang kemarin juga sama 3 profesor.

Sedang diesnatalis ini merupakan refleksi sejarah yang mengingatkan kita pada para tokoh masa lalu, dan ini terimakasih kita kepada mereka dan kita punya misi untuk melanjutkan perjuangan, semangat untuk memajukan lembaga dan yang sudah kita toreh adalah dua agenda besar. 

Pertama transformasi tata kelola keuangan dan kita sudah melewati itu, dan kita sudah mendapat SK dari Kementerian Keuangan, dan yang kita tunggu adalah Kepres dari Presiden untuk perubahan dari institut menuju universitas. 

Sumanta juga menegaskan, bahwa dengan dikukuhkannya 3 profesor ini, manfaatnya memberikan pada sisi akreditasi, yakni ada dua pertama pengembangan dan yang kedua kualitas. "Jadi kuantitas dan kualitas itu berpengaruh terhadap lembaga," ujar Sumanta.

Sementara itu, pengukuhan tiga profesor dilakukan melalui Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar dan Diesnatalis Ke 57, dengan tema 'Memperkokoh Sumber Daya Manusia (SDM), Memperkokoh Kelembagaan untuk Indonesia Bangkit dan Lebih Maju'.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof Dr H Ali Ramdhani M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, para Wakil Rektor, Para Dekan Fakultas, Senat Institut, Direktur Pascasarjana, Bupati Cirebon dan sejumlah profesor di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, beserta tamu undangan dan para dosen. (Nurdin)




Share:

Definition List

Unordered List

Support